Selasa, 17 April 2018

Pimpin Apel Kopri, Sekda Harap ASN Lebih Profesional Dalam Berkinerja

Gubernur Sulawesi Utara melalui Sekretaris Daerah Edwin Silangen, SE.,MS mengapresiasi kepada Seluruh ASN Pemprov Sulut yang senantiasa terus setia mengabdikan diri kepada negara, mengabdikan diri melayani masyarakat secara tulus ikhlas, dan dengan penuh tanggungjawab.

Hal ini disampaikan Sekda pada Apel KORPRI (17/4) di lapangan kantor Gubernur.

Dalam sambutanya, Sekda mengingatkan kembali bahwa Korpri merupakan wadah berhimpun para Pegawai Negeri Sipil dalam melaksanakan perjuangan, pengabdian, serta kesetiaan kepada cita-cita perjuangan bangsa dan negara.

Sejalan dengan itu, lanjut Sekda, Korpri juga berperan untuk mendorong para anggotnya untuk lebih profesional dalam membangun tata pemerintahan yang baik dan bersih, melalui peningkatan kinerja birokrasi dan kinerja segenap Pegawai Negeri Sipil dalam melayani masyarakat dan menjalankan roda pemerintahan.

Mengakhiri sambutannya sekda menghimbau kepada mereka yang menerima SK kenaikan pangkat pariode April 2018 agar semakin memacu semangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dan pada kesempatan itu pula Sekda memberikan SK pensiunan kepada beberapa ASN yang telah melayani masyarakat. Turut hadir dalam apel Pejabat Eselon II lingkup Pemprov Sulut. (Humas Pemprov Sulut)

Senin, 16 April 2018

Student Revival Seminar, Gubernur Olly Ajak Pelajar Jauhi Narkoba

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE berpesan kepada seluruh pelajar untuk menjauhi narkoba dan pergaulan bebas.

"Jauhi narkoba. Jangan sampai menyentuh yang namanya narkoba karena bisa merusak masa depan," kata Olly saat menghadiri Student Revival Seminar bagi Siswa Kristen SMA/SMK Negeri/Swasta yang dilaksanakan di Auditorium Mapalus, Senin (16/4/2018) pagi.

Lanjut Olly, penyebaran narkoba yang menyasar hingga kalangan pelajar merupakan peringatan keras bahwa Indonesia dalam bahaya besar. Meskipun demikian, di Sulut, kasus narkoba justru semakin menurun. Itu tak terlepas dari peran guru, orang tua dan kesadaran pelajar untuk menjauhi narkoba.

"Penggunaan narkoba di Sulut semakin menurun. Ini karena peranan orang tua dan guru dalam mencegah pelajar mengonsumsi narkoba," tandasnya.

Di hadapan ribuan pelajar yang hadir dalam seminar tersebut, Olly juga memberikan gambaran, jika pelajar menjauhi narkoba dan pergaulan bebas maka dalam 10 tahun ke depan akan muncul bibit-bibit pemimpin bangsa dari kalangan generasi muda saat ini yang nantinya akan duduk di pemerintahan ataupun swasta.

"Dalam waktu 10 tahun ke depan, masa depan yang adik-adik mimpikan dan inginkan bisa tercapai, misalnya dalam pekerjaan dan lainnya. Belajarlah keras untuk mencapainya," bebernya.

Lebih jauh, Olly menerangkan besarnya perhatian pemerintah terhadap para pelajar berprestasi yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Ia menyebutkan setiap siswa berprestasi memiliki kesempatan untuk memperoleh bantuan biaya pendidikan.

"Pemerintah memberikan bantuan biaya melanjutkan studi bagi para pelajar yang berprestasi," imbuhnya.

Ditempat yang sama narasumber Student Revival Seminar DR. Andik Wijaya, M.Rep, M.Ed menjelaskan prinsip kebebasan berdasarkan Alkitab. Dia juga menguraikan dampak negatif dari seks bebas, narkoba dan penyalahgunaan internet.

"Banyak generasi muda terjerumus dalam percabulan serta seks bebas, mengonsumsi alkohol bahkan narkoba. Oleh karenanya, saat ini juga saya minta saudara ambil keputusan untuk bertobat dan hentikan semua itu," ucapnya kepada para siswa peserta seminar.

Student Revival Seminar turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Edison Humiang, Kepala Dinas Pendidikan Grace Punuh, Ketua Majelis Pendidikan Kristen Wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo Jourike Runtuwarow, Ketua Panitia Pelaksana Peggy A. Sheriman, Ketua Yayasan Eben Haezar, Truely Khosama dan ribuan Siswa Kristen SMA/SMK Negeri/Swasta di Sulut. (Humas Pemprov Sulut)

Minggu, 15 April 2018

Beribadah di Kakas, Gubernur Olly Ajak Warga Jemaat Untuk Membangun Dengan Kasih


"Kasih itu harus panjang sabar dan Kasih itu harus selalu di tunjukan dan diberikan kepada sesama."
Ajakan tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE saat menghadiri acara Penyelesaian Pembangunan Gedung Gereja GMIM Sion Tounelet Wil. Kakas I dan Perayaan Paskah Jemaat,  serta menghadiri acara  Syukur HUT ke - 26 jemaat GMIM Sentrum Kakas, Serah terima Pendeta di GMIM Imanuel Sendangan di Kakas, dan Peletakan batu pertama pembangunan pastori 3 GMIM Marturia Roong wil. Tondano II. Minggu (15/04).

Dalam sambutannya Gubernur menyampaikan kepada seluruh hadirin dan jemaat untuk terus membangun persatuan dan kesatuan, serta memperkuat solidaritas dan kebersamaan dalam persaudaraan dengan penuh kasih, terus menjadi mitra kerja pemerintah dalam mendukung dan mensukseskan berbagai kebijakan dan program serta kegiatan yang dilaksanakan didaerah ini.

"Mari bersama-sama saling topang menopang, bagaimana supaya bisa bersama-sama membangun minahasa dan sulawesi utara yang lebih baik,"Harapnya.

Sebagai warga gereja kita harus bersyukur atas Kasih yang Tuhan berikan kepada kita selama ini. Sebagai Gubernur dalam menjalankan roda Pemerintahan akan mengedepankan Kasih. untuk itu topangan doa dari jemaat sangat diharapkan agar pembangunan di provinsi sulawesi utara dapat berjalan dengan baik atas penyertaan Tuhan.

Lebih jauh lagi Gubernur menyampaikan bahwa mengingat tahun ini akan dilaksanakan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah atau PILKADA, yang juga melibatkan masyarakat Kabupaten Minahasa, maka mari bersama-sama untuk dapat mendukung dan mensukseskan pelaksanaan Pilkada di daerah ini.

"Gunakan hak pilih dengan cerdas dan bijak, serta tidak menganut Golongan Putih, dan tetap menjunjung tinggi Jati diri masyarakat sulawesi utara, yang mampu menjaga kondusifitas keamanan dan memelihara harmonisasi dalam bersemokrasi," tutup Gubernur dalam sambutannya.

Turut hadir dalam rangkaian acara tersebut Ketua TP PKK Sulut Ibu Rita Dondokambey Tamuntuan, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Jefry Korengkeng, M.Si, Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Prov. Sulut DR. Jemmy Kumendong, M.Si, Kepala Biro Umum Clay J. Dondokambey, SSTP, MAP dan Kepala Biro Perlengkapan Barang dan Jasa Prov. Sulut  Jemmy Ringkuangan, AP, M.Si dan tamu undangan lainnya.(humas provinsi sulut)

Gubernur: Daerah Maju Karena Sinergitas


Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengajak kepada Seluruh komponen masyarakat Sulut, baik antar sesama pemerintah maupun masyarakat untuk tetap bersinergi dalam membangun Sulut lebih baik lagi.

Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri ibadah Paskah wilayah Lembean Kombi Minahasa, Sabtu (14/4).

Gubernur menyampaikan dalam membangun daerah dan jemaat, harus ada kerjasama antara pemerintah provinsi dan kabupaten kota agar pembangunan akan berjalan selaras dan baik.

"Saya berkomitmen untuk terus membangun Sulawesi Utara, Yesus telah bangkit dengan itu mari kita terus bersemangat untuk membangun sulut," ujar Gubernur.

Khusus untuk umat Kristiani Gubernur mengatakan  Gereja sebagai umat Allah memang dibutuhkan dalam menjalankan roda pemerintah di daerah.

Oleh karena itu Gereja tetap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga kehidupan yang harmonis, rukun, dan tetap berintegritas dalam kehdiupan sosial, termasuk dengan umat beriman dari agama lain.

Turut hadir dalam ibadah Paskah tersebut Sekretaris Provinsi Edwin Silangen, Pj. Bupati Minahasa Royke Mewoh, sekda menahasa, staf khusus gubernur bidang Menspirit, staf ahli dan beberapa Kepala SKPD lingkup Pemprov Sulut serta jemaat dan masyarakat setempat.(humas provinsi sulut)

Sabtu, 14 April 2018

Gubernur: Jaga Tumbuh Kebang Anak Agar Tercipta Generasi Sehat


Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengajak kepada seluruh orang tua untuk tetap memberi perhatian khusus kepada anak yang masih dalam masa pertumbuhan, agar generasi muda di Sulut menjadi generasi yang tumbuh sehat dan kuat.

Hal tersebut disampaikan Gubernur dalam ibadah perayaan Paskah yang dihadiri ribuan Anak Sekolah Minggu (ASM) Gereja Masehi Injil Minahasa (GMIM) dilaksanakan di lapangan Tikala Manado, Sabtu (14/4).

Gubernur mengajak Orang tua harus lebih intens menjaga tumbuh kembang anak, agar anak terhindar dari berbagai penyakit, disamping itu anak juga perlu dididik untuk tetap takut akan Tuhan agar dalam menjalani kehidupan sehari hari, anak bisa terhindar dari pergaulan negatif yang merusak kehidupan karena jaman sekarang begitu banyak gangguan yang dapat merusak mental anak.

Gubernur juga memberikan tanda awas kepada orang tua terkait penyakit stunting yang menurut laporan badan statistik Sulut berada di urutan 3 penderita stunting yakni kekurangan asupan Gizi dalam masa pertumbuhan.

Diketahui Perayaan Paskah Raya dan Hari Anak GMIM tahun ini bertema “Tuhan Yesus Cinta Anak Sedunia” dengan sub tema:  “Dengan merayakan Paskah semua anak GMIM diutus meneruskan kasih Kristus kepada semua anak tanpa memandang latar belakang suku dan agama.”

Ibadah paskah KPA Sinode GMIM di Pimpin oleh Ketua Sinode GMIM Pdt. Dr. Hein Arina. Setelah ibadah dan selebrasi di Lapangan Sparta Tikala, dilanjutkan perarakan pawai ASM se-GMIM menuju ke Kawasan Megamas Manado.

Turut hadir dalam acara tersebut  Bunda PAUD Sulawesi Utara Ir. Rita Dondokambey Tamuntuan, Pnt. Michael Mait, Wakil Walikota bersama ibu yg juga sebagai ketua panitia paskah KPA Sinode GMIM.(humas provinsi sulut)

Jumat, 13 April 2018

Gubernur Harap Miangas Bisa Jadi Destinasi Pariwisata


Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menantang pemerintah Kabupaten Talaud untuk menggali potensi apa yang menjanjikan di pulau Miangas agar pulau paling ujung Sulut itu bisa menjadi destinasi pariwisata.

Hal tersebut disampaikan Gubernur saat melakukan kunjungan ke pulau Miangas bersama Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto, Jumat (13/4).

Gubernur menyatakan setiap daerah pasti memiliki potensi pariwisata, bukan tidak Miangas memiliki ketertarikan tertentu karena Miangas merupakan pulau yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Filipina, fasilitas pendukung utama yakni Bandara sudah ada di pulau Miangas, tinggal bagaimana pemerintah daerah mengelola potensi apa yang bisa diandalkan menjadi destinasi wisata di pulau Miangas.

Jika Miangas menjadi tujuan pariwisata itu berarti memberikan Pendapatan bagi daerah Kepulauan Talaud, hal ini juga harus mendapat dukungan dari masyarakat daerah karena hal tersebut berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan rakyat.

Disisi lain juga Gubernur mengatakan Miangas tetap menjadi prioritas pembangunan sesuai dengan visi nawa cita Presiden RI Joko Widodo yang ke 3 yakni  Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Kebutuhan bahan bakar minyak juga akan terus diperbaiki mengingat Talaud dan pulau Miangas sudah banyak kemajuan. Kebutuhan tenaga pengajar di Sekolah akan ditambah bagi pulau Miangas agar pendidikan dapat lebih maju lagi.

Untuk itu Gubernur menekankan agar Bupati harus bersinergi dengan Gubernur sehingga program pembangunan yang dijalankan bisa selaras dengan baik tanpa ada hambatan, daerah lebih maju dan masyarakat sejahtera.

Terkait kunjungan bersama Panglima TNI, Gubernur dan Panglima TNI berjanji tetap akan memberikan rasa aman kepada masyarakat Talaud khususnya di pulau Miangas, dalam menghadapi pilkada Panglima TNI akan meninstruksikan 2 kapal TNI angkatan laut untuk bersiaga di Talaud mengantisipasi berbagai kendala yang dihadapi dalam pilkada.

Pada kunjungan tersebut, Gubernur bersama Panglima TNI berkesempatan melihat pos penjagaan TNI dan bertemu serta berdialog bersama warga pulau Miangas. Turut hadir dalam kunjungan tersebut Kasad Jenderal TNI Mulyono, Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Madsuni, Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito, Plt Bupati Talaud Petrus Tuange.(humas provinsi sulut)

Gubernur Olly Imbau Masyarakat Bijak Manfaatkan Medsos

Hadirnya media sosial (medsos) di tengah era digital saat ini mendorong teknologi komunikasi dan informasi, serta aspek kehidupan lainnya mengalami perkembangan sangat hebat dengan beragam tantangan kompleks terhadap masyarakat secara luas.

Hal itu disampaikan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE dalam sambutan yang diwakili Plt. Kadis Kominfo Jeti Pulu pada acara Social Media Peacemaker yang dilaksanakan di Auditorium Universitas Sam Ratulangi Manado, Jumat (13/4/2018) pagi.

"Media sosial yang lahir dalam era digital-pun, hampir menjadi kebutuhan primer masyarakat, karena manfaatnya yang begitu besar, diantaranya sebagai tempat promosi, ajang memperbanyak teman, sebagai media komunikasi, maupun tempat berbagi foto, dokumen, maupun pesan suara, dengan fitur yang ada pada media sosial," katanya.

Lanjut Gubernur Olly, seiring banyak penggunaannya, tidak dapat dipungkiri, bahwa medsos telah banyak disalahgunakan, atau telah banyak orang yang menggunakan medsos sebagai alat untuk melakukan kejahatan seperti penipuan, menebar kebencian, isu SARA, radikalisme dan terorisme.

Oleh karena itu, untuk menyikapi tantangan tersebut, Olly mengimbau masyarakat mampu memanfaatkan fasilitas-fasilitas kemajuan teknologi komunikasi dan informasi, atau medsos secara cerdas, bijak dan bertanggungjawab.

"Agar kita semua terhindar dari ekses-ekses negatif yang sangat  berpotensi merusak moral, kepribadian, dan masa depan, serta tatanan kehidupan bermasyarakat yang rukun dan damai," tandasnya.

Terkait pelaksanaan agenda Sosial Media Peacemaker, Gubernur Olly sangat mengapresiasinya. Dirinya optimis agenda tersebut dapat meningkatkan pemahaman seluruh peserta tentang dampak penyalahgunaan medsos.

"Kegiatan ini dapat menambah pemahaman serta wawasan kita dalam menyikapi tantangan di era digital atau penyalahgunaan media sosial," imbuhnya.

Di tempat yang sama, Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara meminta agar masyarakat lebih berhati-hati dalam memasukan data pribadi dalam aplikas-aplikasi media sosial. Sebab data yang sangat pribadi bisa jadi disalahgunakan oknum tertentu ketika terjadi kebocoran atas data tersebut.

"Masing-masing kita harus berhati-hati dalam memberikan data pribadi saat install aplikasi-aplikasi, baik media sosial maupun messenger," katanya.

Rudiantara pun meminta masyarakat agar bisa mengurangi penggunaan medsos jika aplikasi yang digunakan tidak memberikan nilai tambah. Namun, jika media sosial tersebut memang dibutuhkan dalam menjalani aktivitas maka masyarakat dipersilahkan mengakses medsos apapun. Asalkan setiap pengguna paham akan potensi bahaya yang bisa saja menyerang para pengguna medsos.

Terkait kebocoran data Facebook, Rudiantara menuturkan bahwa pihaknya telah bertemu dengan perwakilan FB yang berdomisili di Indonesia. Mereka pun telah berjanji akan memitigasi berbagai persoalan yang menyangkut data pengguna Facebook di Indonesia.

"Saat ini mereka masih melakukan audit seluruh aplikasi pihak ketiga yang ada di FB. Menkominfo sudah ultimatum untuk dilaporkan secepatnya. Semoga tidak ada penyelewengan penggunaan data-data pribadi pengguna FB di Indonesia," imbuhnya.

Pertemuan itu turut dihadiri Ketua Sinode GMIM Pdt. Hein Arina, Rektor Unsrat Prof. Ellen Kumaat, Inisiator My Home Ps. Indri Gautama dan Fasilitator Umum Manado My Home, Lenny Matoke. (Humas Pemprov Sulut)