Selasa, 28 Agustus 2018

Wakili Gubernur, Humiang Hadiri Pembukaan Kejuaraaan Yongmoodo Pangdam XIII/merdeka CUP 2018

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Edison Humiang, M.Si menghadiri Upacara Pembukaan Kejuaraan Beladiri YONGMOODO Pangdam XIII/Mdk CUP Tahun 2018 di Atrium Megamall Manado. Selasa, (28/08/2018).

Humiang juga menjelaskan bahwa Kegiatan olahraga pasti berimplikasi pada kesehatan tubuh dan jiwa, Yongmoodo adalah olah raga beladiri yang berasal dari Korea dengan keunikan untuk pengembangan mental dan kualitas diri. Beladiri ini juga menekankan pada kesanggupan atlit untuk menjaga kepribadian, mengasah mental dan fisik, belajar dari alam, menjaga sopan santun dan menguasai diri.

Sangat dipandang penting untuk mengembangkan cabang olahraga beladiri Yong Moodo ini terutama di Bumi Nyiur Melambai.
"Kepada pengurus Federasi Yong Moodo Sulawesi Utara agar semakin menguatkan tekad untuk bekerja keras dan menjaga kesolidan organisasi serta mampu menciptakan terobosan baru dalam rangka mengembangkan prestasi para atlit," Harapnya

Hal senada disampaikan Pangdam XIII/Merdeka Mayor Jenderal TNI Tiopan Aritonang bahwa melalui kegiatan ini juga akan dapat menjaring atlit yang berbakat dan bersemangat, dengan harapan akan melahirkan atlit Yong Moodo yang berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional.

Masih di tempat yang sama Humiang menyampaikan kepada para atlit untuk terus menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran, dan jadikan kegiatan ini sebagai wahana dalam menjalin persahabatan dan persaudaraan, serta hindari tindakan yang dapat menimbulkan perselisihan antar sesama atlit.

"Seorang pemenang sejati tidak akan pernah berhenti berusaha, dan orang yang berhenti berusaha takkan pernah menjadi seorang pemenang, karena hasil tidak akan pernah menghianati proses,"  Tutupnya(humas provinsi sulut)

Sekprov Pimpin Rapat Persiapan Hut Provinsi Ke-54

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawsi Utara Edwin Silangen memimpin jalannya rapat Persiapan Pelaksanaan Hut ke-54 Provinsi Sulawesi Utara yand diadakan di ruang F.J. Tumbelaka, Selasa (28/8/2018) siang.

Pada kesempatan tersebut, Sekporv menjelaskan bahwa maksud diadakannya kegiatan ini guna mengevaluasi kegiatan baik yang sudah dilikasanakan pada saat Hut RI ke-73 sekaligus mempersiapkan pelaksanaan kegiatan Hut Provisnis ke-54.

Sejalan dengan kegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya (Hut RI ke 73), mengatasnamakan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Sekda memberi apresiasi pada acara puncak hut RI yang telah berlangsung. Dikatakan, ini menjadi modal semangat bagi kita dalam mempersiapkan pelaksanaan kegiatan hut provinsi dengan serangkai kegiatan yang telah direncanakan oleh panitia.

Sehubungan dengan pelaksanaan Hut Provinsi ke-54, telah dibicarakan beberapa agenda penting dalam rapat tersebut yakni; Olahraga, pemilihan ASN teladan, Anjangsana yang akan dilaksanakan di panti-panti asuhan, ziarah ke makam pahlawan daerah, upacara puncak akan dilaksabakan di lapangan GOR Wolter Monginsidi tanggal 24 Semptember 2018, Pameran pembangunan yang rencananya dipusatkan di Kayuwatu sejak tanggal 15 dan ditutup pada tanggal 24 september 2018, serta pelaksanan pemilihan nyong dan noni Sulut.

Dijelaskan pula, setelah upacara bendera akan dilaksanakan sidang paripurna DPRD Sulut dalam rangka HUT Provinsi Sulut ke 54. Menariknya, saat sidang paripurna, semua peserta diagendakan mengenakan pakaian adat saat sidang. Sejalan dengan itu, para kepala desa dan lurah se Sulut akan diundang untuk menghadiri upacara puncak dan sidang paripurna pada tanggal 24 September 2018.

Nampak hadir dalam rapat tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Edison Humiang, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Muhamad Mokoginta serta kepala SKPD lingkup Pemprov Sulut. (humas provinsi sulut)

Gubernur Olly : TKPRD Sinergikan Tata Ruang Sulut

Kehadiran dan peranan Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) diharapkan mampu merumuskan kebijakan penataan ruang dan menangani berbagai permasalahan dan konflik penataan ruang di Sulawesi Utara.

Hal itu disampaikan Gubernur Olly Dondokambey, SE dalam sambutan yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Rudi Mokoginta pada rapat pleno perdana TKPRD Provinsi Sulawesi Utara yang dilaksanakan di Manado, Selasa (28/8/2018) siang.

"TKPRD bertujuan untuk memadukan, mensinergikan dan memadu-serasikan penyelenggaraan perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang dan pengendalian pemanfaatan ruang daerah," katanya.

Lanjut Gubernur Olly, sebagaimana amanat dalam pasal 22 Permendagri Nomor 116 Tahun 2017 tentang Koordinasi Penataan Ruang Daerah, pelaksanaan koordinasi TKPRD Provinsi dan TKPRD kabupaten/kota dilakukan melalui rapat koordinasi guna menghasilkan rekomendasi alternatif kebijakan penataan ruang.

"Kegiatan ini dapat memberikan efek positif dan manfaat bagi keberlangsungan pembangunan daerah dan kesejahteraan hidup masyarakat Sulawesi Utara," ungkapnya.

Terkait ruang lingkup koordinasi penataan ruang di Sulut, Gubernur Olly menerangkan bahwa hal itu meliputi perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang dan pengendalian pemanfaatan ruang.

"Dimana dalam melaksanakan tugas-tugasnya sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Utara Nomor 245 Tahun 2018, sehingga TKPRD berproses sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan bersama," bebernya.

Lebih jauh, masih dalam sambutan, untuk mendukung beberapa hal tersebut, Gubernur Olly meminta semua perangkat daerah dan lembaga terkait untuk memberikan data dan informasi pemanfaatan ruang yang akan dimuat dalam perbaikan/perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah Sulut.

"Setiap kita yang tergabung dalam TKPRD Provinsi harus berperan aktif dalam memberikan informasi dan data pada saat melakukan penerbitan kesesuaian ruang yang dimohon oleh setiap stakeholders/pemrakarsa," imbuhnya.

Untuk diketahui, TKPRD Provinsi Sulawesi Utara dalam melaksanakan tugas dibantu oleh: Sekretariat TKPRD, dengan dua kelompok kerja, bekerja sesuai dengan fungsi dan perannya dalam penerbitan rekomendasi kesesuaian tata ruang di Provinsi Sulawesi Utara. Sinergitas TKPRD juga untuk mendukung Online Single Submission (OSS) yang akan dilakukan sepenuhnya oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Daerah Provinsi Sulawesi Utara guna terselenggaranya urusan perizinan dan non-perizinan.

Rapat TKPRD turut dihadiri oleh Kepala Bappeda Ricky S. Toemandoek, perwakilan Forkopimda dan para pejabat di lingkup pemerintah kabupaten/kota se-Sulut. (Humas Pemprov Sulut)

Ibu Rita Motivasi Wanita Bolmut Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Utara ibu Rita Dondokambey Tamuntuan memberikan motivasi kepada para wanita dan ibu-ibu yang berada di Kabupaten Bolaang Mongondouw Utara untuk menjadi wanita tangguh agar mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan pertemuan TP PKK Provinsi Sulut dan TP PKK Bolmut, Selasa (28/8/2018).

Kegiatan tersebut mengambil tema Penguatan Peran Wanita di Perdesaan menuju Keluarga Sehat Sejahtera di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Ibu Rita mengajak para wanita harus mengikuti perkembangan jaman, agar dapat memperhatikan semua kegiatan keluarga baik anak maupun suami, peran wanita penting sebagai penyeimbang kehidupan keluarga. Potensi Perempuan merupakan aset daerah yang besar yang harus terus- menerus dapat dikembangkan untuk membangun daerah dan Negara Indonesia.

Sebaliknya jika penduduk perempuan tidak diberikan ruang dan kesempatan yang cukup untuk mengembangkan potensinya, maka perempuan dapat menjadi beban besar bangsa serta dapat mengurangi nilai dan hasil-hasil pembangunan yang telah dan akan dicapai.

Untuk itu perempuan atau wanita didaerah harus terus mampu mengembangkan potensi diri demi pengembangan keluarga yang sejahtera dan bahagia dalam rangka pengembangan desa dengan perempuan sebagai penggeraknya.

Hadir dalam kegiatan tersebut para pengurus TP PKK Kabupaten Bolmut beserta peserta kegiatan, perwakilan Dinas DPM-DD provinsi Sulut.(humas provinsi sulut)

Senin, 27 Agustus 2018

Pemprov Sulut Mantapkan Pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah

Dengan memperhatikan manfaat dan strategisnya peran Usaha Kesehatan Sekolah /Madrasah (UKS/M), Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Biro Pemerintahan dan Kesra menggelar Rapat Pemantapan Pembinaan dan Pengembangan Program UKS/M di Ruang WOC Kantor Gubernur Sulut, Senin (27/8/18).

Wakil Gubernur Steven Kandouw selaku Ketua Umum Tim Pembina UKS/M Provinsi Sulut dalam sambutannya yang dibawakan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs.Edison Humiang, M.Si menyampaikan apresiasinya atas terlaksananya agenda penting ini.

Dirinya memaparkan Pemprov Sulut menyadari bahwa dengan memacu pembangunan pada sektor pendidikan dan kesehatan secara langsung akan memberi dampak pada peningkatan sumber daya manusia suatu daerah.

"Peran UKS/M bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta didik dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta derajat kesehatan peserta didik," beber Wagub.

Disamping itu Wagub memaparkan mengenai kunci sukses kegiatan UKS/M terletak pada berbagai program kerja dan metode pembinaan yang saat ini menjadi tugas dan tanggung jawab Tim Pembina UKS/M.

"Sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk mencari, menemukan dan memantapkan metode pembinaan serta program kerja yang tepat sasaran dalam pengembangan UKS/M di Sulawesi Utara kedepannya," pesan Wagub seperti yang disampaikan Humiang.

Sebagaimana diketahui UKS/M adalah kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan kesehatan anak usia sekolah pada setiap jalur, jenis, dan jenjang pendidikan. UKS/M bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta didik dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat serta menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, sehingga memungkinkan pertumbuhan dan pekembangan yang harmonis peserta didik.

Sasaran UKS/M dalam Peraturan Bersama antara Kementerian Pendidikan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri ini meliputi peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, dan masyarakat sekolah.

Kegiatan pokok UKS/M dilaksanakan melalui Trias UKS/M meliputi pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan  pembinaan lingkungan sekolah sehat. 

Turut hadir dalam rapat Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat dr. Kartika Devi Tanos, MARS, Kepala Bappeda Ricky Toemandoek,  perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, para Kabag Kesejahteraan Rakyat, perwakilan Kanwil Agama seluruh Kabupaten / Kota Sulawesi Utara.

ATLIT PENCAK SILAT ASAL SULUT, BERHASIL MERAIH MEDALI EMAS ASIAN GAMES 2018

Abdul Malik Atlit pencak silat asal Sulawesi Utara, hasil binaan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga Daerah di Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar ( PPLP) yang turun di kelas B Putra 50 - 55 kg meraih medali emas Asian Games 2018.

Abdul Malik yang turun bertanding pada jam 17.30 wita berhasil mengalahkan Muhammad Faizul Nasir dari Malaysia dengan Skor ....

Dalam pertandingkan Pertama Abdul Malik unggul 3-0 dan ini bertahan sampai di babak kedua.

Selanjutnya di babak ketiga, pertandingan sempat di berhentikan akibat kecurangan pukulan  dari Muhammad Faizul Nazir yang mengakibatkan Abdul Malik mendapat perawatan dari Tim Medis.

Dalam lanjutan pertandingan itu, Abdul sukses mengalahkan Muhammad Faizul Nazir dari Malaysia dengan kemenangan mutlak 5-0.

Perolehan medali emas Abdul Malik ini, merupakan  perolehan medali emas indonesia di Asian Games yang ke dua puluh.

Di Hadapan Peserta Lemhanas, Gubernur Olly Paparkan Kemajuan Sulut

Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, SE memaparkan berbagai kemajuan Sulut di hadapan peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LVIII Lemhanas RI dibawah pimpinan Gubernur Lemhanas RI, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo, pada pertemuan yang dilaksanakan di Ruang C.J. Rantung, Senin (27/8/2018) pagi.

Gubernur Olly menuturkan, stabilitas keamanan Sulut yang terkendali, ditengah-tengah pluralitas (etnis, religi, budaya dan adat istiadat) memberikan harmoni yang indah dalam proses tumbuh kembang bangsa, sehingga memposisikan Sulut sebagai salah satu daerah teraman di Indonesia dan sangat prospektif dalam mendukung gerak langkah Indonesia di berbagai bidang pembangunan, utamanya geliat pembangunan di sektor kemaritiman dan pariwisata.

"Sektor pariwisata merupakan salah satu leading sector pembangunan di Sulut. Selama tiga tahun terakhir, terjadi peningkatan yang signifikan terkait jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulut," kata Olly.

Untuk diketahui, tahun 2015, jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Sulut sebanyak 27.059, meningkat menjadi 48.288 pada tahun 2016, dan pada tahun 2017 jumlah wisatawan mancanegara mencapai angka 86.976, serta selang bulan Januari sampai Juni Tahun 2018, jumlah wisatawan telah mencapai 59.125.

Menurut Olly, pencapaian positif ini berkat pembukaan rute penerbangan internasional langsung dari Manado ke-8 (delapan) Kota di China (PP), yakni: Makau, Guangzhou, Changsa, Hongkong, Wuhan, Chengdu, Nanchang, dan Hangzhou, serta saat ini sedang diusahakan untuk membuka penerbangan langsung dari kota lainnya di Tiongkok serta dari Korea Selatan, Australia dan Taiwan.

Lanjut Olly, Sulut juga merupakan daerah yang dikaruniai potensi sumber daya alam melimpah, baik disektor perikanan dan kelautan, energi terbarukan, pertanian dan perkebunan serta potensi pariwisata, baik wisata alam, wisata budaya dan religi maupun wisata kuliner yang sangat menjanjikan

"Menyadari kondisi dan potensi demikian, maka sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2016-2021, kami telah mengarahkan progres pembangunan daerah pada pencapaian visi terwujudnya Sulawesi Utara yang berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik, dan berkepribadian dalam budaya, yang tentunya antara lain diupayakan dengan melaksanakan pembangunan di sektor infrastruktur," beber Olly.

Lebih jauh, Olly menyebutkan, kolaborasi dan sinergitas visi serta misi yang selama ini telah dibangun dari tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota diwujudkan dalam program prioritas dan proyek strategis nasional.

Untuk Proyek Strategis Nasional; Bendungan Lolak di Kabupaten Bolaang Mongondow, Bendungan Kuwil di Kabupaten Minahasa Utara, Jalan Tol Manado-Bitung, International Hub Port Bitung, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Likupang dan Jalan Penghubung Gorontalo-Manado.

Sedangkan untuk Program Prioritas; Pengembangan Bandara Sam Ratulangi, Pembangunan Trem Dalam Kota Manado, Jalur Kereta Api Manado-Bitung, Pengembangan Kawasan Pariwisata Likupang, Manado Outer Ring Road III (Winangun-Malalayang), Pembangunan TPA Regional di Kabupaten Minahasa Utara dan Pembangunan Bendungan Sawangan Kabupaten Minahasa.  

Sebelumnya, Gubernur Lemhanas RI, Agus Widjojo menjelaskan tujuan dilaksanakannya SSDN PPRA Lemhanas di Sulut.

“Melalui program SSDN ini kita dapat memperoleh gambaran kondisi wilayah yang berkaitan dengan aspek ideologi, ekonomi, politik, sosial budaya, hankam dalam perspektif ketahanan nasional,” ucap Agus.

Pertemuan itu turut dihadiri Ketua DPRD Andrei Angouw, Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS dan para pejabat Pemprov Sulut. (Humas Pemprov Sulut)