Minggu, 07 Mei 2017

Paskah Internasional 2018 Bakal Digelar Di Sulut

Bumi Nyiur Melambai kembali mendapat kepercayaan sebagai tempat pelaksanaan acara berskala besar. Setelah sukses menyelenggarakan kegiatan paskah nasional 2017 di Kota Manado dan Kabupaten Minahasa, kali ini Sulawesi Utara akan menjadi tuan rumah pelaksanaan paskah internasional tahun 2018 yang diikuti para pemimpin gereja-gereja di dunia.

Hal itu dikatakan Gubernur Olly Dondokambey, SE saat menghadiri serah terima ketua BPMJ jemaat GMIM Abraham Sawangan dari Pdt. Anneke L. Pongoh S.Th kepada Pdt. Sandra wolayan M.Th di Kabupaten Minahasa Utara, Minggu (7/5/2017) pagi.

Disamping itu, Gubernur Olly juga menyebutkan dukungan pemerintah daerah terhadap seluruh program sinode GMIM serta berterimakasih kepada seluruh warga GMIM yang telah membantu pelaksanaan paskah nasional belum lama ini.

Dalam pertemuan itu juga, Olly menyentil kerukunan masyarakat di Sulut yang dikatakannya tengah menjadi perhatian di mata dunia. Menurutnya keadaan antar umat beragama yang kondusif itu harus dijaga dan dipelihara oleh seluruh masyarakat Sulut apalagi Sulut juga mempunyai semboyan Torang Samua Ciptaan Tuhan.

Setelah menyampaikan sambutan, gubernur memberikan bantuan senilai Rp. 50 juta untuk pembangunan gereja.

Sebelumnya, di tempat yang sama, dalam ibadah yang dipimpin Pdt. Joly Sondakh M.Pdk disampaikan khotbah yang dikutip dari Amos 5:7-13 menjelaskan tentang melawan perkosaan keadilan.

Dijelaskan Sondakh dalam khotbahnya tentang keberanian Nabi Amos yang menegur bangsa Israel karena telah berdosa terhadap Tuhan sehingga harus bertobat dan berdamai dengan Tuhan.

Adapun kegiatan serah terima turut dihadiri Wakil Bupati Minut Ir. Joppi Lengkong dan sejumlah pejabat lainnya. (Humas Pemprov Sulut)

Wagub Kandouw Melayat ke Rumah Duka Atas Meninggalnya Drs Alex Slat.



Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven O.E Kandouw bersama Kadis Dikda Asiano G Kawatu, Kadis Penanaman Modal H.T.R Korah, Kadis Komunikasi dan Persandian Roy Tumiwa , Kadis Tenaga Kerja Erni Tumundo, Karo Hukum Glady N. L Kawatu , Kabag Kerjasama Biro Protokol Ferry Sangian dan rombongan Melayat kerumah duka  atas berpulangnya Assisten ll Setdakab Minsel  Drs Alex Slat di Rumoong Atas Kecamatan Tareran Jumat (05/05)  Siang

Wagub mengatakan Alex mempunyai karakter yang sabar, pekerja keras tidak pernah meminta jabatan  ( nothing to lose  ) untuk itu mewakili Pemerintah Sulut Bapak Gubernur dan secara  pribadi  mengucapkan turut berduka cita sedalam dalamnya atas meninggalnya  Drs Alex Slat.


Keluarga harus berbangga mempunyai seorang yang mempunyai dedikasi yang tinggi
Keluarga percaya almarhum mempunyai tempat di hati dan  pikiran yang kami semua atas semua perbuatan baik yang dilakukan almarhum selama hidup,  kata Wagub Kandouw

Almarhum di semayamkan di desa Rumoong Kecamatan Tareran dan akan di lanjut untuk di bawah ke kecamatan amurang timur  kelurahan pondang, Almarhum menghembuskan nafas, hari rabu (3/04/2017)  Pukul 11:30 berusia 57 tahun 8 bulan. Alm sempat di rawat di rumah sakit selatan dua bulan lebih  di Rs malalayang.
( Humas Pemprov Sulut )


Gubernur : Rakyat Sulut Harus Mendapat Hunian yang Layak.



Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE  membuka pameran properti Expo XII Tahun 2017 bertempat di  Manado Town Square ( Mantos ) Manado Sabtu ( 06/05) Malam


Dalam Sambutan Gubernur Olly  mengatakan sangat berterima kasih kepada pengurus REI Sulut (Real Estate Indonesia) yang telah menunjang pemerintahan  Presiden Jokowi dengan program sejuta rumah.

" Semua program kegiatan ini semata-mata hanya untuk masyarakat sulawesi utara agar boleh mendapat rumah dengan harga murah  dan bersubsidi dari pemerintah" kata Gubernur Olly

Pemprov sangat menunjang program kegiatan REI karena itu  infrastrukturnya harus bagus dan pengembang marilah kita bersama- sama membangun perumahan karena lahan tanah masih banyak untuk di jadikan perumahan yang layak untuk rakyat sulut,  harap Gubernur

Kepada pemerintah kabupaten dan kota  agar kegiatan ini menjadi konsep kita bersama dalam membangun perumahan di sulawesi utara untuk semakin lebih hebat , tutup Gubernur pilihan rakyat ini.


Dalam kesempatan yang sama ketua REI Sulut Ruddy S Kululu mengatakan bahwa tujuan pameran properti expo XII 2017 adalah untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sulut agar mendapat  hunian atau tempat tinggal yang  sesuai kemampuan masing- masing karena itu kami mempertemukan penjual (developer) dengan pembeli dan pihak perbankan yang menyediakan pembiayaannya dan
pameran ini akan  berlangsung dari tanggal 6 - 21 mei 2017

Dalam acara tersebut diadakan penandatanganan MOU oleh ketua REI Sulut Ruddy S Kululu SE dengan  enam pimpinan bank di antaranya Bank Sulutgo, BNI, Mandiri,BTN, BRI dan Bank Artha Graha.

Selesai acara Gubernur Olly meninjau lokasi stand pameran kue oleh- oleh khas manado serta kerajinan tangan lainnya

Turut  hadir ketua DPRD Sulut Andre Angouw Sekprov Sulut Edwin Silangen   Assisten 3 Roy  Roring dan Pengurus REI Sulut.
( Humas Pemprov Sulut )


Gubernur Olly Menutup Kejuaraan Pacuan Kuda Dengan Harapan Sulut Bisa Berjaya di Tingkat Nasional



Komitmen untuk memajukan olahraga di Sulut terus di perkuat bukti nyata dilakukan  Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE pada kejuaraan pacuan kuda, roda sapi dan bendi, dalam rangka pekan kerukunan nasional, memperebutkan piala Gubernur Sulut dan piala Walikota Manado, di gelanggang pacuan kuda God Bless, Paniki, Manado, Sabtu (6/5/2017) sore.

Suara riuh ribuan penontan yang bersorak ketika kuda Dealova milik Olly Dondokambey yang masih di urutan ke-empat, berlari kencang di 500 meter terakhir, melewati tiga kuda didepannya termasuk Star Princess, kuda milik Bupati Boltim, Sehan Landjar.

Terikan histeris penonton tak terelakkan ketika kuda Dealova menyentuh garis finish, mengalahkan Bold, kuda milik Ronald Asiku yang berada di posisi kedua, dan Star Princess yang tercecer di posisi ketiga.

Di nomor utama kelas terbuka 1850 meter ini diikuti 7 kuda yakni: Nona Princess, Bold, Star Princess, Dealova HRD, Tuama Wenang, Srikandi Ragey dan Gentlemen Esa.

Ketika menutup kejuaraan, dalam sambutannya Olly Dondokambey mengatakan, Provinsi Sulawesi Utara siap menggelar kejuaraan pacuan kuda piala presiden tahun 2018 mendatang. Berbagai iven pacuan kuda menjadi tanda Sulut siap mengembalikan kejayaan prestasi berkuda di tingkat nasional maupun internasional.

“Kita memiliki dua gelanggang pacuan kuda yakni Tompaso dan Paniki ini, tahun depan kita siap menggelar kejuaraan piala presiden,   tentu dari sekarang kita harus siapkan infrastruktur memadai,  sehingga pada  PON mendatang Sulut boleh kembali juara
Kejuaraan ini akan di agendakan oleh parawisata dan merangsang para wisatawan  yang akan berkunjung ke daerah iini
Pemprov akan memberi  dana hibah kepada pemerintah kota manado  membangun gelanggang pacuan kuda godbless paniki untuk melaksanakan iven -iven besar , ujar Olly Dondokambey didampingi staf pribadi Victor Rarung, Walikota Vicky Lumentut, Ketua Pordasi Meky Onibala dan Ketua Panitia Ferry Wowor.



Sementara Ketua Panitia, Ferry Wowor, menjelaskan, infrastuktur pacuan dan kecepatan lari kuda-kuda asal Sulut telah memenuhi standar nasional.

“Dari sekian kejuaraan daerah yang diselenggarakan ternyata kecepatan lari kuda-kuda asal Sulut sangat kompetitif bisa bersaing di tingkat nasional. Makanya, saat ini kuda-kuda kita menjadi incaran daerah lain. Mudah-mudahan tahun 2017 ini menjadi momentum kembalinya kejayaan kuda-kuda Sulawesi Utara,” terang Ferry Wowor. 
Turut hadir Forkopimda Sulut, Sejumlah Anggota DPRD, dan Kepala.SKPD di lingkup Pemprov Sulut.

( Humas Pemprov Sulut)


Jumat, 05 Mei 2017

Sekdaprov Silangen Tekankan Pentingnya Pengelolaan Lingkungan Hidup

Pengelolaan lingkungan hidup di Sulawesi Utara sangat erat kaitannya dengan misi kelima pembangunan Provinsi Sulut Tahun 2016-2021. Misi tersebut bahkan memiliki dampak yang minimum terhadap kerusakan lingkungan.

Hal itu dikatakan Sekdaprov Sulut Edwin Silangen, SE, M.Si dalam kegiatan Jejaring Pengelolaan Lingkungan Hidup yang dilaksanakan di Best Western Lagoon Manado, Jumat (5/5/2017) siang.

"Misi kelima pembangunan Sulut bertujuan untuk melestarikan lingkungan hidup melalui upaya-upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim dan pengelolaan keanekaragaman hayati," kata Silangen.

Disamping itu, menurut Sekdaprov misi pembangunan Sulut tersebut juga bertujuan meningkatkan usaha pengendalian dan pengurangan resiko bencana. "Terwujudnya kenyamanan hidup dapat dicapai melalui pengurangan resiko bencana," imbuhnya.

Terkait pelaksanaan kegiatan jejaring, Silangen menyebutnya sebagai agenda penting dan strategis terhadap kemajuan pembangunan di provinsi yang berjulukan bumi nyiur melambai ini. Oleh karena itu, Silangen juga mengajak seluruh peserta jejaring untuk terus memaksimalkan upaya pengelolaan lingkungan hidup. "Kita harus terus mengembangkan dan memantapkan upaya pengelolaan lingkungan hidup di Sulut," harapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ir. Marly E. Gumalag, M.Si menjelaskan sasaran dilaksanakannya kegiatan jejaring lingkungan hidup. "Kegiatan ini untuk mensinergikan program pengelolaan lingkungan hidup antara provinsi dengan kabupaten dan kota," imbuhnya.

Diketahui, jejaring pengelolaan hidup Provinsi Sulut Tahun 2017 merupakan forum sosialisasi dan rapat kerja pengelolaan lingkungan hidup antar kabupaten, kota dan provinsi dengan melakukan evaluasi program dan kegiatan pengelolaan lingkungan hidup tahun 2016, koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kegiatan yang dilakukan tahun 2017 dan rencana program dan kegiatan tabun 2018 serta menjaring aspirasi dari pemerintahan kabupaten dan kota dalam pengelolaan lingkungan hidup.

Adapun jejaring pengelolaan lingkungan hidup turut dihadiri perwakilan dinas lingkungan hidup dari kabupaten dan kota se Sulut. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)

Keren... Toilet Sekolah Di Sulut Bakal Seperti Di Mal

Toilet di sekolah menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Kamar kecil yang nantinya digunakan oleh murid-murid sekolah itu bakal segera disulap layaknya toilet mal.

Wakil Gubernur Drs. Steven O.E. Kandouw mengatakan, toilet sekelas mal ini akan dibangun mulai tahun depan dan dimulai dari Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang jumlahnya ada 410 sekolah di Sulut.

"Tahun 2017 rencananya seluruh toilet di SMA dan SMK di Sulut kondisinya harus seperti toilet di mal. Harus bersih. Orang pun tidak akan jijik. Air juga harus selalu tersedia," tegasnya dalam kegiatan Pemantapan Program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di Ruangan F.J. Tumbelaka, Jumat (5/5/2017) siang.

Menurut Kandouw, toilet dengan fasilitas mal di sekolah ini bukan untuk sebuah kemewahan. Hal ini demi mendukung program Perilaku Hidup Bersih Sehat di sekolah. "Harapannya dengan kamar mandi dan toilet yang standar mal ini maka kesehatan siswa akan terjamin," tegasnya sambil didampingi Kepala Biro Kesra dr Kartika Devi Tanos, MARS.

Lebih jauh, Kandouw menyebutkan pembenahan toilet juga untuk menanmkan nilai kebersihan sejak dini kepada murid-murid sekolah. "Bahwa pemerintah sejak usia dini ingin menciptakan nilai kebersihan kepada anak anak kita. Ini sangat penting," ujarnya.

Menariknya, kegiatan tersebut diselingi dengan penyerahan piagam penghargaan lomba sekolah bersih tingkat provinsi yang diraih SD GMIM 2 Madidir Bitung, MTs Negeri 1 Kotamobagu, SMA Negeri 1 Pinogaluman Bolaang Mongondow Utara.

Diketahui, toilet yang higienis mesti terjamin bersih, aman, dan kering. Kenyataannya, toilet sekolah sering kali kurang ventilasi dan cahaya sehingga lembab dan jamur mudah tumbuh subur di dalamnya. Lantai toilet sekolah pun banyak yang kemiringannya kurang pas. Alhasil, toilet menjadi becek. 

Toilet sekolah bahkan kerap tidak dilengkapi peralatan dan pembersih yang memadai. Toilet sekolah harus mempunyai petugas kebersihan khusus yang mengerti cara membersihkan toilet yang benar.

Data dari UNICEF menyebutkan, secara umum 37 persen populasi di dunia belum bisa menikmati fasilitas toilet bersih. Akibatnya, sepertiga persen masyarakat dunia terinfeksi cacing. Bahkan, di Indonesia, 45 persen penduduk belum menikmati toilet bersih, termasuk saat di sekolah. Toilet kotor dapat mengakibatkan kuman mudah tumbuh dan toilet pun menjadi sumber penyakit.

Kegiatan pemantapan program UKS turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Gammy Kawatu, kepala dinas kesehatan, kepala dinas pendidikan dan kepala bagian kesejahteraan rakyat kabupaten dan kota se Sulut. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)

Wagub Kandouw : ASN Tanpa Disiplin, Jauh Panggang Dari Api!

"Jauh panggang dari api" begitu peribahasa yang diucapkan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven O.E. Kandouw setelah melihat kurangnya disiplin kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemprov. Sulut selama ini.

Menurutnya disiplin itu sudah harga mati dan tak bisa ditawar lagi untuk mencapai hasil maksimal. "Kita semua diisiplin. Disiplin adalah mutlak untuk meningkatkan output dan outcome kita. Tanpa disiplin jauh panggang dari api!," tegas Kandouw di hadapan ribuan ASN yang mengikuti apel olahraga di Lapangan Kantor Gubernur, Jumat (5/5/2017) pagi.

Oleh karena itu, Wagub Steven mengaku mendukung sepenuhnya sidak yang dilakukan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk meningkatkan disiplin seluruh ASN. Bahkan dikatakannya sidak yang dilakukan selama ini dapat mengurangi beban negara hingga miliaran rupiah. "Menurut laporan BKD dengan sidak yang sudah dilakukan dapat melakukan penghematan senilai satu miliar lebih," imbuhnya.

Lebih jauh, Kandouw juga berjanji akan memberikan sanksi kepada ASN yang mengabaikan kehadiran dalam setiap hari kerja. Tak tanggung-tanggung, Kandouw akan memindahkannya hingga di wilayah perbatasan Indonesia dan Filipina. "Tidak ada kompromi. Akan dipindahkan ke Miangas," ujarnya. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)