Kamis, 04 April 2019

Gubernur Olly Ajak Pemuka Agama Terus Bersinergi Dengan Pemerintah

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menilai sangat penting adanya sinergi yang kuat antara pemerintah dengan keagamaan. Hal ini tersirat pada kegiatan tatap muka dengan pimpinan agama se-Kabupaten Minahasa di Wale Ne Tou, Tondano, Kamis (4/4/2019) siang.

"Sinergitas pemerintah dan agama sangat menentukan kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat," kata Olly.

Lanjut Olly, suksesnya pelaksanaan berbagai program pemerintah sangat ditentukan oleh kontribusi semua pihak, khususnya pimpinan agama.

“Saya mengajak seluruh pemuka agama untuk bersinergi dengan pemerintah dalam mengoptimalkan setiap sumber daya, potensi dan talenta yang dimiliki untuk membangun dan memberdayakan masyarakat," ungkap Olly.

Untuk diketahui, pada acara yang dilaksanakan Pemkab Minahasa ini, Gubernur Olly bersama Bupati Roy Roring dan Wakil Bupati Robby Dondokambey menyerahkan insentif tahap 1 bagi tokoh agama se-Kabupaten Minahasa.

Dana hibah itu ditransfer langsung ke rekening pimpinan agama bersangkutan berdasarkan surat keputusan penempatan dari masing-masing organisasi keagamaan.

Dalam laporannya, Ketua FKUB Minahasa Pdt Evert Tangel menerangkan, untuk periode 1 dari bulan Januari - Maret 2019, dana sebesar 9,75 miliar rupiah dibagi secara berkeadilan untuk 883 orang pimpinan semua agama di Minahasa.

Tatap muka dengan pimpinan agama se-Kabupaten Minahasa turut dihadiri Ketua BPMS GMIM Pdt. Hein Arina dan jajaran Pemprov Sulut dan Pemkab Minahasa. (Humas Pemprov Sulut)

BPK RI Mulai Audit Pemprov Sulut, Wagub Kandouw Tegaskan PD Harus Kooperatif

Wakil Gubernur Provinsi Sulut Steven Kandouw menegaskan kepada para Perangkat Daerah (PD), yang ada di lingkup Pemprov Sulut untuk kooperatif saat pelaksanaan pemeriksaan laporan keuangan yang akan dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.


Penegasan tersebut disampaikan Wagub Kandouw saat menerima tim Auditor BPK RI bersama jajaran pejabat Eselon II lingkup Pemprov Sulut, Kamis (4/4/2019), bertempat di ruang CJ Rantung Kantor Gubernur Sulut.

“Sesuai Petunjuk Bapak Gubernur Olly Dondokambey, Kepala Perangkat Daerah dan ASN yang terlibat dalam pengelolaan keuangan harus ada ditempat selama pemeriksaan BPK berlangsung," tegas Wagub.

Selain itu selama 45 hari kedepan masa pemeriksaan, para Perangkat Daerah harus pro aktif melakukan koordinasi dengan pemeriksa, yang tidak pro-aktif akan diberikan sanksi. Penuhi syarat BPK, Hadir saat diperlukan tim pemeriksa BPK Jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan.


Wagub Kandouw menekankan bagi pejabat yang akan Tugas Luar harus koordinasi terlebih dahulu. Jika ada yang TL harus koordinasi, agar supaya bisa diketahui, jangan saat diperlukan oleh pihak pemeriksa, tidak berada ditempat.


“Tak ada kompromi, Jika tak ada berarti tak kompromi. Sebab ini menjadi salah satu parameter penilaian, Saya Tegaskan kepada para seluruh Perangkat Daerah untuk kooperatif jika diminta data oleh tim pemeriksa. Karena sukses program bukan hanya di pelaksanaan namun sampai di pertanggungjawaban juga,” tutup Wagub.(humas provinsi sulut)

Rabu, 03 April 2019

Pembekalan Pelsus GMIM, Ini Yang Disampaikan Gubernur Olly Dondokambey

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE memberikan pembekalan materi tentang komitmen dan etika pelayanan kepada Pelayan Khusus (Pelsus) GMIM Wilayah Ratahan, Ratatotok, Belang dan Pinaesaan di Desa Lamet, Kabupaten Minahasa Tenggara, Rabu (3/3/2019) siang.

"Mari kita sama-sama topang menopang dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Peran pemerintah untuk berada di tengah-tengah masyarakat," kata Olly saat memberikan materi.

Olly juga mengingatkan pentingnya sinergitas pemerintah dan gereja dalam mengoptimalkan pembangunan daerah. Tambah dia setiap dinamika yang terjadi dalam pembangunan dan kehidupan yang dijalani setiap hari dapat dihadapi seluruh komponen GMIM dengan iman yang teguh.

"Semua tantangan dan perubahan dapat kita lewati dengan baik jika disertai iman yang benar," ungkap Olly.

Lebih jauh, Olly meminta seluruh Pelsus GMIM tidak tertinggal dengan seluruh dinamika kehidupan berbangsa yang terjadi. Namun sebaliknya menjalani semua perubahan tersebut dengan berpegang pada Pancasila sebagai bingkai pemersatu bangsa.

"Gereja jangan tertinggal dengan perubahan. Jalani setiap perubahan-perubahan ini sesuai dengan ajaran kebenaran yang kita ketahui. Pegangan kita hanya satu yaitu Pancasila sebagai bingkai pemersatu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," imbuh Olly.

Pembekalan materi ke Pelsus GMIM Pelsus GMIM Wilayah Ratahan, Ratatotok, Belang dan Pinaesaan turut dihadiri Bupati Mitra James Sumendap dan Ketua BPMS Pdt. Hein Arina. (Humas Pemprov Sulut)

Dukung Pemilu Damai, Wagub Kandouw Ikut Fun Bike Bersama Forkopimda dan Masyarakat.

Dalam rangka mensukseskan Pemilihan Umum 17 April 2019 nanti, Unsur Forkopimda Sulut dan Pemerintah Kabupaten Minahasa menyelenggarakan Giat Fun Bike menuju Pemilu damai yang dilaksanakan di Lapangan God Bless Tondano Kabupaten Minahasa, Rabu (3/4/2019) pagi.


Fun Bike ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven O. E. Kandouw, Unsur Forkopimda dan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Minahasa beserta sebagian masyarakat yang turut menjadi Peserta Pada kegiatan ini.

Start Fun Bike ini mulai dari Lapangan God Bless Tondano, Wagub Kandouw mengayuh sepeda di dampingi Kapolda Sulut Irjen (Pol) Remigius Sigid Tri Hardjanto dan Pangdam XIII Merdeka, Mayjen TNI Tiopan Aritonang. Peserta melewati jalur kiniar dan finish etape pertama di desa Watumea dengan jarak tempuh 13 km, selanjutnya para peserta istrahat, setelah itu seluruh peserta melanjutkan kegiatan ke Kakas dan finis di Sumaru Endo Remboken dengan jarak tempuh 19 km.

Usai melaksanakan fun bike, Wagub Kandouw berpesan kepada seluruh masyarakat Sulut untuk bersama mensukseskan pemilihan Presiden, anggota DPR, DPD dan DPRD pada tanggal 17 April 2019 nanti dengan memberikan hak pilih di TPS karena suara masyarakat menentukan nasib bangsa. Selain itu Wagub juga mengajak kepada masyarakat dan aparat keamanan untuk berama menjaga situasi daerah agar tetap kondusif baik sebelum dan sesudah pemilu nanti.


Bupati Minahasa Roy Roring mengucapkan banyak terima kasih kepada Wagub dan Kapolda Sulut, Pangdam XIII Merdeka, yang sudah memilih kabupaten Minahasa untuk dilaksanakan kegiatan fun bike.(Humas Provinsi Sulut)

Gubernur Olly Dondokambey Beri Motivasi Peserta STQ XXV Minut

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey membuka kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) XXV Tingkat Kabupaten Minahasa Utara di Masjid Al Ihsan, Desa Klabat, Kecamatan Dimembe, Selasa (2/4/2019) sore.

Gubernur Olly mengatakan pelaksanaan STQ menjadi sarana untuk memperkuat jalinan silaturahmi, persaudaraan serta iman dan taqwa diantara umat muslim yang ada di Minut.

Menurut Olly, ajang STQ juga dapat meningkatkan pola pikir dan membudayakan kebiasaan umat muslim Sulut untuk gemar membaca Al-Qur’an.

“Umat muslim dapat lebih gemar membaca Al-Qur’an serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung didalamnya,” kata Olly.

Lebih jauh, Olly memotivasi seluruh peserta STQ agar mampu melalui proses seleksi tingkat kabupaten dan mengikuti STQ di tingkat provinsi dan nasional.

"Siapa yang terpilih dalam seleksi ini bisa mengikuti seleksi ke tingkat yang lebih tinggi," kata Olly.

Untuk diketahui, tujuan dilaksanakannya STQ adalah untuk menumbuhkembangkan pemahaman dan pengalaman isi kandungan Al-Qur'an.

STQ juga merupakan momentum yang memiliki peran strategis untuk menjabarkan, mengembangkan, serta mengimplementasikan pokok-pokok ajaran keagamaan yakni Al Qur'an sebagai bagian yang tidak terpisahkan dan menjadi pedoman hidup umat Islam dalam fungsinya untuk melakukan pembinaan umat sehingga memiliki pemahaman serta tanggung jawab dalam pelaksanaan tuntunan agama di dalam kehidupan pribadi maupun kehidupan sosial kemasyarakatan.

Adapun STQ turut dihadiri Sekdaprov Edwin Silangen, jajaran Pemkab Minut, DPRD Minut para tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh peserta seleksi STQ. (Humas Pemprov Sulut)

Selasa, 02 April 2019

Hadiri Peringatan HKG PKK ke 47, Wagub Kandouw Harap Pemerintah Kabupaten/Kota Dukung Program PKK

Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Sulawesi Utara (Sulut) sangat mendukung program pemerintah. Bahkan, tak sedikit kegiatan yang menyangkut dengan kesejahteraan rakyat terus dilaksanakan. Namun, sayangnya masih ada pemerintah daerah yang tidak memberikan anggaran bagi TP-PKK di masing-masing daerah . 


Hal ini  dikatakan Wagub Kandouw saat memberikan sambutan pada Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-47 Tahun di Graha Gubernuran, Selasa (2/4/2019) siang. 

Wagub Kandouw menyatakan hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan. Sebab, sudah menjadi kewajiban dan target dari Gubernur Olly Dondokambey agar PKK mendapat anggaran yang signifikan.


“Disesalkan yang kurang dapat perhatian. Tapi, tak usah cemas ada variable menghindari hal itu. APBD kabupaten/kota harus laksanakan konsultasi di provinsi, janji kami akan evaluasi akan dilihat kalau kurang tak signifikan diperbaiki dulu harus ada program yang mendukung kegiatan PKK,” kata Wagub Kandouw.

Namun demikian, Wagub tetap mengapresiasi kinerja TP-PKK Sulut dibawah kepemimpinan Ir Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan.


“Dari evaluasi saya sendiri PKK Sulut patut diapresiasi, targetnya 10 yang terjadi 20, salut untuk TP PKK Sulut,” ungkap wagub.


Di sisi lain, Wagub mengingatkan PKK ikut menyukseskan pemilihan umum 17 April 2019 mendatang, karena suara PKK juga menentukan nasib bangsa kedepan.

Sementara itu, sambutan Ketua Umum TP-PKK Pusat Erni Guntarti Tjahjo Kumolo yang dibacakan langsung oleh Ketua TP-PKK Sulut Ir. Rita Dondokambey-Tamuntuan menyampaikan bahwa melalui kegiatan HKG ini diharapkan agar kegiatan ini bukan semata-mata merupakan kegiatan rutin tahunan saja, kegiatan ini harus menimbulkan gelora yakni membawa semangat baru dan energi baru dalam setiap gerak langkah dan kridanya gerakan PKK.


Lebih jauh lagi ibu Rita menambahkan bahwa gerakan PKK sesungguhnya modal sosial bagi bangsa indonesia, dengan memahami serta menyadari atas potensi yang kita miliki itulah kemudian dipelihara dan kembangkan serta gelokan secara terus menerus.

Begitu juga dalam menghadapi dinamika pembangunan keluarga besar gerakan PKK harus tetap berpegang pada prinsip dan semangat pengabdian selaku relawan yang bersikap rendah hati namun tidak rendah diri.


Sesuai dengan tema HKG PKK tahun 2019 "Tingkatkan Kinerja Gerakan PKK Selaras dengan Program Pemerintah" ibu Rita mengajak seluruh jajaran TP-PKK untuk memberikan bimbingan, pembinaan dan fasilitasi berkelanjutan kepada kader-kader PKK termasuk kader dasawisma agar tetap sinergi dengan program-program pemerintah," tutupnya

Dalam kesempatan tersebutKetua TP-PKK Sulut dibawah kepemimpinan Ir Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan bersama Wakil Ketua TP PKK Sulut dr Kartika Devi Kandouw-Tanos memasang lilin tanda peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-47.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dharma Wanita Sulut Ivone Silangen-Lombok, para pejabat Pemprov Sulut dan para PKK dari 15 kabupaten/kota se Sulut.(humas provinsi sulut)

OD-SK Tantang Bappenda Sulut Identifikasi Varian Baru Yang Bisa Datangkan PAD Sulut

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw memberi tantangan kepada seluruh jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Sulut untuk terus bekerja mengidentifikasi subjek atau varian baru yang bisa mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Provinsi Sulut. 


Penegasan tersebut disampaikan Wagub Steven Kandouw saat memimpin rapat Evaluasi Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dan Kinerja Aparatur Pengelola Dalam Rangka Optimalisasi PAD Provinsi Sulut di Ruang C.J. Rantung Kantor Gubernur Sulut, Selasa (2/4/2019).

Wagub Kandouw mengatakan PAD sangat penting guna menunjang pertumbuhan satu daerah. Untuk itu jajaran Bappenda Provinsi Sulut perlu banyak melakukan terobosan, menjalankan visi dan misi pemerintahan OD-SK. 


Salah satu faktor penting yang membuat perekonomian daerah meningkat adalah government expenditure, hal tersebut terlihat dari APBD yang pendapatannya meningkat setiap tahun, Badan Pendapatan Daerah sebagai instansi yang diberikan tugas mulia untuk mengelola pendapatan daerah harus mampu mengoptimalkan potensi pendapatan daerah yang ada.

"Untuk itu perlu adanya inventarisasi sekaligus identifikasi terhadap varian-varian baru sumber pendapatan yang berpotensi menjadi PAD. kualitas kerja dari tiap-tiap personil harus terus ditingkatkan, dengan adanya reward yang tinggi harus dibarengi dengan output dan outcome yang jelas," Tegas Wagub.


Selain itu, Wagub  memberi apresiasi kepada Jajaran Bappenda yang terus bekerja berpacu mencapai target PAD,  Wagub juga berpesan kepada jajaran Bappenda Sulut untuk bekerja dengan integritas, loyalitas, dan prestasi yang baik, ciptakan suasana kerja nyaman serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Turut hadir dalam rapat tersebut Kaban Bappenda Sulut Olvie Atteng, Para Kepala UPTD dan pejabat struktural Bappenda Sulut.(humas provinsi sulut)