Kepala bagian Kepresidenan RI Yudhi Wijayanto mengatakan kedatangan Presiden RI Jokowidodo di pulau Miangas untuk.meresmikan banda udara Miangas di Kabupaten Kepulauan Talaud, pada rabu (19/10) siang hari ini merupakan kunjungan bersejarah Jokowi, karena sejak Indonesia.merdeka baru kali seorang.Presiden RI berkunjung.disalah satu pulau terluar bagian uatara NKRI ini, jelas Wijayanto saat memberikan breafing.pada wartawan di markas Posal Miangas selasa (18/10) siang kemarin.
Wijayanto menyebutkan, usai peresmian bandara, Presiden bersama Gubernur Sulur Olly Dodokambey SE akan melakukan keliling di permukiman warga serta meninjau pelabuhan Miangas.
Sementara Sekda Kabupaten Talaud Adolf Binilang mengungkapkan tahun 1960 Waprres Mohamad Hatta pernah berkunjung.di pulau Miangas serta Wapres Try Sutrisno.( Humas Pemprov Sulut)
Visi OD-SK : Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Pemerintahan dan Politik, serta Berkepribadian dalam Budaya.".
Selasa, 18 Oktober 2016
Wijayanto: Ini Kunjungan Bersejarah Presiden Jokowi
Trigana Air Pesawat Sipil Pertama yang Mendarat di Miangas
Trigana menjadi pesawat komersil pertama yang mendarat di Bandara udara Miangas, yang menangkut 35 penumpang yang merupakan media nasional dan media lokal, Kapemrem 131 Santiago Mayor Inf. Fathan Ali , serta humas pemprov sulut,selasa(18/10)siang kemarin.
Pilot pesawat Atr trigana air kapten Yuluanto Angkasa mengungkapkan hal itu para wartawan saat tiba di Bandara Miangas. "ini baru pertama kali pesawat Trigana Air sebagai pesawat ko.ersil pertama yang mem awa penumpang disini dan pendaratan tadi semua berjalan mulus " ujar Angkasa
Diketahui pada rabu ( 19/10) siang hari ini, Presiden RI Jokowidodo didampingi oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE akan meresmikan Bandara Udara Miangas di Kabupaten Kepulauan Talaud yang merupakan salah satu pulau terluar bagian utara NKRI. (Humas pemprov Sulut)
JOKOWI Tetap Pegang Payung Sendiri
Sikap sederhana dan supel selalu di tunjukan Presiden RI Joko Widodo. Saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Minahasa Utara Jokowi melakukan hal yang sama seperti saat melakukan kunjungan di Papua.
Saat akan meninggalkan pendopo kantor Bupati Minut selesai melakukan pertemuan dengan warga dalam acara penyerahan 1081 sertifikat, Selasa (18/10). Cuaca saat itu hujan namun Jokowi tidak memanfaatkan ajudan, Paspampres maupun protokoler istana untuk melindunginya dari hujan dengan payung. Padahal mereka sudah siap, Jokowi mengambil payung yang dipegang seorang paspampres dan langsung menggunakannya sendiri.
Humas pemprov sulut Clief Wangke sempat mengabadikan moment dimana Presiden Jokowi memegang sendiri payung saat berjalan menuju mobil bersama Gubernur Olly Dondokambey. Jokowi terlihat dengan santai memegang payung sendiri sambil sesekali menyapa para masyarakat yang ingin melihat Presiden RI ke 7 dari dekat.
Dondokambey dampingi Presiden Jokowi Serahkan 1081 Sertifikat Tanah
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE memdampingi Presiden RI Joko Widodo dan Menteri Agraria Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional RI, Sofyan Djalil saat menyerahkan sertifikat tanah Prona tahun 2016 kepada 1081 penerima se- Sulawesi Utara di kantor Bupati Minahasa Utara Airmadidi, Selasa (18/10).
Dalam arahannya Presiden mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan untuk maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Terkait sertifikat tanah, penyerahannya benar – benar diberikan langsung kepada penerima dan tidak sekedar menggelar acara seremonial.
Kepada penerima sertifikat, Presiden berharap agar pemanfaatan sertifikat dapat digunakan sebaik-baiknya
"Jangan langsung dibelikan mobil atau motor, boleh digadaikan untuk kepentingan modal usaha asalkan harus hati-hati" ujar Jokowi.
Lebih lanjut dikatakan Presiden Rakyat harus dimudahkan terkait urusan dengan pemerintah. Pemerintah daerah harus membangun budaya kerja bersih,
Tidak mudah merubah kebiasaan namun pasti bisa dilaksanakan. Sistem kerja diperbaharui agar rakyat lebih percaya akan pelayanan pemerintah.
OD-SK Sambut kedatangan Jokowi
Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo bersama Ibu Hj Iriana Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Utara dalam rangka meresmikan bandar udara miangas Rabu (19/10).
Rombongan Presiden RI dan Ibu Negara tiba di bandara Sam Ratulangi Manado Selasa (18/10) siang, menggunakan pesawat kepresidenan Indonesia -1 seri Boing 737-400, pukul : 13.15 Wita, setelah bertolak dari Bandara Yahukimo Provinsi Papua pukul : 11.50 WIT. dijemput langsung oleh Gubernur Olly Dondokambey, SE bersama Ketua Tim Penggerak PKK Prov Sulut, Ir Ibu Rita M Dondokambey Tamuntuan, Wakil Gubernur Sulut Drs Steven Kandouw bersama ibu Dr. Kartika Devi Kandouw -Tanos, Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Agus Surya Bakti dan Nyonya serta unsur Forkopimda Sulut.
Saat tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado. Presiden bersama rombongan menyempatkan istirahat sejenak di VIP Room, selanjutnya rombongan mampir di salah satu Restourant untuk jamuan makan siang bersama dan melanjutkan kunjungan kerja mengunjungi kabupaten Minahasa Utara.(humas provinsi sulut)
Senin, 17 Oktober 2016
Gubernur dan Pangdam Tinjau Bandara Miangas
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, bersama Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Agus Surya Bakti, Unsur Forkopimda Sulut, dan Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs Jhon Palandung MSi, Senin (17/10) sore kemarin, dengan menggunakan pesawat khusus jenis Foker milik TNI AURI berangkat menuju Pulau Miangas di Kabupaten Kepulauan Talaud. Kunjungan Gubernur bersama Pangdam VII Wirabuana dan Forkopimda Sulut ini untuk melihat langsung kesiapan Bandara Udara Miangas yang rencananya akan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo, pada Rabu (19/10) besok. Saat tiba di Miangas Gubernur dan rimbingan di sambut secara adat rh Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip serta unsur Firkopimda Talaud. (Humas pemprov Sulut).
Trio ODSK-ES Rapat Perdana Evaluasi Anggaran Oktober 2016
Trio Gubernur Sulawsi Utara Olly Dondokambey SE, Wagub Drs Steven Kandouw dan Sekprov Edwin Silangen SE MS tampil perdana pimpin Rapat Evaluasi Penyerapan dan Pengawasan Anggaran per-13 Oktober 2016 dengan para Kepala SKPD lingkup Pemprov Sulut. Kegiatan yang berlangsung di Ruang rapat CJ Rantung, Senin (13/10) pagi kemarin.
Gubernur mengakui realisasi penyerapan anggaran SKPD kita hingga per-13 Oktober 2916 ini masih sangat rendah, karena itu supaya segera dipacu. Sementara untuk paket proyek yang gagal lelang Gubernur menyarankan supaya dibatalkan saja jangan sampai jadi hambatan dalam penyusunan Dana Alokasi Umum (DAU) nanti. Selain itu Gubernur juga menginginkan dalam penyerapan anggaran ini harus disinkronkan dengan penyusunan KUA PPAS. "Saya mau melihat penyerapan anggaran ini dengan KUA PPAS yang telah di susun oleh SKPD masing-masing", katanya.
Hal senada juga disampaikan Wagub Steven Kandouw, supaya pimpinan SKPD memperhatikan arahan dari Bapak Gubernur, sementara terkait dengan program kegiatan yang kita buat aut putnya bagaimana, hal itu dimaksudkan agar supaya target kita dalam pemanfaatan APBD yang terbatas ini ada manfaatnya bagi masyarakat.
Sekprov melaporkan realisasi penyerapan anggaran posisi per-13 Oktober 2016 total realisasi keuangan Rp.1.976.452.429.751 atau 64,93 persen, target keuangan 65 persen, deviasi 0,07 persen. realisasi berkas tidak lengkap Rp.1.138.906.985.667 atau 71,36 persen, realisasi berkas lengkap 848.545.444.084 atau 57,91 persen. Sementara untuk realisasi pendapatan Silangen juga menyebutkan, total pagu Rp.3.001.754.654.000, PAD Rp.1.141.321.190.000, dana perimbangan Rp.1.855.433.464.000, pendapatan daerah lain-lain Rp.5.000.000.000.(Humas pemprov sulut).