Visi OD-SK : Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Pemerintahan dan Politik, serta Berkepribadian dalam Budaya.".
Kamis, 10 April 2014
Gubernur SHS: Sulut Siap Laksanakan UN!
Ujian Nasional (UN) tahun palajaran 2013/2014 yang secara serentak akan dimulai pada tanggal 14 April 2014 mendatang. Pemerintah pun telah menjadwalkan pelaksanaan UN tersebut untuk tingkat SMA/MA, SMK/MAK, dan SMALB dilaksanakan pada 14-16 April 2014. Untuk UN SMP, MTs, dan SMPLB dilaksanakan pada tanggal 5-8 Mei 2014. Bagaimana dengan persiapan provinsi Sulut? Gubernur Sulut DR. Sinyo Harry Sarundajang menyatakan bahwa Sulawesi Utara sudah sangat siap untuk menggelar agenda nasional pendidikan tersebut. "Sulut telah siap untuk melaksanakan UN, dan saya minta pihak-pihak terkait untuk membantu memuluskan pelaksanaannya", ujar Sarundajang seusai mengikuti teleconference dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof.Dr. Muh. Nuh dan Kapolri Jenderal Pol. Sutarman, Kamis (10/4/14) bertempat di ruang rapat Mapolda Sulut. Gubernur yang kala itu turut didampingi Wakil Gubernur DR. Djouhari Kansil, MPd menyampaikan apresiasi kepada pihak Polri dalam hal ini Polda Sulut yang secara aktif membantu mengamankan pelaksanaan UN ini sejak pencetakan, dan pendistribusian naskah ujian serta meminta pihak Polda untuk tetap membantu dalam pelaksanaan maupun pengumpulan naskah nanti. Gubernur menuturkan bahwa pengamanan pelaksanaan UN tidak kalah pentingnya dengan pengamanan Pemilu. "Pelaksanaan UN ini adalah agenda penting, terjadi kesalahan kecil saja bisa menjadi isu nasional. Karena itu pengamanannya tidak kalah penting dengan pengamanan Pemilu", tegas SHS.
Menurut Wagub DR. Djouhari Kansil yang sejak awal memantau dan mengawasi langsung persiapan UN di Sulut, Pemerintah Provinsi sampai saat ini tidak menemui masalah yang krusial untuk melaksanakan UN. "Tidak ada masalah yang krusial, awalnya hanya ada sedikit kekurangan informasi data dari Kota/Kabupaten namun hal itu sudah dikoordinasikan dan sudah selesai", ungkap Kansil yang juga adalah mantan Kadis Diknas Prov Sulut.
ditempat yang sama, Kapolda Sulut Brigjen Pol. Jimmy Palmer Sinaga, SH, MH langsung menginstruksikan para Kapolres dan Pejabat Utama Polda yang hadir saat itu untuk melanjutkan kegiatan pengamanan terhadap pelaksanaan UN tersebut. "Sebagaimana perintah pak Gubernur tadi, maka Polda Sulut siap mengamankan UN di daerah ini. Saya meminta seluruh kapolres untuk berkoordinasi dengan pihak pemda masing-masing. Jika didapati ada hal-hal yang berpotensi mengganggu pelaksanaan UN ini segera dilaporkan", ujar Kapolda.
Juru bicara Pemprov Sulut, Judhistira Siwu mengatakan bahwa untuk naskah UN sudah diterima pada tanggal 29 Maret lalu oleh Pemerintah Provinsi dan dipantau langsung Wakil Gubernur. "Menurut informasi pihak Dinas Diknas Provinsi, pendistribusiannya sudah dilaksanakan pada tanggal 4 April yang lalu dan untuk wilayah Minahasa, Bitung dan Manado pada tanggal 11 April", jelas Siwu.
Hadir dalam acara teleconference tersebut selain Gubernur, Wagub dan Kapolda juga Rektor Unima Prof.Dr. Philoteus Tuerah, Kepala Balai Pengembangan Mutu Pendidikan Drs. John Runtuwene, Wakapolda Kombes Pol. Petrus Ngili, Sek Dinas Diknas Sulut Drs. Ch.Sondakh dan para Kapolres se-Sulut.
(Juru Bicara Pemprov Sulut Judhistira Siwu, SE, MSi)
Wagub: Akhir Bulan Tandatangan Kontrak
Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd menargetkan, seluruh
SKPD Pemprov yang memiliki proyek fisik, paling lambat akhir bulan April 2014, sudah ada tandatangan kontrak dengan pihak ketiga. Mengingat saat ini kita
sudah akan memasuki triwulan kedua, penegasan itu disampaika orang nomor dua di
sulut saat memimpin rapat evaluasi pengawasan dan penyerapan anggaran (EPPA)
posisi Maret 2014, di ruang Mapaluse kantor Gubernur, Kamis 10/4) kemarin.
Rapim yang di hadiri Kaban BPK-BMD Praseno Hadi, Karo Pembangunan Farly
Kotambunan SE diikuti Pimpinan SKPD. “Saya menargetkan akhir bulan ini sudah
ada penandatangan kontrak proyek-proyek fisik yang ada di SKPD, karena itu SKPD
segera menyiapkan semua kelengkapan berkas ysng dibutuhkan, serta jangan
ditunda-tunda, “katanya.
Dalam Rapim kali ini, Kansil mendapati sedikitnya ada 15 SKPD yang mendapat
rapor merah diantaranya Dinas PU, Sekda, ESDM, BPMPD, BPK-BMD, Dinkes, Budpar,
Badan Perpustakaan dan Dishut, Perindag
dan Biro Kesra, begitu pula tingkat UPTD, ada sekitar 30 UPTD yang mendapat
rapor merah. Sedangkan Rapor biru ada 14 SKPD serta rapor kuning 11 SKPD.
Sementara SKPD yang tidak hadiri pada pelaksanaan DESK yang digelar Biro
Pembangunan yaitu Diknas, Dinsos, Disbudpar, dan ESDM. Karena itu Wagu minta
kehadiran SKPD dalam pelaksanaan DESK tersebut agar bisa mengetahui
permasalahan yang ada.
Karena itu semua SKPD maupun UPTD yang menerima rapor merah
saat ini kiranya bulan depan sudah harus kuning. Begitu pula dengan SKPD yang
memiliki UPTD agar setiap bulan harus ada rapat koordinasi, jangan sampai jalan
sendiri-sendiri, SKPD yang adea pekerjaan fisik harus koordinasi dengan Dinas
PU agar boleh berjalan baik. Begitu pula dengan permintaan-permintaan anggaran di
keuangan harus dipertangungjawabkan secara tepat waktu, serta penyetoran pajak
harus dilakukan setiap hari dan jangan ditahan-tahan, sementara kegiatan yang
memerlukan koordinasi hendaknya dilakukan koordinasi sehinggs tidfak terkesan
jalan sendiri-sendiri, tandas Kansil. Karo Pembangunan Farly Kotambunan mengatakan, kehadiran DESK dan pemasukan laporan sudah semakin baik. Sementara untuk paket pekerjaan TA 2014 dengan pagu diatas 200 juta untuk pekerjaan konstruksi, barang dan jasa lainnya dan untuk jasa konstruksi diatas 50 juta, termasuk penunjukan langsung agar segera dilaksanakan mekanisme proses lelang melalui ULP. Sedangkan penandatangan kontrak bersama akan dilaksanakan pada tanggal 30 April 2014, untuk paket pekerjaan yang sudah selesai proses lelang agar dapat memasukan dokumen kontrak paling lambat 21 April 2014 dan akan masuk dalam penandatanganan kontrak bersama, tambah mantan Karo Umum. (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir
pemprov).
Rabu, 09 April 2014
SHS : Gunakan hak pilih dengan baik
Sebagai warga negara yang baik dan untuk menjadi teladan bagi warga masyarakat
yang ada di sulawesi utara Gubernur S. H. Sarundajang memberikan hak suara pada
pesta demokrasi indonesia yang dilaksanakan setiap 5 tahun sekali. Dan Sarundajang
memberikan hak suara di TPS III Kel. Bumi Beringin bersama nyonya Deetje
Sarundajang Laoh Tambuwun tepat jam 08.00 wita (9/4).
Kepada masyarakat SHS mengajak untuk memberikan hak suara dengan
sebaik-baiknya dan pilihlah sesuai dengan hati nurani, jangan golput karena nasib bangsa terletak pada terlaksananya pesta demokrasi ini
agar dapat berjalan dengan baik dan aman maka apa yang diharapkan dari pesta
demokrasi ini yaitu dapat mempersatukan serta mempererat rasa cinta pada
negara.
Sarundajang mengharapkan kiranya masyarakat bersama-sama dengan aparat
keamanan dapat menjaga pelaksanaan pesta demokrasi ini dengan baik, agar masyarakat juga dapat merasakan adanya
rasa aman dalam menyukseskan pelaksanaan pemilu legislatif tahun 2014 ini.
(Kabag Humas Judhistira Siwu selaku Jubir Pemprov Sulut)
Wagub Nyoblos di TPS 3 Kombos Barat.
Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd bersama Isteri
Ny Mieke Kansil Tatengkeng serta anak tertua Ny Inggrid Taju Kansil, Rabu (9/4)
kemarin, mendatangi Tempat Pemunggutan Suara (TPS) 3 Keluarahan Kombos Barat untuk melakukan penyoblosan kertas suara pemilihan anggota legislatif DPR-RI, DPRD
Provinsi Sulut, DPRD Kota Manado dan penyoblosan kertas suara bagi Anggota
DPD-RI asal sulut. Kehadiran
orang nomor dua sulut di TPS 3 Kombos barat seakan memberi motivasi kepada kelompok
penyelenggara pemunggutan suarah (KPPS), dan para pemilih yang sudah hadir sejak pukul 07:00
Wita serta saksi dari parpol.
Usai melakukan penyoblosan Wagub, langsung melakukan
pemantauan pelaksanaan pemunggutan di TPS 1 Kelurahan Kombos Barat, selanjutnya
menuju TPS 4, TPS 5, TPS 8, TPS 9, serta TPS 14 dan TPS 15 Kelurahan Kombos
Timur yang berlangsung di SDN 88 Kombos Timur Kec, Singkil.
Wagub mengatakan, antusiasme warga masyarakat pemilih untuk hadir
di TPS-TPS dinilai sangat besar. Dengan kegembiraan dan kebersamaan yang ada
itu mereka sadari bahwa suara mereka sangat menentukan nasib bangsa Indonesia
dan daerah sulawesi utara. Kesempatan itu Kansil tak lupa menyampaikan
pengharggaan dan ucapan terima kasih kepada aparat kepolisian yang telah melaksanakan
tugas dengan baik untuk mengamankan penyaluran logistik pemilu hingga sampai
pada hari pemunggutan suara saat ini, juga kepada penyelenggara pemilu Kansil
tak lupa memberi apresiassi karena selama seminggu ini sudah mempersiapkan dengan
bak, dan ini merupakan bentuk pengabdian, termasuk saksi-saksi yang ada. Kepada
warga Kansil mengajak agar tidak golput, tapi marilah Kita sukseskan pemilu legislatif
ini dengan memberikan suara kita di TPS, sembari mengajak semua warga sulut
berdoa untuk suksesnya pelaksanaan pemilu legislatif ini sehingga bisa
berlangsung dengan aman, damai dan lancar. (Kabag humas Judisthira Siwu selaku
jubir pemprov).
Senin, 07 April 2014
Wagub: Sektor Pertanian Telah Memberikan Hasil yang Signifikan
Sampai saat ini sektor pertanian masih menjadi sektor andalan
dalam membangun perekonomian nasional, sehubungan dengan kontribusinya terhadap
pembentukan PDRB sumber devisa melalui ekspor, penyediaan pangan dan penyediaan
bahan baku industri, pengentasan kemiskinan dan penyediaan lapangan kerja serta
peningkatan pendapatan masyarakat. Hal
itu disampaikan Wagub Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd ketika membuka Musrembang
Pertanian (Musrembangtan) yang digelar Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi
Sulut, di Hotel Arya duta Manado, Senin (7/4) kemarin.
Kegiatan yang diikuti seluruh Dinas Pertanian dan Peternakan
Kabupaten/Kota se- Sulut itu, menurut Wagub untuk daerah provinsi sulut sendiri
capaian penyelenggaraan urusan pertanian dan peternakan pada Tahun 2013 telah
memberikan hasil yang sangat signifikan, namun perlu kita sadari bersama
meskipun setiap tahun terdapat peningkatan produksi, laju pertumbuhan penduduk
dan kebutuhan masyarakat akan meningkat pula, sehingga pembangunan pertanian
dan peternakan kedepan menghadapi tantangan yang cukup besar bahkan semakin kompleks,
jelas Kansil sembari menyebutkan, hal ini bisa terlihat dari semakin banyaknya
permasalahan makro maupun teknis operasional kegiatan di lapangan terkait
dengan proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi serta dukungan anggaran yang
memadai.
Untuk itu Kansil berharap, Musrembangtan ini kiranya dapat
menghasilkan suatu perencanaan pembangunan yang tepat, guna mewujudkan target
utama pembangunan pertanian dan peternakan provinsi sulut sampai dengan Tahun 2015sebagaimana
tertuang dalam RPJMD 2010-1015 yaitu pencapaian Sulut swasembada beras dan
swasembada pangan berkelanjutan dan menyukseskan pncapaian swasembada daging
sapi nasional.
Kadis Pertanian dan Peternakan Prov. Sulut. Ir. J Panelewen
MSi menyebutkan, kegiatan yang
berlangsung selama dua hari itu bertujuan untuk melakukan persiapan perencanaan
program dan kegiatan pembangunan pertanian Tahun 2015 dan komitmen bersama antara
Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi dan Dinas Kab/Ko untuk meningkatkan
produksi tanaman pangan, hortikultura dan peternakan Tahun 2015. Sedangkan
pesertanya adalah Kadis kab/ko, Kabid Kepala UPTD dan Kepala Seksi yang
menangani teknis pertanian dan peternakan, tambah Panelewen. Turut hadir Kabag
Penyusunan Program dan Wilayah Biro Perencanaan Saetjen Kementan Dr. Ir. Suwandi MSi. (Kabag humas Judisthira
Siwu selaku jubir pemprov).
Wagub Hadiri Deklarasi Anti Politik Uang dan Praktek Kecurangan Pemilu.
Pelaksanaan sosialisasi dan deklarasi anti politik uang dan
anti praktek kecurangan Pemilu, merupakan media untuk melahirkan komitmen
bersama dalam menyelenggarakan proses demokrasi yang jujur, adil dan beradab. Hal itu dikatakan Wagub Sulut Dr.
Djouhari Kansil MPd, saat menghadiri kegiatan tersebut di MCC Manado yang
digelar Bawaslu Sulut, Senin (7/4) kemarin.
Secara khusus Wagub mengatakan, pelaksanan sosialisasi dan
deklarasi saat ini dipahami sebagai upaya untuk menyadarkan kita sekalian agar
menghindari politik uang dan melakukan tindakan kecurangan dalam pemilu.
Kehadiran partai
politik didaerah berfungsi sebagai mitra pemerintah untuk menyebarluaskan
berbagai rencana dan kebijakan pemerintah. Dengan demikian terjadi arus
informasi serta komunikasi dari atas kebawah secara timbal balik, di mana
parpol memainkan peranan sebagai penghubung antara pemerintah dan warga
masyarakat, jelas Wagub.
Selanjutnya dalam rangka mewujudkan Pemilu yang berjalan
damai, orang nomor dua di sulut ini mengajak, seluruh parpol peserta pemilu dan
seluruh caleg serta calon perseorangan untuk tetap merapatkan barisan dan
berkomitmen untuk menyuskeskan Pemilu ini dalam suasana damai. Hindari Politik
uang untuk membeli suara rakyat sebagai jalan pintas mencapai tujuan organisasi
dan mengabaikan kepentingan rakyat. (Kabag
humas Judisathira Siwu selaku jubir pemprov).
Onibala Terima Satya Lencana 30 Tahun
Inspektur Provinsi Sulut Drs. Mecky M
Onibala MSi, Senin (7/4) kemarin
menerima Satya Lencana Karya Satya 30 Tahun dari presiden RI SBY. Selain
Onibala, Wadir Yanmed dan Keperawatan pada RSJ Prof. Dr. VL. Ratumbuisang Dr.
Frida Magdalena Agu SP.KJ serta Frangky H Wuwungan Staf Diknas Sulut juga
menerima Satya Lencana Karya Satya 20 dan 10 Tahun. Penyerahan Pengharggaan itu
berdasarkan Keputusan Presiden RI SBY No. 75/TK/Tahun 2013 Tanggal 14 Nopember
2013. Penyematan lencana itu dilakukan Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry
Sarundajang pada Apel perdana Bulan April di lingkungan jajaran PNS Pemprov
Sulut, Senin (7/4) kemarin. di ruang mapalus kantor gubernur.
Gubernur berharap, jajaran birokrat
dilingkungan pemprov sulut untuk terus meningkatkan disiplin kerja. Masalah
disiplin menurut orang nomor satu di sulut berkaitan dengan sikap mental dan kepatuhan
sebagai PNS maupun pejabat dalam menjalankan tugas pokok sehari-hari. Karena ini
sering lupa dan alpa maka masalah disiplin harus diulang-ulang untuk diingatkan
agar bisa meningkatkan kinerja.
Menurut Gubernur dua periode ini, disiplin
adalah kepatuhan kita sebagai PNS maupun pejabat dan ini tak boleh
dipisah-pisahkan dan ini harus dijadikan naluri dengan menjunjung tinggi
disiplin dengan sikap mental dan tingkah laku kita. Mulai dari masuk kantor
hingga keluar kantor termasuk baju seragam merupakan implementasi dari disiplin seorang birokrat. Bagi saya disiplin
itu adalah peleburan mental dari yang dipimpin dengan yang memimpin walaupun
orang yang memimpin itu lebih tua dari kita, ujarnya sekaligus menyebutkan,
disiplin itu melekat dan menjadi naluri kedua kita, disamping itu Gubernur juga
mengingatkan, soal sikap mental dan attitude yang dimulai dari tutur kata,
sopan santun berbicara seorang bawahan kepada atasan maupun atasan kepada
bawahan termasuk melayani masyarakat.
Diakhir sambutannya Gubernur berharap
Pemilu legislatif 9 April 2014 yang tinggal menunggu jam, PNS berkewajiban
untuk menyalurkan hak suaranya di TPS dengan memilih wakil-wakil rakyat swesuai
hati nurani, serta jangan terpengaruh dengan politik uang karena hanya merusak
sistem demokrasi bangsa. Turut Hadir Wagub Dr. Djouhari kansil MPd, Sekprov Ir. Siswa R Mokodongan dan pejabat teras Pemprov Sulut. (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).
Langganan:
Postingan (Atom)
