Minggu, 25 Desember 2016

Pesan Natal Wagub: Sulut Hebat Karena Saling Mengasihi

Provinsi Sulawesi Utara bisa menjadi provinsi yang hebat karena masyarakat saling mengasihi, menghargai antar sesama.

Hal tersebut disampaikan Wagub saat menyampaikan pesan Natal dalam perayaan Natal tahun 2016 yang jatuh pada Minggu tanggal 25 Desember, bersama jemaat GMIM Eben Heazer Bumi Beringin Manado.

Natal merupakan perwujudan rasa saling mengasihi dengan penuh kerendahan hati karena seperti Yesus hadir di dunia dengan penuh kesederhanaan.

Melalui perayaan Natal ini Wagub menyatakan agar  kita semua mewujud nyatakan kasih dalam kehidupan sehari-hari, karena kalau kita tidak memiliki kasih itu sama dengan tidak ada artinya dalam kehidupan kita sebagai umat Tuhan di dunia ini. Masyarakat harus tetap menjaga sikap toleransi yang saat ini terpelihara dengan baik, menjadi contoh bagi bangsa Indonesia bahwa Sulut tetap menjunjung tinggi pluralisme. Secara Pribadi dan keluarga Wagub juga menyampaikan Selamat Natal kepada seluruh masyarakat Sulut kiranya damai Natal senantiasa bersama masyarakat.

Selesai melaksanakan ibadah Natal, Wagub se keluarga Kandouw Tanos bersilaturahmi bersama Gubernur Olly Dondokambey Tamuntuan di kediaman pribadi Gubernur, setelah itu Wagub melaksanakan Open  House menerima kunjungan tamu dari Forkopimda, para kepala daerah, kepala SKPD dan tamu undangan lainnya.(humas provinsi Sulut)

Sabtu, 24 Desember 2016

Gubernur Suport Peningkatan Kesehatan Untuk Masyarakat Sulut Melalui BPJS

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara  selalu mendorong Pemerintah di Kabupaten Kota, melalui para Bupati Walikota untuk meningkatkan hal-hal untuk membuat kemajuan pembangunan daerah serta memberikan kesejahteraan dan pelayanan kepada masyarakatnya yang salah satunya di bidang kesehatan. Himbauan itupun oleh Gubernur Sulut, Olly Dondokambey mengatakan mensuport peningkatan kesehatan masyarakat di Sulut melalui program-program seperti halnya Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang sangat berguna untuk masyarakat.

"Dengan adanya penandatanganan perjanjian kerjasama intregritas Jamkesda ke JKN dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dengan para Bupati Walikota, diharapkan peningkatan masyarakat untuk BPJS bisa 100 persen. Dimana sekarang ini dari data yang ada baru 70 persen, mudah-mudahan tahun depan (2017) sudah akan ada peningkatan lagi," terang Gubernur sembari menambahkan, kiranya pihak BPJS bisa membangun komunikasi yang baik dengan para pemerintah daerah (Kabupaten Kota,red), saat diwawancarai wartawan di lobi kantor Gubernur, Jumat (23/12) sore tadi.

Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulut, Jemmy Lampus dalam memberikan kata pengantar dalam kegiatan 'Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Intregritas Jamkesda ke JKN-KIS se-Provinsi Sulawesi Utara' yang digelar BPJS Regional X Wilayah Sulut, Sulteng Gorontalo dan Maluku, bertempat di Aula CJ Rantung Kantor Gubernur mengatakan pemerintah tetap melakukan upaya-upaya dalam pengembangan kesehatan.

"Dijajaran kesehatan terus berbenah diri untuk melakukan pelayanan yang lebih baik, seperti halnya dengan upaya akreditask Puskesmas agar masyarakat akan lebih mendapatkan pelayan kesehatan yang prima. Dengan tujuan penandatanganan ini untuk mempercepat universal coverage," terang Lampus.

Sementara itu Ditektur BPJS, Fahmi Idris mengungkapkan rasa syukur atas perhatian respon penuh dari pemerintahan provinsi dan Kabupaten Kota di Sulut atas kegiatan yang diselenggarakan oleh BPJS.

"Kita berharap bersama untuk kiranya para masyarakat keseluruhan di Indonesia khususnya di Provinsi Sulut sudah bisa merasakan jaminan kesehatan dengan pelayanan yang baik sehingga kesehatan para masyarakat menjadi penting untuk menjadi perhatian bersama sebagaimana program dari pak Presiden dalam peningkatan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia," ungkap Idris.

Adapun pada kesempatan itu juga dalam sambutan Kepala Regional X Wi, I Made Puja Yasa mengatakan, perkembangan JKN di Sulut sampai dengan tanggal 16 Desember berjumlah 1.722.446 dengan komposisi 48 persen penerima bantuan APBN,10 persen Jamkesmas, 17 pengguna mandiri, 7 persen badan usaha serta PNS 12 persen.

"Jumlah masyarakat di Sulut 2.386 jiwa, dan kami bersyukur untuk JKN di wilayah regional X diangka 82 persen diatas rata-rata angka nasional yang hanya78 persen. Adapun untuk kerjasama rumah sakit (RS) di Sulut, dari 42 RS baru 36 RS yang kerja sama sedangkan 6 RS belum karena masih terkait administrasi dan izin operasional. Mudah-mudahan bisa ada komitmen dari RS yang belum untuk mempercepat pengurusannya agar segera medapatkan fasilitas dari JKN untuk peningkatan kesehatan masyarakat," terang Puja Yasa.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah Bupati Walikota serta yang mewakili, beserta para Kepala Dinas Kesehatan dari Kabupaten Kota dan jajaran pegawai BPJS di Sulut. (Humas Pemprov Sulut)

Jumat, 23 Desember 2016

Pisah Sambut Kapolda, Danlanudsri dan Kajati.

.

Acara pisah sambut dari ketiga unsur Forum Komunikasi Daerah (Forkopimda) Sulawesi Utara (Sulut) diantaranya, Kapolda Sulut, Irjen Pol Wilmar Marpaung (pejabat lama) yang digantikan Irjen Pol Bambang Wasito (Kapolda Sulut yang baru,red), Komandan Pangkalan Udara Sam Ratulangi (Danlanudsri) Kolonel Pnb. Djoko Tjahjono (lama), Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Sulut, T. M Syah Rizal (lama) tempat Gedung Mapalus kantor Gubernur pada Jumat (23/12) kemarin.

Dihadiri Gubernur Sulut, Olly Dondokambey bersama Ketua TP PKK Sulut, Rita Dondokambey Tamuntuan, Wakil Gubernur, Steven Kandouw bersama Wakil Ketua TP PKK, Devy Kandouw Tanos dan Sekertaris provinsi, Edwin Silangen yang juga didampingi isteri, Ivone Silangen Lombok, Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw bersama isteri, Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Ganip Sucipto, Danrem, Danlantamal, Bakamla, Kanwil Agama Sulut, serta para unsur Forkopimda Sulut, Tokoh Agama dan Masyarakat serta sejumlah Bupati Walikota dan Pejabat Eselon 2 di lingkup Pemprov Sulut

Para pejabat lama masing-masing pada malam itu telah memberikan kata-kata sambutan sehubungan dengan tugas kinerja selama melakukan tugas di Bumi Nyiur Melambai (Sulut,red) serta tidak lupa turut berterima kasih kepada Gubernur dan Wagub atas dukungan serta memohon doa restu kepada semua jajaran Forkopimda untuk mereka (tiga pejabat) bertugas ditempat yang baru.

Hal yang sama pula pada acara tersebut oleh Kapolda Sulut yang baru (Irjen Pol Bambang Wasito) dan Panglima Kodam XIII Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito yang baru saja dilantik berharap akan sinergitas, dukungan dan komunikasi baik Gubernur dan Wagub serta jajaran Forkopimda dan masyarakat Sulut untuk menjalani tugas dan tanggung jawab amanah di Sulut.

Selanjutnya dalam sambutan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey mengucapkan rasa terima kasih kepada pejabat lama dan selamat bertugas ditempat yang baru

"Ada yang datang dan ada yang pergi, itu merupakan suatu bagian dari tugas jabatan, mudah-mudahan dengan pesan dan kesan kita semua mensyukuri dan sukses dalam bekerja. Malam ini saya sebagai Gubernur mengucapkan terima kasih atas kerjasamanya, selama 10 bulan dilantik dan sebelum dilantik juga saya sudah melakukan komunikasi dengan baik. Bertugas ditempat yang baru hal dan semangat baru bagi kita, banyak hal yang telah kita selesaikan dengan kekompakan bersama.

"Inilah menjadi kebanggan Provinsi Sulawesi Utara bagaimana kita bisa ada dalam kebersamaan. Dengan torang samua basudara dan kini torang samua ciptaan Tuhan bisa membawa terus dengan hal-hal yang baik bagi Sulut dan adanya terjalin dan menjaga komunikasi serta kekompakan karena jabatan adalah amanah untuk masyarakat," ungkap Gubernur, sembari menambahkan ucapan terima kasih selamat bertugas ditempat yang baru bagi pejabat yang lama dan bagi pejabat yang baru melaksanakan tugas di Sulut saya ucapakan selamat datang dan selamat bertugas.

Adapun disesi akhir acara tersebut Gubernur, Wagub dan Sekprov Sulut bersama pejabat lama  saling menyerahkan cendramata dan foto bersama. Humas Pemprov Sulut).

Presiden Jokowi Dipastikan Hadiri Natal Nasional di Minahasa

Presiden RI Joko Widodo dipastikan datang di Sulawesi Utara untuk menghadiri Perayaan Natal Nasional 2016  yang dipusatkan di Kabupaten Minahasa pada 27/12 pekan depan.

Kepastian tersebut disampaikan oleh Sekdaprov Sulut Edwin Silangen SE MS  usai mengikuti Rapat dengan Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media di lingkup Sekretariat Presiden RI pada Kamis 22/12 sore di Kantor Kemensetneg Jakarta.

Disamping dihadiri  Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajowi, Asisten I Denny Mangala hadir juga , para Protokol Istana, Paspamres dan segenap Media di lingkup Istana Kepresidenan RI.

Dikatakan Silangen, Presiden dan Ibu Negara serta rombongan direncanakan akan bertolak dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta ke Manado pada Selasa 27/12 pukul 07.00 pagi dan tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado pada pukul 11.00 WIB.

"Selanjutnya, Bapak presiden akan makan siang di Manado kemudian menuju Tompaso Barat untuk meresmikan PLTP Geotermal dan Benteng Moraya Tondano, yang rencananya masih tentatif apakah disatukan di PLTP Tompaso Barat atau diresmikan lokasi masing-masing, menunggu persetujuan Bapak Presiden" urai Silangen

Ditambahkan Silangen setelah peresmian Bapak Presiden akan menghadiri Perayaan Natal Nasional yang dilaksanakan di Gedung Wale Ne Tou Minahasa, Sasaran Tondano.

"Seluruh undangan yang akan hadir dalam Perayaan Natal Nasional ini akan melewat Alat Detektor yang dipasang di pintu masuk Gedung Wale Ne Tou Tondano" tambah Silangen

Diharapkannya, para undangan tidak membawa tas apapun agar memudahkan pengecekan Paspampres saat memasuki gedung Wale Ne Tou.

Menyangkut pemasangan Baliho ucapan Selamat Datang kepada Presiden RI dan Ibu Negara atau Baliho lainnya, ditegaskan Silangen untuk tidak mencantumkan Foto Presiden dan Ibu Negara.

"Untuk Baliho Ucapan Selamat Datang kepada Bapak Presiden bisa dipasang, tapi tidak boleh menggunakan gambar atau foto Bapak Presiden dan Ibu Negara" tutup Silangen

Setelah menghadiri Perayaan Natal Nasional di Minahasa ini, Presiden dan Ibu Negara akan bermalam di salah satu Hotel di Manado dan akan bertolak ke Provinsi NTT pada Rabu 28/12 esok paginya.

Kamis, 22 Desember 2016

Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Beri Perhatian Khusus pada Pengamanan Ancaman Terorisme



 Pemerintah bergerak cepat guna mempersiapkan diri jelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru. Kesiapan berupa lancarnya pasokan bahan pangan, bahan bakar minyak, dan juga transportasi pendukung merupakan hal yang biasa dibahas pemerintah dan jajarannya jelang momen tersebut. Namun, khusus kali ini, Presiden Joko Widodo turut memberi perhatiannya pada kesiapan dan pengamanan terhadap ancaman terorisme.

"Agenda rapat terbatas sore hari ini seperti biasanya hal-hal yang berkaitan dengan persiapan Natal dan Tahun Baru adalah masalah kesiapan pangan, kesiapan BBM, dan kesiapan transportasi. Tapi satu hal yang sangat penting kali ini yang ingin saya berikan perhatian khusus yaitu masalah keamanan dan ancaman terorisme," terang Presiden saat memimpin rapat terbatas terkait persiapan Natal dan Tahun Baru pada Kamis, 22 Desember 2016, di Kantor Presiden, Jakarta.

Untuk itu, Presiden Joko Widodo menginstruksikan kepada jajaran Polri untuk fokus dan memberikan atensi khusus dalam menjaga keamanan di lingkungan masyarakat saat perayaan hari besar keagamaan berlangsung. Selain itu, Presiden juga meminta kepada jajaran TNI untuk dapat berkoordinasi dan bahu membahu bersama Polri guna mewujudkan hal tersebut.

"Saya minta Densus 88, Polri, dan jajarannya agar hal yang berkaitan dengan gangguan keamanan dan ancaman terorisme ini menjadi perhatian yang khusus. Saya juga ingin agar Panglima TNI beserta seluruh jajarannya mem-backup penuh Polri dalam hal yang berkaitan dengan keamanan dan ancaman terorisme ini," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengapresiasi kerja tim Densus 88 dan Polri terkait dengan penemuan bom aktif milik para terduga teroris di Tangerang Selatan. Sebagaimana diketahui, Densus 88 telah mengamankan bom dimaksud dari sebuah rumah di Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, pada Rabu, 21 Desember 2016.

"Saya ingin memberikan penghargaan yang tinggi kepada Densus 88, kepada Kapolri, dan seluruh jajaran Polri yang telah bisa mengantisipasi sebelum kejadian sehingga hal-hal yang tidak kita inginkan bisa dicegah sebelum kejadian," ujar Presiden saat itu.

Turut hadir dalam rapat terbatas tersebut di antaranya Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhuhungan Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Pol. Budi Gunawan, Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta Mayor Jenderal TNI Teddy Lhaksmana, Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal M. Iriawan, dan Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto.

Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden -( Humas Pemprov Sulut)

Jacko Minta Pemuda Sulut Untuk Menjaga Kedamaian dan Ketentraman Daerah Ini.

Ketua KNPI Sulut Jackson Kumaat mengimbau kepada seluruh Pemuda yang ada di bumi nyiur melambai Sulawesi Utara (Sulut) untuk secara bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan daerah ini.

Himbauan dari tokoh Pemuda Sulut tersebut, saat bertemu muka dengan  Wartawan  Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS)  yang berpos di kantor Gubernur Sulawesi Utara yang Kamis (22/12/2016).

"Beberapa hari terakhir ini kita melihat berita di TV maupun Medsos, ada penangkapan teroris, kami mengimbau kepada seluruh pemuda yang ada di 15 Kabupaten Kota untuk tetap mewaspadai, jika memang ada gerak gerik orang yang mencurigakan, sebaiknya segera melapor kepada pihak aparat yang berwajib," tegasnya.

Tak lupa, dirinya juga meminta kepada Pemuda Sulut untuk membantu pemerintah, dan aparat TNI/Polri untuk menginformasikan bila ada orang-orang yang mencurigakan masuk daerah ini.

"Kita harus menjaga kondisi damai daerah ini. Karena, daerah kita menjadi contoh kedamaian untuk provinsi yang lain di Indonesia. Kita tahu bersama Pak Presiden Jokowi akan menghadiri ibadah Natal Nasional yang akan digelar di Tondano tanggal 27 Desember nanti. Kita berharap dengan kedatangan Presiden ini akan membawa pesan kepada semua  bahwa Sulawesi Utara adalah Indonesia yang sesungguhnya dengan toleransi umat beragama yang tinggi, mari sambut sukacita Natal dengan ramah, dan damai serta penuh suka cita. karena Itulah pesan damai sesungguhnya," terang Jacko sapaan akrabnya.

Sendoh : Rayakan Natal Dengan Sukacita dan Penuh Kesederhanaan.


Dalam menyambut Natal dan Tahun Baru diharapkan kepada jajaran Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulut untuk merayakan dengan suka cita dan penuh kesederhanaan.

Harapan ini dikatakan oleh Kepala Disnakertrans Sulut Marlon M Sendoh SH MSi, saat bawahkan sambutan pada Ibadah Pra Natal jajaran Disnakertrans Sulut, Kamis (22/12/2016) tepatnya di aula Kantor Disnakertrans Sulut.

Lanjutnya, Tinggal beberapa hari ini kita akan merayakan Natal bahkan kita akan mengakiri tahun 2016 dan memasuki tahun baru. Tahun 2017 merupakan tahun berkat bagi kita semua.

"Untuk itu, marilah kita bersama-sama melangkah di tahun 2017 dengan sehat selalu dan kita persiapkan pribadi, keluarga untuk menyambut Natal dan menyongsong Tahun Baru," ungkap Sendoh.

Selain itu, Sendoh mengajak kepada seluruh jajarannya untuk mensukseskan kegiatan pesta Natal Nasional yang akan digelar di Kabupaten Minahasa.

"Kepada jajaran, saya minta untuk terlibat langsung pada kegiatan ibadah Natal Nasional, demi suksesnya kegiatan akbar tersebut," katanya.

Akhir sambutan Sendoh mengatakan kebersamaan ini merupakan kekuatan besar untuk mendorong pembangunan daerah ini.

"Kiranya damai Natal boleh menghinggap di hati kita untuk menjadi damai dan berkat bagi sesama. Selamat menyambut Natal dan menyongsong Tahun Baru 2017," terang Mantan Karo Umum ini.

Pada ibadah Pra Natal jajaran Disnakertrans Sulut dipimpin oleh Pdt. FJ  Rumbayan STh, dan dihadiri oleh seluruh ASN lingkup Disnakertrans Sulut.