Jumat, 05 September 2014

Wamen Perdagangan Buka Sulut Banking Expo









Perkembangan dan kemajuan suatu daerah pasti akan diikuti oleh kemajuan perbankan yang ada karena kalau ekonomi maju dan berkembang dengan baik tentu bank yang ada akan lebih berkembang pula. Demikian dikatakan Wakil Menteri Perdagangan RI DR. Bayu Krisnamurthi, MSi saat membuka Sulawesi Utara Banking Expo yang dilaksanakan di Manado Town Square(4/9).
Wakil Gubernur Sulut DR. Djouhari Kansil, Mpd mengatakan bahwa Perbankan merupakan salah satu sektor yang memiliki peran penting dalam menunjang kegiatan pembangunan daerah dan bangsa. Peran perbankan diwujudkan  dalam funbgsi utama sebagai lembaga intermediasi atau institusi perantara antara debitor dan kreditor dan fungsi utama dari pebankan adalah sebagai penghimpun dan penyalur dana masyarakat yang bertujuan untuk menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi serta stabilitas nasional.
Wagub Kansil mengharapkan kiranya kegiatan Sulawesi Utara Banking Expo yang mengambil tema “Perbakan mendorong Sulut Emas melalui peningkatan daya saing UMKM menuju Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015” pada tahun ini dapat memberikan kontribusi positif bagi gerak perekonomian sulawesi utara melalui pemberdayaan UMKM sehingga mampu menhasilkan produk-produk berkualitas ekspor.
Hadir pada kesempatan itu Forkopimda Sulut, Pejabat eselon I kementrin perdagangan, Rektor unsrat manado,direktur pemberdayaan masyarakat, Ketua Stain Manado, Kepala BPN prov. Sulut,  Kepala perwakilan BI(DR. Jemmy S. Kumendong, MSi Kabag Humas selaku Jubir Pemprov).

Kamis, 04 September 2014

Foto-foto Jumpa Pers





Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN Mulai di Gelar Kemarin





Rangkaian kegiatan seleksi penerimaan Calon Praja IPDN Provinsi Sulut Tahun 2014,  Kamis (4/9) kemarin, mulai di gelar oleh Panitia Pelaksana dan BKD Provinsi Sulut, di Aula Mapalus Kantor Gubernur.  Kegiatan yang di buka Kepala BKD Provinsi  Sulut DR. Noudy RP Tendean SIP MSi atas nama  Sekrpov Sulut Ir. Siswa R Mokodongan selaku Ketua Umum Panitia Seleksi ditandai dengan penyematan tanda pengenal oleh Tendean kepada dua calon Praja IPDN Sulut.     
Penerimaan Praja IPDN tahun ini, agak berbeda dengan penerimaan tahun-tahun sebelumnya, beberapa ketentuan baru telah diterapkan dalam seleksi kali ini, baik dari aspek persyaratan dan sistem seleksi. penerapan ini tentunya akan berdampak pada  semakin kompetitif dan ketatnya setiap tahapan seleksi  yang akan dijalani oleh para peserta. Untuk itu Tendean mengimbau agar panitia pelaksana  dapat mensosialisasikan kepada peserta dengan sebaik mungkin mulai dari setiap tahapan dan proses yang akan mereka jalani nanti.
Selain itu Tendean berpesan kepada orang tua untuk mempersiapkan putra putri anda dengan sebaik mungin baik fisik maupun mental, karena mereka nantinya akan mengikuti tes kesamaptaan, psikotes, latihan pengetahuan umum (tes kompetensi) juga tes kesehatan serta tak kalah pentingnya yaitu  tes kejujuran yang akan dilakukan oleh KPK RI, sembari mengingatkan kepada orang tua dan peserta jangan sampai mempercayai calo atau okunum-oknum yang  menawarkan atau menjanjikan sesuatu apalagi meminta imbalan, sekali lagi kiranya jangan dipercaya. Karena oknum-oknum tersebut  merupakan petualang-petualang yang tidak bertanggungjawab yng hanya mencari keuntungan pribadi. Sebab seleksi penerimaan calon praja IPDN ini dilaksanakan secara transparan dan di awasi langsung oleh KPK RI, tandas mantan Karo Pemerintahan dan Humas.
Kasubid Diklat Billy Wowiling SSTP MSi mengatakan, peserta yang mengikuti seleksi Calon Praja IPDN kali ini berjumlah 346 orang yang berasal dari 15 Kabupaten/Kota se-Sulut. Sedangkan Tujuannya untuk mendapatkan, SDM calon Praja IPDN Provinsi Sulut yang berkualitas. Sementara pelaksanaan rangkaian seleksi sesuai jadwal yang ada dimulai sejak 13 Agustus hingga 14 Oktober 2014 mendatang yang dimulai dari pendaftaran, seleksi administrasi oleh tim penerimaan Kab/Ko hingga seleksi di tingkat Provinsi, tas psikologi dan tes integritas dan kejujuran, tes kesehatan, tes kesamaptaan, tes kompetensi, pantuhir dan tes ulang kesehatan dan kesamaptaan serta wawancara di Kampus Jatinangor. Wowiling menambahkan,  setiap tahapan seleksi menggunakan sistem gugur yaitu peserta dapat melanjutkan tahapan seleksi berikut setelah memenuhi syarat pada tahapan tes sebelumnya. Turut hadir Sekretaris BKD Sulut Drs Jahya Rondonuwu MSi. (Kabag humas DR. Jemmy Kumendong MSi selaku jubir pemprov).      

    


Wagub: Pengelola Pasar Beriman Mampu Menjaga Kebersihan dan Kenyamanan Harga

Pasar mempunyai peranan penting dalam mendorong kegiatan perekonomian baik untuk kepentingan konsumen, produsen maupun pemerintah, hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd, pada peresmian pasar percontohan beriman Kota Tomohon yang dilakukan Wakil Menteri Perdagangan Dr Ir Bayu Krisnamurthi MSi, Kamis (4/9) kemarin. Selain itu menurut Wagub,  pasar juga berperan sebagai tempat untuk memasarkan dan mempromosikan hasil-hasil produksi, sehingga secara umum telah menjadi sarana distribusi, pembentukan harga dan sebagai tempat promosi, jelas Kansil.
Karena itu Kansil mengingatkan, pengelola dan masyarakat yang berjualan di pasar percontohan beriman ini mampu menjaga kebersihan serta kenyamanan pelayanan sebagai tempat belanja yang lebih representatif. “Baru namanya pasar percontohan tentunya harus menjadi contoh bagi pasar tradisional yang ada di kota bunga”, kata Kansil, sembari berharap, dengan diresmikannya pasar beriman tomohon, kiranya akan mampu menyiapkan kebutuhan bahan pokok masyarakat kota tomohon dan sekitanya dapat terpenuhi dengan harga yang terjangkau. (Kabag humas DR Jemmy Kumendong MSi selaku jubir pemprov).   

   

Rabu, 03 September 2014

Pemprov Gelar Pemilihan Pegawai Teladan





Dalam rangka menyukseskan peringatan Ulang Tahun Emas Provinsi Sulut ke-50 Tahun 2014, Pemerintah Provinsi Sulut melalui Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulut, menggelar pemilihan pegawai teladan tingkat Provinsi Sulut. Kegiatan yang dibuka Sekprov Ir. Siswa R Mokodongan, diwakili Asisten Administrasi Umum Nixon Watung SH, di ruang Huyula kantor Gubernur, Rabu (3/9) kemarin, diikuti 24 peserta pejabat Eselon III dan IV yang merupakan utusan dari Kabupaten/Kota dan SKPD Provinsi.
Watung mengatakan, menyandang gelar sebagai pegawai tladan adalah sebuah kebanggaan dan impian dari seluruh  PNS di daerah ini. Namun sesungguhnya hal itu bukanlah puncak prestasi atau tujuan akhir yang diraih seorang PNS. Karena sesungguhnya dibalik gelar yang disandang terbentang luas tanggungjawab besar yang harus di emban untuk membuktikan arti keteladanan dalam pengabdian dilingkungan kerja maupun pelayanan kepada masyarakat.
Hal ini penting untuk dipahami, karena tantangan tuga kedepan yang harus dihadapi oleh aparatur pemerintah semakin kompleks dan rumit. Selain adanya tuntutan untuk melakukan reformasi birokrasi, maka aparatur pemerinth senantiasa dituntut untuk memberikan pelayanan terbaik kepada publik secara transparan, akuntabel dan partisipatif, jelas mantan Sekwan Sulut.

Kepala BKD Sulut Dr. Noudy RP Tendean SIP MSi melalui Kabid Jaringan Informasi, Komunikasi dan Keswa Jhon Marentek AP MSi menyatakan, tujuan kegiatan tersebut untuk meningkatkan disiplin dan etos kerja pegawai agar dicapai prestasi yang paripurna bagi PNS di Provinsi Sulut, sekaligus dapat menciptakan aparatur yang berdaya saing guna keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan serta pelayanan kepada masyarkat di daerah ini. sedangkan aspek penilaiannya meliputi sikap/kepribadian, pengetahuan dan keterampilan, administrasi. Serta metode penilaian yaitu tes tertulis (akademis), wawancara, dan kerya tulis. Sedangkan tim penilai dari unsur perguruan tinggi, pers dan tim pelaksana, jelas Marentek. Turut hadir Sekretaris BKD Jahya  Rondonuwu AP MSi, serta Kabid Bimtek BKN Regional II Burhan. (Kabag humas DR. Jemmy Kumendong MSi selaku jubir pemprov).         

Wagub Terima Paskibraka Nasional Asal Sulut







Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil MPd, di ruang kerjanya , Rabu (3/9) kemarin, menerima kedatangan dua Paskibraka Nasional asal Sulut yang bertugas pada Upacara Bendera dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-69 di Istana Presiden RI Jakarta baru lalu. Kedua siswa terbaik asal nusa utara itu yakni Juana Janis yang bertugas sebagai pemegang baki pada upacara penaikan bendera merah putih serta Frangklin Nantingkase yang dipercayakan sebagai Komandan Pasukan 17 upacara penurunan bendera merah putih.
Wagub merasa bangga karena Juana dan Frangklin telah berhasil mengharumkan  nama baik Provinsi Sulawesi Utara di kancah nasional . Karena telah mampu bersaing dengan utusan provinsi lain di tanah air dan tampil beda karena terpilih sebagai pemegang baki sekaligus komandan pasukan 17 pada HUT Kemerdekaan RI ke-69 lalu. Karena itu sekembalinya di sekolah, pertahankan dan berikan yang terbaik kepada teman-teman kalian di sekolah dan menjadi motivator bagi generasi muda di nusa utara sehingga kedepan cita-cita kalian bisa berhasil. Tetaplah berprestasi baik dibidang akademik dan eskul. Sebab dari situ akan menjadi modal untuk berprestasi dan ini harus dijaga.
Menurut Wagub, semua yang diraih kalian berdua merupakan hasil kerja keras serta disiplin yang tinggi yang telah dibuktikan sejak dari perjuangan awal mulai dari sekolah, tingkat Kabupaten maupun di tingkat Provinsi hingga terpilih menjadi utusan Paskibraka Sulut di tingkat nasional, ujar mantan Kadis Diknas Sulut, sembari menyebutkan, yang lebih membaggakan lagi bahwa Juana dan Frangklin berasal dari satu sekolah yaitu SMA Negeri I Tahuna di mana Juana masih tercatat sebagai siswi kelas dua sedangkan Frangkil sebagai siswa kelas tiga.
Kansil juga  tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada guru, orang tua, pelatih dan pembina serta purna Paskibraka Sulut yang telah bekerja keras selama ini, sehingga telah mampu mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional, sembari berpesan Juana dan Frangklin selalu berperilaku sopan dan rendah hati.
Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi ini, Wagub telah menyerahkan bantuan dana kepada Juana dan Frangklin serta mulai tahun depan pemprov sulut akan memberikan bea siswa kepada Juana dan Frangklin, sekaligus mengundang untuk hadir pada upacara peringatan HUT ke-50 Provinsi Sulut pada 23 September 2014 mendatang, jelas kadis Diknas Sulut AG Kawatu SE MSi.
Turut hadir Asisten Ekonomi Pembangunan Drs Sanny Parengkuan MAP, Sekretaris Diknas Ch. Sumampouw SH M.Ed, Kabid Dikmenti Drs Jendry Sualang MAP, Ketua Purna Paskibraka Opo Manoso serta orang tua. (Kabag humas DR. Jemmy Kumendong MSi selaku jubir pemprov).  
   
       

     

Selasa, 02 September 2014

Bandiklat Sulut Gelar Rakor Pembinaan Kediklatan





Untuk meningkatkan profesionalisme aparatur pemerintah daerah dalam mendukung reformasi birokrasi terutama dalam bidang kediklatan, Badan Diklat Provinsi Sulut menggelar rapat koordinasi pembinaan program kediklatan Provinsi Sulawesi Utara.
Kegiatan tersebut di gelar Selasa (2/9) bertempat di Hotel Gran Puri Manado mengambil tema sinergitas penyusunan program dan anggaran pengembangan SDM aparatur kemendagri dan pemda, dibuka oleh Kaban Diklat DR Dr.h F Rotinsulu.
Dalam sambutannya, Rotinsulu mengatakan kegiatan ini dilaksanakan guna menyiapkan apratur yang kompeten dalam melaksanakan setiap fungsi kerja pada bidang masing-masing. Salah satu langkah yang disiapkan untuk meningkatkan SDM ialah dengan melaksanakan rakor pembinaan kediklatan.
“Dalam rangka meningkatkan pelayanan yang baik perlu diadakan koordinasi antara pemerintah pusat maupun daerah, melalui kegiatan rakor ini diharapkan bisa tercipta koordinasi yang baik sehingga tercipta sinergitas yang baik antara sesama aparatur pemerintah di daerah.
Untuk peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari seluruh Kepala Balai Diklat , kepala BKDD, pejabat, widyaiswara dan staf Bandiklat Sulut. Dalam acara tersebut juga dilaksanakan pelantikan pengurus Ikatan Widya Iswara Indonesia (IWI) periode 2014-2017. Dengan ketua Ir Jefferson PH Waha, Map, wakil Drs Arie Wawointama, Mas. Sekretaris Ir M Pandensolang.