Selasa, 03 Oktober 2017

Silangen : Semua Punya Peluang Sama

Sekdaprov Sulawesi Utara Edwin Silangen, SE, MS selaku Ketua Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama memimpin tes wawancara terhadap 17 peserta tes yang digelar di aula BKD, Selasa (3/10/2017) dari pagi hingga malam hari.

Menurut Silangen, semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menduduki setiap posisi yang dilamarnya. Adapun jabatan pimpinan tinggi pratama yang diperebutkan yaitu pada Dinas Pangan Daerah, Dinas Pertanian dan Peternakan serta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang.

"Ini adalah tahapan yang terakhir. Semua peserta punya peluang yang sama," tandasnya.

Di samping itu, Silangen juga mengakui kualitas jawaban dari seluruh peserta tes.

"Semuanya berkualitas dan hebat. Kita tunggu saja hasilnya. Yang dipilih pasti yang terbaik dari semua tahapan tes yang telah diikuti," ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala BKD, Dr. Femmy Suluh, M.Si selaku Kepala Sekretariat Pansel menjelaskan bahwa hasil terbaik dari keseluruhan tes akan diserahkan kepada Gubernur Olly Dondokambey, SE.

"Hasil akumulasi penilaian pansel terhadap peserta baik tes administrasi, assesment, makalah dan wawancara selanjutnya diserahkan ke gubernur," imbuhnya.

Diketahui setiap tahapan tes memiliki nilai bobot yang berbeda dengan keseluruhan nilai bobot 100 persen yang terdiri tes makalah berbobot 30 persen, assesment 20 persen, wawancara 30 persen dan administrasi 20 persen

Adapun panitia seleksi lainnya yaitu, Asisten 3 Ir. Roy Roring, M.Si, Rektor Unsrat, Prof. Ellen Kumaat, Rektor Unklab Amelius Tommy Mambu, MA, Ph.D dan mantan rektor Unika De La Salle Ps. Revi Tanod. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)

OD-SK Siapkan Program Rumah Layak Huni

Kabar gembira bagi masyarakat Sulawesi Utara. Pasalnya Pemprov Sulut yang dipimpin pasangan Gubernur Olly Dondokambey, SE dan Wakil Gubernur Drs. Steven O.E. Kandouw atau yang dikenal duet OD-SK ini bakal merehabilitasi rumah masyarakat miskin yang tidak layak huni di Sulut.

Terbukti, draft peraturan gubernur tentang Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK) melalui Program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Sulut dibahas bersama oleh Dinas Sosial, Biro Hukum dan sejumlah instansi terkait dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Ruang WOC, Selasa (3/10/2017) siang.

Kepala Dinas Sosial dr. Grace Punuh, M.Kes menjelaskan draft peraturan tersebut akan terus disempurnakan sebelum disahkan oleh gubernur.

"Rancangan peraturan gubernur tentang rehabilitasi rumah tidak layak huni akan terus direvisi bersama biro hukum sebelum ditandatangani gubernur," katanya.

Grace juga menerangkan tujuan utama dari penyusunan rancangan peraturan tentang ODSK melalui rehabilitasi sosial RTLH itu.

"Agar rumah yang tidak layak huni di Sulut dapat diperbaiki menjadi rumah yang layak huni," tandas Grace.

Dijelaskan, rumah memiliki fungsi yang sangat besar bagi individu dan keluarga tidak saja mencakup aspek fisik, tetapi juga mental dan sosial. Untuk menunjang fungsi rumah sebagai tempat tinggal yang baik maka harus dipenuhi syarat fisik yaitu aman sebagai tempat berlindung, secara mental memenuhi rasa kenyamanan dan secara sosial dapat menjaga privasi setiap anggota keluarga, menjadi media bagi pelaksanaan bimbingan serta pendidikan keluarga. Dengan terpenuhinya salah satu kebutuhan dasar berupa rumah yang layak huni, diharapkan tercapai ketahanan keluarga.

Pada kenyataannya, untuk mewujudkan rumah yang memenuhi persyaratan tersebut bukanlah hal yang mudah. Ketidakberdayaan mereka memenuhi kebutuhan rumah yang layak huni berbanding lurus dengan pendapatan dan pengetahuan tentang fungsi rumah itu sendiri. Pemberdayaan fakir miskin juga mencakup upaya Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RSTLH). Demikian juga persoalan sarana prasarana lingkungan yang kurang memadai dapat menghambat tercapainya kesejahteraan suatu komunitas. Lingkungan yang kumuh atau sarana prasarana lingkungan yang minim dapat menyebabkan masalah sosial dan kesehatan.

Di tempat yang sama, Kepala Biro Hukum Glady Kawatu, SH, M.Si mengapresiasi draft peraturan gubernur itu. Meskipun demikian Glady menegaskan harus dipenuhinya seluruh persyaratan demi lancarnya proses pembahasan.

"Saya sangat mengapresiasi karena draft peraturan gubernur tentang ODSK melalui rehabilitasi RTLH adalah yang pertamakalinya. Namun semua persyaratan juknis dan regulasi harus dipenuhi agar tidak menjadi masalah nantinya," ujarnya.

Disamping itu Glady juga mengungatkan agar aturan yang disusun untuk merehabilitasi rumah yang dananya bersumber dari CSR Bank Sulut senilai Rp. 12 miliar dalam setahun itu dapat diimplementasikan dengan lancar di kabupaten dan kota di Sulut.

"Aturan ini juga harus dapat diimplentasikan di kabupaten dan kota karena rehabilitasi rumah tidak layak huni ini programnya mencakup seluruh wilayah Sulawesi Utara. Sehingga nantinya tidak menjadi kendala," bebernya.

Sebelumnya, di tempat yang sama berlangsung rapat lintas sektor dalam rangka pemantauan/pengawasan Undian Gratis Berhadiah (UGD) dan Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) yang dipimpin oleh Kepala Dinas Sosial, dr. Grace Punuh, M.Kes.

Terungkap dalam pertemuan bahwa seluruh penyelenggara UGB dan PUB harus bertanggungjawab untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat sehingga tidak menjadi korban penipuan berkedok UGB dan PUB.

Karena UGB dan PUB yang secara resmi merupakan salah satu sumber pendapatan negara yang dikelola oleh Kementrian Sosial yang bersumber dari proses perizinan undian gratis berhadiah. UGB dan PUB ini juga bentuk partisipasi dunia usaha dalam membantu penanganan dan permasalahan kesejahteraan sosial.

Salah satu kewajiban dari dunia usaha yaitu memberikan sumbangan dananya sebesar 10% dari nilai total hadiah kepada Kementerian Sosial untuk kembali dikelola dan dikembalikan ke masyarakat dalam Dana Usaha Kesejahteraan Sosial untuk masyarakat.

Adapun, pertemuan itu turut dihadiri perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten dan Kota di Sulut dan instansi terkait lainnya. (Bersin) (Humas Pemprov Sulut)

Senin, 02 Oktober 2017

Ibu Rita Hadiri Jambore Nasional PKK 2017

Ketua TP-PKK Sulawesi Utara, Ir. Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan menghadiri acara puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-45 dan peresmian Jambore Nasional Kader PKK 2017 di Jakarta, Senin (2/10/2017) malam.

Presiden Joko Widodo yang didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo membuka langsung acara yang bertema budaya hidup sehat dengan kesadaran deteksi dini kanker pada perempuan untuk mewujudkan keluarga Indonesia Sejahtera itu.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi meminta ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk menjadi penyejuk di masyarakat.

Jokowi mengatakan, selama ini suasana di Indonesia kerap panas, terutama saat ada pemilihan kepala daerah, pemilu legislatif maupun pemilihan presiden.

Jika hal tersebut terjadi, ibu-ibu harus turun tangan untuk mendinginkan suasana.

Yang pintar mendinginkan suasana Ibu-ibu. Jangan bapaknya manasin, ibunya ngomporin, ya jadi," kata Jokowi disambut tepuk tangan ratusan ibu-ibu PKK yang hadir.

Jokowi menambahkan, ibu-ibu PKK juga perlu menyampaikan serta menyadarkan seluruh masyarakat bahwa Indonesia adalah negara besar.

Jangan sampai ada tetangga yang berbeda agama saling mencela, saling memfitnah, saling menjelekkan.

"Jangan sampai ada perbedaan suku, agama kemudian dikipas-kipas (provokasi)," ujar Jokowi.

Adapun, jambore nasional PKK dilaksanakan patanggal 2-4 Oktober 2017 diikuti 1.700 kader PKK

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jambore Nasional 2017 antara lain pemberian penghargaan kepada pemenang lomba kegiatan PKK tingkat kabupaten dan kota di 24 provinsi dengan jenis lomba antara lain tertib administrasi, pencegahan KDRT, usaha peningkatan pendapatan keluarga.

Juga pemberian penghargaan Adhi Bhakti bagi kader PKK yang secara terus menerus aktif dalam pengabdian pada Gerakan PKK selama 25 tahun, 15 tahun dan 10 tahun.

Kegiatan lain adalah Parade Nusantara yang diikuti 34 provinsi yang menampilkan keragaman budaya adat, keserasian tim, kreativitas dan dinamika tim dan lainnya.

Juga digelar pameran produksi dalam negeri yang diikuti seluruh provinsi dan pelaku usaha.

Pertemuan itu juga dihadiri Mendagri Tjahjo Kumolo, Ketua Umum TP-PKK Pusat Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, Wakil Ketua TP-PKK Sulut dr. Kartika Devi Kandouw-Tanos dan pengurus PKK lainnya. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)

Gubernur Olly Ikut Lomba Tembak di Mako Lantamal VIII

Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, SE mengikuti Lomba Tembak Eksekutif di Lapangan Tembak Pistol Mako Lantamal VIII, Kairagi, Manado, Senin (2/10/2017) sore.

Kegiatan Lomba Tembak Eksekutif ini diselenggarakan Lantamal VIII untuk memperingati HUT ke-72 TNI tahun ini yang bertema Bersama Rakyat TNI Kuat.

Adapun kelas yang diperlombakan adalah Sikap Slow Fire 3 menit 10 butir dan Sikap Rapid 63 detik 10 butir. Lomba tembak dibagi menjadi 4 gelombang dengan 5 jalur sasaran tembak.

Diketahui, urutan juara pada lomba tembak itu adalah, Juara 1 Danlantamal VIII Laksamana Pertama TNI Suselo dengan nilai 164, Juara 2 Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito dengan nilai 153 dan Juara 3 Wakapolda Sulut Brigjen Johanis Asadoma dengan nilai 114.

Lomba itu juga turut dikuti oleh  Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Sabar Simanjuntak, Kepala Perwakilan BI Sulut Soekowardojo dan pejabat lainnya. (BerSin) (Humas pemprov Sulut)

Wagub : Mari jaga dan amalkan Nilai Luhur Pancasila

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw mengajak seluruh anak bangsa terlebih Sulawesi Utara untuk terus menjaga dan mengamalkan Nilai Luhur Pancasila. Hal ini dikatakan Kandouw kala menjadi Inspektur Upacara pada hari Kesaktian Pancasila, Senin (02/10) di Lapangan Kantor Gubernur Sulut kemarin.

Dalam sambutanya, Kandouw mengatakan bahwa momentum peringatan hari Kesaktian Pancasila ini ditengah kehidupan berbangsa dan bernegara sangat penting, berkaca dari situasi bangsa yang saat ini menemui banyak tantangan dan benturan yang berpotensi memicu kekacauan. "ini momentum yang pas bagi kita untuk meresapi nilai luhur yang terkandung dalam ideologi negara kita" ujar Kandouw.

Lebih lanjut menurut Wagub, seluruh aparatur yang ada di lingkup kantor Gubernur haruslah menjadi garda terdepan dalam mempraktekan dan mengamalkan nilai nilai Pancasila ditengah tugas dan tanggung jawab sehari-hari, sambil menjaga disiplin, sikap dan perilaku dalam bekerja, jelas Wagub

Menutup sambutanya, Wagub mengajak bagi seluruh peserta upacara untuk senantiasa bekerja dengan tulus dan iklas, bagi kemajuan Bumi Nyiur melambai, tutup Kandouw.
(HUMAS PEMPROV SULUT)
dryp

Buka SMST GMIM Ke-30, Olly : Sidang Tahunan Ini Mampu Gelorakan Spirit Pelayanan GMIM

Bunyi tetengkoren bergema di GMIM Sentrum Borgo, Tanawangko, Minahasa, Senin (2/10/2017) siang ketika dipukul bersamaan oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE, Sekretaris Umum PGI Pdt. Gomar Gultom, Ketua BPMS GMIM Pdt. Dr. HWB Sumakul M.Th serta pejabat lainnya sebagai pertanda resminya pembukaan Sidang Majelis Sinode Tahunan (SMST) ke-30.

Sidang akbar tersebut berlangsung selama empat hari mulai tanggal 2 hingga 5 Oktober 2017.

Gubernur Olly menyatakan harapan agar agenda SMST mampu memberikan pencerahan sekaligus kontribusi positif hingga tercapainya tujuan pelayanan bagi kemuliaan dan keagungan Tuhan di bumi nyiur melambai.

"Saya harap pelaksanaan sidang tahunan ini mampu menggelorakan kembali spirit dan mengokohkan komitmen pelayanan seluruh komponen GMIM," kata Olly.

Orang nomor satu di Sulut itu juga menyinggung perkembangan dunia saat ini yang menyebabkan kondisi pelayanan gereja yang semakin kompleks.

"Kondisi yang kompleks ini ini menuntut gereja secara kontinyu melakukan penataan dan pembenahan diberbagai aspek agar tidak terbuai dengan kondisi yang dapat mengakibatkan merosotnya kualitas iman jemaat," ujarnya.

Oleh karena itu, untuk mengantisipasi keadaan itu, Gubenur Olly mengingatkan seluruh komponen GMIM yang terlibat dalam agenda SMST mampu mengambil langkah penataan organisasi kedalam maupun keluar dan evaluasi terhadap berbagai program pelayanan yang telah dilakukan.

"Penataan sistem pelayanan di lingkungan gereja menjadi suatu hal yang penting dan strategis untuk dilakukan guna menjadikan gereja yang mampu mengantisipasi dinamika pelayanan ke depan," beber Olly.

Lebih jauh, Olly mengajak semua perserta SMST GMIM ke-30 dapat mengikuti seluruh agenda persidangan dan mengandalkan tuntutan Tuhan sehingga sidang tahunan itu benar-benar menghasilkan perubahan ke arah yang lebih baik.

"Marilah kita bersama-sama memajukan GMIM sehingga semakin berkualitas dan kokoh dalam persaudaraan yang rukun dan damai," imbuhnya.

Menariknya, setelah menyampaikan sambutan, Olly memberikan bantuan secara simbolis dua perahu ketinting kepada Kelompok Nelayan Tuna dan Kelompok Nelayan Berusaha dari Desa Borgo.

Sebelumnya, Ketua Umum Panitia SMST GMIM ke-30 Ir. Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan dalam sambutan yang dibacakan Ketua Harian Dr. Olga Sajow-Singkoh, M.Hum menjelaskan tujuan dilaksanakannya SMST.

"Sidang ini akan mengevaluasi kinerja pelayanan, program serta ABP tahun 2017. Selain itu juga untuk menjabarkan rencana strategis ke dalam program dan anggaran serta menetapkan ABP Tahun pelayanan 2018," katanya.

Adapun pertemuan itu turut Sekretaris Umum BPMS GMIM Pdt. Hendry Runtuwene, S.Th, M.Si, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Walikota Manado Dr. Vicky Lumentut, Bupati Minahasa Drs. Jantje Sajow dan Kepala Biro Umum yang juga Plt. Kepala Biro PKKP Clay June Dondokambey, SSTP, MAP. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)

Wagub : Mari jaga dan amalkan Nilai Luhur Pancasila

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw mengajak seluruh anak bangsa terlebih Sulawesi Utara untuk terus menjaga dan mengamalkan Nilai Luhur Pancasila. Hal ini dikatakan Kandouw kala menjadi Inspektur Upacara pada hari Kesaktian Pancasila, Senin (02/10) di Lapangan Kantor Gubernur Sulut kemarin.

Dalam sambutanya, Kandouw mengatakan bahwa momentum peringatan hari Kesaktian Pancasila ini ditengah kehidupan berbangsa dan bernegara sangat penting, berkaca dari situasi bangsa yang saat ini menemui banyak tantangan dan benturan yang berpotensi memicu kekacauan. "ini momentum yang pas bagi kita untuk meresapi nilai luhur yang terkandung dalam ideologi negara kita" ujar Kandouw.

Lebih lanjut menurut Wagub, seluruh aparatur yang ada di lingkup kantor Gubernur haruslah menjadi garda terdepan dalam mempraktekan dan mengamalkan nilai nilai Pancasila ditengah tugas dan tanggung jawab sehari-hari, sambil menjaga disiplin, sikap dan perilaku dalam bekerja, jelas Wagub

Menutup sambutanya, Wagub mengajak bagi seluruh peserta upacara untuk senantiasa bekerja dengan tulus dan iklas, bagi kemajuan Bumi Nyiur melambai, tutup Kandouw.
(HUMAS PEMPROV SULUT)
dryp