Selasa, 15 April 2014

Gubernur Paparkan Kesiapan Sulut Gelar Iven WCRC Dihadapan Dubes

Pelaksanaan Iven internasional World Coral Reef Conference (WCRC) atau konferensi terumbu karang dunia, yang akan diberlangsung  di Manado Provinsi Sulut pada  tanggal 14-17 Mei 2014 mendatang,  tinggal beberapa minggu lagi. Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang ketika menghadiri rapat koordinasi WCRC yang dipimpin Menko Kesra Agung Laksono diruang rapat utama Kemenko Kesra, Selasa (15/4) kemarin, menegaskan pemerintah dan masyarakat provinsi sulut telah siap menggelar iven internasional ini, berbagai kesiapan menyambut iven ini telah dilakukan sejak tahun lalu, seperti lokasi tempat pelaksanaan maupun hotel sebagai tempat akomodasi peserta termasuk sarana transportasi serta kegiatan penunjang lainnya semuanya telah siap, ujar Sarundajang, sembari menyebutkan pelaksanaan kegiatan iven WCRC itu merupakan salah satu upaya untuk penyelamatan dan pelestarian pemanfaatan sumberdaya yang ada pada ekosistem terumbuh karang, sekaligus akan menjadi wadah para pengambil kebijakan dalam merespons terumbuh karang terkini, ujar Sarundajang.
Pertemuan yang dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan Cicip Sutarjo, Menteri Parekraf Mari Elka Pangestu, Wamendiknas yang juga selaku Plt Rektor Unsrat, serta pejabat eselon I dilingkungan Kementerian kehutanan, k
Kemlu, BPPT, serta Dirjen kelautan pesisir dan pulau-pulau kecil DR. Sudirman Saat selaku Ketua Panitia Nasional, sementara dari sulut sendiri yang ikut mendampingi Gubernur selain Asisten Ekonomi Pembangunan Drs. Sanny Parengkuan MAP, Ketua Bappeda Ir. Roy O Roring MSi, Kadis Budpar Suprianda Ruru SH LLM, serta kadis Perikanan dan Kelautan Ir. Ronald Sorongan MSi. Kegiatan yang di bagi dalam dua sesi itu dan dalam sesi kedua Gubernur sarundajang usai memaparkan kesiapan sulut di hadapan para pejabat pemerintah pusat, di tempat yang sama langsung memberi pemaparan di hadapan para Duta Besar dan Perwakilan Negara-Negara Sahabat serta perwakilan dari NGO,s  yang mempunyai laut dan peduli tentang lingkungan terumbuh karang, tambah Kadis DKP Ronald Sorongan. (Kabag humas DR. Jemmy Kumendong MSi selaku jubir pemprov). 


Senin, 14 April 2014

Pelayaran Bitung-Malaysia Menguntungkan Dunia Usaha Sulut

Dengan dibukanya pelayaran peti kemas internasional langsung dari pelabuhan bitung menuju pelabuhan tanjung pelepas malaysia akan memberikan banyak keuntungan bagi kalangan dunia usaha di daerah ini, hal itu disampaikan Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd saat menghadiri launching pelayaran perdana oleh maskapai pelayaran Maersk Line dengan kapal MV Vega Viyen dari pelabuhan bitung menuju pelabuhan tanjung pelepas malaysia di pelabuhan peti kemas bitung, Senin (14/4) kemarin.
Menurut Wagub, beberapa hal yang menjadi keuntungan bagi kalangan dunia usaha sulut antara lain, tersedianya layanan pelayaran langsung kapal peti kemas internasional di Indonesia timur, waktu pelayaran dari pelabuhan bitung ke negara tujuan menjadi lebih singkat. Hal ini disebabkan tidak perlu lagi melakukan ekspor dari pelabuhan tanjung priok atau pelabuhan tanjung perak, dapat mengurangi biaya logistik yang ditimbulkan dari biaya transportasi feeder lokal dan lain-lain, resiko rusaknya barang ekspor akibat harus re-stuffing menjadi berkurang, serta menjadi pusat kegiatan ekspor di wilayah Indonesia timur.

Sekilas Kansil juga menyebutkan, barang-barang dari sulut yang sudah diekspor ke-77 negara tujuan sejak tahun 2008, dengan jumlah jenis komoditi yang sudah diekspor 71 jenis. Namun kegiatan ekspor yang dilakukan saat itu masih melalui pelabuhan tanjung priok dan tanjung perak. Karena itu dengan adanya pelayaran peti kemas langsung dari bitung ii, bisa dipastikan investor dari wilayah papua, maluku dan sulawesi yang dulunya mengekspor melalui pelabuhan tanjung priok dan tanjung perak akan tertarik untuk beralih ke pelabuhan bitung karena dari segi waktu dan biaya yang dikeluarkan akan lebih menguntungkan, pungkasnya. Persemian itu dilakukan Dirjen Perhubungan Laut Kapten Bobby R Mamahit yang ditandai dengan penguntingan pitah, turut hadir Presdir Maersk Line Mr. Jacob Sorensen, Wawali Bitung Max Milian Lomban, Asisten I Pemprov Edwin Silangen SE MSi, Kadis Perindag Ir. Olvie Ateng MSi, Kadis ESDM Ir. Marly Gumalag dan Kadis Perkebunan Ir. Jenny Karouw MSi, serta pejabat teras lainnya. (Kabag humas Dr. Jemmy Kumendong MSi selaku jubir pemprov)    




               

Wagub: UN Sulut Dipastikan Berjalan Lancar

 Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Tingkat SMA, SMK dan Madrasah Aliyah (MA) yang mulai bergulir, Senin (14/4) kemarin,  di Provinsi Sulawesi Utara di pastikan berjalan lancar, penegasan itu disampaikan Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd, usai melakukan pembukaan naskah soal UN mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di SMA N 9 Manado.
 Kansil, meyakini bahwa pelaksanaan UN tingkat SMA sederajat di provinsi Sulut akan berjalan lancar, alasannya karena pendistribusian naskah UN mulai dari wilayah kepulauan telah di dahulukan sejak jauh–jauh hari dan telah tiba dengan aman di tempat tujuan, demikian pula dengan wilayah yang ada di daratan semua telah berjalan dengan baik dan tidak ada kendala yang berarti, ujar mantan Kadis Diknas Sulut, sembari menambahkan sedangkan persiapan di sekolah-sekolah sudah merupakan hal biasa karena tiap tahun mereka laksanakan. Sementara bagi pelaksana UN seperti Kadis Diknas kabupaten/Kota dan Kecamatan, Kepala Sekolah dan guru-guru sebelumnya telah diberikan pembinaan.

Selain itu Kansil berharap, para siswa dapat mengerjakan setiap soal yang ada dengan jujur, jangan terpengaruh kalau ada calo-calo yang mengedarkan soal itu tidak benar, karena soal yang ada tidak akan pernah bocor, karena keamanannya sangat ketat, tegas Kansil, sembari menyebutkan, kami juga sudah menginstruksikan, bagi siswa yang ada masalah dengan administrasi, kepala sekolah jangan sekali-kali menghambat, resikonya usai UN akan diganti, sedangkan menyangkut target UN tahun ini Kansil menyebutkan, untuk sulut yang penting kualitas bukan kwantitas, targetnya seperti tahun lalu 99,9 persen, kunci putra terbaik nusa utara.Usai membuka soal di SMA 9 Manado Wagub bersama rombongan melakukan peninjauan UN di SMA Kristen Ebenhaezer Manado. Kepsek SMA N 9 Manado Dra Nelly Tanny menyebutkan jumlah peserta UN 624 siswa yang berasal dari SMA Spektrum, SMA Antonius dan SMS PGRI serta dari SMA N 9 Manado, demikian hal yang sama disampaikan Kepsek SMA Kristen Ebenhaezer Manado Jemmy J Jermias SPd jumlah Pserta UN 244 siswa semuanya siswa Bensar. Turut hadir Ketua DPRD Prov.Sulut Pdt. Meiva Salindeho Lintang STh, Anggota DPRD Sulut Ayub Alie, Rektor UNIMA Prof. DR. Ph. Tuerah, Kadis Diknas AG Kawatu SE MSi serta Sekretaris Diknas Ch. Sumampouw SH MEd. (Kabag humas  Dr.Jemmy Kumendong MSi selaku jubir pemprov). 










Jumat, 11 April 2014

Wagub: Tugas Pertama Kawatu Hadapi UN



Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil Mpd, tak lupa mengingatkan, tugas pertama Kadis Diknas Provinsi Sulut yang baru AG Kawatu SE MSi yaitu menghadapi Ujian Nasional (UN) yang akan dimulai hari Senin 14 April 2014. "Saya berarap pelaksanaan UN di Sulut dapat terlaksana dengan baik, karena itu saya percaya Pak Gemmy sapaan akrab pejabat low profile ini akan dapat melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya", kata Kansil disela-sela penyampaian sambutannya. Guna menindaklanjuti  arahan dari Wagub tersebut, usai pelantikan Kawatu langsung memberikan berbagai pentunjuk terkait suksesnya pelaksanaan UNJ didaerah ini kepada  Sekretaris Diknas yang baru Christian Sumampow SH MPd serta Kabid Dikmen yang baru Jendry Sualang yang turut pula dilantik bersama Kawatu. (Kabag humas selakujubir pemprov Jemmy Kumendong).    

Kawatu Jabat Kadis Diknas, Wowor Dipercayakan Kadis Sosial

Jabatan Kadis Diknas Provinsi Sulut yang lowong beberapa minggu terakhir ini, akhirnya terisi pula setelah Wagub Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd mengambil sumpah dan melantik A G Kawatu SE MSi sebagai Kadis Diknas Sulut, menggantikan pejabat lama Harold Monareh SH MSi karena meninggal dunia, Jumat (11/4) kemarin di ruang Mapalus Kantor Gubernur. Sementara Staf Ahli Gubernur Bidang SDM Drs. Star Wowor MSi dipercayakan sebagai Kadis Sosial Sulut menggantikan posisi yang ditinggalkan Kawatu. Pelantikan pejabat eselon II ini berdasarkan Keputusan Gubernur No. 821.2/BKD/SK/82/2014 Tanggal 4 April 2014.
Selain melantik pejabat eselon II, kesempatan itu Wagub juga turut melantik 28 pejabat struktur eselon III dan 61 pejabat eselon IV. Diantaranya Dr. Jemmy Kumendong yang sebelumnya menjabat Kabag Tata laksana Biro Organisasi bergantian tempat dengan Kabag Humas Judisthira Siwu SE MSi. ketika menyampaikan sambutannya Kansil mengingatkan, tugas yang diemban Kawatu dan Wowor merupakan pekerjaan yang mulia. Diknas tugasnya untuk mencerdaskan bangsa sedangkan Wowor melaksanakan tugas-tugas sosial. Tapi Kansil percaya kedua pejabat ini mampu melaksanakan kepercayaan yang diberikan pimpinan, ujarnya.

Bagian lain mantan Kadis Diknas sulut ini minta pejabat yang baru dilantik untuk senantiasa mengedepankan koordinasi dan evaluasi yang terpadu, sistimatis dalam setiap pelaksanaan tugas dan fungsi, sembari mengingatkan, bahwa implementasi berbagai kebijakan, program maupun kegiatan harus dilandasi dengan analisa yang matang, berani melakukan inovasi dan terobosan kostruktif, visioner dalam menggerakan roda pembangunan di daerah ini, tanda Kansil. Turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Edwin Silangen, Asisten II Sanny Parengkuan dan Asisten III Bidang Administrasi Umum Nixon Watung SH serta para pejabat eselon II lainnya. (Kabag Humas selaku jubir pemprov Jemmy Kumendong).  




  

Kamis, 10 April 2014

Gubernur SHS: Sulut Siap Laksanakan UN!



Ujian Nasional (UN) tahun palajaran 2013/2014 yang secara serentak akan dimulai pada tanggal 14 April 2014 mendatang. Pemerintah pun telah menjadwalkan pelaksanaan UN tersebut untuk tingkat SMA/MA, SMK/MAK, dan SMALB dilaksanakan pada 14-16 April 2014. Untuk UN SMP, MTs, dan SMPLB dilaksanakan pada tanggal 5-8 Mei 2014. Bagaimana dengan persiapan provinsi Sulut? Gubernur Sulut DR. Sinyo Harry Sarundajang menyatakan bahwa Sulawesi Utara sudah sangat siap untuk menggelar agenda nasional pendidikan tersebut. "Sulut telah siap untuk melaksanakan UN, dan saya minta pihak-pihak terkait untuk membantu memuluskan pelaksanaannya", ujar Sarundajang seusai mengikuti teleconference dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof.Dr. Muh. Nuh dan Kapolri Jenderal Pol. Sutarman, Kamis (10/4/14) bertempat di ruang rapat Mapolda Sulut. Gubernur yang kala itu turut didampingi Wakil Gubernur DR. Djouhari Kansil, MPd menyampaikan apresiasi kepada pihak Polri dalam hal ini Polda Sulut yang secara aktif membantu mengamankan pelaksanaan UN ini sejak pencetakan, dan pendistribusian naskah ujian serta meminta pihak Polda untuk tetap membantu dalam pelaksanaan maupun pengumpulan naskah nanti. Gubernur menuturkan bahwa pengamanan pelaksanaan UN tidak kalah pentingnya dengan pengamanan Pemilu. "Pelaksanaan UN ini adalah agenda penting, terjadi kesalahan kecil saja bisa menjadi isu nasional. Karena itu pengamanannya tidak kalah penting dengan pengamanan Pemilu", tegas SHS.
Menurut Wagub DR. Djouhari Kansil yang sejak awal memantau dan mengawasi langsung persiapan UN di Sulut, Pemerintah Provinsi sampai saat ini tidak menemui masalah yang krusial untuk melaksanakan UN. "Tidak ada masalah yang krusial, awalnya hanya ada sedikit kekurangan informasi data dari Kota/Kabupaten namun hal itu sudah dikoordinasikan dan sudah selesai", ungkap Kansil yang juga adalah mantan Kadis Diknas Prov Sulut.
ditempat yang sama, Kapolda Sulut Brigjen Pol. Jimmy Palmer Sinaga, SH, MH langsung menginstruksikan para Kapolres dan Pejabat Utama Polda yang hadir saat itu untuk melanjutkan kegiatan pengamanan terhadap pelaksanaan UN tersebut. "Sebagaimana perintah pak Gubernur tadi, maka Polda Sulut siap mengamankan UN di daerah ini. Saya meminta seluruh kapolres untuk berkoordinasi dengan pihak pemda masing-masing. Jika didapati ada hal-hal yang berpotensi mengganggu pelaksanaan UN ini segera dilaporkan", ujar Kapolda.
Juru bicara Pemprov Sulut, Judhistira Siwu mengatakan bahwa untuk naskah UN sudah diterima pada tanggal 29 Maret lalu oleh Pemerintah Provinsi dan dipantau langsung Wakil Gubernur. "Menurut informasi pihak Dinas Diknas Provinsi, pendistribusiannya sudah dilaksanakan pada tanggal 4 April yang lalu dan untuk wilayah Minahasa, Bitung dan Manado pada tanggal 11 April", jelas Siwu.
Hadir dalam acara teleconference tersebut selain Gubernur, Wagub dan Kapolda juga Rektor Unima Prof.Dr. Philoteus Tuerah, Kepala Balai Pengembangan Mutu Pendidikan Drs. John Runtuwene, Wakapolda Kombes Pol. Petrus Ngili, Sek Dinas Diknas Sulut Drs. Ch.Sondakh dan para Kapolres se-Sulut.
(Juru Bicara Pemprov Sulut Judhistira Siwu, SE, MSi)





Wagub: Akhir Bulan Tandatangan Kontrak

Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd menargetkan, seluruh SKPD Pemprov yang memiliki proyek fisik, paling lambat akhir bulan April 2014, sudah ada tandatangan kontrak dengan pihak ketiga. Mengingat saat ini kita sudah akan memasuki triwulan kedua, penegasan itu disampaika orang nomor dua di sulut saat memimpin rapat evaluasi pengawasan dan penyerapan anggaran (EPPA) posisi Maret 2014, di ruang Mapaluse kantor Gubernur, Kamis 10/4) kemarin. Rapim yang di hadiri Kaban BPK-BMD Praseno Hadi, Karo Pembangunan Farly Kotambunan SE diikuti Pimpinan SKPD. “Saya menargetkan akhir bulan ini sudah ada penandatangan kontrak proyek-proyek fisik yang ada di SKPD, karena itu SKPD segera menyiapkan semua kelengkapan berkas ysng dibutuhkan, serta jangan ditunda-tunda, “katanya.
Dalam Rapim kali ini, Kansil mendapati sedikitnya ada 15 SKPD yang mendapat rapor merah diantaranya Dinas PU, Sekda, ESDM, BPMPD, BPK-BMD, Dinkes, Budpar, Badan Perpustakaan  dan Dishut, Perindag dan Biro Kesra, begitu pula tingkat UPTD, ada sekitar 30 UPTD yang mendapat rapor merah. Sedangkan Rapor biru ada 14 SKPD serta rapor kuning 11 SKPD. Sementara SKPD yang tidak hadiri pada pelaksanaan DESK yang digelar Biro Pembangunan yaitu Diknas, Dinsos, Disbudpar, dan ESDM. Karena itu Wagu minta kehadiran SKPD dalam pelaksanaan DESK tersebut agar bisa mengetahui permasalahan yang ada.
Karena itu semua SKPD maupun UPTD yang menerima rapor merah saat ini kiranya bulan depan sudah harus kuning. Begitu pula dengan SKPD yang memiliki UPTD agar setiap bulan harus ada rapat koordinasi, jangan sampai jalan sendiri-sendiri, SKPD yang adea pekerjaan fisik harus koordinasi dengan Dinas PU agar boleh berjalan baik. Begitu pula dengan permintaan-permintaan anggaran di keuangan harus dipertangungjawabkan secara tepat waktu, serta penyetoran pajak harus dilakukan setiap hari dan jangan ditahan-tahan, sementara kegiatan yang memerlukan koordinasi hendaknya dilakukan koordinasi sehinggs tidfak terkesan jalan sendiri-sendiri, tandas Kansil. Karo Pembangunan Farly Kotambunan mengatakan, kehadiran DESK dan pemasukan laporan sudah semakin baik. Sementara untuk paket pekerjaan TA 2014 dengan pagu diatas 200 juta untuk pekerjaan konstruksi, barang dan jasa lainnya dan untuk jasa konstruksi diatas 50 juta, termasuk penunjukan langsung agar segera dilaksanakan mekanisme proses lelang melalui ULP. Sedangkan penandatangan kontrak bersama akan dilaksanakan pada tanggal 30 April 2014, untuk paket pekerjaan yang sudah selesai proses lelang agar dapat memasukan dokumen kontrak paling lambat 21 April 2014 dan akan masuk dalam penandatanganan kontrak bersama, tambah mantan Karo Umum.     (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).