Jumat, 01 September 2017

Wagub Kandouw Berkunjung di Tetempangan



Dengan bukit alam yang indah dan mempesona, ini merupakan berkat ciptaan Tuhan sungguh luar biasa buat daerah bumi nyiur melambai daerah Sulawesi Utara (Sulut).



Begitu ungkapan isi hati yang dilontarkan dari seorang Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw didampingi Wakil Ketua TP-PKK Sulut dr Kartika Devi Tanos dan  saat kunjungan kerja disalah satu objek pariwisata yang ada di Bukit Tetempangan, Desa Koha Kabupaten Minahasa, Jumat (2/9/2017) Kemarin

"Ini sangat luar biasa ciptaan Tuhan yang maha kuasa. Keindahan bukit Tetempangan sangat mempesona dengan pemandangan alam yang luar biasa sangat menarik untuk kita kunjungi," kata Steven Kandouw.

Keindahan Bukit Tetempangan ini menjadi daya tarik tersendiri yang dimiliki sulawesi utara (Sulut) untuk wisatawan yang berkunjung ke daerah ini.

"Bukit Tetempangan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Untuk itu mari kita semua bersama-sama mendukung program pemerintah daerah (OD-SK) di sektor pariwisata, dan akan menjadi andalan sulut sekarang dan yang akan datang dalam rangka membangun Sulut Hebat yang berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik dan berkepribadian dalam berbudaya," pungkas mantan Ketua DPRD Sulut itu.

Wagub Kandouw Hadiri Sholat Idul Adha dan Menyerahkan Hewan Kurban




Wakil Gubernur Sulut Steven K.E Kandouw menghadiri silahturahmi  Sholat Idul Adha 1438 H dan penyerahan hewan kurban di lapangan Sparta Tikala Manado, Jumat (1/9/2017) Kemarin

Dalam sambutan Wagub Kandouw mengatakan,  dengan momentum peringatan hari raya idul adha 1438 H, kita  harus tetap dengung- dengungkan etos ,simpati dan empati terhadap sesama,  orang orang jauh di bawah , baik sesama muslim dan juga seluruh saudara karabat yang ada di sekitar kita.


" Hari ini melalui Idul Adha  kita semua ditantang untuk selalu mengingat apa yang ada di sekeliling kita, terutama umat manusia di sekitar kita, tidak hanya saudara , karabat  tetapi orang lain harus diingat terutama orang yang tidak mampu atau duafa apapun agamanya ini akan sangat luar biasa", kata Wagub

Pemerintah sangat menyadari, memahami dan  mengakui  kebesaran islam tersebut   karena selama ini ada gerakan Hari Kesetiakawanan Nasional ternyata melalui Idul Adha sudah mencakup itu semua. Kalau substansi idul adha  bisa terealisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara khususnya di Sulawesi Utara.

"Subtansi Idul Adha di implementasikan alangkah indahnya Sulawesi Utara kita akan hidup tenang ,damai, nyaman  dan saya yakin itu bisa di terapkan  dalam kehidupan sehari -hari",  harap Wagub Kandouw.

Lanjut Wakil Gubernur ,momentum idul adha ini menegaskan akan pentingnya hidup dalam kebersamaan dan toleransi dalam satu konstruksi kehidupan yang tidak lagi diskriminasi Ras, Suku dan keyakinan manusia satu dengan lainnya, untuk itu marilah kita senantiasa saling bahu - membahu menciptakan suasana kerukunan antar sesama umat beragama yang rukun dan damai.

Atas nama Pemerintah Provinsi  Sulawesi Utara Bapak Gubernur Olly Dondokambey  mengucapkan selamat Idul Adha 1438 H bagi kita semua, tutup Wagub Steven Kandouw

Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Steven Kandouw didampingi Sekprov Sulut Edwin Silangen , Asisten 1 John Palandung, Kasat Pol PP Edyson Humiang  dan Kepala Biro Protokol, Kerjasama dan Komunikasi Publik Clay Dondokambey dan sejumlah pejabat lingkup Pemprov Sulut  menyerahkan hewan kurban kepada imam masjid yang disaksikan langsung Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulut H Abd Rasyid , Ketua MUI K.H Abdul Wahab Abdul Gafur, Ketua PHBI Sulut serta para pejabat sipil TNI/Polri, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.
( Humas Pemprov Sulut )

Kamis, 31 Agustus 2017

Wagub Melepas Atlit O2SN dan Parade Cinta Tanah Air ke Tingkat Nasional





Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven O.E Kandouw  didampinggi Asisten 1 John Palandung  Melepas Peserta O2SN ( Olimpiade Olahraga Siswa Nasional ) SD, SMP, SMA , SMK , SMLAB dan Parade Cinta Tanah Air di Ruang C.J Rantung  Kantor Gubernur Kamis ( 31/08 )  Kemarin.

Dalam sambutan Wagub mengatakan, diucapkan selamat kepada adik-adik peserta yang telah terpilih untuk mewakili Provinsi Sulut kiranya dapat mengikuti setiap kategori lomba dengan sebaik baiknya, agar nantinya mampu mengangkat citra daerah di tingkat Nasional.

"Menjadi  peserta yang mewakili daerah merupakan kebanggaan tersendiri, keikutsertaan ini berarti adik -adik dipandang memiliki kualifikasi terbaik  sebagai perwakilan sulut untuk tampil di tingkat nasional,  karena meraihnya tidak gampang, itu butuh usaha dan perjuangan yang sulit untuk mendapat kepercayaan ini",   kata Wagub.
Tunjukanlah identitas generasi muda Bumi Nyiur Melambai yang berkualitas serta mampu mengaktualisasi diri dengan baik dan benar, sehingga dapat meraih hasil yang optimal dan dapat menjadi kebanggaan keluarga,masyarakat dan daerah.

"Agar bisa  membawa harum nama sulawesi utara, dalam pribadi mereka selalu  bersikap kompetisi, sportif harus dikedepankan dan harus memupuk serta memperbesar sikap bela negara"., harap Wagub.

Untuk itu, Pemprov Sulut mensuport kegiatan ini melalui Dinas Pendidikan Daerah mudah-mudahan ,  harapan-harapan ini bisa tercapai  termasuk bonusnya, kita bisa dapat tempat terhormat,  Parade Cinta Tanah Air minimal tiga besar di tingkat pusat dan O2SN ini bisa mendapat banyak medali terutama emas, tutup Wagub Kandouw. 
Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Daerah Asiano G Kawatu melaporkan O2SN Tingkat Pusat akan diselenggarakan di Medan Sumatera Utara mulai dari tanggal 3 sampai dengan 9  september  2017 mendatang dengan  peserta berjumlah 95 orang Atlit serta pendamping juga pelatih dan Parade Cinta Tanah Air akan berlaga di Jakarta.


Presiden Jokowi dan OD-SK Sumbang Hewan Qurban Untuk Umat Muslim di Sulut



Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) menyerahkan 31 hewan Qurban sapi untuk dibagi-bagikan kepada mesjid yang ada di daerah ini dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1438 H yang jatuh pada, Jumat ( 1/09/2017 ) besok

Penyerahan hewan Qurban tersebut berlangsung di halaman belakang Kantor Gubernur Sulut, Kamis (31/8/2019) kemarin  yang dilakukan Wakil Gubernur Sulut Steven O.E Kandouw didampingi Asisten 1 Setdaprov Sulut John Palandung, Asisten II Setdaprov Sulut Rudy Mokoginta dan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sulut dr Kartika Devi Tanos, dan Kepala Biro Protokol, Kerjasama dan Komunikasi Publik Clay Dondokambey

Penyerahan hewan kurban tersebut turut dihadiri para imam masjid penerima bantuan serta Ketua PHBI, MUI Sulut serta para pejabat di lingkungan Pemprov Sulut.


Wagub Sulut Steven Kandouw dalam sambutan mengatakan bantuan hewan Qurban yang diberikan ini diharapkan dapat dimaknai sebagai wujud kepedulian dan perhatian pemerintah kepada umat Islam di daerah ini yang akan sedang merayakan Idul Adha 1438 H.

“Di samping itu, momentum ini hendaknya dapat dimaknai sebagai upaya kita untuk saling bersilaturahmi dan terus memantapkan serta menjaga kerukunan, kedamaian, dan kekeluargaan yang telah tercipta selama ini,” tuturnya.

Menurutnya, langkah itu diharapkan semakin memantapkan Sulut sebagai barometer kerukunan hidup antar umat beragama di Indonesia bahkan taraf internasional.

Dia menambahkan setiap tahun menjelang perayaan Idul Adha pihaknya selalu memberikan bantuan hewan kurban kepada umat muslim di daerah ini.

Dikatakannya momentum Idul Adha ini juga harus memberikan pencerahan kepada kita semua. Harus meningkatkan iman percaya kita serta meningkatkan aktualisasi iman.

"Momentun Idul Adha menurut saya jangan cuma di hari raya qurban tapi mari kita jadikan sikap perilaku, memberikan bantuan kepada kaum duafa ini menjadi bagian dari pola hidup kita bukan nanti tapi kalau boleh setiap saat dan setiap waktu. Karena kita tahu persis di Sulut ini banyak orang kurang mampu,"  harap Wagub.

Selain itu kata Wagub momentum ini harus terus mengingat - mengingatkan kita untuk selalu berkonsentrasi, berintropeksi, karena kita samua boleh bersyukur dengan kehidupan kita.

"Karena disekeliling kita  masih banyak orang susah yang perlu kita bantu bersama," kata Wagub.

Sebelumnya dalam laporan, Karo Kesra Setdaprov Sulut dr Kartika Devi Tanos mengatakan dasar pelaksanaan ini, Peraturan Menteri Pertanian RI Nomor 114/Permentan/PD.410/9/2014 tentang pemotongan hewan Qurban
maksud dan tujuan ibadah Qurban menunjukan tanda ketaqwaannya hambanya kepada Allah.

"Salah satu makna yang paling dalam ibadah Qurban sebagai bentuk penghambaan kepada SWT dengan membagiakan sesama. Qurban adalah bentuk kesolehan sosial, dimana pequrban akan merasakan ibadahnya berbagi bagi dengan sesama," ungkapnya.
Qurban akan mendekatkan secara emosional bagi  kaya dan miskin dengan sama.-sama merasakan santapan Qurban di  Hari Raya Idul Adha, ujarnya.
 
Adapun hewan Qurban akan diserahkan ke Masjid Agung Baitul Makmur Kotamobagu, Masjid Raya Ahmad  Yani Sulut, Masjid Sis Al Djufrie Kelurahan Malendeng, Masjid At Taqwa Belang, Masjid Ar Rahman Banjer, Masjid An Nur Desa Borgo, Masjid Agung Pangeran Dipenegoro Airmadidi, Masjid Nurul Huda Kelueahan Molas, Masjid Al Ikhlas Desa Insil Kecamatan Pasi Timur, Masjid Al Munawarah Tuminting dan Masjid Darusalam Kelurahan Motoboi  Kecil Kotamobagu Selatan.

Diketahui selain Pemprov Sulut memberikan bantuan hewan Qurban untuk dibagikan kepada sejumlah masjid yang ada di daerah ini. Bedanya, tahun 2016 lalu hanya sebanyak 10 ekor sapi, tapi tahun 2017 ini sesuai komitmen OD-SK diserahkan bantuan hewan Qurban sapi sebanyak 30 ekor ditambah lagi 1 ekor dari Presiden Jokowi.



Rabu, 30 Agustus 2017

Kaban BKD Femmy Suluh Buka Sosialisasi Peraturan Perundang - Undangan Kepegawaian Tahun 2017


Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sulawesi Utara  Dr Femmy J Suluh, M,Si membuka Sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan Kepegawaian Tahun 2017, di Ruangan C.J Rantung Kantor Gubernur Sulut Rabu( 30/ 08/2017) Kemarin.

Dalam sambutan  Femmy Suluh mengatakan, pentingnya pengelolaan data kepegawaian adalah sebagai sarana untuk menyimpan data kepegawaian secara sistimatis, sehingga memudahkan penemuan kembali jika diperlukan. Data kepegawaian diolah menjadi informasi kepegawaian sangat diperlukan untuk manajemen PNS, kata Kaban BKD.

Dan pengelolaan kepegawaian yang bersifat manajerial maupun teknis administratif selalu berhubungan dengan data, dalam bentuk yang tercetak maupun data elektronik serta kegiatan administrasi kepegawaian akan berpengaruh pada keadaan data perorangan pegawai maupun keseluruhan, lanjut Femmy Suluh.

Manfaat dari Simpeg adalah menyajikan informasi tentang pegawai( profil PNS ) yang cepat, lengkap dan akurat dalam rangka Manajemen dan  Profil PNS yang terdiri dari data personil, kualitas , rekam jejak jabatan, kompetensi riwayat pengembangan kompetensi, riwayat hasil penilaian kinerja dan informasi kepegawaian lainnya , jelas Femmy Suluh.
Lebih jauh Femmy Suluh mengatakan BKD telah menerapkan  Simpeg Online sejak Tahun 2014 dengan Aplikasi  Simpeg berbasis Web Input Data dapat dilakukan di perangkat daerah masing-masing melalui Simpeg dan PNS dapat mengupdate kepegawaian melalui simpeg  di perangkat daerah, namun sangat dinamis perubahan data seringkali, perubahan-perubahan data kepegawaian yang terjadi tidak segera tersimpan dalam sistem, operator Simpeg PD banyak yang tidak aktif karena berpindah ke bidang lain dan kurangnya kesadaran serta kepedulian PNS akan kepemilikan data kepegawainya,  ujar Femmy Suluh.
Untuk itu hal yang perlu dilakukan rekonsiliasi data , mengidentifikasi perbedaan data PNS, dengan harapan setiap perubahan data kepegaqaian terdokumentasi ke dalam Simpeg, mengaktifkan kembali peranan Operator Simpeg pada perangkat daerah masing -masing dan BKD membuka Desk peremajan data agar seyiap PNS  mauoun operator dapat melakukan updating data di BKD, harap Femmy Suluh.
Sebelumnya dalam laporan Kepala Bidang Perencanaan dan Pendayagunaan Aparatur  Dr Olivia S Theodore SH.MH mengatakan, dasar pelaksanaan rapat kordinasi dan sinkronisasi database kepegawaian dilingkup Pemprov Sulut diantaranya, Undang-Undang Nor 5 Tahun 2014  tentang ASN, Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun tentang Manajemen PNS, Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 140 tahun 1997 tentang Rencana Induk Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Pemerintah Daerah dan Instruksi Presiden No. 3 Tahun 2003 tentang kebijakan dan strategi Nasional Pengembangan E-Goverment, katanya
Lankutnya, maksud dan tujuan merealisasi tugas pokok  fungsi BKD sebagai kebijakan di bidang kepegawaian daerah sesuai dengan kemajuan Teknologi Informasi, Peremajaan dan pemuktahiran database untuk untuk seluruh PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan memberikan pelatihan kepada operator pengolah database yang baru di masing-masing SKPD untuk dapat memahami dan mengoperasikan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian ( SIMPEG), tutupnya.
Yang hadir Sekertaris BKD DR Flora Krisen SH, MH, Kepala idang Pengembangan Aparatur Paultje J Salawati, S.Sos M, Si, Kepala Bidang Pembimaan dan Kesejahteraan Aparatur Drs Andra K Mawuntu , Sekertaris Dinas, Badan dan Operator Komputer dilingkup Pemrov Sulut.
( Humas Pemprov Sulut)
  

Selasa, 29 Agustus 2017

Perkuat Akuntabilitas, Gubernur Olly Dukung Penerapan E-Katalog Dalam Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

Berbagai kendala dalam pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah bisa diatasi melalui pemanfaatan teknologi informasi dalam proses pelaksanaannya.

Hal itu disampaikan Gubernur Olly Dondokambey, SE dalam sambutan yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Sulawesi Utara, Rudi Mokoginta, SE, M.TP pada Sosialisasi E-Katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) yang dilaksanakan di Manado, Selasa (29/8/2017) siang.

"Pemanfaatan teknologi informasi selain dapat meringankan beban pengelola, juga bertujuan untuk tetap menjaga sisi akuntabilitas dalam pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah," katanya.

Terkait dengan hal itu, maka inovasi dan terobosan terhadap metode pengadaan sangat diperlukan, guna meminimalisir hambatan-hambatan yang ada untuk mendukung target capaian pembangunan secara umum.

Disamping itu, Olly juga memuji terobosan yang dilakukan LKPP dengan mengadakan layanan koneksi internet untuk mempercepat pertumbuhan katalog elektronik.

"Patut diapresiasi bahwa sejak tahun 2013 telah melakukan terobosan-terobosan antara lain; melalui pengadaan layanan koneksi internet sampai dengan 30 Megabits Per Second (MBPS) yang berdampak positif dengan bergabungnya 27 Internet Service Provider (ISP) sehingga tercapainya percepatan pertumbuhan Katalog Elektronik baik dari segi kuantitas maupun varian Barang dan Jasa," ujarnya.

Lebih jauh, masih dalam sambutan, Olly menjelaskan keberadaan E-Katalog yang didukung oleh sejumlah peraturan menjadi solusi cepat dan tepat bagi proses pengadaan barang/jasa pemerintah.

"Melalui sistem ini waktu pengadaan menjadi lebih pendek, lebih efisien, transparan, terbuka dan tercipta persaingan sehat antar sesama rekanan. Selain itu, dapat meminimalisir kebocoran anggaran, menghilangkan administrasi yang rumit, sehingga semua ini tentu mendukung upaya kita bersama dalam proses penyerapan anggaran pemerintah," imbuhnya.

Adapun pertemuan itu, turut dihadiri oleh Kepala Biro Infrastruktur dan Pengadaan Barang dan Jasa, Jemmy Ringkuangan, AP, M.Si dan perwakilan dari instansi pemerintah. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)

Senin, 28 Agustus 2017

Gubernur Olly Ingatkan Pentingnya Pengelolaan Air Tanah Di Sulut

Pengelolaan air tanah di Sulawesi Utara sangat diperlukan untuk menjaga ketersediaan dan kualitas air yang terdapat dalam lapisan tanah atau bebatuan di bawah permukaan tanah itu.

Hal itu terungkap dalam sambutan Gubernur Olly Dondokambey, SE yang diwakili Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulut, Ir. Bach A. Tinungki, M.Eng pada rapat koordinasi identifikasi masalah penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) rencana pengelolaan air tanah yang dilaksanakan di Ruang Rapat Dinas ESDM, Senin (28/8/2017) pagi.

"Air tanah memiliki peranan yang sangat penting dalam menunjang kehidupan masyarakat. Hampir bisa dikatakan bahwa tidak akan ada kehidupan dimuka bumi tanpa ada air," ujarnya

Disamping itu, dijelaskan Gubernur Olly, pengelolaan air tanah sangat erat kaitannya dengan keberlangsungan sejumlah sektor penting seperti pertanian dan bidang lainnya di Sulut.

"Pengelolaan air tanah memegang komposisi besar bagi pemenuhan kebutuhan pokok, serta pertumbuhan ekonomi Sulut," tandasnya.

Olly juga menyatakan, perlunya komitmen dari semua pihak untuk mengontrol dan mengawasi pemakaian air tanah di Sulut. Hal itu disebabkan oleh semakin pesatnya pertumbuhan penduduk Sulut dari waktu ke waktu sehingga jumlah konsumsi air tanah terus meningkat yang berpotensi menurunkan penurunan kualitas air tanah yang disebabkan oleh pencemaran lingkungan.

"Ini merupakan bentuk dukungan dan komitmen kita bersama untuk mengelola air tanah sebaik mungkin melalui perumusan dan penyempurnaan kebijakan yang didasari oleh kajian komprehensif dan sistematis termasuk penyusunan dokumen yang memuat temuan-temuan evaluasi pengelolaan air tanah.

Lebih jauh, masih dalam sambutan, Olly mengajak seluruh peserta rapat untuk dapat memberikan perhatian dan tanggung jawab optimal untuk menyusun KLHS Perda Air Tanah ini.

"Ikutilah dengan sebaik mungkin sehingga tercipta sebuah kebijakan yang benar-benar bermutu dan mampu menjawab kebutuhan air tanah secara berkelanjutan," imbuhnya.

Adapun pertemuan itu, turut dihadiri akademisi dan perwakilan dari sejumlah instansi terkait dengan pengelolaan air tanah. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)