Kamis, 29 November 2018

Sabtu, Christmas Festival 2018 Dimulai, hadirkan beragam hiburan Gratis Bagi Masyarakat


Christmas Festival 2018 segera dilaksanakan oleh pemerintah Sulawesi Utara. Jika tidak ada aral melintang rencananya pada Sabtu (1/12/2018) nanti acara tersebut akan resmi dibuka oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

Berbagai kegiatan nantinya akan dilaksanakan saat pembukaan Christmas Festival 2018, diantaranya parade santa, terjun payung, ibadah oikumene dan konser rohani dengan bintang tamu Ello Tahitoe.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan parade santa pada pukul 14.00 wita mengambil start di God Bless Park dan Finish di area pohon kasih kawasan mega mas, setelah itu dilanjutkan dengan acara lainnya hingga selesai. Semua kegiatana ini terbuka  dan gratis bagi masyarakat Sulut. Untuk itu panitia mengajak semua kalangan untuk mensukseskan bersama kegiatan ini.

Diketahui, kegiatan Christmas Festival 2018 yang akan dimulai pada tanggal 1 Desember s/d 31 Desember ini dikemas sedemikian baik agar dapat mengundang masyarakat Nyiur Melambai untuk ikut terlibat di dalamnya. Seperti kehadirian musisi  internasional Michael Bolton yang renca anya akan menggelar konser di kota Manado,  para penerjun payung oleh para santa serta bazaar/kampung kuliner.

Berikut agenda kegiatan selama Christmas Festival 2018:

1.  Parade santa (1 Desember)
2. Terjun payung (1 Desember)
3. Pembukaan oikumene (1 Desember)
4. Nyanyian lagu malam kudus (1 Desember)
5. Pohon natal dan ornamen natal (1-31 Desember)
6. Bazaar natal dan kampung kuliner (1-20 Desember) tentative
7. Santa claus anak (1-20 Desember)
8. Flash mob paduan suara (5 Desember)
9. Konser kolintang (6 Desember)
10. Lomba parade kendaraan hias (7 Desember)
11. Tari tradisi anak remaja (7 Desember)
12. Masamper (8 Desember)
13. Maengket (14 Desember)
14. Penampilan batik se-Sulut (15 Desember)
15. Lomba kampung natal (1-31 Desember)
16. Lomba idol (tentative)
17. Malam tahun baru (31 Desember)

Jadi Irup pada Hut KORPRI Ke-47, Sekprov Bacakan Sambutan Presiden RI

Dalam rangka Hut KORPRI ke 47, Pemerintah Sulawesi Utara melaksanakan  apel KORPRI bersama bagi seluruh Apartur Sipil Negara (ASN) yang ada di lingkup Pemprov Sulut, Kamis (29/11).

Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara Edwin Silangen bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) yang dipusatkan di lapangan Kantor Gubernur Sulut. Dalam arahannya, Sekprov menyampaikan sambutan Presiden RI Joko Widodo.

"Saya apresiasi tema peringatan Hut ke 47, korpri adalah korpri melayani, bekerja dan menyatukan bangsa," sahut Sekprov saat membajakan sambutan Presiden.

Sementara dalam menyambut pelaksanaan legislatif dan pilpres 2019, Presiden menghimbau kepada segenap ASN harus netralitas dan juga profesionalisme. Disamping itu juga, Presiden mengingatkan akan panca prasetya KORPRI.

Lebih dalam lagi, masih dalam sambutan Presiden, Sekprov mengingatkan bahwa dalam kompetisi global, bangsa Indonesia membutuhkan anggota KORPRI yang disiplin, bertanggungjawab dan berorientasi kerja.

"segera tinggalkan pola pikir masa lalu seperti ego sektoral, mental priyayi, mental penguasa, serta mental koruptif," sahutnya.

Momentum peringatan hari KORPRI ini, dirangkaikan juga dengan penyerahan SK (surat keputusan) pemberhentian secara hormat dan juga kenaikan pangkat bagi ASN yanga ada di lingkup Pemprov Sulut. Nampak juga hadir dalam apel KORPRI tersebut para pejabat Pemprov Sulut. (humas provinsi sulut)

Rabu, 28 November 2018

Sekprov Silangen Terima Kunjungan Tim Unhan




Dekan Fakultas Pertahanan Mayjen TNI Hipdizah dan Tim dari Universitas Pertahanan (Unhan) mengunjungi Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Rabu (28/11/2018) pagi yang diterima langsung oleh Sekprov Edwin Silangen, SE, MS.

Pada kesempatan itu, Mayjen Hipdizah mengatakan, selama study visit di Sulut, Unhan juga akan mengunjungi Gubernuran, Kodam, Polda, Danlanud dengan tujuan mendapatkan data- data maupun presentasi sebagai bahan pengembangan pengetahuan mahasiswanya.

"Karena Unhan ada pasca sarjana mungkin untuk penulisan tesis dan paper-paper lainnya," kata Hipdizah.

Hipdizah menuturkan dipilihnya Sulut karena berbatasan langsung dengan negara tetangga sehingga banyak hal penting yang dapat dijadikan bahan penelitian.

"Nanti ada bahan masukan dari Pemprov dan bahan pembelajaran dari mahasiswa Universitas Pertahanan dari studi visit ini" ujar Hipdizah.

Sementara itu, Sekprov Silangen menyambut baik kunjungan tim Universitas Pertahanan ke Sulut.

" Pemprov Sulut akan persiapkan kedatangan para mahasiswa ini," kata Silangen.

Menurut Silangen, ada beberapa program studi yang akan diikuti tim Unhan. Dia juga menghimbau kepada para ASN bisa mengikuti program ini.

Diketahui tahun depan ada 90 mahasiswa dan 20 pendamping dari Universitas Pertahanan yang akan datang studi visit di Sulawesi Utara.

Turut hadir dalam pertemuan ini Asisten Pemerintahan dan Edison Humiang dan Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Jemmy Kumendong.

Gubernur Olly hadiri acara pembukaan expo 70 tahun Gereja Protestan di indonesia bagian barat (GPIB)

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE menghadiri acara pembukaan expo 70 tahun GPIB, yang bertempat di gedung jala puspita Jakarta, Rabu (28/11/2018).

Dalam sambutannya Gubernur Olly mengatakan bahwa sarana pembinaan maupun pembekalan pengetahuan dan pemahaman rohani, senantiasa menjadi hal yang perlu terus dihadirkan ditengah-tengah kehidupan warga gereja, guna meningkatkan dan memperkuat nilai-nilai religius, terutama dalam mengaplikasikan tugas panggilan gereja yaitu bersekutu, bersaksi dan melayani.

Melalui kegiatan "expo 70 tahun GPIB" ini, kiranya warga Gereja Protestan di indonesia bagian barat akan lebih memahami maksud dan tujuan panggilan Tuhan untuk melayani, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan dan peluang diera globalisasi dan modernisasi saat ini, agar memiliki jati diri dan pola perilaku sesuai kehendak Tuhan," ujar Gubernur.

Kegiatan cerdas dan produktif ini juga, kiranya dapat dimanfaatkan sebagai wahana pembinaan yang sistematis,terencana dan terfokus guna menghasilkan warga gereja yang memiliki budi pekerti dan iman yang berkualitas, disamping itu agar menjadi warga geraja yang kuat,kokoh dan tangguh serta sanggup mengimbangi tantangan global.

Lebih jauh lagi dalam sambutannya, Gubernur Olly berharap melalui kegiatan ini dapat dijadikan sebagai momentum penting dan strategis bagi revitalisasi dan pemantapan peran serta eksistensi warga GPIB ditengah-tengah kehidupan bergereja,berbangsa dan bernegara,
terutama untuk memberikan kontribusi positif bagi pembangunan gereja dan bangsa.(humas provinsi sulut)

PEKAN OLAHRAGA PELAJAR WILAYAH V TAHUN 2018 RESMI DI GELAR

Pekan Olahraga Pelajar Wilayah V Tahun 2018 merupakan ajang seleksi bagi atlit pelajar menuju Pekan Olahraga Nasional XV Tahun 2019 yang akan dilaksanakan di Papua. Pertemuan ini bertempat di Hotel Peninsula Manado, Rabu (28/11).

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE yang di wakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekda Prov. Sulut Drs. Edison Humiang  didampingi Staf Ahli Bidang Kerja sama Kelembagaan Kemenpora Drs. Chandra Bakti, M.Si membuka langsung kegiatan tersebut.

Dalam sambutan Gubernur yang di bacakan asisten, Gubernur Olly mengatakan bahwa kegiatan Ini merupakan wujud nyata dari kepedulian  serta totalitas pengabdian dalam mengiringi gerak pacu pembangunan bangsa di bidang Olahraga, untuk itu Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Pekan Olahraga Pelajar serta   selamat datang di bumi nyiur melambai kepada para peserta dan segenap official tim.

"Olahraga merupakan sarana pembangunan manusia yang sangat efektif dalam menghasilkan manusia manusia unggul yang tidak saja sehat secara jasmani namun juga disiplin, sportif, ulet serta pantang menyerah dan karakter manusia inilah yang kemudian sangat dibutuhkan oleh bangsa Indonesia dalam menapaki era globalisasi sekarang ini sehingga dapat eksis dan tampil terdepan bersama bangsa-bangsa maju lainnya" kata Gubernur Olly Dondokambey.

Lebih lanjut di katakannya , Olahraga merupakan sarana pemersatu bangsa yang sangat efektif karena dalam sejarah perjalanan bangsa indonesia telah membuktikan bahwa semangat dan keinginan rakyat untuk menyaksikan bumi pertiwi indonesia mencatatkan prestasi tetinggi di bidang olahraga telah menghipnotis seluruh komponen bangsa dengan neninggalkan segala bentuk perbedaan yang dimiliki, untuk kemudian saling bahu membahu dan saling mendukung  dalam satu kesatuan demi prestasi bangsa.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kepemudaan dan olahraga Daerah Provinsi Sulawesi Utara M.M. Sendoh, SH, M.Si dalam laporan menyatakan bahwa Pekan Olahraga Pelajar Wilayah V dilaksanakan pada tanggal 27 November - 3 November 2018 dan mempertandingkan Delapan Cabang Olahraga yaitu Sepak Bola, Sepak Takraw , Bola Volly, Bola Basket, Tenis, Tenis Meja, Bulutangkis dan Pencak Silat.

Lanjutnya pula, peserta  Pekan Olahraga Pelajar Wilayah V Tahun diikuti Enam Provinsi dengan total Oficial/Pelatih/Atlit pelajar sebanyak  665 orang dengan rincian Sulawesi Utara 155 orang,  Sulawesi Tengah 151 orang, Maluku 64 orang,Maluku Utara 87 orang,Papua Barat  88 orang dan Gorontalo 120 orang.

Sementara itu Drs. Candra Bakti, M.Si dalam sambutan, menyatakan bahwa  kemajuan suatu bangsa yang maju saat ini di ukur melalui 3 indikator yaitu Ekonomi, pertahanan serta Olahraga dan untuk itu berbanggalah adik adik sudah mengikuti pekan olahraga pelajar.(Humas provinsi sulut)

Selasa, 27 November 2018

Belanda Siap Bantu Sulut Kembalikan Kejayaan Komoditi Kopra

Anjloknya harga  jual Komoditi Kopra membuat Pemerintah Provinsi Sulut melakukan berbagai hal demi mengembalikan kejayaan harga kopra. Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengutus
Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven Kandouw memperjuangkan harga Kopra yang turun hingga ke negara Belanda, hal itu di sampaikannya langsung kepada Wakil Duta Besar RI untuk Belanda Fikry Casidi di Kantor Kedutaan Besar RI di Den Haag, Senin (26/11/18).

Dalam Penjelasan Wakil Dubes sendiri menyampaikan bahwa sejak beberapa bulan terakhir produk kopra yang masuk ke Belanda mengalami penurunan yang signifikan dan ini menjadi fenomema  secara global.

Oleh karenanya pihak Kedutaan akan melaksanakan market inteligen terhadap beberapa produk Indonesia yang mengalami  fluktuasi harga tersebut.

Global price untuk harga kelapa dan sawit mengalami penurunan cukup signifikan. Kedutaan RI di Belanda akan melaksanakan ecinomic intelijen utk mencari solusi pelemahan harga ekspor kelapa dan komiditi lainnya yang mengalami trend penurunan secara global. Jika solusi ditemukan Negara Belanda segera mungkin akan membantu Indonesia dalam mengembalikan harga jual kopra.

Dalam kunjungan tersebut Wagub bersama rombongan juga melakukan studi Capacity Building yang dirangkaikan dengan agenda Interfaith Dialogue tersebut, Wagub Kandouw membawa serta rombongan beberapa pejabat Eselon II Pemprov Sulut.

Capacity Building sendiri diharapkan dalam konteks pembangunan dewasa ini, tidak ada tujuan lain selain untuk menciptakan tata kepemerintahan yang baik atau yang lebih dikenal dengan good governance. Suatu kondisi kepemerintahan yang yang dicita-citakan semua pihak dan mampu menjawab persoalan-persoalan dunia saat ini.(humas provinsi sulut)

Pelayanan Samsat Pemprov Sulut Raih Penghargaan Dari Kemenpan RB RI

Komitmen Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw dalam membangun sistem birokrasi yang kredibel dan pelayanan publik baik terus mendapat  apresiasi dari pemerintah pusat.

Kali ini, Unit Pelaksana Teknis Daerah Pendapatan Manado Bapenda Prov. Sulut, yang dipimpin oleh Kepala Badan, Olvie Atteng SE, M.Si menerima Penghargaan dengan Nilai B, (Kategori Baik),  penghargaan ini hanya diterima 5 UPTD Pendapatan (Samsat) se Indonesia.

Capaian ini diraih berdasarkan Peraturan Menteri PANRB Nomor 17 Tahun 2017 Tentang Pedoman Penilaian Kinerja Unit Penyelenggara Pelayanan Publik pada tahun 2018 telah melakukan evaluasi kinerja unit pelayanan publik tertentu pada pemerintah daerah terpilih. Hasil evaluasi penyelenggaraan pelayanan publik tersebut dilaksanakan pada Selasa, (27/11/2018), di Balai Kartini Jakarta.

Terdapat enam 6 aspek yang dinilai dalam penghargaan, yakni kebijakan pelayanan, profesionalisme SDM, sarana prasarana, sistem informasi pelayanan publik (SIPP), konsultasi dan pengaduan serta inovasi yang kemudian disilangkan untuk menghasilkan indokator dengan enam prinsip evaluasi yakni keadilan, partisipasi, akuntabilitas, transparansi, berdayaguna, dan aksesibilitas. 

Seperti dikutip dari rilis Humas Kemenpanrb RI dimana Menteri PANRB, Syafruddin menjelaskan, evaluasi bukan untuk menentukan benar atau salah, bukan pula untuk menumbuhkan kompetisi yang meng-gradasi kualitas pelayanan publik dan bukan sebagai “pacuan / perlombaan” yang mendiskriminasi kualitas. Evaluasi dimaksudkan untuk memberikan asistensi bagi kekurangan sehingga bisa diperbaiki, serta mendorong terwujudnya clean and good governance, serta lebih mendorong bagaimana pelayanan itu bermanfaat langsung bagi rakyat.

Segenap jajaran Bapenda Sulut menyampaikan terima kasih atas kerjasama seluruh tim yang tergabung dalam pelayanan satu atap Kantor Bersama Samsat, yang didalamnya bersama dengan pihak Ditlantas Polda Sulut, PT. Jasa Raharja Sulut, dan Bank SulutGo Optimis tahun 2019 mendatang, akan mendapatkan nilai A dan akan terus berprestasi untuk Sulut Hebat.(humas provinsi sulut)