Senin, 12 April 2021

Ibu Rita Jadi Ketum IKA Unsrat, Gubernur Olly Puji Kualitas Alumni

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menghadiri musyawarah besar Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unsrat Tahun 2021 yang dirangkaikan dengan Pelantikan Pengurus Pusat IKA Unsrat Periode 2021-2025 di Manado, Senin (12/4/2021).

Diketahui lewat mubes tersebut menempatkan Ibu Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan sebagai Ketua Umum IKA Unsrat 2021-2025.

Ibu Rita yang juga Ketua TP PKK Sulut mengikuti mubes secara virtual.

Dalam arahannya, Gubernur Olly menjelaskan bahwa alumni dari Unsrat banyak membantu pemerintah dalam memajukan daerah.

"Alumni Unsrat sudah memberikan sumbangsih yang sangat besar Provinsi Sulut karena telah memberikan kontribusi baik di pemerintahan, baik di politik, baik di dunia profesional," kata Olly.

Menurut Olly, kualitas yang dihasilkan dari suatu lembaga pendidikan yang dilihat selama ini sudah teruji. Untuk itu, ia mengharapkan agar kerjasama yang telah tercipta terus dipertahankan.

"Dan saya sangat mengharapkan sebagai pemerintah, yang selama ini kerjasama berjalan dengan baik," bebernya.

Lanjut Olly, dukungan dari para komponen alumni Unsrat telah mampu membawa Sulut menciptakan kemajuan serta mendongkrak ekonomi walaupun di masa pandemi Covid-19.

"Artinya pemerataan pembangunan di Sulut dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat," ucap Olly.

Lebih jauh, Olly mengharapkan agar pengurus IKA Unsrat yang dilantik agar mampu mendukung dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.

"Mampu bekerja keras dengan sinergitas dan koordinasi serta menghasilkan inovasi, terobosan yang dapat memacu berbagai sektor," kuncinya.

Dipimpin Menkopolhukam, Wagub Kandouw Ikuti Rakor Sinergitas Keamanan Bulan Suci Ramadhan, Mudik dan Idul Fitri 1442 H

 

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven O.E. Kandouw menghadiri Rapat Koordinasi dalam rangka meningkatkan sinergitas dan koordinasi Keamanan dan Penegakan Hukum dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan, mudik dan Idul Fitri 1442 H.

Rapat koodinasi dihadiri secara virtual melalui video conference dari Ruang C.J. Rantung, Kantor Gubernur Sulut, Senin (12/4/2021).

Rakor dipimpin langsung oleh Menko Polhukam Mahfud MD. Rapat turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung dan BIN.

Menkopolhukam Mahfud MD dalam arahannya menyampaikan kebijakan larangan mudik pada masa Idul Fitri 1442 H dirasakan sudah tepat dalam rangka mencegah penyebaran dan peningkatan angka aktif Covid-19.

Mahfud MD mengutarakan, agar dapat diterima dengan baik oleh masyarakat dan tidak menjadi blunder dalam pelaksanaannya perlu dilakukan edukasi dan sosialisasi secara masiv mengapa kebijakan larangan mudik ini perlu dilakukan. Selain itu, kebijakan ini harus dikawal pelaksanaannya secara konsisten disertai sanksi yang tegas namun tetap humanis.

Lebih lanjut Mahfud MD menjelaskan, Kementerian Perhubungan akan mengeluarkan Peraturan Menteri yang merujuk Surat Edaran Gugus Tugas Penanganan  Covid-19 dalam melakukan Pengendalian di seluruh Moda Transportasi mulai tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021 yang pengawasannya dibantu oleh Polri, TNI, Stakeholder terkait dan Pemerintah Daerah di 333 Titik Check Point.

Mahfud MD mengatakan, hal yang perlu mendapatkan perhatian khusus antara lain Pergerakan di wilayah Aglomerasi Jadobetabek dan Gerbang Kertosusila yang merupakan area pengecualian. Selain itu, Repatriasi WNI yang bekerja di Malaysia yang akan masuk melalui Kepri, masyarakat Jawa yang bekerja di Kalimantan yang tetap berkeras akan mudik ke Jawa dan masyarakat Madura yang memiliki tradisi tersendiri untuk tetap mudik juga perlu diantisipasi dengan armada angkutan cadangan.

Terkait dengan stabilitas ekonomi jelang Ramadhan & Idul Fitri, Mahfud MD menyampaikan 4 hal diantaranya mencegah penimbunan sembako, pengendalian harga sembako, program bantuan sosial Pemerintah dan kebijakan gratis ongkir belanja online.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan bahwa Kementerian perhubungan mendukung penuh kebijakan larangan mudik lebaran 1442 H/ 2021 M dan secara konsisten akan mengawal kebijakan larangan mudik ini bersama KL terkait dan akan segera mengeluarkan Peraturan Pelaksanaan yang mengacu pada surat edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

Diketahui, kebijakan larangan mudik pada masa Idul Fitri 1442 H disebabkan pandemi yang belum berakhir. Kendati terjadi penurunan kasus Covid-19, namun data dari Satuan Tugas Covid-19 menunjukan jumlahnya masih sangat besar.
Data dari Satuan Tugas Covid-19 juga menunjukan, selama ada libur panjang, kasus Covid-19 hampir selalu bertambah secara signifikan. Terjadi gelombang ketiga pandemi dibeberapa Negara termasuk di turki, India, China dan beberapa Negara Eropa.

Tak hanya itu, kondisi keterisian tempat tidur ICU dan ruang isolasi Covid-19 masih tinggi. Kebijakan pelarangan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya lonjakan Covid-19.

Sementara itu, Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas menjelaskan secara rinci ketentuan Surat Edaran Menag terkait Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1442H/2021M:

1. Umat Islam, kecuali bagi yang sakit atau atas alasan syari lainnya yang dapat dibenarkan, wajib menjalankan ibadah puasa Ramadan sesuai hukum syariah dan tata cara ibadah yang ditentukan agama;

2. Sahur dan buka puasa dianjurkan dilakukan di rumah masing-masing bersama keluarga inti;

3. Dalam hal kegiatan buka puasa bersama tetap dilaksanakan, harus mematuhi pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50% dari kapasitas ruangan dan menghindari kerumunan;

4. Pengurus masjid atau musala dapat menyelenggarakan kegiatan ibadah antara lain:

a. Salat fardu lima waktu, salat tarawih dan witir, tadarus Al-Quran, dan iktikaf dengan pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50% dari kapasitas masjid atau musala dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, menjaga jarak aman 1 meter antarjemaah, dan setiap jemaah membawa sajadah serta mukena masing-masing;

b. Pengajian/Ceramah/Taushiyah/Kultum Ramadan dan Kuliah Subuh paling lama dengan durasi waktu 15 (lima belas) menit;

c. Peringatan Nuzulul Quran di masjid/musala dilaksanakan dengan pembatasan jumlah audiens paling banyak 50% dari kapasitas ruangan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat;

5. Pengurus dan pengelola masjid/musala sebagaimana angka 4 (empat) wajib menujuk petugas yang memastikan penerapan protokol kesehatan dan mengumumkan kepada seluruh jemaah, seperti melakukan disenfektan secara teratur, menyediakan sarana cuci tangan di pintu masuk masjid/mushala, menggunakan masker, menjaga jarak aman, dan setiap jamaah membawa sajadah/mukena masing-masing.

6. Kegiatan ibadah Ramadan di masjid/musala, seperti salat tarawih dan witir, tadarus Al-Quran, iktikaf dan Peringatan Nuzulul Quran tidak boleh dilaksanakan di daerah yang termasuk kategori zona merah (risiko tinggi) dan zona oranye (risiko sedang) penyebaran Covid-19 berdasarkan penetapan pemerintah daerah setempat.

7. Peringatan Nuzulul Quran yang diadakan di dalam maupun di luar gedung, di daerah yang masuk ketegori risiko rendah (zona kuning) dan aman dari penyebaran Covid-19 (zona hijau), wajib memperhatikan protokol kesehatan secara ketat dan jumlah audiens paling banyak 50% dari kapasitas tempat/lapangan.

8. Vaksinasi Covid-19 dapat dilakukan di bulan Ramadan berpedoman pada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 Saat Berpuasa, dan hasil ketetapan fatwa ormas Islam lainnya.

Gubernur Olly Letakan Batu Pertama Pembangunan Gereja Kampus Unsrat, Ini Harapannya

 

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey meletakan batu pertama pembangunan Gereja Kampus Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) di Manado, Senin (12/4/2021).

"Tugas pemerintah hadir ditengah-tengah masyarakat salah satunya bersama-sama dengan Unsrat untuk membangun gedung gereja ini," kata Olly saat memberikan sambutannya.

Lewat pembangunan gereja, Olly mengharapkan terciptanya kerjasama yang baik Pemprov Sulut dengan Unsrat.

"Kerjasama yang baik akan sangat bermanfaat bagi kita semua, gotong royong bekerja, bahu membahu," bebernya.

Olly juga mengingatkan bahwa dalam rangka menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal kerohanian juga harus ditingkatkan agar supaya saat terjun ke lapangan semuanya bisa merasakan kasih Tuhan.

Lebih jauh lewat kegiatan ini Olly optimis adanya kerjasama yang semakin erat antara pemerintah daerah, gereja dan perguruan tinggi dalam mengembangkan SDM yang unggul.

"Saya kira ini suatu hal yang baik antara Unsrat, pemerintah dan gereja bisa bekerja bersama-sama dalam rangka membangun sarana-prasarana," kuncinya.

Sebelumnya Rektor Unsrat Ellen Kumaat menyampaikan rasa syukur atas dimulainya kegiatan pembangunan gereja di Unsrat.

"Karena kasih sayang Tuhan kepada Unsrat melalui bapak Gubernur akhirnya menggerakan hati bapak Gubernur memberikan bantuan berupa pembangunan gereja kampus," katanya.

Ia pun mengharapkan agar proses pembangunan gedung gereja ini cepat terselesaikan demi kebahagiaan semua civitas akademika Unsrat.

"Mudah-mudahan gereja ini bisa segera selesai merayakan peresmian gereja baru nanti," tutupnya.

Nampak juga hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Sinode GMIM Pdt Hein Arina, jajaran dosen Unsrat dan para pejabat Pemprov Sulut.

Sabtu, 10 April 2021

Optimalkan Sektor Pendidikan, Gubernur Olly Minta Dukungan Komisi X DPR RI

 

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menerima kunjungan kerja Komisi X DPR RI di Wisma Negara Bumi Beringin Manado, Sabtu (10/4/2021).

Pertemuan berlangsung penuh kekeluargaan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Olly meminta dukungan Komisi X DPR RI terhadap pembangunan sektor pendidikan di Sulut agar bisa dilaksanakan secara optimal bersama stakeholder terkait.

"Saya kira komisi X DPR tugas dan tanggung jawab menyampaikannya kepada pemerintah," kata Olly.

Olly juga berterima kasih kepada Komisi X DPR RI yang dapat melihat secara langsung proses perkembangan dunia pendidikan yang ada di Bumi Nyiur Melambai.

"Kami sangat memberikan apresiasi atas kunjungan bapak/ibu di Provinsi Sulut supaya manfaatnya bisa dirasakan bersama," ujarnya.

Lebih jauh, Olly menaruh harapan penuh terhadap kebijakan dari DPR RI dalam memajukan Indonesia lewat program-program yang telah dijalankan.

"Saya percaya anggota DPR sekarang terdepan, terbaik," tutupnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut pimpinan dan anggota Komisi X DPR RI diantaranya Adriana Dondokambey dan Vanda Sarundajang. Nampak juga jajaran Forkopimda Sulut, Sekdaprov Sulut Edwin Silangen dan staf ahli Kemenpora.

Olly-Steven Bersama Forkopimda Gowes Sepeda Hingga Tebar Benih Ikan di Danau Tondano

 

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey bersama Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw dan jajaran Forkopimda Sulut mengikuti kegiatan fun bike sekaligus penebaran benih ikan di Danau Tondano, Kabupaten Minahasa, Sabtu (10/4/2021).

Olly menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif dari Korem 131/Santiago bekerjasama dengan Bank BRI. Adapun fun bike menempuh jarak sekitar 24,5 kilometer. Start di Kantor BRI Tondano, menyusuri pesisir Danau Tondano hingga finish di Attaya Cafe Kakas.

"Ini inisiatif dari pak Danrem berkoordinasi dengan BRI dan pemerintah Kabupaten Minahasa dan Provinsi bersama-sama," kata Olly usai mengikuti kegiatan tersebut.

"Tentunya kita bersyukur karena pagi hari ini cuaca sangat bagus. Sembari kita menjaga kesehatan sekaligus juga kita menyerahkan kur (kredit usaha rakyat) dan menebar bibit ikan di danau Tondano," lanjutnya.

Olly menuturkan bahwa kegiatan merupakan bukti kerjasama yang baik antara Forkopimda Sulut, stakeholder bersama rakyat untuk memajukan Bumi Nyiur Melambai.

"Kita kembangkan terus kerjasama seperti ini sehingga masyarakat Sulut dapat merasakan kehadirian TNI/Polri dan seluruh stakeholder dalam rangka membangun Sulut lebih hebat kedepan," terangnya.

Lebih jauh, terkait keberadaan eceng gondok di danau Tondano, orang nomor satu di Sulut menjelaskan bahwa permasalahan ini memerlukan keterlibatan masyarakat yang ada di sekitar Danau Tondano.

"Permasalahan eceng gondok torang perlu kerjasama dengan seluruh masyarakat di sekitar danau," ucapnya.

Olly pun meminta masyarakat untuk bersama-sama dengan pemerintah untuk menata danau Tondano menjadi lebih baik lagi.

"Masyarakat harus bersama-sama menata kembali danau Tondano," kuncinya.

Nampak hadir dalam kegiatan ini Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Prince Meyer Putong, Danlanudsri Marsma Satriyo Utomo, Bupati Minahasa Roy Roring dan perwakilan BRI.

Jumat, 09 April 2021

Dinahkodai Rio Dondokambey, Wagub Kandouw Optimis KNPI Sulut Tangguh dan Mandiri

 

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven O.E. Kandouw menghadiri acara pelantikan DPD KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Sulut periode 2019-2022 di Ruang Mapalus Kantor Gubernur, (9/4/2021).

Dalam sambutannya Wagub Kandouw mengatakan bahwa KNPI Sulut yang diketuai oleh Rio Dondokambey secara ideologis dan substansial merupakan tempat menjadikan kader-kader pemimpin bangsa.

"Kepada KNPI ini kedepan apalagi yang muda-muda jangan hanya jadi reaksioner, harus sukses berorganisasi dan sukses juga hidup dan itu penting," katanya.

Kandouw pun berpesan agar KNPI Sulut tangguh dan mandiri serta mampu mempertahankan kesolidan dalam berorganisasi.

"Marilah dengan modal kita berorganisasi ini dan berdialektika yang saling memperkaya baik suplementer dan komplementer pengetahuan kita agar kita bisa tahu dan tidak selalu ada di comfort zone," terangnya.

"Semoga dengan proses yang sudah di lewati oleh pengurus KNPI Sulut akan menjadikan KNPI di Sulut yang benar-benar tangguh dan mandiri untuk masa depan pemuda pemudi di Sulut," tambahnya.

Lebih jauh, Kandouw menjelaskan bahwa di Indonesia termasuk di Sulut mengalami bonus demografi karena SDM dengan angkatan kerja di bawah 40 tahun didominasi oleh kalangan pemuda.

"Ini menjadi tugas KNPI agar benar-benar KNPI Sulut berani dan mampu hidup di tengah tuntutan zaman era milenial saat ini," tandasnya.

"Mari kita mempersiapkan diri dengan baik dan mempersiapkan generasi ini dengan baik juga. Serta bisa menjadi mitra Pemerintah untuk menciptakan masyarakat Sulut yang adil, makmur dan sejahtera," lanjutnya.

Sebelumnya, Ketua Umum KNPI Noer Fajrieansyah menyampaikan bahwa konsistensi bagi pemuda sangat penting dan perlu digarisbawahi bahwa di KNPI tidak mengenal SARA dan struktur jabatan.

"KNPI tidak mengenal SARA, struktur jabatan yang kita miliki, di KNPI ini hanya mengenal satu yaitu satu nafas pemuda Indonesia. Berikanlah yang terbaik untuk organisasi kita, mari kita dengan segala sesuatu yang berbeda mampu melakukan pengabdian untuk membangun indonesia bahkan Provinsi Sulut menjadi lebih baik lagi," katanya.

Sementara itu, Ketua KNPI Sulut Rio Dondokambey mengajak seluruh pengurus KNPI untuk bekerja bersama-sama, bergerak cepat dan tetap menjaga persatuan.

"Mari maju bersama-sama pemuda Sulut, dan mari kita tingkatkan keahlian pemuda-pemuda di sulut agar dapat menjadi yang terdepan di negara ini," ujarnya.

Optimalkan Pelayanan Publik, Pemprov Sulut Apresiasi SP4N-LAPOR

 

Sekdaprov Sulawesi Utara Edwin Silangen yang diwakili oleh Asisten 3 Bidang Administrasi Umum Gammy Kawatu membuka secara resmi Rapat Koordinasi Teknis Percepatan Penyelesaian Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik di lingkungan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota Se-Sulut yang dilaksanakan di Kantor Gubernur, Jumat (9/4/2021).

Pada kesempatan itu, Asisten 3 Kawatu membacakan sambutan Sekdaprov Sulut Edwin Silangen yang mengatakan bahwa sejak ditetapkan Sistem Pengelolaan Pangaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 76 Tahun 2013, Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) memang telah menjadikan masyarakat semakin dekat untuk berinteraksi dengan Pemerintah.

"SP4N-LAPOR dengan prinsip mudah dan terpadu sangat membantu proses pelaporan masyarakat, dalam penyampaian aspirasi, pengaduan dan permintaan informasi terkait pelayanan publik," katanya.

Sebagaimana kita ketahui, selain dapat
mengirim pengaduan melalui situs lapor.go.id, masyarakat juga bisa melaporkan masalah
yang ditemui terkait pelayanan publik melalui aplikasi LAPOR yang sudah tersedia di Google Play ataupun App Store. Selain itu, masyarakat bisa mengirimkan pengaduan dengan mengirim SMS atau akun twitter.

Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Sulut sudah menjadikan LAPOR sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif dan demokratis di daerah. Dengan SP4N-LAPOR Pemerintah Daerah bisa mengajak masyarakat berpartisipasi dan ikut membantu Pemerintah, ikut mengawasi pembangunan, bahkan dalam membawa pelayanan publik ke arah yang lebih baik;

Namun demikian, tidak dipungkiri bahwa pengelolaan pengaduan pelayanan publik melalui aplikasi LAPOR masih perlu dioptimalkan.

"Karena itulah kegiatan ini saya katakan bernilai penting dan strategis untuk mempedomani SP4N secara utuh, untuk menindaklanjuti penyelesaian pengaduan, dan membuat prosesnya berjalan secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel," ujarnya.

"Mari terus kita jalin sinergitas yang positif, kita tunaikan kewajiban kita sebagai pelayan publik, kita jaring dan saring kebutuhan masyarakat, kita penuhi hak masyarakat, sambil terus melakukan evaluasi demi peningkatan kualitas pelayanan dan kemajuan bersama," lanjutnya.

Adapun kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Kemendagri dan para pejabat di lingkup Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota se-Sulut.