Asisten Pemerintahan dan Kesra Edwin Silangen SE MS mengatakan, momentum pameran pembangunan HUT ke-49 Provinsi Sulut tahun ini menjadi semakin bermakna dan strategis karena berlangsung dalam nuansa peringatan Ulang Tahun ke-3 masa kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Dr, Sinyo Harry Sarundajang dan Dr. Djouhari Kansil MPd. Untuk itu saya mengajak marilah kita memberikan apresiasi dan pengharggaan atas kepemimpinan Bapak Gubernur dan wakil Gubernur yang telah membawah sulut semakin maju, semakin berkembang, semakin modern. Untuk itu kami mengucapkan selamat HUT ke-3 kepemimpinan Gubernur dan wakil Gubernur Sulut. Hal itu disampaikan Silangen saat menyampaikan laoprannya pada pembukaan pameran pembangunan dan promosi, Sabtu (21/9) pekan lalu.di Kaiwatu Manado. Adapun tema yang melandasi dan menjadi spirit peringatan HUT ke-49 Provinsi Sulut tahun 2013, "Bersama kita satukan semangat dan mantapkan sinergitas pembangunan guna percepatan program MP3Ei menyambut momentum sulut emas 2014 menuju pintu gerbang Indonesia di kawasan Asia Pasifik, jelas Silanfen sembari menyebutkan, bahwa tema ini mendukung filosofi bahwa kekuatan kebersamaan kita secara internal akan menjadi pendorong faktual yang mampu menembus batas-batas eksternal, yang akan membawa sulut maju berkembang sebagai kekuatan ekonomi baru Indonesia di era pasifik. Sedangkan kegiatan yang telah dilaksanakan mantan Asisten Administrasi Umum menyeutkan antara lain pemilihan Nyong Noni Sulut, pemilihan pegawai berprestasi, lomba olah raga dan lomba PBB antar SKPD dan Instansi vertikal, TNI/Polri, Lomba bacirita tingkat nasional juara 1 Precilia Gagola siswi SD Ebenhaezar II sekaligus menjadi utusan lomba bacirita tingkat nasional di jakarta pada bulan oktober nanti, serta penyerahan pengharggaan kepada Kab/Ko yang mengikuti lomba penanaman satu miliar pohon yang digelar pemprov sulut tahun 2012 lalu di mana untuk tingkat kab Juara 1 minahasa, Juara II Bolmut dan Juara III Minsel, sedangkan Kota Juara I Tomohon, Juara II Bitung dan Juara III Kotamobagu.
Khusus untuk peserta pameran Silangen menambahkan, 14 kab/ko minus Bolsel, 4 stand TNI/Polri, 2 stand PKKdan DWP, 30 stabd SKPD, 9 stand instansi vertikal,dan 168 peserta UMKM. Pameran ini akan berlangsung sampai tanggal 28 September 2013. (Kabag humas Judhistira Siwu selaku jubir pemprov).
Visi OD-SK : Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Pemerintahan dan Politik, serta Berkepribadian dalam Budaya.".
Minggu, 22 September 2013
Sarundajang Sesalkan PLN Kurang Antisipasi Pemadaman listrik di Pameran
Pelaksanaan Pameran Pembangunan dalam rangka memperingati HUT ke-49 Provinsi Sulut yang dibuka oleh Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang, Sabtu (21/9) pekan lalu, di warnai dengan masalah pemadaman listrik berkali-kali dari PLN. Baik sebelum pembukaan, ketika para tamu mulai berdatangan lampu mulai mati-hidup matih-hidup. Begitu pula ketika Gubernur Sarundajang sedang menyampaikan sambutannya masalah klasik itu ulang kembali , sehingga Gubernur langsung meninggalkan podium kembali ketempat duduk semula bersama Wagub Djouhari Kansil. Sekira 15 menit kemudian lampu kembali menyala dan Pak Gubernur kembali kepodium untuk melanjutkan sambutan sekaligus membuka pameran pembangunan yang ditandai dengan pemukulan tetengkoreng. Usai pembukaan Gubernur dan Wagub dan rombongan melakukan peninjauan di Stand Pemerintah kabupaten/Kota dan unsur TNI/Polri. Baru memasuki Stand Kab. Minsel lampu kembali mati, suasana stand minsel menjadi gelap gulita dan beberapa menit kemudian baru lampu kembali menyala. hal yang serupa juga terjadi disaat Gubernur berkunjungan di stand Kab. Minahasan dan Kota Tomohon, akibat dari matih-dupnya lampu PLN ini membuat molor kunjuungan disetaip stand kab/ko dan unsur TNI/Polri, kunjungan itu nanti berakhir sekira pukul pukul 01.15 wita tengah malam.
Sarundajang sendiri sangat menyesalkan atas sikap PLN kurang mengantisipasi pemadaman listrik di saat acara pembukaan pameran tahun ini. Padahal tahun-tahun sebelumnya PLN selaku sigap. Yah inilah masalah klasik yang harus kita terima. padahal pameran pembangunan tahun ini lebih spektakuler dibanding dengan pameran tahun lalu, Animo masyarakat menghadiri hajatan tahunan ini sangat tinggi, apalagi pesertanya lebih banyak dibanding tahun lalu, namun di kecewakan oleh PLN itu sendiri, tegas Sarundajang.
Gubernur mengatakan, kemajuan sektor ekonomi dapat diukur dari keseriusan peserta yang mengikuti pameran saat ini. bahkan orang nomor satu disulut, menjanjikan akan mengintensifkan lokasi pameran pembangunan ini untuk dijadikan ajang promosi bagi keberhasil pembangunan kab/ko di sulut. "Jika kab/ko bersedia tiap tiga bulan ada pameran ditempat ini, nantinya saya akan fasilitasi terutama bagi pedangan usaha mikro kecil dan menegah UMKM", kata Gubernur.
Sarundajang berharap kegiatan ini kelak dapat dimasukan dalam APBD sebab dampag positif bagi masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM yang telibat dalam pamrean tersebut. Selain itu Sarundajang juga menyebutkan, pelaksanaan pamrean ini tidak melulu hanya hiburan akan tetapi menjadi ajang promosi industri dari kab/ko.
Edwin Silangen selaku Ketua Panitia, tak mampu menyimpan perasaan kecewanya, terhadap sikap kurang terpuji dari PLN Suluttenggo . Petugas PLN area Mapanget justeru berdalih tidak ada koordinasi dengan panitia, padahal kami sudah dua kali menyurat secara resmi kepada Kepala PLN Wilayah Suluttengo terkait pemrmintaan untuk tidak terjadi pemadaman listrik selama berlangsungnya pameran pembangunan ini. "Mestinya dia (petugas) PLN itu yang berkoordinasi dengan wilayah, justeru sebaliknya mau melempar kesalahan ini kepada panitia. Jangan-jangan ini ada unsur kesengajaan, atau ada semcam sabotase dari PLN sabotasi untuk mengantisipasi untuk menggagalkan acara ini. Nah kalau sudah begitu Kepala PLN harus segera di ganti, sembari menambahkan Pemprov akan memanggil Kepala PLN Wilayah Suluttengo untuk meminta pertenggung jawabannya, kunci Asisten Pemerintahan dan Kesra. (kabag humas Judhistira Siwu selaku jubir pemprov).
Sarundajang sendiri sangat menyesalkan atas sikap PLN kurang mengantisipasi pemadaman listrik di saat acara pembukaan pameran tahun ini. Padahal tahun-tahun sebelumnya PLN selaku sigap. Yah inilah masalah klasik yang harus kita terima. padahal pameran pembangunan tahun ini lebih spektakuler dibanding dengan pameran tahun lalu, Animo masyarakat menghadiri hajatan tahunan ini sangat tinggi, apalagi pesertanya lebih banyak dibanding tahun lalu, namun di kecewakan oleh PLN itu sendiri, tegas Sarundajang.
Gubernur mengatakan, kemajuan sektor ekonomi dapat diukur dari keseriusan peserta yang mengikuti pameran saat ini. bahkan orang nomor satu disulut, menjanjikan akan mengintensifkan lokasi pameran pembangunan ini untuk dijadikan ajang promosi bagi keberhasil pembangunan kab/ko di sulut. "Jika kab/ko bersedia tiap tiga bulan ada pameran ditempat ini, nantinya saya akan fasilitasi terutama bagi pedangan usaha mikro kecil dan menegah UMKM", kata Gubernur.
Sarundajang berharap kegiatan ini kelak dapat dimasukan dalam APBD sebab dampag positif bagi masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM yang telibat dalam pamrean tersebut. Selain itu Sarundajang juga menyebutkan, pelaksanaan pamrean ini tidak melulu hanya hiburan akan tetapi menjadi ajang promosi industri dari kab/ko.
Edwin Silangen selaku Ketua Panitia, tak mampu menyimpan perasaan kecewanya, terhadap sikap kurang terpuji dari PLN Suluttenggo . Petugas PLN area Mapanget justeru berdalih tidak ada koordinasi dengan panitia, padahal kami sudah dua kali menyurat secara resmi kepada Kepala PLN Wilayah Suluttengo terkait pemrmintaan untuk tidak terjadi pemadaman listrik selama berlangsungnya pameran pembangunan ini. "Mestinya dia (petugas) PLN itu yang berkoordinasi dengan wilayah, justeru sebaliknya mau melempar kesalahan ini kepada panitia. Jangan-jangan ini ada unsur kesengajaan, atau ada semcam sabotase dari PLN sabotasi untuk mengantisipasi untuk menggagalkan acara ini. Nah kalau sudah begitu Kepala PLN harus segera di ganti, sembari menambahkan Pemprov akan memanggil Kepala PLN Wilayah Suluttengo untuk meminta pertenggung jawabannya, kunci Asisten Pemerintahan dan Kesra. (kabag humas Judhistira Siwu selaku jubir pemprov).
Sarundajang Siarah di Makam AJ Sondakh
Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang, Sabtu (21/9) pekan lalu, melakukan siarah di makam mantan Gubernur Sulut Drs. AJ Sondakh di Bukit Kasih kanonang. di hari yang sama juga Wagub Dr. Djouhari Kansil MPd, melakukan siarah dimakam mantan Pahlawan Nasional DR GSSJ Ratulangi di Tondano. Sebelumnya Gubernur Sarundajang telah melakukan siarah di makam mantan Gubernur CJ Rantung di TMP Kairagi dan mantan Gubernur HV Worang di Tontalete Minut.
Menurut Ketua Panitia HUT ke-49 Provinsi Sulut Edwin Silangen SE MS, saat siaran di kanonang Gubernur Sarundajang dan Wagub Kansil mendapat sambutan hangat dari keluarga Almarhun AJ Sondakh yaitu mulai dari Isteri alm. Ny. Sientje Sondakh Mandey, kedua anak alm. Denny dan Inggrid Sondakh, menantu dan cucu, jelas Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Prov. Sulut.
Silangen mengatakan, siarah kemakam para mantan Gubernur dan Wagub Sulut ini, merupakan bentuk kepedulian sekaligus penghormatan kepada para pemimpin-pemimpin kami yang telah berjasah membangun daerah Bumi Nyiur Melambai yang sama-sama kita cintai ini, sembari menambahkan bahwa kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan setiap tahun menjelang HUT Provinsi Sulut. ( Kabag humas Judhistira Siwu selaku jubir pemprov).
Menurut Ketua Panitia HUT ke-49 Provinsi Sulut Edwin Silangen SE MS, saat siaran di kanonang Gubernur Sarundajang dan Wagub Kansil mendapat sambutan hangat dari keluarga Almarhun AJ Sondakh yaitu mulai dari Isteri alm. Ny. Sientje Sondakh Mandey, kedua anak alm. Denny dan Inggrid Sondakh, menantu dan cucu, jelas Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Prov. Sulut.
Silangen mengatakan, siarah kemakam para mantan Gubernur dan Wagub Sulut ini, merupakan bentuk kepedulian sekaligus penghormatan kepada para pemimpin-pemimpin kami yang telah berjasah membangun daerah Bumi Nyiur Melambai yang sama-sama kita cintai ini, sembari menambahkan bahwa kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan setiap tahun menjelang HUT Provinsi Sulut. ( Kabag humas Judhistira Siwu selaku jubir pemprov).
Remaja GMIM Jadilah Ratulangi dan Sarundajang Masa Kini
Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd saat menghadiri
Konsultasi Tahunan Remaja Sinode GMIM di Jemaat Moria Sasaran Wilayah Tondano
II Minahasa, Sabtu (21/9) pekan lalu, ikut
memotivasi para Pembina Remaja GMIM yang
sedang ikut dalam acara konsultasi
tersebut, dengan mengangkat filosofi dari Pahlawan Nasional kita DR. GSSJ
Ratulangi “Sitou Timou Tumou Tou” yang
artinya Manusia Hidup Untuk Memanusiakan Orang Lain. Kiranya Filosofi ini akan
menjadi dasar utama pelaksanaan konsultasi pembina remaja kali ini. Sebab
sesama anggota remaja gereja kita semua diajak untuk saling menghidupkan satu dengan
yang lain dan bukan untuk saling menjatuhkan apalagi membinasakan. Karena
filosofi Sam Ratulangi itu memiliki makna religius yang sangat dalam yaitu
Kasih. Tentunya sebagai remaja gereja, kita juga diajak untuk hidup dalam
kasih. Karena itulah yang diajarkan Tuhan kepada kita yaitu untuk saling
mengasihi.
Filosofi Itulah yang sementara digali dan dikembangkan oleh
Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang dalam membangun daerah yang kita sama-sama cintai ini. Sehingga provinsi sulut saat ini telah dikenal luas
baik dalam maupun luar negeri. Bahkan Sulut telah menjadi salah satu daerah
tujuan Meeting, Icentive, Convention, Exebition (MICE), sehingga hampir setiap
bulan iven nasional maupun internasional di dapat gelar di daerah ini, ujar
Penatua PKB Jemaat Pniel Tuna ini.
Pak Sarundajang benar-benar mampu menginspirasikan ide dan gagasan cemerlang dari tokoh Sam Ratulangi yang ingin membawa sulut menuju pintu gerbang Indonesia di kawasan asia pasifik. Ide-ide cemarlang itulah yang kini dikembangkan oleh Pak Sarundajang, lewat bukunya Geo Politik dan Geo Strategis dan kini mulai membuahkan hasil positif dengan akan ditetapkan tanjung merah sebagai kawasan khusus ekonomi (KEK), pelabuhan bitung akan dijadikan pelabuhan peti kemas begitu pula dengan bandara sam ratulangi, jalan tol manado bitung serta mega proyek lainnya. kehadiran semua itu setidaknya akan meningkatkan kesejahreraan bagi masyarakat, katanya. Disamping itu pertumbuhan ekonomi sulut juga sangat menjanjikan selama kepemimpinan Gubernur Sarundajang. karena itu, Remaja GMIM patut mencontohi keteladanan dari Bapak Sarundajang sebagai salah satu tokoh nasional yang berasal dari kawasan timur Indonesia, jelas Kansil sembari menyebutkan semua ide dan gagasan Sam Ratulangi telah di tuangkan oleh Gubernur Sarundajang dalam visi sulut kedepan yaitu Visi Sulut kedepan yaitu membangun sulut yang lebih maju, sejahtera dan berbudaya menuju pintu gerbang Indonesia di kawasan Asia Pasifik. Karena itu saya mengajak marilah remaja GMIM menjadi Ratulangi dan Sarundajang masa kini, kunci Kansil.
PKB GMIM Pelopor Pemberdayaan Ekonomi Jemaat
Pria/Kaum Bapa (PKB) GMIM
kiranya, dapat memanfaatkan setiap lahan tidur yang ada untuk dikelola secara
maksimal. Ajakan itu disampaikan Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd, saat
menghadiri Konsultasi Tahunan PKB Sinode GMIM, Sabtu (21/9) pekan lalu yang digelar di aula Kantor Sinode GMIM
Tomohon.
PKB GMIM di bawah
komando Pnt. Jendry Keintjem, SH telah berhasil membangun kerjasama dengan perbankan
di sulut dan ini merupakan satu contoh
yang baik dan harus tetap dipertahankan dalam
meningkatkan kesejahteraan dari anggota PKB, melalui program pemprov
sulut menyukseskan gerakan sentuh tanah,
sentuh air dan sentuh budaya. Bahkan program kerjasama PKB itu, telah menjadi
dasar kerjasama pihak perbankan dengan pimpinan lintas agama yang ada di sulut,
ujar Ketua PKB Jemaat Pniel Tuna sembari menyebutkan bahwa kerjasama
seperti ini baru ada di sulut sedangkan
ditempat lain belum ada.
Ketua PKB Wilayah Mawakom juga menyebutkan, sebagai pelopor
pemberdayaan ekonomi jemaat, PKB GMIM kiranya terus memotivasi anggotanya baik di jemaat maupun wilayah agar lewat kelompok
tani, untuk terus memanfaatkan setiap lahan tidur yang ada guna dikelola secara
maksimal dengan menanam/memelihara berbagai jenis tanaman pangan serta bibit
ikan yang memiliki nilai ekonomi tinggi, sehingga bisa mendatangkan
kesejahteraan bagi anggota PKB itu sendiri lewat kredit dari perbankan itu.
Mengakhiri sambutannya, selaku Penasehat PKB Sinode GMIM saya
ingin mengajak , seluruh peserta Konsultasi, terkait dengan maraknya geng motor
yang sering dilakukan oleh anak-anak muda kita dan telah banyak meresahkan
warga saat ini, kiranya sebagai orang tua mampu menjaga anak-anak kita, sekaligus
mampu pula memberikan pembinaan rohani agar tidak terlibat dengan geng motor, demi
untuk kenyamanan dan ketenteraman masyarakat didaerah yang kita cintai ini,
tambah putra terbaik nusa utara. (Kabag humas Judhistira Siwu selaku jubir
pemprov).
Jumat, 20 September 2013
Kansil Akrab Dengan Dahlan Iskan
Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd saat menghadiri
Dialog Kebangsaan yang bertemakan Kemajemukan, Pertumbuhan Ekonomi, dan
Kesejahteraan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cabang Manado. Jumat (20/9)
kemarin. terlihat begitu akrab saat duduk berdampingan dengan Menteri BUMN
Dahlan Iskan yang menjadi pembicara utama dalam dialog tersebut. Tidak tahu apa
yang menjadi perbincangan dari kedua pejabat ini, namun keduanya saling melemparkan
terawa
ringan. (Ikabag humas Judhistira Siwu selaku jubir pemprov).Tomohon Juara I Lomba PBB HUT Provinsi
Lomba pertandingan Peraturan Baris Berbaris (PBB) dalam
rangka ikut memeriahkan Peringatan Hari
Ulangan Tahun (HUT) ke-49 Provinsi Sulut Tahun 2013, yang telah dibukan oleh
Wagub Sulut Dr.Djouhari Kansil MPd pada Selasa Pekan lalu, tuntas dilaksanakan.
Hal itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulut Ir.
Sandra Moniaga MSi, melalui Kabid Pembinaan dan Pengawasan (Binwas) Drs Vecky
Solang MM di ruang kerjanya, Jumat (20/9) kemarin. “Lomba PBB yang dikuti
seluruh Kabupaten/Kota dan SKPD Provinsi Sulut yang berlangsung selama tiga hari
tuntas dilaksanakan. Dan keluar sebagai Juara I Kota Tomohon, Juara II Kota
Manado Juara III disabet Dinas Perkebunan Provinsi Sulut. Sementara
Juara I Lomba PBB tingkat SKPD Provinsi keluar sebagai Juara I Dinas
Perekebunan Provinsi Sulut, Juara II Badan Diklat Provinsi Sulut serta Juara
III Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut, ujar Solang.
Solang menambahkan, para Juara I ini akan mendapatkan Trophi
bergilir dari Gubernur Sulut. Sedangkan penyerahaan hadiah nanti diberikan usai penutupan pameran pembangunan
dan promosi daerah di Kaiwatu Manado. (Kabag Humas Judhistira Siwu selaku jubir
pemprov).
Langganan:
Postingan (Atom)