Visi OD-SK : Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Pemerintahan dan Politik, serta Berkepribadian dalam Budaya.".
Senin, 23 Oktober 2017
Foto Hut Ke-56 Sekdaprov Sulut Edwin Silangen
Sulut Terima 61 Orang Lulusan IPDN Angkatan 23
Sambutan Menteri Dalam Negeri yang dibacakan oleh Siswa R Mokodongan mengatakan, kepada PNS lulusan IPDN tang akan ditempatkan sesuai notebook penempatan baru ini agar senantiasa menjunjung ntegritas loyalitas dan disip dalam menjalankan tugas.
" Jaga nama baik lembaga almamater saudara dan senantiasa menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa" katanya.
Kepada Gubernur saya minta agar dapat menerima PNS lulusan IPDN XXIII dengan penuh sukacita dan kebanggaan karena mereka adalah putra putri terbaik bangsa sehingga dapat turut berkontribusi terhadap kemajuan daerah dimana mereka ditempatkan, ujarnya.
Sebelumnya sambutan Gubernur yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Roy Roring mengatakan, diterbitkannya Permendagri nomor 78 tahun 2017 tentang penempatan dan perpindahan lulusan IPDN, telah membawa perubahan dalam sistem penempatan lulusan IPDN kearah pola lintas provinsi dengan prosentase.
" 15% pada Kementerian Dalam Negeri, 35% pada Kawasan Perbatasan, 50% pada Pemerintah Daerah lainnya, katanya.
Dengan ditetapkan kebijakan ini maka Provinsi Sulut menerima 61 orang lulusan IPDN angkatan XXIII yang berasal dari berbagai daerah dan akan djberdayakan di Sulut dengan prioritas penempatan du kabupaten perbatasan.
" Kabupaten Kepulauan Talaud 12 orang, Kabupaten Kepulauan Sangihe 12 orang, masing-kabupaten /kota 2 orang dan untuk Pemrov Sulut sebanyak 11 orang", ujarnya.
Kebijakan ini merupakan salah satu bentuk aktualisasi dukungan Pemerintah Pusat, IPDN dan Pemerintah Daerah terhadap semangat dan visi pembangunan pemerintahan saat ini, yakni membangun daerah dari pinggiran atau perbatasan.
"Kebijakan ini juga merupakan wujud nyata dari eksistensi Purna Praja sekalian sebagai perekat pemersatu bangsa, demi kepentingan pembangunan bangsa melalui pemerataan pembangunan dari daerah-daerah perbatasan", tegasnya.
Diharapkan dengan kehadiran paran purna praja mampu menopang realisasi dari visi mulia ini.
"Purna Praja angkatan XXIII sekalian mampu mengabdi di daerah ini dengan dedikasi, totalitas pengabdian diri, disiplin, loyalitas, pemberian diri, dan rasa tanggungjawab, serta integritas sebagai Aparatur Sipil Negara", harapnya.
Untuk itu kepada Pemerintah Kabupaten/Kota dan Instansi-Instansi yang nantinya akan menerima alokasi penempatan purna praja angkatan XXIII.
" Tentunya para Purna Praja atau IKAPTK di Sulut , saya mintakan untuk dapat turut memfasilitasi sebaik mungkin adik-adik kita yang masih baru ini yang memerlukan bantuan, terutama terkait dengan tempat tinggal dan pengenalan daerah penempatan" tutupnya.
Turut hadir Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan IPDN Jatinangor Dra Rosje Kalangi, Kaban BKD Sulut Dr Femmy Suluh M.Si, dan Para Sekda Kabupaten/ Kota.
( Humas Pemprov Sulut )
Minggu, 22 Oktober 2017
Gubernur Olly Motivasi Jemaat GMIM Bukit Zaitun Kalawat
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE berkesempatan menghadiri ibadah syukur HUT ke-21 Jemaat GMIM Bukit Zaitun Kalawat, Minahasa Utara, Minggu (22/10/2017) siang.
Dalam sambutan, Gubernur Olly memotivasi seluruh jemaat GMIM Bukit Zaitun agar semakin bersemangat melayani di tengah masyarakat.
"Dengan bertambahnya usia pelayanan ini, berbagai program kerja pelayanan secara teratur dievaluasi agar lebih dirasakan dan berdampak positif bagi kehidupan berjemaat serta bermasyarakat," paparnya.
Oleh karenanya, menurut Olly, ibadah syukur tersebut mempunyai makna yang sangat penting sebagai perwujudan bahkan peningkatan iman, harap dan percaya kepada Tuhan.
"Ibadah syukur ini merupakan salah satu dari sekian banyak peristiwa yang menyatakan keterlibatan Allah dalam kehidupan kita bersama, hal ini menandakan bahwa sesungguhnya hidup kita berada dalam genggaman tangan Tuhan dan tidak ada satu perkara pun yang terlewati dari campur tangan Tuhan," katanya.
Gubernur Olly juga mengutip Roma 12:11 yang isinya "Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan". Hal itu untuk memotivasi jemaat GMIM Bukit Zaitun agar menjadikan pertambahan usia gereja sebagai pembaharuan komitmen serta pembangunan
"Ini semua karena cinta kasih Allah bagi pemimpin dan jemaat dalam aktualisasi karya pelayanan serta kesaksian yang berlangsung selang 21 tahun pelayanan," ujarnya.
Lebih jauh, masih dalam sambutan, Olly juga mendorong Jemaat GMIM Bukit Zaitun Kalawat untuk terus menuntun dan membina para generasi muda gereja dalam aspek pertumbuhan fisik mental dan spiritual mereka.
"Supaya generasi muda terhindar dari berbagai ekses negatif perkembangan jaman, dan nantinya mereka bisa menjadi pribadi yang takut akan Tuhan dalam melanjutkan pembangunan bangsa kedepan," tandasnya.
Adapun, kegiatan itu turut dihadiri Ketua DPRD Minut Berty Kapojos, Ketua BPMJ GMIM Bukit Zaitun Kalawat Pdt. Sylvana H. Wangania Ruus, S.Th dan jemaat yang mengikuti ibadah. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)
Gubernur Olly Dondokambey Hadiri Ibadah Syukur Hut Ke-158 Jemaat GMIM Lembah Yarden Kuwil
Dalam sambutan Olly Dondokambey mengatakan atas nama pemerintah dan masyarakat sulawesi utara ,saya mengucapkan selamat merayakan HUT ke-158 tahun kepada segenap kompenen Jemaat GMIM Lembah Yarden Kuwil.
" Sebagaimana firman Tuhan dalam mazmur 103:8 yang berkata, Tuhan adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia",katanya
Dengan bertambahnya usia pelayanan ini dipahami dan di imani bersama sebagai bukti nyata akan limpahan kasih setia Tuhan kepada jemaat di tempat ini, dan senantiasa memampukan jemaat untuk menghadapi setip tantangan pergumulan dan berbagai suka duka dalam dinamika pelayanan ditengah dunia dan masyarakat selang 158 tahun bersekutu dan melayani.
Lanjut , Gubernur Olly Dondokambey pada tataran implementasi dalam kehidupan sehari-hari jemaat ditempat ini harus mampu mengoptimalkan segala bentuk potensi talenta dan sumberdaya yang dimiliki untuk kemudian dapat ditransformasikan sebagai bentuk perbaikan pembaharuan dan revitalisasi program pelayanan kedepan, sekaligus semakin melebarkan sayap pelayanan lebih luas lagi, yakni tidak hanya terbatas dalam tembok gereja semata, agar pelayanan yang dijalankan semakin mampu memenuhi kebutuhan pertumbuhan jemaat dan semakin berdaya guna bagi masyarakat sekitar bahkan perkembangan bangsa.
Lebih lanjut Gubernur Oly Dondokambey mengatakan dalam konteks pembangunan daerah Jemaat GMIM Lembah Yarden Kuwil kiranya dapat terus menjadi mitra kerja yang aktif dalam menunjang berbagai kebijakan dan program kerja yang dijalankan pemerintah daerah melalui dukungan doa dan karya nyata, apalagi diwilayah ini akan dibangun bendungan kuwil dalam rangka menunjang ketersediaan air minum, irigasi, pembangkit listrik dan objek wisata daerah,
"Mari kita sukseskan bersama program pemerintah ini", ajak Olly Dondokambey
Disamping juga terus bersama-sama mensolusikan berbagai permasalahan pembangunan seperti kemiskinan, pengangguran, ketahanan pangan, kesehatan dan pendidikan yang kesemuanya dalam rangka terwujudnya Sulawesi Utara berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik, dan berkepribadian dalam budaya, tutup Olly Dondokambey
Ibadah ini dipimpin Pdt Dan Sompie M.Th yang mengutip 1 Korintus 9 : 1-18 tentang hak dan kewajiban rasul, untuk menjadi pemimpin dimasa sekarang harus memiliki komitmen dan integritas dalam melayan.
Tekad yang kita bangun ini akan terlaksana bila kita memiliki kerelaan berkorban meneladani Kristus Yesus serta sadar akan dirinya sebagai pemimpin yang dipilih Tuhan, tegasnya
Dalam acara ini Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey memberi bantuan Rp 25 juta untuk pembangunan Gedung Gereja Kuwil
Turut hadir dalam acara ini Ketua DPRD Minahasa Utara Berty Kapoyos, para Pejabat Eselon II dilingkup Pemprov Sulut, Ketua BPMJ GMIM Lembah Yarden Kuwil Pdt.R Tulangow- Aruperes S.Th , Ketua Panitia Ibu Sompie Mamangkey.
( Humas Pemprov Sulut )
Menteri ESDM Ignasius Jonan Bersama Gubernur Olly Dondokambey Resmikan 5 Buah Sumur Bor Bagi Masyarakat Sulit Air
Dalam sambutan Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan, sumber daya air termasuk di dalamnya air tanah adalah merupakan karunia Tuhan Yang Maha Esa, yang harus kita syukuri karena merupakan bagian yang cukup penting dalam menunjang aktivitas kehidupan sehari-hari bagi mahkluk hidup di dunia, katanya.
Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya oleh pemerintah dalam rangka untuk memanfaatkan sumber air tanah melalui eksplorasi dan pembangunan sumur bor air tanah yang secara hidrogeologis masih memungkinkan dijumpai kandungan air tanah dalam jumlah cukup memadai, ujar Jonan
Pembangunan sumur bor air tanah beserta fasilitasnya di wilayah Povinsi Sulawesi Utara sudah dilakukan Kemanterian ESDM sejak tahun 2007 hingga tahun 2017 dengan jumlah 28 sumur bor yang tersebar di kabupaten /kota, dan sekarang 5 ( lima ) buah sumur bor yang terdapat di daerah Minahasa Utara Desa Warisa Kampung Baru Kecamaran Talawaan 2 buah sumur bor, Desa Maen Kecamatan Likupang Minahasa Utara 1 buah sumur bor, Desa Teling Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa 1 buah sumur bor , Desa Pinapalangkow Kecamatan Suluun Tareran Minahasa Selatan dan Kellurahan Lirang Kecamatan Lembeh Utara Kota Bitung 1 buah sumur bor, jelas Jonan.
Jonan juga menambahkan di Sulut masih terdapat beberapa lokasi yang mengalami kesulitan untuk mendapat air bersih, sehingga pada tahun 2018 Kemanterian ESDM akan mengalokasikan 8 (delapan) sumur bor untuk program kegitan pengeboran air tanah di wilayah yang mempunyai potensi untuk dilakukan pengembangan pemanfaatan air tanah sesuai dengan kondisi geologi, janji Menteri ESDM Ignasius Jonan.
Dalam kesempatan yang sama Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE mengatakan atas nama pemerintah provinsi dan masyarakat sulawesi utara, memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian ESDM atas bantuan berupa 5 buah sumur bor bagi masyarakat, hal ini merupakan bentuk kepedulian dari pemerintah pusat bagi kemajuan pembangunan daerah dan masyarakat di daerah Sulawesi Utara, katanya.
Lanjut Olly Dondokambey peningkatan jumlah penduduk dan intensitas kegiatan ekonomi yang tidak diimbangi dengan ketersediaan air yang memadai serta masih terjadinya pembukaan lahan guna keperluan perluasan daerah pertanian, perkebunan, pemukiman dan industri juga kurangnya pengelolaan sumber daya air yang terpadu dan konseptual, masih menjadi bagian dari dinamika bersama, ujar Dondokambey
" Kepada Menteri ESDM Ignasius Jonan dan jajaran, bahwa daerah Sulut, masih banyak daerah dan daerah kepulauan yang sangat sulit mendapatkan air sehingga sangat membutuhkan akan sumur bor" , ungkap Dondokambey
Dan juga pengembangan ketenagalistrikan, pengadaan PLTS terpusat di 28 desa yang belum berlistrik, serta perluasan jaringan listrik di desa-desa yang sedang berkembang.
" PLN tetap menjaga keandalan sistim tenaga listrik agar terhindar dari pemadaman dan pembangunan PLTS Rooftop di kantor dinas ESDM Provinsi Sulawesi Utara sebagai pilot project di kantor pemerintah provinsi, begitu pula dengan pembangunan SPBU Compact untuk Kecamatan terpencil di Nusa Utara dan akan melanjutkan program LCMT di KEK Bitung ", jelas Gubernur Olly Dondokambey
Turut hadir dalam acara ini Anggota Komisi VII DPR RI Bara Hasibuan, MA, Anggota DPD RI Marhany Pua, Wakil Bupati Minahasa Selatan Frangky Wongkar SH, Sekda Minahasa Utara Jemmy kuhu, Plt Kepala Badan Geologi Rida Mulyana, Sekertaris ESDM Provinsi Sulawesi Utara Drs Maindoka serta Tokoh Masyarakat Desa Warisa.
( Humas Pemprov Sulut )
Sabtu, 21 Oktober 2017
Buka Iven JSFT 2017 , Sekdaprov Edwin Silangen: Gubernur dan Wagub Apresiasi Bangkitkan Semangat Olahraga Bagi Masyarakat
Bertempat di halaman kantor Gubernur Sulut, Sekprov Sulut Edwin Silangen membuka perhelatan futsal antar wartawan ini yang didampingi Kepala Biro Protokol-Kerjasama dan Komunikasi Publik (P-KKP), Clay J Dondokambey.
Sekprov Silangen memberikan apresiasi kepada Jurnalis Independent Pemprov Sulut (JIPS) yang menggelar kegiatan tersebut. Dimana pada tahun sebelumnya (2016) juga iven tingkat provinsi ini dinilai sukses berjalan.
"JIPS luar biasa menggelar iven tahunan seperti ini. Kalau bisa tahun depan dibuat terbuka untuk umum. Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur memberikan apresiasi. Iven Futsal antar wartawan pos liputan se-Sulut ini sangat baik dan bisa membangkitkan gairah semangat olahraga bagi masyarakat khususnya futsal ," ujar Silangen dilanjutkan dengan menendang bola pertama.
Suasana pembukaan begitu meriah dan sangat nampak suasana kebersamaan sesama wartawan.
Sebelumnya Koordinator JIPS, Rolf Lumintang dalam laporannya mengatakan kegiatan ini diikuti oleh 8 tim Futsal terbaik dan pesertanya adalah insan pers.
"Ada 8 tim wartawan terbaik yang ikut. Tentu semangat sportivitas dan kebersamaan sesama insan pers menjadi tujuan kami,"jelas Lumintang.
"Kegiatan ini dipersembahkan buat rekan-rekan insan pers untuk bersenang-senang sambil berolahraga. saling silahturahmi. Untuk wasit, panitia percayakan kepada tim wasit dari Asosiasi Futsal Provinsi," sambung Ketua Panitia, Ronald Rompas.
Sementara dalam pertandingan awal kemarin, Tim wartawan Bolmong Hebat mengalahkan tim Wartawan Jaya Sakti yang sehari-harinya meliput di Kodam XIII Merdeka dan Polda Sulut dengan Skor telak 8-1. Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut diantaranya, Kadispora Sulut, Jani Lukas dan Kaban Kesbangpol Sulut, Steven Liow, beserta Wakapendam Kodam XIII Merdeka, Letkol TNI. Erick Vipy.