Rabu, 09 April 2014

SHS : Gunakan hak pilih dengan baik

Sebagai warga negara yang baik dan  untuk menjadi teladan bagi warga masyarakat yang ada di sulawesi utara Gubernur S. H. Sarundajang memberikan hak suara pada pesta demokrasi indonesia yang dilaksanakan setiap 5 tahun sekali. Dan Sarundajang memberikan hak suara di TPS III Kel. Bumi Beringin bersama nyonya Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun tepat jam 08.00 wita (9/4).
Kepada masyarakat SHS mengajak untuk memberikan hak suara dengan sebaik-baiknya dan pilihlah sesuai dengan hati nurani,  jangan golput karena nasib bangsa  terletak pada terlaksananya pesta demokrasi ini agar dapat berjalan dengan baik dan aman maka apa yang diharapkan dari pesta demokrasi ini yaitu dapat mempersatukan serta mempererat rasa cinta pada negara.

Sarundajang mengharapkan kiranya masyarakat bersama-sama dengan aparat keamanan dapat menjaga pelaksanaan pesta demokrasi ini dengan baik,  agar masyarakat juga dapat merasakan adanya rasa aman dalam menyukseskan pelaksanaan pemilu legislatif tahun 2014 ini. (Kabag Humas Judhistira Siwu selaku Jubir Pemprov Sulut)











Wagub Nyoblos di TPS 3 Kombos Barat.

Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd bersama Isteri Ny Mieke Kansil Tatengkeng serta anak tertua Ny Inggrid Taju Kansil, Rabu (9/4) kemarin, mendatangi Tempat Pemunggutan Suara (TPS) 3 Keluarahan Kombos Barat untuk melakukan penyoblosan kertas suara pemilihan anggota legislatif DPR-RI, DPRD Provinsi Sulut, DPRD Kota Manado dan penyoblosan kertas suara bagi Anggota DPD-RI asal sulut. Kehadiran orang nomor dua sulut di TPS 3 Kombos barat seakan memberi motivasi kepada kelompok penyelenggara pemunggutan suarah (KPPS), dan para  pemilih yang sudah hadir sejak pukul 07:00 Wita  serta saksi dari parpol.  
Usai melakukan penyoblosan Wagub, langsung melakukan pemantauan pelaksanaan pemunggutan di TPS 1 Kelurahan Kombos Barat, selanjutnya menuju TPS 4, TPS 5, TPS 8, TPS 9, serta TPS 14 dan TPS 15 Kelurahan Kombos Timur yang berlangsung di SDN 88 Kombos Timur Kec, Singkil.

Wagub mengatakan, antusiasme warga masyarakat pemilih untuk hadir di TPS-TPS dinilai sangat besar. Dengan kegembiraan dan kebersamaan yang ada itu mereka sadari bahwa suara mereka sangat menentukan nasib bangsa Indonesia dan daerah sulawesi utara. Kesempatan itu Kansil tak lupa menyampaikan pengharggaan dan ucapan terima kasih kepada aparat kepolisian yang telah melaksanakan tugas dengan baik untuk mengamankan penyaluran logistik pemilu hingga sampai pada hari pemunggutan suara saat ini, juga kepada penyelenggara pemilu Kansil tak lupa memberi apresiassi karena selama seminggu ini sudah mempersiapkan dengan bak, dan ini merupakan bentuk pengabdian, termasuk saksi-saksi yang ada. Kepada warga Kansil mengajak agar tidak golput, tapi marilah Kita sukseskan pemilu legislatif ini dengan memberikan suara kita di TPS, sembari mengajak semua warga sulut berdoa untuk suksesnya pelaksanaan pemilu legislatif ini sehingga bisa berlangsung dengan aman, damai dan lancar. (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).  









        



Senin, 07 April 2014

Wagub: Sektor Pertanian Telah Memberikan Hasil yang Signifikan

Sampai saat ini sektor pertanian masih menjadi sektor andalan dalam membangun perekonomian nasional, sehubungan dengan kontribusinya terhadap pembentukan PDRB sumber devisa melalui ekspor, penyediaan pangan dan penyediaan bahan baku industri, pengentasan kemiskinan dan penyediaan lapangan kerja serta  peningkatan pendapatan masyarakat. Hal itu disampaikan Wagub Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd ketika membuka Musrembang Pertanian (Musrembangtan) yang digelar Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulut, di Hotel Arya duta Manado, Senin (7/4) kemarin.
Kegiatan yang diikuti seluruh Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten/Kota se- Sulut itu, menurut Wagub untuk daerah provinsi sulut sendiri capaian penyelenggaraan urusan pertanian dan peternakan pada Tahun 2013 telah memberikan hasil yang sangat signifikan, namun perlu kita sadari bersama meskipun setiap tahun terdapat peningkatan produksi, laju pertumbuhan penduduk dan kebutuhan masyarakat akan meningkat pula, sehingga pembangunan pertanian dan peternakan kedepan menghadapi tantangan yang cukup besar bahkan semakin kompleks, jelas Kansil sembari menyebutkan, hal ini bisa terlihat dari semakin banyaknya permasalahan makro maupun teknis operasional kegiatan di lapangan terkait dengan proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi serta dukungan anggaran yang memadai.
Untuk itu Kansil berharap, Musrembangtan ini kiranya dapat menghasilkan suatu perencanaan pembangunan yang tepat, guna mewujudkan target utama pembangunan pertanian dan peternakan provinsi sulut sampai dengan Tahun 2015sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2010-1015 yaitu pencapaian Sulut swasembada beras dan swasembada pangan berkelanjutan dan menyukseskan pncapaian swasembada daging sapi nasional.  
Kadis Pertanian dan Peternakan Prov. Sulut. Ir. J Panelewen MSi menyebutkan,  kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu bertujuan untuk melakukan persiapan perencanaan program dan kegiatan pembangunan pertanian Tahun 2015 dan komitmen bersama antara Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi dan Dinas Kab/Ko untuk meningkatkan produksi tanaman pangan, hortikultura dan peternakan Tahun 2015. Sedangkan pesertanya adalah Kadis kab/ko, Kabid Kepala UPTD dan Kepala Seksi yang menangani teknis pertanian dan peternakan, tambah Panelewen. Turut hadir Kabag Penyusunan Program dan Wilayah Biro Perencanaan Saetjen Kementan  Dr. Ir. Suwandi MSi. (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov). 





   


Wagub Hadiri Deklarasi Anti Politik Uang dan Praktek Kecurangan Pemilu.

Pelaksanaan sosialisasi dan deklarasi anti politik uang dan anti praktek kecurangan Pemilu, merupakan media untuk melahirkan komitmen bersama dalam menyelenggarakan proses demokrasi yang jujur, adil  dan beradab. Hal itu dikatakan Wagub Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd, saat menghadiri kegiatan tersebut di MCC Manado yang digelar Bawaslu Sulut, Senin (7/4) kemarin.
Secara khusus Wagub mengatakan, pelaksanan sosialisasi dan deklarasi saat ini dipahami sebagai upaya untuk menyadarkan kita sekalian agar menghindari politik uang dan melakukan tindakan kecurangan dalam pemilu.  
 Kehadiran partai politik didaerah berfungsi sebagai mitra pemerintah untuk menyebarluaskan berbagai rencana dan kebijakan pemerintah. Dengan demikian terjadi arus informasi serta komunikasi dari atas kebawah secara timbal balik, di mana parpol memainkan peranan sebagai penghubung antara pemerintah dan warga masyarakat, jelas Wagub.

Selanjutnya dalam rangka mewujudkan Pemilu yang berjalan damai, orang nomor dua di sulut ini mengajak, seluruh parpol peserta pemilu dan seluruh caleg serta calon perseorangan untuk tetap merapatkan barisan dan berkomitmen untuk menyuskeskan Pemilu ini dalam suasana damai. Hindari Politik uang untuk membeli suara rakyat sebagai jalan pintas mencapai tujuan organisasi dan mengabaikan kepentingan rakyat.  (Kabag humas Judisathira Siwu selaku jubir pemprov).



Onibala Terima Satya Lencana 30 Tahun

Inspektur Provinsi Sulut Drs. Mecky M Onibala MSi,  Senin (7/4) kemarin menerima Satya Lencana Karya Satya 30 Tahun dari presiden RI SBY. Selain Onibala, Wadir Yanmed dan Keperawatan pada RSJ Prof. Dr. VL. Ratumbuisang Dr. Frida Magdalena Agu SP.KJ serta Frangky H Wuwungan Staf Diknas Sulut juga menerima Satya Lencana Karya Satya 20 dan 10 Tahun. Penyerahan Pengharggaan itu berdasarkan Keputusan Presiden RI SBY No. 75/TK/Tahun 2013 Tanggal 14 Nopember 2013. Penyematan lencana itu dilakukan Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang pada Apel perdana Bulan April di lingkungan jajaran PNS Pemprov Sulut, Senin (7/4) kemarin. di ruang mapalus kantor gubernur.
Gubernur berharap, jajaran birokrat dilingkungan pemprov sulut untuk terus meningkatkan disiplin kerja. Masalah disiplin menurut orang nomor satu di sulut berkaitan dengan sikap mental dan kepatuhan sebagai PNS maupun pejabat dalam menjalankan tugas pokok sehari-hari. Karena ini sering lupa dan alpa maka masalah disiplin harus diulang-ulang untuk diingatkan agar bisa meningkatkan kinerja.
 Menurut Gubernur dua periode ini, disiplin adalah kepatuhan kita sebagai PNS maupun pejabat dan ini tak boleh dipisah-pisahkan dan ini harus dijadikan naluri dengan menjunjung tinggi disiplin dengan sikap mental dan tingkah laku kita. Mulai dari masuk kantor hingga keluar kantor termasuk baju seragam merupakan implementasi dari  disiplin seorang birokrat. Bagi saya disiplin itu adalah peleburan mental dari yang dipimpin dengan yang memimpin walaupun orang yang memimpin itu lebih tua dari kita, ujarnya sekaligus menyebutkan, disiplin itu melekat dan menjadi naluri kedua kita, disamping itu Gubernur juga mengingatkan, soal sikap mental dan attitude yang dimulai dari tutur kata, sopan santun berbicara seorang bawahan kepada atasan maupun atasan kepada bawahan termasuk melayani masyarakat.   

Diakhir sambutannya Gubernur berharap Pemilu legislatif 9 April 2014 yang tinggal menunggu jam, PNS berkewajiban untuk menyalurkan hak suaranya di TPS dengan memilih wakil-wakil rakyat swesuai hati nurani, serta jangan terpengaruh dengan politik uang karena hanya merusak sistem demokrasi bangsa. Turut Hadir Wagub Dr. Djouhari kansil MPd, Sekprov Ir. Siswa R Mokodongan dan pejabat teras Pemprov Sulut. (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).








Minggu, 06 April 2014

Wagub: Gereja Budayakan Gerakan Menanam

Wakil Gubernur Sulut DR. Djouhari Kansil MPd mengatakan setiap warga gereja hendaknya mampu membudayakan gerakan menanam, hal itu dikatakannya saat beribadah bersama Jemaat GMIM Bethel Bulo Wil. Wori Minut, Minggu (6/4). Ibadah yang dihadiri pula Isteri Wagub Sulut Ny Mieke Kansil Tatengkeng, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kadis Kesehatan dr. Grace Punuh M.Kes, Kadis Koperasi dan UMKM Drs. Mourits Berhandus SH MSi, Kabid Binwas BKD Sulut Jhon Marentek AP MSi. Menurut Kansil Jemaat Bethel memiliki sumber daya alam yang cukup melimpah untuk menanam pohon cabe (rica), tomat dan sayur-mayur, karena itu kiranya budaya menanam di tengah-tengah persekutuan jemaat perlu erus digerakan, sehingga warga jemaat di kemudian hari tidak akan kesulitan untuk mencari kebutuhan pokok ini, ajaknya. sembari menyebutkan, gerakan ini sudah lama di gulirkan oleh pemerintah provinsi maupun pemerintah kab. minut, karena itu marilah sekali lagi saya ajak agar jemaat mau memanfaatkan setiap lahan yang ada baik dikebun maupun halaman rumah untuk dimanfaatkan menanam bahan kebutuhan pokok seperti ini. 

Bagian lain Kansil juga mengajak, jemaat Bethel  untuk dapat memberikan hak suaranya pada pemilu legislatif  9 April 2014 mendatang dengan jujur dan adil.  Karena hak suara anda sangat menentukan terpilihnya para wakil-wakil rakyat yang nantinya akan duduk dalam lembaga legislatif di DPR-RI, DPD-RI serta DPRD Provinsi serta DPRD Kabupaten/Kota. (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).   



Jumat, 04 April 2014

Tendean: Penyaluran Bansos Usai Pemilu Legislatif

Dana bantuan sosial (Bansos) di Pemprov Sulut untuk Tahun Anggaran (TA) 2014  diakuinya mencapai Rp. 20 M. Jumlah tersebut ternyata cukup fantastis tertata di tahun politik ini. Pasalnya, jumlah tersebut ternyata mengalami kenaikan hingga mencapai 400 persen dari realisasi penyaluran bansos TA 2013 lalu yang hanya Rp. 5,5 M hal itu disampaikan Kepala Biro Pemerintahan dan Humas DR. Noudy RP Tendean SIP MSi pada acara pertemuan pers dengan wartawan liputan Pemprov sulut, Jumat (4/4) di aula pres room pemprov lantai dua kantor gubernur. Kegiatan itu turut didampingi Karo Orgganisasi Jemmy Ringkuangan AP MSi, serta Kasubag Pengumpulan dan Penyaringan Informasi Vietje Havelaar SE berlangsung dalam suasana kekeluarggaan.
 Tendenan menyebutkan, Sesuai arahan Bapak Gubernur Dr. Sinyo Harry Sarundajang penyaluran dana bantuan sosial akan dilaksanakan usai pemilu legislatif 9 April 2014 mendatang, hal itu guna menghindari berbagai kecuriggaan dari warga masyarakat di bumi nyiur melambai. Jelas mantan Direktur IPDN kampus regional sulut, sembari menyebutkan pemprov sulut tidak mau kecolongan Cuma gara-gara bansos tersebut, karena memang sebelumnya sudah ada surat edaran KPK agar penyaluran bansos ditunda hingga pemilu legislatif, ujarnya.
Sedangkan untuk dana hibah TA 2014 Tendean menyebutkan, mencapai Rp. 24, 2 M yang diperuntukan bagi organisasi kemasyarakatan (ormas) Rp. 4,9 M serta kelompok masyarakat Rp. 19,2 M. Pencairan bansos dan hibah 2014 ini, untuk proposal tahun 2013, tambah Doktor jebolan UGM Jogya.
Kesempatan itu Karo Orgganisasi, Jemmy Ringkuangan mengajak wartawan liputan pemprov untuk menyukseskan  pemilu legislatif 9 April 2014. Sebab pesta dekokrasi ini bukan hanya menjadi tugas pemerintah tapi semua komponen warga termasuk para wartawan didalamnya, karena itu saya minta wartawan jangan bersikap golput pada pemilu legislatif mendatang, tetapi menjadi motivator mendorong masyarakat untuk memberikan hak suara di TPS-TPS yang tersedia di Desa-Desa dan Kelurahan sesuai dengan hati nurani. Bagian lain mantan Kabag TUP berharap wartawan ikut pula mendukungan berbagai keberhasilan tugas-tugas pemprov sulut dibawah kepemimpinan Gubernur SHS, kunci Ringkuangan yang juga selaku Pembina Komunitas Pers Liputan Pemprov Sulut (KPLPS).

 Tendean menambahkan, khusus tanggal 9 April 2014 yang merupakan hari pemunggutan suara telah ditetapkan sebagai hari libur nasional sesuai Kepres  RI No 14 Tahun 2014 Tanggal 3 April 2014 tentang penetapan hari pemunggutan suara anggota DPR,DPD, dan DPRD sebagai hari libur nasional. (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).