Rabu, 11 September 2013

Silangen Lepas Kontingen Popnas Sulut

Sebanyak 113 atlet, pelatih dan official yang akan ikut ambil bagian dalam ajang pekan olah raga pelajar nasional (Popnas) XII di Jakarta, telah dilepas Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Edwin Silangen SE MS atas nama Gubernur di loby kantor gubernur sulut, Rabu (12/9) kemarin. Keikutsertaan dalam ajang bergengsi di kalangan pelajar se-Indonesia ini, merupakan bentuk komitmen strategis dari pemprov sulut untuk melihat sejauhmana kualitas SDM di bidang olah raga, sekaligus memberi kesempatan kepada para atlet muda sulut untuk mengukir prestasi diberbagai cabang faforit dan unggulan yang akan dipertandingkan nanti. Saya yakni kepercayaan yang diberikan dipundak adik-adik sekalian akan mampu di jawab dengan prestasi yang gemilang, ujar Silangen
Karena itu saya percaya,  para duta-duta utusan sulut ini akan mampu berkompetisi secara sehat, berjuang dengan gigih, pantang menyerah seraya memegang teguh sportifitas sesama atlet agar bisa memersembahkan medali bagi daerah tercinta ini, sembari berharap selama bertanding kiranya kalian mampu menjaga kondisi fisik yang baik, sehingga kesehatannya tidak terganggu.
Kadispora Sulut B Mononutu SH mengatakan, Kontingan Popnas sulut akan mengikut 10 cabang olahraga antara lain tenis lapangan, Bulutangkis, taekwondo dan pencak silat. (Kabag humasJudhistira Siwu selaku jubir pemprov).  




   

Selasa, 10 September 2013

Wagub Terima Kunjungan Pangdan Wirabuana

Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Dr. Djouhari Kansil MPd, Selasa (10/9) kemarin, menerima kunjungan kerja  Panglima Kodam (Pangdam) VII Wirabuana Mayjen TNI Bachktiar S.Ip M.Ap di Kantor Gubernur Sulut. Kunjungan perdana dari mantan Gubernur Akademi Militer (Akmil) dan Asisten Teritorial (Aster) Kasad di Kantor Gubernur Sulut kali ini,  dalam rangka pengarahan Pangdam kepada para prajurit dan PNS di satuan jajaran Korem 131 Santiago yang di gelar di ruang Mapalus.
Usai pengarahan kepada jajaran Korem 131 Santiago, kepada wartawan Pangdam yang turut didampingi Dan Rem 131 Santiago Brigjen TNI Musa Bangun mengatakan, maksud kunjungan ini dalam rangka menunjang program ketahanan pangan yang sedang digalakan oleh Pemerintah Provinsi Sulut. “Kodam bersama Korem 131 Santiago akan membantu Pemprov Sulut dalam upaya peningkatan ketahanan pangan bagi kesejahteraan masyarakat di-daerah ini,  terutama dalam pemanfaatan lahan-lahan tidur yang belum dimanfaatkan secara maksimal, maka kami selain akan memberi pembimbingan kepada petani, disamping itu prajurit akan turun langsung bersama rakyat guna melakukan penanaman untuk segala jenis komoditi pangan yang tersedia di daerah ini, ujar Jenderal Bintang Dua yang murah senyum, sembari menambahkan kunjungan kali ini juga dalam rangka melihat dari dekat bagi daerah-daerah kepulauan di wilayah  perbatasan yang ada di nusa utara.
Wagub atas nama Pemprov Sulut menyambut baik atas kunjungan kerja Pangdam VII Wirabuana di daerah Bumi Nyiur Melambai, apalagi kunjungan tersebut dalam rangka membantu program pemerintah daerah di sektor ketahanan pangan serta kunjungan di wilayah perbatasan. Kansil mengatakan, sektor ketahanan pangan diakuinya telah menjadi salah satu program prioritas dari pemerintah provinsi, seperti beras, jagung dan kedelai. Namun hingga kini masih belum memenuhi kebutuhan. Menyikapi kondisi tersebut, kini sudah disiapkan langkah-langkah untuk memacu peningkatan produksi, minimal untuk kebutuhan masyarakat lokal di daerah ini, jelas mantan Kadis Diknas Sulut. Ikut hadir Asisten 1 Bidang  Pemerintahan dan Kesra Edwin Silangen SM MS (Kabag humas Judhistira Siwu selaku jubiir pemprov). 



Minggu, 08 September 2013

Ibu Dietje Lantik Ketua TP PKK Sitaro

Ketua TP PKK Provinsi Sulut Ny Dietje Adeline Sarundajang Laoh Tambuwun yang juga selaku KetuaDekranasda Sulut melantik Ny Evangeline Supit Sasingen sebaga Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Kepulauan Sitaro, masa bahkati 2013-2018 di Gedung DPRD Sitaro, Minggu (8/9).
Pelantikan yang turut disaksikan Wakil Ketua TP PKK Provinsi Sulut Ny KMieke Kansil Tatengkeng, Bupati Sitaro Toni Supit , Wakil Bupati Siska Salindeho serta para pengurus TP PKK dan Dekranasda Provinsi dan Kabupaten Sitaro itu berlangsung dalam suasana akrab.
Ibu Dietje mengajak TP PKK Sitaro kiranya dapat mengembangkan program TP PKK Provinsi yaitu Gerakan GenerasiMuda Eksi (Gemusis). Gerakan ini telah mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi bahkan pencanangannya langsung dilakukan oleh Gubernur Sulut.
Karena tujuan dari gerakan ini, dalamrangka membina generasi muda untuk menjadi calon-calon pemimpin bangsa dan daerah  di kemudian hari.
Menurut Ibu Deysapaan akrab First Lady Sulut ini, TP PKK merasa tertantang, dengan banyaknya keterlibatan generasi muda pada berbagai penyakit sosial, seperti Narkoba, seks bebas hingga HIV/AIDS, Karena itu kita harus melindungi meraka dari pergaulan bebas tersebut, pintah Ibu Dey.
(Kabag humas Judhistira Siwu selaku jubir pemprov).

 
  

Gereja GMIST Ulu akan dijadikan Cagar Budaya

Keberhasilan Gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang dalam mempromosikan potensi Sulut di mata Nasional maupun internasional patut di beri apresiasi.
langkah Gubernur tersebut di buktikan dengan akan diusulkan Gereja GMIST ULU Siau akan di jadikan salah satu cagar budaya.
hal tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri ibadah bersama jemaat setempat, Minggu (8/9).
"Gereja ini merupakan satu simbol sejarah yang ada di Sulut, karena melalui gereja ini Injil bisa masuk ke pulau Karangetan,untuk itu Gereja ini pantas mendapatkan pengahrgaan sebagai cagar Budaya. nantinya juga akan di usul Gereja lainnya yang ada di Sulut," ujar Gubernur.
dilanjutkannya, Jemaat bersama masyarakat agar tetap saling menjaga kerukunan antar sesama, melalui kepemimpinan  Bupati Tony Supit diharapkan juga kesejahteraan rakyat bisa dijaga dengan  baik, sehingga terjadi toleransi antar sesama.
pada kesempatan tersebut turut hadir juga Ibu Deitje Sarundajang laoh Tambuwun, putra terbaik Siau yang merupakan Wakil Gubernur Sulut DR Djohari Kansil bersama ibu Meike Kansil Tatengkeng, Kapolda Sulut Brigjen Pol Robby Kaligis, bersama tamu undangan lainya.(Kabag Humas Judhistira Siwu, Selaku Jubir Pemprov)




Gubernur Resmikan Patung Soekarno

Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang dalam rangka kunjungan kerjanya bersama Wagub Dr. Djouhari Kansil MPd selama dua hari di Kabupaten Kepualauan Sitaro telah meresmikan Monumen Patung Soekarno, di Kelurahan Tarorane Kec, Siau Timur, Minggu (8/9) kemarin.
Monumen Patung Soekarno menurut Bupati Sitaro Toni Supit dalam rangka mengenang kunjungan kenegaraannya pada Tahun 1953 (60 tahun lalu) di mana Presiden RI Pertama menginjakan kakinya di bumi karangetang dilakosi ini dulunya merupakan taman bunga, namun karena akibat bencana alam gunung karangetang telah berubah menjadi pusat pertokoan.
Gubernur memberi apresiasi positif kepada pemerintah dan masyarakat Sitaro yang begitu peduli untuk membangun monumen dari Presiden Bung Karno. “Sebagai bangsa yang besar tau mengharggai jasa para pahlawan”, kata Sarundajang sembari mengatakan, bahwa nilai-nilai dari ajaran bung Karno masih tetap eksis dalam kehidupan kita  seperti adanya sikap patriotisme dan rasa nasionalisme dalam sikap berkebangsaan serta cinta tanah air.
Nilai–nilai dari ajaran Bung Karno iniini perlu terus kita lestarikan, di bumi karangetang demimasa depan anak cucu kita. Bung Karno berkuasa di Indonesia selama 20 Tahun sebagai Presiden RI Pertama. Dan Bung Karno Bersama Bung Hatta adalah Proklamator, yang telah memerdekaan Bangsa Indonesia dari penjajah dengan susah payah  

Hadir dalam peresmian itu Ibu Deetje sarundajang Laoh Tambuwun, Ibu Mieke Kansil Tatengkeng,  Kapolda Sulut Brigjen Pol Robby Kaligis, Asisten Pemerintahan dan Kesra Edwin Silangen SE MS serta pejabat teras lainnya.(Kabag humas Judhistira Siwu Sebagai Jubir Pemprov)

Gubernur: Sitaro Daerah Strategis pengembangan Bllue Economi

Gubernur Sulawesi Utara Dr. Sinyo Harry Sarundajang atas nama Mendagri melantik Toni Supit SE MM dan Siska Salindeho  sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kepualauan Sitaro masa bahkti 2013-2018 dalam rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Sitaro di pimpin Ketua Dewan Djibton Tamudia BAc, Minggu (8/9) kemarin.
Pelantikan Tonsu-Bersih ini berdasarkan Keputusan Mendagri No 131.71-6461 Tahun 2013 Tentang Pengesahan dan Pengangkatan Bupati Kepulauan Sitaro dan SK Mendari No. 132.71-6462 Tahun 2013 Tentang Pengesahan Pengangkatan Wakil Bupati Kepualauan Sitaro Tanggal 8 September 2013.
Gubernur Sarundajang minta agar Tonsu-Bersih mampu menciptakan berbagai terobosan-teobosan baru demi kemajuan pembangunan daerah, dengan memaksimalkan potensi sumberdaya kelautan atau blue ekonomi (ekonomi biru). Karena Kepulauan Sitaro memiliki potensi yang cukup besar bahkan sangat besar di sektor kelautan ini, namun belum dikelolah secara maksimal. Karena itu saya mengajak kedepan Pemerintah Sitaro dibawah kepemimpin anda berdua, dapat menggalakan blue ekonomi, karena hari depan Sitaro berada di perairan laut ini. Disamping terus dikembangkan komoditi pala yang telah menjadi komoditi ekspor dari warga karangetang ini.

Hadir dalamPelantikan itu Wagub Dr. Djouhari Kansil MPd bersama Ibu Mieke Kansil Tatengkeng, Ketua TP PKK Sulut ibu Deitje Sarundajang Laoh Tambuwun yang juga selaku Ketua Dekranasda Sulut,  Kapolda  Sulut Brigjen Polisi Robby Kaligis, Irdam Wirabuana Kol. A.B Maluega, serta para Wakil Bupati Se Sulut.(Kabag humas judhistira Siwu selaku jubir Pemprov).

Jumat, 06 September 2013

Prof. Ryaas Rasyid: "Sarundajang Yang Paling Kompeten"



Tokoh reformasi Indonesia Prof.DR. M. Ryaas Rasyid melontarkan pernyataan menarik saat menyampaikan beberapa pendapatnya tentang isu perpolitikan yang sedang berkembang di negeri ini lebih khusus mengenai suksesi kepemimpinan nasional disela-sela acara halal bi halal Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) di ballroom hotel Kawanua Aerotel, Jumat (6/9). Mantan Menteri Negara Otonomi Daerah dan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara era Presiden Gus Dur itu mengatakan bahwa kaum intelektual seyogyanya mengambil peran penting dalam suksesi nasional dalam hal ini dalam proses melahirkan pemimpin negara. Pria kelahiran Gowa Sulawesi Selatan itu juga menganalogikan bagaimana republik ini terbentuk karena peran para intelektual yang tergabung dalam Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia ( PPKI) sehingga kemerdekaan Indonesia diproklamirkan oleh Ir. Soekarno dan Moh. Hatta pada tahun 1945. "Sudah saatnya kita ini sebagai intelektual kembali mengambil bagian penting dalam proses melahirkan pemimpin negeri ini", ujar Ryaas. Ketika menyinggung soal konvensi calon presiden yang sementara digulir salah satu partai politik terbesar di negara ini, pria yang juga merupakan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) ini berkata bahwa dalam pengamatan pribadinya, ia menilai bahwa dari beberapa peserta yang terjaring, Gubernur Sulut DR.S.H. Sarundajang merupakan figur yang paling 'kompeten' untuk menjadi pemimpin di republik ini. "Saya memberikan penilaian yang objektif bukan karena Pak Sarundajang adalah Ketua Umum AIPI, tapi karena 'track record' beliau yang telah teruji. Baik dari pengalaman birokrasi pemerintahan, bagaimana beliau sukses dalam membangun daerah, dan bagaimana beliau menyelesaikan tugas-tugas kenegaraan yang diberikan melalui langkah-langkah dan strategi dalam mencarikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi", ujar peraih gelar Doktor di Hawaii University Amerika Serikat tersebut.
Beberapa pengamat politik papan atas hadir dalam acara tersebut antars lain DR. Ikrar Nusa Bhakti, PhD dan Prof.DR. Burhan Magenda. Masing-masing memberikan sumbengan pemikiran dalam rangka upaya AIPI memberikan kontribusi terhadap perpolitikan Indonesia kedepan yang lebih baik.
(Juru bicara Pemprov Sulut Judhistira Siwu, SE, MSi )