| Kabag Pemerintahan Boslar Sanger SE saat menerima SK Kenaikan Pangkat |
Visi OD-SK : Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Pemerintahan dan Politik, serta Berkepribadian dalam Budaya.".
Senin, 11 April 2016
Mokodongan: Diknas Sulut Terbaik Tingkat Kehadiran ASN
3 Bulan Pimpin Sulut Olly-Steven Evaluasi Kinerja Pemprov
Sabtu, 09 April 2016
Kementrian Maritim Bantu OD-SK Untuk Lestarikan Kembali Pulau Bunaken
Langkah Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw dalam membangun provinsi sulut ke arah yang lebih baik, terus mendapat dukungan dari pemerintah pusat.
Kementrian Koordinator Maritim dan Sumber Daya Republik Indonesia yang dipimpin oleh Menteri Rizal Ramli, mensupport penuh langkah OD-SK dalam melestarikan kembali kehidupan yang ada di taman laut Bunaken guna menunjang pertumbuhan pariwisata Sulut. Pihak Kementrian Maritim dan sumber daya RI telah melakukan koordinasi dengan beberapa kementrian terkait guna memperbaiki kembali potensi pariwisata terbaik Sulut.
Dukungan tersebut disampaikan Rizal Ramli saat melakukan pertemuan bersama Gubernur dan Wakil Gubernur guna membahas langkah yang akan diambil dalam melestarikan pulau bunaken, pertemuan itu dilaksanakan Jumat (8/4) bertempat di Kementrian Koordinator Maritim dan Sumber Daya RI.
Menteri bersama Gubernur dan Wagub membahas sejumlah kendala yang dihadapi saat ini yang mengakibatkan kerusakan alam di pulau bunaken yang berdampak pada turunnya potensi kunjungan wisatawan. Kendala tersebut telah di surfei tim khusus dilapangan.
Dari berbagai kendala tersebut, masalah paling krusial yang menyebabkan rusaknya lingkungan taman laut bunaken dan alam sekitar pulau bunaken adalah sampah, setiap hari kiriman sampah dari Manado, Minahasa dan Minut yang ada diperairan pulau bunaken semakin banyak, khusus untuk Daerah aliran sungai tondano akan dilakukan sejumlah perbaikan agar masyarakat tidak membuang sampah di DAS yanh berujung mengotori teluk manado hingga taman laut bunaken. Disamping itu juga akan dilakukan perbaikan dalam manajemen organisasi pengelolaan lokasi wisata taman laut bunaken, agar pendapatan daerah guna menunjang pengoperasian kawasan wisata taman laut bunaken lebih jelas dan dapat juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Untuk memperbaiki sejumlah permasalahan tersebut ditargetkan
diharapkan dalam 2 tahun kedepan objek wisata di pulau bunaken akan lebih baik lagi. Untuk itu Gubernur menegaskan kapada seluruh stakeholders terkait untuk mendukung penuh langkah yang dilakukan Gubernur ini, semuanya untuk kemajuan Sulut.
Kabupaten Kota Bangun dan Jaga Sinergitas Bersama Pemprov
Seluruh Kepala Daerah Kabupaten Kota se Sulut harus bersama membangun dan menjaga sinergitas dengan Pemprov Sulut guna mensukseskan program pembangunan demi mensejahterakan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Sulut Olly Dondokambey di dampingi Wakil Gubernur Steven Kandouw saat memimpin rapat bersama para kepala daerah, anggota DPR RI, DPD bersama Gubernur dan Wakil Gubernur yang diselenggarakan Jumat (8/4) bertempat di hotel Fairmont Jakarta.
Pada kesempatan pertemuan dengan para eksekutif dan anggota legislatif asal Sulut tersebut Gubernur juga mengingatkan agar para pemangku kepentingan di daerah untuk melakukan pembangunan skala prioritas, dengan mengutamakan kepentingan rakyat. Para Bupati Walikota untuk lebih inovatif dan berinisiatif membangun komunikasi dengan Gubernur dan para Wakil Sulut di Pusat agar bantuan pemerintah pusat untuk pembangunan daerah bisa dirasakan secara maksimal.
Demi mensukseskan segala pembangunan tentunya pemerintah Kabupaten Kota harus membangun komunikasi baik dengan pemprov, sehingga visi dan misi OD-SK Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari Dalam Ekonomi, Berdaulat Dalam Pemerintahan dan Politik serta Berkepribadian Dalam Budaya, bisa berjalan dengan baik. Para Bupati,Walikota, anggota DPR RI, DPD RI, DPRD harus Saling mendukung.
Pembangunan ekonomi terus di pacu guna kesejahteraan rakyat, walaupun disadari masih ada beberapa masalah yang mengganjal seperti
masalah infrastruktur penunjang yang belum berjalan dengan baik, seperti masalah pembangunan tol manado bitung kiranya segera selesai, sehingga pembangunan jalan alternatif tersebut dapat tercapai sesuai rencana.
Selain itu juga pengembangan pariwisata menjadi target utama pembangunan, dimana pulau Bunaken menjadi fokus utama, diharapkan dalam 2 tahun kedepan objek wisata di pulau bunaken akan lebih baik lagi. Beberapa hal terkait manajemen organisasi akan diperbaiki.
Jumat, 08 April 2016
Presiden Minta Kepala Daerah Serius Jalankan Kebijakan Pemerintah
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan kepada para kepala daerah baru yakni Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati dan Walikota ,Wakil Walikota hasil Pilkada Serentak 2015 yang sudah dilantik agar menjalankan kebijakan pembangunan yang dilaksanakan pemerintahan Jokowi-JK dengan serius.
Hal tersebut disampaikan Presiden saat memimpin rapat kerja bersama pemerintah dan pemerintah daerah yang dilaksanakan di Istana Negara Jakarta, Jumat (8/4). Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Melalui keterangan pers yang di terima humas pemprov sulut, Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyebutkan Presiden Jokowi memanggil para kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2015 pada Jumat dalam rangka pengarahan kepada mereka khususnya terkait anggaran.
“Presiden memberikan arahan kepada para kepala daerah yang baru terpilih, baik itu bupati, wakil bupati, gubernur dan wakil gubernur, wali kota dan wakil wali kota,” kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Pramono mengatakan Presiden Jokowi memanggil kepala daerah baru dan memberi pengarahan agar apa yang menjadi kebijakan di pusat betul-betul bisa diturunkan sampai di daerah.
“Terutama adalah Presiden mau mengubah paradigma tentang anggaran karena tidak lagi sama dengan paradigma anggaran seperti yang sebelumnya,” katanya.
Ia menyebutkan pada paradigma anggaran sebelumnya, anggaran dibagi habis, maka saat ini diubah menjadi uang mengikuti program. “Sekarang diubah oleh beliau menjadi uang itu mengikuti program. Apa yang menjadi prioritas daerah, dari pemerintah,” katanya.
Selesai mengikuti rapat, Gubernur menyatakan pemerintah provinsi Sulut sangat siap menjalankan setial kebijakan pembangunan yang dilaksanakan pemerintah pusat, dimana visi dan misi pemerintqhan dari OD-SK dalam membangun sulut semua diambil berdasarkan program nawacita yang dilaksanakan oleh Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan pertemuan antara Ibu Negara Iriana Joko widodo bersama para Ketua Tim Penggerak PKK dan Wakil Ketua Tim Pengerak PKK yan juga dihadiri oleh Ibu Rita Dondokambey Tamuntuan dan ibu Dr. Devi Kandouw Tanos.
Kamis, 07 April 2016
Wagub Warning Kepala Daerah Hetikan Bantuan Pertanian Pada Tim Sukses
Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven Kandouw mewarning para Bupati/Walikota se- Sulut untuk menghentikan Bantuan alat-alat pertanian kepada para tim sukses yang mengatasnamakan Kelompok Tani (Poktan), karena mereka itu dianggap Koptan kurang Jelas alias KJ.
Wagub Larang REI Gunakan Tenaga Kerja Luar Daerah
Larangan orang nomor dua di Sulut itu, disampaikan pada saat membuka Musda VIII REI Sulut di Swiss Belhotel Maleosan Manado, Kamis (7/04).
"Saya mengajak kedepan REI Sulut stop membawa tenaga kerja dari luar daerah, sebaliknya manfaatkan tenaga kerja yang ada di daerah kita sendiri, sebab tenaga kerja di sektor konstruksi di Sulut tergolong cukup besar dan tidak kalah kualitasnya dengan tenaga kerja dari daerah lain, karena torang samua so baku tau," terang mantan Ketua Deprov Sulut ini.
Bagian lain Wagub memberi apresiasi terhadap peran REI Sulut, karena merupakan salah satu variabel penyebab pertumbuhan ekonomi sulut kini berada di atas rata-rata nasional.
Khusus untuk pembangunan perumahan rakyat, Wagub menyebutkan indeks kemahalan konstruksi di Sulut berbeda dengan Makasar, Surabaya dan Jakarta, dimana Sulut dinilai lebih tinggi jika di banding dengan tiga provinsi tersebut, karena itu REI Sulut membicarakan dengan Insa supaya harga konstruksi menjadi lebih murah.
Begitu pula dengan biaya notaris juga tak luput jadi sorotan salah satu putra terbaik Tondano Minahasa ini, dianggap paling tinggi di Indonesia ini. Sebab dengan biaya tinggi menjadi beban masyarakat, sebut Kandouw. (Humas Pemprov Sulut).