Senin, 25 Januari 2016

Pemprov Terus Mantapkan Persiapan FL2SN


Gubernur menyerahkan hadiah bagi Guru dan siswa Berprestasi

Ajang kreatifitas para Siswa SD,SMP dan SMA serta SMK sederajat se- Indonesia bertajuk Festival lomba dan Seni Siswa Nasional (FL2SN) yang bakal di gelar di Provinsi Sulut, terus dimantapkan persiapannya oleh Panitia lokal di daerah ini. Hal itu di sampaikan Kadis Diknas Sulut Asiano G Kawatu, SE MSi di Kantor Gubernur, Senin (25/01) kemarin.
Menurut Kawatu perhelatan akbar FL2SN Tahun 2016 di Kota Manado akang berlangsung dari Tanggal 1 s/d 6 Agustus 2016. Karena itu segala persiapan terus kami koordinasikan dengan panitia pusat di Jakarta, ujar manatan Kadis Penda Sulut ini.

Kawatu menyebutkan, untuk penyelenggaraannya ditangani oleh panitia pusat, sementara panitia local hanya menyiapkan acara pembukaan dan penutupan FL2SN, jelas Kawatu sembari menambahkan, walaupun hanya pembukaan dan penutupan, tapi Diknas Sulut terus memantapkan persiapan ini sudah sejak tahun lalu. Untuk penyelenggaraan kegiatan, oleh panitia local yakni pembukaan dan penutupan FL2SN nantinya akan ditangani even organizer  sesuai kriteria yang sudah ditentukan, sebagaimana yang dilaksanakan di Palembang tahun lalu, panitia local disana juga menggunakan even organizer, sembari menambahkan dalam acara pembukaan nanti para peserta akan menyaksikan berbagai keberhasilan Sulut di berbagai bidang baik seni budaya maupun pendidikan, tandas mantan Kadis Sosial ini. (Humas Pemprov Sulut).

Sumarsono Ingatkan Jelang Puncak Curah Hujan Warga Tetap Waspada





Penjabat Gubernur Sulut  Dr Soni Sumarsono MDM terus mengingatkan warganya untuk tetap waspada cuaca ekstrim jelang puncak musim penghujan di akhir Bulan Januari ini. karenanya, dampak dari El-Nino telah menyebabkan musim hujan terlambat dibandingkan normalnya. Biasanya, pada Bulan Januari merupakan puncak kejadian bencana hidrometeorologi yang sering kali mencapai ratusan kejadian. "Januari adalah bulan paling banyak kejadian bencana, karena awal Tahun merupakan puncak curah hujan, sehingga bisa memicu terjadinya banjir, tanah longsor dan puting beliung, jelas Gubernur, sebelum bertolak ke Jakarta, Senin pagi (25/01) kemarin.
"Karena itu warga Sulut saya minta tetap waspada dengan cuaca ekstrim yang terjadi di Sulut belakangan ini. Jika ada ancaman longsor dan banjir segeralah mengungsi ke tempat yang aman," ujarnya.
Mengingat dalam empat hari terakhir curah hujan masih melanda daerah Sulut, bahkan di beberapa tempat di Kabupaten/Kota telah terjadi longsor, rumah-rumah penduduk terendam banjir serta ada korban jiwa di Kota Manado, sehingga warga terus mewaspadainya, sembari mengungkapkan, BMKG memprediksikan hujan akan mencapai puncak musim penghujan pada akhir Januari dan Februari 2016. Meskipun saat ini El Nino masih berada dalam intensitas kuat, akan tetapi kondisinya terus menyeluruh dan diperkirakan akan memasuki fase netral pada Bulan Maret-April 2016.
Sumarsono mengakui, ada ribuan jiwa warga Sulut yang tinggal di daerah rawan bencana seperti di perbukitan, lereng gunung dan bantaran sungai sehingga perlu terus dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaannya. "Mereka-mereka itu harus diselamatkan agar tidak terkena bencana," tegas Dirjen Otda Kemendagri ini, sembari menambahkan Pemprov sendiri telah siap sewaktu-waktu apabila terjadi bencana akan segera turun membantu warga melalui Instansi terkait seperti BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan Dinas Pekerjaan Umum Sulut, tandas Gubernur yang kaya akan ide dan gagasan ini. (Humas Pemprov Sulut).
  

Minggu, 24 Januari 2016

Kuda Bombardir Sabet trophi Sumarsono

Perhelatan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Berkuda di Gelanggang Pacuan Kuda Maesa-Tompaso Minahasa, Sabtu (23/01) lalu berlangsung sukses, karena mendapat antusias serta animo postif yang bukan saja datang dari  warga Sulut, namun berbagai daerah di Sulawesi dan Jakarta.
 Lomba Kuda Pacu yang dilaksanakan sebanyak Sepuluh Race  itu, dimana Kuda Bombardir dengan Nomor Pelana 2, joki Riski R dengan Pemilik All Star Stable yang lari dikelas derby jarak 1600 meter berhasil menjadi Juara 1 sekaligus ikut menyabet Trophy dari Penjabat Gubernur Sulut Dr Soni Sumarsono MDM. Di race tersebut, sebanyak Tujuh Kuda Pacu ikut berlomba dan Bombardir hanya berselih sedikit dengan Kuda Adinda di garis finis, setelah pengumuman panitia Adinda keluar sebagai Juar 2 serta Juara 3 King Kasih.
Demikian pula di Race Sepuluh yang merupakan kelas yang paling bergengsi yaitu kelas terbuka jarak 2200 meter yang memperebutkan, Trophi dari Ketua Umum Koni Sulut Olly Dondokambey SE yang juga merupakan Gubernur terpilih periode 2015-2020,  diikuti Delapan Ekor Kuda berhasil keluar sebagai Juara 1 Smart Lady Nomor Pelana 6, Joki Arter Kamu dengan pemilik Daniel Waani, Juara 2 King Minahasa serta Juara 3 Garuda Bintang.
    Gubernur Sulut saat menutup Kejurda tersebut, menyampaikan rasa optimismenya bahwa kuda-kuda pacu asal Sulut di PON Jawa Barat nantinya akan kembali mengharumkan nama baik Sulut.
"Saya percaya dengan pembinaan yang dilakukan Pengda Pordasi Sulut secara terencana dengan tertib ini, di bawah  Ketua Umum  Drs Mecky M Onibala MSi yang nota benenya adalah sebagai Kadis Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulut ini, akan tetap mempertahankan predikat Juara Umum dalam PON nanti," ujarnya.
Karena itu sambil menunggu pelaksanaan PON nanti lewat program Mari Jo Ka Manado kiranya pada bulan April bisa melaksanakan kejuaraan seperti ini, paling tidak minimal lima kali setahun di laksanakan lomba kuda pacu di Tompaso dengan maksud untuk menarik wisatawan datang kesini, jelas Sumarsono.
Ketua Umum Pengada Pordasi Sulut Mecky Onibala mengatakan, Kejurda kali ini dihadiri pula  Ketua Umum Pengda Pordasi DKI Jakarta Bapak Alex Asmasubrata.
Onibala menambahkan, dikelas ekstra perdana 800 M memperebutkan Tropy Sekprov Sulut diikuti tiga kuda pacu Juara 1 Miss Jui, Miss lady dan Putri Purnama masing-masing sebagai Juara 2 dan 3, di Race kedua Kelas Perdana C/D memperebutkan, Tropy Pakasaan Stable jarak 800 M diikuti lima ekor kuda berhasil Juara 1 Meisa Juara 2 dan 3 kuda Nateta dan Bintang Ivana. di kelas A/B juga diikuti 5 ekor kuda memperebutkan Tropy Kawanua Post (Vecky Kainage) Juara 1 King Star diikuti kuda Bintang Nyong Sulut dan Putra Milani sebagai Juara 2 dan 3, di Kelas Pemula 1000 M memperebutkan Tropy Ketua Umum Pengda Pordasi DKI Jakarta diikuti 3 ekor kuda keluar sebagai Juara 1 Rokos diikuti Boult dan Pandora sebagai Juara 2 dan 3. Untuk lari jarak 1400 M memperebutkan Tropy Kajati Sulut berhasil sebagai Juara 1 Jurgen Boy, Juara 2 Royel Price dan Putra Gorontalo sebagai Juara 3, Trophy Kapolda Sulut   
  

Sabtu, 23 Januari 2016

KPU Tetapkan Olly-Steven Gubernur/Wagub Sulut Terpilih


Komisi Pemilihan Umum [KPU] Provinsi Sulut, telah menetapkan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut terpilih periode 2015-2020 hasil Pilkada serentak 9 Desember 2015  lalu yaitu pasangan nomor urut 1 Olly Dondokambey SE dan Drs Steven OE Kandouw. Penetapan ini berlangsung dalam Rapat Pleno Terbuka penetapan pasangan calon [paslon] Gubernur dan Wagub terpilih, di Hotel Peninsula Manado, Sabtu [23/01].
Pleno tersebut, ditandai dengan penyerahan berita acara penetapan pasangan calon terpilih dari Ketua KPU Sulut Yessy Momongan kepada Steven Kandou.
Penjabat Gubernur Sulut Dr Sumarsono MDM saat menyampaikan sambutannya, pertama-tama
memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat utamanya bagi warga
pemilih, didaerah ini karena telah ikut  menyukseskan Pilgub 2015 dengan aman dan lancar.
"Kita baru saja selesai melaksanakan agenda penting bagi daerah sulut, yaitu Pilgub dan sudah terpilih Pak Olly Dondokambey dan Pak Steven Kandou sebagai Guberur dan Wagub Sulut periode 2015-2020, semuanya itu boleh terlaksana berkat partisipasi para warga kita yang ikut menyukseskan,  "jelasnya.  
Sumarsono mengatakan, dengan berlangsungnya pleno penetapan paslon ini, maka KPU Sulut sudah bisa tidur nyenyak karena pekerjaannya sudah selesai, tapi bagi saya baru akan memulaikan proses ini. Hasil pleno ini DPRD Sulut akan melaksanakan paripurna dan akan menyampaikan kepada Presiden RI melalui Kemendagri di jakarta. Di Kemendagri nanti akan menjadi tugas saya sebagai Dirjen Otonomi Daerah (Otda) akan memproses lebih lanjut berkas pengajuan dan pengesahan Gubernur dan Wagub Sulut terpilih kepada Presiden, tugas selanjutnya mempersiapkan agenda pelantikan di istana Negara.
"Mudah-mudahan proses lahirnya Keputusan Presiden ini, tidak akan memakan waktu yang terlalu lama di Kemendagri. Semakin cepat tentu akan semakin baik, sehingga proses pelantikan Gubernur dan Wagub Sulut definitif sudah bisa terlaksana," Ujarnya.
Sementara calon Wagub Sulut Steven Kandouw juga berjanji akan mengajak Paslon yang kalah dalam Pilgub untuk duduk bersama membangun Sulut, Pilgub merupakan suatu dinamika politik yang sudah kita lewati bersama dan semua ini untuk kemakmuran rakyat Sulut.
Sebelumnya Ketua KPU Sulut Yessy Momongan mengatakan, pleno hari ini dilaksanakan setelah ditetapkan Keputusan MK. Juga dalam proses jalannya  sengketa perselisihan hasil pilkada Gubernur/Wagub di MK semuanya juga berjalan baik. Sembari menyampaikan terima kasih Kepada Gubernur Sumarsono karena telah memaksimalkan pelaksanaan pilkada juga Kapolda Sulut yang telah mengamankan Pilkada sehingga boleh berlangsung dengan aman dan sukses. (Humas Pemprov Sulu).          

Jumat, 22 Januari 2016

Sumarsono : Jadikan PLA Sulut Terbesar di Intim







Penjabat Gubernur Sulut Dr Soni Sumarsono MDM menegaskan kedepan Pusat Layanan Autis (PLA) yang dikelola oleh Dinas Pendidikan Nasional Prov Sulut akan dijadikan PLA terbesar di Kawasan Timur Indonesia (Intim). Penegasan orang nomor satu di Sulut ini disampaikan pada perayaan Hari Ulang Tahun pertama PLA yang terletak di Jalan Babe Palar Manado Jumat (22/01).
Gubernur beralasan, karena sarana dan prasaran serta tenaga pendidik yang ada di PLA ini sudah cukup memadai dengan kebutuhan yang ada, dibandingkan dengan tujuh PLA yang ada di daerah lainnya.
“Saya melihat anak-anak yang dididik disini sebenarnya bukan berkebutuhan khusus, akan tetapi berkemampuan khusus, karena mereka memiliki berbagai kelebihan dan ketrampilan di bidangnya masing-masing seperti seorang anak tadi pernah menjadi Juara II nasional lomba nyanyi.” Ujarnya.
Sumarsono mengungkapkan didirikannya PLA di Sulut setahun yang lalu menjadi kebanggaan dan syukur tersendiri bagi kita semua, karena tidak saja menjadi bukti keseriusan pemerintahan daerah dalam penanganan autisme, tetapi memang secara manfaat benar-benar mampu memberikan input positif dalam upaya membangun bangsa mengaokomodir, mengakui dan mengurangi jumlah autisme dan yang ada.
Sementara Kadis Diknas Sulut Asiano G Kawatu SE MSi dalam selayang pandangnya menyatakan sampai saat ini pencapaian PLA Sulut ada sekitar 44 anak sudah dilayani konsultasi, selain anak-anak yang berasal dari Sulut tapi juga dari Gorontalo dan Ambon. Sedangkan 21 anak  yang sedang ditangani  saat ini masih dalam proses terapi, Tim PLA Sulut Juga telah mendapat penghargaan sebagai Inspirative Group di Temu Nasional PLA 2015.

Kawatu menambahkan tujuan didirikannya PLA ini untuk membentuk anak-anak berkebutuhan khusus yang lebih mandiri dan dapat beradaptasi dengan lingkungan masyarakat sekitar.(Humas Pemprov Sulut)

Ibu Sumarsono jadi Bunda Anak berkebutuhan Khusus




Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulut Ibu Dra Tri Rachayu Sumarsono diangkat menjadi Bunda Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) pada kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 1 Pusat Layanan Autis (PLA) Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sulut yang di gelar di Kantor PLA  Jalan Babe Palar Manado, Jumat (22/01).
Pengangkatan Bunda ABK ini ditandai dengan pemasangan salempang yang dilakukan langsung oleh anak-anak penyandang autis yang menjadi peserta didik di PLA ini.

Ibu Tri Rachayu sungguh merasa terharu sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih kepada para Pendidik dan anak-anak autis yang telah mempercayakan dirinya menjadi Bunda, oleh karena itu pengangkatan Bunda ini memiliki tanggung jawab yang besar bagi saya pribadi untuk peningkatan dan pengembangan kualitas kegiatan belajar mengajar di PLA ini, untuk sama-sama membimbingnya sesuai kemampuan dari anak-anak itu sendiri, sambari menambahkan kiranya melalui kegiatan belajar mengajar yang ada bisa menambah kecerdasan bagi anak-anak bangsa.(Humas Pemprov Sulut)

Gubernur Canangkan Sosialisasi PIN Polio











Penjabat Gubernur Sulut Dr Soni Sumarsono MDM melakukan pencanangan Sosialisasi Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Tingkat Provinsi Sulut di Dinas Kesehatan Jumat, (22/01).  Pencanangan yang dirangkaikan dengan Perayaan Ulang Tahun ke-51 Kepala Dinas Kesehatan dr Jemmy Lampus ditandai dengan pemberian vaksin polio oleh Gubernur dan Ketua TP-PKK Sulut Ibu Dra Tri Rachayu Sumarsono MDM kepada 3 orang balita serta pemotongan kue ulang tahun dan pemasangan stiker PIN polio di Kendaraan Dinas.
Sumarsono menyatakan dalam pencapaian Tujuan Millenium Development Goals (MDGs)  kesehatan merupakan salah satu unsur penting yang tidak bisa dipisahkan dalam pencapaian tujuan tersebut. Untuk itu pemerintah menaruh perhatian penting dalam pembangunan dan pengembangan di bidang kesehatan, yang diantaranya melalui pelaksanaan PIN ini.
“PIN itu Cuma satu tetes, tapi konteksnya sangat luas dalam pembangunan daerah, melalui pelaksanaan PIN dapat meningkatkan ketahanan bagi kesehatan masyarakat.” ujarnya
Sumarsono juga mengungkapkan tiga hal sederhana untuk dilaksanakan dalam membangun daerah yaitu Pendidikan, kesehatan dan berkecukupan. Pendidikan untuk menciptakan masyarakat yang berdaya saing, Kesehatan masyarakat untuk menunjang pembangunan daerah serta berkecukupan yang ditandai dengan daya beli masyarakat yang tinggi.
Diakhir sambutannya Gubernur tak lupa menyampaikan selamat ulang tahun kepada dr Jemmy Lampus, semoga panjang umur dan sehat selalu.

Sementara Kadis Kesehatan Sulut dr Jemmy Lampus mengatakan, sasaran kegiatan PIN polio 2016 ini yaitu seluruh anak usia 0 sampai 59 bulan tanpa melihat status imunisasinya. jumlah sasaran untuk sulut 208.701 anak dengan target cakupan minimal 95%. (Humas Pemprov Sulut)