Seperti tahun-tahun sebelumnya menjelang akhir tahun,
Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang melakukan toast bersama untuk
menyambut tahun baru 2014 ini. lewat kemasan Acara Old And New Pemprov Sulut
yangdirangkaikan dengan pencanangan Tahun Sulut Emas, peresmian BPJS dan
pelauncuran program JKN itu, berlangsung Bumi Beringin Manado pukul 00:00 Wita,
yang di awali dengan doa bersama dipimpin lima pimpinan agama di Sulut, berturut-turut
di mulai dari unsur Katolik doa dipimpin Ps. Christian Santi, GMIM Pdt PM
Tampie STh MSi, Budha Drs Ridwan Sofyan, Islam Kh. Abdul Gafur dan Hindu Alid
Anom. Dilanjutkan dengan sambutan Gubernur yang turut menyampaikan berbagai capaian
keberhasil sulut ditahun 2013 dan mengawali tahun 2014 dengan semangat baru,
bertekad dan berkomitmen untuk berani melakukan perubahan dan pembaharuan
kearah yang lebih baik, agar bisa menghasilkan terobosan strategis, kreatif,
inofatif, produktif demi peningkatan kesejahteraan rakyat sulut, sembari mengajak
untuk melakukan toast bersama, dengan
mengikuti ucapan saya: Selamat datang tahun baru 2014, selamat datang tahun anugerah
Tuhan, selamat datang tahun kegemilangan prestasi, hidup bangsa dan negara
republik Indonesia, hidup provinsi sulut. Mari kita capai sulut sebagaqi salah satu
pintu gerbang Indonesia di kawasan asia pasifik dan mari kita wujudkan
masyarakat sulut yang semakin berbudaya, berdaya saing dan sejahtera, sambil
berjalan untuk mengangkat toast bersama unsur forkopimda, Wagub Djouhari
Kansil, Sekprov SR Mokodongan masing-masing bersama isteri. Acara toast bersama
diakhiri dengan pesta kembang api yang idlakukan Gubernur bersama Ketua DPRD
Sulut Pdt. Meiva Salindeho Lintang STh. (Kabag humas Judisthira Siwu selaku
jubir pemprov)
Visi OD-SK : Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Pemerintahan dan Politik, serta Berkepribadian dalam Budaya.".
Rabu, 01 Januari 2014
Gubernur : Luncurkan Program JKN
Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang, menjelang akhir Tahun
2013, Selasa (31/12) lalu, di Bumi Beringin Manado, menggelar acara Old And New Pemprov Sulut yang dirangkaikan dengan
Pencanangan Tahun Emas Sulut, Peresmian Badan Penyelenggara Jaminan Sosial
(BPJS) Kesehatan dan Ketenaga Kerjaan serta peluncuran Program Jaminan
Kesehatan Nasional (JKN).
Acara yang dikemas secara meriah oleh Asisten Administrasi Umum Nixon Watung SH, itu turut dihadiri unsur Forkopimda Sulut, BKSAUA dan FKUB
serta para pejabat teras dilingkungan Pemprov, ditandai penekanan tombol oleh Gubernur didampingi kadis Kesehatan dr Grace Liesje Punuh M.Kes dan Kepala BPJS Kesehatan Divre 10 Suluttengo Lisa Nurena sebagai tanda dimulainya program
JKN di Provinsi Sulut.
Gubernur mengatakan, 1 Januari
2014 pukul 00.01 Wita, program JKN di daerah ini, mulai di berlakukan di daerah ini, hal itu sesuai amant UU No. 24 Tahun 2011 sebagai
implementasi dari UU No. 40 Tahun 2014 Tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional,
melalui Program JKN.
Dikatakannya, JKN merupakan bagian dari sistem jaminan sosial
nasional (SJSN) yang diselenggarakan dengan menggunakan mekanisme asuransi
kesehatan sosial yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar kesehatan
masyarkat, yang layak diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran
atau iurannya dibayar oleh pemerintah.
Program ini akan diselenggarakan oleh BPJS kesehatan yang
merupakan transformasi dari PT Askes (Persero) yang sesuai dengan UU No. 24
Tahun 2014, sebagai pengelola program ini kepada seluruh rakyat
Indonesia, ujar Sarundajang sembari menyebutkan, peserta
program jaminan kesehatan yaitu penerima bantuan iuran (PBI), dulunya peserta
jamkesmas, yaitu masyarakat miskin/tidak mampu yang akan berobat masih dapat
menggunakan kartu jamkesmasnya. Iuran masyarakat miskin ditanggung/ dibayar
pemerintah kepada BPJS sebesar Rp.
19.225/orang/bulan. Kartu jamkesmas pada saatnya akan diganti dengan kartu
BPJS. Pekerja penerima upah. Pekerja penerima upah yaitu, peserta askes dan
anggota keluarga; peserta jamsostek dan anggota keluarganya; anggota TNI
Polri/PNS di lingkungan Kementerian Pertahanan/Polri dan anggota keluarganya;
pada saat berobat masih dapat menggunakan kartus askes atau jamsostek. Iuran
jaminan kesehatan untuk pekerja penerima upah dibayar oleh keperja (PNS,TNI
Polri) dan pemberi kerja (pemerintah). Program bukan penerima upah, yaitu
masyarakat yang berusaha atau bekerja atau resiko sendiri contohnya buru
bangunan, sopir, nelayan dan petani; jika akan berobat maka harus mendaftarkan
diri terlebih dahulu di kantor BPJS terdekat (dulunya PT Askes), dengan
membayar iuran (premi) sesuai pilihan akomodasi yaitu kelas III Rp 25. 500/orang/bulan,
kelas II Rp. 42.500/orang/bulan, kelas I Rp. 59.500/orang/bulan. Dan program
ini akan berlangsung secara bertahap mulai Tahun 2014, dan pada 1 Januari 2019 seluruh masyarakat
Indonesia wajib menjadi peserta BPJS kesehatan.
Gubernur juga mengimbau, masyarakat yang belum
memiliki jaminan kesehatan atau belum ikut program JKN agar segera mendaftarkan
diri menjadi peserta JKN di kantor BPJS terdekat, karena program nasional ini
sangat bermanfaat bagi kita semua, sembari berharap agar SKPD terkait dilingkungan pemprov sulut turut mensosialisasikan teknis program ini kepada seluruh lapisan masyarakat secara
terus menerus agar masyarakat dapat memahaminya secara benar, ajak salah satu capres konvensi partai demokrat (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).
Gubernur: Kehadiran OJK Perkokoh Capaian Visi Pembangunan Sulut
Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang, Selasa (31/12)
lalu, di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulut, menyaksikan penandatanganan berita acara serah
terima Pengalihan Fungsi Pengaturan dan Pengawasan Bank dari Bank Indonesia ke
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), antara Kepala Perwakilan BI Sulut Lucthor E
Tapiheru dan PLh Kepala OJK Sulut Dwi Suharyanto.
Gubernur mengatakan, UU No. 21 Tahun 2011 Tentang OJK
meyebutkan fungsi utama OJK yaitu menyeleggarakan sistem pengaturan dan
pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di dalam sekotr jasa
keuangan. Dengan pengesahan UU ini, maka peran pengawasan Bank Indonesia akan
diambil alih oleh OJK. Karena itu semua pelaku industri perbankan dan jasa
keuangan lainnya, mau tidak mau harus menerima dan mendukung kehadiran lembaga
ini, serta berharap kehadiran OJK dapat menjalankan fungsi pengawasan secara
independen dan lebih baik. Karena peran lembaga ini tidak hanya mengawasi dan
mengatur sektor perbankan, namun juga akan bertugas mengawasi dan mengatur
industri keuangan lainnya, seperti lembaga keuangan non bank, pasar modal,
asuransi, dana pensiun dan lembaga keuangan lainnya, jelas Sarundajang.
Karena itu Gubernur berharap dimasa trnasisi pengalihan
fungsi, tugas dan wewenang sekotr perbankan dari BI ke OJK dapat b erjalan
mulus dan tidak akan menimbulkan gangguan apapun terhadap kinerja dan
operasional industri keuangan khususnya industri perbankan di daerah ini.
Selain itu Ia meyakini kehadiran Ojk di daerah ini, akan memperkokoh pencapaian
visi pembangunan untuk menjadikan sulut sebagai salah satu pintu gerbang
Indonesia di kawasan asia pasifik, menuju nasyarakat yang semkakin berbudaya,
berdaya saing dan sejahtera, ujar Gubernur Sarundajang. Hadir para pimpinan
perbankan di daerah ini.(Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).
Kamis, 26 Desember 2013
Mendagri Tuntaskan Tapal Batas Minahasa-Minut
Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi telah mengeluarkan.
Permendagri No.53 Tahun 2013 Tanggal 23 Oktober 2013 Tentang penetapan batas
daerah Kab. Minahasa dan Kab. Minahasi Utara. Hal itu dikatakan Kepala Biro
Pemerintahan dan Humas Dr. Noudy R. P. Tendean SIP MSi kepada wartawan liputan
Pemprov Sulut di kantor Gubernur, pekan lalu.
Dengan keluarnya keputusan Mendagri tersebut, dengan demikian
pula batas daerah antar kedua kabupaten bertetangga ini telah selesai. Hal ini
akan mempertegas tertib administrasi pemerintahan di dua kabupaten ini, karena
sebelumnya telah disepakati bersama ke-dua pemerinthan ini yang telah di
fasilitasi oleh pemprov sulut dan telah disetujui oleh tim penegasan batas daerah
pusat, jelas Tendean yang turut didamping Kabag Pemerintahan Drs. Lucky Tajuh
MSi, Kasubag Dekonsentrasi dan TP Boslar Sanger SE, Kasubag Pemerintahan Umum
Christian Iroth STTP dan Kasubag Penerangan dan Publikasi AY. Rambing S.Sos.
Karo juga menambahkan, tuntasnya penyelesaian batas kedua
daerah ini, sekaligus merupakan hadiah natal dari Mendagri Gamawan Fausi kepada
Bupati Minahasa Drs. Jantje Sayow dan Bupati Minut Sompie Singal, ujar Doktor
jebolah S3 UGM Jogya, sembari menambahkan, saat ini pemprov sulut sedang
menanti keluarnya Kepmendagri untuk beberapa kabupaten/kota yang sedang
bersengkatan batas antar daerah, mudah-mudahan tahun depan semuanya sudah
tuntas diselesaikan, pungkas mantan Direktur IPDN Regional Sulut. (Kabag humas
Judisthira Siwu, selaku jubir pemprov).
Rabu, 25 Desember 2013
Gubernur dan Wagub Gelar Open House
Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang bersama Keluarga Sarundajang Laoh Tambuwun, Wagub Dr. Djouhari Kansil MPd bersama Keluarga Kansil Tatengkeng, menggelar open house perayaan hari natal Yesua Kristus, Rabu 25/12) di kediaman rudis masing-masing di bumi beringin manado. Sementara dari jajaran top eksekutif di Sulawesi Utara, turut memberikan ucapan selamat Natal, yaitu dari unsur Forkopimda Sulut, mulai dari Kapolda, Dan Rem 131
Santiago, Dan Lantamal, Dan Lanudsri, Kajati Sulut, KPT Manado dan Kepala BIN. Begitu pula
dengan para Bupati Walikota, minus tiga Bupati di kabupaten di nusa utara hadir
dan memboyong seluruh pejabat eselon dua dari kabupaten/kota. Pimpinan Perbankan, Juga termasuk pemimpin umat beragama di sulut baik yang tergabung dalam BKSAUA/ FKUB, para pejabat intansi vertikal dan pejabat teras
dilingkungan pemprov sulut, pengusah dan masyarakat juga turut ambil bagian memberikan ucapan selamat
hari natal kepada Gubernur dan Wagub. Open haouse berakhir pukul 16:00 Wita.
Gubernur Sinyo Sarundajang mengatakan, silahturahmi di hari
natal sudah mejadi tradisi bagi sesama umat beragama di daerah ini. Karena perayaan
hari-hari besar keagamaan merupakan salah wadah memper-erat sekaligus pemersatu hubungan antar umat beragama.
Karena dengan adanya saling kunjungan silahturahmi ini, mengambarkan betapa
kuatnya pluralisme yang ada di sulut. Daerah sulut diakui sudah menjadi laboratorium kerukunan di tanah air. Saya juga bangga dengan Gubernur Provinsi Gorontalo bersama seluruh para Bupati/Walikota yang telah datang dari jauh-jauh bersilahturahmi sekaligus memberikan ucapan natal kepada kita, ujarnya sembari menambahkan Jika umat muslim merayakan Idul Fitri
umat nasrani melakukan kunjungan yang sama. Karena itu diharapkan masyarakat sulut dapat menjaga bersama keamanan dan ketertiban (trantib) selama umat kristen merayakan hari natal, kunci Wagub Djouhari Kansil. (kabag humas Judisthira Siwu selaku
jubir pemprov)
Gubernur Ibadah Natal di Jemaat Eben Haezer Bumber
Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang bersama keluarga Besar
Sarundajang Laoh Tambuwun, mengikuti Ibadah Natal Yesus Kristus bersama Jemaat
GMIM Eben Haezer Bumi Beringin Manado. Ibadah hari raya Natal itu di dipimpin
Pdt. Marthen Karundeng STh dari BPMS Sinode GMIM.
Gubernur Sarundajang ketika menyampaikan sambutan mengajak warga jemaat untuk menghayati makna natal Yesus Kristus dalam tindakan dan perbuatan
yang dikehendaki oleh Tuhan. Seperti dalam kitab Injil Yohanes 3:16
yang mengajarkan kita tentang kasih. Karena begitu besar kasih Allah kepada dunia ini, sehingga Ia telah
mengaruniakan anakNya yang tunggal, supaya setiap orang percaya kepadaNya tidak
binasa melainkan beroleh hidup yang kekal.
Sebab hanya oleh kasih Allah sehingga kita boleh diselamatkan. Natal adalah sebuah peristiwa kasih. Dia mengatakan didalam kasih ada pengorbanan, baik bagi sesama maupun kepentingan kerajaan Allah, tetapi juga dengan natal itu kiranya menjadi momen bagi orang percaya untuk melakukan introspeksi diri, untuk merubah sikap hidup yang lama menjadi yang baru. Karena Allah lewat Yesus Kristus telah rela datang kedunia untuk kita manusia, sehingga manusia tidak terjerumus kedalam kubangan dosa, ajak Gubernur, sembari menyebutkan, walaupun kita bisa berbicara dalam
berbagai bahasa, namun kalau tidak ada kasih diibartakan seperti tong kosong yang
berbunyi nyaring, jelas Capres konvensi Partai Demokrat.
Sarundajang menambahkan, Yesus telah menanggung dosa kita dan Dia adalah Allah dan Raja damai, sehingga orang percaya tinggal menjalankan keselamatan yang telah dikerjakan oleh Allah sendiri. Baik pejabat pemprov maupun keluarga besar Sarundajang Laoh Tambuwun telah memberikan puji-pujian dalam ibadah natal tersebut.
Sarundajang menambahkan, Yesus telah menanggung dosa kita dan Dia adalah Allah dan Raja damai, sehingga orang percaya tinggal menjalankan keselamatan yang telah dikerjakan oleh Allah sendiri. Baik pejabat pemprov maupun keluarga besar Sarundajang Laoh Tambuwun telah memberikan puji-pujian dalam ibadah natal tersebut.
Hadir Ketua DPRD Provinsi Sulut Pdt Meyva Salindeho Lintang bersama Suami
Drs. Winsulangi Saliundeho dan keluarga (Kabag humas Judisthira Siwu selaku
jubir pemprov).
Kansil Pimpin Ibadah Natal di Pniel Tuna
Seperti umat kristiani di tanah air Indonesia, dalam rangka hari raya Natal Yesus Kristus 25 Desember 2013, menggelar Ibadah Natal bersama,
Tak terkecuali dengan jemaat GMIM Pniel
Tuna Wil. Mawakom, Rabu (25/12) subuh, ratusan jemaat memadati gedung gereja untuk
mengikuti Ibadah natal dengan khusuk. Ibadah yang berlangsung pukul 05:00 Wita, dipimpin Wakil Gubernur Sulut
Dr. Djouhari Kansil MPd yang juga selaku Penatua Pria Kaum Bapa (PKB) di Jemaat tersebut.
Firman Tuhan yang disampaikan dari Kitab Mazmur 97:1-12 dan Injil Lukas 2:1-7. Kansil mengatakan, bagi umat kristiani natal mempunyi makna yang sangat dalam, karena natal adalah bukti kasih Allah kepada manusia. Natal juga tak sekedar menggelorakan rasa suka cita karena kelahiran sang juru selamat, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan introspeksi diri agar sikap hidup kita bisa mengikuti teladan yang diberikan oleh Yesus Kristus.
Hampir sebulan lamanya kita melaksanakan ibadah pra natal mendengarkan Firman Tuhan Tentang Kelahiran Yesus Kristus, di Kolom, Jemaat, Wilayah maupun organisasi, tentunya makna natal itu telah mampu diaplikasikan dalam tindakan dan perbuatan sehari-hari seperti yang dilakukan oleh Yesus Kristus yang datang untuk menyelamatkan manusia dari dosa.
Namun dalam kenyataannya setiap merayakan natal penonjolan sisi kemanusiaan yang lebih nampak ketimbang penonjolan dari sang pembawa kasih yang menjadi pokok dari perayaan natal itu. Karena itu sebagai orang percaya, kembali kita diingatkan olah Allah, karena Ia maha tahu pikiran kita, dimana kita berada, bagaimana perbuatan kita, semua itu Ia tahu. Sebab bagi Allah Tidak ada yang tersembunyai.
Firman Tuhan yang disampaikan dari Kitab Mazmur 97:1-12 dan Injil Lukas 2:1-7. Kansil mengatakan, bagi umat kristiani natal mempunyi makna yang sangat dalam, karena natal adalah bukti kasih Allah kepada manusia. Natal juga tak sekedar menggelorakan rasa suka cita karena kelahiran sang juru selamat, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan introspeksi diri agar sikap hidup kita bisa mengikuti teladan yang diberikan oleh Yesus Kristus.
Hampir sebulan lamanya kita melaksanakan ibadah pra natal mendengarkan Firman Tuhan Tentang Kelahiran Yesus Kristus, di Kolom, Jemaat, Wilayah maupun organisasi, tentunya makna natal itu telah mampu diaplikasikan dalam tindakan dan perbuatan sehari-hari seperti yang dilakukan oleh Yesus Kristus yang datang untuk menyelamatkan manusia dari dosa.
Namun dalam kenyataannya setiap merayakan natal penonjolan sisi kemanusiaan yang lebih nampak ketimbang penonjolan dari sang pembawa kasih yang menjadi pokok dari perayaan natal itu. Karena itu sebagai orang percaya, kembali kita diingatkan olah Allah, karena Ia maha tahu pikiran kita, dimana kita berada, bagaimana perbuatan kita, semua itu Ia tahu. Sebab bagi Allah Tidak ada yang tersembunyai.
Karena itu Kansil mengajak jemaat, untuk menjadikan natal sebagai ajang memberi kasih sayang kepada semua orang, dengan cara rela berkorban dan saling membantu satu dengan yang lain, serta menjaukan diri dari segala perbuatan-perbuatan tercelah. Kitab Mazmur dan Injil Lukas menggambarkan tentang kemahakuasaan dan kemuliaan
Tuhan sebagai raja yang telah lahir dan yang berkuasa baik sorga maupun di bumi, yang telah datang menyelamatkan manusia dari jurang kebinasaan, ujar Ketua PKB Wil. Mawakom sembari menyampaikan ucapan selamat Hari Ntala 25 Desember 2013 dan menyonsong Tahun Baru 1
Januairu 2014 kepada seluruh Jemaat GMIM Pniel Tuna, kiranya damai dan sukacita
natal akan memberi kebahagian kita semua, tambah penasehat PKB Sinode GMIM. Sementara puji-pujian Vocal Group Talita Pimpinan Ibu Mieke Kansil
Tatengkeng, PKB dan Pemuda/ Remaja Jemaat
GMIM Pniel Tuna. Kesempatan itu Keluarga Kansil Tatengkeng telah memberikan
diakonia kepada para janda dan duda serta anak-anak sekolah minggu. Turut hadir Ibu Mieke kansil Tatengkeng, anak-anak Inggrid dan Charles serta cucu Devon Kansil (Kabag
humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).
Langganan:
Postingan (Atom)