Minggu, 17 April 2016

Ribuan Warga Sukseskan Kejurda Berkuda Sulut






Ribuan warga masyarakat yang berdatangan dari berbagai penjuru daerah baik Sulut maupun Gorontalo ikut memadati gelanggang pacuan kuda “Maesa” Tompaso Minahasa untuk menyukseskan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Berkuda Sulut, yang berlangsung Sabtu (16/03) pekan lalu. Hal itu di katakan Kadis Pemuda dan Olah Raga Provinsi Sulut Drs Mecky M Onibala MSi, yang juga selaku Ketua Panitia Penyelenggaran.
Onibala mengatakan, kejurda berkuda kali ini diikuti 61 ekor kuda yang turun bertanding di  13 race dari berbagai kelas yang dipersiapkan. Khusus di race ke-7 kelas E  jarak 1200 Meter memperebutkan Trophi Dan Rem Sulut Brigjen Sulaiman Agusto SIP, Lady Toronata kuda milik Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE berhasil keluar sebagai juara satu diikuti Pesona Kasih kuda milik Hans Poli SE dan kuda Reva Sulut miliki Robby Dondokambey berturut-turut sebagai Juara 2 dan 3. Sementara di race ke-6 jarak 1200 Meter memperebutkan Tropy Ketua DPRD Sulut yang diikuti 6 ekor kuda. Dimana kuda milik Gubernur berhasil mengalahkan kuda milik dari Wagub Drs Steven Kandouw yaitu kuda Rokos milik Olly berhasil keluar sebagai Juara 2 sementara Boy Sulut kuda milik Steven hanya berhasil menjadi Juara 4. Sedangkan Juara 1 King Star milik Dolvi Siwi Juara 3 Boult milik All Star, jelas Onibala.
Di race ke-9 Kelas D jarak 1400 Meter memperebutkan trophi Kajati Sulut juga ta kalah menarik, race yang hanya diikuti tiga ekor kuda yaitu  Jurgen Boy kuda milik Yorry Massie berhasil mengalahkan JJ Bisa kuda milik mantan Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang yang hanya finis sebagai Juara 2 diikuti Royal Princes Jr kuda milik Price Star STB sebagai Juara 3.
Untuk race ke-10 jarak tempuh 1600 Meter memperebutkan Trophy Sekprov Sulut, kuda miliki Jemmy Ringkuangan (Karo Umum Setda Prov.Sulut) hanya berhasil finis di posisi ke-3 sedangkan di posisi ke-2 yaitu kuda Shiva milik dari Bupati Minut Vonny  A Panambunan, Kuda Nona Prince milik Price Star STB berhasil menjadi Juara 1.
Juga di race ke-12 kelas terbuka jarak 1850 Meter memperebutkan Trophy Wakil Gubernur Sulut  Kuda milik Olly Dondokambey yaitu Bless Tolok hanya mampu finis di urutan ke 2 dikalahkan oleh kuda Gunung Payung pemiliknya Musa Rogi sebagai Juara 1  serta kuda Garunda Bintang milik dari Dra M Mangalun menjadi Juara 3. Sedangkan di Race ke- 13 yang merupakan race terakhir kelas Derbi Jarakat 1850 Meter yang memperebutkan, Trophy dari Gubernur Sulut  Juara 1 kuda Bombardir milik dari AAL STAR, Juara 2 Gentleman Esa milik Noldy Luntungan SE dan Juara 3 King Kasih milik Hans Poli SE, Ujar Onibala sembari menambahkan Gubernur dan Wagub Sulut telah berpesan agar kuda-kuda pacu Sulut di persiapkan dengan baik, mampu menjaga kesehatan dari kuda-kuda ini, karena di Tahun 2016 ini, kita akan mengikuti Kejurnas berkuda serta PON di jabar. Gubernur dan Wagub juga akan membenahi sarana dan prasarana (sarpras) di gelanggang pacuan kuda Maesa Tompaso Minahasa ini. (Humas Pemprov Sulut).
     
     

Kamis, 14 April 2016

OD Sambangi Menhub RI, Sarana Transportasi di Sulut jadi Diskusi Hangat

   Gebrakan dan Terobosan Akselerasi percepatan Pembangunan Provinsi Nyiur Melambai Sulut, utamanya dibawah Kepemimpinan Gubernur dan Wagub OD-SK, secara simultan dan reaktif responsif, patut di apresiasi. Walaupun secara relatif dan ritme waktu yang baru membilang 3 Bulan periode kepemimpinan sejak dilantik pada Medio Februari  2016. Hal ini dibuktikan dengan upaya Pemerintah Provinsi Sulut lewat Gubernur Olly Dondokambey, SE, semisal diantaranya melakukan tatap muka bersama Menteri Perhubungan RI, Ignatius Jonan dan jajaran Kementerian, pada Kamis siang, 14/04. Guna merumuskan langkah dan upaya strategis bagi Pembangunan Sektor Perhubungan dan Transportasi baik lingkup sub sektor Udara,Laut maupun Darat di Provinsi Sulut.
    Dalam kesempatan dialog, Gubernur Olly Dondokambey SE, secara lugas dan gamblang memaparkan diantaranya bahwa kondisi Bandara  Internasional Sam Ratulangi Manado, dalam mendukung Sektor Pariwisata sebagai salah satu Leading Sector Unggulan Sulut,  perlu mendapat perhatian akan pengembangan dalam hal perluasan Terminal kedatangan dan keberangkatan sebagai Etalase/Show Window, bagi arus kedatangan para tamu di daerah ini. "Jadi kami telah mengusulkan ke Pak Menteri Ignatius Jonan, agar Run Way/Landasan Pacu Bandara Sam Ratulangi yang kondisi saat ini berjarak 2650 Meter, dapat di tambah sepanjang 150 Meter menjadi 2800 meter, sehingga nantinya dapat di darati oleh Pesawat2 berbadan lebar, semisal Air Bus type A 350 yang berkapasitas sekitar 400 penumpang, termasuk Penambahan Jam Operasional Terminal Bandara, yang kondisi saat ini beroperasi 17 Jam, menjadi 24 Jam penuh, guna mengantisipasi Pesawat dan Airplane dari dan ke Luar Negeri" Tandas Gubernur Olly Dondokambey, sebagaimana di kutip Juru Bicara Pemprov Sulut Roy Saroinsong,SH.
   Hal lain yang mengemuka juga dalam pertemuan Gubernur OD dan Menteri Ignasius Jonan, terungkap masih seputar sarana Transportasi Udara semisal Bandara Melonguane  di Kabupaten KepulauanTalaud, Bandara Naha di Kepulauan Sangihe serta juga Bandara Miangas, dimana untuk TA 2016 oleh Dirjen Perhubungan Udara, telah menyetujui bagi penambahan lintasan landasan pacu sepanjang 1400 meter, dan nantinya pada akhir Tahun ini diupayakan segera beroperasi dan bisa didarati oleh Pesawat Komersial maupun aktivitas tiba berangkat di Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Negara Tetangga Filipina tersebut, yang sesuai penuturan Kadis Hub dan Kominfo Sulut, Drs Joy Oroh yang turut serta dalam pertemuan tersebut.
    Sementara itu, menyangkut sarana Transportasi Laut, oleh Gubernur Olly Dondokambey, mengusulkan agar percepatan fasilitas Pelabuhan Samudera Bitung menjadi Hub Port Internasional, bagi Arus keluar masuk Penumpang dan Barang dari Sulut, termasuk di dalamnya Pelabuhan Kontainer untuk aktifitas Bongkar Muat Peti Kemas di Kota Bitung. "Termasuk juga penyiapan dermaga dan pelabuhan di Area Kawasan KEK Bitung agar memudahkan bagi para Pelaku Ekonomi dan Bisnis" Pinta Gubernur Olly Dondokambey.
   Selanjutnya pada pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan dialogis  yang menyita waktu 2 Jam ini, Gubernur OD, secara khusus pula menghimbau agar percepatan pembangunan Jalur Kereta Api Manado-Bitung yang nantinya terkoneksi dengan Pembangunan Jalur Kereta Api Manado-Makassar dapat segera di realisasikan dalam waktu dekat ini.
  Turut hadir pula dalam pertemuan ini, Staf Ahli Menteri Perhubungan bidang Logistik Multi Moda dan Keselamatan Perhubungan, Ir Toni Budiono serta Staf Khusus Menteri bidang Keterbukaan Informasi Publik, Hadi M Djurait, Pimpinan Managemen Otoritas Bandara Sam Ratulangi Manado.
Demikian Humas Pemprov Sulut Memberitakan (Roy RL Saroinsong, selaku Juru Bicara)

Wagub : Koperasi Sokoguru Perekonomian Indonesia



Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven Kandouw menegaskan bahwa koperasi merupakan sokoguru perekonomian Indonesia. Penegasan ini disampaikan Wagub saat membuka Temu Koordinasi Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi bidang Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM )di Hotel Aston KAmis (14/04).
Lebih lanjut Wagub menjelaskan, terdapat sejumlah masalah penting dalam pengembangan KUMKM di daerah. Diantaranya masalah Permodalan, selama ini pihak perbankan belum optimal dalam menyalurkan kredit produktif kepada sektor KUMKM disamping bunga kredit yang masih tinggi. Untuk itu kedepan akan dibentuk Lembaga Penjamin Pinjaman Daerah, untuk mengatasi masalah permodalan bagi para pelaku KUMKM.
Selanjutnya masalah Presisi, Wagub kembali mengingatkan soal penerima bantuan baik di Sektor UMKM, Pertanian, Perikanan selama ini hanya dinikmati oleh pihak-pihak tertentu atau tim sukses dari kepala daerah. Saya sudah instruksikan kepada para kepala dinas agar tidak mengakomodir Kelompok yang mengaku tim sukses. Untuk itu sebelum disalurkan bantuan harus diidentifikasi dulu apakah penerima bantuan benar-benar butuh dan memiliki kemampuan untuk mengelola.
Untuk itu Wagub menegaskan sebagai sokoguru perekonomian pengembangan dan pemberdayaan sektor UMKM menjadi prioritas pembangunan daerah, hal ini sudah tertuang dalam Visi dan Misi Gubernur dan Wagub. Harus kita sadari bahwa pengentasan kemiskinan melalui pengembangan UMKM memiliki potensi yang baik.

Senada dengan itu Kadis Koperasi dan UMKM Sulut Ir Rene Hosang menyatak Sektor UMKM memiliki kontribusi yang besar bagi penyerapan tenaga kerja. tentu saja akan dapat meningkatkan kesejahteraan para pekerja yang terlibat di dalamnya. Pengembangan UMKM akan dapat menyerap lebih banyak lagi tenaga kerja yang ada sehingga dapat mengurangi angka pengangguran, tandasnya. (Humas Pemprov Sulut)

Rabu, 13 April 2016

Tunjangan Lebih, Pegawai Dispenda Harus Kerja Maksimal



Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw menegaskan kepada seluruh pegawai yang ada di lingkup Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) sulut, untuk lebih maksimal dalam melaksanakan tugas setiap hari karena telah mendapatkan tunjangan lebih.
Penegasan tersebut disampaikan Wagub saat memimpin rapat bersama jajaran Dispenda Sulut yang diselenggarakan Rabu (13/4) bertempat di ruang rapat UPTD Dispenda Manado.
Dengan adanya tunjangan lebih, setiap pegawai harus giat bekerja, tidak malas, merubah mindset. Selain itu juga Wagub mengingatkan agar para pegawai jangan ada yang menjadi calo dalam pengurusan berkas di kantor Samsat, karena hal itu sangat memalukan.
"Saya minta kepada jajaran Dispenda agar pelayanan samsat di sulut harus bisa diperbaiki serta melayani secara cepat, tepat dan akurat sehingga bisa memuaskan rakyat. Semangat reformasi birokrasi harus mampu menciptakan pelayanan yang memuaskan rakyat termasuk pelayanan yang bersih dan bebas pungli," tandas Kandouw. Target nominal, pelayanan, administrasi,  merupakan satu kesatuan dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat wajib pajak.
Dispenda Sulut juga diharapkan tampil terdepan, mengoptimalkan penerimaan daerah sehingga setiap target yang direncanakan dapat tercapai dengan baik. Pelayanan di samsat harus optimal sehingga pendapatan lebih bertambah.
"Saya menegaskan kembali terkait dengan pelayanan kepada wajib pajak agar jajaran Dipenda Sulut memberikan pelayanan yang terbaik demi menunjang program OD-SK menuju Sulut Hebat yang berwibawa guna mensejaterakan masyarakat bumi nyiur melambai kedepan yang lebih baik," tegas Wagub.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kadispenda Sulut Roy Tumiwa, Asisten Administrasi Umum Ch Talumepa dan Asisten Pemerintahan dan Kesra John Palandung.

Pemkot Salatiga Kagumi Kinerja Humas Pemprov


Pemerintah Kota Salatiga Kagumi Kinerja Humas Pemprov  Sulut. Hal ini terungkap saat Pemkot Salatiga melakukan pertemuan dengan Pemprov Sulawesi Utara dan Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS) di Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur Rabu (13/04).
Walikota Salatiga Yulianto MM mengatakan bahwa sinergitas kemitraan antara pemerintah dan pers yang ada di sulawesi Utara diharapkanya dapat dipelajari oleh jajaranya, sehingga Pemkot Salatiga dapat meningkatkan kemitraanya dengan baik, ungkap Yulianto.
Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs Jhon H. Palandung MSi menyampaikan ucapan selamat datang serta apresiasi kepada Pemkot Salatiga karena telah memilih Sulut untuk belajar kemitraan dengan insan pers.
dalam pertemuan ini, Palandung mengatakan "Dalam hal bernegara, kita tahu, bahwa pers adalah pilar keempat setelah eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Untuk itu pemerintah harus mampu mengelola dengan baik bentuk dan strategi komunikasi publik informasi pemerintahan. Hal ini dirasa penting karena di satu sisi pemerintah adalah sumber informasi utama media massa namun di sisi lain pemerintah tidak dapat mengontrol informasi apa mempengaruhi masyarakat. untuk itu dibutuhkan kemitraan yang solid antara Pemerintah dan Pers" ujar mantan Pj Walikota Bitung ini.
Sementara itu Kepala Biro Pemerintahan dan Humas DR Jemmy S Kumendong MSi mengungkapkan atas apresiasi Pemerintah Pusat melalui Kemenpan dan RB RI memberikan apresiasi kepada Humas Pemprov Sulut karena berhasil menempati posisi teratas dari 13 Provinsi se Indonesia Timur dalam penyebarluasan kegiatan pemerintah daerah. Ini menjadi bukti atas kesolidan Pemerintah membanguan kemitraan dengan pers. untuk diketahui Humas Pemprov Sulut melalui Blog Humasnya sudah memposting 865 berita selang tahun 2015, sementara sampai tangal 12 April 2016 sudah diposting 246 berita.
"Selama menjadi Juru Bicara Pemprov, Saya tidak pernah menggunakan hak jawab. Pembuatan berita harus dengan aturan pers. Yang penting harus ada konfirmasi" ujar Kumendong.
Selain itu Koordinator JIPS, Dony Aray, juga menanmbahkan bahwa sinergitas dengan pemerintah terjalin baik. Dimana kami dari media walaupun bermitra dengan pemrov Sulut, kami tetap dalam pemberitaan selalu Independen. Dalam artian soal pemberitaan tidak ada batasan tapi harus jelas dan terkonfirmasi. JIPS tidak membatasi kepada anggotanya dalam berkopetensi bermanuver di luar. Nanti ada momen tertentu yang bagi JIPS untuk melakukan aktivitas secara bersama. (Humas Pemprov Sulut)

Selasa, 12 April 2016

Gubernur Apresiasi Kinerja Bawaslu Sulut

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, mengapresiasi kinerja Bawaslu Sulut yang menurutnya telah sukses mengawal pilkada di tanah nyiur melambai ditengah maraknya permasalahan pemilukada di Sulut.
Hal ini diungkapkan Gubernur ketika menghadiri Bawaslu Award di Maleosan Room Swisbel Hotel Manado, Selasa (12/04) kemarin.

Dalam kesempatan ini, Gubernur juga mengatakan bahwa Bawaslu telah menjalabkan tugasnya dengan baik, bersinergi dengan semua pihak sehingga dapat melahirkan pemimpin pemimpin daerah pilihan rakyat. "Kinerja bawaslu yang menunjukan dedikasi yang tinggi sangat membantu menstabilkan keadaan daerah." Jelas Gubernur.

Kedepanya Gubernur berharap bahwa Agenda Bawaslu Award ini dapat menjadi wadah yang memotivasi segala pihak untuk tetap  mengupayakan pelaksanaan pemilihan yang berkualitas, berintegritas, dan bermartabat.

Menutup sambutanya, Gubernur mengajak semua pihak untuk terus menjaga sinergitas dalam membangun daerah, serta menjadikan Pilkada 2015 sebagai pembelajaran sehingga dapat memberikan dampak positif bagi pemilihan di waktu mendatang, Tutup Dondokambey.
(Humas Pemprov Sulut)

Wagub: Gabminut harus ciptakan atlit berprestasi



Para pengurus Gabungan bridge Minahasa Utara (Gabminut) masa bakti 2016-2020 diharapkan mampu menciptakan atlit bridge berprestasi baik tingkat nasional maupun internasional.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven Kandouw saat melantik pengurus Gabminut yang diselenggarakan Selasa (12/4) bertempat di hotel Sutan Raja Minut.
Dengan adanya pengurus baru ini Wagub mengharapkan dapat menghasilkan atlit muda baru yang bisa menjadi juara dunia, disamping itu juga Gabminut harus mampu memajukan olahraga bridge di sulut mengalahkan daerah lain yang ada di Indonesia karena hingga saat ini atlit-atlit berprestasi bridge berasal dari sulut.
Pengurus yang baru harus bersinergis bersama, tetap kompak dan lebih baik lagi.
para atlit dibawah binaan Gabminut harus memperbanyak latihan dan melaksanakan turnamen untuk mengasah kemampuan atlit. Pengurus juga harus menyususun program berkualitas agar para atlit termotivasi menjadi lebih baik.
Menutup sambutan, Wagub mengatakan Olahraga bridge sudah menjadi kultur di sulut, karena sejak dulu masyarakat sudah terbiasa bermain kartu di rumah masing-masing, untuk itu bridge sulut harus tetap eksis.(humas pemprov sulut)