Rabu, 27 Mei 2015

Ibu Erni: PKK Sulut Hebat (Adv)
















Gebrakan  Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sulut dibawah pimpinan  Ny Adellin Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun dan Ny Meike Kansil Tatengkeng, mendapat pujian dari Ketua Umum TP PKK Pusat Ibu dr Erni Guntarti Tjahjo Kumolo.
“PKK Sulut memang hebat”, Kata istri tercinta Mendagri Tjahjo Kumolo. Dirinya memberi apresiasi karena TP PKK Sulut berhasil menjalankan program yang bisa mensejahteakan keluarga yang ada di Sulut. Pujian tersebut disampaikannya dalam acara temu kader Perempuan Tingkat Provinsi Sulut dan Ketua-Ketua TP PKK Provinsi se- Indonesia, Rabu (27/5) bertempat di ruang mapalus kantor Gubernur Sulut.
Keberhasilan itu dilihat dengan terselenggaranya 10 program PKK  diantaranya di bidang pendidikan, kesehatan. PKK Sulut juga berhasil membangun kader dari tingkat desa dan kelurahan. Para Pembina PKK berhasil membangun kerjasama dengan pemerintah, karena PKK memiliki peran sentral dalam membentuk dan merawat keluarga sebagai pondasi utama bangsa.
Ibu Erni juga mengingatkan kepada kader PKK di Sulut untuk terus menyuarakan dan memberikan pelajaran atau penyuluhan kepada para kaum wanita agar tetap menjaga dan memperhatikan kesehatan, terutama  tentang penyakit kanker rahim bagaimana cara agar terhindar dari penyakit yang bisa berakibat fatal bagi  kehidupan wanita. Disamping itu juga PKK Sulut harus mengajak para orang tua agar mengasuh anak dengan penuh cinta kasih, menjaga pertumbuhan dan psikis anak demi karakter yang baik dimasa mendatang.
Kesempatan itu Ibu Erni bersama Ibu Dey dan Ibu Mieke melakukan pencanangan gerakan masyarakat Sulut peduli kesehatan perempuan dan anak yang ditandai dengan penekanan tombol, yang dilanjutkan dengan penanadatanganan komitmen bersama gerakan masyarakat peduli kesehatan perempuan dan anak antara Ketua TP PKK Sulut dengan Ketua-Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se- Sulut.
Sebelum berakhirnya pertemuan kader tersebut para peserta telah mendapat materi pembekalan kesehatan pada perempuan yang disampaikan tiga pembicara masing-masing Direktur Bina Kesehatan Ibu Pemberdayaan Kesehatan Kemenkes RI dr Gita Maya Sakti, Kepala Pusat Promosi Kesehatan Kemenkes RI dr Lily Sulytiowati dan Ketua Himpunan Onkologi Ginekologi Indonesia Prof DR Andy Joyo SPOG.
Wakil Ketua TP PKK Sulut Ibu Mieke Kansil Tatengkeng melaporkan, tujuan kegiatan untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan, persahabatan serta saling bertukar informasi dan pengalaman antar kader dalam pelaksanaan gerak PKK. (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).
     

Ibu Mieke Terharu menerima Kue Ultah Pemberian First Lady Sulut




Ibu Mieke Kansil Tatengkeng merasa terharu ketika menerima kue ulang tahun ke-55 dari Ketua TP PKK Provinsi Sulut Ibu Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun.
Pemberian surprise itu berlangsung diselah-selah acara gala dinner bersama Ketua Umum TP PKK Pusat Ibu dr Erni Guntarti Tjahjo Kumolo di rudis Gubernuran Bumi Beringin Manado, Rabu (26/5) malam.
Untaian lagu selamat ulang tahun langsung terdengar ketika Isteri tercinta dari Wakil Gubernur Sulut ini, meniup lilin yang bertuliskan angka 55. Apalagi perayaan spesial kali ini, Ibu Mieke tidak didampingi oleh suami tercinta, karena sedang melaksanakan tugas di Jakarta.
Karena itu Ibu Mieke merasa bersyukur sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ibu Ketua  bersama teman-teman sesama pengurus TP PKK Sulut atas kepedulian yang baik ini.
Pemberian surprise karena hari itu bertepatan dengan HUT istri tercinta dari Wakil Gubernur Sulut DR Djouhari Kansil. Ibu Mieke saat menerima kue terlihat terharu, karena di tengah kesibukan pelaksanaan kegiatan BBGRM dan HKG PKK rekan-rekan sekerjanya masih ingat akan hari spesialnya. Ibu Meike merasa bersyukur di usia baru ini karena masih bisa menemani suami dalam menjalankan tugas sebagai orang nomor dua di Sulut, juga mendampingi ibu Dey sapaan akrap First Lady Sulut  dalam memimpin TP PKK Sulut.
Karena HUT ibu Meike bertepatan dengan pembukaan kegiatan Pameran BBGRM dan HKG PKK maka tidak dirayakan, namun pada hari minggu 24 Mei lalu bertepatan dengan HUT Anak tercinta Ingrid Taju Kansil ke 31 tahun, Ibu Meike dan keluarga telah berbagi kasih bersama dengan anak panti asuhan khusus anak cacat sayap kasih Woloan Tomohon. (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).


Selasa, 26 Mei 2015

BBGRM XII dan HKG PKK 43 Resmi Dibuka

Kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke XII dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 43 tingkat nasional yang diselenggarakan di Kabupaten Minut (26/5) resmi dibuka.

Pembukaan kegiatan tersebut di buka oleh ketua tim penggerak PKK  Pusat Ibu Erni Gunarti Tjahjo Kumolo. Kegiatan tersebut di ikuti oleh para anggota tim penggerak PKK se Indonesia.

Dalam Sambutan ketua tim penggerak PKK Pusat mengatakan kegiatan ini dilaksanakan guna mendorong gerakan gotong royong maayarakat dalam kegiatan kerjasama dalam berbagai bidang pembangunan serta meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pembangunan.

Gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang dalam sambutan juga mengatakan kegiatan yang dirangkaikan dengan pameran ini bermanfaat untuk menumbuhkembangkan semangat pembangunan yang diwujudkan dalam bentuk prestasi kreativitas dan rasa kepedulian terhadap karya terbaik anak bangsa guna memicu inovasi baru dalam mensejahterakan masyarakat.

Ketua TP PKK Sulut Ibu Deitje Sarundajang dalam laporan mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kepedulian dan peran aktif, masyarakat berdasarkan semangat kebersamaan, kekeluargaan dan gotongroyong dalam penguatan integritas sosial melalui kegiatan gotong royong untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur menuju keluarga sehat sejahtera.

Setelah pelaksanaan pembukaan acara, dilaksanakan dengan peninjauan lokasi pameran. Rencananya Kamis nanti Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo akan menghadiri acara puncak BBGRM VII dan HKG PKK ke 43.

Hari Ini Wagub Hadiri Rakornas TPID



Rabu (27/5) hari ini, Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil MPd menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) VI Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), di Hotel Grand Sahid jaya Jakarta.
Kegiatan yang diikuti pada Gubernur dan Bupati/Walikota se- Indonesia itu  akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo, Pukul 08:30 WIB.
Wagub mengatakan, Sulut dalam rakornas tersebut akan menyampaikan lima pokok pikiran untuk memajukan kawasan timur Indonesia (KTI) yakni, Percepatan pembangunan proyek infrastruktur pertanian, jalan, kemaritiman, energy untuk meningkatkan kapasitas dan konektivitas daerah-daerah di KTI. Pemberian perlakuan khusus dari pemerintah pusat kepada KTI antara lain dalam bentuk insentif APBD dan subsidi jangka pendek. Kebijakan dan implementasi administered prices yang terkelola dengan baik yang dapat mendukung target pencapaian inflasi. Peningkatan perdagangan antar daerah di KTI untuk memperlancar arus barang dan jasa dari daerah surplus ke daerah defisit dengan didukung oleh informasi stok dan harga bahan-bahan pokok  dan barang strategis yang terintegrasi serta Peningkatan peran Bulog dalam menjaga stok dan stabilitas harga beras dan komoditas strategis lainnya yang berpengaruh besar terhadap inflasi, jelas Kansil.
Selain itu kahadiran orang nomor dua di Sulut itu dalam rakornas kali ini, juga membawa pesan khusus dari Gubernur Dr Sinyo Harry Sarundajang (SHS), yaitu untuk mengecek langsung kepastian hadirnya para Gubernur di puncak acara BBGRM dan HKG PKK di Minut Sulut, yang akan di buka Presiden Jokowi, pada Kamis (28/5) esok, termasuk menyampaikan jadwal penerbagan yang akan menuju Bandara Sam Ratulangi. Ikut mendampingi Wagub Karo Perekonomian Jane Mendur SE. (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).

Senin, 25 Mei 2015

Palandung Hadiri HUT ke 8 Mitra


Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. John Palandung,Msi Senin (25/5) menghadiri acara sidang paripurna istimewa DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dalam rangka memperingati HUT ke 8 Kabupaten Mitra.

Dalam sambutan Palandung mengatakan di usia ke 8 Mitra ini merupakan momentum strategis untuk melakukan introspeksi dan merefleksikan perjalanan karya pembangunan Mitra. Dinamika pembangunan Kabupaten Mitra cukup prograsif dan menjanjikan, hal ini tak lepas dari dukungan dan kerja sama antara pemerintah dan komponen masyarakat.

Banyak tantangan yang harus dikelola sebaiknya untuk kesejahteraan rakyat, diusia ke 8 Kabupaten Mitra harus semakin berkembang dan semakin maju meningkatkan derajat dan kualitas kesejahteraan rakyat. Menunjang hal tersebut dibutuhkan semangat dan komitmen yang tulus.

Sejauh ini banyak prestasi yang dicapai Mitra dibawah kepemimpinan Bupati James Sumendap, Mitra menjadi daerah yang mandiri dan menghasilkan prestasi membanggakan. Keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh sinergitas antara pemerintah dan masyarakat.

Bupati Mitra James Sumendap juga dalam sambutan menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran dan masyarakat yang telah membantu dirinya dalam menjakankan roda pemerintahan di Kabupaten Mitra.(Kabag Humas Drs. Jahja Rondonuwu, Msi selaku jubir Pemprov Sulut)

Jokowi Bakal Resmikan 8 paket proyek di Sulut





Kehadiran Presiden RI Joko Widodo bersama Ibu negara  pada puncak acara Bulan Bhakti Gotong Rorong Masyarakat (BBGRM) XII dan HKG PKK ke-43di Kabupaten Minut, kamis 28/5) mendatang, bakal meresmikan 8 paket proyek berskala besar di Provinsi Sulut.
Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang saat memimpin Rapat akhir persiapan BBGRM dan HKG PKK bersama Unsur Forkopimda Sulut, SKPD Pemprov, serta Pemkab Minut dan Pemkot Manado di Ruang Ex WOC, Senin (25/5) kemarin.
Menurut SHS, 8 paket proyek yang bakal diresmikan Presiden Jokowi yaitu Penambahan dermaga tahap II pelabuhan peti kemas Bitung, Bendung dan jaringan irigasi sangkup Bolmong, Asrama dan SMP lokon St. Nokolaus Tomohon, Dermaga torosik Bolsel, Dermaga tanjung sidupa Bolmut, Dermaga buhias Sitaro, Pembangunan ruas jalan maumbi-matungkas Minut dan jembatan DR Ir Soekarno Manado. 
SHS menyebutkan khusus jembatan Soekarno, masyarakat sudah bisa menikmatinya, karena sudah akan dibuka mulai malam nanti, (kemarin-red). 
Selain itu SHS menyebutkan, Selasa (26/5) hari ini, Ketua TP PKK Pusat Ibu dr Ermy Guntarti Tjahjo Kumolo pukul 9:00 Wita akan membuka pameran hasil-hasil kerajinan TP PKK se- Indonesia dilokasi Pameran Desa Kolongan Kec, Kalawat.
Sedangkan pada 27 malam Pemprov akan menggelar gala Dinner dengan Mendagri Tjhajo Kumolo di Graha Bumi Beringin Manado.
Sementara Wagub Sulut Dr Djouhari Kansil MPd menyebutkan, Panitia dan Liason Officer sudah berada di lapangan, telah menjemput kedatangan peserta dari luar daerah.
Sementara Dan Rem 131 Satiago Brigjen TNI Binarko dan Kapolda Sulut Brigjen Brigjen Pol Drs Wilmar Marpaung, menagaskan terkait dengan masalah pengamanan kedatangan Presiden Jakowi ke Sulut, semuanya sudah disiapkan secara matang, disemua titik yang ada.  

Antisipasi Maraknya Perederan Beras Plastik, Gubernur Minta Bupati/Walikota Lakukan Sidak Pasar



Guna mengantisipasi maraknya peredaran beras sintetis (plastik) di berbagai daerah di tanah air akhir-akhir ini, membuat Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang menjadi prihatin
Untuk memastikan agar beras plastik ini tidak beredar di wilayah kita, SHS minta Bupati/Walikota bersama instansi terkait segera melakukan sidak di seluruh pasar tradisional maupun pasar swalayan, di Kabupaten/Kota se- Sulut.
Permintaan SHS tersebut, disampaikan kepada Jurnalis independen Pemprov Sulut (JIPS) di kantor Gubernur, Senin (25/5) kemarin. Pemprov tidak boleh lamban mencegah issue tersebut semakin liar  dan mengakibatkan kepanikan di tengah warga.
Karena itu Pemkab/Pemkot bersama Instansi terkait segera melakukan sidak pasar untuk memastikan beras untuk bahan baku plastik  tersebut tidak beredar di pasar- pasar yang ada di Sulut
Menurut Sarundajang, jika beras palsu ini sudah masuk di pasar, maka dipastikan warga akan membelinya, karena warga tidak bisa membedakan mana beras asli atau palsu. Itu nanti ketahuan apabila sudah dimasak, maka bentuknya berbeda dengan beras yang biasanya dikonsumsi oleh warga, ujar SHS.
Tentunya pemerintah daerah tidak mau ditunding oleh warga lamban bersikap mengatasi isu beras sintetis ini, karena beras palsu sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat, kunci SHS.