Senin, 02 Mei 2016

Dubes Serbia Bangun Kerjasama di Sektor Pariwisata



Duta Besar (Dubes) berkuasa penuh RI di Serbia dan Montenegro Harry Jems Kandou SH menyatakan, pihaknya akan membangun kerjasama di sektor pariwisata antara pengusaha Sulut dengan pengusaha Serbia dan Montenegro. Pernyataan itu disampaikan Dubes kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Drs Steven Kandouw serta Forkopimda Sulut di celah-celah Peringatan Hardiknas 2016 di Halaman Kantor Gubernur Sulut, Senin (02/04).
"Pariwisata sulut sudah lama di kenal para turis Serbia dan Montenegro, Utamanya objek wisata yang ada di Taman Nasional Bunaken (TNB), dimana panorama alam yang ada di perut pulau bunaken sudah terkenal di seantero dunia", ujar Kandou.
Apalagi belum lama ini Presiden Serbia Tomislav Nikolic telah datang berkunjung di Indonesia dan telah bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo, dimana salah satu pembicaraan kedua kepala Pemerintahan itu yakni ingin membangu kerjasama di sektor pariwisata, dan perekonomian.
"Kedatangan saya ke Manado ingin menyampaikan kepada Gubernur Sulut bahwa dalam waktu dekat sejumlah wartawan Serbia dan Motenegro akan datang ke Manado untuk menulis tentang dunia pariwisata di Sulut, keramah-tamahan masyarakat, juga karakter pelaku usaha harus punya keinginan (passion) ", terang salah satu putra terbaik Sulut asal Kelurahan Tikala Manado ini.
Sembari menambahkan pariwisata sulut sudah dilirik sejak sepuluh tahun yang lalu. Dan saya juga terkesan dengan Pak Olly (Gubernur-red) dalam memimpin Sulut walaupun baru seumur jagung, kuncinya. (Humas Pemprov Sulut).
  
 

Dihadiri Dubes Serbia dan Montenegro Gubernur Resmikan Ruangan JIPS






Dihadiri Dutas Besar dan Berkuasa Penuh RI di Serbia dan Montenegro Harry James Kandou SH, Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE didampingi Wagub Drs Steven Kandouw serta Karo Pemerintahan dan Humas DR Jemmy Kumendong MSi, Senin (02/04) telah meresmikan ruang kantor Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS).
 Ruangan yang terletak di lantai dasar Kantor Gubernur ini, dinilai sangat representatif bagi para awak media yang sehari-harinya meliput aktifitas Gubernur, Wagub dan Sekprov Sulut ini.
Dalam peresmian itu Gubernur telah melakukan pengguntingan pita, sekaligus membuka pintu ruangan serta pemotongan kue ulang tahun ke-1 JIP, serta telah menyerahkan satu set komputer untuk di pakai wartawan JIPS.
Gubernur dan Wagub sangat merespons adanya komunitas wartawan terutama JIPS yang bertugas meliput di kantor Gubernur.
Karena itu Gubernur berharap, dengan adanya kantor sekretariat JIPS yang baru, wartawan akan lebih berkompetisi dan profesional dalam pemberitaan nanti. 
"Silahkan mempublikasikan keberhasilan maupun kegagalan pemerintahan ODSK, namun demikian harus mengedepankan chek and ricek, agar pemberitaan tersebut seimbang dan tidak tendensius, harap Gubernur. 
Sementara Koordinator JIPS Donny Aray atas nama rekan-rekan memberikan apresiasi yang tinggi sekaligus ucapan terima kasih yang tulus kepada Gunernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw yang sangat peduli dengan aktifitas awak media yang tergabung dalam JIPS, karena telah menyiapkan ruangan sekretariat yang representatif, dimana sehari-hari kami bersama Gubernur dan Wagub meliput aktifitas pimpinan daerah kami. Semoga dengan adanya kerjasama yang baik ini akan selalu terbangun komunikasi yang harmonis antara pemerintah dengan media, tandas wartawan Kompas TV Manado. (Humas Pemprov Sulut). 

Gubernur: Manusia Yang Terdidik Adalah Kunci Kemajuan bangsa





Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE saat membacakan sambutan tertulis Mendikbud Anis Baswedan menegaskan, Hari Pendidikan Nasional kita rayakan sebagai hari kesadaran tentang pentingnya kualitas manusia. Presiden Jokowi menggarisbawahi bahwa Indonesia akan menjadi bangsa yang disegani dunia dan akan berhasil dalam berbagai kompetensi era global jika tinggi kualitas manusianya. manusia yang terdidik dan tercerahkan adalah kunci kemajuan bangsa. Penegasan tersebut disampaikannya pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2016  Tingkat provinsi Sulut yang digelar Dinas Diknas di halaman kantor Gubernur Sulut, Senin (02/04) kemarin.
Dondokambey menyebutkan, segala capaian yang kita raih sebagai individu maupun sebagai bangsa kolektif tak lepas dari persinggungan dengan pendidikan. Mutu dan jenjang pendidikan berdampak  besar pada ruang kesempatan untuk maju dan sejahtera. maka dengan memastikan setiap manusia Indonesia mendapatkan akses pendidikan yang bermutu sepanjang hidupnya sama dengan memastikan kejayaan dan keberlangsungan bangsa, jelasnya.
Namun yang harus kita pastikan pada anak-anak kita adalah  bahwa kita memberikan dukungan sepenuhnya kepada mereka untuk menyiapkan diri meraih kesempatan yang terpampang dihadapannya. Salah satu dukungan yang perlu kita berikan pada anak-anak didik adalah memastikan bahwa apa yang mereka pelajari saat ini adalah apa yang memang mereka butuhkan untuk menjawab tantangan jamannya.
Karena itu adalah tugas kita semua untuk memastikan binar keingintahuan di mata setiap anak didik kita, serta api semangat berkarya didalam dirinya tidak akan padam.
"Adalah tugas kita memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkontribusi memajukan dirirnya, memajukan masyarakatnya, memajukan kebudayaan bangsanya. Rasa percaya diri orang dewasa kepada anak-anak untuk berkarya dan ikut membawa kebudayaan kita terus bergerak melangkah maju adalah kunci kemajuan negara", kata Dondokambey.
Karenanya mari kita perluas keriaan pendidikan dan kebudayaan selama sebulan kedepan, kita bayar balik apa yang telah kita dapatkan dari pendidikan, kita gelorakan semangat bergerak untuk pendidikan, dan kita teruskan ikhtiar bersama ini, tandas Gubernur.
Kesempatan itu Gubernur didampingi Wagub Drs Steven Kandouw serta Kadis Diknas AG Kawatu SE MSi telah menyerahkan bantuan study  S1, S2 dan S3 kepada tiga perwakilan Perguruan Tinggi masing-masing sebesar Rp.7,5 JuutaRp. 12,5 Juta dan  Rp. 25 Juta, Penyerahan pemenang seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) SD dan SMP Tingkat Provinsi Sulut. Penyerahan Piagam penghargaan OSN SMA Tahun 2016, Penyerahan penghargaan pemenang lomba Kompetisi Siswa (LKS) SMK Award, serta penyerahan penghargaan bagi Kepala Sekolah Pembina Terbaik Olimpiade Sains. Turut hadir mantan Kadis Diknas Sulut Drs DP Togas Drs Alvius Lomban MSi serta Dr Djouhari Kansil MPd (mantan Wagub Sulut), Wakil Ketua TP PKK Sulut dr Kartika Devi Tanos serta unsur Forkopimda Sulut serta para pejabat teras Pemprov Sulut).    



Kemitraan Dunia usaha, Buruh dan Pemerintah Harus Berjalan Baik







Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE berharap kemitraan dunia usaha, buruh dan pemerintah harus berjalan baik. Harapan itu disampaikan Gubernur saat menghadiri peringatan Hari Buruh Intenasional “May Day” yang digelar KSPSI Sulut di halaman Kantor Gubernur, Senin (02/04) kemarin.
“Saya berharap kemitraan dunia usaha, buruh dan pemerintah yang berjalan baik, sehat dan harmonis akan mampu mendorong tumbuh-kembang dunia usaha dan peningkatan kesejahteraan tanaga kerja”, jelas orang nomor satu di Sulut ini.
Karena itu Gubernur minta, harmonisasi hubungan tripartit yakni, pekerja, pengusaha dan pemerintah harus senantiasa kita jaga dan pelihara sebagai mana desain hubungan industrial yang diatur dalam UU No.13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan.
Selanjutnya, sebagai langkah kedepan dengan memperhatikan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi di Sulut, maka kebijakan penetapan UMP Provinsi sesuai amant Pasal 8, Pasal 89 dan Pasal 90 UU No.13 Tahun 2003, akan terus di evaluasi dan disesuaikan berdasarkan kebutuhan hidup layak, melalui dewan pengupahan Provinsi Sulut sebagai presentasi unsur tripartit, tandas Dondokambey.

Ketua KSPSI Sulut Tommy Sampelan menyatakan, secara khusus perayaan memperingati hari buruh Tahun 2016 di provinsi Sulut memiliki makna penting bagi kelanjutan pembangunan daerah.
Mengingat saat ini pemerintah di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Drs Steven Kandouw bersama rakyat sulut termasuk kaum buruh/pekerja berkomitmen dan bertekad untuk mengembalikan kejayaan daerah  sulut melalui peningkatan SDM dalam hal ini penyiapan tenaga kerja yang handal dan profesional dalam menghadapi persaingan global.
Untuk itu Sampelan mengungkapkan, tidaklah berlebihan apabila Tema May Day Tahun 2016 yakni Optimalisasi Disiplin dan Semangat Kerja (OD-SK) menuju Sulut Hebat.
Terpisah Kadis Nakertrans  Marsel Sendoh SH MSi menambahkan, selain menyelenggarakan apel buruh/pekerja pula dilaksanakan juga kegiatan-kegiatan sosial kemanusiaan berupa pelayanan donor darah, pemeriksaan kesehatan  serta pasar murah yang diperuntukan bagi buruh/pekerja. Turut hadir Wagub Drs Steven Kandouw, Unsur Forkopimda Sulut, Dewan Pengawas BPJS Tenaga Kerja Rekson Silaban bersama Isteri Merdy Rumintjab, serta Instansi terkait lainnya. (Humas Pemprov Sulut)     

  

Minggu, 01 Mei 2016

Menhub kunjungi Tahuna, 12 Pelabuhan resmi beroperasi.


Menteri Perhubungan RI Ignatius Jonan, mengunjungi Kota Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Minggu (1/5).

Kedatangan orang nomor 1 di jajaran Kemenhub RI ini untuk mewakili Presiden RI Joko Widodo dalam rangka meresmikan pengoperasian 12 Pelabuhan Laut di Sulawesi Utara.

Dalam sambutannya, Menteri Perhubungan mengatakan bahwa peresmian 12 pelabuhan laut ini dimaksudkan untuk semakin memantapkan program nawacita Pemerintah Pusat di bidang kemaritiman. 12 pelabuhan laut yang diresmikan adalah Pelabuhan Tahuna, Petta, Bukide, Kalama, Lipang, Kahakitang, Kawaluso, Matutuang, Kawio, Sawang, Buhias, dan Amurang.

Sealin itu Menhub juga menyatakan tol laut adalah angkutan laut yang jadwalnya tetap, dalam rangka menekan disparitas harga barang di indonesia timur, dimana 1000 DWT untuk kapasitas 12 pelabuhan, sedangkan pelabuhan tahuna 5000 DWT, kapal perintis yang melayani pulau-pulau kecil  rencananya akan diserahkan ke Pemkab namun harus sesuai syarat yg tercantum dalam permendagri, terkait rehabilitasi terminal penumpang agar segera direalisasikan demi menopang gerak pembangunan ekonomi daerah, untuk penyelesaian pembangunan bandara naha tahuna dan bandara miangas diperkirakan akan selesai tahun ini.

Terkait penerbangan ke luar negeri Kemenhub akan keluarkan ijin apabila ada maskapai yang  berminat melakukan penerbangan. diakhir sambutam arahan Menhub juga mengharapkan pemprov sulut, pemko manado, dan pemko bitung agar menyiapkan lahan dalam rangka pembangunan rel kereta api.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengatakan bahwa dengan diresmikannya beberapa pelabuhan di Kabupaten Kepulauan Sangihe sangat membantu masyarakat dalam beraktivitas khususnya meningkatkan kegiatan perekonomian masyarakat sangihe. Selain itu juga pengoperasian kapal ferry dalentaloba, tambahan satu kapal perintis, rehabilitasi terminal penumpang di pelabuhan tahuna, pembangunan pelabuhan manado sebagai pelabuhan yg paling strategis di sulawesi utara, perpanjangan runway bandara naha, pembukaan jalur penerbangan dari manado ke china akan segera dilaksanakan guna menunjang pembangunan Sulawesi Utara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven Kandouw, Unsur Forkopimda Sulut, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, pejabat eselon II lingkup Pemprov Sulut.(humas pemprov sulut)

Jumat, 29 April 2016

Gubernur: Bunaken Jadi Idola penyelam Dunia










Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE  mengakui, wilayah pantai   kawasan taman nasional bunaken (TNB) telah menjadi idola bagi para penyelam dunia. Pengakuan itu disampaikannya saat membuka pencanangan “Save Bunaken” dan Bersih-Bersih Pantai di muara sungai tondano/kuala jengki Manado, Jumat (29/04) kemarin.
“Para penyelam dunia seakan belum merasa puas apabila mereka belum menyelam di pantai laut bunaken,” kata orang nomor satu di Sulut ini.
Bunaken sebagai Icon Sulut sudah lama di kenal dunia internasional, dulu Pangeran Bernard dari Belanda dan artis dunia serta para petinggi di Republik ini pernah menikmati indahnya taman laut yang berada di perut pulau bunaken ini. Bahkan pada Senin Depan Menko PMK Ibu Puan Maharani akan datang kesana untuk meresmikan proyek air bersih sekaligus bertatap muka dengan masyarakat, ujarnya.
Namun lokasi objek wisata kebanggaan warga Nyiur Melambai ini, kini tak luput menjadi sorotan wisatawan karena sudah tercemar dengan berbagai jenis sampah,  karena ulah kita sendiri.
“Tapi hari ini lewat kegiatan bersih-bersih pantai, tentu semakin melengkapi semangat kebersamaan dan kecintaan lingkungan serta tanggungjawab kebersihan sehingga bunaken kembali menjadi bersih, sekaligus melalui Save Bunaken 2016 komitmen kami (ODSK) membangun Sulut lewat pariwisata akan memajukan bunaken ini terang Dondokambey.   
Namun demikian Olly mengungkapkan, kawasan taman nasional bunaken merupakan kawasan pelestarian alam yang telah ditetapkan langsung melalui SK Menterti Kehutanan RI No. 730/Kpts-II/1991 Tanggal 15 Oktober 1991 dengan luas mencapai 89.065 Hektar dengan potensi keanekaragaman hayati yang tinggi memegang tiga fungsi strategis dalam konteks pembangunan daerah dan bangsa yakni sebagai fungsi pelestarian keanekaragaman hayati pesisir dan laut, mendukung kehidupan dan penghidupan masyarakat setempat serta untuk pengembangan pariwisata alam, tandas Dondokambey.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs Sanny Parengkuan MAP selaku Ketua Panitia pelaksana menyebutkan, kegiatan itu diikuti seluruh ASN Pemprov Sulut, ASN Pemkot Manado, Unsur TNI/Polri serta LSM peduli lingkungan. Kegiatan ini akan berlangsung setiap bulan. Sedangkan tujuannya  untuk mendorong masyarakat supaya berperan aktif dalam mengurangi terjadinya pencemaran dengan tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga wilayah pesisir. Sementara agenda kegiatan meliputi rehabilitasi transplantasi terumbu karang yang sementara dilaksanakan di bunaken,  penanaman mangrove, aksi bersih pantai, sosialisasi dan kampanye sadar bersih lingkungan kawasan pesisir pantai laut dan pemberian perahu pengangkut sampah kepada forum masyarakat peduli TNB melalui DTNB, tambah mantan PJ Walikota Tomohon. (Humas Pemprov Sulut).    
  

Rabu, 27 April 2016

Pasukan Brimob Polda Sulut Buruh Teroris Santoso





Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, Wagub Drs Steven Kandouw bersama unsur forkopimda Sulut ikut menghadiri pemberangkatan pasukan Sat Brimob Polda Sulut untuk memburu teroris Santoso di Poso.
Kegiatan yang bertajuk  Operasi Tinombala 2016 BKO Polda Sulteng, dilepas Kapolda Sulut  Brigjen Pol Wilmar Marpaung, di Mako Brimob,  Mapanget Manado, Rabu (27/04) kemarin.
Kapolda mengatakan, merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi Polda Sulut khususnya Satuan brimob, untuk dipercaya bisa mengambil bagian dalam menjalankan tugas negara guna menumpas kelompok teroris melalui "Operasi Tinombala 2016" ini.
Tugas operasi tinombala 2016 yang akan dihadapi merupakan salah satu tantangan tugas Polri yang diamanatkan oleh pemerintah RI melalui program ke-11 Quick Wins Renstra Polri 2015-2019 yaitu perburuan dan penangkapan kelompok jaringan teroris Santoso atau yang dikenal Abu Wardha yang di duga bersembunyi di hutan dan pengunungan wilayah hukum Polres Poso Polda Sulteng.
Menurut Kapolda, tugas perburuan gembong teroris ini bukanlah untuk mendiskreditkan suatu kelompok agama atau memperlemah wibawa suatu kelompok agama, karena NKRI adalah negara yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai agama sebagaimana tercermin dalam UUD 1945, tugas perburuan gembong teroris ini dilakukan sebagai upaya penegakan hukum NKRI yang telah ternoda dengan adanya aksi-aksi teroris yang telah memakan korban jiwa dan harta benda yang cukup banyak.
"Perlu saya ingatkan, didaerah penugasan nanti saudarakan bersama-sama satuan lain dari unsur TNI. Untuk itu, lakukan koordinasi dean jalin kerjasama yang baik sebagai bentuk sinergitas antar kesatuan guna kelancaran pelaksanaan tugas, hindari arogansi sesama corps yang kerap menjadi pemicu bentrok antar anggota, sembari menyebutkan jangan anda lupa bahwa musuh yang kita hadapi adalah kelompok teroris yang terlatih dan berpengalaman serta bersenjata yang tlah meronrong wibawa bangsa dan negara serta sering membuat resah warga masyarakat, sehingga dalam pelaksanaan tugas nanti perlu adanya soliditas dan kekompakan antar kesatuan baik TNI maupun Polri dalam pelaksanaan operasi.
Untuk itu saya selaku pimpinan Polri daerah Sulut menaruh harapan besar kepada saudara dalam pelaksanaan tugas operasi tinombala 2016 untuk dapat menjadi personil Polri  yang tangguh bermental baja dan berwibawa, namun tetap santun dan humanis dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman terbaik pada masyarakat.
Usai upacara Gubernur telah menyerahkan bantuan penunjang operasional kepada seluruh pasukan Brimob yang akan memburu teroris santoso. (Humas pemprov Sulut).