Selasa, 07 Januari 2014

Pendeta GMIM Doakan Sarundajang Ikut Konvensi Capres

Ribuan Pendeta dan Guru Agama yang tergabung dalam Kerukunan Keluarga Pendeta dan Guru Agama (KKPG) GMIM, menggelar Ibadah Natal dan menyambut Tahun Baru 2014 yang dipimpin Ketua BPMS GMIM Pdt Piet H Tampie STh MSi, di halaman  GMIM Sentrum Manado, Selasa (7/1) kemarin.
Kegiatan yang digelar oleh panitia Wilayah GMIM Sentrum itu ikut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Sulut Pdt. Meiva Salindeho Lintang STh, Wagub Dr. Djouhari Kansil MPd, Muspida Sulut serta dari kalangan pejabat.
Para hamba Tuhan yang berdatangan dari Tujuh Kabupaten/Kota  se- Sulut yaitu Minahasa, Tomohon, Bitung, Minut, Mitra, Minsel dan Manado turut mendoakan Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang  sebagai salah satu Calon Presiden (Capres) Konvensi dari Partai Demokrat.
Dukungan Doa dari hamba-hamba Tuhan itu, sekaligus mendorong putra Kawangkoan ini untuk terus maju dalam konvensi capres tersebut. “Lewat doa tadi saya merasa terdorong untuk menjalankan  amanh yang diberikan oleh Presiden SBY, kepada saya”, katanya seraya menyebutkan, tentunya  kepercayaan ini   harus  dilaksanakan, karena ini merupakan sebuah penghormatankepada seorang putra daerah yang beragama minoritas.
Karena itu saya memberi apresiasi positif sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya dorongan doa yang diberikan  pendeta dan guru agama GMIM ini kepada saya. Ini merupakan bentuk komitmen GMIM kepada seorang Gubernur, karena kuasa doa sungguh luar biasa, ujarnya.
Sementara terkait dengan masalah aset GMIM, Gubernur berjanji pemprov akan membantu untuk penatan sekaligus penertiban aset tersebut, sehingga akan mempermudah administrasi Sinode GMIM, tandasnya. Gubernur juga telah menyerahkan diakonia kepada beberapa  pendeta dan guru agama serta menyumbangkan beras 2 ton. (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).   






       

Gubernur Pimpin Raker Awal Tahun

Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang didampingi Wagub Dr. Djouhari Kansil MPd serta Sekprov Ir. Siswa R Mokodongan menggelar acara Rapat Kerja (Raker) awal Tahun 2014 dengan seluruh jajaran Pejabat Eselon II dan III dilingkungan Pemprov Sulut.
Kegiatan yang digelar di ruang Huyula Kantor Gubernur, Selasa (7/1) kemarin,  turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Edwin Silangen SE MS Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Drs Sanny Parengkuan MAP, Asisten III Bidang Administrasi Umum Nixon Watung SH, Inspektur Provinsi Drs. Mecky M Onibala MSi dan para   Staf Ahli Gubernur.
Dalam raker tersebut Gubernur, minta beberapa hal terkait dengan program kegiatan yang menjadi tugas pokok dan fungsi dari masing-masing SKPD yang belum tuntas di tahun 2013 lalu, kiranya segera diselesaikan, contohnya seperti masalah di Badan Perpustakaan, masalah tukar guling tanah pemprov dengan TNI AL, kemudian tanah yang ada di kalasey, kiranya instansi terkait segera menuntaskannya di Tahun 2014 ini.
 Sarundajang juga mengingatkan, pejabat yang ditugaskan untuk mewakili pimpinan dalam suatu acara harus menghadirinya, jangan sebaliknya tidak mau hadir, bahkan kalaupun hadir terkesan kaku sehingga memberi kesan tidak baik kepada masyarakat, hal seperti ini harus dihindari.
Selain itu kekompakan kerja yang ada selama ini, di antara sesama pegawai diharapkan terus dijaga dengan baik, jangan sampai terjadi pimpinan jalan kekiri dan yang lain jalan kekanan, sebab ini sangat berbahaya dalam suatu organisasi. Organisasi akan menjadi dinamis jika ada kekompakan baik pimpinan maupun anak buahnya, tandas Sarundajang. (Kaba Humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).




Senin, 06 Januari 2014

Sarundajang Resmikan Kantor OJK

Gubernur Sulawesi Utara DR. S. H. Sarundajang didampingi Deputi komisioner pengawas industri keuangan non bank OJK Pusat Ngalim Sawega dan Dwi Suharyanto selaku Plh. Kepala kantor cabang OJK prov. Sulut, gorontalo dan Malut, melakukan peresmian Operasional kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara bertempat di ruang wale kantor perwakilan Bank Indonesia  prov. sulut, manado (6/1)
Sarundajang mengatakan bahwa dengan dibukanya operasional Otoritas Jasa Keuangan di manado merupakan langkah yang tepat karena akan semakin mempermudah dalam menjangkau masyarakat untuk melakukan pelayanan dan perlindungan konsumen serta dapat mengoptmalkan untuk melakukan pengawasan perbankan dan keuangan nonbank.
“OJK sebagai lembaga independen yang memiliki fungsi pengaturan dan pengawaan industri perbankan akan menjadi salah satu aktor kunci dan pemacu serta pendukung utama dalam gerak percepatan pembangunan ekonomi di provinsi sulawesi utara.” Kata Sarundajang.

Sarundajang mengharapkan dengan beroperasinya lembaga independen seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maka fungsi pengawasan terhadap lembaga keuangan dapat dilakukan lebih terintegrasi guna mendukung terciptanya sistem keuangan yang makin stabil dan kokoh. “Ke depan, kegiatan jasa keuangan di berbagai sektor dapat tampil dengan pelayanan yang teratur, adil, transparan dan akuntabel serta mampu melindungi kepentingan masyarakat” Harap Sarundajang. (Kabag Humas Judhistira Siwu selaku Jubir Pemprov Sulut)

Gubernur Pantau Langsung Pembebasan Lahan Tol Manado Bitung

Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang,  merasa ikut bertanggungjawab terkait  soal lambannya sisa pembayaran lahan tol Manado-Bitung di kabupaten Minut yang di lakukan oleh Panitia di beberapa bidang tertentu yang dianggap masih tersendat-sendat karena terkendala dengan masalah status kepemilikan tanah.
 Untuk memperlancar semua itu, beberapa hari terakhir ini saya akan turun tangan langsung dilapangan  sekaligus memantau proses pembayaran ganti rugi   pembebasan lahan tersebut kepada masyarakat. Hal itu dikatakan Gubernur saat memimpin rapat pembahasan Jalan Tol Manado- Bitung antara Pemprov,  Pemkab Minut dan Pemkot Bitung, di ruang Ex WOC, Senin (6/1) kemarin.
Kegiatan yang ikut di hadiri Wagub Dr. Djouhari Kansil MPd, Sekprov Ir. Siswa R Mokodongan, Bupati Minut Sompie Singal, Wawali  Bitung Max Lomban serta pejabat terkait lainnya, terlihat sangat serius mendengar arahan dan bimbingan dari orang nomor satu di Sulut.
Pembebasan lahan ini secepatnya kita tuntaskan agar tidak mempengaruhi acara pengresmian di mulainya (Ground Breaking) mega proyek  yang nantinya akan dilakukan Menko Perekonomian Hatta Rajasa pada Bulan Januari 2014 ini.
Karena itu saya minta komitmen hari ini, jangan di rubah-rubah lagi, nantinya akan berakibat  seperti sekarang ini, yang mestinya pembebasan lahan sudah selesai tahun 2013 lalu, ujarnya sembari menyebutkan,  Mega proyek ini tidak bisa di tunda-tunda lagi karena merupakan kepentingan rakyat, sifatnya sangat penting karena terkait dengan keberlangsungan pembangunan di daerah ini, tegas Sarundajang. (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).  




TKD Pemprov Naik Rp. 500 Ribu

Kabar gembira bagi segenap jajaran PNS  yang bertugas di lingkungan Pemprov Sulut, sebab di tengah-tengah suasana pelaksanaan Apel Kerja Perdana berlangsung, Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang yang  bertindak selaku Inspektur Upacara di halaman kantor Gubernur, Senin (6/1) kemarin, telah menginformasikan bahwa adanya kenaikan tunjangan kinerja daerah (TKD) di Tahun 2014, untuk Staf akan ada kenaikan sebesar Rp. 500.000 (Limaratus Ribu Rupiah) dan yang lain kenaikannya secara proporsional.  
Pernyataan orang nomor satu di Sulut langsung   mendapat aplaus dari ribuan birokrat yang mengikuti Apel Perdana ini. Sebab  janji yang disampaikan akhir Tahun 2013 oleh Bapak Gubernur Sinyo  Sarundajang, ditepatinya saat beliau memimpin apel perdana Tahun 2014 ini, ujar Djony Teleng dan Dicky Ventje Mokodaser dua  orang staf yang bertugas di Biro Pemerintahan dan Humas .
Kami sungguh berterima kasih buat Pak Gubernur karena  sangat peduli dengan kebutuhan anak buahnya, sebab dengan adanya kenaikan Rp. 500 ribu otomatis TKD kami menjadi Rp.1 750. 000 (Satu juta Tujuh ratus  Limapuluh ribu Rupiah), sembari mengakui sebagai seorang CPNS yang baru diangkat pada Bulan Agustus 2013 lalu, melalui Jalur Honda K1, kembali berterima kahis buat pak Gubernur, tambah Johan Palandi salah seorang staf di Bagian Pemerintahan.

Dalam apel perdana kali ini Gubernur Sarundajang telah menyerahkan tiga unit mobil perpustakaan keliling, kepada Kepala Badan Perpustakaan Sulut Maxi Gagola SH MH, Drs. Basri Paturusi dari Perpustakaan Kabupaten Mitra dan  kepada Perpustakaan Kota Bitung. (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).  





      

Jumat, 03 Januari 2014

Gubernur: 2014 Menjadi Tahun Politik

Walaupun Tahun 2014 masih diliputi dengan misteri, tapi kita harus terus memperkokoh keyakinan dan senantiasa beharap kepada Tuhan serta terus berkomitmen untuk mengapai cita-cita yang menjadi harapan kita bersama karena Tahun 2014 diakui bersama juga menjadi tahun politik bagi kita di daerah Sulut. Hal itu dikatakan Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang di selah-selah penacanangan Tahun Emas Sulut pekan lalu di Bumi Beringin Manado.  Karena itu marilah kita bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban dan kerukunan. Jangan sampai kita mengorbankan nilai-nilai persaudaraan. Kita harus membuktikan kedewasaan berpolitik dan matang dalam berdemokrasi. Kita harus santun dan elegan dalam berpolitik, kita harus memiliki hati nurani pemikiran yang cerdas dalam bersikap, ajaknya sembari menyebutkan kita patut bersyukur bahwa sampai saat ini Provinsi Sulut senantiasa diberkati oleh Tuhan, masyarakat senantiasa hidup dalam kerukunan dan kedamaian, ditengah perbedaan suku, agama, etnis dan budaya.Karena melihat perbedaan itu sebagai anugerah dalam harmoni kehidupan umat ciptaan Tuhan, ujar tokoh pluralisme dari timur Indonesia (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir Pemprov).               

Gubernur: 2014 Merupakan Tahun Emas Sulut

Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang pekan lalu, di Bumi Beringin Manado telah  mencanangkan Tahun 2014 sebagai Tahun Emas bagi daerah Bumi Nyiur Melambai. Menurut Sarundajang Tahun 2014 merupakan momentum yang tepat dan strategis bagi kita semua untuk bekerja cerdas, bekerja keras, bekerja tuntas, bekerja iklhas, dalam kekompakan dan komitmen yang kuat untuk mewujudkan Sulawesi Utara sebagai salah satu pintu gerbang Indonesia di kawasan Asia Pasifik. Tahun kebangkitan menuju masyarakat Sulut yang berbudaya, berdaya saing dan sejahtera, ujarnya sembari berharap, agar setiap SKPD dapat mempersiapkan kegiatan-kegiatan yang berskala nasional dan internasional.

 Sarundajang juga menyebutkan, berbagai program strategis 2014 antara lain, peningkatan produksi dan produktivitas tanaman pertanian menuju swasembada beras. Pembangunan jalan tol, perluasan bandara dan pelabuhan kontiner, KEK/Kawasan industri, penambahan perluasan areal sawah dan pembangunan irigasi, serta perluasan jalan Manado-Tondano. Iven internasional World Coral Reef Conference (WCRC), pekan daerah KTNA dan pekan nasional KTNA, koordinasi perencanaan penanaman modal, gelar potensi investasi daerah, pertemuan asosiasi DPRD se- Indonesia, pawai budaya nusantara, gebyiar tahun emas sulut 2014, serta melanjutkan berbagai pembangunan infrasturktur lintas sektor baik sarana dan prasarana (sampras) pendidikan, kesehatan, lingkungan, pariwisata dan olahraga, melaksanakan Research And Development terhadap penyusunan masterplan  transportasi, study pemanfaatan eceng gondok, Suplay Change Terminal Regional, persampahan, waduk kuwil serta membantu pembangunan rumah layak huni dan panti jompo yang didukung dengan program Jamkesmas,pungkasSarundajang.(Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov)