Visi OD-SK : Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Pemerintahan dan Politik, serta Berkepribadian dalam Budaya.".
Kamis, 16 Maret 2017
Rabu, 15 Maret 2017
Dondokambey Hadiri Rakornas Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial
Rapat Koordinasi (Rakornas) Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial 2017 yang dibuka oleh Menteri Dalam Negeri ( Mendagri ) Tjahjo Kumolo di Hotel Bidakara Jakarta, dihadiri Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan sejumlah Bupati / Walikota dari Sulawesi Utara , Rabu ( 15/03 ) kemarin.
Dalam Rakornas ini Mendagri meminta seluruh tim terpadu penanganan konflik sosial untuk terus melihat perkembangan dinamika di daerah.
“Rakornas ini semata-mata untuk mengupdate kembali permasalahan dan tantangan yang kita hadapi,” ungkap Mendagri
Dengan adanya tim terpadu, Mendagri berharap segala bentuk konflik yang terjadi di daerah dapat diselesaikan dengan cepat. Maka dari itu, kepala daerah diminta untuk berperan aktif dalam menjaga stabilitas yang ada di daerah. Mendagri juga menyebutkan pentingnya keterpaduan dalam menciptakan keamanan di daerah.
“Kepala daerah, kesbangpol, jangan hanya serahkan stabilitas ini pada kejaksaan dan TNI saja ataupun Kepolisian saja, tetapi harus terpadu,” ujar dia.
Sementara itu, Direktur Jenderal Politik dan Pemerintah Umum (Dirjen Polpum) Kemendagri Soedarmo berharap dengan rakornas ini, tercipta koordinasi, sinergi dan komunikasi.
Rakornas menurut dia sebagai pertemuan untuk mengevaluasi hasil laporan kepala daerah terhadap penanganan konflik.
“Evaluasi hasil laporan kepala daerah provinsi maupun kabupaten/kota akan kita jadikan rujukan dalam penanganan konflik yang diperkirakan akan terjadi,” ujar Soedarmo.
Seusai membuka secara resmi dengan ditandai pemukulan gong, Mendagri turut melakukan penandatanganan kerja kesepakatan. Penandatanganan ini guna menghentikan kekerasan fisik dan perlindungan dalam penanganan konflik.
Turut serta menandatangani, Kepolisian RI, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Tentara Nasional Indonesia (TNI) beserta Badan Intelijen Negara (BIN).
Penyebaran Informasi Beralih Melalui Digital, Steven : Sikapi Dengan Penuh Kearifan
Saat ini penyebaran informasi beralih melalui digital. Masyarakat harus selalu memverifikasi informasi yang didapat dari internet. Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven O.E Kandouw saat menyampaikan sambutan lisan di kegiatan talkshow Menyikapi Tantangan di Era Digital di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Rabu (15/3/2017) siang.
"Sekarang kita hidup di era digital. Hampir semua proses komunikasi kita tak bisa terhindar dari digitalisasi. Hal itu harus disikapi penuh kearifan," ujarnya.
Terkait tema talkshow yang diadakan Persatuan Ibu-Ibu Masehi (Perima) itu dinilai Steven sesuai dengan kondisi masyarakat saat ini. Hal itu diapresiasinya. "Saya salut dan bangga dengan acara ini. Kata digital sedang ngetrend saat ini," bebernya.
Lanjut Kandouw, begitu kuatnya pengaruh digitalisasi hingga merambah dunia pendidikan, menurutnya perlu disikapi dengan bijak. "Terutama menyikapi persebaran informasi yang begitu pesat," tambahnya.
Dalam era digitalisasi ini banyak masyarakat menyebarkan informasi tanpa verifikasi. Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Dr Hilmar Farid, Phd menyayangkan hal tersebut. "Seharusnya kita punya cukup waktu untuk memverifikasi untuk sekedar bertanya apakah ini benar atau tidak," imbuhnya.
Farid menjelaskan perubahan pola komunikasi di masyarakat akibat masuknya pengaruh digital dalam semua bidang. "Pola komunikasi berubah drastis. Era digital membuat yang berjauhan jadi dekat dan yang berdekatan jadi jauh," paparnya.
Sebelumnya, Ketua DPP Perima Fitje Mori Tompodung menjelaskan sejarah berdirinya organisasi yang sudah berusia 70 tahun itu. Menurutnya, Perima dibentuk akibat dihentikannya kegiatan organisasi kaum bapa dari Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM). "Tahun 1947 kaum ibu dari KGPM di Kawangkoan membuat kelompok bernama Perima. Itu untuk menjawab panggilan kaum bapa KGPM yang dilarang melakukan kegiatan organisasi apapun saat itu," katanya.
Kegiatan itu juga turut dihadiri Kepala Dinas kebudayaan Dr Frefrik Rotinsulu dan Sekretaris DPD Perima Sulut Debby J. Pandeirot. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)
Senin, 13 Maret 2017
OD-SK Wujudkan Penerbangan ke Miangas
Daerah perbatasan di Sulawesi Utara tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Percepatan pembangunan terus dilakukan termasuk memperluas akses transportasi udara hingga ke Miangas. Itu diwujudkan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw yang dikenal dengan duet OD-SK.
Meskipun melalui proses yang berliku, itu tidak menjadi hambatan untuk mewujudkan penerbangan ke Miangas. 12 Maret nanti, Wings Air diperbolehkan terbang dari Manado menuju Miangas melalui Melonguane.
Kepastian itu disampaikan GM Angkasa Pura I Nugroho Jati di Manado (28/2/2017) pagi. "Wings Air sudah resmi diijinkan terbang ke Miangas melalui transit Melonguane. Luar biasa, ini terwujud berkat komitmen Pak Presiden Jokowi dan Pak Wapres Jusuf Kalla dan Pak Gubernur Olly Dondokambey dan Pak Wagub Steven Kandouw, serta doa masyarakat Sulut," katanya.
Meskipun jumlah penerbangan ke Miangas baru sekali dalam seminggu. Hal itu dinilai Kordinator Satgas Pariwisata Sulut Dino Gobel akan mempercepat pembangunan di Miangas.
Dino menanggapinya sebagai bukti komitmen duet OD-SK dalam mengentaskan kemiskinan. "Adanya akses penerbangan akan menjadikan wilayah perbatasan Miangas dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud sebagai gerbang terdepan utara Indonesia. Juga sebagai sentra penopang ekonomi perikanan dan pariwisata perbatasan," paparnya.
Kabar gembira itu disambut baik Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyuni Maria Manalip. "Ini kebahagiaan tak terhingga. Pemerintah dan masyarakat akan memanfaatkan sebaik mungkin kemudahan ini," ucap Wahyuni. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)
Sulut Gelontorkan Rp 3,4 M Untuk Bonus Peraih Medali Peparnas
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mencairkan bonus senilai Rp 3,4 miliar bagi atlet di wilayahnya yang meraih medali di ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XV di Jawa Barat 2016. Dalam even tersebut Sulut menduduki peringkat 15 dari 34 provinsi dengan perolehan 6 medali emas, 7 medali perak dan 7 medali perunggu.
Gubernur Olly Dondokambey, SE berharap para atlet yang telah menerima bonus dapat menggunakannya untuk hal-hal yang positif bagi atlet dan keluarganya. "Bonus ini ditata di APBD 2017. Pergunakanlah bonus ini sebaik-baiknya untuk investasi ke depan. Jangan berfoya-foya," katanya di kegiatan penyerahan uang pembinaan atlet, pelatih dan tandem olahraga berprestasi Peparnas di ruang F.J Tumbelaka, Senin (13/3/2017) sore.
Dikatakan Olly, pemberian bonus tersebut nantinya dapat memancing atlet paralimpiade lainnya agar dapat menghasilkan prestasi. "Ini juga dapat memotivasi yang lainnya untuk menunjukkan prestasinya," katanya.
Lebih lanjut gubernur memuji cara pembayaran bonus yang ditransfer langsung ke rekening atlet dan pelatih yang menerimanya. "Semua uang bonus ini langsung masuk ke rekening masing-masing. Ini merupakan cara yang bagus," bebernya.
Terkait hengkangnya sejumlah atlet andalan Sulut ke daerah lain, Olly mengatakan bahwa kesempatan para atlet yang ingin kembali lagi memperkuat Sulut masih terbuka. "Mudah-mudahan saudara-saudara kita yang pindah ke tempat lain mau kembali lagi ke sini," ucapnya.
Olly mengungkapkan, proses pembinaan yang telah dilalui oleh para atlet maupun pelatih hendaknya dijadikan cerminan bahwa hasil yang optimal lahir dari proses yang setimpal. Oleh karena itu, ia ingin agar proses pembinaan itu terus berjalan untuk menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jani N. Lukas, S.Pi, M.Si mengatakan, para atlet Peparnas XV masing-masing akan mendapatkan bonus sebesar Rp 150 juta untuk peraih emas perorangan, Rp 100 juta untuk peraih perak perorangan dan Rp 50 juta untuk peraih perunggu perorangan.
Menurut Lukas, pemberian bonus ini tidak hanya diberikan kepada atlet saja, pelatih dan tandem pun turut mendapatkan bagian. "Upaya ini juga dimaksudkan untuk memotivasi pelatih, tandem termasuk atlet lebih berprestasi di level selanjutnya," katanya.
Diketahui, atlet yang menerima bonus diantaranya atlet renang Gerry R. Tuwaidan (satu emas dan dua perak), atlet catur Alfrits Dein (dua perak), atlet angkat berat Billy Z. Makal (satu perak) atlet atletik Jally Unsung (satu perak dan dua perunggu) dan atlet tenis meja Jenly Kondoy (satu perunggu).
Peyerahan bonus tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Drs. Steven O.E Kandouw, Asisten III Roy O. Roring dan Ketua Harian KONI Kolonel Theo F. Kawatu. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)
Gubernur : Proyek Pembangunan Sulut Harus di Percepat.
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE bersama Wakil Gubernur Drs Stevem O E Kandouw dan Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Edwin Silangen SE M.S menghadiri rapat Koordinasi Pembinaan Wilayah Pemerintahan bertempat di Ruangan C J Rantung kantor Gubernur Sulut Senin ( 13/)03) kemarin.
Gubernur mengatakan Hubungan hirarkis antara provinsi dengan kabupaten /kota sebagaimana diatur dalam UUD 194 serta UUD Nomor 23 Tahun 2014 adalah suatu kesatuan yang tidak terpisahkan dan berikat, mutlak dan wajib untuk senantiasa berjaga disamping program dan kegiatan pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan, yang harus sinergis dan sinkron.
Guna mensukseskan Program Prioritas Nasional yang sedang dan akan dilaksanakan di Provinsi Sulawesi Utara seperti Pengembangan Bandara Sam Ratulangi, Pembangunan Trem Dalam Kota Manado, Jalur Kereta Api Manado- Bitung, Pengembangan Kawasan Periwisata.Likupang, Manado Outer Ring Road III ( Winangun Malalayang.), Pembangunan TPA Regional.di Kabupaten Minahasa Utara, Pembamgunan Bendungan Sawangan Kabupaten Minahasa., Lanjut Gubetnur
Serta ada 6 ( Enam ) proyek strategis Nasional Sulawesi Utara yaitu, Bendungan Lolak di Kabupaten Bolaaang Mongondow, Bendungan Kuwil di Kabupaten Minahada Utara, Jalan Tol Manado Bitung, International Hub Port Bitung, Kawasan Ekonomi Khusus ( KEK ) Bitung dan Jalan Penghubung Gorontalo-Manado.
" Proyek - Proyek ini harus selesai tahun 2018 dan bertujuan untuk percepatan pembangunan khususnya perekonomian Sulut. Pembangunan ini ada di kabupaten/kota. Untuk itulah diperlukan sinergitas agar pekerjaan ini dapat berjalan sesuai target dan ini merupakan tugas kita yang harus kita laksanakan dengan penuh tanggung jawab ," tegas Olly.
Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan Jimmy Kumendong, selaku pelaksanan kegiatan rakor tersebut mengatakan, maksud Dan tujuan kegitan rakor sebagai wahana pembinaan sehingga terbangun komitmen pemahaman sinergitas yang baik Pemprov dan pemkot/pemkab.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Assisten 3 bidang pemerintahan Roy O Roring, pejabat eselon 2 di lingkup Pemprov Sulut dan Camat se – Sulut.
(Humas Pemprov Sulut )
Minggu, 12 Maret 2017
Panitia Perayaan Paskah Nasional XIII dan Pekan Kerukunan Nasional tahun 2017 di Lantik.
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE bersama Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw dan Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Edwin Silangen SE MS menghadiri Ibadah Bersama dan Pelantikan Panitia Paskah Nasional XIIII dan Pekan Kerukunan Nasional Tahun 2017 di Gereja Sentrum Manado Minggu ( 12/03) malam
ibadah syukur ini di pimpin oleh Wakil Ketua BPMS GMIM Pdt DR. Hein Arina MTh.
Dalam sambutan Olly mengatakan Perayaan Paskah atau Kebangkitan Yesus Kristus memberi makna yang sangat mendalam bagi umat Kristen saat merenungkan solidaritas Allah terhadap umat manusia yang jatuh dalam dosa dibebaskan dan disalibkan melalui pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib.
Kematian Kristus di bukit Golgota telah mengangkat harkat dan martabat manusia yang adalah Ciptaan Allah yanh termulia , pengorbanan ini lebih lengkap lagi ketika kristus dalam wujud manusia itu bangkit dari alam maut. Kebangkitan ini menandakan Yesus Kristus telah mengalahkan maut, dan umat manusia telah di sucikan. Karena itu seluruh umat Krisriani diharuskan mampu memperingati Hari Kebagkitan Yesus Kristus dengan Perayaan yang baik dan paripurna..kata Olly
Terkait dengan itu pada tanggal 6 maret 2017, yang lalu Perayaan Paskah Nasional XIII di Provinsi Sulawesi Utara yang turut di rangkaikan Pekan Kerukunan Nasional Tahun 2017 pada tanggal 21-25 april secara resmi telah di launching oleh Menteri Agama RI dI gedung LAI Jakarta Pusat bersama Pemerintah Sulawesi Utara. Lanjut Olly
Kepercayaan yang telah diberikan Pemerintah Pusat kepada daerah ini , tentunya mutlak untuk kita jawab bersama dengan semangat yang tinggi , dukungan aktif , sinergitas positif, serta sumbangsih yang tulus sehingga nantinya dapat terselenggara dengan baik dan sukses. Tegas Olly
Selamat bertugas kepada segenap panitia yang baru saja dilantik teriring harapan kepercayaan yang diemban sesuai bidang masing - masing dapat ditunaikan dan totalitas kerja yamg dibungkus dengan keikhalasan hati.
Agar dapat mempersiapkan sebaik mungkin segala hal yang menjadi kebutuhan dalam pelaksanaan Perayaan Paskah Nasional da Pekan Kerukunan Nasional nantinya.
Saya percaya panitia ini dapat melaksanakan tugas tanggungjawab dengan baik melihat kompetensi dan kemampuan serta komitmen dari pribadi -pribadi yang dipercaya dalam menjalankan tugas ini.
Segala usaha dan kerja keras dari panitia tidak akan membuahkan hasil yang maksimal tanpa adanya dukungan dari segenap komponen yang ada , maka melalui momentum ini , saya mengajak untuk memohon kepada Tuhan dalam setiap kegiatan , saya juga mengajak masyarakat sulut untuk bersinergi dan mendukung setiap proses persiapan yang akan dilakukan panitia untuk mensukseskan Perayaan Paskah Nasional.dan Pekan Kerukunan Nasional Tahun 2017 di Sulawesi Utara kiranya Tuhan selalu menolong kita semua, tutup Gubernur pilihan rakyat ini.
Turut hadir Ketua TP PKK Sulut Rita Dondokambey- Tamuntuan, Wakil Ketua TP PKK Devi Kandouw Tanos, Sekjen Sinode Am Gereja-Gereja si Wilayajh SULUTTENG, Pdt Lamberty Y Mandagi M.Th , Dr.( Cand ),ketua BPMJ GMIM Sentrum Manado Pdt Iwan Runtunuwu,STh bersama BPMJ dan Pelsus.
(Humas Pemprov Sulut)