Selasa, 23 Mei 2017

HUT ke-10 Kabupaten Minahasa Tenggara, Olly Minta Masyarakat Jaga Kerukunan Daerah

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE meminta masyarakat untuk menjaga terus menjaga kerukunan di daerah, agar kerukunan yang menjadi kebanggaan Sulawesi Utara dapat terus ada ditengah keberagaman bumi nyiur melambai. "Masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan ulah oknum yang tidak bertanggung jawab, yang ingin memperkeruh suasana di Sulut, karena kalau situasi tidak kondusif, para investor nantinya tidak akan mau ber investasi di sini" ujar Dondokambey. Hal ini diungkapkan Olly pada Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka HUT ke 10 Kabupaten Minahasa Tenggara, Selasa (23/05) di Plaza Ratahan, Mitra Kemarin.

Olly mengingatkan akan pentingnya stabilitas di daerah, karena akan berdampak pada banyak hal, utamanya laju pertumbuhan ekonomi.
Mengenai pertumbuhan ekonomi, Dalam kesempatan ini, Gubernur juga meminta masyarakat Mitra yang membudidayakan vanili dan kelapa agar bisa dioptimalkan, diolah dengan baik agar bisa mengambil peran aktif dalam peningkatan ekonomi daerah, Imbuh Dondokambey.

Lebih lanjut Dondokambey mengatakan, bahwa Sinergitas antara pemerintah Provinsi dan Kabupaten harus terus dijaga, agar program pemerintah dari pusat, provinsi bahkan daerah bisa tepat sasaran, dan masyarakat bisa merasakan dampak yang positif secara langsung, ujar Dondokambey.
Senada dengan itu, Bupati Minahasa Tenggara, James Sumendap SH mengatakan program pemerintah akan terus mengacu pada visi dan misi pemerintah pusat, provinsi, dan daerah, agar program pembangunan daerah yang pro rakyat dapat terwujud di Minahasa Tenggara, jelas Sumendap.
Dalam kesempatan ini, Olly juga berjanji untuk membantu pembangunan Infrastruktur dan non Infrastrukut daerah, terlebih khusus  jalan jalan provinsi dan sarana prasarana lainya yang ada di Kabupaten Mitra.

Menutup sambutanya, Olly tak lupa mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke 10 masyarakat Minahasa Tenggara, semoga Minahasa Tenggara semakin Hebat kedepanya, Tutupnya.
(Humas Pemprov Sulut)
dryp

Gubernur : Kota Kotamobagu Turut Menopang Proses Pembangunan Sulut.


Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE yang di wakili oleh asissten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ruddy Mokoginta SE M.TP menghadiri HUT ke -10 Kota Kotamobagu yang diselanggarakan di kantor DPRD Kotamibagu Selasa (23/5) kemarin

Sambutan Gubernur  utara yang di bacakan oleh asissten II Ruddy Mokoginta  menyampaikan selamat HUT ke 10 kepada segenap jajaran pemerintah dan masyarakat kota kotamobagu yang selama ini telah berhasil memajukan  dan kerja keras yang tidak mengenal lelah dalam upaya tercapainya percepatan pembangunan  sebagai kota model jasa di kawasan bolang mongondow raya satu dekade  telah hadir dengan ikut mengisi ruang pembangunan di bumi nyiur melambai bersama tiga daerah otonom lainnya yang pada hari ini juga merayakan HUT yakni kabupaten Mitra, Bolmut dan  Sitaro.

Lanjut Gubernur sungguh merupakan suatu hal yang patut kita syukuri bersama bahwa dalam waktu 10 tahun ini kota kotamobagu telah menunjukan dinamika pembangunan yang sangat progresive dan menjanjikan berbagai pencapaian positif di sektor pembangunan serta berbagai prestasi dia antaranya keberhasilan merebut piala adipura buana dalam katagori kota kecil juga keberhasilan menjadikan kampung KB (keluarga berencana)  serta pengelolah keuangan terbaik diantara kab/ kota se-sulut.

Di samping itu mendukung dan menopang proses pembangunan provinsi sulut dalam gerak langkah menuju terwujudnya sulawesi utara yang berdikari dalam ekonomi berdaulat dalam politik dan berkepribadian dalam budaya.Semua tidak terlepas dari rintisan karya pelaku pembangunan  terdahulu serta segenap jajaran  dengan memaksimal potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang di miliki atas komitmen kerja keras dan dedikasi serta loyalitas segenap kompenen anak bangsa daerah ini baik pemerintah DPRD forkopimda tokoh agama dan tokoh masyarakat  juga organisasi sosial politik kemasyarakatan serta berbagai stakholder pembangunan, kata Gubernur.


Namun demikian harus di pahami bahwa berbagai pencapaian dalam prestasi yang telah di goreskan hendaknya menjauhkan dari jeratan euforia kebanggaan karena kedepannya dinamika dan tantangan globalisasi selalu menanti dan mengancam kelangsungan pembangunan berkelanjutan (sustainable development) yang selama ini telah di perjuangkan, himbau Gubernur

Dengan momentum HUT ke 10 kota kotamobagu ini sebagai wahana untuk melakukan evaluasi introspeksi dan merefleksi perjalanan karya dan pengabdian dengan menilai berbagai kekurangan dari setiap program kerja yang selama ini telah dilaksanakan, sehingga kedepan dapat dilakukan perbaikan dan antisipasi terhadap tantangan pembangunan, tutur Gubernur

Dan kebajikan dan program kerja  pembangunan kota kotamobagu tetap harus disinergikan dengan program kerja pemerintah provinsi sulawesi utara yang  dalam komitmen nasional untuk melaksanakan Nawacita pembangunan  sehingga segala bentuk kerja keras akan membawa kota kotamobagu semakin baik,  tutup Gubernur pilihan rakyat ini
Turut hadir dalam acara ini Walikota Kotamobagu  Ir Tatong Bara, Wakil Walikota  Drs. H Jainuddin Damopolii serta Forkopinda  dan segenap Pmpinan dan Anggota DPRD Kota Kotamobagu.
( Humas Pemprov Sulut )


Gubernur Harap Pimpinan dan Santri Ponpes Beri Kontribusi Terhadap Pembangunan Bangsa



Kebanggaan atas keberhasilan Saudara-Saudari yang telah menambah kuota Sumber Daya Manusia ( SDM ) atau generasi muda Sulawesi Utara yang berilmu , beriman, beramal shaleh dan senantiasa mengamalkan serta mengaktualisasi nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari - hari untuk itu atas nama Pemerintah Sulawesi Utara mengucapkan selamat kepada santri atas kelulusan serta prestasi yang di raih hari ini.
Hal  ini dikatakan Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang diwakili oleh dr Bahagia R Mokoagow pada Wisuda dan Penamatan serta Tarhib Ramadhan Santri Ponpes (Pondok Pesantren) se Sulut 2017 di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado Selasa  ( 23/05 ) Kemarin.
" keberhasilan ini sebagai pemicu  bagi pengembangan diri kedepan, sehingga nantinya dapat menjawab tantangan perkembangan Era Globalisasi serta mampu memberikan kontrubusi terhadap upaya pembangunan bangsa " katanya.
Dan tetap terus sebar kebaikan dan nilai kesantunan sebagaimana pesan dan ajakan Presiden kita Bapak Ir Joko Widodo yang menyerukan agar para santri di seluruh penjuru tanah air senantiasa mampu untuk mengembangkan nilai-nilai kesantunan , kesopanan dan  budi pekerti yang baik, lanjutnya.
Dengan rangkaian kegiatan ini, saya mengharapkan kepada  pimpinan pondok pesantren se sulut beserta jajaran, segenap pengurus dan anggota FUAPP Sulut agar kiranya kedepan tidak menyurutkan tekad dan komitmen dalam menghasilkan sumber daya manusia yang cerdas , kimpetitif dan kompeten dan mencetak insan beriman, bertaqwa serta melahirkan kader pemikir besar yang dapat berkiprah dalam konteks nasional dan global, jelanya.
Dengan mengingat pesan -pesan Rasululah dari apa yang telah sabdakan  serta menanamkan dalam benak dan pikiran masing masing tentang apa yang diamalkan kala Bulan Suci Ramadhan telah tiba, hingga akhirnya akhirnya keberkahan dan keistimewaan Bulan Suci Ramadhan dapat diraih, tegasnya.
Untuk itu saya mengajak kegiatan ini sebagai wahana untuk semakin mempererat ikatan tali silahturahmi dan persaudaraan sekaligus semakin memantapkan komitmem bersama untuk memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah dan bangsa tercinta, tutupnya.
Turut hadir Ketua Pengurus FUAPP Sulut  Hj Muyassir Arif M.Pt, Ketua BTM Ahmad Yani Drs H Jusuf Otolua, Ketua MUi KH Abdul Wahid Abdul  Gafur, Anggota DPRD Sulut Ayub Ali Albugis, Kakanwil Agama Sulut  H Suleman dan Pimpinan Pondok Pesanteren se Sulut.
( Demon )
 ( Humas Pemprov Sulut ) 

Senin, 22 Mei 2017

Olly Minta Masyarakat Bolmong-Sangihe Tinggalkan Perbedaan Pandangan Politik

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE melantik dua kepala daerah hasil Pilkada serentak Februari 2017 lalu. Pelantikan digelar di Graha Gubernuran Manado, Senin (22/5/2017) siang.

Dua kepala daerah tersebut yakni, Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Dra. Hj. Yasti Soepredjo Mokoagow-Yanny Ronny Tuuk, Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Jabes E. Gaghana, SE, ME-Helmut Hontong, SE.

Dalam pemaparan usai prosesi pengambilan sumpah jabatan pada kepala daerah yang dilantik berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 131.71 – 3144 Tahun 2017 tentang Pengangkatan Bupati Bolmong, dan SK Mendagri Nomor 131.71 – 4150 Tahun 2017 tentang Pengangkatan Bupati Kepulauan Sangihe itu, Olly meminta seluruh masyarakat kedua kabupaten tersebut mendukung sepenuhnya kepemimpinan bupati dan wakil bupati dan melupakan segala perbedaan selama proses pilkada.

"Saya menghimbau masyarakat untuk senantiasa memberikan dukungan yang optimal kepada para bupati dan wakil bupati terpilih. Segala perbedaan pilihan dan pandangan politik selama proses pilkada saya harapkan telah ditinggalkan," ujarnya.

Disamping itu dalam sambutannya, gubernur juga berharap agar bupati dan wakil bupati yang dilantik dapat memenuhi janji yang disampaikan kepada masyarakat saat masa kampanye.

"Para bupati dan wakil bupati yang baru saja dilantik harus memahami bahwa saat ini telah mengemban amanah rakyat. Karena itu setiap janji-janji politik yangtelah disampaikan di hadapan rakyat harus mampu diwujudnyatakan lewat program kerja yang konkrit, konsisten dan konsekuen," imbuhnya.

Lebih jauh, Gubernur Olly berpesan agar para kepala daerah terpilih mampu menjaga sinergitas perencanaan dengan visi dan misi pemerintah pusat, khususnya Nawacita serta visi pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. "Marilah kita membangun Indonesia dari Sulawesi Utara," tegasnya.

Adapun pelantikan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Drs. Steven O.E Kandouw, Ketua TP-PKK Sulut Ir. Rita Tamuntuan, Wakil Ketua TP-PKK Sulut, dr. Kartika Devi Tanis, MARS, Sekdaprov Edwin H. Silangen, SE, M.Si, Deputi Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan BNPP Kemendagri RI, Ir. Siswa Rahmat Mokodongan, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw dan jajaran Forkopimda dan perwakilan masyarakat Bolmong dan Sangihe. (Bersin) (Humas Pemprov Sulut)

foto-foto pelantikan

dari Hari Kebangkitan Nasional, Kandouw: Semangat Kebangkitan Tidak akan Pudar!

Semangat Kebangkitan yang tercetus 109 tahun silam ditandai dengan berdirinya Boedi Oetomo, terus terjaga hingga 109 tahun kemudian semangat kebangkitan nasional masih terus ada, dan justru semakin menunjukan urgensinya bagi kehidupan berbangsa dan bernegara hari-hari ini, di hari kebangkitan nasional kali ini, Kandouw yang bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Upacara Hari kebangkitan Nasional di Lingkup Pemprov Sulut, Senin (22/05) kemarin mengingatkan seluruh rakyat Sulawesi Utara, bahwa Semangat Kebangkitan tidak akan pudar, dan harus terus hidup di setiap bagian NKRI. Ujar Wagub.

Membacakan Pidato Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Rudiantara, Kandouw melanjutkan, bahwa Presiden Joko Widodo melalui program Nawa Cita memberi perhatian khusus terhadap pemerataan pembangunan, utamanya membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah  dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan.

Lebih lanjut, dalam Pidato kali ini, Rudiantara mengingatkan bahwa Inovasi digital membuka ruang untuk berkreasi, dan memberi dampak positif, namun tak sedikit juga memberi ancaman terhadap ikatan ikatan kebangsaan.

Kandouw juga dalam kesempatan ini menambahkan, bahwa dengan semangat Harkitnas kali ini, tensi politik di bumi nyiur melambai yang sempat memanas diharapkan kembali kondusif, ujarnya, sembari mengucapkan semoga semangat Kebangkitan terus menyala di bumi nyiur melambai, dan akan mempererat kecintaan terhadap NKRI, Tutup Kandouw.
(Humas Pemprov Sulut)
dryp

Sabtu, 20 Mei 2017

OD : Komitmen menjaga Kedaulatan Bangsa dan NKRI Mutlak adanya

    Menjaga keutuhan dan kelestarian NKRI telah menjadi komitmen Gubernur Sulut Olly Dondokambey. Dalam banyak kesempatan, Gubernur yang gemar mempraktekkan pola hidup populis dan sederhana itu , selalu menggaungkan sikap tegas membela tanah air, menjaga Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika.

    Hal ini termasuk saat mengkuti latihan militer dan pembaretan di Pulau Natuna, provinsi Kepulauan Riau. Gelora kebangsaan dalam diri dan rasa Cinta Tanah Air bagi seorang Gubernur Olly, kembali terpatrih di sela - sela kegiatan yang dihadiri Presiden Joko Widodo, Panglima TNI KSAD, KSAU, KSAL dan Pangkostrad. 
    Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE sepakat dengan empat Menteri, sehati dalam ikrar NKRI harga mati bersama menteri Pertahanan Jend (Purn) Ryamizard Ryacudu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Koordinator PMK Puan Maharani dan Menteri Sekretaris Kabinet(Menseskab) Pramono Anung, dalam menjaga kemurnian NKRI dan melawan segala bentuk paham serta aksi yang bertujuan mengganggu keutuhan negara serta sendi sendi kehidupan sosial kemasyarakatan.
  Gelar Latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI 2017 yang melibatkan kurang lebih 5000 Anggota TNI dari Kesatuan dan Matra Darat, Laut, Udara. Termasuk uji coba kemampuan Alutsista (alat utama sistem senjata) ini berlangsung di Pantai Teluk Buton Tanjung Datuk Natuna-Kepulauan Riau, berlangsung selama 2 (dua) hari sejak Kamis sampai Jumat kemarin (18--19/05).
   Turut pula diikuti Gubernur Olly Dondokambey dengan balutan seragam loreng khusus khas Militer  dan menggunakan metode penyamaran berupa wajah yang dipoles cat,  bersama Gubernur se Indonesia menjalani latihan Perang termasuk kemampuan menembak sasaran dan juga diberikan ritual khusus berupa Pembaretan, kepada Gubernur Olly Dondokambey SE. Selain itu pula, menurut Gubernur Sulut sebagaimana dikutip Kabag Humas Roy RL Saroinsong SH, 'Latihan Operasi Militer dan Simulasi Perang ini diantaranya adalah bertujuan membentuk jiwa Korsa para Gubernur dalam menumbuhkan rasa kesetiakawanan dan solidaritas guna menjaga kedaulatan wilayah NKRI  yang terbentang dari Sabang sampai Merauke" Ujar Saroinsong.
  Hal menarik lainnya, usai gelar latihan militer ini, ada pemandangan special yang tercipta dimana satu-satunya peserta Gubernur se Indonesia yang di ajak Orang Nomor Satu di Republik Indonesia yakni Presiden Joko Widodo, yang diberi kesempatan ikut bersama Rombongan dalam Pesawat Kepresidenan untuk kembali ke Ibukota Jakarta adalah Orang Nomor Satu di Sulawesi Utara Gubernur Olly Dondokambey SE. 
  Demikian Kabag Humas Pemprov Memberitakan(R2LS)