Sabtu, 11 Agustus 2018

Gubernur Olly Hadiri Pemecahan Rekor Penyelaman Wanita Massal.

Gubernur Sulawesi Utara Sulut Olly Dondokambey bersama Ketua TP PKK Sulutibu Rita Dondokambey Tamuntuan,  hadir pada pemecahan rekor muri penyelaman massal wanita dan pembentangan bendera merah putih terpanjang dalam laut oleh Wanita Selam Indonesia (WASI) di Pantai Kawasan Megamas Manado, Sabtu (11/8/2018) pagi.

Gubernur dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah melaksanakan acara ini di Sulut sehingga berjalan Sukses.

"Saya atas nama pemerintah dan masyarakat Sulawesi Utara berterima kasih sebesar besarnya kepada Ketua POSI dan Ketua WASI yang memilih Sulut menjadi tempat penyelenggaraan rekor muri ini," ujar gubernur.

Gubernur mengatakan kegiatan ini belum pernah dilakukan sebelumnya di Sulut, untuk itu warga Sulut perlu berbangga karena daerah Nyiur Melambai telah berhasil melaksanakan kegiatan besar, berbagai keuntungan bisa didapatkan daerah dari pelaksanaan kegiatan ini.

"Ini baru pertama kalinya di Sulut, juga Indonesia.  Kami memberi support penuh pada kegiatan ini," kata Gubernur.

Gubernur bersama Ibu Rita bersama dengan Ketua Umum Wanita Selam Indonesia (WASI) Tri Tito Karnavian, dan tamu undangan lainnya mengikuti satu per satu rangkaian kegiatan pada acara ini. Dimulai dengan defile kontingen-kontingen dari berbagai daerah di Indonesia. Gubernur menyaksikan defile dari atas panggung serta melihat penyelaman yang dilaksanakan oleh 928 penyelam wanita serta menyaksikan penyerahan piagam oleh pihak MURI atas rekor penyelaman massal tersebut.(humas provinsi sulut)

Jumat, 10 Agustus 2018

Pemprov Sulut Sukses Gelar Lomba Gerak Jalan 8 Kilometer Dalam Rangka Hut RI ke-73. Ini Pemenangnya!

Lomba gerak jalan dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73 kembali digelar oleh Pemprov Sulawesi Utara.

Pada Kamis (9/8), lomba dimulai untuk kategori 8 Kilometer. Peserta yang ikut adalah kelompok pelajar yang tergolong dari tingkat Sekolah Dasa (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Mereka seluruhnya nampak antusias dalam menyemarakan Hut RI ke 73 ini.

Diketahui, kegiatan lomba gerak jalan tersebut membawa SD Inpres Kayuwatu Manado sebagai juara satu pada kategori tingkat pelajar SD dan SMP Katolik St. Rafael Manado pada kategori tingkat pelajar SMP.

Berikut adalah hasil pemenang lomba tiga besar tingkat SD dan SMP;

● Tingkat SD

1. SD Inpres Kayuwatu Manado.

2. SD GMIM Malalayang.

3. SD Katolik 13 St. Paulus Manado.

● Tingkat SMP

1. SMP Katolik St. Rafael Manado.

2. SMP Negeri 6 Manado C.

3. SMP Katolik Pax Christi Manado

Pemprov Sulut Gelar Simulasi Siaga Bencana, Wagub: Sulut selalu siap dan sigap!

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar simulasi siaga bencana di Kantor Gubernur, Jumat (10/8/2018) pagi. Simulasi ini bertujuan melatih kesigapan, sekaligus memberi edukasi kepada seluruh ASN dan THL saat menghadapi bencana gempa bumi dan kebakaran.

Simulasi itu digelar dengan beberapa adegan. Mula-mula, para ASN dan THL berhamburan keluar gedung sambil melindungi kepalanya setelah mendengar bunyi sirine terjadinya gempa bumi dan kebakaran.

Tak berhenti sampai di situ. Simulasi penanganan korban bencana gempa bumi ini juga diwarnai dengan adegan evakuasi korban dari atap gedung. Ada dua orang yang berperan sebagai korban terjebak di atas gedung dan harus diselamatkan oleh petugas dengan cara turun menggunakan tali.

Wakil Gubernur Drs. Steven O.E. Kandouw yang turut serta dalam simulasi itu menilai simulasi penanganan bencana sangat penting dilakukan. Selain untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana yang sewaktu-waktu bisa datang, simulasi juga bisa mengurangi angka korban yang ditimbulkan gempa bumi.

"Ini untuk menyadarkan kita semua, responsif ketika menghadapi bencana dengan melakukan simulasi evakuasi bencana," kata Kandouw.

Wagub Kandouw juga menyebutkan pelatihan penanganan bencana harus dilakukan teratur agar semua pihak selalu siap menghadapi bencana.

"Penangggulangan bencana harus holistik termasuk pelatihan bersama pihak lainnya seperti Basarnas," beber Kandouw.

Dirinya berharap, dengan adanya simulai gempa bumi dan kebakaran ini, tim dapat selalu siaga menghadapi ancaman bencana yang akan terjadi di Sulut. Seluruh stakeholders selalu siap dan sigap jika sewaktu-waktu terjadi bencana.

“Dan semoga kita semua lebih meningkatkan lagi kordinasi serta komunikasi. Sehingga saat ada bencana baik itu, gempa, kebakaran maupun bencana alam lainnya, dapat kita atasi bersama-sama,” imbuhnya.

Diketahui, simulasi gempa bumi dan kebakaran ini diikuti Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Edison Humiang, BPBD Sulut, Basarnas, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran dan PMI.(humas provinsi sulut)

Pemprov Kirim Bantuan Bagi Korban Bencana Lombok

Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara Edwin Silangen melepas 10 orang Taruna Siaga Bencana Indonesia (Tagana) dalam rangka membantu korban bencana alam gempa bumi di Lombok, NTB baru-baru ini.

Sekprov Silangen menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Sosial beserta jajaran, dan pesan khususnya kepada para Tagana yang akan berangkat membantu para korban bencana.

"Tunjukan kemampuan masing-masing agar bisa membantu meringankan beban korban, tunjukan solidaritas sesama anak bangsa," kata Sekprov dalam sambutannya di Lobby Kantor Gubernur, Jumat (10/8/18).

Lebih lanjut, Silangen menyampaikan harapannya agar selama bertugas para Taruna selalu dalam keadaan sehat dan bisa kembali ke Sulut. Ia juga mengatakan agar Taruna dapat menjadi duta Sulut dan dapat menunjukkan kepada masyarakat jika ada bencana baik di daerah maupun luar daerah dapat saling membantu mereka yang menjadi korban bencana alam.

"Ingat waktu bencana banjir melanda Sulut, banyak masyarakat luar datang membantu, sebaliknya terjadi bencana diluar kita berempati membantu para korban, ujar Sekprov.

Masih dalam sambutannya Silangen memaparkan bahwa bantuan yang diberikan hendaknya tidak hanya dilihat dari dukungan logistik yang terbatas, namun ini adalah mengenai itikad rasa solidaritas yang di tunjukkan Rakyat Sulawesi Utara melalui Tagana.

"Doakan semoga korban bencana alam dikuatkan, semoga tidak lagi terjadi bencana di tanah air," demikan harapan Sekprov mengakhiri sambutannya.

Diketahui 10 orang Tagana asal Sulut tersebut nantinya akan menyiapkan dapur umum, memberikan layanan psikologis sosial, dan melakukan evakuasi penyelamatan para korban gempa di Lombok. Sesuai petunjuk Kementerian Sosial RI, mereka juga membawa serta bantuan terpal sebanyak 40 buah, dan selimut sebanyak 240 lembar. Turit hadir dalam pelepasan para Tagana, Asisten Pemerintahan dan Kesra Edison Humiang, Kadis Sosial dr. Rini Tamuntuan dan pejabat eselon II lingkup pemprov sulut.(humas provinsi sulut)

Kamis, 09 Agustus 2018

Wagub Kandouw Buka Rakor Legiun Veteran, Ketua LVRI Sulut : Selama Saya Menjabat Baru Kali Ini Diadakan Rakor Bersama.

Sekira 100 orang veteran ikuti Rapat Koordinasi Penguatan Pemberdayaan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) yang di gelar oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, di Hotel Gran Puri,  Kamis (9/8/18).

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw menghadiri sekaligus membuka rakor yang di gagas oleh Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulut Tersebut.

Dalam sambutan dan arahannya Wagub Kandouw menyampaikan bahwa saat ini seluruh komponen bangsa baik tua maupun muda tengah menghadapi perang yang tak terlihat.

"Dalam dua dekade ini Bangsa Indonesia tengah berperang melawan perang melawan musuh yang tak terlihat. Selain narkoba, terlebih menakutkan lagi perang melawan radikalisme dan fundamentalisme, yang  merongrong Pancasila, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, oleh sebab nasionalisme dan wawasan kebangsaan generasi muda kita memudar," ucapnya gamblang.

Lanjutnya Wagub berharap agar rakor ini dapat mengelaborasi keterlibatan nyata LVRI membantu negara menggaungkan testimoni kepada generasi muda.

"Mulai hari ini mari berelaborasi bertukar pikiran mengenai permasalahan kebangsaan bahwa kita butuh LVRI sebagai ujung tombak menyampaikan testimoni kepada generasi muda, bersatu kompak melibas radikalisme dan fundalisme," ajak Wagub.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Legium Veteran Republik Indonesia (LVRI) Sulawesi Utara, Kolonel (Purn) Boyke Kambey menyampaikan rasa terimakasihnya karna telah mengadakan acara ini.

"Selama saya sudah menjabat tiga periode menjadi ketua veteran sulut, baru kali ini ada rakor bersama seperti ini. Terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Sulut dan Biro Kesejahteraan Rakyat, ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami para veteran," ucap Kambey.

Sebagaimana diketahui pengertian veteran mengenai UU Nomor 15 Tahun 2012 LVRI adalah warga negara RI yang pernah bertempur, berperang melawan pasukan asing atau negara lain. Tidak semua tentara veteran mengingat tentara juga terdapat sipil.

Organisasi veteran tidak hanya lingkup dalam negeri namun hingga tingkat regional dan internasional. Veteran RI termasuk urutan ke 23 sebagai anggota Federasi Veteran Internasional yang bermarkas di Paris, Perancis.

Data saat ini di Provinsi Sulawesi Utara ada sebanyak 3312 penerima tunjangan veteran yang tersebar di 15 Kabupaten / Kota yang enam puluh persennya diantaranya berusia diatas 80 tahun.

Adapun tujuan rakor ini dilaksanakan adalah untuk menyinkronkan kebijakan pemerintah secara terpadu pada setiap pemangku kebijakan terkait pemberdayaan dan penghormatan terhadap veteran dan agar tersedianya data serta informasi Veteran Sulawesi Utara.

Turut serta dalam rakor tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. Edison Humiang, M.Si, Kepala Biro Kesra dr. Kartika Devi Tanos, MARS beserta jajaran, Kasrem Santiago 131 Kolonel INF Theo Kawatu, S.IP, serta para anggota LVRI Provinsi Sulawesi Utara.

PDBI Sulut Rapatkan Barisan Matangkan Rencana Kegiatan Kejurda 2018

Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) tingkat Provinsi Sulawesi Utara mengadakan rapat intern pengurus PDBI yang dipimpin langsung oleh ketua umum PDBI Sulut Clay June Dondokambey, SSTP, MAP Kamis (9/8/2018).

Pertemuan tersebut membahas tentang Rencana Pelaksanaan Kejuaraan Daerah (KEJURDA) Drum Band serta kompetisi ODSK CUP yang nantinya akang dihelat pada 17 sampai 19 September 2018 bertempat di kawasan Mega Mas, Manado.

Ketua Umum PDBI, Clay Dondokambey menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mencari atlit-atlit drum band yang nantinya akan dipersiapkan untuk mengikuti Even-even tingkat Nasional. Selain itu juga, tujuan utamanya untuk pembinaan mental, sumber daya manusia (SDM) dan karakter peserta yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Dijelaskan bahwa terdapat dua kategori perlombahan yakni Parade dan Display. Selanjutnya ajang ini dibagi atas 4 divisi yakni;

● Divisi Junior (SD)
● Divisi Pianika (SMP/SMA)
● SMP Logam
● SMA/Umum

Diketahui, rapat tersebut menetapkan Christian Iroth yg juga Kepala Bagian Humas Pemprov Sulut sebagai Ketua Panitia Pelaksana, Sekretaris Panitia Kristian Pongdatu dan bendahara Novie Mantiri

Nampak juga dalam rapat tersebut Wakil Ketua Umum Christian Iroth, SSTP, Wakil Ketua Bidang Bina Prestasi Art Merung dan Sekum Lexi Mantiri. (humas provinsi sulut)

Wagub Kandouw Melepas 63 Calon Praja IPDN Ikut Tes Akhir Di Jatinagor



Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw melepas 63 Putera-Puteri terbaik Calon Praja IPDN untuk mengikuti tes lanjutan tes penentuan akhir nanti di Jatinangor yang mulai dilaksanakan tanggal 10 Agustus 2018 nanti, bertempat di ruang CJ. Rantung kantor Gubernur Sulut, Kamis (9/8/2018) pagi tadi.

Wagub Sulut itu dalam arahannya menyampaikan bahwa perjuangan Pak Gubernur sehingga Tahun ini Provinsi Sulawesi Utara mendapatkan kuota yang besar dan patut bangga.

"Saya bangga karena yang lulus hingga tahapan ini telah melalui tahapan yang objektif lulus passing grade atas kemampuan diri sendiri bahkan yang lulus hingga tahapan ini melebihi kuota menunjukan kualitas pendidikan Sulut  semakin bagus", kata Kandouw

Lanjut Kandouw, masih ada 1 step lagi, tetap optimis membawa  nama daerah, keluarga dan pribadi masing-masing, ingat tidak ada siapa pun yang dapat menolong kelulusan di Jatinangor nanti selain diri sendiri dan Tuhan.
"Pesan  saya agar jaga kesehatan banyak berdoa dan belajar terus ",  tegas Kandouw.

Sebelum itu Kepala BKD Sulut DR. Femmy J Suluh, M.Si dalam laporannya menyampaikan bahwa tahapan seleksi telah dimulai sejak bulan April lalu dimana awal seleksi administrasi sebanyak 1030 peserta yang mendaftar dan kini menyisakan 63 Capra IPDN yang telah lulus Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran untuk melanjutkan ke Tes Penentuan Akhir (Pantukhir) di Jatinangor Jabar hingga akhir Agustus.

"Tes Penentuan akhir merupakan tahapan akhir dalam rangkaian seleksi Capra IPDN 2018.  Dalam tes itu Calon Praja akan diberikan tes kesamaptaan, tes kesehatan dan Wawancara untuk memperebutkan kuota 57 Praja IPDN," kata Suluh.