Rabu, 25 Januari 2017

Gubermur Meletakan Batu Pertama Pembangunan Hotel Sutan Raja.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE meletakan batu pertama pembangunan Hotel Sutan Raja  di  Jalan Ir Soekarno  Matungkas kabupaten Minahasa Utara rabu (25/01) kemarin.
Dalam sambutan Dondokambey mengatakan Pemerimtah Sulut mengucapkan selamat dan Sukses kepada segenap pimpinan serta jajaran Hotel Sutan Raja atas peletakan batu pertama ini komitmen imi merupakan bukti dan tekad kuat untuk memajukan pembangunan daerah melalui penbangunan infrstruktur demi menunjang pariwisata di bumi Nyiur Melambai.
Ini merupakan agenda pemerintah untuk menunjang pariwisata dan berterima kasih kepada  bapak Sitorus karena sudah berinvestasi  di Sulut, kata Dondokambey

Boleh  tiga puluh dua ( 32 ) hotel yang di bangun tapi hanya satu ( 1 ) di jalan Ir Soekarno   ujar Dondokambey

Dr Sutan Raja D.L Sitorus  mengucap syukur dan berterimah kasih kepada.gubernur atas peletakan batu pertama ini.

Ini merupakan hotel ke  31 yang di bangun dan  mudah -mudahan yang ke 32 akan dibangun di Bone Bolango janji Sitorus.
Semoga dengan peletakan batu pertama ini bisa merangsang teman teman pengusaha menanamkan modalnya di Sulut
Mari kita bahu  membahu,  bantu membaantu topang menopang untuk kemakmuran  anak negeri.

Ibadah peletakan batu pertama dipimpin oleh Ketua Sinode GMIM Pendeta HWB Sumakul MTh. Acara juga Dihadiri oleh  Sekretaris Provinsi Sulut Edwin Silangen SE MS , Bupati Minahasa Utata Vonny Panambunan Asisten 3 Roy Roring Forkopimda Minut.

Bahagia: Al- Akhiraat Kiranya dapat Bersenergi Dengan Pemerintah

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE  yang diwakili oleh dr. Bahagia R. Mokoagow, M.Si, M.Kes sebagai Kepala Biro Protokol, Kerjasama dan Komunikasi Publik hadiri acara pelantikan pengurus komisariat wilayah Al-Khairaat provinsi sulut masa bakti 2016-2021di Graha Gubernuran Bumi beringin Manado (25/01) kemarin.

Sambutan Gubernur yang disampaikan oleh Karo Bahagia  memberikan apresiasi kepada Panitia Pelaksana Pengurus komisariat wilayah Al-khairaat atas terselenggaranya agenda ini, sekaligus mengucapkan  selamat bertugas dan berkarya kepada segenap Pengurus yang baru saja dilantik, Kata Bahagia

Ditengah era globalisasi dan era modernisasi yang sarat dengan tantangan serta peluang dewasa ini, maka sudah menjadi keharusan bagi segenap komponen bangsa yang ada, untuk dapat berkontribusi aktif dalam proses pembangunan bangsa sesuai dangan kapasitas dan ruang lingkup yang dimiliki.
Untuk itu  lanjut Bahagia.

mengharapkan, amanah dan kepercayaan yang diberikan kepada para pengurus yang baru saja dilantik agar benar-benar dilaksanakan dengan tulus dan bertanggung jawab sehingga akan semakin memantapkan peran positif organisasi ini, utamanya dalam setiap lintasan kerjanya untuk membangun bangsa.
Agar kontribusi terhadap pembangunan bangsa disektor pendidikan semakin terarah dan tepat sasaran serta agar organisasi ini semakin terdepan dalam karya dan kerja,  sambung Bahagia

menyampaikan Al-khairaat harus menjadi pencetak SDM yang berkualitas dalam pendidikan, dakwah dan berbagai usaha-usaha sosial, bisa membawah perubahan paradigma dalam dunia pendidikan dengan penguasaan bidang keilmuan (Intellegence Quotient), juga di bekali kecerdasan emotional (Emotional Quotient), serta kecerdasan spiritual (Spiritual Quotient), tampil sebagai pelopor pemersatu bangsa, turut membudayakan kembali nilai-nilai ideologi bangsa, serta bisa berdamai dengan Tuhan, dengan Sesama dan Lingkungan dalam bingkai kesadaran bahwa Torang Samua Ciptaan Tuhan. Tutup Bahagia
Dalam  kesempatan ini Sekjen PB Al-Khairaat Pusat  DR H. Lukman S.Taher, MA melantik pengurus Komisariat AL- Khiraat masa Bakti 2016-2021.

Turut hadir  perwakilan Forkopimda Sulut, Kakanwil Kemenag Sulut, Ketya MUI Sulutdan  Ketua Komisariat Wilayah Al-khairaat Prov. Sulut, ir. H. S. Ahmad. Mulachele.
(Humas Pemprov Sulut)

Dondokambey Ajak Peran Kemitraan Gereja dalam Kontribusi Pembangunan

   Sinode Am Gereja-Gereja  di wilayah Sulawesi bagian Utara dan Tengah (SAG Sulutteng), bersama kelengkapan pelayanan SAG, menggelar Rapat (Moderamen)  Ketua-Ketua Sinode yang dihadiri 8 (delapan) Ketua dari 13(tiga belas)  Pimpinan Sinode Am di Provinsi Sulut dan Sulawesi Tengah yang pembukaannya dilaksanakan Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, disertai Wagub Drs Steven OE Kandouw, Sekprov Edwin H Silangen SE,MS,  Sekjen SAG Sulutteng, Pdt Lamberty Mandagi MTeol. Bertempat di Ruang Rapat CJ Rantung Kantor Gubernur Sulut, Rabu 25/01 siang.
     Gubernur Olly Dondokambey dalam arahannya memberi apresiasi akan sinergitas dan  semangat Trilogi Relasi yakni; - Hubungan antar sesama gereja, Intensitas  komunikasi dengan Golongan Agama lainnya, maupun Kemitraan dengan Pemerintah. "Terkait dengan fungsi dan peran gereja, saya mengajak untuk merasa peduli dan peka dengan persoalan Bangsa, juga turut mengambil bagian dalam eksistensinya melihat pergumulan dan kondisi Negara dewasa ini guna menjadi pergumulan bersama dan refleksi perenungan dalam mengsikapinya secara proporsional dalam memberikan pemahaman kepada Umat dan Jemaat, akan kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk jeli dan cermat mengamati fenomena global akan perkembangan situasi di beberapa belahan dunia, termasuk kondisi sosial kemasyarakatan, baik Nasional maupun Regional" Tandas Mantan Legislator DPR-RI 3 Periode asal Sulut ini.
   Selanjutnya dalam paparannya Gubernur Olly Dondokambey juga menyambut baik akan partisipasi dari peran positif serta topangan kalangan Gereja dalam mengsukseskan Program Pemerintah Sulut lewat gerakan OD-SK (Operasi Daerah-Selesaikan Kemiskinan) demi kesejahteraan Umat dan Masyarakat sebagaimana Aktualisasi dari Program Pemerintah RI yakni Nawacita dalam upaya mempercepat terwujudnya pemerataan Kesejahteraan Sosial. Juga tak lupa pula, diingatkan Gubernur Sulut, bahwa Provinsi Bumi Nyiur Melambai Sulut dalam waktu dekat ini akan menjadi Tuan Rumah Iven Religius yakni Perayaan Paskah Nasional/Internasional, Maupun Deklarasi Semangat Nusantara dalam Ke Bhinekaan dari salah satu Golongan Agama.
   Diakhir sambutan, Gubernur Dondokambey, sebaimana dikutip Kabag Humas Pemprov Roy Saroinsong SH; menghimbau kepada kalangan gereja agar turut serta berkontribusi dalam menggelorakan kembali nilai-nilai Ideologi Bangsa sebagaimana yang terkandung dalam Idiologi Pancasila, UUD 1945 sebagai Dasar Negara dan Landasan Konstitusi, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika sebagai Semboyan Pemersatu Bangsa.
  Demikian Kabag Humas selaku Juru Bicara, Memberitakan
 

Selasa, 24 Januari 2017

Komisi I DPRD Sulut Temu dan Dengar Pendapat bersama Mitra Kerja

   Mengawali pelaksanaan tugas dan fungsi Lembaga Legislatif, sebagaimana diamanatkan dalam UU No 23/Tahun 2014 tentang : Pemerintahan Daerah,  termasuk peran Komisi 1 DPRD Sulut dalam kemitraan dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Oleh Pimpinan dan Anggota Komisi 1 yang membidangi diantaranya Urusan Pemerintahan,Hukum, Politik,Keamanan dan Ketertiban,Perencanaan Pembangunan, Penyebaran Informasi dan Publikasi serta Pelayanan Keprotokolan bagi Pimpinan dsbnya. Menggelar Rapat Kerja Sama SKPD Mitra Kerja, termasuk Biro Protokol Kerjasama dan Komunikasi Publik Setda Prov Sulut, Selasa siang, 24/01/17. Di Ruang Rapat Komisi 1,DPRD Sario Manado.

   Pertemuan dan Tatap Muka di awal Tahun 2017 ini, diawali Ketua Komisi 1 DPRD Sulut,Drs Ferdinand N Mewengkang MM, dengan dialog seputar Program Kerja, Pelaksanaan Kegiatan TA 2017 Biro Protokol Kerja Sama dan Komunikasi Publik yang dihadiri Karo dr Bahagia R Mokoagow MSi, M.Kes, sebagaimana dikutip Kabag Humas Pemprov Sulut Drs Roy RL Saroinsong SH, Menguraikan bahwa keberadaan Biro baru ini adalah merupakan penjabaran dari PP No 18/2016, tentang Organisasi Perangkat Daerah(OPD) yang merupakan peleburan dari Biro Pemerintahan dan Humas serta Biro Umum. "Jadi rumusan akan tugas dan fungsi organisasi Tata Kerja semisal Bagian Humas dan Protokol menjadi orientasi pelaksanaan tugas kedinasan Biro kami, termasuk sisi Personil, Prasana dan Pendanaannya, dalam mendukung suksesnya pelaksanaan tugas Pimpinan dimana untuk posturJabatan Struktural baik Pejabat Eselon 3 di Tiga Bagian maupun 9 Jabatan Eselon 4 telah terisi dan melaksanakan tugas sebagaimana mestinya"Tandas Mantan Penjabat Bupati Bolsel ini.

    Anggota Komisi 1 DPRD ,Denny Sumolang STh,  dalam tanggapannya, sesuai pengamatan memberi penilaian akan kinerja Bagian Protokol untuk ke depan dapat meningkatkan Performance yang profesional dan proporsional termasuk aspek penataan tata tempat, kenyamanan dan keamanan bagi Pimpinan, maupun sisi Attitude dan etika Petugas Protokoler dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

  Sementara di kesempatan dialog dan pertemuan yang berlangsung akrab dan hangat ini, Anggota Komisi 1 lainnya Rizky Mokodompit, mengsupport akan kinerja Bagian Humas dalam pola Kemitraan dengan Media Partner maupun sinergitas dengan kalangan Jurnalis dan Awak Peliput di Kantor Gubernur Sulut, termasuk dalam konteks sisi pemberitaan metode penulisan/penyajian berita/news.

   Ketua Komisi 1, Drs Ferdinand N Mewengkang MM,  diakhir sesi pertemuan yang turut di dampingi Anggota DPRD Jeane Mumek, Agnes Pantouw, Eva Sarundajang. Selaku Mitra Kerja SKPD, menghimbau akan hubungan sinergitas yang konstruktif dan berimbang dalam semangat mengsupport dan turut mem back up pelaksanaan tugas kedinasan pada aktivitas Biro Protokol Kerja Sama dan Komunikasi Publik Setda Prov Sulut dalam mengsukseskan agenda Kepemimpinan Visi Misi OD-SK, menuju Sulut Hebat.

  Turut serta dalam Rapat Kerja Bersama antara Eksekutif dan Legislatif diantaranya Kabag Publikasi,Pengumpulan dan Penyaringan Informasi, Drs Roy RL Saroinsong SH, Kabag  Pengendalian dan Kerja Sama, Ferry Sangian S.Sos, Kasubag Fasilitasi Mass Media Defries Walangitan S.Sos, Kasubag Publikasi Mario LG Wuisan S.Sos, Kasubag Pengumpulan dan Penyaringan Informasi Dr Jocelien Makalew MSi, Kasubag Pemantauan & Evaluasi Kerjasama Dalam LN, Ivan L Besouw SE, MSi,Kasubag Pengendalian Clief Wangke S.Sos.

 Demikian Kabag Humas Pemprov Sulut selaku Juru Bicara memberitakan.

Silangen Terima Kunjungan Tim Wantannas.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE  diwakili oleh Sekretaris Edwin Silangen SE MS menerima  kujungam kerja Tim Dewan Ketahanan Nasional ( Wantannas) yang diketuai oleh Robert Lumempouw dengan anggota yang berjumlah delapan (8) orang digelar di Ruang WOC Kantor Gubernur Sulut, Selasa (24/01) kemarin
Edwin Silangen mewakili Pemprov Sulut mengucapkan banyak terima kasih atas kunjungan kerja Tim Wantannas yang dipimpin langsung oleh Ketua Tim Robert Lumempouw.

"Pemprov menyambut baik atas kunjungan kerja Wantannas dalam kaitan dengan pengkajian di daerah Ini, saya menyampaikan selamat datang di bumi nyiur melambai sulut dalam rangka kunjungan kerja ke daerah ini," ujar Sekprov Sulut.

Sungguh diyakini kegiatan ini akan memberikan kontribusi yang konstruktif terhadap kondusifitas iklim ketahanan nasional di daerah, serta memberikan multi makna bagi kemajuan pembangunan bangsa karena Sulut sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan dan cermin harga diri bangsa” ujar Silangen

“Secara geografis Sulut memiliki 286 pulau yang terdiri dari 59 pulau berpenghuni dan 227 pulau yang tak berpenghuni, dengan 11 pulau terluar yakni 7 pulai berada di kepulauan sangihe 4 berada di kabupaten Kepulauan Talaud dan 2 diantaranya (miangas-marore) berhadapan langsung dengan Davao Del Sur Filipina dan secara geoposisi Sulut berada di bibir Pacifik ( Pacific Rim) yang senantiasa megharapkan dukungan dan sinergitas dari Dewan Ketahanan Nasional” Harap Silangen

Ketua Tim Wantannas Robert Lumempouw mengatakan maksud dan tujuan ke daerah bumi nyiur melambai Sulawesi Utara, dalam rangka mengkaji semua aspek, kata Lumempouw.

Lanjutnya, tahun ini Tim Wantannas yang dipimpin dirinya melakukan kunjungan kerja ke Sulut. Ada dua daerah yakni Kabupaten Minut dan Kota Bitung untuk mengkaji sejauh mana aspek ketahanan  wilayahnya  kata Lumempouw

Diketahui, Wantannas ada  di 14 kementerian serta TNI, Polri   yang di ketuai langsung oleh Presiden mempunyai tugas , fungsi melakukan kajian kajian kehidupan  dan berikan masukan  kepada Presiden .

 Tim Wantannas  dalam kunjungan kerja ke daerah ini sejak tanggal 24 hingga berakhir 28 Januari mendatang.

Turut hadir, Tim Wantannas, unsur Forkopimda, serta pejabat eselon II dilingkup Pemprov Sulut. (Humas Pemprov Sulut)

Senin, 23 Januari 2017

Wakil Gubernur lantik Pejabat Pengawas di Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Utara Jakarta.

Jakarta, Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Drs.Steven O.E Kandouw melantik Pejabat Pengawas di lingkungan Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Utara Jakarta, Senin (23/1). 

Adapun Pejabat Pengawas yang dilantik adalah, Hotna Dewi Harahap, S.Pt sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha, L.Mintjelungan, SE, MAP sebagai Kepala Sub Bagian Pengelolaan Aset, Yahya Lahida,SE,M.Si sebagai Kepala Sub Bagian Hubungan Antar Lembaga, dan Christian Singal sebagai Kepala Sub Bagian Promosi, Informasi dan Pelayanan.

 

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur, mengajak kepada para pejabat yang dilantik agar terus meningkatkan kinerja dengan tetap membangun sinergitas bersama Instansi Induk yakni Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sembari terus meningkatkan koordinasi dengan Kementerian/Lembaga di Jakarta agar berjalan dengan optimal.




Turut hadir dalam acara pelantikan ini, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Utara, DR.Femmy Suluh, M.Si dan Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Weldie Poli,SP.

Demikian Humas Pemprov Sulut memberitakan.

Forum Mahasiswa Muslim Sulut Minta FPI di Bubarkan.


Menyikapi persoalan bangsa yang yang akhir -akhir ini yang mencoba  memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa oleh kelompok- kelompok atau  orang yang tidak bertanggung jawab  untuk itu puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Muslim Sulawesi Utara, mendatangi Kantor Gubernur Provinsi Sulut Senin, (23/01) kemarin menuntut agar ormas radikal seperti Forum Pembela Islam (FPI) untuk segera dibubarkan.

Salah  seorang juru bicara Forum Mahasiswa Muslim Sulawesi Utara Fahmy Karim  mengatakan Islam adalah Agama yang cinta damai dan mengharapkan Polri bertindak tegas akan keberadaan FPI.

“Ada 3 tuntutan yang kami sampaikan pada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang pertama kami menolak adanya paham radikalisme khususnya di Indonesia maupun Sulawesi Utara, yang kedua kami minta agar FPI itu dibubarkan yang ketiga kami mendukung agar Polri mendukung untuk melakukan tindakan hukum pada Habib Rizieq” 

Dan meminta Gubernur dan Wakil Gubernur untuk mensosialisasikan 4 pilar kebangsaan,  ujar Fahmy Karim.


Sementara itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Drs Edison Humiang, MSi, yang menemui pendemo mewakili pemerintah menyampaikan akan menyampaikan tuntutan para mahasiwa ini kepada Gubernur dan selanjutnya akan disampaikan ke Pemerintah Pusat.
Ditemui usai pelaksanaan demo Humiang puji kepekaan para mahasiswa FFM Sulut, yang menyikapi permasalahan bangsa .

Yang namanya organisasi yang tidak sejalan dengan Panca sila itu memang harus dibubarkan kita jangan jangan biarkan itu tumbu subur di negeri ini, karena negara kita ini dibangun dengan asas Pancasila yang sudah tertanam dan berakar dalam kehidupan bangsa ini harus terus kita lestarikan” tutur Humiang.

Usai melakukan orasi puluhan mahasiswa ini akhirnya membubarkan diri dengan tertib. (Humas Pemprov Sulut)