Rabu, 16 April 2014

SHS Jemput Pesawat Air Force One Indonesia

Gubernur Sulawesi Utara DR. S. H. Sarundajang bersama Forkopinda sulut menjemput penerbagan pperdana pesawat Air Force One Indonesia (pesawat kepresidenan RI) denganjenis  Boeing Business Jett (BBJ2) yang melakukan uji coba penerbangan dari Lanud Angkatan Udara Aceh dan pada jam 19.10 wita melakukan pendaratan dengan selamat di Bandara Sam Ratulangi Manado.
Penerbangan pesawat kepresidenan RI ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Letjen (Purn) Sudi Silalahi dan turut dalam penerbangan ini Kepala Badan Intelejen Negara Letjen (Purn) Marciano Norman dan Wakil Menteri Pertahanan RI Letjen (purn) Sjafrie Samsudin serta wakil kepala satf angkatan udara Marsdya Sunaryo.
Mensesneg Sudi Silalahi didampingi Gubernur Sulut DR. S. H. Sarundajang mengatakan bahwa bangsa indonesia sudah 69 tahun merdeka dan baru saat ini memiliki pesawat kepresidenan RI dan dengan adanya pesawat ini maka negara dapat menghemat biaya sewa pesawat  Rp. 149 miilar pertahun.
Lebih lanjut Mensesneg menjelaskan bahwa keberangkatan uji coba  penerbangan pesawat kepresidenan ini berawal dari bandara Halim Perdanakusuma Jakarta ke Bandara Lanud Angkatan Udara Aceh. Dan dari Aceh penerbangan langsung ke Manado dan pada besok hari akan melanjutkan  penerbangan ke Marauke Provinsi papua. Dalam penerbangan menuju Marauke pesawat kepresidenan ini akan terbang rendah untuk melihat dari dekat daerah-daerah dan pulau-pulau terluar yang ada di Kab. Talaud dan Sangihe sebagai beranda NKRI. Dan setelah pesawat tiba di Marauke beberapa jam kemudian pesawat ini akan kembali ke Jakarta.
Pesawat Kepresidenan ini di awaki oleh pilot Letkol pnb Firman Wirayuda, Letkol pnb. Ali Gusman dan pilot dari Boeing Capt. David Edward Whitacre. Keseluruhan rombangan dalam penerbagan ini berjumlah 47 orang, terdiri dari : rombongan resmi 26 orang, satf dan media 6 orang, tim medis 2 orang dan kru peasawat 13 orang. (Kabag humas DR. Jemmy Kumendong MSi selaku jubir pemprov) 





Wamendikbud dan Wagub Pantau UN di Tomohon dan Tondano

Memasuki hari terakhir pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK dan Madrasa Aliyah (MA) di Provinsi Sulut, Rabu (16/4) kemarin, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Prof DR. Ir. Musliar Kasim MS bersama Wagub Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd didampingi Rektor Unima Prof Dr Ph. Tuera, Kadis Diknas Sulut AG Kawatu SE MSi, Kepala LPM Sulut J Runtuwene, serta Kabid Dikdasmen Jendry Sualang SPd MAP, melakukan pemantauan pelaksanaan UN di SMA Lokon dan SMA N 1 Tomohon (Smanto) kemudian dilanjutkan ke Unima untuk melihat langsung hasil scaning lembar jawaban UN (LJUN) yang sementara diperiksa di Unima, kemudian Wamendikbud bersama Wagub dan rombongan memantau pelaksanaan UN SMK Negeri  2 Tondano selanjutnya kembali ke Tomohon guna  memantau   pelaksanaan UN di SMK Kristen 1 Tomohon.
Khusus di SMA Lokon dan SMK Kristen 1 Tomohon Musliar yang kini sementara dipercayakan sebagai Plt. Rektor Unsrat,  berkesempatan untuk membuka soal UN mata pelajaran Bahasa Inggris, dan mata pelajaran kejuruan otomotif, selanjutnya  Musliar langsung menyerahkan soal naskah UN tersebut kepada pengawas untuk dibagi-bagikan kepada siswa.
 Musliar telah memberi motivasi kepada para siswa kiranya  dalam mengisi setiap soal yang ada, hendaknya lebih baik percaya pada diri sendiri untuk mengerjakannya. “Karena itu lebih baik kalian percaya pada diri sendiri untuk mengerjakan setiap soal yang  ada, ketimbang mempercayai isu-isu yang tidak bertanggungjawab terkait dengan beredarnya kunci jawaban, sebab isu-isu tersebut  tidak benar”, katanya  sembari menyebutkan, karena pengawasan pendistribusian naskah UN mulai dari pusat hingga ke daerah- daerah sangat ketat di lakukan oleh aparat keamanan serta instansi terkait lainnya.
Musliar menyebutkan, ujian nasional ini merupakan proses siswa menunju kejenjang pendidikan yang lebih tinggi, karena itu  nilai rapor dan nilaihasil UN akan menjadi penilaian untuk masuk ke jenjang pergguruan tinggi.
 Wagub Djouhari Kansil, menilai selama tiga hari berlangsungnya pelaksanaan UN SMA sederajat di daerah ini semuanya berjalan dengan lancar. kemudian semua lembar jawaban UN (LJUN) khusus di wilayah daratan hampir semua daerah sudah masuk ke Unima untuk diperiksa secara on line oleh petugas, demikian pula bagi daerah kepulauan diharapkan usai pelaksanaan UN ini, semua lembar jawaban sudah bisa masuk ke Unima, mengingat karena wilayah kepulauan terbatas dengan saranan transportasi, jelas mantan Kadis Diknas Sulut.
Kadis Diknas Sulut Aseano G Kawatu, SE MSi menyebutkan, peserta UN di SMA lokon berjumlah 111 siswa, SMA N 1 Tomohon pesertanya berjumlah 250 siswa, SMK N 2 Tondano 296 siswa, serta di SMK Kristen 1 Tomohon pesertanya UN 306 siswa. Selama berada di SMA lokon Musliar dan Kansil, telah meninjau ruangan perpustakaan, asrama putri dan ruang makan, tambah mantan Kadis Sosial Sulut. (Kabag humas Dr. Djemmy Kumendong MSi selaku jubir pemprov).   









          



Selasa, 15 April 2014

Gubernur Paparkan Kesiapan Sulut Gelar Iven WCRC Dihadapan Dubes

Pelaksanaan Iven internasional World Coral Reef Conference (WCRC) atau konferensi terumbu karang dunia, yang akan diberlangsung  di Manado Provinsi Sulut pada  tanggal 14-17 Mei 2014 mendatang,  tinggal beberapa minggu lagi. Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang ketika menghadiri rapat koordinasi WCRC yang dipimpin Menko Kesra Agung Laksono diruang rapat utama Kemenko Kesra, Selasa (15/4) kemarin, menegaskan pemerintah dan masyarakat provinsi sulut telah siap menggelar iven internasional ini, berbagai kesiapan menyambut iven ini telah dilakukan sejak tahun lalu, seperti lokasi tempat pelaksanaan maupun hotel sebagai tempat akomodasi peserta termasuk sarana transportasi serta kegiatan penunjang lainnya semuanya telah siap, ujar Sarundajang, sembari menyebutkan pelaksanaan kegiatan iven WCRC itu merupakan salah satu upaya untuk penyelamatan dan pelestarian pemanfaatan sumberdaya yang ada pada ekosistem terumbuh karang, sekaligus akan menjadi wadah para pengambil kebijakan dalam merespons terumbuh karang terkini, ujar Sarundajang.
Pertemuan yang dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan Cicip Sutarjo, Menteri Parekraf Mari Elka Pangestu, Wamendiknas yang juga selaku Plt Rektor Unsrat, serta pejabat eselon I dilingkungan Kementerian kehutanan, k
Kemlu, BPPT, serta Dirjen kelautan pesisir dan pulau-pulau kecil DR. Sudirman Saat selaku Ketua Panitia Nasional, sementara dari sulut sendiri yang ikut mendampingi Gubernur selain Asisten Ekonomi Pembangunan Drs. Sanny Parengkuan MAP, Ketua Bappeda Ir. Roy O Roring MSi, Kadis Budpar Suprianda Ruru SH LLM, serta kadis Perikanan dan Kelautan Ir. Ronald Sorongan MSi. Kegiatan yang di bagi dalam dua sesi itu dan dalam sesi kedua Gubernur sarundajang usai memaparkan kesiapan sulut di hadapan para pejabat pemerintah pusat, di tempat yang sama langsung memberi pemaparan di hadapan para Duta Besar dan Perwakilan Negara-Negara Sahabat serta perwakilan dari NGO,s  yang mempunyai laut dan peduli tentang lingkungan terumbuh karang, tambah Kadis DKP Ronald Sorongan. (Kabag humas DR. Jemmy Kumendong MSi selaku jubir pemprov). 


Senin, 14 April 2014

Pelayaran Bitung-Malaysia Menguntungkan Dunia Usaha Sulut

Dengan dibukanya pelayaran peti kemas internasional langsung dari pelabuhan bitung menuju pelabuhan tanjung pelepas malaysia akan memberikan banyak keuntungan bagi kalangan dunia usaha di daerah ini, hal itu disampaikan Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd saat menghadiri launching pelayaran perdana oleh maskapai pelayaran Maersk Line dengan kapal MV Vega Viyen dari pelabuhan bitung menuju pelabuhan tanjung pelepas malaysia di pelabuhan peti kemas bitung, Senin (14/4) kemarin.
Menurut Wagub, beberapa hal yang menjadi keuntungan bagi kalangan dunia usaha sulut antara lain, tersedianya layanan pelayaran langsung kapal peti kemas internasional di Indonesia timur, waktu pelayaran dari pelabuhan bitung ke negara tujuan menjadi lebih singkat. Hal ini disebabkan tidak perlu lagi melakukan ekspor dari pelabuhan tanjung priok atau pelabuhan tanjung perak, dapat mengurangi biaya logistik yang ditimbulkan dari biaya transportasi feeder lokal dan lain-lain, resiko rusaknya barang ekspor akibat harus re-stuffing menjadi berkurang, serta menjadi pusat kegiatan ekspor di wilayah Indonesia timur.

Sekilas Kansil juga menyebutkan, barang-barang dari sulut yang sudah diekspor ke-77 negara tujuan sejak tahun 2008, dengan jumlah jenis komoditi yang sudah diekspor 71 jenis. Namun kegiatan ekspor yang dilakukan saat itu masih melalui pelabuhan tanjung priok dan tanjung perak. Karena itu dengan adanya pelayaran peti kemas langsung dari bitung ii, bisa dipastikan investor dari wilayah papua, maluku dan sulawesi yang dulunya mengekspor melalui pelabuhan tanjung priok dan tanjung perak akan tertarik untuk beralih ke pelabuhan bitung karena dari segi waktu dan biaya yang dikeluarkan akan lebih menguntungkan, pungkasnya. Persemian itu dilakukan Dirjen Perhubungan Laut Kapten Bobby R Mamahit yang ditandai dengan penguntingan pitah, turut hadir Presdir Maersk Line Mr. Jacob Sorensen, Wawali Bitung Max Milian Lomban, Asisten I Pemprov Edwin Silangen SE MSi, Kadis Perindag Ir. Olvie Ateng MSi, Kadis ESDM Ir. Marly Gumalag dan Kadis Perkebunan Ir. Jenny Karouw MSi, serta pejabat teras lainnya. (Kabag humas Dr. Jemmy Kumendong MSi selaku jubir pemprov)    




               

Wagub: UN Sulut Dipastikan Berjalan Lancar

 Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Tingkat SMA, SMK dan Madrasah Aliyah (MA) yang mulai bergulir, Senin (14/4) kemarin,  di Provinsi Sulawesi Utara di pastikan berjalan lancar, penegasan itu disampaikan Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd, usai melakukan pembukaan naskah soal UN mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di SMA N 9 Manado.
 Kansil, meyakini bahwa pelaksanaan UN tingkat SMA sederajat di provinsi Sulut akan berjalan lancar, alasannya karena pendistribusian naskah UN mulai dari wilayah kepulauan telah di dahulukan sejak jauh–jauh hari dan telah tiba dengan aman di tempat tujuan, demikian pula dengan wilayah yang ada di daratan semua telah berjalan dengan baik dan tidak ada kendala yang berarti, ujar mantan Kadis Diknas Sulut, sembari menambahkan sedangkan persiapan di sekolah-sekolah sudah merupakan hal biasa karena tiap tahun mereka laksanakan. Sementara bagi pelaksana UN seperti Kadis Diknas kabupaten/Kota dan Kecamatan, Kepala Sekolah dan guru-guru sebelumnya telah diberikan pembinaan.

Selain itu Kansil berharap, para siswa dapat mengerjakan setiap soal yang ada dengan jujur, jangan terpengaruh kalau ada calo-calo yang mengedarkan soal itu tidak benar, karena soal yang ada tidak akan pernah bocor, karena keamanannya sangat ketat, tegas Kansil, sembari menyebutkan, kami juga sudah menginstruksikan, bagi siswa yang ada masalah dengan administrasi, kepala sekolah jangan sekali-kali menghambat, resikonya usai UN akan diganti, sedangkan menyangkut target UN tahun ini Kansil menyebutkan, untuk sulut yang penting kualitas bukan kwantitas, targetnya seperti tahun lalu 99,9 persen, kunci putra terbaik nusa utara.Usai membuka soal di SMA 9 Manado Wagub bersama rombongan melakukan peninjauan UN di SMA Kristen Ebenhaezer Manado. Kepsek SMA N 9 Manado Dra Nelly Tanny menyebutkan jumlah peserta UN 624 siswa yang berasal dari SMA Spektrum, SMA Antonius dan SMS PGRI serta dari SMA N 9 Manado, demikian hal yang sama disampaikan Kepsek SMA Kristen Ebenhaezer Manado Jemmy J Jermias SPd jumlah Pserta UN 244 siswa semuanya siswa Bensar. Turut hadir Ketua DPRD Prov.Sulut Pdt. Meiva Salindeho Lintang STh, Anggota DPRD Sulut Ayub Alie, Rektor UNIMA Prof. DR. Ph. Tuerah, Kadis Diknas AG Kawatu SE MSi serta Sekretaris Diknas Ch. Sumampouw SH MEd. (Kabag humas  Dr.Jemmy Kumendong MSi selaku jubir pemprov). 










Kamis, 10 April 2014

Wagub: Tugas Pertama Kawatu Hadapi UN



Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil Mpd, tak lupa mengingatkan, tugas pertama Kadis Diknas Provinsi Sulut yang baru AG Kawatu SE MSi yaitu menghadapi Ujian Nasional (UN) yang akan dimulai hari Senin 14 April 2014. "Saya berarap pelaksanaan UN di Sulut dapat terlaksana dengan baik, karena itu saya percaya Pak Gemmy sapaan akrab pejabat low profile ini akan dapat melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya", kata Kansil disela-sela penyampaian sambutannya. Guna menindaklanjuti  arahan dari Wagub tersebut, usai pelantikan Kawatu langsung memberikan berbagai pentunjuk terkait suksesnya pelaksanaan UNJ didaerah ini kepada  Sekretaris Diknas yang baru Christian Sumampow SH MPd serta Kabid Dikmen yang baru Jendry Sualang yang turut pula dilantik bersama Kawatu. (Kabag humas selakujubir pemprov Jemmy Kumendong).    

Kawatu Jabat Kadis Diknas, Wowor Dipercayakan Kadis Sosial

Jabatan Kadis Diknas Provinsi Sulut yang lowong beberapa minggu terakhir ini, akhirnya terisi pula setelah Wagub Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd mengambil sumpah dan melantik A G Kawatu SE MSi sebagai Kadis Diknas Sulut, menggantikan pejabat lama Harold Monareh SH MSi karena meninggal dunia, Jumat (11/4) kemarin di ruang Mapalus Kantor Gubernur. Sementara Staf Ahli Gubernur Bidang SDM Drs. Star Wowor MSi dipercayakan sebagai Kadis Sosial Sulut menggantikan posisi yang ditinggalkan Kawatu. Pelantikan pejabat eselon II ini berdasarkan Keputusan Gubernur No. 821.2/BKD/SK/82/2014 Tanggal 4 April 2014.
Selain melantik pejabat eselon II, kesempatan itu Wagub juga turut melantik 28 pejabat struktur eselon III dan 61 pejabat eselon IV. Diantaranya Dr. Jemmy Kumendong yang sebelumnya menjabat Kabag Tata laksana Biro Organisasi bergantian tempat dengan Kabag Humas Judisthira Siwu SE MSi. ketika menyampaikan sambutannya Kansil mengingatkan, tugas yang diemban Kawatu dan Wowor merupakan pekerjaan yang mulia. Diknas tugasnya untuk mencerdaskan bangsa sedangkan Wowor melaksanakan tugas-tugas sosial. Tapi Kansil percaya kedua pejabat ini mampu melaksanakan kepercayaan yang diberikan pimpinan, ujarnya.

Bagian lain mantan Kadis Diknas sulut ini minta pejabat yang baru dilantik untuk senantiasa mengedepankan koordinasi dan evaluasi yang terpadu, sistimatis dalam setiap pelaksanaan tugas dan fungsi, sembari mengingatkan, bahwa implementasi berbagai kebijakan, program maupun kegiatan harus dilandasi dengan analisa yang matang, berani melakukan inovasi dan terobosan kostruktif, visioner dalam menggerakan roda pembangunan di daerah ini, tanda Kansil. Turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Edwin Silangen, Asisten II Sanny Parengkuan dan Asisten III Bidang Administrasi Umum Nixon Watung SH serta para pejabat eselon II lainnya. (Kabag Humas selaku jubir pemprov Jemmy Kumendong).