Jumat, 29 Januari 2016

Demokrasi Award Siap di Helat di Sulut


Penjabat Gubernur Sulut Dr Soni Somarsono MDM akan menganugrahkan Demokrasi Award kepada Pemerintah Kabupaten Kota yang mendapat pencapaian tertinggi dalam hal penggunaan hak suara. Hal ini disampaikan Penjabat Gubernur melalui Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Sekretariat Daerah Provinsi Sulut Dr Jemmy S. Kumendong MSi Jumat (29/01) kemarin.
Anugrah Demokrasi Award ini diberikan kepada daerah yang memiliki partisipasi politik tertinggi pada perhelatan Pemilihan Kepala Daerah Gubernur dan Bupati Walikota Desember lalu, ujar Kumendong.
Ini sekaligus menjadi pemicu bagi kepala wilayah agar pelaksanaan pilkada serentak selanjutnya dapat memotivasi warganya berbondong-bondong menggunanakan haknya di bilik suara. Untuk apa pilkada dilaksanakan dengan memakan APBD yang cukup besar namun partisipasi politiknya kurang, tegas Kumendong.

Adapun Pemenang Anugrah Demokrasi Award ini sudah dikantongi Pemprov namun dalam waktu dekat akan dilaksanakan peninjauan langsung dilapangan oleh Tim dari Pemerintah Provinsi Suluawesi Utara dan Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS). (Humas Pemprov Sulut)

20 PNS Terjaring Sidak




Sedikitnya 20 Pegawai Negeri Sipil (PNS) terkena sidak yang di lakukan Tim Gabungan Pemprov Sulut yang dipimpin. Kabid Binwas Badan Kepegawaian Daerah (BKD] Drs James Kewas MSi, Inspektorat, Sat Pol PP Sulut, dan Biro Pemerintahan dan Humas di beberapa lokasi rumah kopi di Kota Manado, Jumat (29/01) kemarin.
Hal itu di tegaskan Kepala BKD Sulut Dr Femmy Suluh MSi melalui Kabid Pembinaan dan Pengawasan (Binwas) Drs James A Kewas MSi, Kewas menyebutkan, sidak kali ini merupakan tindak lanjut atas petunjuk langsung dari Penjabat Gubernur Sulut Dr Sumarsono MDM kepada Kepala BKD Sulut, karena berdasarkan informasi, ini banyak pegawai di jam-jam kerja mulai keluyuran di tempat-tempat umum.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Dr Femmy Suluh mengatakan, dari hasil inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan oleh BKD dan Satpol PP Sulut terhadap para PNS ini bakal dikembalikan ke SKPD untuk melakukan penindakan sesuai kewenangan masing-masing secara berjenjang.
“Apakah teguran secara lisan atau teguran tertulis. Yang pasti ini mempengaruhi penilaian mereka kedepan. Dan ini sekaligus mewarning bagi setiap PNS lingkup Pemprov Sulut agar pada saat jam kerja harus berada dikantor, jangan ngeluyuran di tempat tempat umum, nanti masyarakat akan menilai apa kepada PNS,” tegas mantan Karo Umum Setda Prov Sulut ini.
Dia berharap atasan di SKPD dari pegawai yang terkena sidak dengan tanpa alasan harus diberi tindakan konkrit agar ada efek jerah.
Seperti diketahui, terkait dengan inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan oleh BKD dan Satpol PP Sulut, Inspektorat Provinsi dan Biro Pemerintahan dan Humas Sulut akhir tahun lalu, mendapat perhatian serius oleh Penjabat Gubernur Sulut Dr Soni Sumarsono, MDM. Hal ini juga demikian agar Kepala BKD segera melakukan sidak bagi pegawai yang hoby keluruyuran, tambah Kabid Binwas Drs James Kewas MSi.

Adapun PNS yang terkena sidak antara lain, Wengs Donald Salele, Rommy C.Y  Muaja, Arfan Biya dari BPK BMD di RKB 17 agustus , Sandy A. Gumolili, Ika Kadarusman, Julia Buluran, Laura Pesik dari Dinas ESDM di Rumah Kopi Rike, Herry Mokoagow dari Biro Umum dan Carol Manaing M. Kasenda, F. Monginsidi, A. Pandi, Cristi Sondakh, O Kawulusan, A. Taluman, Stella L PNS Kota Manado di Rumah Kopi Samrat Tanjung Batu, Denny Nayoan dari Satpol PP Sulut, Henry Mandang dan Margreit Musak dari Biro Umum di Rumah Kopi K8. (Humas Pemprov Sulut)

Kamis, 28 Januari 2016

Tradisi Adat Tulude di hadiri Sumarsono

    Sebagai ungkapan syukur dalam menapaki Tahun 2015 yang telah dilewati,dan menjajaki Tahun yang baru,  oleh Masyarakat dan Warga Kepulauan Nusa Utara yang terdiri dari Sub Etnis Sangihe, Siau-Tagulandang-Biaro, dan Talaud, menggelar tradisi adat, berupa Perayaan Tulude, sebagai bagian dari pelestarian  warisan budaya  para Leluhur, yang dilaksanakan di Kelurahan Mawali Kepulauan Lembeh Utara, Kota Bitung, Oleh Pemerintah dan Masyarakat Kota Bitung, dihadiri oleh Pj Gubernur Sulut DR Soni Sumarsono, MDM dan Ketua Tim Penggerak PKK Prov Sulut, Ny Dra Tri Rachayu Sumarsono dan Wakil Walikota Bitung beserta Nyonya C Lomban-Rawung, Kamis, 28/01.
    Prosesi Perayaan Acara Tulude, diawali dengan penyambutan Tamu (Tembonang u Banua), dan pemasangan ikat kepala (Paporong), kepada Pj Gubernur Sulut, selanjutnya rombongan tamu di arak ke Bangsal  acara, untuk mengikuti Pagelaran Adat dan Kesenian.
  Tradisi Perayaan Tulude identik dengan Pemotongan Kue adat Tamo ( Tamong Banua) yang sebelumnya di arak sepanjang kampung, dimana  bahan bakunya berasal dari Beras Ketan, berbentuk kerucut dan di beri simbol bendera dwi warna. Dipotong dengan ritual khusus. Selanjutnya Bendera di berikan kepada junjungan atau Pemimpin Negeri dalam  mengayomi dan membimbing masyarakat dan warganya. .          Penjabat Gubernur Sumarsono, dalam sambutan, menyambut antusias akan pagelaran Pesta Adat Tulude ini sebagai salah satu identitas keberagaman Budaya dan wadah pemersatu bagi segenap warga yang bermukim di kepulauan Sangihe, Sitaro, Talaud. Dalam melestarikan peninggalan warisan  para leluhur dan sebagai penangkal arus modernisasi dalam menjaga khasanah Kearifan Lokal " "Budaya harus mengakar di Sulut, dalam menghadapi arus globalisasi serta memupuk  rasa kebersamaan, kekeluargaan,  persaudaraan, dan  aset daya tarik pesona pariwisata" tandas Sumarsono
   Pagelaran acara diakhiri dengan pementasan tarian Masamper dan selingan Kesenian khas dari Masyarakat Kecamatan Lembeh Utara dan Selatan, serta penyerahan simbolis Sertifikat tanah oleh Pemerintah Kota Bitung.

Sumarsono Hosang Sukses Kawal Tahapan Pilkada di Minsel.





Penjabat Gubernur Sulut Dr Soni Sumarsono MDM memberi pujian kepada Penjabat Bupati Minahasa Selatan Ir P Rene Hosang MSi karena telah berhasil mengawal tahapan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Selatan, hingga selesai dalam penetapan DPRD Minsel. Pujian itu disampaikan Sumarsono saat memberikan Sambutan dihadapan Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Minahasa Selatan Selasa (27/01).
“Sebagai Direktur Jenderal Otonomi Daerah saya diberikan tugas khusus oleh Mendagri untuk mengawal Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2015 baik Pilgub maupun Pilwako/Pilbup ini, dan keberhasilan pelaksanaan Pilkada di Minsel juga menunjang kesuksesan pelaksaan pilkada di Sulawesi Utara”ujar Sumarsono.
Di sisi lain terkait berkas usulan pengesahan pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati Minsel terpilih kepada Gubernur diiingatkan agar DPRD jangan lupa  melampirkan Risalah rapat DPRD tentang penetapan Pemenang Pilkada. Berkas usulan pengesahan pengangkatan pemenang pilkada yang masuk di Kementerian Dalam Negeri khususnya di Dirjen Otda rata-rata tidak melampirkan risalah tersebut, jadi usulannya dikembalikan dan dimintakan untuk dilengkapi.
Masih terkait dengan tugas DPRD Sumarsono mengatakan segera meminta kepada pihak eksekutif menyusun Rancangan Teknokratis Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), ini diperlukan untuk memacu kinerja pembangunan daerah agar ketika Kepala Daerah yang baru dilantik RPJMD yang sesuai dengan VISI dan MISI Kepala Daerah baru dapat segera direalisasikan.
Sumarsono juga menambahkan kehadiran Kapal MVPP di Teluk Amurang secara otomatis menjadikan kawasan ini wilayah strategis nasional, untuk itu dimintakan kepada segenap warga minsel untuk bersama-sama pemerintah dan aparat keamanan menjaga stabilitas dan keamanan lebih khusus di kawasan berlabuh dimana Kapal Pembangkit listrik ini sandar. (Humas Pemprov Sulut).



Pasar Ekstrim Jadi Pesona Keunikan Tomohon





Penjabat Gubernur Sulawesi Utara Dr Soni Sumarsono MDM mengakui Pasar Ekstrim membawa pesona tersendiri bagi Kota Tomohon. Pengakuan ini disampaikan orang nomor satu di Sulut, dihadapan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Tomohon dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Tomohon yang ke 13, Rabu (27/01).
“Saya mendukung kehadiran pasar ekstrim ini, karena telag banyak dikunjungi wisatwan nusantara maupun mancanegara, juga pasar tersebut pernah dikunjungi Bapak Joko Widodo sebelum terpilih sebagai presiden” ujarnya. Hadirnya pasar ekstrim ini dipastikan memberikan dampak positif pada sektor pariwisata Kota Tomohon, sehingga daerah ini akan semakin maju.
Selain keunikan Pasar Ekstrim Gubernur juga mengatakan bahwa popularitas Kota Tomohon sebagai Kota Bunga telah dikenal bukan hanya di dalam negeri, melainkan sudah mendunia dengan penyelenggaraan iven akbar Tomohon International Flower Festival (TIFF)  tentu akan memberikan sumbangsih yang besar dan menjadi faktor pendorong dalam menggerakan roda perekonomian daerah.
Sumarsono juga menambahkan Kota Tomohon merupakan satu dari daerah pemekaran yang dianggap berhasil dalam menjalanakan tugas pemerintahan pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan. Pasalnya ketika Sumarsono menjabat Direktur Penataan Daerah di Depdagri, pernah mengevaluasi seluruh daerah yang baru dimekarkan dan delapan  puluh persen daerah pemekaran dianggap kurang berhasil dalam menyelenggarakan pemerintahan. Ternyata Kota Tomohon tidak masuk didalamnya, tapi Tomohon masuk dalam dua puluh persen daerah yang dianggap berhasil oleh Pemerintah Pusat.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Sulawesi Utara saya mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke 13 bagi Kota Tomohon, semoga kedepan akan semakin maju dan berkembang” tandas Sumarsono. (Humas Pemprov Sulut). 

Sumarsono: Tanamkan Sadar Hukum Sejak Dini

Penjabat Gubernur Sulawesi Utara DR Sumarsono MDM mengajak kepada seluruh komponen masyarakat agar taat akan hukum, agar bisa taat hukum tentunya perlu ditanamkan sejak dini bagi anak didik.

Hal tersebut disampaikan Sumarsono saat memberikan sambutan pada acara penyuluhan hukum dengan tema membangun masyarakat cerdas hukum dan juga dirangkaikan dengan deklarasi relawan pelajar cerdas hukum yang diselenggarakan Kamis (28/1) bertempat di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado.

Sumarsono mengatakan hukum merupakan satu sarana penggerak pembangunan, hukum merupakan alat kontrol utama guna terciptanya kepastian dan keadilan serta tatanan masyarakat yang tertib  seimbang tentram serta teratur. Untuk itu penyuluhan hukum bagi masyarakat terutama bagi generasi muda perlu ditingkatkan.

Penyuluhan hukum penting mengingat substansinya mampu mewujudkan kesadaran hukum masyarakat lebih baik lagi, untuk pelajar merupakan lahan yang subur dan potensial untuk melakukan proses pembudayaan dan internalasi nilai hukum dalam rangka membangun fondasi kokoh bagi penguatan kehidupan bermasyarakat.

Melalui kegiatan yang diikuti ribuan siswa dari sekolah lanjutan atas ini juga diharapkan dapat menjadikan hukum sebagai energi dan mampu menjadi pendorong dalam penyelenggaraan kehidupan bernegara dan bermasyarakat.

Turut hadir dalam acara tersebut, Dirjen Imigrasi Kementrian Hukum dan HAM DR Ronny Sompie, unsur forkopimda Sulut, pejabat eselon II lungkup pemprov sulut dan tamu undangan lainnya.(humas pemprov sulut)

Selasa, 26 Januari 2016

Mars Sulawesi Utara Segera disahkan

kepala Biro Hukum Setda Prov Sulut Glady NL Kawatu SH MSi menegaskan Lagu Mars Sulawesi Utara segera akan di sahkan melalui peraturan gubernur. hal tersebut disampaikan di sela-sela rapat pemantapan lagu mars Sulawesi Utara di ruang kerjanya Selasa (26/01).

Lebih lanjut Kawatu menyatakan rapat ini dilaksanakan untuk mengakomodir ide dan masukan dari instansi teknis terkait untuk dimasukan dalam peraturan gubernur ini.

Dalam rapat ini juga dibahas pembagian tugas, siapa berbuat apa dalam upaya mensosialisasikan lagu Mars Sulawesi Utara ini.

Sesuai hasil pembahasan rapat, dalam waktu dekat akan dilaksanakan lomba menyanyikan lagu Mars Sulawesi Utara dimana untuk kepentingan lomba lagu dapat diaransemen bebas dengan tidak merubah teks asli.

Lagu ini nantinya akan dinyanyikan dalam iven-iven resmi pemerintah daerah baik di Provinsi maupun Kabupaten Kota. (Humas Pemprov Sulut)