Senin, 15 Oktober 2018

Pemprov Sulut Apresiasi Pelantikan Sekdakab Minsel

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengapresiasi pelantikan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Minahasa Selatan (Minsel) Denny Kaawoan yang menggantikan Danny Rindengan yang akan memasuki masa pensiun. Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Christiany Eugenia Paruntu di Kantor Bupati, Senin (15/10/2018) siang.

Dalam sambutannya, Gubernur Olly Dondokambey, SE yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan Dan SDM, Marhaen Royke Tumiwa mengatakan, jabatan Sekdakab mempunyai peran yang sangat penting, karena Sekda berkewajiban membantu Kepala Daerah dalam menyusun kebijakan, serta membina hubungan kerja dinas, lembaga teknis dan unit pelaksana lainnya.

"Sekretaris Daerah sesungguhnya merupakan motor penggerak organisasi Pemerintah Daerah. Saya ucapkan selamat bertugas dan berkarya serta selamat mengemban amanah kepada Sekda Minsel yang baru saja dilantik. Kiranya amanah dan kepercayaan yang diembankan, akan mampu ditunaikan serta dilaksanakan se-paripurna mungkin, bagi kemajuan daerah, nusa dan bangsa," kata Olly.

Lanjut Gubernur Olly, citra Pemkab Minsel akan sangat banyak ditentukan oleh Sekda dalam melaksanakan tugasnya. Untuk itu Olly meminta agar Sekdakab Minsel yang baru dilantik agar dapat menghayati peran dan fungsinya tersebut.

"Sehingga dalam pelaksanaan tugas dapat memberikan kontribusi yang besar untuk lebih mendinamisasikan organisasi Pemkab Minsel. Dalam hal ini, selain harus mampu mengemban seluruh aktivitas maupun tugas-tugas administratif, saudara harus terus meningkatkan kemampuan dalam menyikapi teritorial dan penyelenggaraan otonomi daerah, serta mampu berkoordinasi dan berkomunikasi secara produktif kepada seluruh institusi baik internal maupun eksternal," papar Olly.

Disamping itu, masih dalam sambutan, Olly mengimbau kepada Sekdakab Minsel yang baru dilantik, agar segera melakukan adaptasi dengan ruang lingkup tugas yang baru serta diharapkan dalam waktu singkat mampu menghadirkan perubahan yang signifikan, lewat inovasi kerja dan pelayanan.

Lebih jauh, Gubernur Olly meminta Pemkab Minsel untuk ikut mengeksplor dan mempromosikan potensi pariwisata, potensi seni dan budaya, serta berbagai kekhasan yang ada di daerah Bumi Nyiur Melambai, kepada masyarakat luas.

"Khusus pada sektor pariwisata, Pemprov Sulut terus mengoptimalkan brand pariwisata “North Sula We See” yang merupakan ajakan kepada masyarakat di seluruh penjuru dunia untuk melihat potensi atau keindahan alam serta keberagaman adat-istiadat, seni dan budaya Provinsi Sulawesi Utara yang tersebar di 15 kabupaten/kota," imbuhnya.

Pelantikan turut dihadiri jajaran Forkopimda, Wakil Bupati Franky Donny Wongkar dan para pejabat di Lingkup Kabupaten Minsel. (Humas Pemprov Sulut)

Matangkan Kesiapan Hari Revolusi Mental, Humiang Tekankan Kesiapan Setiap Panitia!

Bertempat di Ruang Kerja Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Senin (15/10), Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengadakan rapat persiapan menyambut Bulan Pemantapan Gerakan Nasional Revolusi Mental (BP-GNRM) dan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental (PKN) tahun 2018.

Kegiatan yang dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Prov Sulut, Edison Humiang yang juga didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Prov Sulut, Mecky Onibala membahas akan kesiapan panitia guna mensukseskan kegiatan tersebut.

Mengingat puncak kegiatan BP-GNRM dan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental (PKN) akan dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo pada Jumat (26/10), Humiang sekali lagi mengevaluasi kesiapan setiap SKPD terkait yang masuk dalam kepanitiaan.

Pada rapat tersebut juga, dibahas lokasi pembukaan yang dicanangkan di Lapangan Koni Manado. Disamping itu juga, pusat kosentrasi kedatangan Presiden serta rombongan diapndang Humiang menjadi pusat kesiapan ekstra, khususnya dalam segi pengamanan.

Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental Indonesia tahun 2018 mengangkay tema "Revolusi Mental Untuk Indonesia Satu, Mandiri dan Melayani". Adapun kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan dalam menyemarakan gerakan revolusi mental, yakni gerakan Indonesia melayani, gerakan Indonesia bersih (9 Oktober), gerakan Indonesia tertib (18 Oktober), gerakan Indonesia Mandiri (19 Oktober) dan gerakan Indonesoa bersatu (20 Oktober).

Dalam gerakan Indonesia melayani, Pemerintah Sulut melaksanakan gerakan aksi nyata berupa; pembuatan E-KTP bagi pemilih (didalamnya pemilih pemula) di 15 kab/kota se Sulut oleh dukcapil mulai 1-25 Oktober 2018 sebanyak 3000 E-KTP yang akan diserahkan pada tanggal 26 Oktober 2018, pengurusan 1000 sertifikat tanah bagi masyarakat di 15 kab/kota oleh ATR BPN mulai tanggal 15 oktober 2018, pelayanan pembuatan 500 SIM dengan metode mobile kerjasama polda dan dinas perhubungan Sulut seriap hari kerja + Sabtu Minggu sampai dengan 23 Oktober 2018, peningkatan Mall Pelayanan Publik oleh DPM PTP di kab/kota di Bitubg dan Tomohon sepanjang bulan Oktober 2018.

Sementara pada acara puncak pada tangal 26-28 Oktober diagendakan acara PKN-Revmen yakni, forum dialog bela negara, forum dialog pembaruan kebangsaan, pembukaan PKN-Revmen, pemutaran film dan bedah film, seminar tentang ada dan kepercayaan, rembuk nasional (5 gerakan), pameran inovasi pelayanan publik dan inovasi kreatif anak bangsa, pementasan seni dan budaya daerah dan kontemporer serta karnaval budaya.

Nampak juga dalam rapat tersebut kehadiran dari setiap kepala SKPD yang masuk dalam susuan kepanitian, para pihak pengamanan baik TNI dan POLRI (humas provinsi sulut)

Minggu, 14 Oktober 2018

Hadiri Hut Ke-22 Jemaat GMIM Bukit Zaitun Kalawat, Gubernur Olly Ingatkan Untuk Saling Membantu Sesama.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE beribadat bersama Jemaat GMIM Bukit Zaitun Kalawat yang juga dirangkaikan dengan Hut Ke 22 Jemaat GMIM Bukit Zaitun Kalawat pada Minggu (14/10).

Dalam sambutanya, Gubernur melihat bahwa capaian Hut ke 22 ini sebagai suatu bentuk perwujudan iman kepada Tuhan sehingga Jemaat bisa merayakan hut ke 22. Disamping itu juga, Gubernur menyampaikan rasa terima kasih atas keterlibatan gereja bersama dengan Pemerintah terlebih dalam rasa kepedulian terhadap saudara saudara yang ada di Sulteng.

"saya sangat berterima kasih karena peran masyarakat gereja didalam kebersamaan seperti kepedulian Sulut terhadap saudara kita yang mengalami bencana," ujar Gubernur.

Hal ini dijelaskan Gubernur dengan hampir 500 ton jumlah bantuan berupa makanan dari masyarakat Sulut. Lanjutnya pula, bentuk kepedulian ini merupakan bukti bahwa rezeki terus mengalir bagi masyarakat Nyiur Melambai.

Lebih dalam lagi, lanjut Gubernur, peringatan syukur hut ke 22 Jemaat Zaitun Kalawat ini menjadi titik refleksi atas kasih karuna Tuhan bagi jemaat, karena dengan saling membantu baik kepada sesama maupun kepada non Kristen, makan berkhat Tuhan selalu mengalir kepada gereja dan juga bagi daerah.

Nampak juga para pejabat Pemprov turut hadir dalam Hut ke 22 Jemaat GMIM Bukit Zaitun Kalawat. (humas provinsi sulut)

Gubernur Olly Apresiasi Ivent Potato Festival 2018 Di Modoinding

Ivent Potato Festival 2018 yang digelar pada Sabtu (13/10) di Desa Pinasungkulan, Kecamatan Modoinding, Kab. Minsel berlangsung meriah dan sukses. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat ini, menjual berbagai potensi hasil bumi masyarakat Sulawesi Utara.

Pemerintah Sulawesi Utara sebagaimana yang disampaikan oleh kadis Pertanian Novly Wowiling selaku yang mewakili Gubernur, menyampaikan dukungan penuh Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw atas ivent-ivent yang memberikan dampak positif bagi pertumbuhan Sulawesi Utara.

Dijelaskan dalam sambutan Gubernur, hal tersebut dapat dilihat dari Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara pada akhir tahun 2017 tumbuh sebesar 6,32%. Kemudian di bidang pariwisata jumlah wisatawan mancanegara di bulan Februari tahun 2018 sebanyak 10.794 orang. Jumlah tersebut meningkat sebesar 110,86 persen dibandingkan bulan Februari 2017.

Sejalan dengan itu, Gubernur melihat bahwa penyelenggaraan Modoinding Potato Festival yang ke-lima kalinya saat ini, menjadi wujud nyata kontribusi positif dari segenap komponen masyarakat di Kabupaten Minahasa Selatan, yang telah terbukti menunjang progres pembangunan daerah sehingga kegiatan ini menjadi patut untuk diapresiasi dan disukseskan bersama.

Nampak juga dalam ivent tersebut Bupati Minahasa Selatan, Ibu DR. Christiany Eugenia Paruntu, SE., Wakil Bupati Minahasa Selatan, Bapak Franky Donny Wongkar, SH., Forkopimda kab. Minsel serta segenap masyarakat Minsel. (humas provinsi sulut)

Wakili Gubernur, Hutagaol buka Rally Rosario Orang Muda Katolik (OMK)

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang diwakili Plt. Kepala Dinas Kehutanan Ir. James Hutagaol membuka Kegiatan Rally Rosario Orang Muda Katolik (OMK) Se-Keuskupan Manado (Meliputi Prov. Sulut, Gorontalo Dan Sulteng). Di Gereja Katolik Santa Theresia Malalayang. Kemarin (13/10)

Hutagaol menyampaikan pelaksanaan Rally Rosario ini perlu dipahami sebagai salah satu langkah sangat strategis untuk mengisi masa muda para generasi muda gereja khususnya OMK agar semakin bermakna.

"Melalui kegiatan ini tidak hanya kebersamaan dan kreatifitas para peserta saja yang akan terbangun, namun juga aspek kecerdasan spiritual, emosional, dan sosial dari para OMK juga dapat terbangun," harapnya

Lebih jauh Hutagaol mengajak kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan semangat juang yang tinggi, tampilkan yang terbaik dan junjung tinggi sportifitas sehingga input positif yang di peroleh nantinya.

Kegiatan ini diawali dengan ibadah misa yang diikuti oleh seluruh peserta Rally Rosario se-keuskupan manado yang dipimpin oleh uskup manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu, MSC yang didampingi Pastor Paroki St. Theresia Malalayang Laurentius Karamoy Pr.

Ketua umum panitia Richard Soekojo mengatakan bahwa para Peserta adalah benar Orang Muda Katolik (OMK) yang berasal dari Paroki, Stasi, SMA dan Perguruan Tinggi. Setiap regu berjumlah enam orang. Peserta wajib mengikuti misa pembukaan dan misa penutupan
Setiap regu memakai seragam dan rapi.

Sabtu, 13 Oktober 2018

Kembangkan TIK Pendidikan Sulut, Gubernur Olly Terima Penghargaan Kihajar Madya Dari Kemendikbud RI

Komitmen Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw untuk membangun Sulawesi Utara lebih maju, berdaya saing dalam segala bidang kembali mendapat apresiasi dari pemerintah pusat.

Kembali Provinsi Sulut mendapat penghargaan dalam bidang pendidikan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom). Penghargaan tersebut Adalah Anugerah Kita Harus Belajar (Kihajar) Madya 2018.

Penghargaan diberikan kepada para kepala daerah yang telah menunjukkan kepedulian dan komitmen terhadap pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk dunia pendidikan dan kebudayaan. Penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, yang diwakili Sekjen Kemendikbud, Didik Suhardi  kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey, dalam acara malam anugerah kihajar 2018, Jumat (12/10/2018) di Jakarta.

Mendikbud Muhadjir Effendy  menyerahkan Anugerah Kihajar kepada 16 kepala daerah se Indonesia, bagi gubernur dan walikota/bupati. Anugerah Kihajar kepada Gubernur Sulut diberikan sebagai penghargaan kepada pemerintah daerah yang berprestasi dalam pendayagunaan TIK untuk pendidikan.

Tahun ini menjadi tahun yang ke-7 Kemendikbud memberikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintahan kabupaten/kota dan provinsi atas segala upayanya dalam membuat kebijakan, mengembangkan, serta mengimplementasikan TIK.

Gubernur Olly menyampaikan terima kasih kepada Kemendikbud RI yang telah memberikan penghargaan bagi Sulut, penghargaan ini akan lebih memotivasi bagi jajaran Pemerintah Sulut khsusnya Dinas Pendidikan untuk lebih memajukan pendidikan Sulut, serta menghasilkan sumber daya manusia yang berkompeten dan memiliki daya saing.

Anugerah Kihajar juga diberikan kepada para pemenang Kuis Kita Harus Belajar (Kihajar), pemenang Festival Video Edukasi dan Lomba Mobile Kihajar, serta penghargaan Radio Peduli Pendidikan dan Kebudayaan.

Diketahui Tujuan khusus Anugerah Kihajar untuk meningkatkan kebiasaan belajar siswa Indonesia, menumbuhkan kemandirian bangsa dalam memanfaatkan dan mengembangkan TIK untuk pendidikan, mendorong individu dan lembaga untuk menghasilkan karya inovatif dalam pengembangan potensi TIK,  mendorong pengembangan kebijakan yang berpihak pada pendayagunaan TIK untuk pendidikan, memberikan penghargaan kepada kepala daerah dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan/pelatihan melalui pendayagunaan TIK.

Penganugerahan didahului pendaftaran dan pelengkapan berkas oleh Dinas Pendidikan provinsi, kabupaten atau kota pada bulan Agustus hingga awal September 2018. Proses kemudian berlanjut pada penilaian yang dilakukan pada pertengahan September hingga awal bulan Oktober. Tim juri yang menilai terdiri dari praktisi TIK, akademisi, perwakilan media, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta internal Kemendikbud.(humas provinsi sulut)

Jumat, 12 Oktober 2018

Monitoring Integrasi OSS, Tim Kedeputian V Kantor Staf Presiden Kunker Ke Sulut

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Edison Humiang menerima Kunjungan Kerja Tim Kedeputian V Kantor Staf Presiden Dalam Rangka Monitoring Proses Integrasi Perizinan Kapal Penangkap Ikan Ke Dalam Online Single Submission (OSS) yang dilaksanakan Di Ruang F.J. Tumbelaka, Jumat (12/10/2018) pagi

Dalam sambutannya, Humiang mengatakan, Pemprov Sulut terus melakukan pembenahan pada sektor pelayanan publik termasuk menerapkan proses pelayanan dan pelaporan secara elektronik dan menerapkan sistem OSS dalam proses integrasi perizinan kapal.

"Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018, maka terkait penerapan sistem OSS sendiri, Pemprov Sulut berupaya melakukan sosialisasi yang efektif agar pelaksanaan berbagai kebijakan dan sistem OSS dapat benar-benar diterapkan secara efisien dan dapat dimengerti dengan mudah oleh segenap stakeholder pembangunan dan seluruh pihak terkait di Sulut," kata Humiang.

Disamping itu, menurut Humiang, Pemprov Sulut melalui DPMPTSP Daerah Provinsi juga telah membangun sistem pelayanan perizinan dan nonperizinan online yakni SI-OBET (Sistem Informasi Online Berbasis Elektronik Terpadu).

"SI-OBET merupakan sistem yang dibangun untuk mempermudah dan memperlancar pengajuan permohonan perizinan dan nonperizinan, serta membantu pemohon untuk memantau proses perizinan dan nonperizinan secara online. SI-OBET ini kedepan akan diintegrasikan dengan OSS dalam penerapannya," ujar Humiang.

Terkait dengan progres integrasi perizinan kapal perikanan dan kapal niaga dengan sistem OSS, Humiang menerangkan bahwa proses pengefektifan Nomor Induk Berusaha (NIB) dilakukan oleh DPMPTSP Kabupaten dan Kota sedangkan untuk DPMPTSP Provinsi berperan sebagai pengawas serta mengawal berjalannya OSS sambil menunggu NSPK diterbitkan oleh Kementerian dan Lembaga OSS.

Lebih jauh, masih dalam sambutan, Humiang merespon positif kunker tersebut karena mampu menjadi wadah evaluasi terhadap progres integrasi perizinan kapal perikanan dan kapal niaga dengan sistem OSS guna mencermati berbagai kekurangan dan hambatan yang ada sehingga pada muaranya nanti dapat mendorong program prioritas kemaritiman demi kemajuan daerah.

"Sekaligus menghasilkan rekomendasi konstruktif yang dapat diimplementasikan untuk percepatan proses integrasi perizinan kapal penangkap ikan dan kapal niaga ke dalam Online Single Submission," ungkap Humiang.

Sebelumnya Ketua Tim Kunker Kedeputian V Kantor Staf Presiden Alan Koropitan menerangkan tujuan kedatangannya ke Sulut.

"Kami melakukan pemantauan dan persiapan di seluruh Indonesia untuk laporan empat tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla terkait program prioritas kemaritiman," kata Alan.

Pertemuan itu turut dihadiri oleh para pejabat Pemprov Sulut dan perwakilan dari kabupaten dan kota se Sulut. (Humas Pemprov Sulut)