Jumat, 27 Maret 2015

Promosi Wisata Sulut di Bali Dibanjiri Turis Manca Negara.






Pelaksanaan “Road Show” Pariwisata Sulut, merupakan ajang promosi, dan investasi bagi Sulut. Hal itu ditegaskan  Wagub Dr Djouhari Kansil MPd saat membuka Road Show Pariwisata Sulut yang di gelar Disbudpar Sulut  bekerjasama dengan pelaku pariwisata Sulut di pantai Kuta Bali, Jumat (27/3) kemarin.
“Saya yakin melalui momentum ini berbagai potensi wisata unggulan sulut, akan semakin dikenal dan diminati wisatawan domestik maupun mancan Negara,” jelas Kansil.
Disamping itu Kansil menyebutkan,  melalui kegiatan ini akan mampu menciptakan koneksitas yang seluas-luasnya bagi pelaku-pelaku bisnis dan usaha di bidang pariwisata, serta menjadi strating poin bagi pemerintah 
Sulut untuk merangkum partisipasi dan dukungan masyarakat, utamanya para pelaku bisnis dan usaha di Bumi Nyiur Melambai.
Kegiatan yang turut dihadiri turis manca Negara itu, Kansil menyebutkan guna mendukung pariwisata sulut, maka mulai bulan depan Garuda Indonesia mulai membuka penerbagan langsung Bali-Manado serta pada bulan Juli nanti akan dibuka penerbagan langsung Guang-Zhou Cihna-Manado.
“Itu berarti banyak turis manca Negara baik dari Bali maupun China akang berkunjung di Sulut,”ujar mantan Kadis Diknas Sulut.
Kansil menambahkan, Manado memiliki potensi wisata yang sama dengan Bali baik wisata budaya maupun bahari.
Kadis Budpar Sulut Ir Happy TR Korah MSi menyebutkan, tujuan kegiatan ini untuk melakukan promosi bersama dengan stakeholders pariwisata dan memasarkan pariwisata unggulan sulut kepada turis domestik maupun  manca negara di pulau Bali untuk meningkatkan kunjungan wisata di sulut.
Sedangkan sasarannya yaitu terpromosinya berbagai unggulan pariwisata  di Sulut melalui pulau Bali secara luas, tambah mantan Kepala BKPM Sulut
Kabid Pemasan  Disbudpar Ir Voura Kumendong SH bersama Kasie Promosi Charles Taju SSTP mengatakan, tarian yang ditampilkan yaitu tarian tetengkoreng, mangael, pisok, katreli, rame-rame jo serta tarin empat wayer.
Turut hadir Para pejabat Dinas pariwisata Bali maupun Kabupaten Badung. (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku jubir Sulut).       

Kamis, 26 Maret 2015

Kegiatan Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang bersama Presiden RI Joko Widodo.

Beijing (26/3/2014).  Bertempat di St. Regis Hotel, Beijing Presiden RI Joko Widodo mengadakan briefing dengan Gubernur Sulawesi Utara Dr. Sinyo Harry Sarundajang, secara lugas, tegas dan friendly Gubernur menyampaikan kesiapan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menyambut investasi dari Tiongkok khususnya untuk pengembangan kawasan industri di Kawasan Ekonomi Khusus Bitung – Minut, pembangunan infrastruktur jalan tol, industri perikanan dan agroindustri.  Presiden Jokowi mengaku kagum dengan terobosan dari Gubernur Sarundajang.  Presiden menginginkan kalau bisa ground breaking pembangunan kawasan industri dipercepat dan dilaksanakan pada bulan Mei tahun ini.   Dalam pertemuan yang penuh keakraban friendly meeting, Presiden memuji kegigihan Gubernur Sulawesi Utara, “kalau semua Gubernur di Indonesia seperti Pak Sarundajang, saya yakin kita banyak berhasil dalam percepatan pembangunan nasional” puji Presiden Jokowi. 
Beijing (26/3/2014).  Bertempat di St. Regis Hotel, Beijing Presiden RI Joko Widodo mengadakan briefing dengan Gubernur Sulawesi Utara Dr. Sinyo Harry Sarundajang, secara lugas, tegas dan friendly Gubernur menyampaikan kesiapan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menyambut investasi dari Tiongkok khususnya untuk pengembangan kawasan industri di Kawasan Ekonomi Khusus Bitung – Minut, pembangunan infrastruktur jalan tol, industri perikanan dan agroindustri.  Presiden Jokowi mengaku kagum dengan terobosan dari Gubernur Sarundajang.  Presiden menginginkan kalau bisa ground breaking pembangunan kawasan industri dipercepat dan dilaksanakan pada bulan Mei tahun ini.   Dalam pertemuan yang penuh keakraban friendly meeting, Presiden memuji kegigihan Gubernur Sulawesi Utara, “kalau semua Gubernur di Indonesia seperti Pak Sarundajang, saya yakin kita banyak berhasil dalam percepatan pembangunan nasional” puji Presiden Jokowi. 
 
Sebelumnya, Presiden Jokowi merasakan publik transportasi di Beijing, dengan menggunakan kereta api di Dongzhimen Subway Station.  Presiden didampingi Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani, Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang, dan President of China Railway Sheng Guangzu.  Saat melakukan uji coba, Presiden Joko Widodo mengaku kagum menyaksikan pesatnya kemajuan sistem transportasi massal di Beijing, Tiongkok.  Moda transportasi massal Kereta Ekspres Bandara dari stasiun kereta bawah tanah (subway) Dongzhimen menuju Bandara Internasional Capital, yang ditempuh selama 25 menit.
Gubernur juga menyampaikan, pemerintah Provinsi Sulawesi Utara telah menjalin kerja sama sinergis dengan investor Tiongkok untuk membangun jaringan kereta api dari Makassar ke Manado dan kota lainnya di Sulawesi Region. “Keberadaan jalur kereta api di Manado sudah sangat mendesak. Ini menjadi salah satu solusi mengatasi kemacetan,” kata Sarundajang.
Agenda besok 27/3 (hari ini), Gubernur akan menandatangani MOA (Memorandum of Agreement) dengan BUMN Tiongkok – CCCC (China Communication Construction Company) setelah beberapa waktu lalu tetalah ditandatanagai MOU (Memorandum of Understanding), perihal investasi pengembangan Infrastruktur di Kawasan Ekonomi Khusus, dan akan disaksikan langsung oleh Presiden RI Jokowi bersama Presiden Xi Jinping di Great Hall of People.   Setelah itu, Gubernur Sarundajang akan ke Naning City, kota Expo.  Ikut mendampingi Gubernur Sarundajang, Asisten Bidang Pembangunan dan Perekonomian Sanny Parengkuan, Kepala Bappeda Roy Roring, Kadis Perindag Jenny Karouw, Karo Ekonomi Jane Mendur, Karo Hukum Marsel Sendoh, dan Staf Khusus Gubernur Bidang Perencanaan Pembangunan Franky Manumpil.  


Palandung: Pengelolaan ESDM Yang Baik Untuk Kesejahteraan Rakyat

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Utara menggelar kegiatan Rapat Koordinasi dan Sinergitas Pelaksanaan Tugas Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral se-Provinsi Sulut, Kamis (26/3). Kegiatan tersebut di buka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs John H Palandung M.Si mewakili Wakil Gubernur Sulut.
Palandung mengatakan, momentum penting untuk semakin meningkatkan Koordinasi dan Sinergitas, sekaligus memberikan pemahaman Komprehensif pelaksanaan tugas Bidang ESDM khususnya di Provinsi Sulut.
 Sulut memiliki potensi Sumber Daya Mineral yang cukup melimpah. “Potensi Sumber Daya Mineral ini memiliki peranan yang sangat penting dan strategis serta memberi nilai tambah bagi perekonomian nasional dan daerah dalam usaha mencapai kemakmuran rakyat,” jelas Palandung.
Ketersediaan sumber daya mineral itu sifatnya terbatas dan tak terbarukan, untuk itu pengelolaan dan pemanfaatannya harus disadari prinsip konservasi dan optimalisasi, yaitu mengelolah sumber daya mineral secara efisien, hemat, dan berkelanjutan serta menghindari konflik kepentingan, terutama dengan masyarakat sekitar, ujar mantan Seksa Sitaro.
 Untuk Ia mengharapkan kegiatan ini dapat memberikan sumbangsi pemikiran yang baik untuk pembangunan Sulut. “Saya berharap forum ini dapat menghasilkan rekomendasi positif, cerdas dan strategis dalam pelaksanaan tugas bidang ESDM di Provinsi Sulawesi Utara, yaitu pengelolaan yang mampu memberikan nilai tambah positif tetapi tidak merusak lingkungan, berkelanjutan, mengutamakan keselamatan rakyat, dan ditujukan untuk peningkatan kesejahteraan rakyat,” ucap Palandung. (Kabag Humas Drs. Jahja P. Rondonuwu, M.Si selaku jubir Pemprov)

Sulut Miliki Kapal SAR






Provinsi Sulawesi Utara kini memeliki sebuah kapal Search and Rescue (SAR) yang canggih bernama  Bima Sena 228, bantauan basarnas  untuk dioprasionalkan oleh Kantor basarnas Manado.
Hal itu dibernarkan Wagub Sulut Dr Djouhari Kansil MPd saat menghadiri peresmian  kapal tersebut yang dilakukan Sekretaris Utama (Sektama) Basarnas Drs Max Ruland Boseke MM MSc yang dirangkaikan dengan Penandatanganan MOU antara Basarnas dan Pemprov Sulut  di dermaga mega mas, Kamis (26/3) kemarin.
Wagub memberikan apresiasi yang tingg, karena bagi kami momentum ini menandakan pula akan tingginya perhatian dan kepedulian Basarnas terhadap eksistensi Provinsi Sulut di bidang SAR.
Terkait dengan itu, maka perlu disampaikan bahwa perhatian Pemprov Sulut senantiasa mendukung secara penuh kegiatan yang dilakukan Basarnas  khususnya Kantor Basarnas Kelas A Manado karena disadari SAR tidak hanya berhubungan dengan pencarian dan pertolongan semata namun didalamnya terdapat juga proses pembinaan, koordinasi dan pengendalian, yang berhubungan erat dengan sikap dan tindakan preventif atau kesiapan dalam menghadapi bencana maupun musibah, tandas Kansil.
Wakil Ketua Komisi V DPR-RI Ir H. Yudi Widiana Adya, MSi mengatakan, hadirnya kapal SAR ini sangat menguntungkan bagi Sulut. Karena hanya 5 daerah yang kami setujui untuk mendapatkannya di tahun anggaran ini, antara lain Medan, Bali dan Sulut.
Perhatian DPR-RI atas keselamatan anak bangsa serta para tamu luar negeri menjadi konsern kami. Keberadaan Basarnas sangat penting dalam mencari dan member pertolongan.
Hadir UU Basarnas No. 29 Tahun 2014 tentang pencarian dan pertolongan tujuannya untuk mempercepat eksekusi, koordinasi dengan melihat pengalaman kecelakaan pesawat, sering terjadi keterlambatan. Namun dengan hadirnya UU ini Basarnas menjadi Komandan dalam mengeksekusi setiap terjadinya bencana atau musibah, jelas Widiana yang ikut didamping anggota komisi V DPR-RI Jasty Suprejo dan Rendy Lamajido.
Boseke menyebutkan, dengan diresmikan Kapal ini, diharapkan musibah yang berada di Sulut tercover. Mengingat frekuensi kecelakaan di perairan Sulut masih sangat tinggi akibat banyaknya nelayan tradisional yang nekat melaut meski peralatannya tidak memadai, serta ulah kapal penumpang aantar pulau yang mengangkut penumpang melebihi kapasitas, sembari menambahkan kapal ini mampu bertahan dari hantaman gelombang yang tinggi mencapai 3 meter. Juga memiliki system navigasi yang canggih. Disamping untuk navigasi, juga dapat digunakan untuk mensearching objek-objek di permukaan. Selain itu juga terdapat radar cuaca, matc system digital, radio komunikasi, ruang perawatan medis, alat selam, sonar dan eco sounder, tandas salah satu putra terbaik Minsel. (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).        
       

Rabu, 25 Maret 2015

Kelapa Sulut Diremajakan




Kepala Badan Litbang Pertanian Departemen Pertanian RI Prof Dr Haryono mengatakan, untuk mempertahankan Provinsi Sulut sebagai daerah Nyiur Melambai, maka Badan Litbang Pertanian akan melakukan peremajaan kelapa melalui pembibitan kelapa unggul di Sulut.
Hal itu dikatakan Prof Haryono saat diterima  Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil MPd dan Sekrpov Ir Siswa R Mokodongan di ruker Wagub , Rabu (25/3) kemarin.
kegiatan ini merurut haryono merupakan tindaklanjut dari program kebijakan Pemerintahan Presiden Jokowi untuk meningkatkan produksi komoditi pertanian termasuk kelapa.
"Karena Provinsi Sulut sebagai daerah penghasil kelapa terbesar di Indonesia, sudah barang tentu upaya-upaya peningkatkan kualitas produksi harus segera dilakukan salah satunya  melalui peremajaan, karena pohon kelapa sulut sudah banyak yang tua-tua" jelas Haryono.
karena itu Balai Penelitian Tanaman Palma, dulunya (Balitka red) di Paniki akan ditingkatkan pelayanannya sehingga produktifitas bisa meningkat, sebagai lokasi pembibitan kelapa unggul, sembari menyebutkan Sulut memliki tanah yang subur serta budaya pertanian sangat baik.
Hal ini tentunya  tidak lepas dari perhatian Gubernur dan Wagub Sulut lewat visi misinya di mana sektor pertanian menjadi salah satu program unggulan daerah, tandas Haryono.
Kansil menyambut baik program peremajaan kelapa dan pengembangan Balai penelitian Tanaman palma di Paniki.
"Saya setuju pemeremajaan kelapa ini, agar simbol daerah Sulut yang terkenal dengan daerah Nyiur Melambai tidak hilang," ujar Kansil.
Pemprov Sulut juga telah melakukan pembibitan kelapa lewat Dinas perkebunan Sulut dan ini terus berlangsung. Karena sebagaimana anjuran dari Bapak Gubernur kelapa yang sudah berusia di atas 50 tahun bisa ditebang serta digantikan dengan kelapa unggul yang disiapkan oleh Pemrprov Sulut, tambah Kansil.
Kesempatan itu Mokodongan memintakan jika Departemen Pertanian setuju, untuk mem-Back Up perkebunan kelapa sawit di Sumatera, juga bisa di tanam di Sulut. Ada sekitar 40 ribu hektar di wilayah Bolmong raya bisa dijadikan lahan perekebunan kelapa sawit, tandas putra terbaik bumi totabuan. Turut hadir Ketua Tim Upaya Khusus (Upsu) peningkatan produksidan produktifitas padi, jagung dan kedelai Ir Rudy Tjajahutomo bersama tim, dan  Kadis Pertanian dan Peternakan Sulut Ir Johanes Panelewen. (Kabag humas Drs JahjaRondonuwu MSi selaku jubir pemprov).
   


   

Semarak Menyongsong Paskah Jemaat GMIM Smirna Malalayang

Semarak menyongsong Hari Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah) di Bumi Nyiur Melambai sungguh terasa. Hampir di semua sudut daerah dipenuhi dengan ornamen-ornamen paskah.
Tidak ketinggalan di Jemaat GMIM Smirna Malalayang yang merayakan paskah dengan suasana berbeda. Menurut Ketua Panitia Pelaksana Hari Hari Besar Gerejawi GMIM Smirna DR Jemmy Kumendong, pelaksanaan perayaan menyongsong paskah kali ini dilakukan dengan berbagai kegiatan diantaranya dengan pekan paskah dimana setiap kolom dari kolom 1 sampai dengan kolom 10 membangun tenda di lapangan kompleks perumahan Duta Graha Malalayang dan selama 2 minggu mulai tanggal 23 Maret 2015 kegiatan peribadatan jemaat dipusatkan di lapangan tersebut yang diawali dengan ibadah bersama dalam rangka pembukaan pekan paskah sampai dengan perayaan paskah pada tanggal 5 April 2015.
Lebih lanjut DR Alfrits Komansilan selaku Sekretaris Panitia menjelaskan bahwa kegitan pekan paskah Jemaat GMIM Smirna selama 2 minggu ini diisi dengan kegiatan ibadah kolom bersama, ibadah WKI dan PKB bersama, Kebaktian penyegaran iman,pemutaran film rohani, seminar yang bertemakan paskah dan lain-lain.
Pada bagian lain Ketua BPMJ GMIM Smirna Malalayang Pdt Ny. Netty Sumendap Sumajow, STh menyatakan bahwa hendaklah seluruh jemaat mampu memaknai perayaan paskah kali ini dimana Paskah menunjukkan pengorbanan Tuhan Yesus disalib. Pengorbanan itu membebaskan manusia dari seluruh perbudakan dosa, hal ini hanya terjadi bagi mereka yang percaya kepada-Nya, Pengorbanan ini bertujuan menyelesaikan dosa dan memberi keselamatan, dimana dengan peristiwa kebangkitan dari antara orang mati, maka Allah telah melakukan pekerjaan pendamaian dengan diri-Nya dan tidak ada lagi permusuhan, tembok dosa yang memisahkan manusia dengan Tuhan telah dirobohkan dan dengan peristiwa paskah maka sekarang anak manusia yang percaya kepadaNya diterima sebagai anak-anak-Nya dan beroleh persekutuan dengan Dia.

Dari pemantauan di lapangan tempat kegiatan pekan paskah dilaksanakan, tampak tenda-tenda paskah yang dihias dengan berbagai pernak-pernik paskah sehingga suasananya sangat indah pada malam hari dan hal ini mendapat respon yang positif dari seluruh anggota jemaat, seperti yang dituturkan oleh salah seorang penatua yaitu DR. Aswin Mondolang yang menyatakan bahwa kegiatan paskah yang digelar ini sangat positif karena dalam rangka menghayati kesengsaraan Yesus Kristus, juga sebagai momentum untuk membangun kebersamaan antar kolom maupun anggota jemaat sebagai umat Tuhan dan juga sebagai salah satu pilar pembangunan iman jemaat, senada dengan itu Pnt Ir. Ari Rondonuwu, MSc menyatakan bahwa kegiatan ini patut ditiru oleh jemaat yang lain dalam rangka menambah pemahaman tentang iman percaya umat Kristen.

Naingolan Dukung Kongres GAMKI





Area Head Bank Mandiri Area Manado Hotman Naingolan menyatakan dukungannya untuk menyukseskan pelaksanaan Kongres nasional  X  GAMKI yang akan di gelar di Manado Sulut dari 28 April s/d 3 Mei 2015 mendatang.
Hal itu dibenarkan Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil MPd yang juga selaku Ketua Umum Panitia, saat mengadakan audience dengan Naingolan di Bank Mandiri Cabang Manado, Rabu (25/3) kemarin.
“Sebagai senior GAMKI tentunya saya harus sukseskan Kongres ini, dan sudah menjadi kewajiban setiap seorang senior membantu agar GAMKI  terus eksis,” jelas Naingolan yang saat itu ikut didampingi para pejabat terasnya.
Naingolan menceritakan pengalamannya sewaktu bertugas di salah satu Provinsi di Kalimantan, dimana Ia sangat getol untuk menggelar Kongres Nasional GAMKI di sana namun  disayangkan rencana itu gagal karena kurang mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Sebaliknya di Sulut Pemda sangat mendukung, ujarnya.
Kansil mengatakan, dalam kongres nanti sejumlah Menteri Kabinet Kerja akan menjadi pembicara termasuk Kepala otoritas jasa keuangan Pusat, pertemuan senior sebelum diadakan pemilihan pengurus serta pada hari minggu semua peserta mengikuti ibadah.
“Panitia juga akan menggelar pawai paskah sebagai gaung nasional, karena untuk pertama kali pawai paskah dimulai dari Manado,” jelas Kansil.
Hadir dalam pertemua itu Kadis Budpar Ir Happy TR Korah, Sekretaris Panitia Jois Worotikan, Ketua Seksi Persidangan Novi Lumowa, Ketua GAMKI Sulut Rivai Rompas dan Kasubag Penerangan dan Publikasi AY Rambing S.Sos. (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).