Minggu, 10 Desember 2017

Gubernur Olly Ajak Jemaat GMIM Ruth Matungkas Selalu Bersyukur Serta Mengandalkan Tuhan

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE diwakili Kepala Dinas Sosial dr. Grace Punuh, M.Kes pada ibadah Pra Natal dan Perayaan HUT ke-33 Jemaat GMIM Ruth Matungkas, Minggu (10/12/2017) pagi.

Dalam sambutannya, Gubernur Olly mengapresiasi pertambahan usia pelayanan GMIM Ruth ke-33 yang dirayakan dalam sukacita menyambut Natal.

"Atas kasih dan anugerah-Nya, sehingga saat ini di tengah-tengah sukacita menyambut natal, Jemaat GMIM Ruth Matungkas dapat beroleh kasih Tuhan melalui pertambahan usia pelayanan yang ke-33 tahun, serta dapat mengaktualisasikan rasa syukurnya lewat Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun dan Perayaan Menyambut Natal 2017," katanya.

Melalui perayaan itu, Gubernur Olly berharap agar seluruh jemaat GMIM Ruth Matungkas mensyukuri peristiwa natal maupun pertambahan usia pelayanan sebagai bukti nyata cinta kasih Tuhan.

"Ungkapan syukur serta sukacita oleh segenap Jemaat GMIM Ruth Matungkas menjadi momentum yang tepat bagi segenap Jemaat untuk merevitalisasi dan menggelorakan kembali semangat dalam menapaki hidup yang dianugerahkan Tuhan, yang terimplementasi melalui kesederhanan, kedamaian dan cinta kasih," ujarnya.

Disamping itu, menurut Gubernur Olly, momen syukur itu juga merupakan momentum yang tepat untuk saling melengkapi, menciptakan keharmonisan, serta kedamaian antar sesama manusia tanpa membeda-bedakan golongan, suku, agama, ras dan budaya.

"Dalam konteks itulah, Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun dan Ibadah Menyambut Natal Yesus Kristus, sebagaimana yang saat ini terselenggara, hendaknya dirayakan dalam kesederhanaan, cinta kasih dan pembaharuan diri kearah yang semakin baik serta berkenan di mata Tuhan," ungkapnya.

Lebih jauh, masih dalam sambutan, Gubernur Olly menerangkan progres pembangunan yang sedang dikerjakan di Sulut juga tidak dapat dilepaskan dari keterlibatan dan kontribusi segenap Jemaat GMIM Ruth Matungkas.

Diketahui, Provinsi Sulawesi Utara terus menunjukkan progres yang positif di berbagai bidang. Perubahan yang dapat kita lihat secara langsung misalnya pada sektor perdagangan, pariwisata dan infrastruktur. Untuk perdagangan dalam tahun 2017 ini kita telah ketambahan beberapa gerai besar yang menyediakan fasilitas perbelanjaan dan hiburan bagi masyarakat, salah satunya Careffour Transmart yang belum lama ini dibuka.

Pada sektor pariwisata, hingga akhir tahun 2017 ini kita telah dikunjungi oleh kurang lebih 100 ribuan wisatawan mancanegara, dan pada sektor infrastruktur, kita saat ini terus mempercepat pembangunan Jalan Ring Road Manado III, Jalan Tol Manado-Bitung dan beberapa proyek strategis nasional lainnya;

Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Bupati Minut Joppy Lengkong dan Ketua BPMJ GMIM Ruth Matungkas Pdt. Nova Kojansouw-Dowa, M.Th. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)

Gubernur Olly Optimis Pemilihan Komisi Pelayanan Kategorial Berjalan Optimal

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE menghadiri pelantikan panitia pemilihan komisi pelayanan kategorial sinode, BPMS, BPPS dan MPS GMIM periode 2018-2022 yang dilaksanakan di GMIM Bethesda Ranotana, Manado, Sabtu (9/12/2017) malam.

Dalam sambutannya, Gubernur Olly mengapresiasi seluruh panitia yang baru dilantik dan berharap dapat menjalankan tugasnya dengan optimal.

"Saya ucapkan selamat bekerja dan mengemban amanah kepada segenap panitia yang baru saja dilantik. Teriring harapan, melalui kepanitiaan ini, proses pemilihan yang akan dijalankan nantinya mampu berjalan maksimal, dan menghasilkan keputusan-keputusan yang berkenan di mata Tuhan," katanya.

Lanjut Gubernur Olly, dalam kehidupan berjemaat, disadari bahwa baik pelayan khusus/majelis, pendeta dan jemaat merupakan bagian dari umat Tuhan yang masing-masing memiliki kedudukan, kewajiban dan tanggungjawab yang sama dalam bersaksi, bersekutu dan melayani di tengah dunia.

Namun, masing-masing juga mengemban tugas dan fungsi yang berbeda, sesuai dengan karunia, talenta dan panggilannya.
Di sisi lain, Jabatan pelayan khusus, Komisi pelayanan kategorial, Badan Pekerja Majelis, dan lain sebagainya, ditetapkan untuk melaksanakan secara fungsional agar misi Allah dapat diwujudkan secara lebih efektif, sinambung, dan koordinatif.

"Sehingga keberadaannya pun sangatlah dibutuhkan dan harus mampu dipilih separipurna-mungkin dari antara para umat, karena keberhasilan pelayanan dan kuatnya persekutuan sekaligus pertumbuhan iman jemaat, akan sangat ditentukan oleh sejauh mana kualitas dari para sosok tersebut," ujarnya.

Terkait berakhirnya periode pelayanan BPMS, Komisi Pelayanan Kategorial Sinode, BPPS, dan MPS GMIM periode 2013-2017, Gubernur Olly menyebutkan keberadaan kepanitiaan yang baru saja dilantik sangatlah penting.

"Masa depan pelayanan GMIM kedepan, akan sangat ditentukan oleh kinerja saudara sekalian dalam memastikan terpilihnya sosok-sosok yang memiliki karunia, talenta dan panggilan untuk melayani jemaat GMIM kedepan. Untuk itu, bekerjalah secara maksimal, tanpa pernah sedetik-pun mengabaikan tuntunan dan penyertaan Tuhan," imbuhnya.

Usai sambutan, di tempat yang sama Gubermur Olly meresmikan penggunaan lonceng gereja GMIM Bethesda.

Kegiatan itu turut dihadiri Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Pdt Dr HWB Sumakul dan para pengurus sinode GMIM. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)

Berikut daftar nama Panitia Pemilihan Pelayanan Kategorial Sinode BPMS,  BPP, GMIM periode Pelayanan 2018 - 2022


Ketua  :  Olly Dondokambey SE

Wakil Ketua  : Drs Steven Kandouw.

Wakil Ketua : Prof  DR.Ronald J.  Mawuntu SH. MH. 

Sekretaris :  Pdt.  Janny Lompoliu, STh

Wakil Sekretaris : Pdt. Joke P. S. mangare M.Th

Wakil Sekretaris : Sym. Dr.  Itje Pangkey. M.Si


Anggota.  :    

1. Pdt. Teddy Liu S.Th

2. Drs.  Gemmy Kawatu SE., M.Si

3. Pnt. Kompol Jhonny Salawati. 

4. Pnt. Maurits Mantiri. 

5. Pnt. Dr Lisbet Kindage Mananeke. 

6. Pnt. Drs. Maurits Berhandus SH, MH. 

7. pnt. Charles. Worotitjan SH, MH. 

8. pnt. Vocke Ompi S. Kom. 

9. Pnt. James Arthur Kojongian ST, MM.



Wakili Gubernur, Wagub Kandouw Terima Penghargaan Pembina HAM Terbaik dari Menkumham

Peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia ke-69 Tahun 2017 menjadi kado istimewa bagi Povinsi Sulawesi Utara. Pasalnya, Gubernur Olly Dondokambey, SE yang diwakili Wakil Gubernur Drs. Steven O.E Kandouw menerima penghargaan Provinsi Pembina HAM terbaik yang diserahkan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Yasonna H. Laoly di Hotel The Sunnan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (10/12/2017) pagi.

Peghargaan itu diberikan ke Sulut karena Gubernur Olly dinilai berhasil melaksanakan pembinaan HAM di kabupaten dan kota. Bahkan berdasarkan prosentase ada 11 kabupaten dan kota di Sulut yang berhasil mewujudkan perlindungan HAM kepada masyarakat.

Adapun peringatan Hari HAM Sedunia tahun ini mengangkat tema Kerja Bersama, Peduli Hak Asasi Manusia untuk Indonesia maju sejahtera.

Sebelumnya, acara itu dibuka langsung Presiden RI Joko Widodo dan turut dihadiri Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik.

Dalam sambutannya Presiden menekankan pentingnya pembinaan HAM dalam berbagai aspek, antara lain penerapan prinsip HAM dengan memperhatikan hak sipil, hak sosial, ekonomi dan hak politik masyarakat.

"Kebijakan yang baik bukanlah seberapa banyak yang dilakukan oleh Pemerintah, melainkan seberapa banyak manfaat yg dirasakan oleh masyarakat, terutama masyarakat bawah," katanya.

Oleh karena itu Presiden mengharapkan para pemangku kepentingan yaitu Pemerintah, Swasta bahkan pengusaha untuk meningkatkan pelayanan masyarakat, memberikan pelayanan publik yang baik, bidang pendidikan, kesehatan dan bidang yang berkaitan langsung dengan hak dasar masyarakat dengan memperhatikan prinsip-prinsip pembinaan hak asasi manusia.

Selanjutnya, Wagub Kandouw juga menyempatkan diri meninjau stand pameran didampingi Kepala BP2RD Olvie Atteng, Kepala Dinas Penanaman Modal Sulawesi Utara Ir Happy Joy Korah dan Kepala Biro Hukum Glady Kawatu. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)

Sabtu, 09 Desember 2017

Jelang Natal dan Tahun Baru, Gubernur Olly Sidak Pasar dan Pangkalan LPG

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey turun langsung untuk mengecek ketersediaan dan harga bahan pokok (bapok) dalam rangka menjelang Natal dan Tahun Baru.

Sabtu (9/12/2017) pagi tadi, Pasar Bersehati Kota Manado, menjadi sasaran Gubernur Sulut bersama tim dalam memantau harga kebutuhan bapok untuk masyarakat.

Gubernur pilihan rakyat Sulut itu kepada awak media usai melakukan pemantauan kebutuhan bahan pokok (sembako) mengatakan, pasar Bersehati merupakan salah satu pasar yang terbesar dan mencerminkan inflasi yang ada di Sulawesi Utara.

"Jadi, saya kira ini yang perlu kita lihat ternyata harganya bagus, stabil. Disitu juga ada kios Bulog untuk operasi pasar, termasuk beras, minyak, gula, telur serta bahan pokok lainnya. Karena bahan pokok ini sangat berpengaruh bagi orang Sulawesi Utara," kata Gubernur Olly.

Saat ditanya  ada sejumlah bahan pokok sudah mengalami kenaikan harga, Gubernur Sulut itupun mengatakan, harga masih stabil tapi ada sejumlah bahan pokok hanya mengalami kenaikan harga sebesar seribu rupiah.

"Walaupun ada kenaikan seribu rupiah bahan pokok lainnya tapi keesokan harinya turun kembali dan kalaupun harganya naik kembali harganya tidak akan meningkat drastis," ucap Gubernur Olly

Dan Kepada pedagang pasar Bersehati Kota Manado, dihimbau untuk selalu menjaga keamanan, ketertiban dan yang terpenting jaga kebersihan di lingkungan sekitar pasar.

"Saya  menghimbau kepada seluruh pedagang pasar yang ada di pasar Bersehati untuk tetap menjaga ketertiban, keamanan dan kebersihan. Karena, khususnya di Kota Manado, banyak wisatawan mancanegara (Wisman) yang berkunjung ke pasar tapi mereka (Wisman-red) terlebih dahulu mencari toilet, sebelum mengunjungi tempat lain yang ada di sekitar pasar. Oleh sebab itu kita harus lebih menjaga ketertiban, keamanan dan lebih khususnya lagi terkait dengan kebersihan lingkungan pasar," ungkap Olly.

Usai sidak di Pasar Bersehati, Gubernur Olly mengunjungi sebuah pangkalan gas LPG di Mahakeret. Di sana Olly berdialog dengan perwakilan Pertamina Sulutenggo Gunawan Wibisono.

Terungkap, Pertamina menjamin ketersediaan stock LPG 3 KG pada Desember 2017 di Sulut guna memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya ditujukan bagi masyarakat tidak mampu yang berhak untuk mengkonsumsi LPG bersubsidi.

Untuk mengamankan stock dan ketersediaan LPG 3 KG, beberapa langkah telah ditempuh oleh Pertamina diantaranya menambah pasokan di sejumlah titik, melakukan pengecekan langsung ke lapangan serta menggelar operasi pasar murah di beberapa daerah.

Hasilnya, harga eceran tertinggi (HET) masih terkendali dengan rata-rata HET di pangkalan sebesar Rp. 18.000,-

“Kerjasama bersama pihak-pihak seperti pemda setempat, hiswana migas serta elemen masyarakat senantiasa kami optimalkan, tentunya hal ini akan membantu menjaga ketersediaan LPG 3 KG sehingga masyarakat dapat mengkonsumsi LPG dengan perasaan tenang," kata Wibisono.

Kegiatan itu turut dihadiri Kadisperindag Jenny karouw, Kepala Biro Umum yang juga Kepala Biro PKKP Clay June Dondokambey, S.STP, MAP, Kepala Biro Ekonomi & SDA Franky Manumpil, perwakilan Bank Indonesia, Kepala Dinas Perkebunan Refli Ngantung, SP dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Ir. Ronald Sorongan, M.Si. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)

Gubernur Olly Ajak Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat dengan Berolahraga

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE menghadiri kegiatan Fun Walk Manado Post-Luwak Koffie di Kawasan Manado Town Square (Mantos), Sabtu (9/12/2017) pagi.

Dalam sambutannya, Gubernur Olly mengapresiasi kegiatan itu sebagai bentuk dukungan pihak swasta terhadap program pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Sehat dan Sulut Sehat.

"Sekaligus untuk mempromosikan olahraga jalan kaki sebagai aktifitas fisik yang sehat, mudah, murah dan sangat bermanfaat bagi upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular di Sulut," katanya.

Disamping itu, menurut Gubernur Olly, olahraga jalan kaki merupakan sarana efektif dalam membentuk fisik dan mental generasi bangsa yang sehat dan unggul.

"Olahraga jalan kaki dipandang sebagai alat untuk membangun manusia Indonesia baru, yang bercirikan kuat, sehat, berani, suka bekerja keras, aktif, dinamis, dan sportif. Kita-pun memahami bahwa, olahraga juga dapat berperan meningkatkan kecakapan hidup manusia, yaitu menumbuhkan kecakapan personal kecakapan sosial, kecakapan akademik dan kecakapan vokasional," ungkapnya.

Orang nomor satu di Sulawesi Utara itu juga menerangkan, melalui olahraga jalan kaki akan mendorong masyarakat untuk semakin meningkatkan kebersamaan.

"Serta membuat kita semakin mengenal dan mencintai lingkungan, yang pada akhirnya akan turut memberi sumbangsih terhadap upaya dan usaha pelestarian lingkungan di Bumi Nyiur Melambai," ungkapnya.

Lebih jauh, masih dalam sambutan, Gubernur Olly mengimbau seluruh masyarakat Sulut untuk senantiasa menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan termasuk pada saat pelaksanan jalan sehat.

"Apa yang kita laksanakan pada saat ini, adalah merupakan investasi kesehatan bagi pribadi masing-masing, dalam rangka menyongsong hari atau masa depan yang cerah, baik, dan tentunya sehat secara fisik dan jasmani," imbuhnya.

Agenda itu turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Sulut Wenny Lumentut, Anggota DPRD Manado Hengky Kawalo, Direktur Manado Post Marlon Sumarauw, GM Luwak White Koffie Rony Chandra dan para peserta fun walk. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)

Gubernur OD : Lindungi dan Penuhi Hak Anak

Kualitas anak sebagai generasi penerus sangat menentukan kemajuan dan kesinambungan pembangunan Sulawesi Utara.

Hal itu disampaikan Gubernur Olly Dondokambey, SE saat meresmikan Gedung PAUD Terpadu TP-PKK Sulut di Bumi Beringin Manado, Sabtu (9/12/2017) siang.

"Anak sebagai generasi penerus, mutlak harus dilindungi serta dipenuhi hak-haknya, termasuk memperhatikan keadaannya sejak usia dini atau sejak masa kanak-kanak agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, baik secara fisik, mental, sosial maupun intelektual," katanya.

Oleh karena itu, Gubernur Olly sangat mengapresiasi komitmen seluruh pengurus TP-PKK Sulut yang dipimpin Ir. Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan itu atas diresmikannya Gedung PAUD.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, saya mengucapkan selamat atas telah rampung dan diresmikannya Gedung PAUD ini. Saya memberikan apresiasi yang tinggi atas tekad dan komitmen segenap Pengurus TP-PKK Sulawesi Utara dalam membangun, mengembangkan dan mencerdaskan kehidupan bangsa," ujarnya.

Orang nomor satu di Sulut itu juga menerangkan, Gedung PAUD sebagai solusi kebutuhan akan sarana dan prasarana untuk anak dapat tumbuh dan berkembang, serta tekad dan komitmen untuk menjaga, membina dan meningkatkan kesejahteraan anak.

"Saya berkeyakinan bahwa pemahaman inilah yang senantiasa menjadi landasan berpijak dan sumber motivasi bagi segenap Pengurus TP-PKK Sulawesi Utara dalam memberi diri dan mengupayakan berdirinya Gedung PAUD yang representatif ini," ungkapnya.

Lebih jauh, masih dalam sambutan, Gubernur Olly mengingatkan para pendidik, serta pengurus TP-PKK Sulut agar senantiasa secara tulus menanamkan dan membekali dasar-dasar pemahaman yang tepat kepada anak-anak, sehingga kelak dapat menjadi generasi bangsa yang tidak terpengaruh atau terjerumus dalam lingkaran kelam, seperti : tindak kriminalitas, penyalahgunaan narkoba serta berbagai penyakit sosial lainnya, yang kesemuanya merusak sendi-sendi moral dan kebudayaan lokal yang telah terjaga selama ini.

Peresmian itu turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Gemmy Kawatu, SE, M.Si dan para pengurus TP-PKK Sulut. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)

Jumat, 08 Desember 2017

Din Syamsudin Dialog Dengan Tokoh Agama Sulut

Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. KH. Muhammad Sirajuddin Syamsudin, MA atau dikenal dengan Din Syamsudin mengunjungi Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (8/12/2017) siang.

Kedatangan Din Syamsudin sebagai Utusan Khusus Presiden RI ini untuk melakukan dialog dan kerja sama antar agama dan peradaban.

Dalam pertemuan yang digelar di Ruangan C.J. Rantung Kantor Gubernur itu Din Syamsudin juga didampingi Gubernur Olly Dondokambey, SE dan Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Pdt Dr HWB Sumakul.

Din Syamsuddin mengungkapkan, kedatangannya ke Sulut untuk berdialog sekaligus mempromosikan tentang kehidupan bangsa Indonesia berdasarkan Pancasila.

"Kami datang tidak dengan maksud menyampaikan sesuatu apalagi menggurui atau menggarami lautan. Sebaliknya kami meminta masukan," kata dia.

Menurut Din, Indonesia mendapat banyak pujian dari luar negeri. Tokoh Amerika Serikat, misalnya, menyanjung keberagaman Indonesia yang senapas dengan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Faktor nilai mengikat kita nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika itu diyakini beririsan dengan nilai agama menjadi landasan bersama," katanya.

Din menjelaskan, agama-agama di Indonesia mengajarkan kasih sayang. Cinta kasih itu, kata Dien, menjadi watak agama-agama di Indonesia.

"Karena satu agama di Indonesia mengajarkan kasih sayang dan sesungguhnya itu watak agama-agama," ucapnya

Modal kerukunan antar umat tersebut, kata Din, dilirik dunia. Mereka ingin menerapkannya di tempat lain.

Hadir dalam pertemuan ini, perwakilan Forkopimda dan para tokoh agama di Sulut.