Rabu, 04 Maret 2015

Biro Umum Gelar Workshop Sopir dan Ajudan






Pemerintah Provinsi Sulut melalui Biro Umum Setda Provinsi Sulut, di ruang Mapaluse Kantor Gubernur, Rabu (4/3) kemarin, menggelar Workshop bagi para sopir dan ajudan.
Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Sulut Ch. Talumepa SH MH saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, jabatan teknis sopir dan ajudan merupakan salah satu komponen yang vital dalam jalannya roda organisasi, terutama organisasi pemerintah.
Pada jabatan inilah, salah satunya terletak jaminan kelancaran tugas dan mobilisasi pimpinan dalam pelaksanaan tugasnya, ujar mantan Karo Hukum Setda Provinsi Sulut
“Sebagai personil yang setiap hari mendampingi pimpinan, sopir dan ajudan dituntut harus memiliki berbagai kemampuan diantaranya pengetahuan teknis perawatan kendaraan, tata tertib berlalulintas,  tata protokoler maupun kecakapan dalam berkomunikasi dan berinteraksi, baik dengan atasan maupun rekan kerja lainnya,” tegas mantan Kadis Nakertrans Sulut, sembari mengakui selama ini level sopir dan ajudan hampir tidak pernah tersentuh oleh apa yang namanya Workshop, seakan terabaikan dalam urusan peningkatan kualitas SDM.
Hal inilah yang mendasari Biro Umum mengelar kegiatan ini, sekaligus menepis stikma bahwa menjadi sopir dan ajudan tidaklah rumit. Padahal persoalannya tidak sesederhana itu.  Sopir dan ajudan tetaplah manusia biasa yang perlu ditingkatkan kemampuan, perlu di Recharge sehingga memahami aspek hukum, etika dankewajiban penguna jalan, tandas Talumepa.     
Kabag Tata Usaha Pimpinan Maykel Kelah AP MSi selaku Ketua Panitia Pelaksana mengatakan, kegiatan yang diikuti sopir dan ajudan unsur forkopimda sulut, sopir dan ajudan Bupati/Walikota, sopir dan ajudan Wakil Bupati/Wakil Walikota se- Sulut, sopir Kepala instansi vertikal serta sopir Kepala SKPD lingkup Pemprov Sulut, merupakan baru yang pertama kali dilaksanakan oleh pemprov sulut.
Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk sikap dan perilaku (mental, fisik dan disiplin) guna meningkatkan citra positif pelayanan dalam kapasitas sebagai sopir dan ajudan bagi pimpinan, jelas kelah sembari menambahkan selama berlangsungnya Workshop ini para peserta telah  menerima materi dari Polda Sulut, Korem 131 Santiago, Dinas Perhubungan, Sekprov, Asisten Administrasi Umum serta Karo Umum Dra Femmy Suluh, tambah Kelah. (Kabag humas Drs jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).
   

Selasa, 03 Maret 2015

Wagub: RSUD Wajib Tingkatkan Management Tata Kelola Keuangan


Wakil Gubernur Sulut DR Djouhari Kansil,Mpd mengingatkan kepada seluruh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), yang ada di seluruh Kabupaten Kota se sulut untuk meningkatkan management tata kelola keuangan guna menciptakan pelayanan yang bersih bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wagub saat membuka seminar membangun RSUD se provinsi sulut menuju tata kelola PPK-BULD di era JKN sekaligus dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara BPKP provinsi sulut dengan Arsada dan RSUD se provinsi. Acara tersebut digelar Rabu (4/3) beretmpat di Aula BPKP sulut.
Wagub mengingatkan kepada kapala RSUD agar bekerja se baik mungkin, karena tugas RSUD adalah melayani masyarakat dengan hati agar di senangi dan dihargai masyarakat.
Setiap RSUD harus mampu memberikan pelayanan bermutu, salah satunya adalah terkait tata kelola keuangan yang transparan dan sesuai aturan, karena penerapan pengelolaan keuangan yang baik berpengaruh pada pelayanan publik di bidang kesehatan. Untuk itu peningkatan management menjadi pekerjaan rumah bersama untuk memberi yang terbaik di era persaingan ini.
Dalam penandatanganan nota kesepahaman kerjasama pihak BPKP dan RSUD bersepakat untuk penguatan tata kelola managemen yang baik di RSUD berdasar pada undang-undang. Penandatanganan ini juga dijadikan landasan penerapan tata kelola RSUD yang baik dan menjalin hubungan baik, saling dukung sesama, transparan dan sesuai undang-undang. Memperkuat tata kelola Arsada dan kinerja pelayanan publik sesuai tugas dan fungsi masing-masing serta perbaikan sistem management rumah sakit.(Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu, Msi selaku jubir pemprov sulut)


Senin, 02 Maret 2015

Wagub: Minta Sekolah Giatkan Esktra kurikuler









Wakil Gubernur  Sulut DR Djouhari Kansil,MPd menegaskan, kepada seluruh sekolah yang ada di Sulut untuk menggiatkan kegiatan ekstra kurikuler di sekolah masing-masing guna menumbuh kembangkan kreatifitas anak.
Hal tersebut disampaikan Wagub saat membuka rapat koordinasi terintegrasi Bidang  Pendidikan dan Kesehatan Tahun 2015 yang digelar Selasa (03/3) kemarin, di Graha Bumi Beringin Manado.
Kegiatan ini merupakan ide dari Gubernur Sulut, agar Diknas dan Dinkes bisa menggelar rakor secara terintegrasi, karena dua sektor ini memegang peran penting dalam proses pencapaian tujuan pembangunan yang selama ini kita perjuangkan, jelas Wagub.  
Kegiatan ekstra kukurikuler seperti palang merah remaja (PMR), Pramuka, usaha kesehatan sekolah (UKS) yang bekerjasama dengan Puskesmas bagaimana anak-anak didik kita diajarkan selain mengembangkan kreatifitas, tetapi juga untuk hidup bersih dengan cara cuci tangan pakai sabun yang benar sehingga bisa terhindar dari berbagai kuman penyakit, disamping itu bisa menghidari anak-anak dari perilaku seks bebas, miras dan panah wayer, ujar salah satu tokoh pendidikan di sulut.
Menurut Kansil, tingginya penyakit demam berdarah di sulut selama dua bulan terakhir ini,  menuntut adanya komitmen bersama dari semua pihak. Apalagi penyakit tersebut telah banyak merengut nyawa manusia.

Wagub memberikan apresiasi kepada jajaran Diknas Sulut bahwa sektor pendidikan di sulut memiliki progress yang positif dimana angka partisipasi sekolah kelompok umur 7-12 tahun sebesar 98,91 persen, umur 13-15 tahun sebesar 90,45 persen, umur 16-18 tahun sebesar 66,81 persen. Dibidang kesehatan, menunjukan prevelansi gizi buruk dapat ditekan hingga 0,035 persen disbanding target nasional 4,9 persen. Angka kematian balita juga sudah bisa ditekan hingga 22/1000 kelahiran hidup sedangkan target nasional masih 44/1000 kelahiran hidup. Disamping itu juga human development index sulut berada di tiga besar se Indonesia bersama DKI Jakarta dan Jogjakarta.

Semua presetasi itu diraih berkat kerja sama dan kerja keras seluruh stakeholder terkait. Pemerintah sendiri tidak berhenti dengan semua prestasi itu, pemerintah terus melakukan reformasi di bidang system pendidikan nasional secara mendasar. Melalui raker ini Wagub berharap para peserta agar saling berbagi ide, gagasan dan informasi serta saling memotivasi dalam membangun sektor pendidikan yang ada di Sulut.
Kepala dinas pendidikan provinsi sulut A.G Kawatu,SE,MSi dalam laporan mengatakan rapat ini diadakan sebagai media koordinasi rencana program antar instansi yang menangani pendidikan dan kesehatan, meningkatkan mutu pendidikan dan kesehatan.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pencanangan gertak basmi Demam Berdarah, penyerahan abate kepada kadis kesehatan kabupaten kota se sulut, penyerahan jumatik Kit ke guru serta penandatanganan MOU antara dinas kesehatan dan pendidikan tentang pelayanan terpadu anak usia sekolah. Turut hadir staf Ahli Kemenkes, Kadis Kesehatan dr Grace L Punu, MKes  serta para unsur8t Forkopimda Sulut. (Kabag humas Drs. Jahja Rondonuwu,Msi selaku jubir Pemprov Sulut)


UGM lakukan riset Energi Panas Bumi Di Sulut




Universitas Gajah Mada (UGM) akan melaksanakan riset terkait energi panas bumi atau geothermal yang ada di wilayah Sulawesi Utara, penelitian ini masuk dalam kegiatan UGM Cared Program yaitu penelitian dan pengabdian masyarakat berjudul geothermal energy for green, sustainable development and community prosperty in eastern indonesia.
Rombongan tim penelliti melakukan pertemuan dengan Wakil gubernur Sulut DR Djouhari Kansil guna membicarakan maksud dan tujuan pelaksaan riset di wilayah Sulut. Pertemuan tersebut diselenggarakan Selasa (3/3), tim tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UGM Prof Ir. Dwikorita Karnawati,Msc,Ph.d  hadir juga development counsellor at New Zealand embassy-Jakarta Mr. Philip Hewitt.
Wagub menyambut baik kunjungan tim dari UGM ini karena dengan pelaskaan riset ini dapat membantu pembangunan Sulawesi Utara dan dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia yang ada di Sulut. Disamping itu energi geotermal atau panas bumi memiliki potensi besar di sulut dan perlu dikembangkan untuk kepentingan masyarakat.  Kansil mengapresiasi baik kunjungan tim UGM ini yang akan mengunjungi daerah panas bumi di lahendong. Dirinya berharap meallui riset ini akan menghasilkan banyak manfaat bagi kepentingan bersama.
Sementara itu, rekotor UGM juga menyatakan rasa terima kasih kepada pemprov sulut yang telah terbuka dan membantu pihaknya dalam melaksanakan riset ini,  energi geothermal merupakan energi masa depan yang baik bagi masyarakat. Pihaknya akan mempelajari keadaan panas bumi yang ada di wilayah lahendong dan sekitarnya.
 Melalui riset ini juga pihaknya akan mengedukasi masyarakat bahawa energi panas bumi memiliki potensi baik dan aman bagi kehidupan masyarakat, bagaimana aman di aera panas bumi dan meyakinkan masyarakat daerah geothermal bukan daerah yang menakutkan untuk kehidupan masyarakat.(Kabag humas Drs. Jahja Rondonuwu,Msi selaku jubir pemprov sulut)

Pol PP Gelar Donor Darah



Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Provinsi Sulut dalam rangka memperingati HUT ke-65 Sat Pol PP yang jatuh pada 3 Maret 2013 mendatang, Senin (02/3) kemarin, melaksanakan aksi sosial berupa donor darah. Hal itu disampaikan Kasat Pol PP Sulut Drs Royke Mewoh DEA di Markas Komando (Mako), Jalan 17 Agustus manado.
Mewoh mengatakan, kegiatan yang diikuti ratusan anggota Sat Pol PP Sulut itu telah dilaksanakan sejak Tahun 2010 lalu, sebagai salah satu bentuk kepedulian yang tinggi kepada masyarakat yang sangat  membutuhkan pertolongan darah segar.
Mewoh menambahkan selain menggelar donor darah pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan fisik secara berkala untuk melihat tingkat kebugaran seluruh anggotanya di balai Kesehatan Olahraga. (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).     

Ibu Deetje Optimis BBGRM Bakal Berlangsung Sukses




 Ibu Dey memperkenalkan tas serta bahan makanan lokal yang akan menjadi souvenir peserta
 

Ketua Umum Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sulut Ibu Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun yang juga selaku Ketua Umum Panitia Pelaksana Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XII dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-43 Tingkat Nasional yang akan berlangsung akhir Mei 2015 mendatang di Minut Sulut, bakal berlangsung sukses.
Hal itu di katakan First Lady Sulut saat menghadiri rapat panitia pembahasan kesiapan pokja-pokja terkait pelaksanaan BBGRM dan HKG TP- PKK  tersebut  yang dipimpin Wagub Sulut Dr Djouhari Kansil MPd di ruang Ex WOC Senin (02/3).
“ Even Internasional WOC dan CTI/Summit Tahun 2009 lalu, bisa kita laksanakan dengan baik. Apa lagi iven BBGRM dan HKG TP-PKK tentu kita mampu mensukseskannya,” tegas Ibu Dey Sapaan akrab dari isteri tercinta Gubernur SHS.  
Lanjut dikatakan Ibu Dey, Gubernur terus memantau kesiapan panitia terutama dukungan dari SKPD-SKPD lingkup Pemprov yang duduk dalam pokja-pokja tersebut, kiranya terus melakukan persiapan secara matang sampai pada hari pelaksanaan nanti.
Ibu Dey juga memohon kepada pihak aparat keamanan didaerah ini baik TNI/Polri dalam pelaksanaan kegiatan nanti agar mampu menciptakan  situasi keamanan yang kondusif, sehingga para peserta merasa aman dan nyaman selama mengikuti kegiatan, sembari menambahkan agar Disbudpar Sulut dapat menyiapkan buku profil wisata sulut untuk diberikan sebagai cendera mata kepada peserta.
Sementara itu Wagub minta kepada seluruh panitia, untuk melaksanakan tugas yang diberikan dengan sebaik-baiknya, dan penuh tanggungjawab serta tetap berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat maupun pemerintah Kabupaten Minahasa Utara yang dipercayakan sebagai tuan rumah iven nasional tersebut. (Kabag humas drs jahja Rondonuwu selaku jubir pemprov).
      

Minggu, 01 Maret 2015

Wagub Minta Trax Jadi Tuan Rumah Ajang Kejurnas









Kejuaraan Daerah (Kejurda) Grasstrack Tatelu Racing Adventure  Xtream (Trax) 2015 yang memperebutkan piala bergilir Wakil Gubernur (Wagub)  Sulut,  di masa mendatang statusnya kiranya dapat ditingkatkan menjadi ajang  Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di daerah ini. Permintaan itu disampaikan Wagub Dr Djouhari Kansil MPd saat menutup Kejurda Grasstrack Trax 2015 di sirkuit Trax Tatelu Kec, Dimembe Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Minggu (01/3). “Saya menilai kegiatan ini sangat berhasil karena peserta yang mengambil bagian tidak hanya dari Sulut tapi dari Provinsi Gorontalo juga ikut ambil bagian,” katanya.
Selain itu wagub juga berharap dengan adanya kegiatan ini bisa muncul bibit-bibit baru yang nantinya bisa berbicara di kancah Nasional yang mengatasnamakan Bumi Nyiur Melambai. “Kegiatan ini sangat positif sebagai ajang pencarian bakat bagi para penggemar olah raga yang sangat menantang ini,” ungkap wagub.
Untuk itu mari kita petik manfaat positif dari pelaksanaan ivent ini terutama dalam mengembangkan sportivitas serta memupuk silahturahmi serta meningkatkan nilai-nilai kedisiplinan yang terkandung didalamnya. “Saya sangat berharap kegiatan ini terus dioptimalkan dari waktu ke waktu mengingat nilai positif yang terkandung didalamnya sangat penting untuk pembangunan Sulut,” tambahnya.
Bagi peserta saya ingatkan agar jangan pernah berhenti untuk berpacu mengukir prestasi . Salurkanlah bakat dan kreasi dalam koridor dan jalur yang benar. “Terlebih mereka yang suka ikut balapan liar di jalan sekarang sudah ada wadah yang bisa menampung bakat dengan ikut dalam kejuaraan yang lebih aman dan prestasi yang ditonjolkan. Makanya saya berharap ivent seperti ini diperbanyakan untuk bisa mengakomodir bakat-bakat yang dimiliki oleh generasi muda  Sulut,” pungkas Kansil yang dikenal sebagai salah satu tokoh pendidikan Sulut.
Ketua Umum Panitia Pelaksana Novie Mantiri, S.Sos MAP mengatakan, kejurda yang mempertandingan 12 kelas ini di ikuti 130 starter (pembalap) dari Sulut dan Gorontalo. Untuk kelas Bebek Standar Pemula Juara 1 Andre Runtukahu, kelas Bebek Modifikasi Junior juara 1  Vernando Tulandi, kelas bebek 4 Tak 125 CC Tune Up Senior Juara 1 Reval Sumolang, kelas Campuran Sport & Trail Senior Briefel Wales, kelas Bebek Modifikasi 2 Tak Open Juara 1 Mario Salontahe, kelas Free For All (Open) Juara 1 Briefel Wales, kelas Kelompok Umur 12 Tahun Juara 1 Figo Pangemanan, kelas kelompok Umur14 Tahun Josep Poli, kelas Bebek  Standar Open Briefel Wales, kelas Campuran Sport & Trail Junior Juara 1 Vernando Tulandi, kelas Adventure non pembalap Juara 1 Jacky. Sedangkan keluar sebagai Juara Umum Mario Salontahe total poin 129 dari Tim Gorontalo, hanya selisi tipis 122 poin dengan pembalap Briefel Wales dari Tim Ramonjo Tatelu  disusul oleh Refal Sumolang dari Tim Bagejo Airmadidi dengan 81 poin, tambah Mantiri.
 Kegiatan itu turut dihadiri Bupati Minut Drs Sompie Singal sekaligus telah membuka iven ini pada Jumat lalu, ujar pimpinan lomba Bombi Sigar Pinontoan. (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).