Visi OD-SK : Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Pemerintahan dan Politik, serta Berkepribadian dalam Budaya.".
Rabu, 02 April 2014
Gubernur Resmikan Proyek Sistem Pengelolaan Air Minum Ibu Kota Kecamatan (SPAM IKK) Pontak SHS: Jika Tidak Dijaga Dengan Baik, Mata Air Akan Jadi 'Air Mata'
Masyarakat empat desa di Kecamatan Ranoyapo Kabupaten Minahasa Selatan yaitu: Pontak, Pontak Satu, Po'opo dan Mopolo kini dapat menikmati air bersih bagi kebutuhan rumah tangga tanpa harus sibuk menggali sumur atau menimba dari mata air terdekat. Pasalnya, proyek senilai Rp 8 Milliar yang dinamakan Sistem Pengelolaan Air Minum Ibu Kota Kecamatan (SPAM IKK) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam hal ini Dinas PU, Rabu (2/4/14) diresmikan pemanfaatannya oleh Gubernur Sulut DR. Sinyo Harry Sarundajang di Desa Pontak Kabupaten Minsel.
Warga pun tak bisa menyembunyikan kegembiraanya saat itu, selain sudah dapat menikmati air bersih di desanya dengan mudah sebagaimana dambaan masyarakat setempat, mereka juga sangat senang bisa bertemu langsung dengan Gubernur SHS yang selama ini diidolakan. Hukum tua desa Mopolo, J Tampemawa mengungkapkan rasa terima kasih kepada pihak Pemerintah Provinsi yang telah menjawab apa yang menjadi kebutuhan masyarakat selama ini. "Terima kasih pak Gubernur karena sekarang torang so bole nikmati air bersih, ini memang torang pe kerinduan sejak lama", ungkap Tampemawa yang juga diiyakan beberapa kepala desa yang lain.
Gubernur SHS sendiri dalam sambutannya meminta agar masyarakat dapat menjaga dan memelihara fasilitas yang sudah tersedia tersebut, namun lebih dari itu, SHS juga mangharapkan agar sumber air agar senantiasa terus dilestarikan. "Yang terpenting adalah kita harus menjaga sumber air tersebut, itu adalah berkat Tuhan yang tak ternilai harganya, jika tidak dipelihara maka mata air akan berubah menjadi 'air mata'. Apalagi sungai Ranoyapo yang mengaliri wilayah ini memiliki arti 'Air milik Tuhan', jadi sudah sepantasnya pengelolaannya adalah untuk kemakmuran umat-Nya", ujar Gubernur. Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan Gubernur untuk mengajak warga agar turut mensukseskan Pemilu legislatif yang tinggal sepekan lagi. "Bagi masyarakat yang sudah berhak dan wajib pilih, mari kita berbondong-bondong datang ke TPS tanggal 9 April, jangan ada yang 'golput'" tambah SHS.
Seusai sambutan, Gubernur mengambil waktu untuk berdialog langsung dengan para Camat dan Hukum Tua yang hadir. Gubernur meminta agar jika ada kebutuhan masyarakat infrasturktur yang sangat mendesak yang dibutuhkan masyarakat agar segera menyampaikan permohonan dan berjanji akan memenuhinya disesuaikan dengan program pemerintah provinsi. SHS juga memberikan bantuan bagi penyelesaian pembangunan gedung pastori GMIM Sion Pontak yang diserahkan kepada panitia.
Menurut juru bicara Pemprov Sulut, Judhistira Siwu, Hadir dalam acara tersbut Kajati Sulut Djungker Sianturi, SH, MH, Wakapolda Sulut Kombes Pol Drs. Charles Ngili serta beberapa Kepala SKPD Pemprov Sulut yaitu Kadis PU Ir. J.N. Kenap, Kadipenda Drs. Roy Tumiwa, Kadisnakertrans Ch. Talumepa, SH, Kadis Sosial A.G. Kawatu, SE, MSi, Kadisperindag Olvie Ateng, SE, Ka BPBD Ir. Noldy Liouw, dan Ka BPMD Ir. Happy Korah serta tokoh-tokoh masyarakat setempat seperti Maximilian Sondakh.
(Juru bicara pemprov Sulut, Judhistira Siwu, SE, MSi)
Wagub Ingatkan Pengawasan Internal Terus Dilakukan
Wagub Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd, mengingatkan, para Kepala SKPD dilingkungan Pemprov Sulut untuk terus melakukan pengawasan internal setiap minggu di masing-masing SKPD. Hal itu penting dilakukan dalam upaya meminimalisir kekurangpahaman pegawai terhadap penerapan unsur-unsur sistem pengendalian internal pemerintahan (SPIP), terutama bagi mereka yang dipercayakan sebagai bendahara, PPK maupun PPTK. Hal itu disampaikan Wagub saat memimpin pertemuan hasil pemeriksaan pendahuluan BPK, yang berlangsuing di Kantor Ispektorat Provinsi, Rabu (2/4) kemarin.
Kegiatan yang di iikuti seluruh pimpinan SKPD, serta dihadiri Sekprov Ir. Siswa Mokodongan, Inspektur Dr. Mecky M Onibala MSi serta Kaban BPK- BMD Praseno Haddy SE AK. Mengingat saat ini BPK masih akan melakukan pemeriksaan lanjutan selama dua bulan, diharapkan semua dokumen yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan maupun fisik, kiranya dapat disiapkan secara lengkap dan utuh agar tidak menghambat dalam pemeriksaan nanti, jelas Kansil. Selain itu untuk mempercepat implementasi SPIP kiranya saudara (Kepala SKPD) mampu membuat pedoman SPIP yang mudah dipahami dan diterapkan serta dapat disosialisasikan secara menyeluruh kepada pimpinan dan para pegawai. Disamping prosedur penetapan dokumen pelaksanaan anggaran lanjutan (DPAL) harus sesuai dengan ketentuasn yang berlaku, karena diakui penetapan DPAL sering terjadi kesalahan mekanisme pertanggungjawaban, ujarnya.
Sementara Inspektur Provinsi Mecky Onibala memohon perhatian dari teman-teman di SKPD untuk segera menindaklanjuti hasil temuan pemeriksaan pendahulan oleh BPK ini, harap Onibala sembari menyampaikan perkataan mohon maaf apabila hasil temuan ini tidak ditindaklanjuti maka SKPD yang bersangkutan akan bermasalah dengan aparat pemeriksa BPK. (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).
Kegiatan yang di iikuti seluruh pimpinan SKPD, serta dihadiri Sekprov Ir. Siswa Mokodongan, Inspektur Dr. Mecky M Onibala MSi serta Kaban BPK- BMD Praseno Haddy SE AK. Mengingat saat ini BPK masih akan melakukan pemeriksaan lanjutan selama dua bulan, diharapkan semua dokumen yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan maupun fisik, kiranya dapat disiapkan secara lengkap dan utuh agar tidak menghambat dalam pemeriksaan nanti, jelas Kansil. Selain itu untuk mempercepat implementasi SPIP kiranya saudara (Kepala SKPD) mampu membuat pedoman SPIP yang mudah dipahami dan diterapkan serta dapat disosialisasikan secara menyeluruh kepada pimpinan dan para pegawai. Disamping prosedur penetapan dokumen pelaksanaan anggaran lanjutan (DPAL) harus sesuai dengan ketentuasn yang berlaku, karena diakui penetapan DPAL sering terjadi kesalahan mekanisme pertanggungjawaban, ujarnya.
Sementara Inspektur Provinsi Mecky Onibala memohon perhatian dari teman-teman di SKPD untuk segera menindaklanjuti hasil temuan pemeriksaan pendahulan oleh BPK ini, harap Onibala sembari menyampaikan perkataan mohon maaf apabila hasil temuan ini tidak ditindaklanjuti maka SKPD yang bersangkutan akan bermasalah dengan aparat pemeriksa BPK. (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).
Wagub: Rakernis KP Kiranya Mampu Merekomendasikan Upaya Peningkatan Produksi Perikanan
Provinsi Sulut sebagai salah satu dari 7 Provinsi Kepulauan dengan luas perairan 454.481 Km2, terus menempatkan sektor kelautan dan perikanan sebagai sektor penggerak pembangunan daerah. Karena selain potensi sumberdaya melimpah, Sulut juga didukung dengan posisi geografis yang strategis dibibir pasifik, sehingga tepat untuk dijadikan sebagai pintu gerbang Indonesia menuju pusat-pusat pasar ekonomi dunia, Hal itu disampaikan Wagub Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd ketika membuka Temu Koordinasi/Rakernis Kelautan Perikanan Tahun 2014 di Tindano Minahasa, Rabu (2/4) kemarin. Kegiatan yang digelar Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulut itu.
Menurut Wagub perlu diakui selama ini sektor Kelautan dan Perikanan telah banyak memberi kontribusi terhadap perekonomian nasional, tapi juga turut meningkatkan ekonomi para nelayan dan masyarakat pesisir. Aapalagi produksi perikanan kita bukan saja menjadi konsumsi lokal tapi telah diekspor kemanca negara. Tidak hanya itu, tenaga kerja yang diserap pada sektor initelah memberikan dampag signifikan dalam menekan angka pengangguran.
Karena itu Kansil berharap melalui forum ini kiranya dapat meningkatkan koordinasi dan sinergitas, serta membahas berbagai permasalahan dan solusi alternatif terhadap upaya peningkatan produksi perikanan, sekaligus harus pula menghasilkan rekomendasi strategis dan terobosan cerdas dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan di daerah ini, tandasnya.
Kesempatan itu Wagub juga, mengajak seluruh stakeholder perikanan dan kelautan di Provinsi Sulut untuk menyukseskan pelaksanaan iven internasional Word Coral Reef Conference (WCRC) yang akan berlangsung Bulan depan di daerah ini.
Kadis Kelautan dan Perikanan Sulut Ir. Ronald Sorongan MSi, dalam laporannya menyatakan, kegiatan ini berlangaung setiap tahun. Tahun lalu di Melonguane Talaud dan saat ini pelaksanaannya di Tondano Minahasa. Rakernis ini bertujuan untuk memadukan langkah seluruh stekeholder untuk menunjang pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Sulut, disamping itu terlaksananya sinkronisasi dan koordinasi baik secar internal maupun eksternal antara pemerintah pusat dan daerah dalam rangka percepatan pertumbuhan ekonomi di sektor kelautan dan perikanan, jelas Sorongan sembari menambahkan kegiatan yang diikuti para Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan serta Kepala BP4K se- Sulut itu akan berlangsung selama tiga hari, sedanglkan pembicara yaitu Staf Ahli Menteri KP bidang ekologi dan sumber daya lau DR. Dedy Sutisna, DR. Rizald Rompas mantan staf ahli DKP. Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Ivan Sarundajang, Sekab Jefry Korengkeng SH MH, Asisten I Pemprov Edwin Silangen SE MS dan Asisten 1 Pemkab Minahasa Drs Denny Mangala MSi. (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).
Menurut Wagub perlu diakui selama ini sektor Kelautan dan Perikanan telah banyak memberi kontribusi terhadap perekonomian nasional, tapi juga turut meningkatkan ekonomi para nelayan dan masyarakat pesisir. Aapalagi produksi perikanan kita bukan saja menjadi konsumsi lokal tapi telah diekspor kemanca negara. Tidak hanya itu, tenaga kerja yang diserap pada sektor initelah memberikan dampag signifikan dalam menekan angka pengangguran.
Karena itu Kansil berharap melalui forum ini kiranya dapat meningkatkan koordinasi dan sinergitas, serta membahas berbagai permasalahan dan solusi alternatif terhadap upaya peningkatan produksi perikanan, sekaligus harus pula menghasilkan rekomendasi strategis dan terobosan cerdas dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan di daerah ini, tandasnya.
Kesempatan itu Wagub juga, mengajak seluruh stakeholder perikanan dan kelautan di Provinsi Sulut untuk menyukseskan pelaksanaan iven internasional Word Coral Reef Conference (WCRC) yang akan berlangsung Bulan depan di daerah ini.
Kadis Kelautan dan Perikanan Sulut Ir. Ronald Sorongan MSi, dalam laporannya menyatakan, kegiatan ini berlangaung setiap tahun. Tahun lalu di Melonguane Talaud dan saat ini pelaksanaannya di Tondano Minahasa. Rakernis ini bertujuan untuk memadukan langkah seluruh stekeholder untuk menunjang pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Sulut, disamping itu terlaksananya sinkronisasi dan koordinasi baik secar internal maupun eksternal antara pemerintah pusat dan daerah dalam rangka percepatan pertumbuhan ekonomi di sektor kelautan dan perikanan, jelas Sorongan sembari menambahkan kegiatan yang diikuti para Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan serta Kepala BP4K se- Sulut itu akan berlangsung selama tiga hari, sedanglkan pembicara yaitu Staf Ahli Menteri KP bidang ekologi dan sumber daya lau DR. Dedy Sutisna, DR. Rizald Rompas mantan staf ahli DKP. Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Ivan Sarundajang, Sekab Jefry Korengkeng SH MH, Asisten I Pemprov Edwin Silangen SE MS dan Asisten 1 Pemkab Minahasa Drs Denny Mangala MSi. (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).
Selasa, 01 April 2014
Kumintas Adat Terpencil Sitaro Terima Bantuan 56 RS dari Pemprov
Pemerintah Provinsi Sulut melalui Wagub Dr. Djouhari Kansil Mpd, saat melakukan kunjungan kerjanya selama dua hari di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Selasa ( 1/4) kemarin, telah menyerahkan bantuan 56 unit rumah sederhana bagi komunitas adat terpencil (KAT) untuk warga ke-dua Desa yaitu Desa Tope dan Desa Lamanggo Kec, Biaro, yang ditandai dengan penyerah kunci kepada warga penerima berlagsung di Kantor DPRD Kabupaten Sitaro Kelurahan Bebali Kec, Siau Timur.
Kadis Sosial Provinsi Sulut Aseano G Kawatu SE MSi mengatakan, pelaksanaan kegiatan KAT di Desa Tope dan Lamanggo berlangsung selama tiga Tahun dari 2011 hingga 2013 lalu, dengan pemberdayaan Tahun pertama tahap pertama pembangunan 56 unit RS (24 unit desa Lamanggo dan 32 unit di desa Tope) dengan senilai sebesar Rp.1.120 M, bantuan jaminan hidup (BJH) bagi 56 KK senilai Rp.50.400 dan bantuan peralatan kerja, berupa bibit tanaman keras dan pupuk senilai Rp.89.600. Selanjutnyamantan Kadispenda Sulut ini memnyebutkan, Permberdayaan Tahun kedua berupa pemberian bantuan jaminan hidup (BJH) bagi 56 KK senilai Rp.67.200 serta pemberdayaan tahun ke-tiga berupa bantuan (BHJ) 56 KK senilai Rp. 51.300 serta bantuan alat penerangan berupa generator set, 1 paket senilai Rp.25.000, jelas mantan Asisten Administrasi Umum ini sembari menambahkan bahwa total bantuan seluruhnya untuk dua desa tersebut sebesar Rp. 1,4 M.
Sementara itu saat menyampaikan sambutan dalam pertemuan itu Wagub Djouhari Kansil mengatakan, selain menerima bantuan dari Dinas Sosial. Untuk TA 2014 Sitaro juga menerima alokasi anggaran dari APBD maupun APBN untuk delapan paket proyek sebesar Rp. 7.838.283 M rinciannya pemeliharaan rutin jalan ulu-ondong Rp. 570 Juta, Drainase Ulu-Ondong Seksi 1 Rp. 200 Juta, Drainase Ulu-Ondong seksi 2 Rp. 200 Juta, Drainase Ulu-Ondong Seksi 3 Rp. 500 Juta serta Sungai Batu Awang Rp. 200 Juta pryek-proyek tersebut bersumber dari APBD Provinsi. Sedangkan dari APBN Balai Sungai yaitu Pembangunan Bangunan Pengamanan Pantai Pehe Rp. 2,798.883 M, Rehab Sabo Dam Batu Awang Rp. 2.339.400 M. APBN Cipta Karya pembangunan SPAM mendukung Percepatan daerah tertinggal (PDT) Desa Buha Kec. Tagulangan Selatan. Sedangkan dari Sektor Perhubungan untuk TA 2014 ini, Kansil menyebutkan, yaitu lanjutan pematangan bandara pihise Rp. 60 M, lanjutan fasilitas pelayanan pembangunan pelabuhan tagulandang Rp. 9 M, lanjutan pembangunan fasilitas pelayanan pelabuhan laut buhias Rp. 13 M, dan rehabilitasi terminal pelabuhan ulu siau Rp. 1 M, jelas putra terbaik nusa utara ini sembari mengajak warga Sitaro dengan semangat, mandolokang dan kolo-kolo serta semboyan Pakatiti Tuhema, Pakanandu Mangena, Boleng balang Singkahondo mari kita terus membangun daerah sulut dan terlebih khusus membangun Sitaro. Sebelumnya Wagub Wagub telah menandatangani prasasti Pembangunan Gereja Jemaat GMIST Eirene Hiung, serta Kadis Sosial Sulut AG Kawatu dan Kadis Sos Nakertrans Sitaro Efendy Maluenseng menandatangani berita acara penyerahan 56 unit RS kepada pemkab sitaro.
hadir Wabup Siska Salindeho, Sekda Dr. Adri Manengkey, Asisten I Setda Prov Sulut Edwin Sosial AG Kawatu, Kadis Perhubungan dan Kominfo Joi Oroh, Sekwan Jhon Palandung, Ka. UPTD Wil IV Dinas Pu Sulut Ir. Vence Karundeng, Ka. UPTD Dipenda Sulut di Siaro Niklas Silangen serta para pejabat teras Pemkab Sitaro. (Kabaqg humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).
,
Kadis Sosial Provinsi Sulut Aseano G Kawatu SE MSi mengatakan, pelaksanaan kegiatan KAT di Desa Tope dan Lamanggo berlangsung selama tiga Tahun dari 2011 hingga 2013 lalu, dengan pemberdayaan Tahun pertama tahap pertama pembangunan 56 unit RS (24 unit desa Lamanggo dan 32 unit di desa Tope) dengan senilai sebesar Rp.1.120 M, bantuan jaminan hidup (BJH) bagi 56 KK senilai Rp.50.400 dan bantuan peralatan kerja, berupa bibit tanaman keras dan pupuk senilai Rp.89.600. Selanjutnyamantan Kadispenda Sulut ini memnyebutkan, Permberdayaan Tahun kedua berupa pemberian bantuan jaminan hidup (BJH) bagi 56 KK senilai Rp.67.200 serta pemberdayaan tahun ke-tiga berupa bantuan (BHJ) 56 KK senilai Rp. 51.300 serta bantuan alat penerangan berupa generator set, 1 paket senilai Rp.25.000, jelas mantan Asisten Administrasi Umum ini sembari menambahkan bahwa total bantuan seluruhnya untuk dua desa tersebut sebesar Rp. 1,4 M.
Sementara itu saat menyampaikan sambutan dalam pertemuan itu Wagub Djouhari Kansil mengatakan, selain menerima bantuan dari Dinas Sosial. Untuk TA 2014 Sitaro juga menerima alokasi anggaran dari APBD maupun APBN untuk delapan paket proyek sebesar Rp. 7.838.283 M rinciannya pemeliharaan rutin jalan ulu-ondong Rp. 570 Juta, Drainase Ulu-Ondong Seksi 1 Rp. 200 Juta, Drainase Ulu-Ondong seksi 2 Rp. 200 Juta, Drainase Ulu-Ondong Seksi 3 Rp. 500 Juta serta Sungai Batu Awang Rp. 200 Juta pryek-proyek tersebut bersumber dari APBD Provinsi. Sedangkan dari APBN Balai Sungai yaitu Pembangunan Bangunan Pengamanan Pantai Pehe Rp. 2,798.883 M, Rehab Sabo Dam Batu Awang Rp. 2.339.400 M. APBN Cipta Karya pembangunan SPAM mendukung Percepatan daerah tertinggal (PDT) Desa Buha Kec. Tagulangan Selatan. Sedangkan dari Sektor Perhubungan untuk TA 2014 ini, Kansil menyebutkan, yaitu lanjutan pematangan bandara pihise Rp. 60 M, lanjutan fasilitas pelayanan pembangunan pelabuhan tagulandang Rp. 9 M, lanjutan pembangunan fasilitas pelayanan pelabuhan laut buhias Rp. 13 M, dan rehabilitasi terminal pelabuhan ulu siau Rp. 1 M, jelas putra terbaik nusa utara ini sembari mengajak warga Sitaro dengan semangat, mandolokang dan kolo-kolo serta semboyan Pakatiti Tuhema, Pakanandu Mangena, Boleng balang Singkahondo mari kita terus membangun daerah sulut dan terlebih khusus membangun Sitaro. Sebelumnya Wagub Wagub telah menandatangani prasasti Pembangunan Gereja Jemaat GMIST Eirene Hiung, serta Kadis Sosial Sulut AG Kawatu dan Kadis Sos Nakertrans Sitaro Efendy Maluenseng menandatangani berita acara penyerahan 56 unit RS kepada pemkab sitaro.
hadir Wabup Siska Salindeho, Sekda Dr. Adri Manengkey, Asisten I Setda Prov Sulut Edwin Sosial AG Kawatu, Kadis Perhubungan dan Kominfo Joi Oroh, Sekwan Jhon Palandung, Ka. UPTD Wil IV Dinas Pu Sulut Ir. Vence Karundeng, Ka. UPTD Dipenda Sulut di Siaro Niklas Silangen serta para pejabat teras Pemkab Sitaro. (Kabaqg humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).
,
Senin, 31 Maret 2014
Wagub kunjungi pembangunan bandara pihise
Wakil gubernur sulut DR Djouhari Kansil ,MPd dalam rangka kunjungan kerjanya di kab.kepl.Sitaro Senin (31/03) telah melakukan peninjauan pembangunan bandara pihise didesa balirangen kec.Sitimsel . Kunjungan kerja orang nomor 2 di prov.Sulut didampingi Wakil Bupati Sitaro Fransiska salindeho, Sekda Sitaro Dr.A.Manengkey, Ass.1 Pemprov. Edwin Silangen, Kadis Sosial A.G Kawatu, Sekwan John Palandung, Kadis Hubkominfo Drs. Joy Oroh serta Kepala uptd wil.4 PU prov. Sulut Ir. Fence Karundeng, Ka.UPTD Dipenda Prov.Sulut di Sitaro Weliam Silangen Msi. Kansil mengatakan Pembangunan bandara pihise nantinya akan menjadi kebanggaan masyarakat sitara dalam rangka pengembangan pembangunan ekonomi dan perdagangan di wilayah kepulauan khususnya kab .kepl.sitaro dimasa yang akan datang ujar putera terbaik nusa utara. Kadis hub kominfo Joy Orah mengatakan sejak tahun 2013 sampai 2014 sementara dalam pekerjaan pematangan lahan . Sedangkan pada tahun 2015 nanti pembangunan bandara ini sudah akan masuk pada tahapan pelaksanaan pekerjaan konstruksi runway panjangnya 1200 x 30 Meter sumber dana APBN ta. 2014 60 M,tandas Oroh (Kabag Humas Judhistira Siwu selaku Jubir Pemprov).
Kansil Jemaat Harus Teladani Sikap Abraham
Memasuki Minggu sengasara ke – empat Yesus Kristus,
Kehidupan orang percaya pasti tak akan luput dari berbagai ujian dan
cobaan, hal itu disampaikan Penatua Dr. Djouhari Kansil MPd saat memimpin
Ibadah Syukur HUT ke-17 Jemaat GMIM Aer Terang Malalayang I Timur, Minggu
(30/3). Karena itu melalui pemberitaan Firman Tuhan yang terdapat dalam Kitab
Kejadian 22:1-14 dan Kitab 2 Tesalonika 12-17, kembali di ingatkan bahwa
siapapun kita tidak pernah luput dan terbebas dari ujian dan cobaan, masalahnya
sekarang siapkah kita menghadapi cobaan dan ujian itu?. Jawabnya tentu ada pada
diri kita masing-masing, ujar Ketua PKB Jemaat Pniel Tuna.
Ketua PKB Wilayah Mawakom menyebutkan, kita sebagai pemimpin
yang baru terpilih juga tak luput dari ujian dan cobaan, karena itu kita
diingatkan oleh Firman Tuhan bahwa Allah
yang memilih kita tetap berdiri teguh dan berpegang pada ajaran-ajaran Kristus.
Itulah berita yang menghibur dan menguatkan kita, seperti Abrahan yang dikenal
sebaga Bapa segala orang Percaya, tak luput dari cobaan, Ishak anaknya yang tunggal disiapkan oleh Abraham untuk menjadi korban bakaran dan persembahan bagi Tuhan, namun
karena kesetiaan dan ketaatannya mendengar suara Tuhan. Allah menggantinya korban bakaran itu dengan domba. Ini menjadi bukti
bahwa kalau Tuhan yang memerintah berarti Tuhan punya maksud dan rencana
yang terindah dalam hidup orang yang selalu setia dan percaya kepada
Tuhan. Begitu pula dengan persekutuan orang-orang percaya di jemaat Tesalonika,
Rasul paulus mengingatkan, jemaat harus siap menghadapi ujian. Karena itu
ajakan Paulus agar jemaat berdiri teguh berpegang pada ajaran-ajaran Tuhan,
kunci Ketua Koodinator PKB Gereja-Geraja Sinode Am (Kabag humas Judisthira Siwu
selaku jubir pemprov).
Wagub Resmikan Gereja Efata Lansa
Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd, di Jemaat GMIM
Efata Miaya Lansa Wilayah Maesa, Minggu (30/3) meresmikan penggunaan gedung gereja jemaat
tersebut, yang diawali pentahbisan gedung gereja oleh Ketua BPMS GMIM Pdt Piet H
Tampi STh MSi, dilanjutkan dengan penandatangan prasasti oleh Wagub dan Pdt Tampi, pembukaan selubung papan nama oleh Wagub, serta penguntingan pitah yang dilakukan oleh Ibu Mieke Kansil Tatengkeng bersama GA
Ny Tampi Kondoy dan pembukaan pintu gereja oleh Ketua BPMS GMIM Pdt Piet H
Tampi STh MSi.
Sebelumnya Baik Pak
Wagub maupun Pdt Piet Tampi, telah melakukan peletakan batu pertama pembangunan
pastori jemaat Efata Miaya.
Wagub mengatakan, pengalaman iman jemaat dalam membangun
rumah Tuhan patut diteladani, walaupun ekonomi jemaat dapat dikatakan
pas-pasan, namun mampu membangun bait Allah walaupun smaal biutiful (kecil namun
indah). Kiranya gedung gereja ini akan menjadi sarana tempat pembinaan iman
bagi warga gereja, tandas Ketua PKB Jemaat Pniel Tuna. Turut para pejabat pemprov dan minut. (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir
pemprov).
Langganan:
Postingan (Atom)




