Jumat, 07 November 2014

Watania-Rondonuwu Gelar Pertemuan Pers






Sudahmenjadi kebiasaan setiap ada pegantian kabag humas yang baru, Biro Pemerintahan dan humas selalu menggelar pertemuan pers dengan para wartawan liputan Pemprov Sulut. Di fasilitasi  Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Setda Provinsi Sulut Dra Lynda Watania MM MSi, menggelar pertemuan pers untuk memperkenalkan lebih dekat Drs Yahya Rondonuwu MSi sebagai kabag humas Pemprov yang baru, sekaligus sebagai jubir Gubernur.
Pertemuan yang digelar secara sederhana di Manado, Jumat (7/11) kemarin, berlangsung secara kekeluarggaan, Watania menyebutkan, pertmuan awal dengan Kabag Humas yang baru kiranya akan lebih memper-erat hubungan kerjasama yang sudah terbangun dengan baik selama ini. Rondonuwu sendiri menyatakan, pertemuan awal kali ini selain memperkenalkan diri, sekaligus memper-erat hubungan kebersamaan dalam rangka mendukung program kegiatan Pemprov Sulut, sembari menyebutkan tentunya gaya saya dengan para kabag humas pendahulu agak sedikit berbeda namun tujuannnya hanya satu adalah untuk membangun harmonisasi antara pers dengan pemerintah daerah. Karena itu Rondonuwu berharap wartawan tak segan-segan memberikan masukan sekaligus solusi  dalam rangka dinamisasi tugas kita masing-masing kedepan, ujar mantan Kabid Jaringan Informasi dan Keswai BKD Sulut, Turut hadir Kasubag Penerangan dan Publikasi AY Rambing S.Sos. (Kabag Humas Drs Jahja P. Rondonuwu MSi selaku jubir Pemprov)      

Mokodongan Buka Rakerda Pramuka Sulut








Gerakan Pramuka memiliki  peranan krusial dalam pembentukan mental dan disiplin para kaum muda  generasi penerus bangsa sebagaimana visi gerakan pramuka untuk menjadikan gerakan pramuka sebagai wadah pilihan utama dan solusi  handal masalah kaum muda karena eksistensi pramuka  di tengah masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan kaum muda di Indonesia. Demikian sambutan Gubernur Sulawesi Utara yang disampaikan oleh Sekretaris Provinsi Sulut Ir. Siswa Rahmat Mokodongan saat membuka Rapat Kerja Daerah Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Sulawesi Utara Tahun 2014 (7/11) di Peninsula Hotel Manado.
“Disisi lain aksi-aksi anarkis serta tindakan-tindakan kriminal yang sebagian besar dilakukan oleh kaum muda menjadi PR pengurus gerakan pramuka dimana untuk membina kaum muda terhindar dalam aksi kekerasan dan tindakan kejahatan pengurus pramuka harus membuat terobosan-terobosan baru untuk merangkul kaum muda agar lebih mencintai dan mengikuti setiap program dari gerakan pramuka dan dapat menciptakan kaum muda yang berkarakter dan berpikiran maju untuk membangun Indonesia lebih khusus Sulawesi Utara.” Lanjut Mokodongan.
Pada kesempatan itu Mokodongan yang didampingi Ketua Kwarda gerakan Pramuka Sulut Vanda Sarundajang mengharapkan agar pelaksanaan Rakerda ini  tak hanya sebatas ajang rekreasi semata tetapi dapat dijadikan media untuk membina kaum muda dalam mencapai potensi-potensi spiritual, sosial intelektual dan fisik yang dibarengi dengan rasa kecintaan akan tanah air yang wajib diterapkan bagi kaum muda mulai tingkat SD sampai dengan Perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas SDM sesuai dengan prinsip- prinsip kepramukaan. (Kabag Humas Drs Jahja P. Rondonuwu MSi selaku jubir Pemprov)

Sekprov: Kiprah Kaum Perempuan Terus warnai Pembangunan Di Sulut







Sekretaris Provinsi Sulut Ir Siswa R mokodongan mengatakan kiprah kaum perempuan di Sulut akan terus mewarnai pentas pembangunan bumi nyiur melambai, bahkan pula di tingakt nasional maupun di aras global.
Hal tersebut disampaikan Mokodongan saat membuka acara advokasi PU G melalui perencanaan dan penganggaran yang resposnsif gender bagi anngota DPRD provinsi dan Kabupaten Kota se Sulut, acara tersebut di gelar Jumat (7/11) bertempat di hotel Sintesa peninsula Manado. acara ini diprakarsai oleh Badan Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Pemprov Sulut.
Sekprov menyatakan abad 21 ini merupakan era kebangkitan bagi perempuan, bisa dilihat dengan tampilnya para pemimpin perempuan di dunia maupun di Indonesia baik dalam sektor politik, pemerintahan dan publik. Menyadari hal itu, perjuanngan perempuan untuk mendapatkan hak masih mendaji isu strategis saat ini.
Di Indonesia pemerintah telah mengagmbarkan secara jelas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN), mengenai permasalahan mendasar berkaitan dengan pembangunan pemberdayaan perempuan. Disadari masih ada kesenjangan yang terjadi di Indonesia terkait masalah gender. Terkait dengan itu, maka mengacu pada Inpres nomor 9 tahun 2000 tentang pengarusutamaan gender (PUG) dan Kepmendagri nomor 15 tahun 2007 tentang pelaksanaan pengarusutamaan gender, maka pemerintah Provinsi terus merespon positif berbagai upaya yang diperjuangkan oleh kaum perempuan.
Pemprov sendiri terus memantapkan implementasi strategi gender , melalui gender mainstream untuk peningkatan kualitas huidup dan perlindungan perempuan serta anak, membangun kemitraan strategi dengan stakeholder, pembangunan, kelembagaan, penguatan kelembagaan serta berbagai upaya produktif lainnya.
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, Sekprov berharap apa yang diinginkan bersama untuk kesetaraan gender bisa diwijudkan, semua peserta perlu memaksimalkan kegiatan ini dan peserta dapat mengikuti materi sampai selesai agar bisa mendapatkan manfaat bagi kesetaraan gender di Sulut. (Kabag Humas Drs Jahja P. Rondonuwu MSi selaku jubir Pemprov)

SHS : Hindari politik dinasti

Demikian disampaikan Gubernur Sinyo Harry Sarundajang dalam sambutannya kala merayakan HUT istri tercinta Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun di Graha Gubernuran Bumi Beringin pada tanggal 6 Nopember 2014. Gubernur hendak mengklarifikasi cerita yang berkembang bahwa SHS sedang menyiapkan anaknya sebagai penggantinya dan ini dibantah langsung oleh SHS dan hal tersebut merupakan politik dinasti dan harus dihindari dan mengajak kepada semua undangan untuk menyukseskan pemilihan Gubernur tahun depan dan juga menghimbau kepada calon gubernur yang bersedia untuk tampil dan memperkenalkan diri kepada masyarakat.
HUT ke 66 dari ibu Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun merupakan yang terakhir sebagai istri Gubernur dan ini disyukuri oleh istri tercinta gubernur ini dalam memberikan kesaksian pribadi yang disampaikan dalam ibadah syukur yang dipimpin oleh pdt ibu Kristin Batasina Ratu. Baik Gubernur maupun istri sama sama mensyukuri akan ketambahan usia ini dan merayakan ibadah syukur sekaligus terhadap atas terpilihnya keempat anaknya yakni Ivan Sarundajang sebagai wakil bupati, Vanda Sarundajang sebagai anggota DPR RI, Fabian Sarundajang sebagai anggota DPD RI dan Eva Sarundajang sebagai anggota DPRD Provinsi.
Dalam ibadah dan ucapan syukur ibu Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun turut hadir kapolda, danlantamal, Kabinda, Danlanudsri, walikota manado, wkl. Kadprd wenny lumentut, Sekretaris Provinsi, sekda minahasa, sekda manado, sekda tomohon, pdt. Suatan ketua bpmj gmim ebenhaezar bumber, , prof. Roeroe, pdt. Tampi, bpk teddy batasina dan pejabat eselon II dilingkungan Pemerintah Provinsi undangan lainnya yang memenuhi Graha Gubernuran. (Kabag Humas Drs Jahja P. Rondonuwu MSi selaku jubir Pemprov)

Kamis, 06 November 2014

Wagub Buka Rapat Konsultasi TP PKK se Sulut







Tim Penggerak PKK memiliki peranan yang sangat penting dan strategis dalam membangun potret keluarga yang ideal yaitu keluarga yang diliputi suasana kedamaian, harmonis dan sejahtera sebagai kekuatan yang handal dalam kebersamaan untuk melaksanakan pembangunan. Demikian dikatakan Wakil Gubernur Sulut DR. Djouhari Kansil, MPd saat membuka Rapat Konsultasi TP – PKK Kab/Kota se Provinsi Sulawesi  Utara yang dilaksanakan Kamis, 6 Nop. 2014 di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado.

Pada kesempatan itu Kansil mengingatkan kepada pengurus dan anggota TP PKK agar dapat melaksanakan 10 program pokok dengan menekankan pada upaya peningkatan ketahanan keluaraga dan ketahanan pangan, pendidikan keluarga serta dapat berperan aktif dalam pencegahan permasalahan  traficking, kesetaraan gender dan narkoba serta dapat memanfaatkan segala potensi-potensi kelautan karena Provinsi Sulawesi Utara dikenal sebagai daerah kepulauan dan poros maritim.
Lebih lanjut Kansil mengharapkan agar TP PKK dalam mengembangkan kegiatannya  untuk tidak berdiri sendiri tetapi harus bermitra secara sinergis dengan lembaga swadaya masyarakat dan pemerintah provinsi Sulawesi utara dan kab/kota karena bila kemitraan seperti ini dapat dikembangkan pasti akan mampu mempercepat program pembedayaan masyarakat dan mendorong percepatan pencapaian MDGS. 

Pelaksanaan Rapat Konsultasi TP PKK se Sulut Tepat hari ini Kamis 6 Nopember 2014 Ny. Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun Istri tercinta Gubernur Sulut Dr. S. H. Sarundajang berhari Ulang Tahun ke 66 dan Ketua TP PKK Provinsi Sulut Ny. Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun dalam sambutannya mengatakan bahwa Rapat Konsultasi ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menyelaraskan dan mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan gerakan PKK di Tingkat provinsi maupun Kab/Kota dan mengajak kepada seluruh Ketua, pengurus dan anggota TP PKK untuk terus menggelorakan kembali serta memantapkan keberadaan kelompok dasawisma sebagai kelompok terdepan yang sangat potensial dalam gerakan PKK untuk itu dapat dilakukan pembinaan ke desa dan kelurahan agar masyarakat dapat termotivasi dalam menyukseskan program-program PKK.(Kabag Humas Jahja Rondonuwu, MSi selaku Jubir Pemprov)

Rabu, 05 November 2014

SHS: Bangun Minahasa Jangan Setengah Hati


Di usia yang ke-586, Kabupaten Minahasa harus semakin maju dan semakin terdepan utamanya dalam meningkatkan derajat, kualitas dan kesejahteraan masyarakat. Penegasan tertulis Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang disampaikan Wakil Gubernur Dr Djouhari Kansil MPd ketika menghadiri rapat paripurna istimewa DPRD Minahasa dalam rangka hari jadi Kabupaten Minahasa ke-586 di Aula Wale Ne Tou Tondano, Rabu (5/11) kemarin.  
Terkait dengan itu, diberbagai tempat sering saya katakan bahwa hanya daerah yang memiliki keunggulan kompetitif yang  bisa masuk dalam persaingan global, karena berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi untuk menarik investasi terhadap laju gerak pembangunan, jelas SHS sembari, menyebutkan jika ingin merasakan  kemajuan, maka langkah tindak harus sinergi dan ter-arah, tidak boleh setengah hati. Karenanya minahasa harus mampu memberdayakan segenap aspek potensial yang dimiliki. Minahasa harus mampu mengoptimalkan sumber daya alam, sumber daya manusia serta kondisi geografis yang ada secara efektif, efisien dan berkelanjutan sambil terus memantapkan nilai-nilai budaya kearifan lokal maupun stabilitas keamanan dan harmonisasi kehidupan masyarakat di tanah toar lumimuut, tegas SHS sebagaimana di kutip Wagub Sulut.         
Gubernur berharap, seluruh elemen masyarakat minahasa dapat beresonansi positif dengan berbagai elemen masyarakat lainnya untuk menjadikan minahasa sebagai barometer dan bercmarking bagi kabupaten/kota lainnya sehingga daerah ini mampu memberikan multi makna bagi perkembangan dalam kemajuan daerah lain di Provinsi Sulut. (Kabag humas Drs Yahya Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).




Selasa, 04 November 2014

Wagub Buka Popwil V

Wakil Gubernur Sulawesi Utara DR Djouhari Kansil,Mpd Senin (3/11), membuka Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) V. Popwil wilayah V inu meliputi wilayah Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara.
Dalam sambutannya, Wagub mengatakan Popwil V ini merupakan momentum  menunjukan totalitas gerak pacu bagi kemajuan bangsa, pemerintah Sulut memberikan apresiasi karena memilih Sulut menjadi tuan rumah Popwil V. Selama penyelenggaraan Popwil para peserta agar bisa menerima Keramahan warga Sulut guna menambah semangat dalam mengikuti kegiatan.
Mantan Kadis Diknas ini menambahkan melalui Olahraga bisa menghasilkan manusia unggul sehat disiplin dan pantang menyerah, manusia seperti ini dibutuhkan bangsa untuk tampil terdepan. Olahraga merupakan sarana pemersatu bangsa, melalui olahraga menjadi sarana pendukung kebersamaan.
Dalam melahirkan atlit terbaik tidak mudah, harus memiliki jiwa juara, pembinaan olahraga harus ads terus menerus demi menghasilkan atlit yang berprestasi. Untuk itu Popwil merupakan sarana bagi kita mendapatkan generasi muda terbaik bangsa.
Wagub berharap para Adik-adik siswa yang mengikuti kegistan ini dapat tampil dengan baik, sehingga bisa berprestasi hingga kanca internasional, prestasi merupakan modal membangun bangsa, pupuk kebersamaan dalam kegiatan ini untuk mencari sahabat. Berbaur dan miliku teman sebanyak mungkin, karena kegiatan ini mempersatukan generasi muda bangsa. Walau berbeda suku namun kita bangga sebagai anak bangsa, putra putri indonesia.
Kepada wasit dan juri, Wagub mengingatkan untuk tetap bertindak objektif dalam menilai anak anak yang bertanding, tunjukan sportivitas dalam semua cabang olahraga yang diperlombakan.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Drs MM Onibala dalam laporannya menjelaskan bahwa Popwil V ini diikuti oleh 1.024 atlit dari 7 Provinsi yang mengikuti kegiatan.
Adapun olahraga yang dipertandingkan adalah pencak silat, bulu tangkis, tenis meja, bola kasket, sepak bola, sepak takraw, bola volly dan tenis lapangan.
Onibala mengatakan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini guna sebagai sarana evaluasi terhadap pembinaan olahraga pelajar di daerah, menuju Popnas XIII tahun 2015, sebagai babak kualifikasi 8 cabang olahraga utuk Popnas, serta sebagai media untuk memupuk, memelihara, dan menggalang persatuan dan kesatuan di kalangan pelajar yang ada di lima wilayah.