Minggu, 28 Juli 2013

Jemaat Patut Teladani Kesetiaan Nehemia

 Jemaat patut meneladani sikap hidup dari Nehemia, karena sebagai seorang pemimpin umat Ia sangat peduli dengan keluhan sesamanya. Hal itu dikatakan Pnt. Dr. Djouhari Kansil MPd saat memimpin Ibadah syukur HUT ke-21 Jemaat GMIM Ebenhaezar Tatelu dan Hut ke-15 Jemaat GMIM Yarden Bolung Wori Wilayah Wori Minut, Minggu (28/7) kemarin.
Khotbah yang diambil dari Kitab Nehemia 5:1-13 itu, Kansil yang juga selaku Ketua PKB Jemaat Pniel Tuna mengungkapkan Nehemia telah mampu membuktikan diri berani menegur para pemuka dan  peguasa  untuk hidup takut akan Tuhan. Kataku : “tidaklah patut apa yang kamu lakukan itu! Bukankah kamu harus berlaku dengan takut akan Tuhan kita untuk menghindarkan diri dari segala cercaan bangsa-bangsa lain, musuh-musuh kita”,  karena akibat perbuatan itu telah terjadi keluhan-keluhan diantara saudara-saudaramu karena kalian telah makan riba.
Berkat nasehat itu para pemuka dan penguasa akhirnya manyadarinya apa yang di lakukan itu tidak berkenan dihadapan Allah, sehingga akhirnya seluruh jemaah berkata : “Amin,” lalu memuji-muji Tuhan. maka rakyat berbuat sesuai dengan janji Tuhan, ujar Ketua PKB Wilayah Mawakom.

Karena itu, Penasehat PKB Sinode GMIM ini mengajak warga jemaat Ebenhaezar maupun jemaat Yarden, patut meneladani kesetiaan Nehemia dalam melayani Tuhan, walaupun deperhadapkan dengan berbagai tantangan, namun tetap mengucap syukur kepada Tuhan, karena Kasih dan penyertaan Tuhan ada didalam diri setiap orang percaya  dan harus memantulkan cahaya bagi orang lain, jelas Wakil Gubernur Sulut ini. Turut hadir Wakil Ketua TP. PKK Sulut Ny Mieke Kansil tatengkeng dan sejumlah pejabat teras pemprov sulut. (Kabag humas Judhistira Siwu selaku jubir pemprov)  



            

Jumat, 26 Juli 2013

Sarundajang: Indonesia adalah "A Miracle Nation In The Modern World"



"Perbedaan adalah sebuah kekuatan dan perbedaan itu indah", demikian cuplikan kalimat yang disampaikan Gubernur Sulawesi Utara dalam sambutannya pada acara buka puasa bersama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Minahasa Utara yang dilaksanakan di Masjid Babusalam Kampung Ambon Kecamatan Likupang Timur. Diungkapkan Sarundajang bahwa sebagai bagian dari negara yang pluralis, semua komponen bangsa seharusnya menyadari bahwa perbedaan dan keberagaman yang dimiliki merupakan anugerah dan rahmat dari Allah SWT bagi kehidupan bangsa kita yang tidak dimiliki bangsa lain dan oleh karena itu harus dijadikan sebuah kekuatan. "Kekuatan dari kemajemukan yang kita miliki dapat menerobos pada sendi-sendi kehidupan bangsa termasuk sendi-sendi perekonomian", ujar orang nomor satu di Provinsi paling Utara Indonesia ini. Gubernur juga dalam sambutan memotivasi warga Muslim Minahasa Utara agar menempatkan pendidikan baik formal maupun informal sebagai hal penting sebagai modal utama bagi generasi penerus untuk membangun daerah.
Sebagai wujud perbuatan amal bagi kaum Djuafa, Gubernur menyerahkan bantuan berupa sembako, mesin katinting dan kitab suci Al-Quran kepada pengurus mesjid untuk dibagikan. Salah satu bentuk bantuan yaitu berupa bedah rumah pun langsung diperintahkan untuk dianggarkan Dinas Sosial Pemprov dan Pemkab Minut guna menciptakan lingkungan warga yang sehat. Wakil Gubernur DR. Djouhari Kansil turut hadir dalam rombongan beserta Danrem 131 Santiago, Kabinda, Danlanudsri, BKSAUA/FKUB Provinsi dan beberapa pejabat eselon dua Pemprov. Dari jajaran pemkab Minut nampak hadir Bupati Drs. Sompie Singal, Sekda dan kepala-kepala SKPD Pemkab Minut.
(Juru bicara Pemprov Sulut Judhistira Siwu, SE, MSi )




SHS Ajak Warga Kawal Sulut Dengan Iman dan Taqwa


Peristiwa turunnya Wahyu Allah kepada Nabi Mohammad SAW yang dinamakan Nuzulul Qur'an atau turunnya Al-Quran dirayakan secara khusyuk oleh masyarakat Muslim Kota Manado dipusatkan di Mesjid Raya Ahmad Yani Manado. Peringatan Nuzulul Qur'an di Kota Manado tahun ini menjadi bagian dari agenda safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dimana setiap tahunnya pada bulan puasa, Gubernur DR. S.H. Sarundajang beserta jajaran turun langsung berbaur dengan umat Islam di kabupaten maupun kota Se-Sulut. Dalam sambutannya kali ini, Sarundajang mengurai sedikit tentang Kota Manado sebagai ibukota provinsi Sulut yang menjadi "Episentrum" pembangunan di daerah ini melalui kapasitasnya sebagai "main venue" even-even nasional maupun internasional yang dilaksanakan di Bumi Nyiur Melambai. Oleh karena itu SHS, sapaan akrab Gubernur dua periode ini meminta agar masyarakat terutama umat Muslim Kota Manado mampu menjaga kepercayaan yang diterima daerah ini dengan menjaga stabilitas keamanan sebagaimana telah tercipta selama ini. "Bagaimana kita menjaga kota tercinta ini? Salah satunya adalah dengan mempertebal iman dan taqwa. Niscaya demikian kota kita akan menjadi kota yang mubaarokun dan sa'iidun", ujar Sarundajang yang langsung diiringi tepuk tangan para Jemaah yang hadir. Ditempat yang sama, Ketua Peringatan Hari-hari Besar Islam (PHBI) Sulut Hi. Ismail Mo'o mengatakan bahwa warga muslim Kota Manado pasti akan mendukung setiap program Gubernur karena sudah terbukti bahwa selama ini apa yang dijanjikan untuk membawa Sulut sebagai daerah yang berbudaya, maju dan sejahtera dibuktikannya satu per satu. "Umat Islam Kota Manado pasti siap mensukseskan apapun program Gubernur selama itu untuk kepentingan bersama dan kesejahteraan warga", kata Mo'o.
Turut hadir pada peringatan Nuzulul Qur'an tersebut dari jajaran Forkopimda Sulut, Pimpinan BI Manado, BKSAUA dan FKUB Provinsi Sulut serta para intelektual, tokoh agama, ulama, dan akademisi Islam di Kota Manado.
(Juru bicara Pemprov Sulut Judhistira Siwu, SE, MSi )







Tahun Depan Iven WOC Part Two Bakal Di Gelar Di Sulut

Masih teringat dalam benak pikiran kita, keberhasilan Pemerintah Provinsi Sulut mengelar Iven International Word Ocean Conference dan Coral Triangle Initiative Summit (WOC/CTI Summit)  yang digelar di daerah ini pada Bulan Mei Tahun 2019 lalu. Berkat keberhasilan iven internasional itu sulut semakin dikenal di seantero dunia. Kali ini iven sejenis yaitu World Coral Reef Conference  (WCRC) bakal di gelar di daerah ini pada Bulan Mei 2014 mendatang. Hal itu dikatakan Kadis Kelautan dan Perikanan Sulut Ir. Ronald Sorongan MSi dalam Rapat Koordinasi Persiapan Sekretariat WCRC Tahun 2014 di Kantor Bappeda Provinsi Sulut, Jumat (26/7) kemarin. Rapat yang dibuka Kepala Bappeda Sulut Ir. Roy Octavian Roring MSi itu dipimpin langsung oleh Direktur Pesisir dan kelautan Kementeterian Kelautan dan Perikanan Eko Rudianto dan turut dihadiri Wakil Walikota Bitung Max Lomban serta SKPD Kab/Ko dan Provinsi. Iven tersebut merupakan ide atau inisiator langsung  dari pemprov sulut yaitu dari Bapak Gubernur Dr. Sinyo Harry Sarundajang sama seperti pelaksanaan WOC/CTI Summit waktu lalu, yang merupakan ide lokal dari sulut, jelas Sorongan. Karena itu Sorongan menambahkan, dalam iven WCRC tahun depan Kementerian Perikanan Kelautan telah menetapkan temanya yaitu Coral Reef For Sustainable Fisheries Food Security and Eco Friendly Business (Terumbu karang untuk keberlanjutan perikanan, ketahanan pangan dan bisnis yang ramah lingkungan).
 Rudianto mengatakan, iven WCRC telah mendapat dukungan dari lembaga dunia yakni Food Agriculture Oganisation (FAO) dan bakal dihadiri peserta dari negara-negara yang memiliki laut dan pesisir, NGOs, Peneliti, Akademisi, Pemerintah, pebisnis/ pengusaha bidang pariwisata serta pemerhati lingkungan. Karena itu Ia mengajak pemerintah provinsi sulut segera mempersiapkannya dengan baik acara besar ini, karena pelaksanaannya bertepatan dengan bulan politik. Sedangkan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perikanan dan kelautan mendukung penuh iven ini berlangsung di sulut, sembari berjanji akan  mengkoordinasikan dengan seluruh Kementerian Kabinet Indonesia jilid dua serta akan menggalang peserta dari luar negeri, kuncinya. (Kabag humas Judistira Siwu selaku jubir pemprov). 
   

        

Pornas KORPRI Harus Sukses, Pemprov Sulut Tuai Dukungan



Perhelatan pertandingan Pekan Olah Raga Nasional (Pornas) Korpri XIII di Provinsi Sulawesi Utara dipastikan akan berlangsung akbar dan spektakuler. Pasalnya, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga tidak tanggung-tanggung mengalokasikan dana miliaran rupiah untuk turut menyukseskan acara yang akan dibuka langsung oleh Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono ini. ‘’Jadi, pelaksanaan pornas ke 13 ini dibiayai dengan 2 sumber dana yakni APBN dan APBD. Anggaran yang di APBN berangkat dari usulan Pemerintah Provinsi. Menariknya, semua yang diusulkan untuk ditampung dalam APBN disetujui oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga,’’ ujar Kepala Sekretariat Dewan Pengurus Korpri  Sulut Jani Lukas M.Si, ketika memimpin rapat koordinasi Panitia Daerah (Panda) Pornas KORPRI tahun 2013, Jumat (26/7) kemarin di ruang rapat KORPRI Sulut.
Lukas yang pada kesempatan tersebut didampingi Kabag Olahraga dan Pendidikan Anatje Saselah SE, Kabag Umum Danny Rorimpandey SE, Kabag Kerjasama dan Bantuan Hukum Vanda Jocom M.Si, dan Kasubag Olahraga Toto Suprapto SE, menjelaskan bahwa beberapa item penting yang diusulkan Pemprov Sulut untuk bisa mendapat pembiayaan melalui APBN sudah disetujui oleh  Kemenpora. Bahkan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo secara langsung telah mengatakan bahwa jika masih ada pembiayaan yang belum terkaver dalam APBN 2013 sementara itu merupakan sesuatu yang urgen, Pemprov Sulut diharapkan bisa mengajukan usulan penambahan anggaran yang nantinya akan ditata dalam APBN perubahan. ‘’Prinsipnya, pemerintah pusat sangat mendukung dan memberikan perhatian besar agar pelaksanaan Pornas di Sulut sukses,’’ tukas Lukas sembari menambahkan, khusus rehab venue dan sarana prasarana yang akan digunakan dalam pertandingan nanti , dalam APBN 2013 telah dianggarkan sebesar 4,8 miliar.
Perhatian dan dukungan yang sama juga ditunjukkan oleh Pemprov Sulut. Bahkan menurut Lukas, Gubernur Sulut Dr. S. H. Sarundajang dan  Wakil Gubernur Dr. Djouhari Kansil melalui Sekretaris Provinsi Sulut Ir. Siswa Rachmat Mokodongan telah menginstruksikan agar semua SKPD wajib berperan aktif dalam pelaksanaan Pornas KORPRI bulan November nanti. ‘’Semua SKPD dilibatkan, wajib ambil bagian agar helatan yang akan dirangkaikan dengan HUT KORPRI Nasional ini dapat sukses besar,’’  tandas mantan salah satu Kabag Biro SDA Setdaprov Sulut ini.
Dalam rapat yang dihadiri oleh perwakilan masing-masing SKPD sebagaimana tertuang dalam SK Panda, terungkap beberapa usulan penting dan mendesak untuk segera ditindaklanjuti, diantaranya memastikan kesiapan tempat pelaksanaan pembukaan di lapangan GOR Maesa Tondano dan penutupan di Stadion Klabat Manado, juga dalam segi akomodasi dan transportasi peserta. ‘’Tapi intinya kami panitia daerah telah siap menjadi tuan rumah,’’ jamin Lukas. (Jubir Pemprov Sulut, Judhistira Siwu, M.Si)

Kamis, 25 Juli 2013

Korpri Sulut Siap Sambut 244 Ribu Anggota Korpri se Indonesia



Pelaksanaan Pekan Olah Raga Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia (Pornas-Korpri) yang semula dijadwalkan akan berlangsung pada bulan September ini mengalami perubahan pada tanggal 20 sampai 29 November 2013 mendatang. Kepastian perubahan tanggal pelaksanaan ini didapat usai pertemuan antara Sekretaris Dewan Pengurus KORPRI Sulut Jani Lukas M.Si dengan Ketua Umum Badan Pembina Olahraga Korps Pegawai Republik Indonesia (Bapor Korpri) Pusat Tunas Widarto M.Si. ‘’Perubahan pelaksanaan ini dimaksudkan untuk menyatukan pelaksanaan Pornas KORPRI dengan hari ulang tahun KORPRI ke 42 tahun secara nasional. Jadi pada bulan November nanti, ada sekitar 244 ribu anggota KORPRI yang akan data ke Sulut,’’ ujar Lukas yang pada kesempatan tersebut didampingi Kabag Olahraga dan Pendidikan Anatje Saselah SE, Kabag Umum Danny Rorimpandey SE, Kabag Kerjasama dan Bantuan Hukum Vanda Jocom M.Si, dan Kasubag Olahraga Toto Suprapto SE.
Lanjut Lukas menjelaskan, perubahan tanggal ini sudah disampaikan kepada Pimpinan dalam hal ini kepada Ketua Dewan Penasehat KORPRI Sulut Ir. Siswa Rachmat Mokodongan. Prinsipnya, Mokodongan berpesan agar pihak KORPRI Sulut selaku instansi teknis yang akan menggelar kegiatan dapat mempersiapkan segala sesuatu sebaik mungkin. pelaksanaan Pornas KORPRI yang dirangkaikan dengan HUT ini merupakan kepercayaan luar biasa yang diberikan pemerintah pusat untuk Pemprov Sulut. Pasalnya, rangkaian dua kegiatan besar yang dilaksanakan sekaligus seperti ini baru pertama kali terjadi di Indonesia. Ini membuktikan bahwa Sulut dinilai layak untuk kepercayaan besar semacam ini. ‘’Kesuksesan beberapa iven nasional dan internasional sebelumnya menjadi tolak ukur bahwa untuk pelaksanaan Pornas dan HUT KORPRI Nasional ini juga dapat terselenggara dengan baik,’’ tegas Lukas.
Menurut Lukas, untuk persiapan venue dan tempat pelaksanaan acara pembukaan Pornas yang direncanakan akan digelar di Lapangan Maesa Tondano Kabupaten Minahasa, sudah siap sepenuhnya. Bahkan hampir setiap waktu mendapat pengamatan dan pengawasan ketat dari Ketua Dewan Pengurus KORPRI Sulut yang juga adalah Sekretaris Provinsi Sulut. Ditambah dengan rangkaian pelaksanaan HUT KORPRI, Lukas memastikan bahwa helatan ini akan berlangsung akbar dan spektakuler. ‘’Apalagi sudah dipastikan bahwa acara Pornas ini akan dibuka langsung oleh Presiden RI.  Ini merupakan bentuk apresiasi luar biasa kepada insan KORPRI yang telah menunaikan perannya sebagai pilar utama dalam mewujudkan tata pemerintahan yang bersih dan berwibawa,’’ aku pria low profile ini. (Jubir Pemprov Sulut, Judhistira A. Siwu, M.Si)