Selasa, 12 November 2013

Sarundajang Lepas Kontingen PORNAS KORPRI Sulut

Dalam rangka mensukseskan pelaksanaan Even Nasional Pekan Olahraga Nasional KORPRI di daerah Nyiur melambai provinsi sulawesi utara maka Gubernur Sulawesi Utara DR. S. H. Sarundajang melepas kontingen Pornas KORPRI Sulut ke 16 yang akan dilaksanakan di lobi Kantor Gubernur (12/11) manado.
Pada kesempatan tersebut Sarundajang didampingi Wagub Sulut DR. Djouhari Kansil, MPd, Sekda Prov. Ir. Siswa Rahmat Mokodongan dan seluruh Pejabat eselon II di lingkungan pemprov. Sulut mengatakan bahwa pelaksanaan Pornas Korpri ini memang sudah lama nanti oleh segenap warga korpri untuk menunjukan kemampuan dan prestasi dari setiap warga korpri di seluruh indonesia maka sebagai tuan rumah sulut patut berbangga karena pada tahun ini boleh menjadi tuan rumah. Kata Sarundajang.

Lebih lanjut Sarundajang berpesan dan berharap agar setiap atlit Pornas Korpri sulut  dapat menjaga kesehatan dengan baik dan mengikuti setiap arahan dari pembina serta dapat beristirahat dan latihan dengan kesungguhan agar dapat memberikan kemampuan terbaik untuk berlomba dan menggapai hasil yang maksimal. Dan sebagai tuan rumah diwajibkan agar setiap warga korpri dan warga masyarakat untuk dapat menjaga nama baik daerah nyiur melambai. 
Sebelumnya didahului laporan kadis pemuda dan olahraga B. Mononutu, SH yang mengatakan atlit Pornas KORPRI sulut berjumlah 96 atlit dan akan mengikuti 7 cabang olahraga yakni tenis meja, tenis lapangan, bulutangkis, catur, brige, volly ball dan futsal.(kabag humas Pemprov Sulut selaku jubir, Judhistira Siwu, SE,MSi)


Purgiantoro: Penyaluran Dana Balsem Sulut Capai 98 Persen

Penyaluran dana bantuan langsung sementara (Balsem) bagi rakyat miskin di provinsi sulawesi utara sampai dengan akhir Oktober 2013  telah mencapai 98, 96 persen, ssementara untuk nasional telah  mencapai 97 persen. Keberhailan penyaluran dana bantuan bagi  rakyat miskin di daerah sulut ini berkat adanya kerjasama dan kerja keras dari semua pihak baik masyarakat penerima, pemerintah maupun aparatur di jajaran kantor pos manado yang dipercayakan pemerintah untk menyalurkan dana bansos ini. Apalagi dukungan dari Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang maupun Wagub Dr. Djouhari Kansil MPd  serta para Bupati dan Walikota  ikut terlibat langsung menyalurkan dana balsem ini kepada masyarakat, hal itu dikatakan Kepala Kantor Pos Manado Purgiantoro, di selah-selah  penyaluran bansos pada upacara peringatan hari pahlawan di halaman kantor gubernur sulut baru lalu.
Diakuinya bahwa dalam penyaluran balsem ada sedikit kendala yang belum terserap terutama di daerah kepulauan nusa utara seperti miangas dan marore, karena ketika kami berada disana saat melakukan pembayaran warga penerima balsem sebagian tidak berada ditempat, mungkin bepergian untuk bekerja,  namun demikian kami terus berupaya untuk menuntaskan kendala tersebut. Karena itu dihimbau kepada  warga yang belum menerima segera mengambilnya di kantor pos terdekat, harap lelaki yang murah senyum ini. (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).
      

Sarundajang : Muspika Menjadi Unjung Tombak Pemerintahan di Wilayah

Camat, Kapolsek dan Koramil sebagai unsur pimpinan kecamatan menjadi ujung tombag pemerintahan yang ada di wilayah. Karena peran kalian sebagai unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) sangat strategis dalam mengimplementasikan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang ada di wilayah. Hal itu dikatakan Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang ketika membuka Rakor Penyelenggaraan Pemerintahan Umum di Wilayah Provinsi Sulut, di Hotel Aryaduta manado, Selasa (12/11) kemarin.
Kegiatan yang digelar Biro Pemerintahan dan Humas, menurut Gubernur dua periode ini sebagai sesama unsur muspika  kalian harus kompak, bangun komunikasi yang harmonis serta kerjasama yang baik dilapangan sehingga roda pemerintahan akan berjalan lancar.  ini merupakani modal utama kalian untuk suksenya tugas kalian dilapangan. Apalagi tahun-tahun kedepan tugas-tugas berat akan saudara hadapi bersama seperti  pemilihan calon legislatif (pilcaleg) dan pemilihan Presiden RI. Ini semua membutuhkan ekstra kerja keras dari kalian semua, dalam membina serta mengayomi masyarakat yang ada di wilayah.
Bagian lain Sarungdajang mengingatkan bahwa penguatan fungsi gubernur sebagai kepala daerah sekaligus sebagai wakil pemerintah pusat di wilayah provinsi dimaksudkan  untuk memperkuat hubungan antar tingkatan pemerintah pusat dan daerah, untuk itu penguatan fungsi gubernur dalam pelaksanaan koordinasi pembinaan dan pengawasan (korbinawas) menjadi sangat strategis sebagai bagian dari upaya membangun sinergitas antar pemerintah pusat dan daerah serta pencapaian penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik.
 Asisten pemerintahan dan kesra Edwin Silangen, SE MS mengatakan, pelaksanaan yang akan berlangsung selama dua ari diikuti 266 peserta. Sedangkan tujuan dari kegiatan ini dalam rangka meningkatkan koordinasi penyelenggaraan pemerintahan umum dan pengenalan peraturan dan perundang-undangan dalam hal pengendalian penyelenggaraan pemerintahan daerah kabupaten/kota, tambah mantan Asisten Administrasi Umum.
Turut hadir Wagub DR. Djouhari Kansil, MPd, Kapolda Sulut, Kasrem 131 Satiago, Karo Pemerintahan dan Humas DR Noudy  R P Tendean SIP MSi,  Kaban P3A, Kepala RSJ Prof DR VL Ratumbuisang Dr. Jemmy Lampus, kabag Pemerintahan Drs. Lucky Taju MSi, Kasubag Dekon dan TP Boslar Sanger SE, Kasubag  Pemeriintahan Umum Ch. Iroth SSTP dan Kasubag Dukcapil Nita Tarumingkeng SSTP (kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).




Mokodongan Irup di HKN Sulut

Keluarga besar Dinas Kesehatan Provinsi Sulut, Selasa (12/11) kemarin, menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke- 49 di halaman kantor Dinas Kesehatan Provinsi Sulut. Bertindak selaku Inspektur Upacara Sekprov Sulut Ir. Ssiswa R Mokodongan.
Dalam upacara tersebut Mokodongan yang turut didamping Plt. Kadis Kesehatan Sulut Dr. Grace Lisye Punuh M.Kes telah menyematkan Satya lencana karya satya 20 Tahun kepada Direktur Utama BLU RSUP Prof Kandou Dr. Maxi Rondonuwu, DHSM. MaPRrs, Merry Rumbay M.Kes dan Alpius Tamarindang, menyerahkan SK Kenaikan Pangkat Pembina Tkt I golongan ruang IV/B masing-masing kepad Kepala RS Noongan Dr. Greity Inggri Giroth M.Kes dan Kabid PMK Dr. Nora Lumentut M.Kes, penyerahan hadiah kepada siswa SD sebagai duta lingkungan sehat serta penyerahan SK pensiun kepada beberapa pegawai yang memasuki purna tugas.
Menkes RI DR. Nafsiah Mboi, SPA. MPH dalam sambutan tertulis yang disampaikan Mokodongan, mengajak seluruh jajaran kesehatan di tanah air, untuk merenungkan kembali makna peringatan HKN Tahun ini. Perjalanan kita masih panjang, kerja belum selesai, tugas belum tuntas sebab tantangan pembangunan kesehatan makin kompleks, seiring berjalannya waktu dan seiring berjalannya pembangun di segala bidang, jelasnya, sembari menyebutkan marilah kita saling merapatkan barisan, bekerja sama, bahu membahu untuk mengantar bangsa Indonesia melalui jembatan emas pembangunan kesehatan menuju masyarakat yang sehat sejahtera, ujar Menkes seperti dituturkan oleh Mokodongan. Hadir dalam upacara tersebut Sekretaris Dinkes Dr. Juni Tampemawa M.Kes Mars, Direktur RSJ Prof DR VL Ratumbuisang Dr. Jemmy JR




Lampus, Kepala RS Teling serta pejabat terkait lainnya. (Kabag humas Judisthira siwu selaku jubir pemprov).      
    

Senin, 11 November 2013

Wagub: Bulan Depan Realisasi Anggaran Harus Capai 89 Persen

Rapat evaluasi pengawasan dan penyerapan anggaran (EPPA) posisi per 31 Oktober 2013 untuk realisasi anggaran baru mencapai 57 persen dibanding bulan september hanya 55 persen itupun sudah termasuk dengan ABT. Sedangkan realisasi fisik mencapai 73,21 persen dibanding dengan bulan lalu 66, 89 persen  berarti terjadi kenaikan, hal itu disampaikan Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd didampingi Karo Pembangunan Farly Kotambunan SE, saat memimpin Rapat EPPA yang berlangsung, Senin (11/11) kemarin di ruang rapat Wagub.
Kansil mengakui dalam evaluasi kali ini masih ada beberapa SKPD yang masuk kategori sona merah, hal itu lebih disebabkan karena kegiatan SKPD dimaksud baru akan berjalan bulan Nopember 2013 ini, seperti Sekretariat Korpri Sulut ada ajang Pornas Korpri pada  akhir Nopember ini. Selanjutnya ada sebagian SKPD yang sebelumnya mendapat rapor hijau tiba-tiba terjun bebas  masuk kesona merah karena ada ketambahan anggaran dan belum merealisasikan laporan dari tim EPPA internal yaitu SKPD dimaksud.
Untuk itu Kansil berharap untuk rapim bulan depan kiranya realisasi anggaran maupun fisik harus mencapai 89 persen, mengingat sisa waktu tahun anggaran 2013 sudah semakin dekat, hendaknya kalian harus memacu terus sehingga terjadi peningkatan, ujarnya.
Disamping itu Kansil juga mengingatkan, agar semua program kegiatan yang dilaksanakan di akhir tahun anggaran ini, harus sesuai dengan perencanaan yang matang dengan mengikuti aturan ketentuan yang berlaku secara transparan dan akuntabel, hal itu guna menghilangkan kesan buruk penilaian dari masyarakat, harap Kansil yang baru mendapat kenaikan pangkat tertinggi sebagai seorang PNS yaitu pembina utama IV/e. (Kabag humas Judhisthira Siwu selaku jubir pemprov).

       

UMP Sulut RP. 1.900.000

Upah Minimum Provinsi (UMP) Sulawesi Utara tahun 2014 telah di tetapkan Pemerintah Provinsi Sulut sebesar Rp. 1.900.000. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Provinsi Sulut Ir Siswa R Mokodongan Senin (11/11), saat memimpin rapat kerja evaluasi jajaran Pemprov Sulut.
“Pemerintah Provinsi telah menetapkan UMP Sulut tahun 2014, pergub tersebut telah keluar per 1 november 2013” kata Mokodonagn.
Penetapan itu disahkan melalui peraturan Gubernur nomor 45 tahun 2013  tentang kenaikan Upah Minimum Provinsi. Mokodongan mengharapkan seluruh pihak yang terkait dapat mendukung bersama dan mempersiapkan diri untuk merealisasikan  keputusan ini.

Khusus untuk tenaga Kontrak dan Honorer yang ada di lingkup Pemprov Sulut, Mokodongan menegaskan setiap kepala SKPD untuk segera mensesuaikan anggaran tahun 2014 mendatang aagr tida terjadi kesimpang siuran dalam masalah penganggaran.(Kabag humas Judhistira A.K Siwu, SE,Msi selaku Jubir Pemprov)

Sekprov Ingatkan Semua SKPD Wajib Dukung Pornas Korpri

Seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), lingkup Pemprov Sulut diwajibkan mendukung pelaksanan Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Korpri XIII tahun 2013 yang akan dilaksanakan 20 sampai dengan 29 Novembar mendatang.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Provinsi SUlut Ir Siswa R Mokodongan saat mempimpin rapat kerja evaluasi bersama pejabat Eselon II,II dan IV Pemprov Sulut Senin (11/11) bertempat di ruang mapalus kantor Gubernur Sulut.
“Saya mengharapkan semua turut serta mensukseskan kegiatan ini, setiap SKPD wajib mendukungpenuh dan berkontribusi sehingga acara ini sukses,” ujar Sekprov.
Acara yang akan di hadiri oleh Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono ini, rencananya akan di buka di GOR stadion maesa Tondano dan di ikuti oleh 3534 atlit se Indonesia. Untuk itu Sekprov menghimbau juga kepada seluruh pihak untuk turut serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban daerah.

Setiap dinas yang diberi tangungjawab untuk mempersiapkan lokasi perlombaan juga diharapkan mempersiapkan diri dengan baik. Diketahui sejumlah olahraga yang akan dilaksanakan diantaranya catur dan bridge bertempat di Gran Kawanua, Volly Ball bertempat di SMU N 1 Manado, Bulu Tangkis bertempat di GOR Arie Lasut Mapanget.(Kabag Humas Judhistira A.K Siwu selaku Jubir Pemprov Sulut)