Senin, 10 Oktober 2016

Wagub: Pembuat Infrastruktur di Sulut Harus Berkualitas

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw mengingatkan kepada para penggiat pembangunan infrastruktur publik yang ada di Sulut, untuk membangun infrastruktur yang berkualitas guna memberikan kenyamanan bagi masyarakat pengguna dan  menunjang kelancaran pembangunan lainnya.

Hal tersebut disampaikan Wagub saat membuka seminar konstruksi regional se sulawesi yang diselenggarakan Senin (10/10) bertempat di hotel sintesa peninsula manado.

Dengan infrastruktur yang kuat dapat mendukung perkembangan ekonomi, meningkatkan pelayanan publik bagi masyarakat. Untuk itu juga pembangunan infrastruktur harus terintegritas dengan baik, efektif dan efisien.

Disamping itu perlu juga peningkatan aspek non fisik seperti sumber daya manusia, material serta peralatan dan inveatasi agar tercipta infrastruktur yang berkualitas.

Untuk mencapai semua hal tersebut, semua stakeholders terkait harus saling mendukung. Melalui kegiatan tersebut, Wagub berharap seluruh peserta dapat saling berbagi ilmu agar daerah dapat menjadi provinsi yang produktivitas sumber daya konstruksinya tinggi dan berdaya saing.(humas provinsi sulut)

Wagub Dukung BNN Berantas Narkoba di Sulut Hingga Tuntas

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw memberikan dukungan secara penuh untuk Badan Narkotika Nasional (BNN) provinsi sulut, dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Sulut.

Penegasan tersebut disampaikan Wagub kepada Kepala BNN provinsi sulut yang baru Kombes. Polisi Charles Ngili saat melakukan pertemuan dengan Wagub diruang kerjanya Senin (10/10).

Wagub mendukung BNN untuk memberantas peredaran narkoba sampai ke akar. Siapapun yang terlibat tidak memandang bulu harus di tindak secara tegas sesuai hukum yang berlaku, karena narkoba merupakan kejahatan yang besar, generasi rusak akibat peredaran barang haram tersebut.

BNN Sulut dibawah kepemimpinan Charles Ngili yang juga pernah menjabat Wakapolda Sulut ini agar lebih eksis dalam melaksanakan tugas, menciptakan Sulut sebagai daerah bebas penjualan dan
Pemakaian narkoba karena Ngili sudah memahami teritorial Sulut.

Charles Ngili sendiri menyampaikan terima kasih kepada Wagub atas dukungannya, Ngili tetap akan menjalin hubungan baik dengan pemerintah provinsi sulut dan terus bekerja sama demi terwujudnya Sulut bebas narkoba.(humas provinsi sulut)

Gubernur Kembali Ingatkan Pentingnya Sinergitas Pembangunan

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahtraan Rakyat Sekdaprov Sulut Drs Jhon Palandung MSi kembali mengingatkan Pentingnya Sinergitas Pembangunan di semua tingkatan pemerintahan. Hal ini disampaikan Palandung pada Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kota Bitung dalam rangka peringatan HUT Ke-6 Kota Bitung di ruang sidang DPRD Kota Bitung, Senin (10/0).
Lebih lanjut dikatakan Palandung pembangunan daerah sangat bergantung pada sinergitas disemua tingkatan pemerintaham. Untuk itu, tidak henti-hentinya saya mengajak agar senantiasa menjaga sinergitas kerja dan memberikan dukungan penuh terhadap setiap program, kebijakan dan agenda kerja Pemerintah Provinsi baik yang sedang dan akan dilaksanakan.
Palandung juga tak lupa memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bitung atas sukses penyelenggaraan Festival Pesonal Selat Lembeh. Ini sekaligus merupakan wujud sinergitas yang ditunjukan Pemkot Bitung guna menunjang Sektor Pariwisata yang sementara digalakan oleh Pemerintah Provinsi."Kesuksesan penyelenggaraan iven akbar ini tentunya akan membawa Kota Bitung semakin dikenal" ujar mantan Pj Walikota Bitung ini.
Terkait dengan penetapan Kota Bitung sebagai Lokasi Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Palandung mengajak Pemkot Bitung beserta segenap Stakeholders agar terus mempercepat progres realisasinya, keberadaan KEK ini akan memberikan efek berkelanjutan bagi upaya pemerintah untuk mensejahtrakan masyarakat bumi nyiur melembai.
(Humas Pemprov Sulut)

Minggu, 09 Oktober 2016

Olly Piawai Dalam Soal memasak

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey SE rupanya piawai dalam soal masak-memasak. Buktinya, Jumat (8/10), Olly menunjukkan kebolehan memasak di kegiatan Pesona Kuliner yang merupakan salah satu agenda iven Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2016. Bersama Chef Benny Lumangkun, Olly berkaloborasi mengelola masakan dihadapan ribuan pengunjung FPSL disaksikan Wakil Ketua DPD RI, E E Mangindaan, Kapolda Sulut, Brigjen Pol Wilmar Marpaung dan Walikota Bitung, Max Lomban serta Wakil Walikota Bitung, Maurits Mantiri. Pesona Kuliner sendiri bertujuan untuk mempromosikan masakan-masakan khas Provinsi Sulawesi Utara kepada wisatawan lokal maupun mancanegara yang datang dari berbagai daerah dan benua.(Humas pemprov sulut).

Gubernur Apresiasi FPSL Sukses di Gelar

Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE memberi apresiasi kepada segenap pemerintah dan seluruh elemen masyarakat Kota Bitung atas suksesnya perhelatan Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) tahun 2016 yang berlangsung, Sabtu (08/10) sore di area pelabuhan perikanan samudera Aertembaga Bitung. Olly mengatakan, dari tahun 2009 dilaksanakannya Festival Selat Lembeh (FSL), kini FSL telah masuk 3 besar destinasi wisata prioritas tahun 2016, itu artinya pelaksanaan kegiatan ini telah berhasil mempromosikan potensi kelautan dan perikanan yang ada di Kota cakalang ini. Karena itu saya mengimbau kegiatan ini terus dilaksanakan setiap tahun sebagai agenda tetap untuk menarik sebanyak-banyaknya para wisatawan mancanegara. Hal ini penting, seiring dengan telah diluncurkan brand pariwisata "North Sula we see" pada tanggal 23 September 2016 lalu, dimana brand pariwisata ini merupakan sebuah spirit idiologi yang menjadi ajakan kepada masyarakat di aeluruh penjuru dunia untuk melihat berbagai potensi dan keindahan alam di Bumi Nyiur Melambai, terang Dondokambey, sembari menyebutkan saat ini jumlah kunjungan wisatawan mancanegara di Sulut sudah mencapai 27 ribu orang. Karena itu mari kita dukung FPSL ini, karena sangat bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Sebelumnya Walikota Bitung Max Lomaban menyebutkan, beragam pesona yang di miliki kota ini merupakan sebuah berkah tak ternilai dari Tuhan sang maha pencipta. Berdiri kokoh gunung duasudara sebagai canopy kota, terbentang pulau lembe sebagai perisai alami kota dari keganasan samudera pasifik, selat lembeh sebagai jalur sutra perdagangan global, taman bawah laut yang mempesona, serta nilai2 budaya masyarakat yang religius juga menjunjung tinggi sikap toleransi dan kebersamaan, katanya. Turut hadir wakil Ketua DPD RI EE Mangindaan, serta unsur forkopimda sulut. (Humas pemprov sulut).

Gubernur Olly Dondokambey akan menebar bibit ikan Madidihang diselat lembeh sebagai tanda di bukanya FPSL 2016 yang di saksikan Wakil Ketua DPD-RI EE Mangindaan (mantan Gubernur Sulut) dan Walikota Bitung Max Lomban.

Sabtu, 08 Oktober 2016

Malam Penganugrahan AFI 2016 Mendikbud berterima kasih kepada Gubernur


 
Malam penganugerahan Apresiasi Film Indonesia (AFI) 2016,  Sabtu (8/10/2016) malam di Grand Kawanua International Centre (GKIC).

Turut hadir dalam malam puncak penganugrahan: Ir Rita dondokambey-Tamuntuan, dr Kartika Devi Kandouw -Tanos MARS, Wakil Ketua OJK RI, Ketua DPRD Sulut Forkopimda, Bupati dan Walikota, pejabat lingkup Pemprov Sulut  serta tamu undangan dan para artis Ibukota diantaranya Rima Melati, Widyawati, Marini, Popy Syarif, Kiniaryosi dan Karina Salim Donni Damara, Dadang C Noer, Tengku Zacki.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam sambutannya mengatakan, menjadi kebanggaan bagi Sulut dengan dilaksanakannya penganugerahan Apresiasi Film Indonesia ( AFI )  di bumi nyiur melambai in, maka atas nama Penerintah dan masyarakat Sulawesi Utara mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada panitia pelaksana yang telah bekerja extra keras, serta telah turut memfasilitasi dan mendukung terlaksananya agenda ini, sekaligus terhadap perkembangan dunia perfilman Indonesia ke depan.

"Ini untuk pertama kali dilaksanakan di Sulut dan kami sangat bangga," terang Olly.

Lanjut  Gubernur,  bercerita tentang film , tentunya kita bercerita tentang budaya, karena film merupakan diplomasi kebudayaan maka kita sepakat  bahwa kebudayaan mempunyai fungsi yang sangat besar bagi manusia dan masyarakat.

Karena faktor ini yang mendorong perekonomian terutama bidang pariwisata dan budaya di Sulut. Dengan dilaksanakannya malam penganugrahan AFI  ini akan membawa dampak besar kunjungan wisatawan ke daerah nyiur melambai ini, dan kepada para para pemenang di setiap kategori nominasi yang ada saya ucapkan selamat dan sukses kiranya piala Dewantara yang di raih akan senantiasa menghadirkan karya-karya terbaik bagi perkembangan dunia perfilman di tanah air

Sementara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy mengatakan, AFI memasuki tahun ke - 5. Dimana awal penyelenggaraan di tahun 2012 di Sentul, Bogor Jawa Barat penyelenggaraan ke-2 tahun 2013 diJakarta yang ke-3 tahun 2014 di Medan, penyelenggaraan ke-4 tahun 2015  di Yogyakarta dan tahun 2016 ini dilaksanakan di Manado Sulawesi Utara. "kata Muhadjir".

Menurutnya, ini bentuk apresiasi film - film indonesia yang bertemakan nilai budaya, kearifan lokal dan pembangunan karakter bangsa pemerintah akan memberikan penghargaan. Pemberian itu juga kata Muhadjir telah berhasil meningkatkan standar etis, moral, estetis dan artistik karya film yang membangun karakter bangsa serta menunjukkan keluhuran budaya indonesia di mata dunia.

Maman Wijaya selaku Kepala Pusat Pengembangan Perfilman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan, penghargaan AFI 2016 terdiri dari 21 kategori meliputi, penghargaan khusus ada 9 kategori, penghargaan utama terdiri dari 10 kategori, penghargaan inspiratif 2 kategori dari kategori umum tersebut telah mendaftar 276 film indonesia dengan 246 yang lolos seleksi nominasi tiap katagori telah di tetapkan Dewan Juri yang pemenangnya diumumkan malam ini.

"Semoga kegiatan ini dapat diterima dan bermanfaat serta memajukan perfilman indonesia sehingga semakin berkualitas dan dapat bersaing di dunia internasional,"tutupnya

Dalam kesempatan ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof.Dr Muhadjir  Effendy,MAP dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE serta Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven Kandouw turut membacakan dan meyerahkankan piala  kepada para pemenang.

Acara ini di meriahkan oleh penyanyi ibukota antara lain  Ruth Sahanaya  Andira ,Sarah Idol Bisma smas .(humas pemprovsulut)


Ibu Rita Ajak Warga Sulut Gemar Makan Ikan

Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara Ir Rita Maya Dondokambey Tamuntuan dalam sambutannya mengajak masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) agar gemar mengkonsumsi ikan karena selain merupakan makanan pokok juga ikan mengandung sejumlah vitamin dan gizi yang baik untuk kecerdasan otak dan pertumbuhan fisik. "Haruslah dimulai dari keluarga dimana ikan merupakan satu sumber makanan hewani yang mengandung mineral dan protein serta Omega3," terang Rita dalam sambutan diacara lomba masak menu serba ikan tingkat Provinsi Sulu ke-14 yang di buka Gubernur Sulut Olly Dindokambey SE di Atrium Mantos Manado, Sabtu (08/10) siang ini. Selain itu Ibu Rita juga menekankan bahwa potensi perikanan di daerah Sulut menjadi ciri khas tersendiri. "Semoga yang keluar menjadi juara pada lomba masak ini dapat mengikuti lomba di tingkat nasional nanti di Jakarta pada tanggal 21 November mendatang," tutupnya. Sebelumnya Gubernur telah melantik Ketua dan Wak Ketua TP PKK Sulut Ibu Ir Rita Maya Dondokambey dan dr Kartika Devi Kandouw Tanos MARS sebagai Ketua dan Wakil Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional Provinsi Sulut bersasarkan SK Gubernur No.188 Tahun 2016 Tanggal 28 Juni 2016. Sedangkan Kadis Kelautan dan Perikanan Sulut Ir Ronald Sorongan duduk sebagai penasehat. Hadir dalam pembukaan lomba Gerakan Masyarakat Makan Ikan (Gemar Ikan) itu, Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, Wakil ketua TP-PKK Devi Kartika Kandouw Tanos, Kepala Kesbangpol Sulut, Edwin Silangen, Kadis Diknas AG Kawatu, Kepala DKP Sulut, Ronald Sorongan. (Humas pemprov Sulut).