Minggu, 26 Agustus 2018

Beribadah di beberapa Gereja, Gubernur Olly Terus ingatkan Masyarakat Tetap Jaga Persatuan.

Sudah menjadi agenda rutin Gubernur Wulawesi Utara Olly Dondokambey bersama ketua TP PKK Provinsi Sulut ibu Rita Dondokambey Tamuntuan  pada setiap hari Minggu untuk beribadah bersama umat Kristiani sejumlah gereja.

Minggu, 26 Agustus 2018, Gubernur dan ibu memenuhi Undangan beribadah ke beberapa Gereja diantaranya, Ibadah Syukur HUT Ke 71 Jemaat GMIM Bethesda Ranotana, Ibadah Syukur Pemekaran Jemaat GMIM Petra Kinilow, Menghadiri Acara Pengucapan Syukur HUT Jemaat GMIM Yordan Kampung Ambong, dirangkaikan dengan Peresmian Sekolah PAUD, KB dan TK GMIM Yordan Likupang

Disejumlah gereja yang dikunjungi, Gubernur selalu mengingatkan kepada seluruh jemaat agar tetap menjaga persatuan dan toleransi antar sesama masyarakat, karena hal tersebut menjadi modal utama bagi warga Sulut untuk terus menjadi daerah yang damai, penuh toleransi sehingga dapat menyampaikan pesan damai bagi sesama serta untuk bangsa Indonesia.

Gubernur juga mengingatkan kepada jemaat dan masyarakat untuk tidak mudah terpancing isu negatif, mengingat beberapa saat lagi ini Sulut dan Indonesia akan melaksanakan pemilihan anggota legislatif, serta pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Masyarakat agar paham dalam menyikapi berbagai informasi di media sosial, tidak mudah terpancing dengan berita hoax, masyarakat harus teliti dalam memilah semua informasi yang tersebar.

Gubernur tak lupa menyampaikan terima kasih kepada para hamba Tuhan disetiap Gereja yang telah membimbing jemaat, menjadikan warga GMIM sebagai bagian masyarakat Sulut yang mampu menjalin persatuan dan kesatuan.

Pada kessempatan tersebut, Gubernur juga memberikan sejumlah bantuan bagi gereja. Turut hadir dalam rangkaian kunjungan Gubernur tersebut, para pejabat eselon II lingkup provinsi Sulut.(humas provinsi Sulut)

ATLIT PENCAK SILAT ALUMNUS BINAAN PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI UTARA BERPELUANG MERAIH MEDALI EMAS ASIAN GAMES 2018

Atlit Pencak Silat Sulawesi Utara alumnus BInaan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga di Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) keluaran tahun
2016, atas nama Abdul Malik pada hari ini Minggu 26 Agustus 2018, lolos ke babak final Asian Games 2018.

Abdul Malik yang turun pada kelas B Putra 50 - 55 Kg yang pada babak sebelumnya di babak penyisihan sempat menang dramatis pada tiga detik terakhir atas pesilat Dinh Tuan Nguyen dari Vietnam dengan skor 3 - 1 dan kemudian pada di babak perempat final yang dilaksanakan pada hari Jumat 24 Agustus 2018 lalu tidak memberikan kesempatan kepada lawannya Cheni Sobri dari Thailand dengan menang mutlak 5 - 0.

Selanjutnya dibabak Semifinal pada Hari Minggu ini 26 Agustus 2018, Abdul Malik berhasil mengalahkan Bo Thammavongsa dari Laos dengan kemenangan mutlak 5-0. Pelatih Cabang Olahraga Pencak Silat PPLP Provinsi
Sulawesi Utara Royke Maengkom menyakini mantan anak didiknya Abdul Malik akan mulus di final dan akan menyumbangkan medali emas bagi kontingen Indonesia di Asean Games 2018.

Partai final Cabang Olahraga pencak silat Asian Games akan dilaksanakan pada hari Rabu 29 Agustus 2018 di Padepokan Pencak Silat TMII Jakarta.

Sabtu, 25 Agustus 2018

Hadiri Pertemuan Komisi Lanjut Usia Se-Indonesia, Wagub Steven Ajak Lansia Bangun Sulut

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven O.E. Kandouw bersama Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat dr. Kartika Devi Tanos, MARS, mengahdiri Pertemuan Komisi Daerah Lanjut Usia Seluruh Indonesia yang dilaksanakan di Hotel Onih Bogor, Jawa Barat selang 23-25 Agustus 2018.

Nampak kegiatan tersebut berlangsung hikmat dan santai. Diketahui kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Andi Hanindito.

Usai mengikuti pertemuan tersebut, Wagub Steven melihat bahwa lansia harus memiliki penaganan yang optimal, hal itu dilihat karena semakin meningkatnya jumlah lansia yang ada di Sulawesi Utara.

"penangana terhadap lansia harus diperbaharui" sahut Wagub.

Lanjutnya, "komposisi lansia di tengah-tengah penduduk semakin besar".

Dikatakan pula, peran lansia dalam memajukan Bumi Nyiur Melambai sangat diperlukan, untuk itu Wagub mengajak kepada segenap lapisan masyarakat agar melibatkan lansian bagi kemajuan daerah.

"lansia bukan lagi objek. Mau tak mau lansia harus dilibatkan juga dalam segala aspek pembangunan," akhiri Wagub.

Dijelaskan, kegiatan diadakan guna mendorong kepedulian Pemerintah Daerah dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan unsur masyarakat dalam mensinergikan pemberdayaan masyarakat untuk kemandirian lanjut usia. (humas provinsi sulut)

Jumat, 24 Agustus 2018

Pemprov Sulut Dorong Pedagang UMKM Miliki Toko Online

Saat ini bila kita ingin membeli suatu barang maupun jasa cukup raih smartphone kemudian membuka situs e-commerce dan berbelanja disana. Segala kepraktisan itu menyebabkan terjadinya pergeseran perilaku konsumen, dan juga menyebabkan pelaku bisnis offline dituntut cepat bergerak ke perdagangan online dengan menjadi seller di berbagai marketplace seperti Tokopedia, Lazada, Shopee dan sebagainya.

Hal ini menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dengan menghimpun dan mendorong 300 pedagang pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) se Sulawesi Utara  untuk memiliki toko onlinenya sendiri dalam acara sosialisasi e-commerce bertajuk "Belanja dan Jualan Online, Murah, Cepat dan Aman" yang berlangsung di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Jumat (24/8/18) siang.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan M.Rudy Mokoginta saat membuka acara mengajak segenap komponen masyarakat agar jeli dan cerdas menangkap peluang besar ini mengingat optimalisasi di sektor ini akan berdampak pada meningkatnya laju pertumbuhan ekonomi bangsa umumnya dan ekonomi Sulut pada khususnya.

"Saya berharap melalui kegiatan ini, masyarakat Sulut semakin memahami dan mengerti tentang bagaimana pengelolaan perdagangan elektronik khususnya e-commerce, sehingga nantinya memberikan dampak positif dalam peningkatan kualitas dan profesionalitas SDM di Sulawesi Utara," himbau Gubernur Olly seperti yang disampaikan Mokoginta.

Menariknya acara kolaborasi bersama Kemenkominfo RI ini turut menggandeng situs belanja Shopee dimana para official marketplace tersebut memberikan tips dan berbagai materi berjualan online kepada para pedagang UMKM Sulut. Para undangan nampak menyimak dengan seksama tips bagaimana membuat foto produk dengan gambar yang jelas dan menarik, menjual barang berkualitas, tips pengiriman logistik, pendanaan melalui Fintech, fasilitas pembukaan toko online secara gratis, dan penjelasan mengenai transaksi payment melalui rekening bersama yang lebih aman.

Melalui kegiatan ini masyarakat Sulut tentunya punya asa yang sama agar kedepan Batik Bentenan, Kacang Tore Kawangkoan, Dodol Amurang, Rumah Panggung Minahasa dan produk khas Sulut lainnya dapat turut menjadi penjualan populer di marketplace dan situs-situs belanja online nasional maupun internasional.

Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Septriana Tangkary, Narasumber Direktorat E-Business Kemenkominfo Hafied Rum, Technopreneur M.Imran, Sekretaris Dinas Kominfo Setda Prov Sulut Febe Moniaga, Official Shopee Indonesia serta Pedagang dan Pelaku UMKM Sulawesi Utara.

Kamis, 23 Agustus 2018

Pemprov Sulut Komitmen Optimalkan Pengelolaan Sektor ESDM

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara telah secara optimal mendorong upaya pengelolaan disektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Hal itu disampaikan Gubernur Olly Dondokambey, SE dalam sambutan yang diwakili Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS pada Rapat Koordinasi Nasional Asosiasi Dinas Pengelola ESDM Provinsi se Indonesia yang dilaksanakan di Manado, Kamis (23/8/2018) siang.

"Upaya itu dilakukan dengan cara menemukan potensi energi baru yang terbarukan sebagai sumber investasi daerah, menjamin ketersediaan energi listrik dan BBM bagi daerah yang membutuhkan (desa belum memiliki listrik, pulau kecil terpencil dan daerah perbatasan), serta upaya pembangunan sarana dan prasarana sektor ESDM yang memadai, berdaya guna dan berhasil guna sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku," kata Silangen.

Menurut Silangen, optimalnya pengelolaan sektor ESDM di Sulut juga didukung dengan kondisi Sulut yang termasuk dalam wilayah yang memiliki sumber daya mineral yang besar dan tersebar dikawasan peruntukan pertambangan mineral logam, mineral bukan logam dan batuan, pertambangan minyak dan gas, serta kawasan panas bumi.

"Demikian halnya dengan sumber daya tanah, sumber daya air dan sumber daya energi terbarukan, jika dikelola dengan baik dan benar akan mendatangkan investor serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi di sektor ESDM," ungkap Silangen.

Selain itu, di hadapan seluruh peserta Rakornas, Silangen juga mempromosikan keindahan alam Sulut sekaligus mengapresiasi Kementerian ESDM yang telah memilih Sulut sebagai tempat penyelenggaraan Rakornas.

"Saya ucapkan terima kasih kepada segenap jajaran Kementerian ESDM serta Asosisasi Dinas Pengelola ESDM Provinsi se Indonesia yang telah yang telah memilih Sulut sebagai tempat pelaksanaan agenda nasional yang sangat strategis ini. Kiranya keramahtamahan dan keindahan panorama alam Sulut, akan turut memberikan kesan dan warna tersendiri selama pelaksanaan kegiatan di daerah ini," papar Silangen.

Di tempat yang sama, Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar menerangkan tentang hak partisipasi (Participating Interest/PI) blok migas untuk daerah sebesar 10% kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 37 tahun 2016. Aturan itu dibuat, supaya daerah dapat ikut menikmati hasil dari kekayaan migasnya. 

"PI sebesar 10 persen harus dimiliki oleh BUMD. Nah karena sebagai BUMD dikatakan dalam peraturan kita BUMD terdiri dari dua pemilik, 99 persen BUMD dan 1 persen boleh milik perusahaan afiliasi milik BUMD. Jadi 100 persen BUMD," kata Arcandra.

Arcandra menegaskan, PI 10% itu tidak bisa diberikan kepada koperasi. Dalam aturan tersebut juga dijelaskan bahwa seluruh PI 10% harus dirasakan manfaatnya oleh daerah.

"Tidak ada lagi 10% dibagi ke sana-sini," beber Arcandra.

Adapun pertemuan itu turut dihadiri oleh
Dirjen Minerba Kementerian ESDM Bambang Gatot Ariyono, Kepala Dinas ESDM Sulut Bach A. Tinungki, perwakilan Dewan Energi Nasional dan seluruh Kepala Dinas ESDM se Indonesia. (Humas Pemprov Sulut)

Rabu, 22 Agustus 2018

Tak Pernah Berhenti, Gubernur Olly Ajak Warga GMIM Bersatu Majukan Sulut

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokembey tak pernah berhenti mengajak kepada seluruh warga Gereja Masehi Injil di Minahasa (GMIM) untuk bergandengan tangan bersama memajukan Sulawesi Utara dalam berbagai bidang agar masyarakat semakin sejahtera.

Ajakan tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri acara HUT ke 14 GMIM Getsemani Kalawat dan Pencanangan Kegiatan Pekan Olahraga Pesta Seni dan Kreatif Remaja Wilayah Manado - Malalayang (Terbuka) 2018 yang dilaksanakan Rabu, (22/8/2018).

Menurut Gubernur sebagai warga GMIM semua jemaat harus bertumbuh dewasa, berperan dalam semua aspek kehidupan masyarakat menjadi terang dan teladan dengan menciptakan kehidupan harmonis dan saling menghormati antar sesama.

Gereja, Pemerintah dan masyarakat harus tetap bersatu bekerja bersama memajukan Sulut. Khusus untuk remaja GMIM Gubernur juga menyampaikan agar menjadi Garam dan Terang dunia, dengan menjauhi hal-hal negatif sehingga remaja GMIM bisa menjadi generasi yang membanggakan Keluarga, Gereja dan daerah nyiur melambai.(humas provinsi sulut)

Serahkan Kurban Idul Adha 1439 H, Gubernur Ajak Umat Muslim Jaga Sinergitas Bersama Pemerintah

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menghadiri perayaan Idul Adha 1439 H di Masjid Jami Diponegoro Airmadidi Minut, Rabu (22/8/2018) pagi.

Dihadapan jamaah muslim yang hadir, Gubernur yang mengatasnamakan pemerintah Sulawesi Utara tak lupa menyampaikan selamat hari Idul Adha kepada umat muslim sekaligus mengharapakan peristiwa ini semakin mendekatkan kita pada Yang Mahakuasa.

"Selamat merayakan Idul Adha, Hari Raya Kurban ini dimana esensi kembali mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa serta keinginan saling berbagi dengan sesama," sahut Gubernur.

Sejalan dengan itu, Gubernur Olly mengajak kepada umat muslim di Sulut agar bergandengan tangan dengan pemerintah daerah guna membangun Bumi Nyiur Melambai ke arah yang lebih baik.

"Mari bersama pemerintah membangun Sulut lebih hebat. Bersyukur karena perhatian Pemerintah Pusat kepada Sulut sangat baik amat terlebih di Minut," lanjut orang nomor satu di Sulut ini.

Diketahui, beberapa kali kunjungan Presiden RI di Sulut yang berdampak pada pembangunan dan perekonomian diantaranya banyak mega proyek yang masuk seperti jalan tol, bendungan kuil serta ring road. Untuk itu Gubernur mengharapkan sinegritas dengan pemerintah pusat harus dijaga.

Dalam moment Idul Adha ini, Pemerintah Provinsi menyumbangkan total 2 ekor sapi kurban kepada masyarakat muslim di Masjid Jami Diponegoro. Diharapkan Gubernur sumbangan dari Pemerintah ini dapat bermanfaat dalam menghayati perayaan Idul Adha. (Humas provinsi sulut)