Selasa, 10 Januari 2017

Sulawesi Utara Digoyang Gempa Berkekuatan 7.2 SR


Gempa bumi berkekuatan 7.2 SR Selasa (10/01) kemarin menggoyang Sulawesi Utara.
Berdasarkan release dari BMKG yang dirangkum harian ini menyatakan bahwa peristiwa gempabumi tektonik yang terjadi pada pukul 13:13:47 WIB berada di kedalaman 629 km.
Lebih lanjut diinformasikan bahwa gempabumi berpusat di laut 322 Km Baratlaut Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

BMKG menegaskan bahwa meski magnitudo relatif besar, hiposenternya yang dalam menyebabkan gempabumi ini tidak membangkitkan perubahan di dasar laut yang dapat memicu terjadinya tsunami.
Dari hasil monitoring BMKG selama satu jam, baru ada 1 gempabumi susulan yang tercatat, dengan M=5.3.
BMKG pun menandaskan akan terus memonitor perkembangan gempabumi susulan dan hasilnya akan diinformasikan kepada masyarakat melalui media.

Sekprov Perintahkan Roy Saroinsong Bangun Sinergitas Dengan Media.

Kepala Bagian Publikasi, Pengumpulan dan Penjaringan Informasi Biro Protokol, Kerjasama dan Komunikasi Publik Setdaprov Sulut, Roy Saroinsong SH diminta agar segera membangun sinergitas dengan awak media yang ada di lingkup Pemprov Sulut.

Hal ini terungkap saat Sekprov Sulut dan Kabag Roy Saroinsong melakukan pertemuan dengan awak media, Selasa (10/1/2017).

"Saya minta kepada Roy Saroinsong untuk lebih bekerja keras untuk menginformasikan kegiatan-kegiatan positif Pemprov Sulut. Apalagi kegiatan pak Gubernur dan Wakil Gubernur. Banyak informasi yang perlu diberitakan kepada awak media," pintanya.

Dikatakan Silangen, sampai saat ini awak media masih bersinergi dengan baik bersama Pemprov Sulut.

"Untuk itu, saya berharap dengan terjalinnya komunikasi yang baik dengan awak media bisa tercipta suasana yang harmonis antara Pemprov dengan awak media," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Publikasi, Pengumpulan dan Penjaringan Informasi Biro Protokol, Kerjasama dan Komunikasi Publik Setdaprov Sulut Roy Saroinsong SH, mengatakan, bahwa Kemitraan yang terbangun antara Kabag Humas dan Rekan Pers/Jurnalis peliput di Gedung Putih, dirasakan punya sinergitas yang Proporsional dan Berimbang. Tanpa meninggalkan Idialisme para Jurnalis dalam mewartakan Informasi.

Disamping itu pula, dirinya akan membenahi secara Internal akan keberadaan para Staf dan Administrasi pengeloaan Media Order bagi pemenuhan penyelesaian tagihan/kewajiban Advetorial  maupun kewajiban pihak Pemprov lainnya dalam pola Kemitraan.


Silangen Sidak Ruangan Dengan Bahagia.

Mengawali tugas -tugas Pelayanan Pemerintahan dan demi suksesnya kepemimpinan OD-SK menuju Sulut Hebat, maka Sekprov Sulut Edwin Silangen SE MS didampingi Kepala Biro Umum Clay Dondokambey, Kepala Biro Infrastruktur  Pengadaan Barang dan Jasa Jemmy Ringkuangan, Kepala Biro Protokol Kerjasama Komunikasi Publik, Bahagia Mokoagow serta Kabag Humas Roy Saroinsong dan Kabag TUP Dantje Lantang melakukan Sidak serta  peninjauan langsung ruangan-ruangan yang ada di kantor gubernur sulut, Selasa  (10/01) kemarin

“Belum bertanggung jawab di lingkungan internal, karna itu masing-masing kepala Biro, kepala SKPD yang menghuni di kantor Gubernur ini bertanggung jawab terhadap lingkungan kebersihan yang ada diruangan-ruangan kantor masing-masing” tegas Silangen di sela-sela pelaksanaan sidak.

Menurut Silangen, kegiatan ini akan menjadi evaluasi dan rekomendasi baginya untuk dapat menilai kenerja dari setiap SKPD dalam menunjang program Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven O. E Kandouw untuk dapat menjadi pertimbangannya pula.

“Semua pejabat struktural harus bertanggung jawab tidak terkecuali dan akan menjadi evaluasi pimpinan terhadap kinerja, karena dari pantauan saya disudut-susut ruangan masih terdapat banyak sampah, berkas-berkas yang seharusnya sudah harus di file namun masih berserahkan” ujar Silangen.

Silangen juga memerintahkan pada  Kepala Biro Infrastruktur
untuk memperbaiki berbagai kebutuhan seperti lampu serta lain-lain dan yang akan memelihara dan merawatnya.

Sekprov mengatakan setiap ASN  selain untuk wajib menjaga kebersihan dan kenyamanan ruang kerja dan menginsturksikan ke Biro Infrastruktur dan Biro Umum perihal tata letak parkir kendaraan roda 4 dan roda 2 maupun penyesuaian penempatan Verboden/Rambu Lalu lintas di kawasan Kantor Pusat Pemerintahan Pemprov Sulut.   ( Humas Pemprov Sulut )

Senin, 09 Januari 2017

Olly - Steven: Di Era Kepemimpinan Kami, Posisi Staf Ahli Spesial


Di era kepemimpinan Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Sulut, Steven Kandouw, dipastikan posisi Staf Ahli pada eselon II di lingkup Pemprov Sulut mendapat porsi khusus alias Spesial.
Hal ini ditegaskan kedua pemimpin tersebut dihadapan wartawan sebelum menggelar rolling jabatan baru-baru ini.

"Jadi posisi Staf Ahli kini berbeda, mereka akan benar-benar dimaximalkan kemampuannya untuk membantu Gubernur dan Wagub dalam memimpin daerah ini," tegas Olly.
Sementara itu Wagub Kandouw menekankan, jika dahulu posisi Staf Ahli kerap dianggap tempat buangan, namun kini dibawah kepemimpinan OD-SK image Staf Ahli berubah menjadi khusus. "Ya, pasti posisi tersebut akan menjadi special, berbagai kajian dan telaah sangat dibutuhkan untuk menghasilkan berbagai kebijakan yang pro rakyat dan kemajuan Sulut," ujar Kandouw yang juga merupakan mantan Ketua DPRD Sulut.

Diketahui, untuk posisi Staf Ahli Pemprov Sulut, kini dipercayakan kepada Marcel Sendoh SH dan Lynda Watania. Sedangkan satu posisi masih lowong dan disebut-sebut bakal diisi mantan Sekda dari Kabupaten/Kota.
Marcel Sendoh, saat dikonfirmasi wartawan menyatakan bersyukur dengan kepercayaan dari Pak Gubernur Olly dan Wagub Kandouw. "Tentunya kepercayaan ini akan dibalas dengan kerja keras untuk menopang dan mewujudkan visi-misi OD-SK bagi kesejahteraan dan kemajuan warga Sulut," kunci Sendoh yang sebelumnya menjabat Kadis Nakertrans Sulut.
Hal senada dikatakan Watania yang mengungkapkan siap bekerja untuk mewujudkan Sulut Hebat.

Daerah Harus Menjadi Sutradara Pelopor Pembangunan.

Kepemimpinan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven O.E Kandouw saat ini  adalah waktunya daerah menjadi sutradara pelopor pembangunan  dengan melihat faktor-faktor yang dapat menentukan pertumbuhan ekonomi daerah ini dikatakan Kepala Biro Administrasi dan Sumber Daya Alam Setda Prov Sulut Frangky Manumpil dalam rangka fokus serta memantapkan kinerja di tahun 2017,  senin ( 9/01) kemarin

“Kalau kita lihat sekarang waktunya derah menjadi aktor sutradra dalam memacu seeta mengembangkan  sektor-sektor ekonomi dengan berbagai inovasi dan kreativitas
dan pemerintah pusat pasti akan mendorong itu” Ujar Manumpil.

“Kalau dahulu kita menunggu program dari pemerintah pusat untuk diterapkan didaerah sekarang ini tidak lagi, sebaliknya kita yang menyampaikan berbagai program pengembangan pertumbuhan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat dan itu pasti akan didukung oleh pemerintah pusat” tambah Manumpil.

Untuk mendukung laju pertumbuhan ekonomi di Sulut tahun 2017 ini menurut Manumpil bahwa seperti arahan Bapak Gubernur setelah pariwisata yang begitu fenomenal di tahun 2016 dengan kunjungan ribuan turis mancanegara maka sektor pertanian menjadi fokus yang menjadi perhatian pemerintah seiring dengan sektor sektor lain turut menjadi perhatian.

“Masalah pertanian memang menjadi perhatian yang disampaikan bapak Gubernur beberapa waktu lalu namun secara keseluruhan berbagai sektor pertumbuhan ekonomi juga akan berjalan secara simultan beriringan tanpa mengesampingkan sektor ekonomi lain”

Pertumbuhan ekonomi adalah perkembangan kegiatan dalam perekonomian yang menyebabkan barang dan jasa yang diproduksi dalam masyarakat bertambah dan kemakmuran masyarakat di Sulawesi Utara terus meningkat, tutup Manumpil.

Sabtu, 07 Januari 2017

Wagub : Roling Tahap 2 Pekan Depan.

Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw mengatakan, rolling pejabat lingkup pemprov sulut tahap ke II akan dilaksanakan pada pekan depan.

"Rolling untuk pejabat eselon III dan IV lingkup pemprov sulut akan dilaksanakan pekan depan. Namun untuk tanggal pelaksanaannya belum bisa saya umumkan," terangnya kepada awak media, Jumat (6/1/2017) kemarin.

Ia mengakui, sampai saat ini BKD masih sementara mengutak-atik sesuai mekanisme yang ada.

"Pokoknya pemprov akan gelar rolling secepatnya agar roda pemerintah bisa berjalan dengan baik dan lancar sesuai harapan pemerintahan OD-SK menuju Sulut Hebat," pungkas Wagub.

Diketahui, rolling tahap 1 untuk eselon II sudah dilaksanakan pada 3 Januari berjalan dengan lancar dan sekarang tinggal para pejabat struktural eselon III dan IV masuk dalam kabinet kerja OD-SK.

Wagub: Pemberi dan Penerima akan kita Proses.

Ini memalukan dan pihak Polda Sulut diminta segera menelusuri masalah rekrut mengrekrut dan penempatan Kepala Sekolah (Kepsek). Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw. Pasalnya, sudah ada oknum oknum yang tidak bertanggungjawab, PNS/Non PNS yang mulai beraksi terkait dengan penempatan UPTD-UPTD, Dipenda dan Kehutanan serta penempatan Kepsek dan lain lain.

"Terkait rekrut mengrekrut, pak Gubernur Olly telah sampaikan kepada saya (Wagub) agar mencari informasi yang benar, karena ada oknum-oknum yang sudah memakai jalur tikus serta bayar membayar dalam penempatan dan perekrutan posisi jabatan ASN. Saya lagi telusuri jika kedapatan, Pemberi dan Penerima kita akan Proses sesuai aturan yang berlaku," tegas Wagub kepada awak media, Jumat (6/1/2017) kemarin.

Selain itu kata Wagub, dari informasi yang diperoleh Pemprov Sulut, banyak Kepala Kepala Sekolah mulai kasak kusuk.

"Oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab mulai beraksi. Kepala Sekolah dengan sengaja menggunakan jalur oknum tersebut jika kedapatan akan segera kita keluarkan," kata dia.

Dikatakan Wagub, pihak Polda Sulut telah menelusuri masalah ini. Karena, di Sulut sendiri ada saja orang-orang yang mau memainkan itu, apalagi Kepala Sekolah (Kepsek) jangan mau dibodohi.

"Jadi, intinya saya berharap teman-teman media dan ASN serta masyarakat jika menemui hal seperti itu, agar segera melapor ke pihak yang berwajib dan pemerintah provinsi," pungkas mantan ketua DPRD Sulut ini. (Humas Pemprov Sulut).