Senin, 26 Januari 2015

Korah: Tulude Merupakan Ibadah Bernuansa Budaya



Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Perovinsi Sulut Ir HTR Korah MSi menyatakan, Tulude Tingkat Provinsi Sulut yang akan digelar Forum Komunikasi Masyarakat Nusa Utara (Nustar) pada 7 Pebruari mendatang di lapangan Koni Sario Manado, merupakan Ibadah yang bernuansa budaya kepada Tuhan yang telah dilaksanakan oleh para leluhur kita, dan sekarang kita sebagai generasi penerus tinggal melestarikannya.  Karena itu kita harus mempersiapkan sebaik mungkin  hajatan ini agar dapat berlangsung sukses. Pernyataan Kadisbudpar itu disampaikan pada Rapat Panitia yang berlangsung di Gedung Pramuka Sulut Jalan Siswa Manado, Senin (26/1) kemarin.
Menurut Korah tulude ini, nantinya akan kami jadikan sebagai kalender tetap Disbudpar, sebagai salah satu objek wisata daerah sulut, terutama wisata kuliner. Karena dalam pesta adat Tulude selain ibadah yang harus di tonjolkan, tapi juga makanan khas dari masyarakat tiga kabupaten kepulauan di nusa utara yaitu Talaud, Sangihe dan Sitaro kiranya bisa tampilkan seperti bĂȘte daluga, sagu, duku nambu (sayur gedi yang di tumis pakai santan kelapa) serta ikan bakar.  Makanan-makanan tradisional seperti itu sangat digemari oleh para turis baik manca negara maupun domestik. Oleh karena itu mari kita bawah dalam doa setiap hari agar tulude ini bisa dihadiri ribuan masyarakat nusa utara dari seluruh pelosok daerah ini, ajak mantan Kaban Penanaman Modal Daerah.
Sementara Ketua Harian Panitia Drs Mourits Berhandus SH MSi, menegaskan kesiapan panitia untuk menggelar pesta adat tulude ini, berlangsung mantap. Karena itu seluruh seksi-seksi tetap melakukan koordinasi sehingga sampai pada pelaksanaan hari H nanti semua akan berjalan lancar. Ia juga menambahkan rapat terakhir nanti akan berlangsung di Bank Sulut dipimpin Wagub Dr Djouhari Kansil MPd selaku Ketua Umum Forum Masyarakat Nustar. (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).

Palandung Dorong Birokrat Pemprov Study di Austrralia




Pembangunan sumber daya manusia (SDM) merupakan sektor yang memegang peranan sangat penting dalam upaya mewujudkan Visi dan Misi pembangunan daerah, lebih khusus pembangunan kualitas dan kompetensi dari para aparatur pemerintah Provinsi Sulut, sebagai ujung tombak pelaksana dan pelayan masyarakat. hal itu dikatakan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sulut Drs Jhon Palandung MSi saat menutup Sosialisasi Beasiswa di Australia yang berlangsung di Kantor Bappeda Sulut, Senin (26/1) kemarin. Kegiatan yang dihadiri Kepala Bappeda Ir Roy O Roring MSi.
Menurut Palandung, saat ini tidak bisa dipungkiri bahwa dinamisasi dan derasnya arus perubahan yang diakibatkan oleh era globalisasi menuntut kita selaku stakeholders pembangunan untuk senantiasa dapat menyesuaikan langkah dan irama sesuai dengan perubahan yang ada, guna secara kionsisten dapat menjawab kebutuhan bangsa daerah dan masyarakat saat ini, jelas mantan Sewan Sulut sembari menambahkan menjadi suatu keharusan bagi pemprov untuk menjadikan sektor pembangunan manusia sebagai salah satu prioritas dalam proses perwujudan pembangunan daerah. Implementasinya, maka Pemprovharus mampu dan mau memfasilitasi untuk memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada birokrat yang ada ingin  mengembangkan SDM ke jenjang yang lebih tinggi sesuai kompetensi dan kapasitas melalui kerjasama program beasiswa untuk study di Australia, apalagi seluruh biaya ditangung oleh pemerintah Australia, mudah-mudahan tahun ini ada birokrat pemprov yang terpilih untuk mengikuti program pasca sarjana maupun program doctor di negeri kangguru, tandas mantan Sekda Sitaro. (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).

Palandung Pimpin Sertijab Pejabat Dinkes





Asisten Pemerintahan dan Kemasyarakatan Setda Provinsis Sulut Drs Jhon Palandung MSi, Senin (26/1) kemarin, di Aula Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulut memimpin langsung serah terima jabatan 15 pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Dinkes Sulut.
Sertijab tersebut merupakan tindaklanjut dari pelantikan pejabat Eselon III dan IV dilingkungan Pemprov Sulut, yang dilakukan Wagub Sulut Dr Djouhari Kansil MPd minggu pekan lalu.
Palandung mengatakan, sertijab pejabat dilingkungan Pemprov Sulut merupakan bentuk pemenuhan kepentingan organisasi, guna meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas pelayanan umum. Serta tentunya sebagai salah satu bentuk pembinaan karier pegawai yang pasti akan memberikan motivasi lebih, bagi para aparatur untuk terus berkarya dan bekerja dalam pengabdian, jelas mantan Sekretaris DPRD Sulut.    
Diketahui 15 pejabat Eselon III dan IV yang melakukan sertijab antara lain, Sekretaris Dinkes dari dr JUNI Tampemawa MKes MARS kepada Drs Djoni S Matali Apt, Kabid Promkes dan Pemberdayaan Masyarakat  dari Drs Djoni S Matali Apt kepada dr Greity Giroth MKes, Kepala UPTD Balai penunjang Kesehatan dari dr Hendrik P Tairas kepada dr Frida Agu SpKj, Kasie vBimdal Upaya Perbaikan Gizi dari dr Ch Ririmasse MKes kepada Hendra M Tandayu Amg, Kasuba Perencanaan dan Keuangan dari Frets Melope SE kepada Olce Umboh SKM. Turut hadir Kadis KIesehatan dr Grace L Punuh MKes. (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).

Minggu, 25 Januari 2015

Orang Percaya Dituntut Berperilaku Adil



Setiap orang percaya dituntut harus berperilaku adil kepada sesama, Hal itu disampaikan Penatua Dr Djouhari Kansil MPd, saat memimpin Ibadah syukur memasuki Tahun baru 2015 di Jemaat GMIM Saitun Desa Lowian Kec, Maesaan Kab. Minahasa Selatan, Minggu (25/1) kemarin. Khotbah yang terambil dari Kitab Kudus Perjanjian Lama Kejadian 18:16-21 dan dari Kitab kudus Perjanjian Baru 1 Petrus 3:8-12 menurut Ketua PKB Jemaat GMIM Pniel Tuna Wawonasa,  firman Tuhan mengingatkan kepada kita sebagai orang yang percaya kepada Tuhan untuk tidak larut dengan kehidupan dunia, sehingga kita tidak menjadi orang-orang yang sombong, egois, dengki, dan munafik tapi sebaliknya menjadi manusia yang bersikap dan berperilaku adil, Karena inilah yang diajarkan Tuhan kepada kita, sembari memberi contoh kehidupan manusia ibarat buah kedondong dan buah mangis, buah kedondong walaupun terlihat indah namun didalamnya ada banyak onak dan duri, tapi buah mangis merupakan buah yang sangat jujur dan tak pernah beda baik dilihat dari luar hingga dalamnya memiliki angka yang sama. Jika manusia hidup mengikuti keinginan dunia maka kehancuran yang akan dialaminya, jelas Ketua PKB Wilayah Mawakom.  
Sebab itu penasehat PKB Sinode GMIM mengajak, jemaat Saitun Lowian hendaklah kiranya dalam hidup ini marilah kita kedepankan hidup yang menjunjung keadilan terhadap sesama, sehingga dalam perseketuan berjemaat akan berjalan aman dan damai, sembari menyebutkan, kita boleh belajar dari pengalaman Sodom dan gomorah, bagaimana Tuhan menghukum mereka karena perbuatan-perbuatan jahat yang dilakukannya kepada Tuhan. Sebab itu kembali Ketua PKB Gereja-gereja Sinode Am mengajak, biarpun ada tantangan dan coban, hendaklah jemaat jangan sampai menjadi galau, karena Tuhan telah memberikan akal budi dan kebijaksanaan kepada kita orang percaya. Dalam Ibadah tersebut Vocal Gorup Talita pimpinan Ibu Mieke Kansil Tatengkeng serta sejumlah pejabat pemprov telah mengisi puji-pujian, Hadir Wakil Ketua TP PKK Prov Sulut Ny Mieke kansil tatengkeng, Kadis Kesehatan Sulut dr Grace L Punuh M.Kes serta kaban Pengelola Perbatasan DR Ricky Toemandoek. (Kabag humas Drs jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).   

Kamis, 22 Januari 2015

(Konpers) Pemprov : pernyataan oknum atas nama PAMI kepada Gubernur adalah fitnah

Kamis 22-01-2015, Bertempat di ruang mapaluse ktr Gubernur, Pemerintah Provinsi Sulut mengadakan konferensi pers yang disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Administrasi Umum, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Biro Hukum, Kepala Biro Pemerintahan dan humas serta turut dihadiri oleh Kepala Biro SDA, kepala Biro Orpeg.
Dalam pernyataannya Asisten Pemerintahan dan Kesra secara tegas menyatakan bahwa aksi yang dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan PAMI adalah fitnah dan perbuatan melanggar hukum yang dilakukan terhadap pejabat negara.
Kepala Biro Hukum Setda Prov. Sulut menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi menyikapi dan menseriusi aksi finah ini dengan melanjutkannya melalui proses hukum berupa pelaporan kepada pihak kepolisian baik polda sulut maupun DKI jakarta. Dijelaskan lebih lanjut bahwa tindakan yang dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan PAMI adalah tindakan melanggar hukum karena berupa fitnah terhadap pejabat negara dan akan menggugat balik dengan menyampaikan pasal – pasal KUHP yang digunakan yakni : pasal 310, pasal 311, pasal 154 dan pasal 155.
Sedangkan Kepala Badan Kesbang menyatakan bahwa selang tahun 2014 sampai posisi 31 Desember ada 76 ormas dan LSM dan tidak ada organisasi PAMI yang terdaftar di kesbang baik di Manado/Provinsi maupun di Badan Kesbang Pusat. Jadi dapat dikatakan organisasi ilegal dalam menjalankan aksinya sehingga juga dapat dikatakan melanggar hukum.

Asisten administrasi umum yang merupakan mantan Kepala Biro Hukum, dalam kapasitasnya sebagai pakar hukum lebih tegas lagi menyatakan bahwa ini benar benar unsur fitnah dan apa yang disampaikan tidak terbukti secara hukum. Pemerintah provinsi akan melakukan tindakan tegas karena ini juga proses edukasi kepada ormas atau LSM sehingga ada efek jera bagi yang lain apabila melakukan fitnah dan akan dikawal dari proses penyidikan sampai hasil di pengadilan karena ini menyangkut kewibawaan pemerintah. (Drs. Jahja Rondonuwu, Msi Kepala Bagian Humas Pemprov Sulut)



Wagub: Jajaran Kesehatan Sulut Turunkan Angka Kematian Ibu Melahirkan






Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil MPd minta kepada seluruh jajaran kesehatan di daerah ini di  Tahun 2015, kiranya dapat bekerja keras untuk menurunkan angka kematian ibu melahirkan dan anak. Tahun 2014 lalu kita mampun menurunkan angka kematian ibu melahirkan sampai 58 kasus, kiranya tahun ini kalian mampun menurunkan sampai menjadi nol persen.
Permintaan orang nomor dua di Sulut ini disampaikan saat menghadiri Ibadah ucapan syukur Ulang tahun ke-50 Direktur RSJ Ratumbuisang Manado dr Jemmy Lampus, Kamis (22/1)kemarin. Mumpung kalian semua dari jajaran kesehatan di daerah ini hadir semua, maka saya mengambil kesempatan untuk mengingatkan hal ini. Mengingat pentingnya tugas yang satu ini, maka saya menantang kalian untuk melakukan dengan bekerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas, karena apa yang kita lakukan ini demi keselamatan jiwa manusia, jelas Kansil.
Terkait dengan  penyelesaian gedung RSJ Ratumbuisang yang masih dalam tahap penyelesaian, Kansil harapkan ada kerjasama yang baik dari pimpinan maupun staf, sehingga gedung tersebut bisa selesai tepat waktu. Sebab dengan selesainya gedung tersebut dipastikan pelayanan kesehatan juga akan semakin menningkat pula. Saat ini dibawah kepemimpinan dr Jemmy Lampus  rumah sakit ini mulai menunjukan kemajuan baik manajemen, pelayanan sampai pada infrastruktur. Karena itu diharapkan kerjasama yang ada dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan, ujar Kansil (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).
     
 

PNS Dispora Teken Pakta Integritas



 

Para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga  Provinsi Sulut yang berjumlah 69 pegawai melakukan penandatanganan (teken) Pakta Integritas, Kamis (22/1) kemarin, di hadapan Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs Jhon Palandung serta Kadis Pora Drs Mecky M Onibala MSi, di kantor mereka Jln 14 Pebruari Manado Palandung mengingatkan bebrapa hal terkait dengan tugas sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat yaitu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, karena sebagai abdi Negara dituntut adanya disiplin yang tinggi sehingga masyarakat akan terlayani dengan baik, tapi juga loyalitas kepada pimpinan dalam menjalankan tugas pokok sehari-hari benar-benar harus Nampak, sehingga tidak akan terjadi penumpukan pekerjaan. Selain itu Palandung minta dalam menjalankan tugas sehari-hari harus ada kebersamaan (tim work) disamping focus pada penggunaan anggaran sesuai ketentuan dan perundang undangan yang berlaku.

Sementara Kadis Pora Drs Mecky M Onibala MSi  berharap, pegawainya mampu berperan secara pro aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme serta tidak melibatkan dari perbuatan tercela, tidak meminta atau menerima pemberian secar langsung atau tidak langsung berupa suap, hadiah, bantuan atau bentuk lainnya yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta bekerja dengan tidak bersungut-sungut, tandas mantan inspektur Provinsi. (Kabag humas Drs jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).