Selasa, 15 Juli 2014

30 Pejabat Eselon IV Ikut Diklat PIM IV






Pegawai Negeri Sipil (PNS), sebagai salah satu unsur aparatur negara mempunyai peranan yang strategis dalam menyelenggarakan tugas pemerintahan dan pembangunan. Untuk itu setiap aparatur perlu mendapatkan pembinaan dan pelatihan khusus dalam menjalankan management birokrasi.
Pelatihan tersebut didapatkan dengan pelaksanaan Diklat Kepemimpinan tingkat IV kepada pejabat struktural Eselon IV yang ada di lingkup pemerintah Provinsi Sulut. Diklat PIM IV dilaksanakan Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sulut selama kurang lebih tiga bulan dibuka oleh Kepala Bandiklat Pemprov Sulut DR. Drh. F Rotinsulu, Selasa (15/7) bertempat di Aula Bandiklat.
Dalam Sambutannya Rotinsulu menyatakan Diklat ini dilaksanakan sebagai media proses belajar mengajar untuk meningkatkan kompetensi pegawai.
PNS yang menduduki jabatan struktural memiliki peran dalam pembentukan pemerintahan, kompetensi terealisasi dari sikap dan perilaku bermoral dan beretika baik, karena pejabat eselon IV memiliki peran dalam pembentukan dan perencanaan kegiatan organisasi, untuk itu pejabat eselon IV harus mengikuti pelatihan managerial yang baik yang bisa di dapat dalam diklat PIM IV ini.
Rotinsulu berharap melalui Diklat PIM IV ini dapat terwujud Karakter, Konsep, Komitmen, Kompetensi dan konektivitas yang terbangun dengan baik guna menuju tata kelola pemerintahan yang efisien guna mewujudkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Sekretaris Bandiklat Sulut DR. Flora Krisen, SH. MH, dalam laporannya mengatakan Diklat PIM IV ini bertujuan untuk membina sosok PNS dalam jabatan struktural eselon IV. Sebanyak 30 pejabat eselon IV lingkup Pemprov Sulut, turut ambil bagian dalam mengikuti pendidikan tersebut, pendidikan dimulai 15 Juli dan direncanakan akan berakhir pada 6 November 2014 nanti. Para peserta akan medapatkan pengajaran dari Sekretaris Daaerah dan pejabat Pemprov Sulut, Widayaiswara dan fasilitator Bandiklat Pemprov Sulut. (DR Jemmy Kumendong, Msi Kabag Humas Selaku Jubir Pemprov)

Senin, 14 Juli 2014

Wakil Gubernur Terima Penghargaan Lancana Pembangunan dari Presiden

Wakil Gubernur Sulawesi Utara DR Djouhari Kansil pada Selasa 15 Juli 2014, menerima penghargaan Satya Lancana Pembangunan Bisang Koperasi yang diserahkan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yodhoyono bertepatan dengan Peringatan Hari Ulang Tahun Koperasi ang ke 67 di Medan Sumatera Utara.
Penghargaan ini diterima setelah beberapa waktu yang lalu Tim Sekretaris Militer Presiden bersama dengan Tim Dari Kementerian Koperasi dan UMKM, untuk memverifikasi Usulan Menteri Koperasi dan UMKM terhadap DR Djouhari Kansil, Penghargaan ini diberikan sehubungan dengan kontribusi  terhadap pertumbuhan perkoperasian di provinsi sulawesi Utara, melalui pembinaan terhadap Koperasi yang bergerak di bidang pengolahan hasil-hasil komoditi kelapa dan turunannya, kopreasi yang berbasis pohon aren, koperasi yang berbasis hasil-hasil perkebunan dan perikanan yang banyak tumbuh disamping koperasi simpan pinjam. Disamping itu bekerja sama dengan Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi melakukan pembinaan kepada koperasi-koperasi yang berbasis lembaga keagamaan, dimana usaha koperasi ini diberikan bantuan oleh perbankan dan sumber daya manusianya dilatih bagaimana berwirausaha oleh Bank Indonesia.
Diketahui pemberian penghargaan dari Presiden saat ini sangat selektif mengingat setiap calon harus ada catatan bersih dari KPK, Kepolisian, BIN maupun Kejaksaan,  Hasil verifikasi Tim Setmil Presidendajukan ke Dewan Penghargaan Presiden yang diketuai oleh Menko Polkam Joko Suyanto, jika disetujui harus diajukan lagi kepada Bapak Presiden  untuk diseyujui atau pun ditolak.
Menurut  Kadis Kopresi dan UMKM Prov Sulut, Pertimbangan diusulkannya DR Djohari Kansil karena peran dan kontribusinya yang sangat signifikan dalam mengembangkan perkoperasian di Sulawesi Utara sehingga mampu menyokong perekonomian dan memberikan kontribusi terhadap pengurangan angka pengangguran dan angka kemiskinan. (Kabag Humas DR Jemmy S Kumendong, Selaku Jubir Pemprov)

Pemprov Sulut Roling Pejabat Eselon II dan III



Wakil Gubernur Sulawesi Utara DR Djouhari Kansil Senin (14/7) melantik sejumlah pajabat Eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Dalam acara tersebut 11 orang dilantik dalam jabatan eselon II dan 5 orang dilantik dalam jabatan eselon III. Menariknya dalam jabatan eselon II terdapat dua orang pejabat yang mendapat promosi yakni DR Noudy R.P Tendean, SIP,Msi dari jabatan lama Kepala Biro Pemerintahan dan Humas menjadi Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulut. Sedangkan Dra. Jane Mendur di promosikan dari Sekretaris Dinas Pendapatan Daerah menjadi Kepala Biro Ekonomi Setda Provinsi Sulut, Steven Liow.S.Sos juga yang sebelumnya tidak menduduki jabatan Eselon II kini diangkat menjadi Staf Ahli Gubernur bidang Sumber Daya Manusia.
Dalam sambutan pengarahan, Kansil menegaskan bahwa pelantikan pejabat ini merupakan momentum upaya pemantapan secara struktur dalam tubuh birokrasi dan kinerja Pemprov Sulut yang terimplementasi melalui penempatan para pejabat struktural secara kualitas, kapabilitas dan kompetensi.
Kansil berharap dalam mutasi ini akan meningkatkan produktivitas kerja serta kinerja organisasi secara internal dan kinerja pemerintah secara tuntas. Kansil juga mengharapkan agar para pejabat yang dilantik mampu menjaga etika birokrasi serta memperhatikan motivasi kerja, mampu membangun komunikasi dengan baik, mampu menjadi pemimpin yang baik dan menjadi teladan bagi bawahan, mampu memahami sifat dan watak bawahan sebagai modal untuk memimpin. Mampu merencanakan, mengorganisir, mendelegasikan wewenang, mengambil keputusan dan mengawasi orang untuk mencapai tujuan organisasi.
Pada bagian akhir sambutannya, Kansil menekankan agar pejabat yang baru dilantik untuk menjauhi dengan keras dan menolak segala bentuk Korupsi Kolusi dan Nepotisme.



Grafis Pejabat Eselon II dan III yang Dilantik
NO
NAMA
JABATAN LAMA/Eselon
JABATAN BARU/Eselon
1
Ir. Rene Hosang, Msi
Kepala badan Ketahanan Pangan/IIa
Kepala Dinas Kopeasi dan UMKM/IIa
2
Drs. M Bernardus
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM/IIa
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi/IIa
3
Ir. Sandra Moniaga, Msi
Kepala Badan Kepegawaian Daerah/IIa
Kepala Badan Ketahanan Pangan /IIa
4
Christian Talumepa, SH,MSi
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi/IIa
Kepala Badan Lingkungan Hidup/IIa
5
Ir. Rudi Mokoginta
Kepala Badan Pengelolah  Perbatasan /IIa
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Desa/IIa
6
DR. Ir Recky Toemanduk
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Desa/IIa
Kepala Badan Pengelolah Perbatasan /IIa
7
Steven Liow, S.Sos
Staf Pemprov Sulut
Staf Ahli Gubernur bidang SDM/IIa
8
DR. Adri Manengkey, Msi
Kaban BLH/IIa
Staf Ahli bidang pembangunan/IIa
9
DR. Noudy R.P Tendean, Sip, Msi
Kepala Biro Pemerintahan dan Humas/IIb
Kepala Badan Kepegawian Daerah /IIa
10
Dra. Linda Watania, Msi
Kepala Biro Ekonomi/IIb
Kepala Biro Pemerintahan da Humas /IIb
11
Dra. Jane Mendur
Sekretaris Dinas Pendapatan Daerah/IIIa
Kepala Biro Pemerintahan dan Humas/IIb
12
Junita Laloan, SE
Kabag Keuangan Setda Prov. Sulut /IIIa
Sekretaris Dinas Pendapatan Daerah/IIIa
13
Ronny Pantou, AP,AK
Kabid Perbendaharaan BPK dan BMD/IIIa
Kabag Keuangan Setda Prov. Sulut/IIIa
14
Peter Toad,S.Sos
Kasubag Rumah Tangga Gubernur
Kabag Rumah Tangga /IIIa
15
Drs. Andra Mawuntu, Msi
Kabag Rumah Tangga /IIIa
Sekretaris Badan Penghubung/IIIa
16
Wanda Mussu, SE
Kasubag pada BPK dan BMD
Kabid Perbendaharaan BPK dan BMD /IIIa

Minggu, 13 Juli 2014

Wagub Kukuhkan BPP FK Nustar Prov. Sulut.

Warga Nusa Utara di Provinsi Sulut, Minggu (13/7) kemarin menggelar Deklarasi Pembentukan Forum Koordinasi (FK) Nusa Utara (Nustar), bertempat di halaman parkir Bank Sulut marina plasa boulevard Manado. Deklarasi yang mengambil Tema Warga Nusa Utara Bangkit dan Bersatu itu ditandai dengan pengukuhan Badan Pengurus Pusat Forum Komunikasi Nusa Utara (BPP FK Nustar) Provinsi Sulut, yang dilakukan Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd yang juga selaku Ketua Umum BPP FK Nustar. Hajatan tersebut diawali dengan pembacaan Rekomendasi Gubernur Sulut No:220/36.200 Tanggal 7 Juli 2014 Tentang BPP FK. Nusa Utara oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sulut Edwin Silangen SE MSi. Adapun susunan Pengurus sebagai berikut, Ketua Umum Dr. Djouhari Kansil MPd, Wakil Ketua Umum Fentje Yanis SH SIP, dilengkapi dengan 15 Wakil Ketua Bidang (Waket) antara lain Waket Riset dan Tehnologi Edwin Silangen SE MS, Waket Bidang Rohani, Pembinaan Mental dan Spiritual Pdt Estefanus Katihokang STh, Waket Bidang Pemberdayaan Masyarakat Perbatasan Maxi Gagola SH MH, Waket Bidang Pengembangan SDM/SDA Julisa Baramuli SH,Waket Bidang Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan  AKBP Drs. Donny Pusunglaa,Waket Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak dr. Ivone Bentelu dan Waket Bidang Humas Tamaka Kakunsi,Sekum Maxi Sidayang, SE serta tiga Wakil Sekretaris, Bendahara Umum Macmud Turuis SE seratiga Wakil Bendahara. Kepengurusan ini juga dilengkapi dengan Dewan Pendiri yang diketuai Dr. Djouhari Kansil, Dewan Pembina Ketua Gembala Teddy Batasina STh,  dan Dewan Pakar yang diketuai Prof. DR Samsi Pasandaran, MPd. Kesempatan itu Wagub juga melantik Pengurus FK Nustar BPC Kota Manado Ketua dipercayakan kepada Jeffry Salilo SE MM.
Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wagub Djouhari Kansil mengatakan deklarasi FK Nustar merupakan wujud kesadaran dan keikutsertaan masyarakat untuk membangun daerah dan bangsa tercinta. Karena itu forum ini harus kita berdayakan sebagai sarana untuk saling kumunikasi dan bertukar infomrasi serta membangi pengalaman dalam pengembangan sumber daya daerah, ujar Sarundajang.
Karena itu Sarundajang berharap, kedepan forum ini mampu mengadvokasi masyarakat tentang pengembangan/pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan oleh pemerintah daerah, dengan memberikan informasi keadaan daerah yang sangat diperlukan bagi warga nustar dalam rangka menjalin hubungan kekeluargaan, bisnis, budaya dan kepentingan lainnya. Acara tersebut diakhiri dengan pertunjukan masamper dari Sangihe, Bitung ,Minut dan manado. Turut hadir Wakil Bupati Sangihe Jabes Gaghana, Wakil Bupati Minut Julisa Baramuli, Sekda Mitra Tinungki dan Asisten III Pembkab Sitaro Herry Bogar mereka merupakan Ketua BPC FK. Nustar di Kabupaten Masing-masing (Kabag humas DR. Jemmy Kumendong MSi selaku jubir pemprov). 










           



SHS: Terima Kasih Masyarakat Bolsel



Gubernur Sulawesi Utara DR. Sinyo Harry Sarundajang didampingi oleh Forkompinda Sulut, Wakil Gubernur Sulawesi Utara DR. Djouhari Kansil, MPd, Para Anggota BKSAUA dan FKUB Prov Sulut serta sejumlah Kepala Dinas, Kepala Badan dan Kepala Biro di Lingkungan Pemerintah Prov Sulut, mengadakan rangkaian safari ramadhan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan berbuka puasa bersama dengan jajaran pemerintah Kabupaten Bolmong Selatan bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat pada Sabtu 12 Juli 2014.
Diawali dengan ceramah agama oleh Kudrat Dukalang, S.Ag, MPd yang sehari-harinya adalah Kepala Bagiat Tata Uasaha Kantor Kanwil Agama Sulawesi Utara, kemudian sambutan dari Bupati Bolmong Selatan Drs. Herson Majulu yang menyatakan terima kasih dan apresiasi terhadap Gubernur Sulawesi Utara yang telah menjadwalkan Bolmong Selatan sebagai tempat bersafari ramadhan, juga menyampaikan potensi Kabupaten Bolmong Selatan dan memintakan dukungan terhadap proses pemerintahan dan pembangunan yang sementara berjalan, serta momohonkan dukungan juga terhadap usulan pembangunan lapangan udara di daerah ini yang memang sangat dibutuhkan masyarakat.
Dalam sambutannya Gubernur Sulawesi Utara menyatakan rasa senang dan bahagia dapat berbuka puasa bersama dengan warga msayarakat Bolmong Selatan, Sarundajang memandang bahwa kabupaten Bolmong Selatan dengan segala potensinya adalah daerah yang sangat penting sebagai penopang Provinsi Sulut dan Provinsi  Bolmong Raya jika nantinya disahkan.
Sarundajang menyampaikan selamat kepada umat Islam khususnya di Daerah Bolmong Selatan yang telah melewati 10 hari pertama dalam Bulan Ramadhan, sambil menharapkan semoga pelaksanaan ibadah puasa boleh berjalan dengan lancar dan dijauhkan dari segala cobaan dan godaan.
Selain itu Sarundajang menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Masyarakat Bolmong Selatan karena telah berpartisipasi aktif dalam 2 (dua)  agenda politik nasional yaitu pemilihan legistatif pada bulan April yang lalu dan pemilihan calon presdien dan wakil presiden pada tanggal 9 Juli yang lalu, dan itu semua boleh berjalan dengan lancar aman dan tertib, sambil berpesan agar kita semua sabar menunggu hasil perhitungan suara dari KPU pada tanggal 22 Juli 2014, karena siapapun yang menang adalah presiden kita semua, jangan terprovokasi, jangan kerena politik kita bermusuhan,  karena perbedaan adalah hal yang biasa dalam kehidupan politik, karena demokrasi adalah piliham dimana kita memilih sesuai dengan hati nurani dan memilih konsep yang sesuai dengan pemikiran kita.
Sarundajang juga berharap agar sebagai warga masyarakat kita harus mau berubah kearah yang lebih baik karena perobahan itu harus datang dari diri sendiri, dan perlu kerja keras untuk berobah agar kita mampu menyesuaikan dengan dinamika kehidupan, dinamika perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin cepat, sehingga kita mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakat.
Sarundajang kemudian menguraikan tentang kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spritual, dimana Kecerdasan intelektual adalah merupakan kemampuan intelektual, analisa, logika dan rasio, Orang yang kecerdasan intelektualnya baik, baginya tidak ada informasi yang sulit, semuanya dapat disimpan dan diolah, pada waktu yang tepat dan pada saat dibutuhkan diolah dan diinformasikan kembali. Ilmu pengetahuan yang tercipta sehingga manusia menjadi modern sampai dengan saat ini adalah bagian dari kecerdasan intelektual.
Berkaitan dengan Kecerdasan emosional, Sarundajang menjelaskan bahwa itu adalah kemampuan untuk mengenali perasaan sendiri dan perasaan orang lain,kemampuan memotivasi diri sendiri,serta kemampuan mengolah emosi dengan baik pada diri sendiri & orang lain. Bagaimana seseorang mengatur tutur kata dan tingkah laku, bagaimana hidup bertoleransi dan bagaimana hidup bergaul dengan bangsa lain adalah bagian dari kecerdasan emosional, Sarundajang menekankan bahwa apabila seseorang mampu mempunyai kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosianal maka biasanya orang itu akan memperoleh sukses dalam hidupnya.
Sedangkan mengenai Kecerdasan spiritual  yaitu kemampuan seseorang untuk mengerti & menerima makna pada apa yang dihadapi dalam kehidupan,sehingga seseorang akan memiliki fleksibilitas dalam menghadapi persoalan di masyarakat, ciri-ciri orang ini adalah sangat berempati dengan orang lain, menghargai orang lain, menganggap bahwa semua manusia ciptaan Tuhan adalah sama, suka membantu dan suka melindungi.
Selesai memberikan sambutan Sarundajang kemudian memberikan bantuan dari berbagai sektor terhadap masyarakat Bolsel yang terdiri dari; Dinas Pertanian yaitu 3 buah handtraktor, 1 ton bibit padi, 500 kg bibit jagung, 150 liter pupuk cair; Dinas Kelautan dan Perikanan yaitu 2 buah motor katinting, 2 life jacket; Biro Ekonomi 2 ton beras; Biro Kesra 1 set sound system; Dinas Sosial yaitu 200 paket Ikan kaleng, Minyak Goreng, Kecap dan sambal; Dinas Perkebunan yaitu Bibit Cengkeh 10.000 pohon dan bibit pala; Dinas Kesehatan 4 Dos Multivitamin serta Bantuan dari Kanwil Agama 1 Paket Alqur’an. (DR. Jemmy Kumendong, Msi, Kabag Humas selaku Jubir Pemprov Sulut).


 Bersama Forkompinda Sulut, Bupati Bolsel, BKSAUA dan FKUB Sulut
 Ceramah agama oleh Kudrat Dukalang, S.Ag, MPd
 Sambutan Bupati Bolsel Drs Herson Majulu
 Sambutan Gubernur Sulut DR S H Sarundajang

 Gubernur Sulut memberikan bantuan Hand Tracktor
 Gubernur Sulut memberikan Bantuan Bidang Pertanian
 Gubernur Sulut memberikan bantuan bibit cengkeh
 Para Pejabat eselon 2 Pemprov Sulut yang hadir berfoto bersama
 Foto bersama Kaban Kesbang, Kabag Humas dan WartawanpPos Kantor Gubernur yang meliput acara


Jumat, 11 Juli 2014

SHS: Sabar dan Tunggu Hasil KPU




Demikian penekanan Gubernur Sulawesi Utara DR Sinyo Harry Sarundajang ketika diwawancarai oleh insan pers pada Jumat sore 11 Juli 2014 di Kantor Gubernur usai melaksanakan aktifitasnya di kantor.
Sarundajang mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menghadirkan suasana sejuk karena pesta demokrasi telah usai, semua pihak harus menahan diri, hindari pernyataan-pernyataan yang dapat menimbulkan konflik dan sebaiknya semuanya menunggu hasil pengumuman dari KPU sebagai hasil yang tepat dan benar karena hal tersebut diatur dengan perundang-undangan.
Menanggapai tentang keberadaan lembaga quick count yang menayangkan hasil perhitungannya namun membingungkan masyarakat karena hasil yang berbeda-beda, Sarundajang menjelaskan “Perhitungan cepat didasarkan pada metode dan prinsip-prinsip ilmiah yang telah diuji keabsahannya, biasanya margin errornya paling tinggi pada angka 3, kalau lebih dari 3 berarti perhitungan tersebut diragukan kredibilitasnya, pemakian quick count ini diseluruh dunia, namun tentunya tergantung pada orang yang menggunakannya, tapi saya percaya bahwa jika menggunakan prinsip-prinsip yang benar pasti juga hasilnya benar”. Pungkas Sarundajang.