Sabtu, 26 Maret 2016

Gubernur Sambut Positif Hadirnya Pertalite di Sulut

Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, menyambut dengan baik hadirnya bahan bakar minyak (BBM) pertalite di daerah ini. Hal itu dikatakan Gubernur saat meresmikan uji pasar produk pertalite SPBU  yang dikelola PT Pertamina Retail, di bilangan Boulevard Manado, Sabtu (26/03) yang ditandai dengan penguntingan bunga oleh Gunernur.

Kehadiran SPBU Ini, akan membantu  warga Sulut untuk bisa memperoleh varian BBM terbaru pertamina dengan kadar Research Oktane Number (RON) 90, atau lebih tinggi dari premium yang hanya memiliki kadar RON 88, disamping itu, juga pertalite memiliki beberapa keunggulan lain dibanding premium, baik dari aspek pembakaran, emisi gas buang dan lebih ramah lingkungan, ujarnya.
Karena itu Pemrov Sulut akan terus mensuport pertamina, untuk menyiapkan pertalite ini sampai di daerah- daerah kepulauan, sebab dengan mengaplikasikan pertalite kendaraan bermotor akan lebih evisien, perangkatnya termasuk mesin dapat lebih awet, sehingga secara otomatis dapat lebih ekonomis dalam kebuthan finansial. Namun utamanya adalah lebih ramah lingkungan, terang orang nomor satu di sulut ini, sembari menambahkan apabila pertamina membutuhkan bantuan Pemprov seperti penyiapan lahan serta demi kelancaran distribusi  BBM kami siap bekerjasama, alasannya kedepan Pemprov akan memiliki BUMD yang akan menggerakan roda perekonomian daerah. Usai peresmian Gubernur menyempat mengisi BBM Pertalite di kendaraan Alfard DB 1 yang merupakan kendaraan dinas Gubernur sendiri, serta pengisian BBM pertalite kendaraan jenis sedan milik Delano Pinasang SSTP, yang seharinya bertugas di Bagian Humas Pemprov Sulut, yang dilakukan oleh Dan Lanud Sri.Kol. Joko.(Humas Pemprov Sulut).

Jumat, 25 Maret 2016

Gubernur dan Ibu Ritha Ikut pembasuhan Kaki dan Perjamuan di Moria

Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan Ibu Ir Ritha Dondokambey Tamuntuan, dalam perayaan Ibadah Jumat Agung (25/03) di Jemaat GMIM Moria Kolongan Wil. Kalawat Dua Minut mengikuti prosesi pembasuhan kaki yang dilayani oleh Ketua BPMJ Moria Pdt Ny. Kowaas Manoppo MTh, serta mengikuti perjamuan kudus.
Ikut ambil bagian pula Anggota Deprov Sulut  Dra Adriana Dondokambey MSi dan Ketua DPRD Minut Berti Kapojos SSos keduanya tercatat sebagai Pelayan Khusus (Pelsus) di jemaat tersebut.
Ibadah  Jumat Agung ini berlangsung khusuk, nampag nuansa persaudaraan yang rukun terpancar dari raud wajah  dari para jemaat mulai dari Kolom 1 sampai Kolom 12, mengingat orang nomor satu di sulut berbaur bersama jemaat dalam ibadah jumat agung kali ini.
Dalam pesan paskah Gubernur mengajak jemaat untuk menghayati pengorbanan Yesus Kristus di bukit golgota hingga kematiannya di kayu salib, terpancar betapa besar cinta kasih Tuhan bagi kita umatnya, yang harus senantiasa kita maknai dalam keseharian hidup lewat perkataan dan perbuatan sehari-hari, ujar putra terbaik Minut ini. (Humas pemprov Sulut).

Gubernur: Kematian Kristus Buka Pintu Perdamaian Manusia dengan Allah.

Umat Kristiani di seluruh dunia dalam merayakan perayaan Jumat Agung (25/03), khusuk beribadah di Gereja masing-masing. Tak terkecuali dengan Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, melakukan  ibadah bersama dengan warga jemaat GMIM Maranatha Kuhun Wil. Manado Titiwungen.
Dalam pelaksanaan ibadah jumat agung kali ini Gubernur telah menjadi orang tua baptis anak dari Josep Osdhar wartawan senior Kompas, pos liputan Istana, sejak Presiden Soeharto hingga Presiden Megawati.
Dalam sambutannya Gubernur menyebutkan, tujuh arti dan makna penting dari pengorbanan Kristus di kayu salib bagi kita manusia yakni, kematiannya merupakan pengenapan janji Tuhan, kematian Kristus membuka pintu perdamaian bagi kita dengan Allah, kematian Kristus membuat kita dibenarkan, kematian Kristus sebagai pengganti/penebusan bagi kita orang-orang berdosa, kematian Krisrus memberi kita keselamatan dan hidup yang kekal serta kematian Kristus membuka kesadaran kita, betapa besarnya Kasih Allah kepada kita yang rindu selalu dekat denganNya dan kematian Kristus membuat kita lebih kuat dalam menanggung penderitaan, mendewasakan dan menjadikan kita lebih utuh serta semakin di sempurnakan.
Kini, setelah keselamatan menjadi milik kita, pertanyaan besar kembali harus kita jawab "Bagaimana seharusnya kita merespons pengorbanan Kristus".... ???. Sejatinya kita menyadari betul apa yang harus kita lakukan, yakni Allah menginginkan kita menyesali segala dosa dan kesalahan kita, serta meninggalkan semua itu dalam pertobatan, tidak mengulangi dosa-dosa yang pernah di buat dan senantiasa mempersembahkan yang terbaik dari hidup kita bagi kerajaan dan kemuliaanNya, ujar orang nomor satu di Sulut ini. Kesempatan itu Gubernur juga turut mengingatkan, sebagai warga perkotaan yang hidup ditengah hiruk pikuknya kota manado, maka jemaat GMIM Maranatha kuhun tidak boleh menutup mata terhadap permasalahan sosial yang terjadi di sekitar kita. Disinilah peran warga gereja menjadi penting untuk di kedepankan, sebagaimana Kristus yang telah relah berkorban menebus dosa dunia tanpa memandang siapa yang di tebus. Karena itu menurut Olly warga gereja memiliki tanggung jawab dalam mengangkat beban masyarakat melalui upaya dan tindakan, seperti, memberikan pemahaman-pemahanan etik, moral dan spiritual kepada sesama, agar mampu menghadapi berbagai persoalan, termasuk permasalahan sosial, seperti kemiskinan dan kebodohan serta berbagai tindak negatif lainnya seperti perkelahian, narkoba dan seks bebas, tandas Dondokambey. Ibadah perayaan Jumat Agung dipimpin Pdt Ny. Fransis Nayoan Tiwa STh. MTh.(Humas pemprov sulut).

Kamis, 24 Maret 2016

Gubernur Resmikan Proyek Senilai 45,2M di Minsel

Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, Kamis (24/03) meresmikian tujuh paket proyek jalan jembatan dan pasar di Kabupaten Minahasa Selatan. Peresmian yang di pusatkan di pasar Motoling, itu ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Gubernur yang turut disaksikan Direktur Sarana dan Logistik Kementerian Perdagangan RI Jimmy ella, Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE dan Wabup Frangky Wongkar SH. Gubernur mengatakan, kehadiran pasar jalan dan jembatan setidaknya akan menjadi sarana dan prasarana dalam rangka menggerakan roda perekonomian daerah yang bermuara mensejahterakan rakyat minsel. Lebih lanjut gubernur menyampaikan, kedepannya akan dikembangkan peternakan sapi di kawasan motoling dan modoinding, karena kawasan ini sangat cocok untuk pengembangan sektor peternakan sapi, hal ini juga tentu akan meningkatkan mutu gizi dari generasi muda kita kedapan melalui konsumsi daging dan susu. Pada kesempatan ini juga Bupati Minahasa Selatan meyampaikan permohonan dukungan dari pemerintah provinsi untuk pembangunan gudang penyimpanan hasil pertanian, serta pemasangan pafing block di kawasan pasar motoling. Bagai gayung bersambut gubernur menanggapi positif permohonan bupati Minsel. "Tentunya segala upaya pemerintah kabupaten untuk mensejahterakan rakyat akan ditopang oleh pemprov". Adapun tujuh paket proyek yang diresmikan gubernur Sulut terdiri dari Pasar Motoling, Pasar Tumpaan, Pasar Tareran, Pasar Modoinding, Jembatan Motoling, Jembatan Raanan Lama dan Jalan Lalumpe-Kroit-Toyopon, jelas Bupati Minsel melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir Jootje Tuah. Dalam kesempatan ini juga diserahkan bibit pohon gaharu secara simbolis kepada perwakilan kelompok tani di minsel. Turut hadir first lady Sulut Ibu Ir. Ritha Dondokambey Tamuntuan dan Direktur Sarana dan Logistik Kementerian Perdagangan Jimmy Bella.(Humas Pemprov Sulut)

BMPD Bantu Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekononi Sulut



Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw megajak bank yang tergabung dalam Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) provinsi sulut, untuk bersinergi bersama pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sulut ke arah yang lebih baik lagi.
Hal tersebut disampaikan Wagub dalam acara breakfast meeting yang diselenggarakan BMPD bersama bank Indonesia yang diselenggarakan Kamis (24/3) bertempat kantor perwakilan Bank Indonesia.
Perbankan merupakan salah satu sektor yang memiliki peran penting dalam menunjang kegiatan pembangunan daerah dan bangsa, pertumbuhan ekonomi daerah. Bank memiliki fungsi sebagai agen pembangunan, bank tidaklah semata mengejar keuntungan tapi turut bertanggungjawab dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Untuk itu bank yang tergabung dalam BMPD harus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi dengan bekerjasama terhadap pelaksanaan berbagai program pembanguann pearekonomian daerah, saling berbagi informasi terkait cara menumbuhkan ekonomi yang efisien, tepat kualitas serta tepat sasaran.(humas provinsi sulut)

Rabu, 23 Maret 2016

Wagub Harap Diknas Siapkan Para Siswa Hadapi Ujian Nasional

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw Mengharapkan Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten Kota agar serius dalam mempersiapkan para siswa baik SD hingga SLTA dalam menghadapi ujian nasional yang akan dilaksanakan beberapa waktu lagi.
Penegasan tersebut disampaikan Wagub saat menutup rapat kerja pendidikan Diknas se provinsi sulut yang diselenggarakan di hotel Sutan Raja Kota Kotamobagu Rabu, (23/3).
Wagub menyatakan dalam kepemimpinan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw tetap konsen pada dunia pendidikan sejak dasar hingga pendidikan tinggi, untuk itu pendidikan sulut harus memiliki perhatian khusus. Para guru harus diuji kompetensi agar mampu mengajar dengan baik dan menghasilkan anak didik yang berkualitas.
Seluruh kepala sekolah hingga guru harus mampu menghasilkan anak didik yang berkualitas dan mampu bersaing masuk ke perguruan tinggi terbaik, sehingga saat lulus dari perguruan tinggi nanti, putra-putri asal Sulut mampu bersaing dengan lulusan dari daerah lain dalam mendapatkan pekerjaan.
Terkait pengalihan kewenangan pengelolaan pendidikan menengah Wagub menyatakan semua harus siap dengan pengalihan kewenangan tersebut, untuk optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Dinas Pendidikan Sulut A.G Kawatu mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk menyatukan persepsi tentang arah kebijakan dan pembangunan pendidikan Sulut dibawah kepemimpinan OD-SK, memantapkan tahapan serah terima kewenangan pengelolaan pendidikan menengah dari pemerintah kabupaten kota ke pemerintah provinsi.
Hasil dari kegiatan tersebut adalah dengan ditandatanganinya nota kesepahaman antara Diknas Provinsi dan Diknas Kabupaten Kota se Sulut tentang pelaksanaan program Operasional Daerah Sasaran Satuan Kesetaraan (OD-SK). Sebelumnya juga Wagub bersama rombongan mengunjungi SMK Cokroaminoto guna meninjau kegiatan belajar mengajar sekolah kejuruan tersebut.





Selasa, 22 Maret 2016

Gubernur: Pluralisme Sulut Jadi Contoh Nasional


Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE mengatakan bahwa Pluralisme yang telah ada di Sulawesi Utara telah menjadi contoh nasional, bahkan dikenal di dunia. Hal ini disampaikan Dondokambey saat menerima kunjungan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia, di ruang kerjanya Selasa (22/03) kemarin.

Dalam pertemuan ini, Dondokambey menegaskan bahwa Pluralisme yang ada, harus terus dijaga dan setiap umat beragama harus saling menghormati, karena pluralisme di sulut sudah sangat lama dan dewasa, tegas Dondokambey.

Dondokambey juga menambahkan, bahwa IPHI sebagai perwakilan umat Muslim di Sulut diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah dalam menjaga kestabilan dan kerukunan umat beragama, imbuhnya.

Dalam kesempatan ini juga, perwakilan IPHI mengapresiasi Gubernur Sulawesi Utara yang mampu bersikap adil bagi setiap agama yang ada di Sulut, dan mendukung sikap Gubernur dalam menjaga Persaudaraan dan kerukunan umat beragama di Sulut.
(Humas Pemprov Sulut)