Selasa, 16 September 2014

Wagub Buka Pekan Olahraga Pendidikan



Wakil Gubernur Sulut, Dr Djouhari Kansil MPd, Rabu (16/9) di lapangan olahraga KONI Sario Manado, membuka  Pekan olahraga pendidikan dan kejuaraan antar satuan pendidikan dalam rangka memeriahkan Haornas Ke-XXXI sekaligus ikut memeriahkan Hari Ulang Tahun Emas Provinsi Sulut.
Menurut Kansil kegiatan yang diikuti siswa SD dan SMP itu bertujuan, untuk menambah pengetahuan dan pengalaman dalam berbagai aktifitas gerak di alam terbuka serta menumbuh kembangkan sikap sportif, jujur, disiplin bertangungjawab bisa bekerjasama dengan siswa serta meningkatkan pemberdayaan dan pembudayaan olahraga dilingkungan sekolah, ujar mantan Kadis Diknas Sulut.

Turut hadir Kadis Pora B Mononutu SH, Kadis Diknas AG. Kawatu SE MSi, Kadis Sosial Dra. Star Wowor, Sekwan Drs Jhon Palandung serta Direktur RSJ Ratumbuisang dr Jemmy Lampus. (Kabag humas DR Jemmy Kumendong MSi selaku jubir Pemprov).

Bitung Akan Miliki Pabrik Pengolahan baru


Komitmen Gubernur Sulawesi Utara DR Sinyo Harry Sarundajang dalam membangun Daerah Nyiur Melambai terus dibuktikan.
Ini dibuktikan dengan akan dibuka satu perusahan pengolahan ikan milik PT. RD Pacific berasal dari negara tetangga Philipina. Menurut rencana perusahan tersebut akan melakukan Soft opening pada tanggal 24 September 2014 mendatang.
Hal tersebut disampaikan Gubernur yang didampingi kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Ir. R Sorongan. saat menerima kunjungan direktur utama PT. RD Pacific  Michael Timeto, manufacturing manager Christina ciocon, di rumah dinas Gubernur,  Selasa (16/9). 
Pembukaan pabrik ikan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Gubernur Sulut ke Philipina beberapa waktu lalu. Dimana, Gubernur membuka peluang bagi para investor dalam menanamkan modal di wilayah Sulut. Melihat tawaran tersebut, para investor dari negara tetangga itu langsung cepat merespon dengan membuka salah satu pabrik ikan besar di Bitung.
Gubernur juga mengingatkan kepada jajaran direksi perusahan untuk mempekerjakan tenaga kerja lokal dan bisa mengajarkan bahasa ingris kepada pekerja agar mereka bisa berkomunikasi baik dan menambah pengetahuan bahasa guna kemajuan daerah Sulut.

Senin, 15 September 2014

Gubernur Terima Penghargaan Duta Perdamaian





Eksistensi Gubernur Sulawesi Utara DR Sinyo Harry Sarundajang dalam berbagai bidang terus menuai prestasi, kali ini putra terbaik Sulut ini kembali mendapatkan penghargaan sebagai duta perdamaian dari The Universal Peace Federation (UPF).
Penghargaan tersebut diterima Senin (15/9) dalam acara festival keluarga sejahtera yang di selenggarakan BKKBN Sulut, bertemapat di ruang Mapaluse Kantor Gubernur Sulut. Pada kesempatan itu kepala BKKBN RI Prof. dr. H. Fasli Jalal, Ph.D, SpGK juga mendapatkan penghargaan serupa.
Penghargaan ini diraih karena Kiprah sosok Gubernur Sulut Sinyo Harry Sarundajang sebagai figur pemimpin yang menjunjung tinggi pluralisme, tak hanya mendapat pengakuan dari elemen masyarakat di Tanah Air, tetapi juga datang dari luar negeri.
Gubernur Sendiri saat menerima penghargaan tersebut menyampaikan rasa terima kasih yangbesar atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya, karena tanpa dukungan semua elemen baik rekan TNI Polri maupun tokoh agama, beliau tidak bisa menyelesaikan konflik yang terjadi. Gubernur berharap apa yang sudah dilakukannya bisa terus terpelihara dengan baik, bangsa Indonesia tetap bisa hidup damai.
Ketua UPF Edgar Tanate mengatakan nama penghargaan yang akan diterima salah satu gubernur terbaik di Indonesia itu adalah Ambassadors for Peace, yaitu penghargaan di bidang perdamaian. Menurutnya, penghargaan tersebut diberikan kepada Sarundajang karena sewaktu dipercayakan oleh pemerintah pusat menjabat sebagai gubernur di dua daerah konflik, yakni Maluku dan Maluku Utara, ternyata dia mampu mendamaikan konflik horizontal yang melibatkan masyarakat dua provinsi bersaudara itu.


Gubernur Bagi Pengalaman dengan Peserta Sesparlu Kemenlu




Gubernur Sulawesi Utara DR Sinyo Harry Sarundajang Senin (15/9) melakukan pertemuan bersama peserta Observasi Lapangan Sesparlu angkatan 51 dari pusat pendidikan dan pelatihan Kementrian Luar Negeri.
Dalam pertemuan tersebut Gubernur membagikan sejumlah pengalaman beliau dalam memipin sejumlah daerah baik itu daerah konflik serta bagaimana Gubernur mempromosikan Sulut melalui sejumlah ivent internasional yang diadakan di daereah nyiur melambai.
 Peserta Sesparlu terdiri dari tiga kelompok yakni Asean political and security community issues, Asean economic community issues, Asean Socio-cultural community issues. Ketiga kelompok ini mendengarkan dengan baik sejumlah keberhasilan Gubernur dalam memimpin Provinsi Sulut.
Sarundajang menjelaskan secara detail letak teritorial Provinsi Sulut yang sangat strategis dengan jalur perdagangan dunia,dimana di Sulut terdapat pelabuhan alam yang besar yakni pelabuhan samudera Bitung yang nantinya akan membuka konektivitas Asean. Melalui Pelabuhan itu akan dibuka jalur perdagangan internasional yang menbghubungkan negara besar di dunia.
Semuanya itu akan terwujud tentunya dengan di dukung oleh infrastruktur yang memadai, untuk itu kota Bitung akan di jadikan Kawasan Ekonomi Khusus dan akan dibangun jalan tol Manado-Bitung. Sejumlah pertanyaan juga dilontarkan para peserta antara lain bagaimana Sulut dalam penanganan bencana alam, serta bagaimana menjaga kerukunan antar sesama masyarakat yang beranekaragam suku agama.
Menurut rencana peserta observasi lapangan tersebut akan mengunjungi sejumlah daerah di Sulut diantaranya Kabupaten Kepulauan Talaud. Menurut pendamping ibu hendra henny andries, nentinya di Talaud para peserta akan melakukan observasi lapangan terkait pembangunan dan hubungan antara pemerintah daerah dengan Negara tetangga.


Wagub Siarah di makam Sam Ratulangi dan AJ Sondakh



Dalam rangka menyonsong peringatan Tahun Emas Provinsi Sulut, Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd, Senin (15/9) kemarin, di dampingi Asisten Ekonomi Pembangunan Drs. Sanny Parenguan MAP selaku Ketua Panitia HUT ke-50 Provinsi Sulut, melakukan siarah di makam Pahlawan Nasional Sam Ratulangi di Tondano serta makam mantan Gubernur Sulut periode 200-2005 Drs. Adolof Jouce Sondakh di Bukit Kasih kanonang Minahasa.
Menurut Kansil siarah tersebut dalam rangka mengenang jasa Pahlawan Sam Ratulangi serta mengenang jasa AJ Sondakh yang pernah memimpin daerah ini sebagai Gubernur Sulawesi Utara, sembari menambahkan kegiatan seperti ini setiap tahun dilaksanakan, jelas orang nomor dua di Sulut. 

Ikut mendampingi Wagub Asisten Pemerintahan dan Kesra Edwin Silangen SE MS, Asisten Administrasi Umum Nixon Watung SH, Kadis Perindag Ir Olvie Ateng, Kadis ESDM Ir. Maly Gumalag serta pejabat teras lainnya. (Kabag humas DR Jemmy Kumendong MSi selaku jubir pemrov)      

Minggu, 14 September 2014

Onibala pimpin tim bakiak puteri inspektorat


inspektur provinsi sulut drs.Mecky M onibala Msi berhasil memimpin tim puteri perompak panjang ( bakiak) yang berhasil masuk final pada pertandingan olahraga dalam rangka ikut memeriahkan Tahun Emas Provinsi Sulut yang sementara berlangsung di halaman kantor Gubernur (Kabag Humas DR.Jemmy Kumendong MSi selaku jubir pemprov)

Dinkes Sulut Bagikan 7000 Masker

Gunung Lokon yang merupakan gunung berapi paling aktif di daerah ini, sejak Sabtu  (13/9) pukul 03:00 Wita, kembali melakukan erupsi dengan memuntahkan debu vulkanik setinggi 500 meter dari kawah tompaluan, dan  hingga sore harinnya sebanyak tiga kali . Walaupun erupsi kali tidak  membuat masyarakat sampai mengungsi, namun Pemerintah Provinsi Sulut melalui Kadis Kesehatan dr. Grace L Punuh M.Kes langsung mengambil langkah antisipatif terhadap warga yg terkena debu vulkanik.
 Menurut Punuh tim Dinkes Sulut sejak Sabtu pagi telah menyebarkan 7000 masker secara gratis ke wilayah-wilyah yang terkena lontaran debu vulkanik seperti  Desa Sea, Perumahan Cehate dan Perumahan Wen-Win, termasuk Sekolah dan warga penduduk lainnya. Bantuan masker ini juga telah diberikan kepada warga Minanga dan sebagian wilayah Tomohon dan Minahasa, sebut dr Grace yang akrab disapa sembari menyebutkan, bantuan masker tersebut guna mengantisipasi dampag dari debu vulkanik yang bisa menimbulkan penyakit ispa bagi masyarakat dan hal tersebut sudah kami laporkan kepada Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang dan Wagub Dr. Djouhari Kansil MPd, jelas Punuh.
Gubernur Sarundajang mengimbau warga yang berada di sekitar gunung lokon untuk tetap wapada, masyarakat juga dilarang melakukan aktifitas terutama para pencinta alam yang ingin mendaki gunung tersebut. Karena status gunung lokon hingga kini masih berada di level III. Selain itu Masyarakat yang melakukan aktivitas di luar rumah, diharapkan supaya menggunakan masker, tandas orang nomor satu di Sulut. (Kabag humas DR. Jemmy Kumendong MSi selaku jubir pemprov).