Senin, 28 Agustus 2017

Wagub Kandouw Meletakan Batu Pertama Pembangunan RSUD Noongan T.A 2017


Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven O.E Kandouw meletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Noongan Tahun Anggaran 2017 di Kecamatan Langowan Barat Minahasa Senin ( 28/08 ) Kemarin.


Terlaksananya peletakan batu pertama pembangunan RSUD Noongan saat ini, sebagai bentuk dan kerja yang sangat  kontruktif dari Pemprov Sulut dalam konteks  pensediaan  sarana dan prasarana,
" Ini sudah menjadi road map pemerintah Sulawesi Utara ,  bapak Gubernur berupaya semaksimal mungkin supaya  pelayanan kesehatan  kepada masyarakat dari Miangas sampai Tontulow  Pinagoluman paling tidak masyarakat harus merasakanya  " kata Wagub kandouw.
Rumah sakit rujukan di Sulawesi Utara dari lima belas kabupaten kota hanya  yaitu, Rumah Sakit Kendahe, Rumah Sakit Kotamobagu, Sumah Sakit Noongan, dan Rumah Sakit Walanda Maramis di Minahasa  Utara.
" Karena itu Bapak Gubernur sudah berkomitmen RS Noongan bisa menjadi  rumah sakit rujukan,  agar masyarakat yang sakit bisa terlayani,  baik dari Minahasa Tenggara dan sebagian Minahasa Selatan  dan Minahasa dapat berobat disini  karena jaraknya dekat", lanjut Wagub.
Lebih jauh Wagub Kandouw mengatakan tentang masalah pembangunan,  lebih baik tidur enak daripada makan enak, jadi bagi kontraktor jangan  mengambil keuntungan yang banyak dari pembangunan gedung ini.
" Bagi Konsultan pengawas agar mengawasi dengan baik, paku demi paku, batu demi batu agar kualitas bangunan ini baik,  jangan sampai ada temuan dari BPK,  oleh karena itu pembangunan ini harus sesuai dengan aturan yang ada , tidak boleh main- main untuk menyalahgunakan kewenangan ini", tegas Wagub.
Wagub juga menyinggung tentang masalah pelayanan dan SDM di Rumah Sakit harus baik dan berikan kenyaman bagi para pasien.
" Ini merupakan mimpi bapak Gubernur agar bisa terimplementasi di Rumah Sakit Noongan ini dan saya  harap kesehatan kita bisa jadi rujukan di Indonesia , harap Wagub Kandouw.
Dengan pembangunan ini kiranya Rumah Sakit Noongan bisa berguna bagi rakyat Sulawesi Utara, tutup Wagub Stevem Kandouw
Sebelumnya  Kepala.UPTD RS Noongan dr Enriko Rawung MARS melaporkan bahwa dasar  hukum pembangunan  RS Umum Noongan antara lain adalah , UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, UU Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan, UU Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, Keputusan Menteri Kesehatan RI No.129/Menkes/SK/II/2008 tentang Standar Pelayanan Rumah Sakit dan.Peraturan.Gubernur No 17 tahun 2013 tentang.Sistem Rujukan Pelayanan Kesehatan di Provinsi Sulawesi Utara,, Katanya

Adapun kegiatan pembangunan RS Umum Daerah Noongan bersumber dana dari APBD  Tahun Amggaran.2017 sebesar Rp.50.976
938.400 , didalamnya Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp.33.422.796.000, ujarnya

Dan yang akan dibangun Pembangunan Gedung Instalasi Gawat Darurat, Instalasi Farmasi, CSSD ( ruangan steril alat) dan pembangunan Gedung Instalasi Gizi ( dapur), jelas dr Enriko.

Disela acara yg ikut dihadiri Kadis Kesehatan Sulut dr Debb Kalalo dan Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Roy Mewoh Wagub Kandouw secara spontan mampir ke beberapa ruang instalasi rawat nginap rumah sakit yg berlokasi di Kecamatan Langowan itu.

Berbagai reaksi spontan, haru dan terima kasih diperlihatkan keluarga pasien maupun pasien sendiri saat disapa Wagub ,bahkan didengar curhatan mereka tentang sakit yg diidap saat itu.

Bahkan, sepasang suami istri yang berasal dari sebuah desa di Kayuwatu kecamatan Kakas, mengaku haru saat tiba saja putri bungsunya yang berusia sekitar 8 tahun  karena  itu mendadak tersenyum bahagia biarpun dalam sakit gejala typus. Pasalnya, sang putri tercinta mereka tertawa dan senyum senang saat Wagub menyapa saat menanyakan namanya dan dengan beberapa kalimat "bakusedu" bercanda sambil  berpesan agar cepat sembuh, 
"Terima kasih Pak Wagub. makasi Pak OD.SK so beking senang torang pe anak yang karena sakit, so jarang tatawa rupa ini," kata salah seorang orangtua tersebut dengan gembira dan senang dikunjungi oleh Wakil Gubernur .
Turut hadir Camat langowan Barat dan Kapolsek Langowan.
(Humas Pemprov Sulut.)



Minggu, 27 Agustus 2017

Wagub Kandouw Jadi Peserta di Iven Sepada Internasional



Acara Mandiri Gran Fondo Jawa Pos Tondano yang diikuti Wakil Gubernur Sulut Steven O.E Kandouw dilepas oleh Sekretaris Provinsi Sulut Edwin Silangen di Halaman Kantor Gubernur  sabtu ( 26/08/2017 )  pagi kemarin.

Menurut Wagub, berlangsungnya  event sepeda terbaik di Indonesia ini sudah tentu akan memberikan dampak positif bagi  Sulut, termasuk bagi daerah di berbagai sektor, utamanya dalam upaya mengenalkan keberagaman obyek wisata, keindahan alam dan budaya yang dimiliki daerah kepada seluruh peserta.

"Karena itu,  maka saya mengajak untuk mensukseskan secara bersama sama gelaran event ini", katanya

Dan kepada peserta diucapkan selamat memgikuti kegiatan, selamat menikmati pesona keindahan alam sulawesi utara.

"Perjalanan saudara-saudara akan melihat secara langsung keindahan pemandangan ditepi pantai utara Manado, kemudian akan menyaksikan hamparan tanah Minahasa dengan kekayaan sumber daya alam dan budaya serta akan memyusuri danau Tondano yang indah dan elok beserta kuliner yang ada", jelasnya.
 
Setelah dilepas oleh Sekprov Edwin Silangen , Wagub Sulut Steven Kandouw yang juga menjadi peserta bikin kejutan di iven sepeda internasional yg diadakan Jawa Pos Cycling bertajuk Gran Fondo Tondano 2017, kejutan itu terlihat sebagai peserta GTF yang menunggangi roadbike full carbon, Wagub Kandouw memimpin pleton berjumlah 600 cyclist dari seluruh Indonesia dan 5 negara itu.  Wagub Kandouw bahkan melaju dengan speed 20 sd 30 km/jam average standard Gran Fondo di jalan flat (rata) hingga jelang Mokupa,t para peserta GTF salut dan kagum .
( Humas Pemprov Sulut )


Hadiri Hut Ke 28 dan Peresmian Pastori , Wagub Kandouw : Kita Harus Menjadi Berkat Untuk Semua Orang



Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw  didampinggi oleh Wakil Ketua TP-PKK dr Kartika Devi Tanos MARS menghadiri Hut Ke -28 Jemaat GMIM Mahanain dirangkaikan dengan serah terima Ketua BPMJ dan Pentahbisan Pastori Pastori di Gedung Geraja Mahanain Wewelen Tondano Barat Minggu (27/08/2017 ) Kemarin.

Dengan melihat anugerah yang Tuhan berikan kepada komponen jemaat melalui pertambahan usia pelayanan tahun saat ini, dapat dinyatakan pula bahwa jemaat sekalian telah mampu untuk selalu hidup bersandar dan berpengharapan kepada-Nya, dalam keyakinan akan janji Tuhan bagi kita anak-anak-Nya.

" Perayaan sukacita iman  saat ini , hendaknya dilaksanakan seoptimal mungkin sebagai wahana mengevaluasi dan merevitalasasi terhadap program kerja pelayanan selang 28 tahun berjalan", kata wagub Kandouw.

Kehidupan beragama di Minahasa ,orang dari luar mengakui kehidupan bergereja di sini,  yang jadi pertanyaan  sudahkah kehidupan beragama ini sudah menjadi berkat bagi kita semua untuk bapa, ibu, anak -anak , dan lebih penting  menjadi berkat untuk orang yang bukan kristen.
"Sulawesi utara dengan penduduk 2.8 juta jiwa yang  Protestan 1 juta 8 ratus ribu jiwa,  Katolik dua ratus ribu jiwa, Hindu 20  ribu jiwa, Budaha 20  ribu jiwa dan yang Muslim 720   ribu jiwa , jadi Sulut secara keselurahan sekitar 800 ribu yang bukan Nasrani"  jelas Wagub.


Melalui momentum ini saya selaku pemerintah harus ingat -ingatkan selain kita menjadi berkat bagi sesama manusia, gereja kita, tetapi juga harus menjadi berkat bagi orang - orang yang bukan warga gereja kita supaya kita hidup nyaman dan damai, harap Wagub Kandouw
Ibadah dipimpin oleh Sekretaris Umum BPMS GMIM Pdt DR. Henry  C.M Runtuwene ST.h .MSi.
Sebelum itu Wagub Kandouw meresmikan.dengan Menanda tangani prasasti Pastori jemaat dan  penguntingan pita dilakukan oleh Wakil Ketua TP -PKK Sulut dr Kartika Devi Kandouw Tanos MARS dan serah terima Ketua BPMJ  Mahanain dari Ketua Jemaat yang lama Pdt  Ireine M Ratu-Mangala kepada Ketua Jemaat yang baru Pdt Feibe F.F Winokan -Lumangkun, M.Th, ketua panitia dalam acara tersebut Bapak Fredy Runtu.
Turut hadir Asisten Adminstrasi Umum Kabupaten Minahasa Hetty Rumagit SH, Waka Polres Minahasa Kompol Alkat Karouw S.Sos, Ketua Wilayah Tondano dua Pdt Ever Tangel S.Th.




Gubernur Olly Dondokambey jadi Pembicara Internasional Bisnis Forum di Ottawa-Canada

   Canada dengan jumlah penduduk sekitar 35 juta jiwa dengan angka harapan hidup 83 tahun dan pendapatan  perkapita 55.405 Canadian Dolar, negara ini pula memiliki garis pantai terpanjang di Dunia yakni 202.800 Km dan merupakan salah satu negara maju di Dunia.
  Dalam agenda Forum Bisnis  bertajuk "EXPLORING  BUSINESS OPPORTUNITIES IN INDONESIA" di gedung Aberdeen Pavilion, Landsdowne Park, Ottawa-Canada  (25/08/2017) Waktu setempat, pada acara Indonesia-Canada Bisnis Forum,  Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE,  diberikan kesempatan menjadi Panelis berjudul " Investment Opportunities in Indonesia" yang memaparkan berbagai peluang investasi di Provinsi  Sulawesi Utara,  yakni bidang;  Pariwisata, Sumber Energy, Infrastruktur dan Agro Industri. Secara detail juga disampaikan oleh Gubernur Sulut bahwa ada beberapa proyek investasi strategis yang siap untuk ditawarkan ke pihak Investor karena sudah memikili Feasibility Study (Studi Kelayakan) bahwa proyek tersebut  layak dikerjakan dan memberikan manfaat untuk pembangunan dan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, diantaranya yaitu proyek pengembangan listrik tenaga panas bumi (Geothermal)  berpotensi 918 Megawatt  dengan nilai investasi diperkirakan sebesar 1.8 Juta US dollar, listrik tenaga surya untuk 3 (tiga) Kabupaten Kepulauan dan daerah terpencil serta daerah pariwisata di pulau-pulau yang membutuhkan listrik,  khususnya berbasis Tenaga Surya.
   Selanjutnya masih dalam paparan Gubernur Sulut pada Forum ini, sebagaimana  dikutip Kabag Humas Pemprov Sulut, Roy RL Saroinsong SH, menguraikan beberapa proyek strategis yang ditawarkan semisal Pembangunan Jalur  Kereta Api Manado-Bitung serta Pembangunan Infrastruktur di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung.  Pada kesempatan itu pula Gubernur Olly Dondokambey, memberikan jaminan untuk mendukung investor yang telah siap untuk berinvestasi dan menanamkan Modal di Provinsi Sulut.
    Bersama-sama dalam panel forum diskusi hadir Wakil Ketua Badan Ekonomi Kreatif RI Ricky Joseph Pesik, Gubernur Sumatera Barat Irwant Prayitno dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia untuk New York Erwin Haryono,
Serta Deputi Senior Asia Internasional Business Development Canada Mr. Jean Mark Hunt. Serta Delegasi yang turut mendampingi Gubernur Sulut, diantaranya Kepala Perwakilan BI Sulut Soekowardojo, Plt Karo Protokol Kerjasama dan Komunikasi Publik Setda Provinsi Sulut  Clay June H Dondokambey, S.STP, M.AP,  dan Karo Administrasi Ekonomi & SDA Setda Prov Sulut, Dr Franky Manumpil.
   Disela-sela acara Indonesia-Canada Bisnis Forum, Gubernur Olly Dondokambey,  diberikan kehormatan bersama dengan Walikota Ottawa Jim Watson dan Deputi
Chief Mision / Wakil Duta Besar RI Canada Suwartini Wirta untuk membuka acara ;
'FESTIVAL INDONESIA-KANADA 2017'. Yang ditandai dengan pemukulan gong bersama.
   Dalam Festival Musim Panas/IndoFest 2017,  yang dilangsungkan di tempat Forum Diskusi ini bekerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kanada,  menampilkan sejumlah rangkaian  pagelaran budaya, menu kuliner, exhibition produk kerajinan tangan, berbagai produk garmen,  maupun  informasi destinasi wisata di Indonesia. Festival ini berlangsung meriah dengan antusias kehadiran pengunjung dari warga negara Canada maupun diaspora Indonesia,  hal ini mengundang kekaguman dari penduduk  Kota Ottawa atas keberagaman budaya dan pesona di tanah air Indonesia.
   Gubernur Olly Dondokambey SE, dalam kegiatan Festival ini turut didampingi  Ketua Tim Penggerak PPK Provinsi Sulut, Ir Rita M Dondokambey-Tamuntuan, berujar sebagaimana di kutip Juru Bicara Pemprov Sulut, Roy RL Saroinsong SH,  bahwa momentum pagelaran Festival ini memotivasi  dan menjadi inspirasi bagi segenap jajaran Tim Penggerak PKK Provinsi Sulut maupun Pengurus TP PKK Kab/Kota, dalam memajukan Usaha Kecil Menengah(UKM) maupun Industri Rumahan (Home Industry) guna mengelorakan potensi export produk khas daerah Bumi Nyiur Melambai Sulut ke Manca Negara.
  Demikian Kabag Humas Pemprov memberitakannya (R2LS)

Jumat, 25 Agustus 2017

Pemprov Sulut Sambut Hangat Peserta Iven Gran Fondo

Kedatangan peserta Mandiri Gran Fondo Jawa Pos Tondano 2017 disambut hangat oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Hal itu disampaikan Gubernur Olly Dondokambey, SE dalam sambutan yang diwakili Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS pada Gala Dinner dengan peserta iven tersebut yang dilaksanakan di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado, Jumat (25/8/2017) malam.

"Selamat datang, selamat baku dapa di Bumi Nyiur MeIambai Provinsi Sulawesi Utara. Kami menyambut hangat dan gembira kedatangan peserta sekalian yang telah menempuh perjalanan cukup jauh meninggalkan rutinitas pekerjaan terlebih meninggalkan keluarga tercinta demi ikut serta dalam pelaksanaan kegiatan ini," katanya.

Oleh karenanya, menurut Olly, semua usaha peserta dari berbagai daerah yang datang ke Sulut untuk mengikuti iven bersepeda itu layak diapresiasi.

"Untuk itu, pemerintah dan masyarakat Sulawesi Utara sangat menghargai komitmen dan pengorbanan yang telah didedikasikan oleh peserta dan panitia sekalian," ujarnya.

Gubernur Olly juga optimis, seluruh peserta dapat menikmati keindahan alam dan kuliner Sulut yang saat ini juga menjadi tujuan utama kedatangan wisatawan dari berbagai negara itu.

"Sava juga yakin, peserta sekalian tidak akan menyesal mengambil keputusan untuk ikut serta dalam kegiatan ini karena selain akan bersepeda melalui rute pantai utara Manado, peserta juga akan menjelajah pedalaman tanah Minahasa dan menyusuri tepian Danau Tondano yang indah," paparnya.

Lebih jauh, masih dalam sambutan, Olly menyatakan harapan agar iven Gran Fondo itu juga berdampak bagi pembangunan Sulut.

"Kedatangan bapak/ibu peserta sekalian untuk terlibat aktif dalamproses pembangunan bangsa tercinta lebih khususnya pembangunan di daerah Provinsi Sulawesi Utara yang kaya akan sumber daya alam, seni dan budaya serta keragaman obyek wisata yang ada," imbuhnya.

Adapun pertemuan itu turut dihadiri Dirut Jawa Pos Koran, Azrul Ananda, perwakilan Forkopimda dan BUMN di Sulut. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)