Rabu, 23 Mei 2018

Buka Puasa Dengan Mayarakat Boltim, Gubernur Ajak Semua Tetap Jaga Kerukunan Bersama.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey bersama jajaran Pemprov Sulut melaksanakan safari Ramadhan 1439 H/ 2018 M dan buka puasa bersama pemerintah bersama masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondouw Timur.

Safari Ramadhan tersebut digelar di mesjid Nurul Jannah Tutuyan Boltim, Rabu (23/5).

Pada kesempatan tersebut Gubernur Olly mengajak kepada seluruh masyarakat Boltim untuk selalu beryukur kepada Tuhan karena bisa melaksanakan ibadah puasa dengan lancar. Masyarakat Boltim harus bangga karena merupakan bagian dari Sulut yang merupakan provinsi dengan tingkat kerukunan tinggi, hal ini menjadi contoh bagi daerah lain. Sulut harus terus damai dan tentram.

Pemerintah selalu mendukung segala bentuk pembangunan terutama pembangunan rumah ibadah dan iman masyarakat, sehingga masyarakat dapat beribadah. Pemprov akan terus membantu semua kebutuhan Kabupaten tentunya dengan birokrasi yang benar.

Gubernur menegaskan Jika iman masyarakat dan pemerintah baik pasti semua yang di kerjakan akan berjalan dan memiliki hasil baik. Gubernur Olly mengajak masyarakat untuk mendukung terus pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla karena tetap mementingkan kepentigan masyarakat di desa. Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat terus akan membantu pengembangan daerah. Dukung perbaikan Gizi bagi anak usia 0-12 tahun sehingga nantinya SDM Sulut kedepan menjadi lebih berkualitas.

Terkait bulan Ramadhan Gubernur mengajak masyarakat mendukung semua kegiatan Ramadhan, Gubernur memperbaiki makam para Imam dan  tokoh Muslim di Sulut agar para wisatawan dapat melakukan kunjungan wisata religi di Sulut untuk melihat sejarah masuknya Islam di Sulut, hal itu mendukung kemajuan sektor pariwisata dan pembangunan ekonomi masyarakat. Kabupaten Boltim harus mempersiapkan diri agar terus maju dalam membangun daerah, tunjang terus pembangunan pariwisata karena dengan pariwisata daerah akan maju dengan cepat.

Bupati Kabupaten Boltim Sehan Lanjar menyampaikan terima kasih kepada Gubernur yang meluangkan waktu untuk berbuka puasa bersama masyarakat Boltim. Sehan menjelaskan keamanan kabupten Boltim terjaga dengan baik, masyarakat saling menghargai sehingga Boltim jauh dari gangguan keamanan.

Pada kesemptan tersebut Gubernur memberikan bantuan kepada masyarakat berupa Sajadah dan kitab suci Alquran serta biskuit MP Asi.

Turut hadir Wakil Ketua TP PKK provinsi Sulut Dr. Kartika Defi Kandouw Tanos, Kakanwil Agama Sulut, Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Sulut, pejabat eselon II lingkup Pemprov Sulut serta masyarakat setempat.(humas provinsi sulut)

Wagub Kandouw Dorong Peningkatan Minat Baca Masyarakat

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven O.E. Kandouw menghadiri road show perpustakaan tingkat Provinsi Sulut di Halaman Kantor Bupati Kepulauan Sitaro, Rabu (23/5/2018) pagi.

Dalam sambutannya, Wagub Kandouw menerangkan, keberadaan sarana dan prasarana membaca, seperti perpustakaan, taman bacaan atau rumah baca sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia.

"Arus informasi yang lengkap, akurat, aktual dan terpercaya melalui sarana dan prasarana membaca, seperti perpustakaan, taman bacaan atau rumah baca sangatlah diperlukan agar insan-insan pembangunan dapat menjadi penentu jalannya kehidupan bangsa dan negara kedepan," katanya.

Menurut Kandouw, pada masyarakat maju, membaca merupakan fenomena sosial yang tidak dapat dipisahkan dari aktivitas lainnya.

"Mereka sering memanfaatkan waktu luang dengan membaca dimanapun berada, bahkan ketika makanpun mereka masih menyempatkan membaca, artinya salah satu ciri hidup masyarakat maju adalah menjadi pembaca sepanjang hayat," bebernya.

Oleh karena itu, Wagub Kandouw optimis masyarakat Sulut juga dapat memiliki kebiasaan membaca sebagai kegemaran dan kebutuhan sehari-hari.

"Sebagai langkah awal, maka kita harus terlebih dahulu menjadi contoh, dengan menjadikan membaca sebagai the way of life, sambil terus berupaya menggeser sebuah tradisi membaca yang hanya untuk kepentingan akademik. Selanjutnya, diperlukan sebagai langkah strategis lainnya, seperti melalui pelaksanaan kegiatan Road Show Perpustakaan  saat ini," imbuhnya.

Untuk diketahui, kegiatan road show perpustakaan merupakan wahana untuk menyatukan persepsi dan memantapkan komitmen semua pihak dalam aspek pengembangan perpustakaan dan memasyarakatkan budaya membaca sehingga kedepan masyarakat semakin berpartisipasi aktif untuk memberdayakan perpustakaan.

Hal itu sebagai bentuk dukungan nyata terhadap perwujudan visi pembangunan Sulut serta mampu memberikan sumbangsih terhadap pencapaian Nawa Cita pembangunan bangsa, menuju terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong-royong.

Adapun road show perpusatakaan turut dihadiri Bupati Kepulauan Sitaro Toni Supit, tokoh masyarakat Sitaro, para pejabat Pemprov Sulut dan Pemkab Kepulauan Sitaro. (Humas Pemprov Sulut)

Rayakan HUT Ke-11, Wagub Kandouw Berharap Sitaro Terus Berkembang dan Maju

Goresan tinta sejarah kembali mencatatkan episode baru bagi eksistensi keberadaan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro)yang saat ini boleh menapaki usia 11 tahun. Pencapaian itu harus disyukuri bersama karena dibarengi dengan semakin optimalnya pembangunan di Sitaro.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Drs. Steven O.E. Kandouw pada rapat paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Kepulauan Sitaro dalam rangka HUT ke-11 Kabupaten Kepulauan Sitaro di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Kepulauan Sitaro, Rabu (23/5/2018) pagi.

"Kesemuanya ini patut disyukuri bersama, bahwa dalam rentang waktu yang masih sangat muda, segenap komponen di daerah ini telah mampu menunjukkan karya dan kerja optimal sehingga dinamika pembangunan yang ada terus menunjukkan progres positif dan menjanjikan disegala aspek pembangunan karena didukung dengan potensi Sumber Daya Alam dan Manusia serta Kearifan Lokal dalam khasanah budaya masyarakat yang religius dan terbuka," ujarnya.

Menurut Wagub Kandouw, berkembangnya pembangunan Sitaro tak lepas dari kemauan serta kemampuan segenap jajaran pemerintah dan elemen masyarakat Sitaro yang terus bersinergi dan saling menopang dalam setiap aspek pembangunan.

"Sehingga daerah ini mampu membangun dan terus menunjukkan daya saing yang produktif, melalui pengembangan masyarakat, pengembangan ekonomi lokal, pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan, serta berbagai upaya dan semangat untuk mewujudkan good and clean governance dalam penyelenggaraan pemerintahan," papar Kandouw.

Disamping itu, Kandouw juga mengimbau jajaran Pemkab Kepulauan Sitaro untuk senantiasa terus membangun sinergitas dengan Pemprov Sulut dalam rangka menyelaraskan berbagai target program prioritas daerah, khususnya dalam pengelolaan dan penanganan sektor pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan penataan ruang, perumahan rakyat dan kawasan permukiman serta sektor pendukung lainnya, guna mempercepat penanggulangan kemiskinan yang ada;

Lebih jauh, masih dalam sambutan, terkait pelaksanaan Pilkada Sitaro pada Juni 2018, Wagub Kandouw mengimbau kepada seluruh komponen yang ada di Kepulauan Sitaro baik pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk dapat mensukseskan pesta demokrasi tersebut.

"Pertahankan kehidupan yang rukun dan damai dilingkungan kita masing-masing sebagai wujud pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila, serta tetap menjadi masyarakat yang senantiasa hidup Berdamai Dengan Tuhan, Berdamai Dengan Sesama, Berdamai Dengan Diri Sendiri dan Berdamai Dengan Lingkungan, karena “Torang Samua Ciptaan Tuhan"," imbuhnya.

Rapat paripurna istimewa turut dihadiri jajaran Forkopimda, Bupati Kepulauan Sitaro Toni Supit, pimpinan serta anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sitaro, tokoh agama dan tokoh masyarakat Sitaro, para pejabat Pemprov Sulut dan Pemkab Kepulauan Sitaro. (Humas Pemprov Sulut)

Selasa, 22 Mei 2018

OD-SK Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Guru

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus berkomitmen meningkatkan kualitas guru SMA dan SMK di Sulut. Caranya, dengan mengoptimalkan kecakapan mengajar, transformasi ilmu kepada siswa dan pengelolaan nilai.

Hal ini disampaikan oleh Gubernur Olly Dondokambey, SE melalui Wakil Gubernur Drs. Steven O.E. Kandouw saat tatap muka dengan seluruh Kepala Sekolah SMA/SMK sederajat se Kabupaten Kepulauan Sitaro di SMK Negeri 1 Siau Timur, Selasa (22/5/2018).

"Semua sudah tahu bersama bagaimana hasilnya dari tiga hal ini, transformasi ilmu, kecakapan dan nilai. Saya berikan contoh dengan ilmu ini jelas bisa diukur dengan sistem pendidikan kurikulumnya. Berdasarkan lulusan UNBK SMA/SMK bukan suatu hal yang membagakan. Ilmu saja bisa diukur dengan parameter UNBK di Sulut diranking 27, ini menjadi tanda awas, kita harus benahi semua, baik pemkot/pemkab harus kerjasama ini karena kesinambungan antara pendidikan rendah dan menengah merupakan satu kesatuan, apa yang salah ini? Pastinya bukan muridnya yang salah melainkan guru-gurunya yang perlu kita perbaiki kualitasnya," beber Wagub Kandouw.

Oleh karena itu, dirinya meminta kepada guru SMA/SMK sederajat agar lebih meningkatkan kualitas kerja sesuai dengan harapan Gubernur Olly Dondokambey dalam rangka mewujudkan program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK) di sektor pendidikan.

Untuk diketahui, kemajuan pendidikan di Sulut saat ini sudah sepatutnya diberikan apresiasi. Apalagi dilihat dari angka partisipasi kasar (APK), bagi SD pada 106,09%; SMP 106.93% dan SMA 88,22%, sedangkan angka partisipasi murni (APM) SD 89,93%; SMP 76,19% dan SMA 61,97%.

Begitu pula angka partisipasi sekolah (APS) usia 7-12 tahun sebesar 98,12%; usia 13-15 sebesar 88,50% dan usia 16-18 sebesar 68,52%.

Angka putus sekolah untuk tingkat SD 0,13%, SMP 0,37% dan SMA 0,08% serta SMK 0,40%; sedangkan angka melek huruf sebesar 99,63% atau mampu menekan angka buta huruf hingga titik 0,37% dengan kontribusi rata-rata bersekolah mencapai 9,09 tahun dan tingkat kelulusan untuk SD mencapai 100% kelulusan, SMP 99,99%, SMA 99.97%, SMK 99,96%.

Pencapaian tersebut menjadi cerminan keberhasilan Pemprov Sulut dalam aspek pemerataan dan perluasan kesempatan memperoleh pendidikan.

Adapun pertemuan itu turut dihadiri Bupati Sitaro Tonny Supit, Staf khusus Gubernur John Suak, Hendrik Manosoh, Kadis Perpustakaan Sulut Jani Lukas, Kasat Pol PP Sulut Evans Liow dan Jajaran Diknas Sulut serta para Kepsek/Guru-guru SMA/SMK se Siau. (Humas Pemprov Sulut)

Safari Ramadhan dan Silaturahmi Pemprov Sulut, Wagub Serahkan Bantuan Kepada Jamaah Masjid Ulu Siau





Dalam kunjungan kerja Pemrintah Provinsi (Pemprov) Sulut di Kabupaten Kepulauan Sitaro, mewakil Gubernur Olly Dondokambey oleh Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw pada kesempatan silaturahmi dalam agenda Safari Ramadhan  Pemprov Sulut  melalui Biro Kesra yang berkoordinasi dengan Kabupaten /Kota dimulai di Jamaah Masjid Al-Jihad Ulu Siau di Kompleks Perkampungan Islam Ulu Siau, Selasa (22/05) malam tadi, sebelum memberikan sambutan telah menyerahkan bantuan berupa Alquran, Obat-Obatan dan bahan makanan kepada Jamaah Masjid Al-Jihad Ulu Siau.

Wagub Kandouw dalam sambutannya selaku Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa paxa hari ini bisa bertemu dalam keadaan sehat walafiat.

"Kunjungan ini merupakan kunjungan kerja bersilaturahmi dalam Safari Ramadhan, juga pada besok hari (Rabu) menghadiri acara HUT Kabupaten Sitaro dan juga agenda kerja lainnya juga. Namun, momentum Ramadhan ini jadi instropeksi diri kita dalam kehidupan setahun berjalan ini apakah sudah menjadi rahmat dan berkat bagi orang lain, saudara keluarga, agama, masyarakat serta bangsa dan negara? Hal itu menjadi penilaian diri sebagai muslim," terang Kandouw.

Selain itu selaku Pemerintah Provinsi,
Wagub juga mengungkapkan bahwa tentang Maha Besarnya ajaran dari Nabi (Muhammad SAW) yang jikalau diamalkan dijalani dengan baik dan benar dipastikan kehidupan didunia aman damai dan tentram sentosa.

"Sebagai umat yang baik, ukhuwah keislaman persaudaraan di Kepulauan Sitaro itu harus betul-betul di jaga terutama di Ulu Siau. Disisi lain juga persaudaraan kebangsaan atau Ukhuwah Wataniyah, dimana keduanya harus jalan bersama antara muslim dan saudara sekebangsaan. Jika kita jalani dengan baik rasa-rasanya surga itu sudah pidah di Sulut, di Siau Tagulandang Biaro terutama Ulu Siau," ujarnya sembari mengajak di bulan suci Ramadhan ini untuk sama-sama kita menjaga baik ajaran ini, bukan hanya saudara Muslim tapi semua agama karena Sulut merupakan role model/percontohan provinsi paling toleran di Indonesia.

"Pak Gubernur kita mempunyai jargon Torang Samua Ciptaan Tuhan yang sebelumnya juga ada Torang Samua Basudara, artinya tidak hanya sesama makhluk hidup namun juga dengan alam semesta yang juga ciptaan Tuhan kita harus menjaga. Paling fenomena, Torang Samua Ciptaam Tuhan mempunyai makna sangat mendalam yang jika dikorelasi itu Hablumminannas dan Hablumminanallah yang hubungan antara sesama manusia dan juga hubungan dengan Tuhan," tandas Wagub.

Sementara itu Bupati Sitaro, Toni Supit, dalam sambutannya mengungkapkan dalam kegiatan Safari Ramadhan Pemprov Sulut dan Pemkab Sitaro bersama umat muslim Jamaah Masjid Ulu Siau, selaku pemerintah kabupaten berterima kasih atas kunjungan dari pak Wakil Gubernur, Steven Kandouw yang sudah berkesempatan bersama-sama bersilaturahmi bertatap muka langsung bersama masyarakat Sitaro khususnya di Ulu Siau.

Dikatahui pada kesempatan itu masyarakat muslim Jamaah Masjid Al-Jihad dan umat Muslim Sitaro menyambut hangat kehadiran dari Wagub Steven Kandouw itu yang dinilai merupakan suatu penghargaan bagi jamaah di Ulu Siau yang mendapat perhatian dari Pemprov Sulut. Dimana ajang silaturahmi itu juga merupakan perdana dari Pemprov Sulut.

Hadir Kepala Kanwil Agama Perwakilan Sitaro, Kepala PHBI Kepulauan Sitaro, Sekeda Sitaro para Imam dan jamaah Masjid Al-Jihad Ulu Siau dan Bapak Ibu Pendeta.

Pemprov Sulut Apresiasi Seminar Motivasi Spirit Of Indonesia

Mahasiswa yang juga adalah bagian pemuda Indonesia merupakan generasi milenial yang saat ini diperhadapkan dengan makin kompleksnya perkembangan teknologi informasi sehingga harus dibarengi dengan pembentukan karakter yang positif.

Hal itu disampaikan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE dalam sambutan yang diwakili Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS pada Roadshow Seminar Motivasi Spirit Of Indonesia di Aula Rektorat Universitas Sam Ratulangi Manado, Selasa (22/5/2018) siang.

"Sebanyak 76 juta pengguna aktif teknologi informasi adalah generasi muda yang hidup dengan gadget dan peralatan teknologi. Kondisi ini tentunya memiliki ekses negatif apabila tidak dibarengi dengan penanaman akhlak dan pembentukan karakter yang bermoral," katanya.

Oleh karena itu, Gubernur Olly mengapresiasi pelaksanaan seminar Spirit Of Indonesia di sejumlah kampus sebagai langkah cerdas dan strategis dalam mengajak sekaligus menginspirasi segenap komponen pemuda Indonesia termasuk pemuda di Sulut untuk semakin meningkatkan rasa cinta tanah air melalui pemahaman akan kebhinnekaan, nilai-nilai budaya bangsa, guna menumbuh kembangkan semangat nasionalisme untuk membangun bangsa dengan cara-cara yang kreatif, inovatif serta dekat dengan teknologi.

"Sekolah dan perguruan tinggi menjadi pilar penting dari penanaman akhlak sejak dini, jenjang pendidikan formal bukan hanya tempat peserta didik untuk mendapatkan ilmu tetapi juga sebagai tempat pembentukan karakter yang bermoral," ujarnya.

Lanjut Gubernur Olly, pemuda memegang peranan penting dalam melakukan social control terhadap pelaksanaan pembangunan. Kritikan yang sifatnya konstruktif dan edukatif merupakan bagian dari peranan pemuda dalam memberikan bobot di era globalisasi saat ini.   

"Pemuda dapat mengambil peran sebagai artikulator, motivator dan inovator terhadap berbagai permasalahan masyarakat. Di Sulut sendiri, peran pemuda lebih difokuskan pada upaya membangun kualitas SDM dan upaya menjaga kualitas Sumber Daya Alam agar mempunyai daya dukung bagi pembangunan Sulut kedepan dan untuk persiapan bagi generasi mendatang," imbuhnya.

Lebih jauh, masih dalam sambutan, Gubernur Olly mengimbau kepada generasi muda Sulut untuk cerdas dalam menghadapi berbagai ekses negatif perkembangan zaman seperti menjauhi penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, bijak dalam menyikapi berbagai hal yang berpotensi memecah persatuan bangsa dan tidak menyebarkan isu-isu yang tidak benar atau hoax di media sosial.

Diketahui, usai seminar dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi menolak terorisme dan paham radikal di Sulut oleh Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Anggota DPR RI, Akbar Faizal, CEO Kami Indonesia sekaligus Anggota DPD RI, Asri Anas, Anggota DPD RI, Benny Rhamdani, Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS, Rektor Unsrat Ellen Joan Kumaat, Ketua KPK Periode 2011-2015, Abraham Samad, para dosen serta segenap civitas akademika Unsrat. (Humas Pemprov Sulut)

Senin, 21 Mei 2018

Aksi Damai, Perhimpunan Masyarakat Peduli Sulut (PMPS) Tuntut Pemerintah Meresmikan UU Terorisme

Puluhan orang yang mengatasnamakan Ormas Perhimpunan Masyarakat Peduli Sulawesi Utara (PMPS) mendatangi halaman Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Senin (21/5) siang.

Dalam orasi damai tersebut, koordinasi lapangan Mordekhai Massie menyampaikan beberapa tuntuan yang ditujuhkan kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Mereka mendesak agar Pemerintah Pusat mengaktifkan wajib beasiswa S1, mendesak program latihan tenaga kerja, mengaktifkan Perpu UU teroris, mengeluarkan Perpu UU tindakab korupsi, melindungi kativis pro pancasila serta untuk Pemerintah Daerah agar segera menuntaskan persoalan penyaluran dana bantuan bencana alam yang terjadi pada 15 Januari 2014.

Dalam orasi tersebut Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili oleh Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Setda Provinsi Sulawesi Utara DR. Jemmy Kumendong, M.Si yang didampingi oleh satuan Pamong Praja dan Kepolisian Sulawesi Utara menerima serta mendengar langsung aspirasi dari ormas PMPS.

Pemerintah Sulawesi Utara, (dalam hal ini Kumendong) mengapresiasi akan tindakan dari ormas yang dilihat sangat peduli akan bangsa terlebih daerah Sulawesi Utara. Dan untuk itu tuntutan bagi Pemerintah Daerah terlebih bagi korban bencana nantinya akan disampaikan kepada Gubernur Sulawesi Utara. Sedangkan aspirasi bagi Pemerintah Pusat akan diteruskan oleh Gubernur ke pusat. (Humas provinsi sulut)