Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd, kini dipercayakan oleh Gubernur Dr.Sinyo Harry Sarundajang untuk mengkoordinir pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di Provinsi Sulut Tahun Pelajaran 2013/2014, berhubung Kadis Diknas Harold Monareh meninggal dunia belum lama ini.
Guna Menindaklanjuti arahan Bapak Gubernur ini, maka Wagub mengumpulkan seluruh Kepala Dinas Kabupaten/Kota se- Sulut, Panitia Pelaksana UN serta Instansi terkait seperti Unima, Kemenag serta dari LPMP untuk mengikuti Sosialisasi /Koordinasi pelaksanaan UN didaerah ini, jelas Kansil dalam pertemuan di ruang Iptek Diknas Sulut, Jumat 28/3) kemarin. Kegiatan yang mengangkat Tema: Ujian Nasional Bermutu, Bermanfaat dan Bermartabat ini berlangsung dalam suasana kekeluarggaan.
Mengingat pelaksanaan UN untuk Siswa SMA/SMK/MA/SMALB dan Paket C persiapannya hanya kurang lebih dua minggu lagi yaitu 14 s/d 16 April 2014 demikian pula dengan jenjang pendidikan SLTP/MTs/SMPLB dan Paket B kesiapaannya hampir satu bulan yakni dimulai 5 s/d 8 Mei 2014, tentunya kita yang terlibat dalam pelaksanaanUN kali ini, benar-benar fokus untuk menyukseskan hajatan nasional ini, mulai dari pengiriman penyaluran, naska mata pelajaran UN benar-benar harus sampai di sekolah tujuan baik yang berada di wilayah kepulauan maupun wilayah daratan. termasuk masalah pengawasan harus diperketat, ujar mantan Kadis Diknas Provinsi Sulut.
Menurut Kansil, didistribusikan naska UN di wilayah kepulauan akan mulai Senin 7 April 2014 mendatang. mengingat transportasi pengiriman maska di wilayah ini sangat terbatas, diharapkan para Bupati di tiga daerah kepulauan dapat membantu menyiapkan sarana transportasi laut sehingga benar-benar naska ini bisa sampai di tujuan dengan baik. Sementara untuk wilayah daratan penyalurannya mulai 10 April 2014 mendatang, tandas orang nomor dua di sulut. Turut Hadir PR 1 Unima Prof DR. Harold Lumapow, Kepala LPMP Drs. Jhon Runtuwene serta Kabid Pendidikan Islam Kemenag Sulut Abdul Rahim serta Sekretaris Diknas Ch. Sondakh SH serta pejabt terkait diknas sulut. (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).
.
Visi OD-SK : Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Pemerintahan dan Politik, serta Berkepribadian dalam Budaya.".
Jumat, 28 Maret 2014
Jalur Penerbangan Manado-Davao Bakal di Buka Kembali
Pemerintah Provinsi Sulut, menyambut baik rencana dibukanya kembali jalur penerbangan langsung Manado- Davao. Namun kali ini rencana tersebut jalur penerbangannya mengambil route Bandara Sam Ratulangi menuju bandara Naha Sangihe dan bandara Melonguane Talaud langsung menuju Davao Philipina. Hal itu dikatakan Wagub Dr. Djouhari Kansil MPd, saat menerima kunjungan Konsul Jenderal (Konjen) Philipina Jose D.R. Burgos bersama Madame Bles Burgos yang ikut didampingi Public Releations Officer Novia Vivi Lambey, diruang kerjanya, Jumat (28/12).
Menurut Wagub, cencana yang digagas Konjen Jose Burgos bersama Bupati Sangihe Drs H.R Makagansa MSi, sewaktu Pak Konjen berkunjung di Kabupaten Sangihe pada awal Maret 2014 lalu, sungguh luar biasa karena ikut pula melibatkan dua Kabupaten Kepulauan bertetangga yaitu Talaud dan Sitaro walaupun Bandaranya masih dalam tahapan pembangunan, ujar Kansil sembari menyebutkan, dengan dibukanya kembali jalur penerbangan ini, setidaknya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat kepulauan kedua negara disamping akan lebih menggairahkan pertumbuhan sektor pariwisata tidak hanya Philipina dan Indonesia, tetapi para turis manca negara akan menggunakan jalur ini menuju Philipina maupun sebaliknya.
Kansil menambahkan, dulu jalur penerbangan Manado Davao dilayani oleh pesawat merpati dan bouraq serta sriwijaya air dengasn jenis pesawat bombardir serta ATR, untuk kerjasama kali ini dengan penerbangan Garuda. Karena itu, untuk mempercepat rencana ini Pemprov berharap, Konjen Philipina maupun Pemkab di tiga Kabupaten Kepulauan Nusa Utara segera melakukan MOU. Sementara Konjen Jose Burgos mengatakan, rencana penerbagan perdana manado-naha, melonguane menuju davao akan dimulai 21 April 2014 mendatang, mudah-mudahan rencana ini akan berjalan dengan baik, tans Burgos. Turut hadir Sekda Kabupaten Sangihe Welly Kumentas, Asisten Pemerintahan dan Kesra Edwin Silangen, Asisten Ekbang Sanny Parengkuan, Kadis Perhubungan Joi Oroh, Karo Pemerintahan dan Humas, Noudy Tendean, Karo Ekonomi Linda Watania serta Kadis Perhubungan Sitaro, serta perwakilan dari Talaud (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).
Menurut Wagub, cencana yang digagas Konjen Jose Burgos bersama Bupati Sangihe Drs H.R Makagansa MSi, sewaktu Pak Konjen berkunjung di Kabupaten Sangihe pada awal Maret 2014 lalu, sungguh luar biasa karena ikut pula melibatkan dua Kabupaten Kepulauan bertetangga yaitu Talaud dan Sitaro walaupun Bandaranya masih dalam tahapan pembangunan, ujar Kansil sembari menyebutkan, dengan dibukanya kembali jalur penerbangan ini, setidaknya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat kepulauan kedua negara disamping akan lebih menggairahkan pertumbuhan sektor pariwisata tidak hanya Philipina dan Indonesia, tetapi para turis manca negara akan menggunakan jalur ini menuju Philipina maupun sebaliknya.
Kansil menambahkan, dulu jalur penerbangan Manado Davao dilayani oleh pesawat merpati dan bouraq serta sriwijaya air dengasn jenis pesawat bombardir serta ATR, untuk kerjasama kali ini dengan penerbangan Garuda. Karena itu, untuk mempercepat rencana ini Pemprov berharap, Konjen Philipina maupun Pemkab di tiga Kabupaten Kepulauan Nusa Utara segera melakukan MOU. Sementara Konjen Jose Burgos mengatakan, rencana penerbagan perdana manado-naha, melonguane menuju davao akan dimulai 21 April 2014 mendatang, mudah-mudahan rencana ini akan berjalan dengan baik, tans Burgos. Turut hadir Sekda Kabupaten Sangihe Welly Kumentas, Asisten Pemerintahan dan Kesra Edwin Silangen, Asisten Ekbang Sanny Parengkuan, Kadis Perhubungan Joi Oroh, Karo Pemerintahan dan Humas, Noudy Tendean, Karo Ekonomi Linda Watania serta Kadis Perhubungan Sitaro, serta perwakilan dari Talaud (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).
Kamis, 27 Maret 2014
Mokodongan : Pemprov Dukung Program Kegiatan PKK
Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulut Ir. Siswa R Mokodongan menegaskan, Pemprov Sulut telah berkomitmen untuk terus mendukung program kegiatan TP. PKK Provinsi Sulut. Penegasan Mokodongan itu disampaikan pada pertemuan bertajuk Peran Dewan Pembina Bagi Perempuan Pedesaan Tingkat Prov. Sulut Tahun 2014 yang digelar bersama antara BPMPD Sulut dengan TP. PKK Provinsi Sulut di Sekretariat TP. PKK Sulut Kompleks Kantor Gubernur, Kamis ( 27/3) kemarin.
Pertemuan yang dihadiri langsung Ketua TP.PKK Sulut Ibu Deetje Adellin Sarundajang Laoh Tambuwun serta para pengurus dan Anggota TP.PKK Sulut itu berlangsung dalam suasana akrab.
Karena ini sudah menjadi komitmen kita bersama, maka tidak ada kata lain, setiap program dan kegiatan TP.PKK Sulut harus kita dukung dan sukseskan, ujar Mokodongan. Sembari mengingatkan, kita harus jadi orang-orang yang amanah serta setia hingga akhir dalam membantu TP.PKK, karena secara hukum sudah ada kesepakatan lewat MOU, yang telah ditandatangani dua belah pihak dan ini mengikat. Karena itu saya akan kontrol langsung setiap dana-dana kegiatan PKK yang tersebar di SKPD Pemprov. Jadi Ibu Deetje selaku Ketua TP.PKK Provinsi tak perlu ragu, tetapi yakinlah karena Kopri Sulut berada di belakang TP.PKK. Janji Mokodongan.
Sementara Ibu Deetje Sapaan Akrab First Lady Sulut ini, menyebutkan pertemuan ini sebagai tindak lanjut dari Keputusan Gubernur Sulut No. 128 Tahun 2013 Tentang Penetapan Kembali Dewan Penyantun Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Tingkat Provinsi Sulut.
Menurut Ibu Dey, dari sekian banyak SKPD yang ada baru 15 SKPD yang melakukan MOU dengan TP.PKK di Tahun 2014 ini. Padahal pada Maret dan April 2014 ada dua agenda penting yang harus dilaksanakan seperti kegiatan bulan bhakti gotong royong dan hari kesatuan gerak PKK. Dua agenda ini sangat penting walaupun kegiatannya hampir bersamaan dengan agenda Pemilu 2014 mendatang. Ibu Dey menambahkan, menjadi tugas dewan penyantun adalah membantu, memfasilitasi dan mendukung pelaksanaan program-program Gerak Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga, kuncinya. Turut hadir Kepala BPMPD yang diwakili Kabid Penguatan Kelembagaan Dra Anita Lomban MSi. (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).
Pertemuan yang dihadiri langsung Ketua TP.PKK Sulut Ibu Deetje Adellin Sarundajang Laoh Tambuwun serta para pengurus dan Anggota TP.PKK Sulut itu berlangsung dalam suasana akrab.
Karena ini sudah menjadi komitmen kita bersama, maka tidak ada kata lain, setiap program dan kegiatan TP.PKK Sulut harus kita dukung dan sukseskan, ujar Mokodongan. Sembari mengingatkan, kita harus jadi orang-orang yang amanah serta setia hingga akhir dalam membantu TP.PKK, karena secara hukum sudah ada kesepakatan lewat MOU, yang telah ditandatangani dua belah pihak dan ini mengikat. Karena itu saya akan kontrol langsung setiap dana-dana kegiatan PKK yang tersebar di SKPD Pemprov. Jadi Ibu Deetje selaku Ketua TP.PKK Provinsi tak perlu ragu, tetapi yakinlah karena Kopri Sulut berada di belakang TP.PKK. Janji Mokodongan.
Sementara Ibu Deetje Sapaan Akrab First Lady Sulut ini, menyebutkan pertemuan ini sebagai tindak lanjut dari Keputusan Gubernur Sulut No. 128 Tahun 2013 Tentang Penetapan Kembali Dewan Penyantun Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Tingkat Provinsi Sulut.
Menurut Ibu Dey, dari sekian banyak SKPD yang ada baru 15 SKPD yang melakukan MOU dengan TP.PKK di Tahun 2014 ini. Padahal pada Maret dan April 2014 ada dua agenda penting yang harus dilaksanakan seperti kegiatan bulan bhakti gotong royong dan hari kesatuan gerak PKK. Dua agenda ini sangat penting walaupun kegiatannya hampir bersamaan dengan agenda Pemilu 2014 mendatang. Ibu Dey menambahkan, menjadi tugas dewan penyantun adalah membantu, memfasilitasi dan mendukung pelaksanaan program-program Gerak Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga, kuncinya. Turut hadir Kepala BPMPD yang diwakili Kabid Penguatan Kelembagaan Dra Anita Lomban MSi. (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).
Rabu, 26 Maret 2014
Gubernur: Jalan Provinsi Segera di Perbaiki
Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang menegaskan, Pemprov Sulut akan segera memperbaiki kembali ruas jalan provinsi yang rusak di setiap Kabupaten/Kota. Penegasan orang nomor satu di sulut itu disampaikannya di hadapan para Bupati/Walikota se- sulut, pada pelaksanaan acara Rakorev 2013 di ruang Mapalus Kantor Gubernur, Rabu ( 26/3), kemarin.
Acara yang dihadiri Kejati Sulut Djungker Sianturi SH MH serta Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Sulut Irwan Ritongga sekaligus tampil sebagai pembicara pada Rakorev tersebut. Karena itu Bupati/Walikota tolong laporkan kepada Saya jalan-jalan provinsi yang ada di kabupaten/kota yang masih rusak, pemprov akan segera memperbaiki, ujar Sarundajang, sembari menyebutkan Dana pemeliharaannya sudah ada di Tahun Anggaran (TA) 2014. Namun jika sampai akhir tahun ini masih ada jalan provinsi yang belum diperbaiki, maka pemprov akan memasukannya di TA 2015, sehingga dengan demikian seluruh ruas jalan provinsi di kabupaten/kota akan segera tuntas perbaiknnya.
Bagian lain Gubernur menyebutkan, pengelolaan anggaran baik APBD maupun APBN di Kabupaten/Kota masih perlu dipacu, karena di triwulan pertama ini masih sangat rendah. Karena itu saya ajak mari kita gunakan prinsip pengelolaan keuangan secara beraturan, sehingga bisa meraih predikat WTP di masa yang akan datang. ikut hadir para Pejabat Eselon II sdilingkungan Penprov Sulut.(Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov)
.
Acara yang dihadiri Kejati Sulut Djungker Sianturi SH MH serta Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Sulut Irwan Ritongga sekaligus tampil sebagai pembicara pada Rakorev tersebut. Karena itu Bupati/Walikota tolong laporkan kepada Saya jalan-jalan provinsi yang ada di kabupaten/kota yang masih rusak, pemprov akan segera memperbaiki, ujar Sarundajang, sembari menyebutkan Dana pemeliharaannya sudah ada di Tahun Anggaran (TA) 2014. Namun jika sampai akhir tahun ini masih ada jalan provinsi yang belum diperbaiki, maka pemprov akan memasukannya di TA 2015, sehingga dengan demikian seluruh ruas jalan provinsi di kabupaten/kota akan segera tuntas perbaiknnya.
Bagian lain Gubernur menyebutkan, pengelolaan anggaran baik APBD maupun APBN di Kabupaten/Kota masih perlu dipacu, karena di triwulan pertama ini masih sangat rendah. Karena itu saya ajak mari kita gunakan prinsip pengelolaan keuangan secara beraturan, sehingga bisa meraih predikat WTP di masa yang akan datang. ikut hadir para Pejabat Eselon II sdilingkungan Penprov Sulut.(Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov)
.
Senin, 24 Maret 2014
Gubernur Laporkan Pajak Pribadi Secara Online
Bagi para wajib pajak di Provinsi Sulut, tak perlu repot lagi mendatangi Kantor Pelayanan
Pajak (KPP) Pratama Manado untuk
melaporkan SPT Tahunan perorangan/pribadi Tahun pajak 2013, karena mulai awal Tahun 2014 ini Ditjen
Pajak Kementerian Keuangan RI melalui
Kanwil DJP Suluttenggo dan Malut telah
memberikan kemudahan pelayanan dengan menggunakan sistem secara “Online” dengan mengisi sendiri aplikasi
formulir SPT yang bisa dilakukan kapan dan dimana saja dengan bantuan jaringan
internet. Khusus di Provinsi Sulut penggunaan sistem secara Online ini mulai
dilakukan oleh Wagub Dr. Djouhari Kansil MPd minggu lalu, disaat orang nomor
dua di sulut ini melaporkan SPT Tahunan. Kini Bapak Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry
Sarundajang melakukan hal yang sama di ruang kerjanya, Senin (24/3) kemarin,
serta ikut disaksikan para pejabat Eselon II Pemprov Sulut, jelas Kakanwil DJP
Suluttenggo Hestu Yoga Saksama yang ikut didampingi Kabid P2Humas Kanwil DJP
Suluttenggo dan malut CHP. Etwin Priyambodo OP serta Kepala KPP Pratama Manado
Hidayat Siregar.
Hestu menyebutkan, pajak yang
dibayarkan warga sulut selama tahun 2013 sebesar Rp. 2,262 trilyun atau mengalami pertumbuhan sebesar 18%
dibanding tahun sebelumnya. Dari data ABPD tahun 2013, dapat diketahui bahwa
jumlah dana perimbangan yang ditransfer oleh Pemerintah Pusat kepada
Pemerintah Provinsi dan seluruh kota/kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara dalam
bentuk DBH, DAU, dan DAK total sebesar Rp 7,94 Triliun atau sebesar 80,19% dari
pendapatan. Dengan demikian peranan pajak dari masyarakat Provinsi Sulawesi
Utara hanya sebesar 28,48% dari dana perimbangan yang diberikan oleh Kantor
Pusat. Untuk itu perlu ada peningkatan peran serta pemerintah daerah dan warga
sulut agar pajak yang disetorkan semakin
meningkat.
“Kami
menyadari peningkatan pengetahuan, pemahaman dan kesadaran Wajib Pajak tidak
akan terjadi jika tidak ada upaya-upaya yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal
Pajak dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Kami juga perlu
bersinergi dengan Pemerintah Daerah untuk memasyarakatkan pajak ini ke seluruh
warga di kab/ko se-sulut”, kata Hestu.
Hestu menambahkan, di Tahun 2014 ini pihaknya akan menggalakan penyampaian
SPT Tahunan wajib pajak orang pribadi secara online pada wabsite kami di www.pajak.go.id. Atau sering kita sebut
dengan penyampaian SPT Tahunan melalui e-Filing, system ini memberi kemudahan,
kecepatan dan keamanan, sehingga wajib pajak diharapkan tidak lagi mengalami
kesulitan dalam negisi dan menyampaikan SPT tahunan, kuncinya.
Gubernur Sarundajang
memberi apresiasi langkah yang dilakukan Kanwil DJP Suluttenggo dan
Malut, karena menganggap upaya ini harus terus disosialisasikan kepada seluruh masyarakat, sembari meminta agar seluruh Warga maupun pejabat di lingkungan Pemrov Sulut kiranya menjadi
teladan melaporkan SPT tahunan orang/pribadi, karena sudah merupakan kewajiban
kita sebagai warga negara yang baik, harap Gubernur dua periode ini. (Kabag
humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).
Minggu, 23 Maret 2014
Lima Batas Daerah di Sulut Penyelsesiannya Tuntas Dilaksanakan
Biro Pemerintahan dan Humas yang
dipimpin DR. Noudy RP Tendean SIP MSi Patut mendapat apresisasi dan acungan
jempol, karena berkat kerja keras dan kerja tuntas, dibulan Maret 2014 ini telah
berhasil memfasilitasi penyelesaian lima
batas daerah kabupaten/kota se-sulut di
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.
Tendean yang ikut didampingi
Kasubag Pemerintahan Umum Christian AR Iroth SSTP dan kasubag Dekon dan TP
Boslar Sanger SE dan Kasubag Penerangan dan Publikasi AY Rambing S.Sos mengungkapkan, lima kabupaten/kota yang telah
sepakat menyelesaikan batas daerahnya yaitu Kabupaten Bolmut dengan Kabupaten
Bolsel, Kabupaten Bolmut dengan Kabupaten Bolmong, Kabupaten Minahasa dengan
Kota Manado, Kabupaten Bolmong dengan Kabupaten Minsel serta Kabupaten Boltim
dengan Kabupaten Bolmong.
Secara Umum mantan Direktur IPDN
Regional Sulut ini mengatakan, pada prinsipnya kabupaten/kota yang berbatasan
ini telah menyetujui penarikan garis batas dan sepakat melanjutkan finalisasi
Draf Permendagri untuk di proses lebih lanjut menjadi Permendagri batas daerah
yang definitif.
Khusus batas daerah Bolmong
dengan Minsel, jebolan S3 Universitas Gajah Mada Jogya menyebutkan, pada
dasarnya kedua kabupaten yang berbatasan menyetujui penarikan garis batas hasil
penegasan batas yang dilakukan Konsultan PUM Tahun 2013 dan yang telah dibahas
bersama terhadap perubahan posisi 4 pilar
ini, (PABU 07, PABU 012, PABU 013 dan BAPU 014) dimana kedua daerah akan
melakukan pengecekan lapangan yang akan dilakukan oleh pusat, provinsi dan
kedua kabupaten berbatasan, ujarnya sembari menambahkan, dari hasil pertemuan
itu telah dituangkan kedalam berita acara kesepakatan bersama yang telah di
tandatangi lima perwakilan yaitu Bolmong
ditandatangani langsung oleh Wakil Bupati Yanny R Tuutk, Bolmut ditandatangi Sekda Drs. Recky Posumah
MSi, Bolsel oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. Indra Damopoli ME, Minsel
oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. Danny H Rindengan, Manado ditandatangani
oleh Kabag Administrasi Pemerintahan Umum Joudy Senduk SE, Minahasa oleh Kabag
Administrasi Pemerintahan Umum Alexander
Mamesah STTP MSi serta Kabag Tapem Boltim Nizar Kadengkang SE. Sementara dari
Pemprov di wakili oleh Kabag Pemerintahan Drs. Lucky Taju MSi, Badan Informasi
Geospasial Agus Makmuriyanto, Dittopad Kol. CPt. Drs Murtono serta Dirjen PUM Kemendagri diwakili Kasie
Batas Antar Daerah Wil IID Drs Wardani
MAP. (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).
Djouhari Kansil Pimpin Komsi PKB SAG Sulutteng.
Ketua Pria Kaum Bapa Jemaat GMIM
Pniel Tuna Wilayah Mawakom Pnt. Dr. Djouhari Kansil MPd akhirnya dipercayakan
untuk memimpin Komisi Pria Kaum Bapa (PKB)
Sinode Am Gereja-Gereja di
Sulawesi Bagian Utara dan Tengah
(Sulutteng) untuk masa pelayanan Tahun 2013 -2017. Pengangkatan Pimpinan dan
Anggota Departemen, Komisi, dan kelompok Kerja dalam lingkungan Sinode Am Gereja-Gereja Sulutteng, dilakukan oleh Sekjen SAG Sulutteng Pdt. Lamberti Y
Mandagi MTeol dalam suatu Ibadah di Jemaat GMIM Sentrum Manado, Minggu (23/3) kemarin.
Dalam Komisi ini Pnt. Djouhari Kansil Kansil
didampingi oleh Pnt. Drs. JWG Polii, MS sebagai Wakil Ketua dan Ass Bendahara dan
Pnt Ir. Steva B Liow sebagai Ass Bendahara, serta didampingi sembilan anggota yaitu, Ronny Lumowa S.Sos
MSi, Pnt. Hanny Limbe SH, Rommy
Kosegaran SSi, Drs. Hendrik Rondonuwu MS, Pnt. Nico Tulandi, Pnt Djendry
Sualang SPd MAP, Drs. Ratu Dareda’a, Pnt Drs. Rein Tumilaar MTeol, Pnt. Drs.
Bryan J Waleleng SH. Sementara di
Komisi WKI Ibu Dr. H Damongilala-Siwu
dipercayakan sebagai Koordinator, didampingi Wakil Ketua Pnt. Yulien
Tangkere-Papuling ME , Sekretaris Pnt. Ir. Micky J Wenur serta Ass Bendahara
Pnt. Meyta Gerungan-Walla SE MM dengan 9 anggotanya. Komisi Pemuda Koordinator
DR. Ir. Peggy mekel MA, Wakil Toar Pangkey, Sekretaris Isye A Lumi SP MSi, Ass
Bendahara Roy Kasenda SE. Komisi Remaja Koordinator Pnt. Tenny GM Assa, Wakil
Pnt RM Lumi Pd, Sekretaeris Pnt Mksi Sahensolar, Ass Bendahara Meliasa Gerungan. Komisi Anak Koordinator Pnt Prof DR. Paula Lumentut-Runtuwene,
Wakil Gbl. Vera Lyan Sihotang STh, Sekretaris Drs. A Boham MS, Ass bendahara
Pdt. Sofitje Tawaluyan, STh, serta tujuh anggota.
Sementara untuk Komisi Misi
dipercayakan kepada Pdt Teddy Kansil, MTh sebagao Koordinator didampingi 13 anggota,
demikian pula dengan Komisi Oikumene yang dipercayakan kepada Pdt PM Tampi STh
MSi sebagai koordinator didampingi 12 anggota. Sedangkan Departemen Gereja dan
masyarakat Koordinator Drs. Vicktor
Rompas MSi didampingi 12 anggota,
Departemen Pembinaan dan Pendidikan Koordinator Dr. MG Ruindungan MPd didampingi
12 Anggota.
Kansil yang harinya sebagai Wagub
Sulut mengajak semua pengurus yang baru dilantik untuk mau memberi diri dengan tulus iklas untuk
melayani umat Tuhan dengan sungguh-sungguh melayani serta mau bertindak bijaksana, tidak egois dan
tidak tinggi hati, supaya sama-sama bersikap hati menjadi seorang hamba agar supaya pelayanan yang dipercayakan kepada
kita semua dapat berjalan dengan baik, harap orang nomor dua di sulut. (Kabag
humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).
Langganan:
Postingan (Atom)