Senin, 21 September 2015

Mendagri: Sumarsono Harus Mampu Menjaga Pilkada Sulut


















Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI,Tjahjo Kumolo meminta agar Penjabat Gubernur Sulut Dr Sumarsono,MDM, harus mampu menjaga pelaksanaan Pilkada Serentak di Sulawesi Utara 9 Desember 2015 mendatang. Permintaan Menteri Dalam Negeri RI, tersebut disampaikan, usai melantik dan mengambil sumpah Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri RI, Dr Sumarsono,MDM, sebagai Penjabat Gubernur Sulawesi Utara,  yang berlangsung di gedung C
Sasana Bahkti Praja Kantor Kemendagri Jln. Medan Merdeka Utara No. 7 Jakarta Pusat, Senin petang, (21/09) kemarin.
Pelantikan dan serah terima jabatan Gubernur Sulut itu berdasarkan Keppres RI No. 99/P Tahun 2015, tanggal 16 September, Tentang pengesahan pemberhentian dengan hormat Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang dan Wagub Dr Djouhari Kansil MPd yang telah berakhir masa jabatan 2010-2015, dan pengangkatan Penjabatan Gubernur Sulawesi Utara. Guna menghindari kekosongan jabatan dan pemerintahan daerah di Sulawesi Utara.
Sebab terhitung mulai Tanggal 20 September 2015 masa jabatan Sarundajang-Kansil telah berakhir. Sedangkan masa jabatan Sumarsono akan berakhir setelah dilantiknya Gubernur Sulut terpilih, masa jabatan 2015-2020 secara definitif.
Mengingat Sulawesi Utara merupakan salah satu daerah yang dikenal dengan stabilitas keamanan yang kondusif mantap, diharapkan Penjabat Gubernur Sumarsono, mampu menjaga pelaksanaan Pilkada serentak di Sulut, agar dapat berlangsung dengan aman dan sukses, sembari mengajak Sumarsono untuk mampu berkoordinasi secara intens dan bekerjasama dengan Matra Keamanan, diantaranya dengan unsur TNI/POLRI, Forkompimda, DPRD Sulut, Pimpinan SKPD, Tokoh agama dan Tokoh masyarakat,serta segenap Lapisan Pranata di  Provinsi Sulut.
“Saudara Penjabat Gubernur, harus berani ambil sikap tegas, siapa lawan dan kawan, juga mampu bersikap bagi siapa saja yang ingin merusak Stabilitas Sulut, jangan takut mengambil tindakan tegas bagi oknum yang berniat mengganggu terlaksananya Pilkada serentak di Sulut,” tegas Kumolo.
Mendagri juga tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih yang tinggi kepada SHS-DjK atas totalitas pengabdian dan jasa-jasanya selama memimpin Sulut selama satu dasawarsa, dan Sulut kini telah dikenal tidak hanya didalam negeri tapi juga luar negeri, serta sulut telah menjadi salah satu daerah tujuan MICE.
Sementara SHS sendiri dalam memberikan pesan dan kesan di akhir masa jabatannya bersama DjK, mengulas balik perjalanan kepemimpinan  di Sulut, menguraikan berbagai keberhasilan yang telah dicapai selama 10 tahun atau dua Periode ini, pada aspek Sosial, Politik dan Ekonomi, serta yang utama adalah stabilitas Politik dan Keamanan. Lebih jauh dipaparkan SHS, yang juga pernah menduduki jabatan strategis selaku Irjen Depdagri RI kala itu, Kaitan di bidang ekonomi, Provinsi Sulut pernah meraih pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen, namun karena perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia saat ini, pertumbuhan ekonomi Sulut ikut terimbas menjadi 6,5 persen, Predikat peringkat pertama terbaik nasional bebas buta aksara, jumlah buta aksara sebesar 0,47 persen, sedangkan IPM peringkat ke tiga nasional dibawah DKI Jakarta dan Jogya, dibidang ketenaga kerjaan angka pengangguran di Sulut pada tahun 2011 berkisar pada angka 9,19 persen, dan turun menjadi 6,68 persen di tahun 2013. Lebih jauh SHS menyebutkan, saat ini sedang dilaksanakan tiga mega proyek jalan tol Manado-Bitung sebagai urat nadi dalam meningkatkan perekonomian dibidang eksport import, selain transportasi kawasan industri KEK Bitung dan perluasan pelabuhan Bitung untuk menjadi pelabuhan internasional. Guna menunjang Sulut sebagai bagian dari Pos Maritim dunia dan Kebijakan Nasional  Presiden RI, dalam menyiapkan pembangunan Tol Laut, dikaitkan dengan Posisi strategis Sulut, yg secara Geoposisi, berada di jalur bibir Pasifik, dan menjadi lintasan lalulintas perdagangan dunia di Samudera Pasifik. Atas   sejumlah faktor keberhasilan tersebut  tentunya tidak lepas dari adanya dukungan dan peran serta dari  berbagai elemen masyarakat di daerah Nyiur Melambai. Sembari menyebutkan, SHS sendiri akan bersedia membantu baik diminta maupun tidak agar Penjabat Gubernur Sulut yang dengan akrab di sapa Beliau, sebagai Kolega dan rekan Sekerja dulu manakalah berdinas di Kemendagri,  guna mengawal tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat, utamanya dalam rangka menyukseskan pilkada serentak bisa berlangsung sukses, kunci SHS.
  Secara ringkas, adapun Tugas utama yang akan dijalankan Penjabat Gubernur Dr Sumarsono, MDM, dalam menjalankan roda Pemerintahan, Pembangunan serta Pelayanan pd Masyarakat diantaranya : ~ Efektifitas Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, ~ Menjalankan program Sinergitas Pemda melalui kordinasi dan komunikasi  bersama Legislative dan Perangkat SKPD, ~ Sukses Pilkada serentak dengan berkolaborasi, elaborasi secara terpadu dan konperehensif dengan segenap Forkompimda, KPU, Bawaslu, Panwaslu serta jajaran Bupati/Walikota se - Sulut, Menjaga Netralitas dan Indenpendensi PNS/ASN, ~ Mengawal Suksesnya Pesta Demokrasi PilGub hingga terpilihnya Gub/Wagub secara Sah dan Definif.   Turut hadir, diantaranya tampak  Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Sulut, diantaranya, Kapolda Brigjen (Pol) Drs Wilmar Marpaung, Danrem131 Santiago, Brigjen (TNI) Sulaiman Agusto, Danlantamal VIII, Laksamana Pertama TNI Manahan Simorangkir, Kepala BIN Sulut, Laksamana TNI Suwarno,SE, DanLanud SRI, Kolonel Pnb Djoko Tjahjono, Kajati Sulut, TM Syah Rizal,SH,Ketua Deprov Sulut Drs Steven OE Kandouw serta  Pimpinan dan anggota DPRD Sulut, Sekprov Ir  Siswa R Mokodongan, para Bupati/Walikota se- Sulut serta sejumlah pejabat teras di lingkungan pemprov Sulut.  Demikian Humas Pemprov Sulut memberitakan (Kabag Humas, Roy RL Saroinsong SH selaku Juru Bicara  Pemprov).    






Minggu, 20 September 2015

Pemprov Ziarah TMP Kalibata di Makam Para Mantan Gubernur Sulut

BUlan September bagi masyarakat Nyiur Melambai Sulawesi Utara merupakan bulan yang sangat bermakna, karena tepatnya tanggal 23 September 2015 Provinsi Sulawesi Utara sudah mencatatkan sejarah perjalanan Pemerintahan Daerah dalam usia 51 tahun.  Sehubungan dengan itu, maka telah tersusun banyak agenda kegiatan di daerah baik yang sudah, sedang dan akan dilaksanakan. Sementara itu di Jakarta dan sekitarnya masyarakat Sulawesi Utara juga tidak mau ketinggalan untuk merayakannya. Salah satunya yaitu Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Utara Kalibata Jakarta Selatan ke Makam Para Mantan Gubernur Sulut yaitu   Alm. DR. A. A. Baramuli, Alm. Frits Tumbelaka, Alm. Willy Lasut dan dan Alm GH Mantik pada Sabtu 19 September 2015.
Ziarah ke TMPN Utama Kalibata dalam rangka memperingati HUT Provinsi Sulawesi Utara sudah dilaksanakan sebanyak 7 kali secara berturut-turut.  Hal ini berarti bahwa tahun 2015 adalah kunjungan ziarah jajaran Pemerintahan Provinsi Sulawesi Utara ke TMPN Utama Kalibata yang ke delapan.
Asisten 1 Sekda Probinsi Sulut  Drs John Palandung yang memimpin Ziarah menyatakan bahwa Ziarah ini adalah bentuk penghormatan dan wujud nyata penghargaan terhadap jasa-jasa para mantan pemimpin daerah Provinsi Sulawesi Utara, yang telah banyak meletakkan dasar bagi pembangunan daerah.
Turut serta dalam Ziarah tersebut Pejabat Eselon II meliputi : Kepala Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di Jakarta DR. drh. Fredrik D. Rotinsulu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara Dr. Grace L. Punuh, M.Kes, Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara DR. Jemmy Kumendong, dan beberapa Pejabat Eselon III dari Dinas Sosial yaitu Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Nova Kumajas, SE.,  dari Jajaran Badan Penghubung Pemprov Sulut di Jakarta antara lain Kepala Bidang Hubungan Antar Lembaga Dano Warouw, SE, MSi., Kepala Bidang Promosi, Informasi dan Pelayanan Weldie Poli, SP., Kepala Bidang Pengelolaan Aset Dewi H. Harahap, SPt.  dan Staf Badan Penghubung Pemprov Sulut di Jakarta.

Kegiatan Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Utara Kalibata Jakarta Selatan dimulai pada Pkl. 09.00-10.30 WIB dengan agenda kegiatan yakni :  (1) penghormatan, (2) tabur bunga di makam para pejabat mantan Gubernur Sulawesi Utara, dan (3) pengisian Buku Tamu.  

SHS Tuntaskan Agenda Kerja di Sonder

   Di penghujung waktu. Tak terasa, satu Dekade perjalanan pengabdian dan dharma bakti seorang Dr SH Sarundajang beserta Ketua Tim Penggerak PKK Prov Sulut, Ny Deetje A Laoh Tambuwun, akan segera berakhir dan meninggalkan tampuk pimpinan sebagai Orang Nomor 1 di Bumi Nyiur Melambai-Sulut. Dikesempatan Last Time, Gubernur SH Sarundajang dan Nyonya, berkenan meresmikan gedung gereja GMIM " SYALOOM" Kolongan Atas bagian Timur, Sonder, pada Minggu pagi, 20/09/15.
   Dr SH Sarundajang yang juga adalah Warga Sonder Raya ini, melakukan peresmian penggunaan Gedung gereja, sebagai sarana peribadatan dan pelayanan bagi Umat, walaupun sarana dan prasarana masih dalam tahap penyelesaian, dalam kapasitas selaku Penasehat Panitia Pembangunan. Serta juga bagian dari akhir rangkaian kegiatan kedinasan maupun menutup tugas2 selaku Gubernur Sulut 2 Periode , dalam bidang Pemerintahan, Pembangunan serta pelayanan Kemasyarakatan.
    Sebelum bertolak ke Jakarta, SH Sarundajang dan Nyonya, guna menghadiri acara Serah Terima Jabatan di Kemendari RI, pada Senin depan (21/9), menyempatkan diri beribadah bersama dengan segenap warga jemaat GMIM Syaloom ini,  dalam sambutan serta pesan terakhirnya, mengapresiasi akan daya dan upaya serta semangat Jemaat dalam penyelesaian fisik bangunan, dengan mengilhami Kearifan Lokal (local wisdom), yakni Budaya Mapalus. "Panitia dan Tukang akan berupaya menuntaskan pekerjaan fisik bangunan yang berdiri di atas tanah seluas 110 x 27 Mtr3 " tegas Sekretaris Panitia, Drs Jan AR Tumilaar, Msc, M.Teol.                   juga dikesempatan itu pula oleh SHS turut di paparkan sejumlah hasil2 keberhasilan yang telah dicapai, maupun tantangan yang belum sempat di tuntaskan. 
   Untuk itu, lanjut Dr SH Sarundajang, dirinya akan berusaha beradaptasi dengan situasi serta kondisi secara alamiah, manakalah tidak lagi berada dalam pusaran pemerintahan, setelah melewati romantika 45 tahun sebagai Birokrat handal tanpa henti " Saya akan Belajar menjadi Rakyat Biasa" tandas SHS, dengan nada lirih.
   Demikian Humas Pemprov Sulut memberitakan (Roy RL Saroinsong,SH, Selaku Juru Bicara)

Hilux Perkuat Baracuda, Manguni dan Paniki





Guna memperkuat operasional Kamtibmas didaerah ini,  maka Timsus Baracuda, Manguni Polda Sulut dan Timsus Paniki Polresta Manado menerima dua armada kendaraan roda empat Toyota Hilux Double Cabin dan 10 kendaraan roda dua merk Kawasaki yang merupakan bantuan dari Pemprov Sulut.
Penyerahan Kendaraan operasional tersebut, di tandai dengan penyerahan kunci dari Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang kepada Kapolda Sulut Brigjen Pol Wilmar Marpaung SH, yang turut disaksikan Wagub Djouhari Kansil, Sekprov Ir Siswa R Mokodongan dan Kapolres Manado Kombes Rio Permana Mandagie, sebelumnya telah dilakukan penandatanganan berita acara penyerahan Gubernur maupun, Kapolda di rudis Gubernuran Bumi Beringin Manado, Sabtu (19/09).   
Gubernur mengatakan, penyerahan fasilitas  ini dalam rangka  menunjang tugas-tugas pengamanan kamtibmas didaerah ini. Karena berbagai penyakit masyarakat yang terjadi sekarang ini sudah sangat meresahkan , karena itu sangat penting membantu tugas-tugas mulia ini agar  tindak kejahatan  seperti pencurian dengan kekerasan, aksi trafficking, aksi begal motor yang menjurus brutalisme sertas berbagai penyakit masyarakat lainnya berupa minuman keras, narkoba dan pemerkosaan, sedikit demi sedikit akan berkurang.
Kapolda Sulut atas nama jarannya tak lupa menyampaikan terima kasih kepada pemprov Sulut yang telah memberikan  bantuan dan kepercayaan dalam rangka meningkatkanoperasional Polisi dalam rangka keamanan di sulut. Kami akan manfaatkan dengan sebaik-baiknya kendaran-kendaran tersebut, karena itu semua untuk keamanan warga sulut.
Karo Umum Jemmy Rinkuangan AP MSi mengatakan, bantuan tersebut statusnya baru merupakan pijam pakai. Ringkuangan menambahkan, dua kendaraan roda empat nantinya satu unit untuk Polda dan satu unit Polres manado, demikian pula dengan 10 kendaraan roda dua, baik Polda maupun Polres Manado masing-masing mendapat lima unit motor Kawasaki.  (Kabag humas Roy Saroinsong SH selaku jubir pemprov).     

Sabtu, 19 September 2015

Stadion "SHS" Kawangkoan diresmikan

   Impian dan dambaan masyarakat Minahasa, terlebih warga Kec. Kawangkoan Raya, akan hadirnya sarana prasarana Olahraga yang representatif, serta menjawab akan ketersediaan venue bagi komunitas keolahragaan di Bumi Nyiur Melambai- Sulut, oleh Gubernur Dr SH Sarundajang, meresmikan Stadion bertaraf Nasional, dengan nama " DR Sinyo Harry Sarundajang" untuk mendedikasikan kepada Beliau, atas jasa2nya membangun Provinsi tercinta Sulut, Sabtu sore, 19/09/15.
    Keberadaan sarana olahraga ini berdiri di atas tanah seluas 3,7 ha, yang dilengkapi lapangan bola, Track Atletik lintasan karet sintetis bercorak merah,  3 buahTribun bertingkat, ruang ganti, lapangan bulu tangkis dan sarana lainnya, penggunaannya ditandai dengan penanda tanganan Prasasti serta penekanan tombol selubung papan nama, juga pengguntian pita oleh Gubernur SH Sarundajang, Menpora RI yang diwakili Staf Ahli bidang Informasi dan Olahraga, Prof Dr Amung Mamun, Mpd, serta turut didampingi  Wagub Dj Kansil, Forkompimda Sulut, Bupati/Wakil Bupati Minahasa, Pejabat teras Pemprov/Pemkab Minahasa, berlangsung meriah dan mendapat antusias warga masyarakat Kawangkoan dan sekitarnya.
   Gubernur SH Sarundajang, pada kesempatan itu, merespon akan penghargaan atas pemberian nama Stadion, "Bahwa ini adalah Amanah dan bermakna Tanggung Jawab yang besar dalam mengemban keberadaan sarana ini, guna kemaslahatan dan bermanfaat  bagi banyak orang", harap Gubernur Terbaik di Indonesia ini dan seabrek prestasi prestisius.
    Lebih jauh ditandaskan SH Sarundajang, bahwa kebijakan Pemkab Minahasa, dalam pembinaan keolahragaan dengan membagi 8 Rayon wilayah, amatlah strategis dan berhasil guna, dalam memajukan dunia Olahraga di Tanah Toar Lumimuut, karna Kabupaten ini banyak menyimpan potensi Atlit, serta juga ditunjang sarana Stadion Maesa Tondano, sehingga bisa melakukan ivent2 dan kejuaraan2, nilai Gubernur SH Sarundajang, "sebab minat dan bakat di bidang Olahraga, tanpa disertai fasilitas atau sarana prasarana, maka tidaklah optimal, untuk itu hadirnya sarana ini, diharapkan melahirkan atlit2 berbakat dan sanggup mengharumkan nama Sulut di Nusantara maupun Manca negara" pinta Dr SH Sarundajang.
   Selanjutnya Staf Ahli Menpora, Prof Dr Amung Mamun, dalam sambutannya, mengawali dengan apresiasi kepada  figur Dr SH Sarundajang,  sebagai sosok yang Paripurna, disamping Cendekiawan juga yang tak kalah nilainya adalah eksistensi Beliau yang sanggup berkarier di dunia Birokrat sepanjang 45 tahun, secara periodik dengan segudang jabatan yang mumpuni.
   Lebih jauh diuraikan Prof Amung Mamun, bahwa pada tahun 2016 nanti, program dan agenda dr Kemenpora RI, akan melaksanakan Gerakan Nasional Olahraga Kejuaraan Kompetisi di Daerah, sehingga dengan tersedianya sarana representatif di Minahasa dan juga Provinsi Sulut ini, diyakini, sanggup menjadi lumbung Atlit baik Lokal maupun Nasional,hingga Internasional.
   Perhelatan ini turut dimeriahkan dengan Eksebisi antara Tim Sepak Bola Kec Kawangkoan vs Tim Kawangkoan Barat, serta diselingi peninjauan fasilitas stadion dari Gubernur SH Sarundajang, Staf Ahli Menpora, Forkompimda Sulut,Bupati/Wakil Bupati Minahasa, dengan  mendapat penjelasan teknis dari Kadispora Sulut, Drs M Onibala, Msi.
   Demikian Humas Pemprov Sulut memberitakan (Roy RL Saroinsong, SH, Selaku Juru Bicara)
   
  




SHS jawab kerinduan Ponpes Kombos

   

    Setelah penantian panjang akan keberadaan status tanah yang diatasnya berdiri Pondok Pesantren LPI Pondok Karya Pembangunan yang dikelola Yayasan Karya Islamiah, Kombos Timur Kec. Singkil Manado, oleh Gubernur SH Sarundajang, menyerahkan status hibah atas sebidang tanah aset Pemda tersebut,  melalui kajian dan memenuhi aspek yuridis. Pada Sabtu siang, 19/09.
   Keberadaan Pondok Pesantren ini, diadakan setelah pada tahun 21 Juli 1977, oleh Gubernur HV Worang, kala itu. Ketika menggelar ivent Nasional yakni MTQ yang peresmiannya dilakukan oleh Presiden Soeharto. Oleh karenanya, karena proses pengurusan hak atas tanah di kala itu, tidak optimal, maka setelah penantian 38 tahun lamanya, maka, oleh Pemerintah Provinsi mengupayakan pelepasan hak atas tanah tersebut, untuk nantinya menjadi dasar bagi penerbitan dokumen Sertifikat.
   Dalam kesempatan acara ini, Gubernur SH Sarundajang, berujar bahwa ikatan batin kepada segenap Ormas2 Keislaman dan Umat-Nya, di daerah ini amatlah mesra dan berkesinambungan, sehingga tak terasa 10 tahun untuk 2 periode berbakti di Bumi Nyiur Melambai, mampu  diselesaikan dengan baik, "Khusnull Khotimah" tandas Dr SH Sarundajang, yang pernah di daulat oleh Masyarakat Maluku/Maluku Utara sebagai "Kalifah" atas jasanya mendamaikan Konflik Horisontal di kedua daerah ini.
   Lebih jauh, dipaparkan Gubernur SHS, kepada segenap Umat Muslim dan Muslimah di daerah ini, diakhir masa jabatannya yang pada 21 September pekan depan akan diserahkan ke Penjabat Gubernur, menyampaikan rasa penghargaan dan ketulusan hati yg dalam, akan peran para Ulama dan tokoh agama dalam menjaga kerukunan dan ketentraman antar umat beragama, utamanya pada situasi Kamtibmas dengan menghindari diri dari paham Radikalisme, serta rasa permusuhan yang dpt memecah belah antar sesama.
   Turut serta Wagub Sulut, Dr Djouhari Kansil, Mpd, Sekprov Ir Siswa R Mokodongan,  Asisten Administrasi Umum, Ch Talumepa, SH, Msi, para Pejabat teras lainnya.
   Demikian Humas Pemprov Sulut memberitakan ( Roy RL Saroinsong, SH, selaku Juru Bicara)

Jumat, 18 September 2015

Direksi PD Pembangunan n KPID Sulut dilantik SHS

Untuk mengoptimalkan peranan (re- enforcement) serta kiprah Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan Sulawesi Utara, maka Pemerintah Provinsi Sulut,melalui Gubernur SH Sarundajang, mengangkat Direksi PD Pembangunan Daerah, masa jabatan 2015-2019,sesuai SK Gubernur nomor 94/2015. Sekaligus mengambil sumpah dan melantik Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sulut,  masa bakti 2015-2018, berdasarkan SK Gubernur nomor 212 thn 2015, pada Jumat sore (18/09), yang berlangsung di ruang rapat Mapaluse Ktr Gubernur Sulut.
    Gubernur SH SH Sarundajang, dalam sambutannya, mengharapkan agar peran dan tugas dr segenap jajaran Direksi PD Pembangunan Sulut yang baru, dapat bersinergi serta memacu akan roda organisasi guna mengsukseskan jalannya agenda pembangunan di daerah ini, utamanya dalam kemitraan dgn BUMN yang bergerak pada jasa Konstruksi Jalan Tol maupun ketersediaan fasilitas Perumahan, yakni PT Jasa Marga dan PT Pembangunan Perumahan Rakyat.
    Lebih jauh di tegaskan Dr SH Sarundajang, dalam arahannya, kerja sama dalam kemitraan dg ke dua BUMN ini amatlah penting dan strategis, diantaranya dalam menyiapkan Pembangunan Jalan Tol di Bumi Nyiur Melambai, serta memacu ketersediaan Infrastruktur pada Kawasan Ekonomi KEK, di Kota Multi Dimensi Bitung. Secara terpadu, dengan mempertimbangkan aspek mutu dan qualitas kerja yang komprehensif, ujar Putra Kawangkoan yg nota bene, Tokoh Pendamai Konflik di Ambon n Malut serta Pemimpin Kharismatik yg sukses mengangkat nama Provinsi Sulut  mendunia di Pentas Nasional-Regional bahkan Internasional, dengan lompatan Quantum yg Spektakuler dan karya2 monumental ini.
   Sementara itu
Lebih jauh ditandaskan Gubernur SH Sarundajang dalam ulasannya, kepada segenap Anggota KPID yg baru dilantik, untuk nantinya dapat memainkan perannya sebagai Institusi pengawas dan wasit bagi jalannya aktifitas penyediaan produk2 arus informasi, telematika, publikasi, serta mampu memediasi akan konflik antar sesama mass media, jika terjadi sengketa atau friksi, antar sesama pemangku kepentingan, dengan semakin kompleksnya akan dinamika arus informatika teknologi dewasa ini.
   Adapun komposisi Direksi PD Pembangunan Sulut yang dikukuhkan adalah : a) Drs Arthur Kotambunan sbg Direktur Utama, b). Drs Oscar Wagiu, Dir Admn & Keu. c). Dr Hanny Roring, Dir Personalia & Umum. d). Ir JWT Lengkey, Dir Konstruksi & Produksi. d). Ir B Tamon, Dir Energi & Jasa Transportasi. e). Ferry Keintjem, SE, Dir Jasa Perdagangan & Investasi. f,). Dra Shelly Sondakh, selaku Sekretaris & Humas Perusahaan.
   Selanjutnya susunan Anggota KPID Sulut. Sbb : a,). Susan Palilingan, S.ked. b). Dolfin Peleng, SH. c). Gabriel Kawatu, SE. d). Merlin Watulangkow. e). Armin Madika, Spi. f). Dra Lili Suheini Muni.
  Turut serta dalam acara pelantikan ini adalah sejumlah pejabat teras Pemprov diantaranya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs S Parengkuan, Ketua Komisi 1 DPRD Provinsi Sulut, Drs NF Mewengkang, MM, Unsur Pers dan Undangan lainnya.
  Demikian Humas Pemprov Sulut memberitakan ( Roy RL Saroinsong, SH, Selaku Juru Bicara)