Jumat, 04 Januari 2019

Kunjungan Silaturahmi Ke Kota Bitung, Wagub Kandouw Ingatkan 10 Prioritas Pembangunan Sulut

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven O.E. Kandouw melakukan kunjungan silahturahmi dengan ASN di lingkup Pemprov Sulut yang bekerja di Kota Bitung, Jumat (4/1/2019) siang.

Pada kesempatan itu, Wagub Kandouw menerangkan komitmen Gubernur Olly Dondokambey, SE untuk mencapai prestasi yang lebih baik pada tahun 2019 dengan mencapai 10 Prioritas Pembangunan.

Adapun prioritas tersebut adalah penanggulangan kemiskinan, pengangguran, pembangunan pendidikan, pembangunan kesehatan, revolusi mental dan reformasi birokrasi, Infrastruktur dan pengembangan wilayah termasuk wilayah perbatasan, kedaulatan pangan, trantibmas dan sukses Pemilu Presiden dan Legislatif, Peningkatan daya saing investasi, Pembangunan pariwisata dan Pengelolaan bencana dan mitigasi iklim.

"Sepuluh program prioritas ini hanya bisa tercapai dengan loyalitas, dedikasi dan integritas," kata Kandouw.

Kandouw juga menegaskan bahwa saat ini di Pemprov Sulut telah berlaku merit system bagi seluruh ASN, artinya siapa yang berprestasi akan dipromosi.

"Aspek ini dipakai oleh Bapak Gubernur sehingga pemerintah provinsi mendapat capaian yang baik," beber Kandouw.

Selain itu, Kandouw juga menegaskan Pemprov Sulut berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kesehatan untuk seluruh masyarakat Sulut.

"Bagian selatan mudah-mudahan tahun ini diresmikan rumah sakit Kotamobagu yang mendapatkan hibah dari Pemprov Sulut sebesar 50 milyar dan tahun ini mulai dibangun RS Pemprov di Manado, RS umum dan rumah sakit mata dengan nilai total 400 milyar," ungkap Kandouw.

Khusus Bitung bagaian utara, tambah Kandouw akan dibangun rumah sakit international dan bisa melayani masyarakat nusa utara karena posisi Bitung sebagai pelabuhan Hub Port serta akan juga di bangun rumah sakit untuk melayani rakyat nusa utara.

"Kalau rumah sakit ini sudah mantap bisa usulkan helikopter untuk menjemput pasien dari pulau bisa di jemput dengan helikopter asalkan rumah sakit ini sudah bagus" harap Kandouw

Pada kesempatan itu, Pemprov Sulut memberikan bantuan sebanyak dua buah ambulans dan alat-alat kesehatan untuk memenuhi kebutuhan peralatan RSUD Bitung sekaligus syukuran keluarga besar RSUD Bitung berhasil lulus akreditasi dengan peringkat utama empat.

Pertemuan itu turut dihadiri Wakil Walikota Bitung Maurits Mantiri, Asisten 1 Pemprov Sulut Edison Humiang, Kadis Kesehatan Deybie Kalalo dan Direktur RSUD Bitung Pieter Lumingkewas. (Humas Pemprov Sulut)

Gubernur Olly Ibadah Natal Bersama KKPGA Rayon Manado

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE menghadiri Acara Perayaan Ibadah Natal 2018 dan Syukur Tahun Baru 2019 Keluarga Besar Kerukunan Keluarga Pendeta dan Guru Agama (KKPGA) GMIM Rayon Manado di Ruang Mapalus Kantor Gubernur, Jumat (04/01/2019)

Dalam sambutannya Gubernur Olly mengajak kepada para Hamba-hamba Tuhan dan masyarakat untuk bersatu dan bekerja membangun Sulut yang maju dan sejahtera.

“Jangan hanya sekedar maju jalan ditempat, tapi harus melangkah jauh sehingga tidak tertinggal dengan provinsi lainnya,” kata Olly.

Peran Gereja dan Pemerintah selama ini sudah bisa dilihat dengan kemajuan-kemajuan Pembangunan yang ada di Provinsi Sulawesi Utara.

"Dengan begitu banyak Gereja dan Pastori yang telah diresmikan dan ditahbiskan artinya pembangunan itu berjalan dengan baik," katanya.

Lebih jauh lagi Gubernur Olly menyebut masuknya investor yang berusaha di Sulut serta pembangunan infrastruktur adalah bukti semakin majunya pembangunan Sulut.

“Kita bersyukur karena semakin banyak investor yang masuk ke Sulawesi Utara. Pembangunan infrastruktur juga terus berjalan seperti Jalan Tol Manado-Bitung dan Bendungan Kuwil,” ungkap Olly.

Selain itu, Olly juga menerangkan majunya sektor pariwisata di Sulut saat ini juga didukung banyaknya tempat wisata yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Sulut.

Lebih lanjut, Olly mengimbau semua pihak untuk senantiasa mampu menjaga dan  memelihara kerukunan dan kedamaian, sehingga dapa mempertahankan Provinsi Sulawesi Utara sebagai salah satu Provinsi paling Toleran di Indonesia.

Turut Hadir Sekretaris Provinsi Sulut Edwin H. Silangen, MS, Ketua Sinode GMIM Pdt. Dr. Hein Arina sekaligus Khadim, Kepala Badan Kepegawaian Provinsi Sulut DR. Femmy J. Suluh yang juga sebagai Ketua Panitia, para pejabat Eselon II dilingkup Provinsi Sulut.(humas provinsi sulut)

Kamis, 03 Januari 2019

Gubernur Olly Hadiri Perayaan Natal KKPGA GMIM Rayon Minut

Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, SE menghadiri Perayaan Natal 2018 dan Syukur Tahun Baru 2019 Keluarga Besar Kerukunan Keluarga Pendeta Dan Guru Agama (KKPGA) GMIM Rayon Minahasa Utara di Aula Jean’s House Airmadidi Atas, Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (3/1/2019) malam.

Dalam sambutannya, Gubernur Olly mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu dan bekerja membangun Sulut yang maju dan sejahtera.

"Jangan hanya sekedar maju jalan ditempat, tapi harus melangkah jauh sehingga tidak tertinggal dengan provinsi lainnya," kata Olly.

Gubernur Olly menyebut masuknya investor yang berusaha di Sulut serta pembangunan infrastruktur adalah bukti semakin majunya pembangunan Sulut.

"Kita bersyukur karena semakin banyak investor yang masuk ke Sulawesi Utara. Pembangunan infrastruktur juga terus berjalan seperti Jalan Tol Manado-Bitung dan Bendungan Kuwil," ungkap Olly.

Selain itu, Olly juga menerangkan majunya sektor pariwisata di Sulut saat ini juga didukung banyaknya tempat wisata yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Sulut.

Lebih lanjut, Olly mengimbau semua pihak untuk senantiasa mampu memberikan kontribusi positif, baik melalui sumber ide yang kreatif, progresif dan inovatif, maupun karya nyata, terhadap setiap kebijakan dan berbagai program pembangunan daerah di Sulut.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Bupati Minut Vonny Panambunan, Ketua BPMS GMIM Pdt. Hein Arina, Ketua Pengurus Kerukunan KKPGA GMIM, Pdt. Vanny N. Arina-Suoth dan para pengurus KKPGA GMIM Rayon Minut. (Humas Pemprov Sulut)

Gubernur Olly dan Wagub Steven Ibadah Natal Bersama Gembala Dan Pelayan GPdi Se-Sulut

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE bersama Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw beserta Sekdaprov Edwin Silangen SE, MS, menghadiri perayaan natal bersama dengan Gembala serta Pelayan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdi) se-Sulawesi Utara di ruang Mapalus Kantor Gubernur, Kamis (3/1/2019).

Dalam sambutan, Gubernur Olly berpesan kepada seluruh pelayan GPdi serta Gembala yang turut serta hadir bersama dalam peribadatan tersebut agar selalu melangkah kedepan ketimbang melihat kebelakang.

"Pengorbanan pengorbanan yang kita lakukan yang lalu akan membawa berkhat kepada kita kedepan", tegas orang nomor satu di Sulut.

Disamping itu juga, Gubernur mengapresiasi kepada segenap tokoh-tokoh agama dan masyarakat yang memberikan kontribusi yang besar. Hal ini tercermin dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara yabg berimbas pada berkurangnya tingkat kemiskinan serta kesenjangan sosial.

"Ini semua berkhat peran dari tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh agama yang memberikan kotbah yang membuat masyarakat tentram, damai dan sejahtera", lanjut Gubernur Olly.

Sejalan dengan itu, Gubernur mengajak kepada semua lapisan masyarakat untuk terus tingkatkan sinegritas  serta langkah kerja dalam rangka mengupayakan karya dan kerja yang semakin optimal guna menjawab berbagai peluang yang datang silih berganti.

Kemeriahan perayaan natal tersebut semakin bertambah dengan adanya bantuan dana hiba oleh pemerintah kepada gereja GPdi sebesar 1 Miliar rupiah serta juga ada games menarik dengan undian berhadia yang dilaksanakan oleh pemerintah dan panitia.

Hadir juga dalam perayaan tersebut Ketua Majelis Daerah GPdi Sulut Pdt. Ivonne Awuy-Lantu serta jajaran pejabat eselon II lingkup Pemprov Sulut. (humas provinsi sulut)

Pimpin Apel Perdana 2019, Gubernur Olly Ajak ASN & THL Dukung 10 Prioritas Pembangunan Sulut

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE memimpin apel perdana tahun 2019 yang diikuti ribuan ASN dan THL Pemprov Sulut di halaman kantor Gubernur, Kamis (3/1/2019) pagi.

Dalam sambutannya, Gubernur Olly menerangkan, prestasi kerja yang dicapai Pemprov Sulut pada tahun 2018 lalu tidak terlepas dari catatan yang harus menjadi bahan evaluasi. Karenanya pelaksanaan apel perdana adalah momentum penting bagi Pemprov Sulut dalam mengawali tugas membangun Sulut di tahun 2019.

"Apel perdana di setiap awal tahun perlu dimaknai sebagai bentuk pemenuhan tanggungjawab sekaligus tanda kesiapan kita guna mengarungi langkah kerja kedepan," kata Olly.

Olly menuturkan, di tahun 2018, Pemprov Sulut mampu mengukir berbagai capaian pembangunan, antara lain : Pertumbuhan Ekonomi pada Triwulan ke-III berada pada angka 5,66 persen. Lebih tinggi dari capaian nasional 5,17 persen.

Selain itu, tambah Olly, angka kemiskinan dapat ditekan dan berada pada posisi 7,8% dari sebelumnya 8,98, angka pengangguran juga mampu ditekan hingga 6,86 persen, dari sebelumnya 7,18 persen pada tahun 2017.  

Begitu juga di sektor pariwisata, Olly menyebut angka kunjungan wisawatan mancanegara selang bulan Januari hingga Oktober telah menembus angka 107.520, sedangkan untuk wisatawan domestik mencapai 2,6 juta. Sementara di sektor infrastruktur beberapa proyek strategis nasional dan daerah yang dilaksanakan, telah mampu menunjukkan progress positif, misalnya Tol Manado-Bitung dan Bendungan Kuwil.

Karenanya, untuk mewujudkan target pencapaian tersebut, orang nomor satu di bumi nyiur melambai itu mengajak semua pihak untuk mendukung pelaksanaan program prioritas pembangunan Sulut pada tahun 2019 ini.

Adapun prioritas tersebut adalah penanggulangan kemiskinan, pengangguran, pembangunan pendidikan, pembangunan kesehatan, revolusi mental dan reformasi birokrasi, Infrastruktur dan pengembangan wilayah termasuk wilayah perbatasan, kedaulatan pangan, trantibmas dan sukses Pemilu Presiden dan Legislatif, Peningkatan daya saing investasi, Pembangunan pariwisata dan Pengelolaan bencana dan mitigasi iklim.

"Guna merealisasikan prioritas pembangunan ini, maka pelaksanaan tugas kita kedepan harus senantiasa diwarnai dengan kerja keras, profesionalisme, disiplin, loyalitas, etos kerja, integritas, inovasi serta gotong royong," beber Olly.

Untuk diketahui, apel perdana 2019 turut dirangkaikan dengan penyerahan SK PNS 100 persen oleh Gubernur Olly kepada 10 Guru Garis Depan yang menerima SK PNS 100 persen

Adapun kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Drs. Steven O.E. Kandouw, Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS dan para pejabat Pemprov Sulut. (Humas Pemprov Sulut)

Gubernur Olly Resmikan Peluncuran KPSH Beras Medium

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE meresmikan peluncuran Ketersediaan dan Stabilisasi Harga (KPSH) beras medium dan premium, gula pasir, minyak goreng dan terigu di Lobi Kantor Gubernur, Kamis (3/1/2019) pagi.

Peluncuran yang dilakukan serentak oleh Bulog Divisi Regional seluruh Indonesia ini bertujuan untuk menjaga ketahanan pangan nasional dengan tetap memperhatikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan khususnya beras.

"Beras ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sulawesi Utara," kata Olly usai mengangkat bendera melepas armada pengangkut logistik pangan.

“Beras ini diambil langsung dari hasil para petani di Sulut, Bulog juga telah membantu kesejahteraan para petani di Sulut," sambung Olly.

Gubernur Olly juga berharap agenda KPSH dapat dilaksanakan secara berkelanjutan karena besarnya substansi manfaat yang dapat diberikan bagi pembangunan daerah.

Sementara itu, perwakilan Bulog Divre Sulut, Munafri Syamsuddin mengapresiasi perhatian Gubernur Olly atas kinerja Bulog.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Bapak Gubernur terhadap kualitas beras dan seluruh produk Bulog. Ini akan memacu kami untuk bekerja lebih baik lagi," katanya.

Untuk diketahui, pada tahap perdana KPSH, Bulog menyiapkan sebanyak 10 ton beras bagi masyarakat yang terdiri dari 9 ton kemasan 50 kg per sak dan 1 Ton kemasan 5 kg per sak yang akan didistribusikan di Manado.

Peluncuran KPSH turut dihadiri Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS dan para pejabat Pemprov Sulut. (Humas Pemprov Sulut)

Sabtu, 29 Desember 2018

Olly Dondokambey Wakili Gubernur se-Indonesia Ikut Nyalakan Lilin Natal Nasional

Diikuti ribuan umat Kristen yang datang dari berbagai pelosok di Provinsi Sumatera Utara, acara Perayaan Natal Nasional 2018 yang dihadiri langsung Presiden RI Joko Widodo berlangsung khidmat.

Natal Nasional yang mengangkat tema dari 1 Korintus 1:30a tentang Yesus Kristus Hikmat Bagi Kita ini digelar di Gedung Serbaguna T. Rizal Noordin, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (29/12/2018) malam.

Satu persatu rangkaian acara ibadah berlangsung lancar hingga penyalaan lilin Natal diiringi lagu Malam Kudus. Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang mewakili para gubernur se Indonesia didaulat menjadi penyala lilin.

Sementara itu, Presiden Jokowi dalam sambutannya mengatakan Indonesia memiliki banyak keberagaman dan perbedaan, tetapi hal itu bukan sumber perpecahan. Pasalnya, aset terbesar bangsa ini adalah kerukunan, persatuan dan persaudaraan.

Kepala Negara berharap umat Kristiani Indonesia tetap menjadi garam dan terang dunia. Dengan kata lain, ia berharap umat Kristiani bisa terus berkontribusi positif dalam membangun Indonesia. Ia yakin, umat Kristiani bisa konsisten menjadi garam dan terang dunia asal bisa mengambil hikmah dari menjadi bagian dari bangsa Indonesia.

Menurut dia, Indonesia adalah negara yang penuh keberagaman dan perbedaan. Namun, ia meminta agar perbedaan jangan menjadi sumber perpecahan. Sejatinya, keberagamaan harus diisi dengan rasa persaudaraan, cinta kasih, dan persatuan yang tinggi.

"Persatuan kita sangat kuat, kita harus meyakini itu. Kita harus merasa kita semua adalah saudara sebangsa setanah air. Oleh sebab itu, sebagai anugerah Tuhan, keragaman dan persatuan harus terus kita jaga, rawat, dan terus kita syukuri," jelas Jokowi.

Bahkan menurutnya, pengamalan tersebut juga sesuai dengan peribahasa Tanah Batak, yakni disi sirungguk, disi sitata yang berarti di mana kita duduk, di situ selalu ada Tuhan. Dengan kata lain, Jokowi ingin umat Kristiani bisa selalu mensyukuri anugerah Tuhan.

Oleh karenanya, ia meminta umat Kristiani tetap membantu kaum yang miskin, kecil, lemah, dan yang membutuhkan. Serta, dengan menjadi manusia yang unggul, berakhlak mulia, dan mampu menciptakan generasi muda yang bisa menghadapi tantangan Indonesia di masa depan.

"Kepada seluruh umat Kristiani yang saya cintai, saya ajak bapak, ibu, saudara sekalian untuk selalu menjadi garam dan terang dunia," papar dia.

Adapun khotbah Natal disampaikan oleh Pdt. Tuhoni Telaumbanua yang juga Ephorus BNKP. Tuhoni berkhotbah mengacu pada tema Natal Nasional yakni Yesus Kristus Hikmat Bagi Kita. 

Perayaan Natal Nasional 2018 turut dihadiri Ketua Umum Panitia Natal Nasional Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Ketua Pelaksana Pdt. Bambang Jonan dan Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia, Pdt. Henriette Tabita Lebang. (Humas Pemprov Sulut)