Senin, 12 Februari 2018

Ini Laporan Capaian 2 Tahun Kepemimpinan OD-SK Kepada Rakyat Sulawesi Utara

Senin, 12 Februari 2018 genap dua tahun Gubernur Olly Dondokambey, SE dan Wakil Gubernur Drs. Steven O.E. Kandouw (OD-SK) memimpin Sulawesi Utara. Program-program pembangunan Sulawesi Utara diwujudkan secara bertahap. Dimulai dengan membuat fondasi di tahun pertama dan dilanjutkan dengan tahap percepatan di tahun ke dua.

OD-SK terus menunjukan kinerja dan berkarya bagi Rakyat Sulawesi Utara. Sebagai pengemban amanah rakyat dari dari Miangas hingga Pinogaluman untuk membangun Sulawesi Utara Hebat, melalui Visi dan Misi serta kinerja sebagaimana terpapar dalam laporan kepada rakyat sebagai berikut:

Untuk diketahui VISI SULAWESI UTARA 2016-2021
Terwujudnya Sulawesi Utara Yang Berdikari Dalam Ekonomi, Berdaulat Dalam Politik Serta Berkepribadian dalam Budaya.

Serta MISI SULAWESI UTARA 2016-2021 yaitu :
1. Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan memperkuat sektor pertanian dan sumberdaya kemaritiman, serta mendorong sektor industry dan jasa;
2. Memantapkan pembangunan sumberdaya manusia yang berkepribadian dan berdaya saing;
3. Mewujudkan Sulawesi Utara sebagai destinasi investasi dan pariwisata yang berdaya saing;
4. Mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat yang tinggi, maju dan mandiri;
5. Memantapkan pembangunan insfrastuktur berlandaskan prinsip pembangunan berkelanjutan;
6. Mewujudkan Sulawesi Utara sebagai pintu gerbang Indonesia di kawasan timur;
7. Mewujudkan Sulawesi Utara yang berkepribadian melalui tata kelola pemerintahan yang baik.

 
PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH:

Target Pendapatan Daerah (PATDA) tahun anggaran 2017 ditetapkan sebesar Rp.3.723.697.617.672,- dengan realiasi capaian kinerja sebesar Rp.3.731.908.476.107,- atau mencapai 100,22%. Sedangkan untuk Belanja Daerah ditargetkan sebesar Rp.3.852.822.284.520,- dengan jumlah serapan capaian kinerja sebesar Rp.3.555.248.335.529,- atau mencapai 92,28%, meningkat dibanding tahun 2016 yang berada pada 89,98%.

Tersedianya Perda tentang APBD Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2018, Peraturan Gubernur tentang Penjabaran APBD Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2018, serta Perda tentang Perubahan APBD Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2017 dan Peraturan Gubernur tentang Penjabaran Perubahan APBD Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2017 tepat waktu.

Terlaksananya Pengelolaan Belanja Transfer Pemprov. Sulut TA 2017 untuk pemohon dana tidak terduga yakni kepada Pemerintah Kota Bitung, juga kepada 961 permohonan hibah, 32 permohonan bantuan sosial, dengan realisasi kinerja 100%.

Terlaksananya Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar Rp. 39.800.000.000,00 (tiga puluh sembilan milyar delapan ratus juta rupiah) yang terbagi atas:

a) BKK Bidang Kesehatan kepada Kota Kotamobagu sebesar Rp. 25.000.000.000,00 (Dua Puluh Lima Milyar Rupiah).

b) BKK Bidang Infrastruktur kepada Kabupaten Minahasa sebesar Rp. 2.900.000.000,00 (Dua Milyar Sembilan Ratus Juta Rupiah)

c) BKK Bidang Infrastruktur kepada Kabupaten Minahasa Tenggara sebesar Rp. 10.000.000.000,00 (Sepuluh Milyar Rupiah)

d) BKK Bidang Infrastruktur kepada Kabupaten Bolaang Mongondow sebesar Rp. 1.900.000.000,00 (Satu Milyar Sembilan Ratus Juta Rupiah)

Pembuatan Sistem Informasi rencana pelaksanaan Pengadaan, berbasis Aplikasi Helpdesk Trouble Ticketing System LPSE Provinsi Sulawesi Utara, dan Aplikasi e-Reporting LPSE Provinsi Sulawesi Utara.

Penayangan 391 paket dengan total anggaran Rp. 544.587.310.210,00 melalui Sistem E-Procurutment LPSE Sulut Per 31 Desember 2017, dengan perincian Sbb: APBD sebanyak 355 Paket dengan Pagu Anggaran Rp. 510.382.656.210,- dan APBN sebanyak 36 Paket dengan Pagu Anggaran Rp. 34.204.654.000,-.

Pembentukan Tim Pembina SAMSAT untuk Upaya koordinasi dan peningkatan sinergitas semua pihak yang tergabung dalam pelayanan SAMSAT; Penambahan Unit Pelayanan SAMSAT Pembantu di Tuminting, SAMSAT Corner, SAMSAT Keliling, dan SAMSAT Drive-through; Peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan Pajak dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor di unit-unit pelayanan SAMSAT serta pendekatan pelayanan/penambahan unit pelayanan di wilayah tertentu. Selain itu, terdapat juga Program Inovatif untuk memudahkan masyarakat wajib pajak berbasis aplikasi online e-SAMSAT OD-SK (ONLINE DALAM SELESAIKAN KEWAJIBAN) PAJAK RANMOR sebagai hasil kerjasama antara Pemerintah Sulawesi Utara, Kepolisian Daerah Sulawesi Utara, PT. Jasa Raharja cabang Sulawesi Utara dengan Bank SulutGo.

Dalam hal pengelolaan keuangan selama 2016-2017 dilaksanakan Implementasi Gerakan Nasional Non Tunai untuk Transaksi Keuangan pada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Jaringan online SIMDA Keuangan dan Kasda On-line? untuk mempercepat proses pencairan uang dari Kas Daerah kepada Pihak Ketiga dan Bendahara SKPD.

Atas semua itu, di tahun 2017 Pemerintah Sulawesi Utara berhasil mempertahankan prestasi mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk pengelolaan keuangan Tahun Anggaran 2016. Yang sebelumnya juga diraih di tahun 2016 untuk pengelolaan keuangan di tahun 2015.

BIDANG PERENCANAAN PEMBANGUNAN:
Tersusunnya Ranperda RPJMD Provinsi Sulawesi Utara, Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2018, Penyusunan dan penandatanganan kesepakatan KUA dan PPAS tahun 2018, serta KUA dan PPAS Perubahan 2017 secara terstruktur, sistimatis, tepat waktu dan sesuai dengan peraturan perundangan.

Penerapan program strategis yang dikenal dengan ODSK (Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan) sebagai instrument Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2016 ? 2021, untuk menangani secara serius masyarakat miskin di Sulawesi Utara.

Menjadi Tuan Rumah Pelaksana Penyelenggaraan Konreg PDRB Wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua (SULAMPUA).

BIDANG PENDIDIKAN:
Kinerja Pemprov. Sulut pada bidang pendidikan ditandai dengan:

* Angka Partisipasi Kasar (APK), untuk SD 106,09%; SMP 106.93% dan SMA 88,22%;
* Angka Partisipasi Murni (APM) SD 89,93%; SMP 76,19% dan SMA 61,97%;
* Angka Partisipasi Sekolah (APS) usia 7-12 Tahun sebesar 98,12%; usia 13-15 tahun sebesar 88,50% dan usia 16-18 tahun sebesar 68,52%;
* Angka putus sekolah untuk tingkat SD 0,13%, SMP 0,37% dan SMA 0,08% serta SMK 0,40%;

Angka Melek Huruf L+P sebesar 99,63%, atau mampu menekan angka buta huruf hungga titik 0,37%, dengan rata-rata lama sekolah mencapai 9,09 Tahun dan tingkat kelulusan untuk SD mencapai 100% kelulusan, SMP 99,99 % SMA 99.97 SMK 99,96%;

* Bantuan Operasional Sekolah (BOS) terealisasi Rp.495.983.800.000,00 yang diperuntukan kepada 2.222 SD, 706 SMP, 221 SMA/SMK;
* Penerima bantuan program indonesia pinter tingkat SD siswa 62.018 anggaran 26.161.425.000,- tingkat SMP siswa 31.268 anggaran 20.379.000.000,- tingkat SMA siswa 10.012 anggaran 8.702.500.000,- tingkat SMK siswa 11.074 anggaran 7.778.500.000,-. Selain itu, terdapat penambahan untuk bantuan beasiswa untuk S1 meningkat menjadi Rp.1.096,000.000,-; S2 Rp.1.420.000.000,- dan S3 sebesar Rp.1.550.000.000,-;

* Tahun 2017 dilaksanakan Pengadaan Aplikasi Engesan (COAMN Center Pendidikan) yang digunakan untuk memonitor setiap kegiatan belajar mengajar yang dilakukan sekolah tertentu.

* Tahun 2017 menjadi tahun mendulang prestasi dibidang pendidikan, diantaranya: Juara II cerdas cermat empat pilar yang diselenggarakan sekjen MPR-RI, an. SMA Negeri 1 Tareran Minsel; Medali Perak mata pelajaran Astronomi Lomba Olipiade Sains tingkat Nasional, a.n. Felicia G. Tuerah SMA Kr Eben Heazer Manado; Medali Perunggu mata pelajaran Matematika lomba Olimpiade Sains Tingkat Nasioanal, an. Daniel K. Tumiwa SMA Kr Eben Heazer Manado; Medali Emas Pencak Silat Putra Lomba Olimpiade Olahraga Tingkat Nasional, an. an. Abdul F. Bandu SMPN 7 Bitung; dan Juara III Keterampilan Merangkai Bunga Lomba Keterampilan Siswa tingkat Nasional an. Regita sual SLB Damai Tomohon.

KESEHATAN:
Peningkatan kualitas kesehatan Masyarakat Sulawesi Utara mendapat perhatian khusus dalam program OD-SK, dalam capaian kinerja sebagai berikut:

* Angka Harapan Hidup terus meningkat hingga mencapai 71.02 tahun, menurunnya jumlah kasus Gizi Buruk dari 40 kasus di tahun 2016, mampu ditekan hingga 25 kasus di tahun 2017, atau berkurang sebesar 38%. Presentase Gizi Buruk yang mendapatkan Perawatan mencapai 100%.; Angka Kematian Ibu (AKI) menurun dari 54 kasus di tahun 2016 menjadi 37 kasus di tahun 2017; dan Penurunan Angka Kematian Bayi dari 250 kasus pada tahun 2016, turun menjadi 161 kasus pada tahun 2017.

* Inovasi yang dilakukan dalam mencapai peningkatan kualitas kesehatan antara lain:

* kegiatan Community based Surveillance (CBS) atau Surveilans Berbasis pemberdayaan masyarakat guna deteksi dini dan fast Respon terhadap penyakit Menular berpotensi KLB.

* Pelaksanaan Bina Desa Sahabat Kusta di Kabupaten Minsel dan Kabupaten Bolmut.

* Pemberdayaan orang yang pernah mengalami kusta (OYPMK).

* Pembinaan di Kab. Minahasa membentuk 4 layanan komprehensif berkesinambungan (LKB) untuk melasanakan program HIV.

* Lahirnya Pergub Sulut nomor 42 tahun 2016 tentang Pengendalian Rabies pada Manusia.

* Gerakan “Ketuk Pintu” untuk mencari tahu penderita TBC yang belum terjaring oleh pelayanan kesehatan.

* Piot Project Vaksinasi HPV pada anak sekolah untuk pencegahan primer kanker mulut rahim pada wanita.

* Membantu penanganan kasus Gizi Buruk dengan menyalurkan Makanan Tambahan berupa Biskuit, Susu dan suplemen.

* Pelayanan BPJS bagi Balita Gizi Kurang dan Gizi Buruk yang berekonomi lemah.

* Tersedianya Tim Ahli Gizi yang terdiri dari Dokter-dokter Spesialis Gizi Klinik, Anak dan Nutrisionist untuk menangani masalah Gizi.

* Penyaluran Makanan Tambahan bagi Ibu Hamil yang Kurang Energi Kronik (KEK).

* Penyediaan layanan Hallo Sehat untuk informasi Kesehatan.

* RSUD Noongan melakukan pembenahan ruang lingkup untuk menunjang program NAWACITA, Program GERMAS dan Program OD-SK (Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan)

* Penghargaan Kab/Kota dengan cakupan IDL ? 80% dari Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI Tahun 2016 antara lain: 1).Kab. Bolmong Utara, 2).Kab. Sitaro; 3).Kab. Minahasa; 4). Kota Tomohon; 5).Kota Manado; 6).Kab. Minahasa Utara; 7). Kab.Minahasa Selatan; 8). Kab. Bolmong Timur.

* Penghargaan dari Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan pada 21 Maret 2017 sebagai Dinas ksehatan Provinsi dengan Pencapaian Tertinggi untuk Indikator Janji Presiden Program P2P dalam Indikator Suspek Malaria yang Dikonfirmasi dan Kasus Malaria Positif yang Diobati Sesuai Standar Tahun 2016;

* Penghargaan Kinerja Terbaik Program Penanggulangan TB 2016 dari Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan pada 10 April 2017

* Kota Tomohon dan Kab. Minahasa mendapatkan sertifikat Eliminasi dari Malaria;

* Juara ke-2 Lomba Website antar Dinkes Provinsi tingkat Nasional;

* Kab/Kota yang mendapat Tatanan Kawasan Sehat yaitu 6 (Enam) Kab/Kota;

* Terakreditasinya RSUD Noongan Versi 2012;

* Diterbitkannya sertifikat tanah oleh Badan Pertanahan;

* Juara ke-4 Hospital Family Planning Project PERSI Award ? IHMA
BIDANG PEREKONOMIAN:
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Utara tahun 2016 mencapai 6,18% atau mengalami peningkatan sebesar 0,6% dibandingkan tahun 2015 yang berada pada capaian 6,12%. Dan terus mengalami peningkatan di tahun 2017 sebesar 0,14% menjadi 6,32% dari tahun 2016.
Angka kemiskinan Provinsi Sulawesi Utara pada tahun 2016 mampu ditekan hingga pada angka 8,20% atau turun sebesar 0,78% jika dibandingkan dengan tahun 2015 yang berada pada angka 8,98%. Di tahun 2017 angka kemiskinan kembali ditekan sebesar 0,3% menjadi 7,9%. Sedangkan angka pengangguran pada tahun 2015 sebesar 9,01% mampu ditekan hingga 6,20% di tahun 2016 dan terus turun hingga sebesar 6,18% di tahun 2017.

Inflasi Sulawesi Utara Tahun 2015 sebesar 5,56% turun menjadi 3,31% di tahun 2016, bahkan inflasi ?year on year? terendah se-Indonesia sebesar 0,35%. Kemudian, ditahun 2017 inflasi turun sebesar 0.87% menjadi 2,44%.

BIDANG SOSIAL

* Pemberian bantuan tunai bersyarat Program Keluarga Harapan (PKH) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 157 Kecamatan Se Sulut.

* Pemberian Jaminan Kesejahteraan Sosial kepada warga Korban Bencana Alam dan Bencana Sosial melalui ketersediaan logistik pada saat masa tanggap darurat. Penyelenggaran Bakti Sosial Taruna Siaga Bencana I (Tagana) Tingkat Nasional dan ASEAN di Kab. Minahasa dan Kota Tomohon.

* Pemberian bantuan kepada Komunitas Adat Terpencil (KAT) berupa:
– Bantuan permukiman sosial KAT sebanyak 118 unit tahun 2016, 77 unit tahun 2017, Bantuan Jaminan Hidup, Bibit Tanaman, Peralatan Kerja dan Peralatan Rumah Tangga dan MCK kepada masyarakat terpencil, kepulauan dan perbatasan.
– Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Keluarga Miskin sebanyak 400 unit dengan realisasi 399 unit rumah yang berhasil direhabilitasi di tahun 2017.

* Pemberian bantuan usaha ekonomi produktif kepada kelompok usaha bersama (KUBE) bagi keluarga miskin dengan total bantuan berjumlah 241 KLP (2.410 KK).

* Dua tahun berturut-turut menerima penghargaan Aditya Karya Mahatva Yodha dari Karang Taruna Pusat atas kepedulian terhadap Pemberdayaan Karang Taruna.

 

PEKERJAAN UMUM:

* Rehabilitasi jalan dan jembatan sepanjang 998,613 Km di 15 Kab/Kota;

* Pembangunan Bendungan Lolak dengan nilai kontrak sebesar Rp.830 miliyar dengan realisasi fisik sampai dengan tahun 2017 sebesar 48,83% yang ditargetkan selesai pada tahun 2019;

* Pembangunan Bendungan Kuwil dengan nilai kontrak Rp.1,5 triliun dengan realisasi fisik sampai dengan tahun 2017 telah mencapai 18,089% ditargetkan selesai pada tahun 2019;

* Pembangunan jalan tol Manado-Minahasa Utara-Bitung sepanjang 39 Km dengan realisasi fisik sampai dengan tahun 2017 sebesar 26,29%.

 

PERHUBUNGAN, INFORMASI DAN TELEKOMUNIKASI:
* Penambahan rute baru penerbangan internasional langsung dari Manado ke-8 (delapan) Kota di China (PP), yakni: Makau, Guangzhou, Changsa, hongkong, Wuhan, Chengdu, Nanchang, dan Hangzhou, yang dilayani oleh maskapai penerbangan Lion Air, City Link Air dan Sriwijaya Air;

* Pengoperasian Bandara Samratulangi menjadi 1×24 Jam untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat;

* Pengoperasian 9 trayek Bus Damri Perintis untuk melayani aksebilitas dari Manado menuju daerah perbatasan Kab. Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Timur, Bolaang Mongondow Selatan dan Manado-Minahasa Utara hingga Bitung;

* Pengoperasian Kapal-Kapal Perintis untuk melayani Aksebilitas Daerah Pulau Perbatasan yang menjangkau antara lain:
– KMP Tude (Bitung-Lembe);
– KMP Watunapato (Likupang-Melonguane-Marampit-Miangas);
– KMP Lokong Banua (Bitung-Tagulandang-Siau-Pananaru);
– KMP Lohoraung (Likupang-Biaro-Tagulandang-Makalehi-Siau-Buhias);
– KMP Meliku Nusa (Tahuna-Kep. Nusa Utara);
– KMP Berkat Taloda (Tahuna- Kep. Nusa Utara);
– KMP Sabuk Nusantara 38 (Bitung- Kep. Nusa Utara);
– KMP Sabuk Nusantara 51 (Bitung- Kep. Nusa Utara).

* Pengadaan kapal penyeberangan (Ro-Ro) 1.000 GRT untuk melayani lintasan Amurang-Pananaru-Marore;

* Peresmian pengoperasian 12 pelabuhan laut di Sulawesi Utara oleh Presiden RI, yaitu: pelabuhan Tahuna, Petta, Buhide, Kalama, Lipang, Kahakitang, Kawaluso, Matutuang, Kawio, Sawang, Buhias dan Amurang;

* Tersediaanya jaringan internet 4G dan TV digital di Pulau Miangas yang diresmikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika RI bersama Gubernur Sulawesi Utara pada tanggal 31 Juli 2017.

* Gubernur Sulawesi Utara meluncurkan 3 (tiga) media sosial (medsos) resmi Pemerintah Provinsi Sulut, yakni: Facebook, Instagram dan Twitter. Selain itu, diluncurkan juga Suara Rakyat sebagai media bagi masyarakat untuk berkomunikasi langsung dengan Pemerintah Provinsi. Melalui medsos dan Suara Rakyat juga dapat mempublikasikan program/kegiatan SKPD se-Sulut.

* Pembangunan menara-menara BTS di sejumlah daerah Sulut yang blank Spot bekerjasama dengan kementerian Kominfo RI.

* Tersedianya regulasi penyelenggaraan pemerintahan e-government berbasis TIK, yaitu: Peraturan Gubernur Sulut Nomor 23 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pemerintahan Berbasis TIK, Instruksi Gubernur Sulut Nomor 480/1196/Sekr.DKIPSD tentang Kebijakan Penerapan E-Government, dan Surat Keputusan Kepala Dinas KIPS Daerah Provinsi Sulut Nomor 13 Tahun 2017 tentang Pembentukan Tim Cyber TIK.

* terpasangnya rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, dan pagar pengaman jalan, delineator dan rambu petunjuk pendahulu jurusan(RPPJ)

 

LINGKUNGAN HIDUP:
* Penyediaan 10 unit perahu pengangkut eceng gondok, pembinaan AMDAL dan pemeriksaan UKL-UPL dan SPPL di kabupaten/kota.

* penyediaan 21 unit truk sampah dengan jumlah Anggaran Rp. 8.400.000.000 untuk kelancaran sarana dan prasarana pengelolahan sampah;

* Pembentukan Kelompok Bank Sampah di Bunaken dan Manado Tua.

* Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dengan PT. Moderne Energie Internasional tentang Perencanaan, Pengadaan, Pembangunan dan Pengolahan sampah menjadi Listrik dengan Teknologi Martin dari Jerman di Provinsi Sulawesi Utara

 

BIDANG KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA:
1. Keikutsertaan atlit Penyandang Cacat (paralimpian) pada Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XV tahun 2016 di Jawa Barat, dimana Kontingen Sulawesi Utara berhasil meraih 6 (enam) medali emas, 7 (tujuh) medali perak dan 7 (tujuh) medali perunggu dari cabang Atletik, Renang, Angkat Berat, Catur, dan Tenis Meja;

2. Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (POPWIL) tahun 2016 di Jayapura Papua meraih peringkat 2 dari 8 provinsi di wilayah Indonesia Timur dan berhasil meraih 5 (lima) medali emas dan 7 (tujuh) medali perak dari cabang Pencak Silat, Volly, Basket dan Bulutangkis.

PENANAMAN MODAL DAN INVESTASI:
Dari target realisasi investasi yang ditetapkan untuk tahun 2017, berhasil dicapai sebesar Rp.6 triliun yang terdiri dari 4.6 Triliun PMA (Penanaman Modal Asing) sebesar Rp 1.4 triliun PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri).

 

BIDANG KETENAGAKERJAAN:
* Penempatan tenaga kerja antar lokal (Job Fair) melalui 7 tahap dengan serapan tenaga kerja sebanyak 4.093 orang, atau mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun 2016 yang berjumlah 1896 orang.

* Daerah dengan UMP tertinggi ke 3 Nasional (setelah DKI dan Papua) dengan nilai UMP Rp.2.598.000,-;

* Penghargaan PARAMAKARYA tingkat Nasional di Bidang Produktivitas yang diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI Drs. H. Jusuf Kalah tanggal 8 Desember 2017 kepada 2 (dua) perusahaan binaan UPTD Pengembangan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Utara.

 

BIDANG URUSAN KETAHANAN PANGAN:
* Ketersediaan beras poroduksi lokal sebanyak 379.797 ton, jumlah yang dikonsumsi sebesar 330.715 ton dengan jumlah penduduk sebanyak 2.436.921 jiwa, sehingga Sulawesi Utara untuk tahun 2016, terdapat surplus beras sebesar +49.082 ton.

* Pembangunan Lumbung Pangan di Miangas serta pengisian beras sebesar 3 ton

* Pengadaan cadangan pangan pemerintah daerah 12,498 ton. Total cadangan Pangan sampai saat ini sebesar 112,49 Ton.

 

BIDANG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN:
1. Fasilitasi Penanganan Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sebanyak 131 kasus di tahun 2016 dan pada tahun 2017 berjumlah 127 kasus.

2. Launching Aplikasi LAKER (Lapor Kekerasan) online untuk mempermudah masyarakat menyampaikan pengaduan apabila mendapati atau terjadi kekerasan.

3. Kota Bitung Menerima Penghargaan Kota Layak Anak 2017 oleh Pemerintah Pusat.

4. Penghargaan Anugerah Parahita Ekapaya (Ape) tahun 2016 Tingkat Madya kepada Pemprov. Sulut sebagai wujud komitmen Pemerintah Daerah terhadap upaya dan kebijakan program kesetaraan gender pemberdayaan dan perlindungan anak.

5. Menerima sekaligus mempertahankan sertifikat ISO 9001:2015 atas pelayanan publik melalui Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak Prov. Sulut.

BIDANG KESATUAN BANGSA DAN POLITIK:
* Mendapatkan penghargaan rangking ke-4 (empat) untuk wilayah Indonesia timur dan rangking ke-10 (sepuluh) untuk tingkat nasional, dalam bidang Penanganan konflik sosial untuk tahun 2017 dari Kementerian Dalam Negeri.

* Penghargaan sebagai Provinsi terbaik dalam melaksanakan toleransi dan kerukunan umat beragama dari Kemetrian Agama RI.

* Menerima anugerah indeks demokrasi Indonesia, yang diserahkan oleh Mendagri atas nama Presiden RI, untuk keberhasilan menjalankan sistem demokrasi berdasarkan Ideology Pancasila sekaligus menjamin hak kebebasan sipil yang tumbuh secara kondusif.

 

BIDANG ENERGI DAN SUMBERDAYA MINERAL
* Penerbitan wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) Tobongon dan Penyelesaian masalah tumpang tindih (overlapping) antar Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP).

* Memegang Komitmen untuk tidak menerapkan izin tambang, baik dalam bentuk kontak karya (KK) maupun IUP di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil yang luasnya dibawah 2.000 m2, serta pencabutan 42 IUP;

* Bantuan dua unit pengolahan dari Kanada melalui Artisanal Gold Council (AGT);

* Pembangunan Pangkalan Minyak dan Gas Terbesar di Indonesia Timur oleh Rusia melalui Navos Oil Intertech dan Pembuatan SPBU Compac;

* Bantuan penerangan jalan umum (PJU) 125 unit dari Ditjen EBTKE;

* Sulawesi Utara Menuju Green Energy melalui penggunaan Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi dengan Prosesntase 43%.

 

BIDANG PEMERINTAHAN DAN OTONOMI DAERAH:
Membangun hubungan kemitraaan yang harmonis antara pemerintah/ekseskutif dengan legislative sesuai perundang-undangan. Tersusunnya Produk Hukum Daerah dan ditetapkannya serta terlaksananya Koordinasi produk-produk Hukum Kab/Kota diantaranya dengan dikeluarkannya, 6 Perda, 61 Pergub, 606 SK, 89 Ranperda Kab/Kota dan 10 MOU pada Tahun 2017

Mendapat penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM R. I Atas Upaya Membina dan Mengembangkan 7 Kabupaten dan 4 Kota di Provinsi Sulawesi Utara Menjadi Kabupaten dan Kota Yang Peduli Hak Asasi Manusia Pada Tahun 2017

Segmen batas di Sulut yang sudah terselesaikan untuk proses Permendagri yaitu:
– Batas Bolmong-Bolsel (Permendagri No 40 Tahun 2016);
– Batas Boltim-Mitra (Permendagri No 69 Tahun 2016);
– Batas Minut-Manado (Permendagri No 69 Tahun 2017);
– Batas Bolmong-Kotamobagu (Permendagri No 68 Tahun 2017);
– Kota Minahasa-Minsel (Permendagri No 139 Tahun 2017).

 

BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA
* Implementasi penyaluran dana desa di Provinsi Sulawesi Utara tahun 2017 dengan total anggaran Rp. 1.161.358.872,- untuk dialokasikan kepada 1.508 desa penerima di 12 kab/kota dengan realisasi sebesar Rp.1.160.218.723.165,- atau 99,90%, yang digunakan untuk pembangunan sarana dan prasarana dasar di desa, seperti pembuatan jalan desa, irigasi, drainase, serta pemberdayaan masyarakat di desa.

* Penggadaan tanah bagi pembangunan Manado Outer Ring Road III sebesar 13,79ha, pulau miangas kab. Kelp. Talaud 1,92 ha, pulau kakorotan kab kelp talaud 1,38ha;

* Program Rumah Swadaya tahun 2017 dengan realisasi sebesar 15,43%.

* Pengembangan Usaha Ekonomi Produtif Masyarakat pada 5 desa di Tahun 2017.

 

PENANGGULANGAN BENCANA
* Penyiapan lahan untuk pembangunan rumah bagi korban bencana di kelurahan Pandu seluas 40 ha untuk diperbantukan bagi pembangunan; yang diperuntukan: Pematangan Lahan untuk hunian 2.054 rumah; Pembuatan Jalan Induk; Pembuatan Jalan Hunian;

* Rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas umum bagi korban bencana di kabupaten Bolmong, Minsel, Minahasa dan Manado;

* Penanganan bencana alam di Kota Manado, kab. Minahasa, Kab. Minahasa Selatan, Kota Kotamobagu dan kab. Bolaang Mongondow.

 

BIDANG PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN:

* Kinerja ekspor mencapai US$ 972.70 milyar. Dengan komoditi utama minyak kelapa kasar, minyak kelapa sawit, minyak goring sawit dan minyak goring kelapa dengan negara tujuan Amerika Serikat, Singapura, Tiongkok, Belanda, Jepang, Korea Selatan, Vietnam, Philipina, Jerman, dan India;

* Mendapatkan penghargaan dalam kategori Keunggulan Promosi Regional (Dekranas Award) dari Dewan Kerajinan Nasional;

* Meraih rangking II di Tingkat Nasional dalam mempromosikan hasil produk industry pangan yang diselenggarakan oleh Kementerian Persagangan RI yang dilaksanakan di Provinsi Jambi.

 

BIDANG KELAUTAN DAN PERIKANAN:
Produksi Perikanan tahun 2017 tercatat 818.192,32 ton atau naik 5,58% dibandingkan dengan tahun 2016 yaitu sebesar 774.900,76 ton dengan capaian sebesar 93,49%. Pada tahun 2016 Ekspor Komoditi Perikanan mengalami kenaikan dari 20.734.344,37kg menjadi 22.161.387,81kg di tahun 2017. Kenaikan Volume Ekspor juga dibarengi dengan naiknya nilai ekspor dari 107.034.865,42 US$ tahun 2016 menjadi 127.669.313,31 US$ pada tahun 2017. NTN meningkat pada tahun 2017 bergerak pada angka 113,3 dibandingkan tahun 2016 dimana pergerakan NTN 106,86.
Untuk menunjang Program ODSK (Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan) dari tahun 2016 ? 2017 telah disalurkan sebanyak 998 unit katinting ke 105 kelompok nelayan miskin, 56 unit motor tempel ke 56 kelompok nelayan di hampir semua Kabupaten/Kota se Provinsi Sulawesi Utara, penyaluran bibit ikan mas dan nila ke 36 kelompok pembudidaya, 400 unit cool box ke 100 kelompok pengolah dan pemasar.

 

BIDANG PERTANIAN DAN PETERNAKAN:
Ditahun 2017 ini, terjadi peningkatan produksi padi sebesar 7,92%. Berbeda dengan produksi jagung tahun 2017 yang menunjukan adanya peningkatan signifikan sebesar 62% dimana pada tahun 2016 sebesar 582.331 Ton menjadi 1.516.266 pada tahun 2017. Sedangkan untuk Populasi sapi meningkat sebanyak 133.239 Ekor di tahun 2017 dari tahun 2016 yang sebesar 129.151 Ekor.

 

BIDANG PERKEBUNAN:
* Penyaluran bantuan UPH minyak kelapa skala keluarga, 10 unit (80%) di Kab. Minut, Kab. Bolmong, Kab. Minsel; UPH Kopra 10 unit (100%) di Kota Bitung, Kab. Minut, Kab. Minahasa, Kab. Mitra, Kab. Minsel; UPH gula semut 12 unit (50%) di Kab. Minsel, Kota Kotamobagu, Kota Tomohon; UPH pengering pala 2 unit (100%) di Kab. Minut.

* Melakukan pencanangan gerakan Perkebunan Idola Menuju Sulut Hebat Untuk Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (PRIMA OD-SK) di minahasa dengan target revitalisasi 5 juta bibit cengkeh.

* Terbaik Pertama : Penyerapan Anggaran (APBN) Secara Nasional

* Terbaik Kedua : Dalam Pengurusan Administrasi Kepegawaian (Kenaikan Pangkat)

BIDANG KEHUTANAN:
Pengadaan bibit untuk untuk peningkatan peran serta masyarakat dalam rehabilitasi hutan dan lahan di 9 Kab/Kota sebanyak 208.000 bibit. Perubahan fungsi sebagain Cagar Alam Gunung Ambang menjadi Taman Wisata Alam (TWA), Hutan Lindung (HL) dan Hutan Produksi Terbatas (HPT).
Pembangunan Taman Hutan Raya (TAHURA) H.V. Worang sebagai destinasi wisata alam dan sarana olahraga paralayang tingkat dunia.
Penyelesaian Konflik Perambahan Hutan Lindung Gunung Simbalang dan HPT. Mintu Desa Kokapoi Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
Memfasilitasi pengurusan Ijin Pinjam Pakai Hutan (PPH) seluas 50 hektar oleh PT. JRBM dan PPH jaringan SUTT di Molibagu, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.

 

BIDANG PERPUSTAKAAN:
* Jumlah Kunjungan masyarakat/pemustaka di Perpustakaan Provinsi tahun 2017 naik sebesar 17% dari 5.863 pengunjung menjadi 7.043 pada akhir tahun 2017.

* Peningkatan Layanan Perpustakaan Keliling tahun 2017 dengan target sebesar 1000 penggunjung dengan sasaran masyarakat yang tersebar di sudut Kota Manado terealisasi sebesar 1.878 pengunjung.

* Penambahan jam operasi Pelayanan mobil Perpustakaan Keliling dari 2 kali seminggu menjadi 5 kali seminggu di tahun 2017.

 

BIDANG KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA:
* Pelaksanaan promosi pariwisata melalui pengembangan website serta melalui partisipasi dalam event-event Lokal dan Internasional;

* Meningkatnya kunjungan dari mancanegara sebagai akibat dibukanya penerbangan langsung dari luar negeri menuju Manado, yang mencapai 48.288 orang wisatawan pada tahun 2016, atau melonjak drastis jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan mancanegara pada tahun 2015 yakni 27.059 orang wisatawan; dan terus meningkat pesat hingga 86.976 orang wisatawan ditahun 2017.

* Kunjungan wisnus tahun 2016 sebanyak 1.484.402 orang, meningkat menjadi 1.698.523 orang di tahun 2017;

* Pelaksanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat miskin disekitar objek wisata yaitu di Bukit Kasih Kanonang, kab. Minahasa dan Pantai Firadus Desa Kema Kab. Minahasa Utara.

* Pelaksanaan kursus bahasa asing bagi pelaku usaha jasa pariwisata secara gratis.

 

BIDANG KEPEGAWAIAN DAN REFORMASI BIROKRASI:
Untuk pembinaan dan pengembangan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN), maka telah dilaksanaan Diklat Dasar Satpol PP, Diklat Teknis ANJAB ABK; Pengembangan Teknis Umum dan Fungsional yang terdiri dari Workshop Coach Laporan Aktualisasi dan Proyek Perubahan, Diklat Revolusi Mental; Pengembangan Komptensi Manajerial melalui Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat IV bagi PNS (30 Orang), Diklat Kepemimpinan Tingkat III bagi PNS; seleksi bagi calon praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dari total 537 peserta terjaring 26 orang utusan di tahun 2016; sedangkan untuk tahun 2017 jumlah Praja yang berhasil lulus meningkat sebesar 31,6% menjadi 38 orang; dan Pelaksanaan Assesment bagi Pejabat dan PNS Potensial untuk pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama (Eselon II), jabatan administrator (Eselon III), dan jabatan Pengawas (Eselon IV) serta pelaksanaan seleksi terbuka untuk pengisian jabatan Pimpinan Tinggi Madya (Sekretaris Daerah) dan calon Tenaga Harian Lepas.
Inovasi untuk kepegawaian yang telah dirancang oleh BKD yakni Aplikasi ?e-kinerja?, (Peraturan Gubernur Nomor 72 Tahun 2017 tentang Akuntabilitas Kinerja Pegawai Negeri Sipil Melalui e-Kinerja di Lingkungan Pemprov. Sulut). Uji coba e-kinerja akan dilakukan pada Tahun 2018 pada beberapa Perangkat Daerah, sementara implementasi secara menyeluruh akan dilaksanakan pada Tahun 2019.
Beberapa penghargaan di Bidang Kepegawaian yang diperoleh Pemprov. Sulut antara lain: penghargaan BKN Award untuk kategori BKD Inovatif Pemerintah Provinsi se-Indonesia pada tahun 2016 Serta Anugerah KASN (KASN Award) sebagai Provinsi terbaik untuk kategori Kepatuhan dan Kualitas Tata Kelola Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi di Tahun 2017. Mendapat Sertifikat Akreditasi dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Nomor: 003/K.1/PDP.09, Tanggal 17 Maret 2017 menyatakan bahwa Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah Provinsi Sulawesi Utara sebagai Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Pemerintah Terakreditasi untuk menyelenggarakan Program Pendidikan dan Pelatihan:

1. Prajabatan Golongan I dan II dengan kategori Akreditasi B untuk masa berlaku 3 (tiga) tahun.

2. Prajabatan Golongan III dengan kategori Akreditasi B untuk masa berlaku 3 (tiga) tahun.

3. Kepemimpinan Tingkat IV dengan kategori Akreditasi B untuk masa berlaku 3 (tiga) tahun.

4. Kepemimpinan Tingkat III dengan kategori Akreditasi A untuk masa berlaku 5 (lima) tahun.

 

PENUTUP
Akhirnya, segala upaya melalui ide-pemikiran dan tenaga dengan kerja keras telah Kami kedepankan untuk membangun Provinsi Sulawesi Utara Tercinta di tahun pertama pengabdian ini, dan secara umum harus diakui telah memberi kemajuan dan keberhasilan. Namun sangat disadari juga masih dijumpai program dan kegiatan yang perlu ditingkatkan kinerjanya. Hal ini merupakan dinamika dalam setiap proses pembangunan, tetapi yang pasti setiap keberhasilan akan makin memotivasi Kita untuk terus berbuat dan berkarya bagi kemajuan daerah tercinta, dan setiap kegagalan dan kekurangberhasilan akan senantiasa menjadi pembelajaran yang berarti untuk perbaikan dan penyempurnaan di tahun-tahun mendatang.

Minggu, 11 Februari 2018

Peresmian Jemaat GMIM Getsemani Lemoh, Gubernur Olly Ingatkan Pentingnya Kebersamaan

Proses yang ditempuh untuk membangun fisik dan rohani Jemaat GMIM Getsemani Lemoh hingga dapat diresmikan tidaklah dicapai dengan proses yang mudah.

Hal itu disampaikan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE saat menghadiri Ibadah Peresmian Jemaat GMIM Getsemani Lemoh, Serah Terima Pelayanan Ketua BPMJ Bethesda Lemoh serta Penerimaan Pendeta Jemaat di Gedung Gereja GMIM Getsemani Lemoh, Minahasa, Minggu (11/2/2018) sore.

"Namun hanya karena kerja keras dan kebersamaan yang dilandasi dengan pengharapan kepada Tuhan, sehingga Jemaat GMIM Getsemani Lemoh ini boleh mekar dan menjadi jemaat yang mandiri," katanya.

Menurut Gubernur Olly, sebagai bentuk rasa syukur akan karunia dan anugerah Tuhan, maka menjadi keharusan bagi segenap jemaat untuk membangun, merawat, menjaga, serta memelihara fisik dan rohani keimanan.

"Sehingga rentan waktu pelayanan kedepan, dapat mampu mewartakan kabar keselamatan di tengah dunia serta masyarakat," ujarnya.

Selain itu, Gubernur Olly juga mengapresiasi serah terima Ketua BPMJ GMIM Bethesda Lemoh Pdt. Verry Langelo, S.Th yang menggantikan Pdt. Ruddy R. H. J. Manese, S.Th serta penerimaan pendeta jemaat Pdt. Cherly V. Umpel, S.T.

"Saya ucapkan terima kasih atas pelayanan dan pemberian diri yang selama ini telah dipersembahkan di tengah-tengah Jemaat. Kiranya, Tuhan Yesus Kristus akan senantiasa menyertai dan memberikan hikmat serta kekuatan dalam setiap pelayanan yang dijalankan," tandasnya.

Lebih jauh, masih dalam sambutan, Gubernur Olly mengingatkan seluruh jemaat, bahwa peran gereja haruslah lebih meluas lagi dan menyentuh berbagai realitas kehidupan.

"Saya berharap gereja dapat lebih intens untuk membina para generasi muda gereja, agar mereka memiliki modal iman yang kuat dalam menghadapi tantangan dan tidak terjerumus pada hal-hal duniawi, karena mereka adalah aset keluarga, gereja, daerah dan bangsa," imbuhnya.

Usai sambutan, Gubernur Olly memberikan bantuan senilai Rp 25 juta untuk GMIM Getsemani Lemoh.

Adapun Ibadah itu turut dihadiri Ketua TP PKK Sulut Ir. Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, Wakil Ketua BPMS GMIM Pdt. Hein Arina dan para pejabat Pemprov Sulut. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)

Gubernur Olly Ingatkan Tentang Persaudaraan Jelang Pilkada Serentak 2018

Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung serentak di enam kabupaten dan kota di Sulawesi Utara pada Juni 2018 merupakan ajang untuk memperkuat rasa persaudaraan dan kesatuan antara masyarakat.

Hal itu disampaikan Gubernur Olly Dondokambey, SE dalam sambutan pada Ibadah Syukur HUT ke-16 Jemaat GMIM Zaitun Taraitak, Minahasa (11/2/2018) siang.

"Marilah kita memperkuat rasa persaudaraan dan kesatuan antara warga masyarakat, walaupun dalam perbedaan pandangan dan pilihan politik. Harus dipahami, bahwa pemilukada justru merupakan media untuk mendulang kebersamaan, memenangkan kepentingan masyarakat dengan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan bersama untuk membangun daerah," katanya.

Oleh karena itu, Gubernur Olly mengajak seluruh masyarakat termasuk Jemaat GMIM Zaitun Taraitak untuk berpikir, bersikap dan bertindak rasional dan memilih pemimpin yang dapat menghentar daerah pada kemajuan.

"Saya percaya bahwa jemaat di tempat ini mampu memilih pemimpin yang dapat membawa masyarakat dan daerah menjadi maju dan solid dalam setiap dimensi pembangunan," ujarnya.

Selain Pilkada, dalam sambutannya, Gubernur Olly juga mengimbau masyakarat untuk selalu waspada terhadap kondisi cuaca dan iklim di daerah yang kurang bersahabat akhir-akhir ini yang berpotensi menghadirkan beragam bencana, seperti banjir, tanah longsor dan pohon tumbang.

"Untuk itu, mari bersama-sama kita tingkatkan kewaspadaan dan antisipasi kita, sambil senantiasa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar, sekaligus membudayakan pola hidup sehat dan bersih," tandasnya.

Lebih jauh, terkait pertambahan usia Jemaat GMIM Zaitun Taraitak, orang nomor satu di Sulut itu mengajak jemaat untuk mensyukurinya.

"16 tahun bukanlah waktu yang singkat bagi proses tumbuh kembang suatu jemaat. Oleh karena itu, marilah kita lebih memfokuskan diri pada peningkatan kekompakan dan kesatuan hati dalam melayani," imbuhnya.

Usai sambutan, Gubernur Olly memberikan bantuan senilai Rp 25 juta untuk GMIM Zaitun Taraitak.

Adapun Ibadah itu turut dihadiri Ketua BPMJ GMIM Zaitun Taraitak Pdt Aneke Mandagi-Rondonuwu, S.Th dan para pejabat Pemprov Sulut. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)

Terendah di Pulau Sulawesi, Gubernur Olly : Angka Kemiskinan Sulut 7,9 Persen

Tingkat kemiskinan di Sulawesi Utara di awal tahun 2018 yang berada pada angka 7,9 % menjadikan Sulut sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Pulau Sulawesi. Bahkan angka ini jauh lebih rendah dari rata-rata nasional sebesar 10,12 %.

Hal itu disampaikan Gubernur Olly Dondokambey, SE dalam sambutan yang diwakili Kepala Bapelitbangda, dr. Jemmy J.R. Lampus, M.Kes pada ibadah bersama jemaat GMIM Bethesda Tumaratas, Minahasa (11/2/2018) pagi.

"Tahun 2016 kemiskinan di Sulawesi Utara berada pada angka 8,89%. Namun di awal tahun 2018 ini, angka kemiskinan mampu ditekan hingga sebesar 7,9%. Bahkan jika dibandingkan dengan lima provinsi lainnya di Pulau Sulawesi, provinsi kita merupakan daerah dengan tingkat kemiskinan terendah," katanya.

Di samping itu, Gubernur Olly juga menyampaikan beberapa progres pembangunan daerah kepada jemaat GMIM Bethesda Tumaratas sebagai salah satu bentuk akuntabilitas dan transparansi pembangunan yang sedang dikerjakan.

Diantaranya, keberhasilan Sulut mengurangi angka pengangguran menjadi sebesar 6,12%, Gini Ratio menjadi 0,394, Angka Harapan Hidup naik menjadi 71,02, IPM juga turut naik menjadi 71,05.

"Pertumbuhan ekonomi juga mencapai angka 6,49 atau lebih tinggi jika dibandingkan rata-rata nasional yakni 5,06 serta kunjungan wisatawan yang terus meningkat dan telah mencapai lebih dari seratus ribu wisatawan, sejak dibukanya penerbangan langsung dari Tiongkok ke Sulawesi Utara," ungkapnya.

Gubernur Olly juga menyatakan komitmen Pemprov Sulut untuk terus berupaya menjaga, memelihara ketentraman, ketertiban dan perlindungan bagi masyarakat bekerja sama dengan semua stakeholders terkait.

"Serta mengoptimalkan pelayanan sosial kemasyarakatan, pembinaan kehidupan berbangsa dan bernegara yang rukun dan damai dalam keberagaman dan kemajemukan," bebernya.

Lebih jauh, masih dalam sambutannya, orang nomor satu di bumi nyiur melambai itu mengharapkan dukungan dan dari semua komponen masyarakat termasuk jemaat GMIM Bethesda Tumaratas.

"Mari bersama-sama kita bangun daerah tercinta ini lewat sinergitas kerja yang dapat diawali dengan langkah-langkah kecil, seperti; memperkuat kebersamaan dan persekutuan, menjaga kelestarian lingkungan, mendorong generasi muda untuk meraih pendidikan setinggi mungkin dan meningkatkan produktifitas diri," imbuhnya.

Usai sambutan, Lampus menyerahkan bantuan uang senilai Rp 25 juta dari Gubernur Olly untuk GMIM Bethesda Tumaratas.

Adapun Ibadah itu turut dihadiri Ketua BPMJ GMIM Bethesda Tumaratas Pdt. John Slat, M.Th dan para pejabat Pemprov Sulut. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)

Jumat, 09 Februari 2018

Tambah modal, Olly Optimis Kinerja Bank SulutGo Semakin Mengkilap

Bank SulutGo tetap menunjukkan pertumbuhan dan performa kinerja keuangan yang bagus. Bahkan untuk memperkuat permodalan, para pemegang saham PT. Bank SulutGo berkomitmen menargetkan penambahan modal disetor hingga tahun 2019 sebesar Rp 150 miliar.

Hal itu ditegaskan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE selaku Pemegang Saham Pengendali Bank SulutGo usai mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2017 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT. Bank SulutGo yang dilaksanakan di Manado, Jumat (9/2/2017) siang.

"Semakin besar modal Bank SulutGo, maka aktivitas bank bisa berjalan lebih baik. Bank bisa melakukan ekspansi bisnis lebih besar, jika modal juga tinggi," tandas Olly.

Disamping itu, Olly juga optimis Bank SulutGo mampu mengurangi rasio kredit bermasalah alias macet. Upaya itu dapat dilakukan dengan menggiatkan upaya penagihan, restrukturisasi kredit bermasalah, intensif monitoring perkembangan penurunan kualitas kredit di unit terkait, klaim atas asuransi kredit dan melakukan pembenahan di bidang perkreditan.

"Bank SulutGo akan mengecilkan jumlah kredit macet," tandasnya.

Lebih jauh, Gubernur Olly juga berjanji bakal menata pola rekrutmen karyawan Bank SulutGo sehingga bisa mengakomodir seluruh pemerintah kabupaten dan kota yang ikut menanamkan saham di bank plat merah itu.

"Rekrutmen karyawan akan diperbaiki sehingga ada keterwakilan dari seluruh daerah. Meskipun begitu nantinya karyawan yang diterima termasuk yang melalui jalur profesional dan jalur umum tetap harus melalui tes," katanya.

Diketahui, mayoritas saham saat ini dikuasai Pemprov Sulut dengan presentase 36.46 persen. Kemudian menyusul Mega Corpora 24.90 persen.

Di tempat yang sama, Direktur Utama PT Bank SulutGo Jeffry Dendeng menerangkan penambahan modal dari 25 pemegang saham Bank SulutGo ini akan berdampak positif untuk pengembangan bisnis Bank SulutGo sekaligus mencapai target tahun 2018.

"Kami akan berusaha memberikan yang terbaik kepada pemegang saham," kata Jeffry.

RUPS Bank SulutGo turut dihadiri Sekdaprov Edwin Silangen SE, MS dan para bupati dan walikota se Sulut. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)

Rekapitulasi Calon BPMS GMIM Selesai, Olly : Selanjutnya Verifikasi Daftar Nominasi

Proses rekapitulasi calon Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Ketua Kategorial BIPRA Sinode GMIM, Majelis Pertimbangan Sinode (MPS) dan Badan Pengawas Perbendaharaan Sinode (BPPS) tahun 2018-2021 telah selesai.

Hal itu terungkap dalam rapat panitia pemilihan aras sinode yang dipimpin ketua panitia pemilihan yang juga Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE di Manado, Jumat (9/2/2018) siang.

"Tahap Proses rekapitulasi calon BPMS, MPS, BPPS dan Bipra sudah selesai. Tahap selanjutnya adalah verifikasi daftar calon nominasi," kata Olly.

Lanjut Olly, setelah proses verifikasi berakhir, daftar calon bakal diumumkan pekan depan.

"Setelah verifikasi, daftar calon rencananya akan diumumkan 14 februari di Kantor Sinode GMIM di Tomohon," ujarnya.

Usai pengumuman daftar calon, Olly menerangkan tahapan akan dilanjutkan dengan sosialisasi pemilihan sistem e voting.

"Sosialisasi e voting akan dimulai tanggal 15 hingga 22 Februari di kabupaten dan kota di Sulut," tandas orang nomor satu di Sulut itu.

Diketahui, pada tanggal 15 Februari sosialisasi akan dilaksanakan di Minahasa. Berikutnya, tanggal 16 Februari di Manado, 17 Februari di Minahasa Utara, 19 Februari Kantor Sinode GMIM (Tomohon), 20 Februari di aula bupati Minahasa Selatan, 21 Februari di Kantor walikota Bitung dan 22 Februari di Kantor Bupati Minahasa Tenggara.

Dengan menerapkan aplikasi e voting, nantinya, id card setiap pemilih pada pemilihan tingkat sinode (19-21 Maret) dan pemilihan tingkat Bipra (3 Maret) akan discan terlebih dahulu.

Setelah itu, peserta akan masuk ke bilik suara untuk memilih para calon. Sebanyak 20 bilik suara akan disiapkan termasuk handphone tablet yang telah diunduh aplikasi. Aplikasi ini bakal mempermudah dan mempersingkat waktu panitia maupun para pemilih.

Olly menjamin dengan diterapkannya sistem e voting mampu mencegah kesalahan pada proses pemilihan.

"Saya harap semua proses pemilihan berjalan lancar. Dengan menerapkan sistem e voting dan data yang lengkap tentunya tidak bisa di manipulasi," beber Olly.

Pertemuan itu turut dihadiri Sekretaris panitia pemilihan Pdt. Janny Lompoliu dan anggota panitia lainnya. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)

OD-SK Lakukan Roling Pejabat SKPD



Kembali lagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Pengukuhan dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pengawas.  Pengukuhan dan Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Jumat (9/2/2018) bertempat di Aula CJ. Rantung Kantor Gubernur Sulut.

Jumlah pejabat yang dilantik dan dikukuhkan berjumlah:

Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama : 13 orang Jabatan Administrator : 18 orang, Jabatan Pengawas : 4 orang

Penyerahan SK Staf Khusus Gubemur Tahun 2018. SK Staf Khusus Gubernur diberikan kepada 12 (dua beias orang), dan Penyerahan SK PT Bank SuiutGo. tentang Pengangkatan Anggota Komite Audit, Komite Pemantau Resiko, Komite Remunerasi dan Nominai PT. Bank SuiutGo serta Staf Ahil Direksi, atas nama :

~ Adrianus Nixon Watung, SH. (Komite Audit)

~ Ir. Noidy Liow (Komite Pemantau Resiko)

~ Drs. S. J. M. Lucas. (Staf Ahii Direksi)

Berikut nama - nama dan Jabatan baru :

1. Edison Humiang Assisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat

2. Christian Talumepa Staff Ahli Gubernur Bidang Hukum dan Politik Pemerintahan

3. Roy Tumiwa Staf Ahli  Bidang Kemasyarakatan SDM

4. Gammy Kawatu Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Barang Milik Daerah

5. Praseno Hadi Inspektur Sulut

6. H.T.R Korah Kepala Dinas Koperasi dan UMKM

7. Grace Punuh Kepala Dinas Pendidikan Nasional

8. Lynda Wantania Kepala Dinas Perhubungan

9. Marcel Sendoh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga

10. Joy Oroh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah

11. Steven Liouw Kepala Sat Pol PP

12. Yani Lukas Kepala Dinas Perpustakaan

13. Glady Kawatu Kepala Biro Orpeg

Pejabat Eselon III :

1. Jeti Punuh Kabid Komunikasi dan Informasi
2. Rinny Tamuntuan Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial
3. Fery Sangian Kabid Kesenian
4. Meki Onibal Kabid Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Organisasi Kemasyarakatan
5. Djemi Gagola Kabag Pengelola Infrastruktur Hukum Perbatasan
6. Grubert Ughude Kabag Dokumentasi dan Penyuluhan Hukum
7. Judhistira Siwu Kabag Administrasi Pembangunan
8. Lexi Tombokan Kepala UPTD Taman Budaya dan Museum
9. Grace Bukara Sekdis Nakertrans
10. Grace Sekoh Kepala UPTD Balai Pengawasan Disnakertrans
11. Johny Londoh Sekdis PU-PR
12. Randy Rompas Inspektur Pembantu Wilayah III
13. Aldrin Anis Sekban Perencanaan Pembangunan
14. Danny Kaurow Kabid Monitoring dan Evaluasi
15. Feibe Rondonuwu Kabid Pemerintahan Sosial, dan Budaya
16. Hendrik Rondonuwu Kabag Pengelolaan Batas Negara dan Biro Perbatasan Sekdaprov Sulut.
17. Herman Kussoy Kabid Tata Ruang Dinas PU-PR
18. Feby Karambut Kabid Keluarga Kesejahteraan

Pejabat Eselon IV :

1. Janny Diawang Kepala Seksi Fasilitas Keuangan dan Aset Desa/Kelurahan.
2. Heidy Iroth Kepala Seksi Akuisisi, Inventarisasi, Pengelolaan Arsip dan Dokumen
3. Yani Pontonuwu Kepala Seksi Pembinaan Kearsipan
4. Marthin Pandelaki Kepala Seksi Pengawasan Kearsipan

Nama Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) :

1. Fery Sangian Pelaksana Tugas Kadia Dinas Kebudayaan Daerah Sulut
2. Henry Kaitjily Pelaksana Tugas Kepala Dinas PM-PTSP
3. Rinny Tamuntuan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Daerah Sulut.
4. Jeti Pulu Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Daerah Sulut
5. Meiki Onibala Pelaksana Tugas Kepala Kesbangpol Sulut
6. Grubert Ughede Pelaksana Tugas Karo Hukum Setdaprov Sulut
7. Djemi Gagola Pelaksana Tugas Karo Perbatasan Setdaprov Sulut.
Dan Keputusan Gubernur Sulut  Nomor 29 tahun 2018 Tanggal 8 Januari 2018 tentang Penunjukan Staff Khusus Gubernur Tahun 2018.
Nama-nama Staf Khusus Gubernur Sulut 2018  ;
1.Pdt Lucky Rumopa Staf Khusus Bidang Pembinaan Mental dan Spritual.
2. Joseph Osdar Staf Khusus Bidang komunikasi Publik.
3. John A Suak SE MSi Staf Khusus Bidang Kajian Strategis.
4. DR Samuel Ratag M.P Staf Khusus Bidang Lingkungan Hidup.
5.DR John Tasirin MSc.f  Staf Khusus Bidang Kehutanan.
6. Olden Kansil Staf Khusus Bidang Kemasyarakatan.
7. Meidy Lensun Staf Khusus Bidang Pembangunan Potensi Generasi Muda.
8. DR Hendrik Manosoh SE.MSi Ak Staf Khusus Bidang Ekonomi.
9. dr Charles S Rumambi M.Kes Staf Khusus Bidang Kesehatan.
10. Fabian Pascoal Staf Khusus Bidang Investasi dan Penanaman Modal.
11. Edi Pontoh Staf Khusus Bidang Sosial.
12. Trully Wungouw MPd Staf Khusus Bidang Kebudayaan.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey melalui Wagub Sulut Steven Kandouw dalam sambutannya mengatakan, semua jabatan adalah penting untuk kemajuan ASN Sulut.

"Tidak ada yang tidak penting di pemprov. Tunjukkan loyalitas, dedikasi dan prestasi. Siapa yang berprestasi dia yang dipromosi," pungkasnya.