Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE saat menghadiri pembukaan perayan HUT ke-54 Pria Kaum Bapa (PKB) Sinode GMIM yang berlangsung di Gedung Cita Waya Ese Kantor Bupati Minsel, Sabtu (14/10) pagi kemarin, berpesan kita sebagai warga gereja harus menyayangi Tuhan, menyayangi sesama serta menyanyangi lingkungan, karena torang samua adalah ciptaan Tuhan. Hal itu dimaksudkan sebagai wujud ungkapan syukur kepada Tuhan yang telah menuntun, menyertai dan memberkati Pria/Kaum Bapa Sinode GMIM di dalam berbagai aktivitasnya, sehingga hari ini boleh mengoreskan dan mewarnai lembaran-lembaran kehidupan berjemaat dalam kesaksian, persekutuan dan pelayanan lebih dari setengah abad ini. Karena itu lewat momentum ini PKB GMIM terus merekatkan tali kasih dan persaudaraan yang rukun, karena kehadiran kita disini telah mendapat kecerahan lewat pemberitaan firman Tuhan yang disampaikan oleh Ketua BPMS GMIM Pdt Dr HWB Sumakul, agar kita semakin dewasa dan matang dalam menjalankan tugas sebagai warga gereja dan warga masyarakat dalam menunjang setiap program pembangunan yang sedang dan sementara dilakukan oleh pemerintah daerah baik Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/kota di wilayah pelayanan GMIM, karena tujuan utama yang dilakukan pemerintah daerah dalam rangka mensejahterakan rakyat guna menyingkirkan kemiskinan, ujar Gubernur, sembari menyebutkan Program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK) yang sedang digalakan oleh Pemerintah Provinsi Sulut. Karena tugas pemerintah daerah hanya satu yakni mensejahterakan rakyat, tegas politisi senior PDIP Sulut ini. Senada dengan Gubernur Ketua Komisi PKB Sinode GMIM Pnt Ir Steva BAN Liow mengungkapkan sebagai warga gereja PKB GMIM ikut bertanggungjawab keterpanggilan dalam mengentaskan kemiskinan di saerah ini, termasuk mempersiapkan generasi muda GMIM menjadi dewasa karena mereka merupakan generasi penerus diladang pelayanan baik gereja maupun di pemerintahan nanti. Wakil Bupati Minsel Frangky Wongkar SH selaku Ketua Panitia melaporkan, dalam rangkaian peringatan HUT ke-54 PKB Sinode GMIM tahun 2016 ini, telah dan akan digelar berbagai kegiatan yakni bedah rumah dan bhakti sosial, serta berbagai vestifal kesenian yang diikuti 320 peserta. Kesempatan itu Gubernur telah menyerahkan berbagai bantuan untuk PKB GMIM di Minsel serta penyalaan lilin ulang tahum bersama Bupati Minsel Tetty Paruntu. (Humas pemprov sulut).
Visi OD-SK : Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Pemerintahan dan Politik, serta Berkepribadian dalam Budaya.".
Jumat, 14 Oktober 2016
Kumendong Resmikan Gereja Kristen Bahtera Injil Kayuwatu Kakas..
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE diwakilii Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Setda Provinsi Sulut DR Jemmy Kumendong MSi meresmikan pembangunan Gereja Kristen Bahtera Injil "Jemaat Eden" Desa Kayuwatu Kecamatan Kakas Kabupaten Minahasa jumat (14/10) kemarin.
Gubernur dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Kumendong mengatakan; dengan ditahbiskan dan diresmikannya Gereja Kristen Bahtera Injil jemaat Eden kayuwatu ini, atas nama Pemerintah dan keluarga, mengucapkan selamat kepada semua komponen gereja atas kesukseskan membangun fasilitas peribadatan gedung gereja yang representatif ini.
Dengan harapan kini dan kedepan dimampukan untuk menjawab kebutuhan pelayanan.
Karena gereja merupakan kemah suci tempat peribadatan untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan oleh karena itu merupakan tanggung jawab seluruh komponen jemaat menjaga dan memeliharanya.
Lanjut kumendong pembangunan gereja penuh dinamika kiranya seluruh komponen bersatu dan untuk menunjang program-program pemerintah apalagi sekarang banyak terjadi permasalahan sosial yaitu pergaulan bebas,seks bebas,narkoba,korupsi oleh sebab itu di butuhkan partisipasi jemaat untuk menangkis semua itu demi menuju Sulawesi Utara yang berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik dan berkepribadian dalam budaya.
Ketua Umum Sinode Gereja kristen bahtera injil ( GKBI) Pdt M.R Lomboan STH.MA. dalam khotbahnya mengatakan pembagunan gereja ini boleh dikatan megah oleh sebab itu harus ada tanggung jawab untuk memelihara,menjaga dan menjadikan tempat ini sebagai tempat ibadah karena gereja tanpa jemaat semua akan sia -sia seperti yang dikatakan firman Tuhan melalui pembacaan Alkitab perjanjian lama 1 Raja-raja 9 ayat 1 sampai 9.
Turut hadir dalam peresmian ini Kapollsek Kakas Iptu Mardy F. Tumanduk Hukum Tua Desa Kayuwatu Noldy Warankiran serta Tokoh masyarakat dan seluruh jemaat Eden Kayuwatu.( Humas pemprov sulut)
Gubernur Terima Bantuan Peralatan Bencana Senilai 30.663 M dari BNPB
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE menerima bantuan peralatan dalam rangka penguatan kelembagaan di BPBD se-Provinsi Sulut senilai 30.663.556.190 M.
Penyerahan bantuan tersebut diberikan langsung Kepala BNPB Willem Rampangiley di Kantor BPBD Sulut, Jumat (14/10) sore kemarin, yang ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima barang.
Gubernur menyampaikan terima kasih kepada Pa Rampangiley, yang telah memberikan bantuan peralatan bencana bagi kita di daerah ini, karena peralatan ini sangat dibutuhkan apabila nantinya terjadi peristiwa bencana. Karena memang Provinsi Sulut selain di apit lima gunung berapi dan juga kountur tanah yang sangat memungkinkan terjadinya bencana, baik gempa bumi, banjir dan tanah longsor. Sehingga sudah menjadi kemutlakan diperlukan upaya pemantauan, pencegahan dan penanganan bencan yang cepat dan tepat di daerah yang beresiko tinggi terdampak bencana, ujarnya sembari memberi contoh Kantor BPBD Sulut saat peristiwa bencana banjir bandang yang terjadi pada tahun 2010 lalu ikut pula terkena bencana. Kedepan saya akan pindahkan Kantor ini ke wilayah yang lebih aman, sama seperti Kantor SAR yang berada di Minut, juga termasuk kantor-kantor pelayanan masyarakat akan ditempatkan didaerah aman agar bisa berfungsi maksimal, janjinya.
Kesempatan itu Gubernur juga secara khusus memberi apresiasi kepada Pa Rampangiley yang telah sukses menggelar iven nasional dan even regional ASEAN di Provinsi Sulut yakni Peringatan bulan pengurangan resiko bencana nasional, ASEAN Ministerial Meeting on Disaster Managemen (AMMDM) serta ASEAN Kommittee on Disaster Management (ACDM), dari Tanggal 11-14 Oktober 2015.
Rampangiley mengatakan, bantuan operasional tersebut, nantinya akan digunakan untuk kepentingan operasional dalam rangka penanggulangan bencana, sembari menyebutkan, ada 17 itm bantuan yang di berikan kepada pemerintah Provinsi Sulut yakni tenda posko 5 unit, velbed 20 unit, tenda keluarga 20 unit, tenda pengungsi 10 unit, lighting tower portable 1 unit, disaster rescue operation boat 1 unit, bantuan logistik 1 unit, mobil tangki air 3 unit, mesin perahu 18 PK 1 unit, perahu lipat 3,27 M 1 unit, motor trail 2 unit, truk serbaguna 3 unit, speedboad 1 unit, speedboad manta 3 unit, perahu dolphin 5 unit, speedboad polyethylene 5 unit serta handy talky 10 unit, tambah Rampangiley yang juga mantan dan Lantamal VIII Manado. Usai penyerahan bantuan, Gubernur langsung meresmikan gedung Pusdalops BPBD Sulut yang ditandai dengan penanadatangan prasasti, penekanan tombol sirine serta penguntingan pitaxh, peninjauan gedung serta melihat langsung bantuan peralatan bencana.(Humas pemprov sulut).
Kamis, 13 Oktober 2016
Menteri, Gubernur dan Delegasi. AMMDM Tanam Mangrove di Bahowo
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI Dr Ir M Basoeki Hadimoeljono MSc, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondodokambey SE bersama dengan delegasi Menteri Negara-Negara ASEAN yang membidangi penanggulangan bencana melakukan penanaman Mangrove di Desa Bawoho Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara Kamis (13/10) siang kemarin.
Kegiatan ini merupakan rangkaian dari pelaksanaan 4th ASEAN Ministerial Meeting on Disaster Management (AMMDM) and 5th of the Meeting of the Converence of the Partner to AADER ASEAN Day for Disaster Management 2016 Indonesia Disaster Risk Reduktion Month, yang telah di buka oleh Menteri Pupera mewakili Presiden RI Joko Widodo di GKIC Hotel Novotel Manado. Usai penanaman Mangrove, Gubernur dan Menteri Hadimoeljono meninjau pembangunan jembatan Tiran, pembangunan Flye Over Maumbi samping Ring Road 1 dan jalan tol Manado-Bitung serta meninjau lokasi pembangunan bendungan Kuwil desa Kuwil Minut. (Humas pemprov sulut).
Gubernur Apresiasi Sulut Dipilih Jadi Tuan Rumah 4th AMMDM
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE saat menyampaikan sambutan pengantarnya memberikan apresiasi yang tinggi sekaligus ucapan terima kasih kepada seluruh delegasi tingkat Menteri Negara-Negara ASEAN yang membidangi penanggulangan bencana, karena Provinsi Sulut dipilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Even Regional 4th ASEAN Ministerial Meeting on Disaster Management and 5th of the Meeting of the Converence of the Partner to AADER ASEAN Day for Disaster Management 2016 Indonesia Disaster Risk Reduktion Month.
Kegiatan yang di buka Menteri Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Pupera) DR Ir M Basoeki Hadimoeljono MSc mewakili Presiden RI Joko Widodo di Grand Kawanua Internasional Convention (GKIC) Manado, Kamis (13/10) pagi kemarin, menurut Gubernur dengan adanya even regional ini di harapkan bisa memberi manfaat yang besar bagi masyarakat di daerah Sulut untuk mengantisipasi terjadinya bencana kedepan.
Olly menyebutkan, memang kami daerah paling utara di negara Indonesia dan juga Provinsi kami kalau dilihat dalam kondisi bencana karena berada di tengah lima gunung berapi. Namun, disisi lain itu menjadi suatu keindahan bagi daerah kami dengan pemandangan yang indah untuk di kunjungi, terang Dondokambey sembari mengungkapkan, pada tahun 2014 yang lalu daerah kita seperti Manado, Minahasa, Bolmong dan Sangihe pernah dilandah bencana banjir bandang dan tanah longsor serta hampir 70 persen merusak infrastruktur serta menelan korban jiwa. Jadi dengan adanya kegiatan ini kiranya akan bermanfaat bagi masyarakat Sulut, katanya.
Selain delegasi dari ASEAN.
Olly juga menyampaikan terima kasihnya kepada Menteri Pupera, Kepala BNPB Willem Rampangiley serta seluruh Kepala BPBD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia dimana kehadiran kalian semua membuat daerah kami semakin ramai di kunjungi masyarakat.
Sebelumnya Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei berpesan bahwa kompleksitas dari strategi penanggulangan bencana membutuhkan kerjasama, kolaborasi, dan komitmen semua pihak sebagai upaya mengembangkan budaya pengurangan risiko bencana. “Konsekuensi dari kemitraan penanggulangan bencana dapat dilaksanakan secara terarah dan terpadu”, kata Willem yang juga selaku Chair pada Pertemuan ke-4 ASEAN Ministerial Meeting on Disaster Management (AMMDM).
Sementara itu, “Peringatan Bulan PRB bertujuan untuk membangun kesadaran bersama, membangun dialog dan mengembangkan jejaring antar pihak dalam konteks pengurangan risiko,” kata Wisnu Widjaja, Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB pada acara Pembukaan Peringatan Bulan PRB 2016 di Novotel, Kota Manado, Sulawesi Utara pada Kamis (13/10). Di samping itu, Wisnu menambahkan bahwa peringatan ini merupakan ajang pembelajaran bersama bagi pelaku PRB di seluruh Indonesia. Turut hadir Wagub Drs Steven Kandouw, Unsur Forkopimda, para Bupati/Walikota se-Sulut, Sekprov Edwin Silangen SE MS dan pejabat teras pemprov sulut. (Humas pemprov sulut)
Rabu, 12 Oktober 2016
Gubernur dan Dubes Bahas Pembukaan Jalur Transportasi Manado-Philipina.
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondodokambey SE menerima kunjungan Duta Besar Imdonesia Untuk Philipina Letjen (Purn)Jhonny Lumintang bertempat di ruang kerja Gubernur Rabu ( 12/10) siang kemarin.
Dalam pertemuan itu Gunermur dan Dubes membicarakan konektivitas bagaimana membuka hubungan laut dan udara sekarang ini ada beberapa surat yang akan di selesaikan antara Sulut dan Filipina misalnya tentang export dan Impor "contohnya pengiriman barang dari China, Jepang dan Korea selama ini penggiriman melalui Davao lalu ke Surabaya atau jakarta dan di distribusikan ke daerah - daerah, sekarang ini saya usahakan pengiriman itu langsung ke pelabuhan Bitung Sulawesi Utara " kata Lumintang.
Gubernur menyambut baik dan mengapresiasi dan akan menindak lanjuti rencana kerjasama dengan pemerintah Filipina tersebut, maka tahun ini akan diupayakan supaya teralisasi dalam waktu dekat, karena Presiden Jokowi akan datang untuk meresmikian Bandara Miangas, dengan di buka jalur ini maka ekonomi dan parwisata akan maju dan sekarang kunjungan Wisatawan di Sulawesi utara tiap hari makin bertambah oleh karena itu untuk menunjang ini dalam waktu dekat Maskapai Lion Air akan buka jalur Davao -Manado-Cebu kata Olly..
Dalam pertemuan ini ikut pula dihadiri Sekprov Edwin Silangen SE MS serta sejumlah Kadis terkait. (Humas pemprov sulut).
Gubernur Buka Pameran Bulan PRB
Gubernur Sulut Olly Dondolambey SE membuka pelaksanaan Pameran Peringatan Bulan Pengurangan Resiko Bencana (PRB) di lapangan Mega Mas Manado, Rabu (12/10) sore kemarin, yang ditandai dengan penguntingan pita oleh Gubernur.
Usai peresmian Gubernur didampingi Kepala BNPB Willem Rampangiley, unsur Forkopimda Sulut dan Walota Manado Vecky Lumentut meninjau Pameran PRB tersebut di tandai dengan penguntingan pita oleh Gubernur Sulut.
Kegiatan dalam rangka memeriahkan agenda ACDM dan ADDM yang sementara berlangsung di Kota Manado ini. Gubernur mengatakan, pemeran ini dilaksanakan dalam rangka untuk mempromosikan budaya pengurangan resiko bencana, termasuk pencegahan bencana, mitigasi dan kesiapsiagaan, sejak tahun 2009 telah ditetapkan tanggal 13 Oktober sebagai hari peringatan pengurangan reaiko bencana Internasional (International Day for Disaster Risk Reduktion, ujarnya Dondokambey sembari menambahkan peralatan BNPB baik kendaran dan peralatan medis yang di pamerkan dalam pameran ini semuanya akan di serahkan kepada BPBD Sulut, karena Sulut termasuk salah satu daerah rawan bencana.
Sementara Direktur Pemulihan dan Peningkatan Sosial Ekonomi BNPB Ir Siswanto yang juga selaku penanggungjawab Pameran menyebutkan, peringatan PRB relah menjadi agenda nasional yang dilaksanakan setiap tahun sejak tahun 2913 kalu, yang secara berturut-turut disekenggarakan di Kota Mataram NTB (2013), Kota Bengkulu, Bengkulu (2014), dan Kota Surakarta Jawa Tengah (2015). Dalam peringatan Bulan PRB tersebut selalu disertai dengan pelaksanaan pameran Bulan PRB.
Pada tahun 2916 ini, pameran ini dilaksanakan di Mega Mas Manado dengan tema "Gerakan Pengurangan Resiko Bencana Untuk Ketangguhan", jelas Siswanto sembari menambahkan, pameran ini diikuti 72 Stand rinciannya Provinsi Sulut 15 Stand (Kabupaten/Kota se-Sulut), BPBD Jabar, DKI, Sulteng, Maluku, Malut, Gorontalo, Sulsel, Sultra, Kalimantan dan BPBD Sumbar, serta Instansi terkait lainnya.(Humas pemprov Sulut).