Rabu, 03 Oktober 2018

Hadiri Rapat Paripurna Istimewa Mitra, Wagub Kandouw : Selalu Andalkan Tuhan Dalam Hidup Ini.


Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw menghadiri rapat paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara dalam rangka Penyampaian  Pidato Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Tenggara periode 2018-2023 rabu (3/10/18) kemarin.
Dalam sambutan Wagub Kandouw mengatakan,   ini hari bahagia bagi rakyat Mitra bahkan Sulut karena bisa menyaksikan kedua tokoh bisa memimpin Minahasa Tenggara


"Mari kita sama- sama saling dukung pemerintahan BupatiJames Sumendap dan Wabup Jocke Legi karena sekarang ini mereka  sudah milik rakyat Mitra  demi kemajuan serta kesejahteraan bersama ",ujarnya

Dengan harapan proses penyelenggaraan urusan pemerintahan, pembangunan, dan sosial kemasyarakatan bergerak maju dan sinergis.

"Suatu pemerintahan tidak akan berjalan dengan baik tanpa sinergitas antara legislatif ,fungsi Koordinasi harus dijalankan dengan forkopimda dengan kabupaten kota, provinsi dan pemerintah pusa karena pembangunan tidak akan berjalan dengan baik tanpa dikoordinasikan sebab koordinasi ini mutlak" kata Kandouw.

Wagub juga mengingatkan bahwa  bupati dan wabup sudah dilantik, harapan pak Gubernur sinergitas kerjasama antara kepala daerah dan wakil kepala daerah adalah mutlak. Kalau bupati.dan wabup tidak sinergis yang rugi adalah daerah itu sendiri karena kepala daerah dan wakil tidak akur.
"Contoh saya apa yang Pak  Gubernur inginkan saya jalankan oleh karena itu  Gubernur memberikan kewenangan lebih kepada saya" ungkap Kandouw

Kandouw juga mengatakan , simpati dan empati kita melalui bantuan langsung terutama doa kepada saudara saudara kita yang mengalami bencana di Palu dan Donggala,.
 "Kita harus mengambil hikmah  karena kita berada di ring of fire daerah yang rawan bencana oleh karena itu kita harus waspada  dan sosialisasikan kepada masyarakat bagaimana menghindari bencana" jelas Kandouw.

Untuk itu banyak selamat kepada bupati dan WakilBupati selalu andalkan Tuhan dalam hidup, tutup Kandouw


Turut hadir Dandrem  l131 Santiago Brigjen  TNI Joseph Robert  Giri , Para Bupati /Walikota se Sulut, Letjen TNI (Purn) Jhonny Lumintang  , Ketua Sinode GMIM Hein Arina dan Tamu undangan lainnya.





Mengakhiri HKG PKK 2018, Ketua TP PKK Provinsi Se Indonesia dijamu makan siang Ibu Negara

Semarak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-46 dan Pembukaan Jambore Nasional Kader PKK Tahun 2018 yang telah dilaksanakan pada Selasa (2/9) kemarin masih terus berlanjut.

Nampak pada hari ini, Rabu (3/9/2018) Ketua Umum PKK se-Indonesia melaksanakan Silahturahmi bersama ibu negara Iriana Joko Widodo yang juga didampingi istri Wakil Presiden RI Mufidah Jusuf Kalla di Istana Bogor.

Ketua Umum TP-PKK Sulawesi Utara Ir. Rita Dondokambey Tamuntuan ikut serta pada silahturahmi yang juga diagendakan dengan makan siang bersama ibu negara.

Terpantau situasi agenda makan siang tersebut berjalan santai dan kekeluargaan. Dijelaskan juga, Ibu negara menyambut baik kehadiran dari anggota PKK se-Indonesia. Disamping itu juga, agenda silahturahmi dan makan siang bersama ini, dapat dijadikan perekat bagi setiap anggota dan juga bisa dijadikan sebagai ajang salaing bertukar pikiran. (humas provinsi sulut)

PLTU 2 Amurang 2X30 Mega Watt Diresmikan, Wagub Kandouw : Ini Bukti Sinergitas Seluruh Jajaran



Gubernur Sulut Olly Dondokambey diwakili Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw bersama Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Dr Ir Andy Noorsaman Sommeng DEA   menekan tombol tanda diresmikannya Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 2 Amurang 2x30 Mega Watt di Jalan Trans Sawsai Desa Tawaang, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan, Rabu (03/10/2018) siang


Dalam sambutanya Wagub Steven Kandouw menyampaikan rasa salut kepada para stakeholder terkait sehingga PLTU ini bisa beroperasi

"Salut kepada kementerian ESDM, PLN, Investor, Pemkab Minsel yang sudah memperlihatkan kolaborasi yang luar biasa sehingga PLTU 2x30 MW ini bisa terwujud," kata Steven Kandouw

Wagub Kandouw menilai PLTU ini akan semakin memantapkan Sulut sebagai provinsi yang mantap ketersediaan energi.

"Dampaknya rakyat, pemerintah dan investor akan semakin aman,nyaman dan betah di Sulut," ujar dia.

Pemerintah Sulut berterima kasih atas terwujudnya PLTU 2 Amurang. Ini Bukti sinergitas seluruh jajaran mulai dari jajaran kementerian, PLN dan pengusaha. Sulut bisa memiliki sumber energi listrik terbarukan.
"Kita akan berusaha mencari sumber-sumber energi terbarukan lebih banyak dan pembangkitnya lebih bagus," kata Steven Kamdouw

Selanjutnya, Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Andy  Noorsaman Sommeng mengatakan pemerintah terus mendorong penggunaan energi terbarukan untuk pengadaan daya listrik. Target kita seluruh Sulawesi ini bisa terkoneksi sehingga tidak ada lagi persoalan energi listrik. Dan kita berusaha bisa menggunakan energi terbaru terbarukan. Khusus Sulawesi Utara porsi energi terbarukan sudah 45 persen, kata Andy.

Sementara itu, Didik Mardianto, Kepala Devisi Konstruksi PLN Regional Sulawesi  mengatakan, PLN berterima kasih karena PLTU ini bisa mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak. Lebih dari itu bisa meningkatkan daya mampu daya listrik di Sulut, katanya.

Turut hadir Anggota DPR RI Bara Hasibuan, Moh. Romahurnuziy, Bupati Minsel, Euginia Christiany Paruntu,
Dirut PT MDT Lee Seung Se,
CEO of KOEN Lyu Hyang-reol pejabat Eselon 2 dilingkup Pemprov Sulut dan tamu undangan lainnya.






Gubernur Olly Instruksikan 15 Bupati/Walikota se Sulut untuk Waspada Bencana dan Yakinkan Masyarakat Kondisi Tetap Aman

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menginstruksikan agar Para Bupati/Walikota serta semua pihak di Sulawesi Utara agar meyakinkan masyarakat serta dunia luar  sampai saat ini kondisi daerah Sulut masih dalam keadaan kondusif aman terkendali. 

Gubernur Olly juga menginstruksikan kepada seluruh Bupati Walikota untuk waspada serta tetap siaga akan bencana  alam yang bisa datang kapan saja. 

Hal tersebut disampaikan Gubernur kepada para Bupati Walikota se Sulut melalui Wakil Gubernur Steven Kandouw dan Sekretaris Daerah Edwin Silangen, Rabu (3/10/2018).

Instruksi ini diberikan karena terjadinya bencana alam di Sulawesi Tengah dan erupsi gunung Soputan yang terjadi pada Rabu pagi. Untuk itu stakeholders terkait diminta tetap waspada dan sigap jika sewaktu-waktu terjadi bencana.

Disampingnya itu Gubernur juga menginstruksikan agar Kabupaten/Kota untuk melakukan terobosan yang konkrit dalam membuat program kegiatan yang bermanfaat bagi mitigasi bencana di daerah masing-masing mengingat daerah Sulut termasuk rentan dengan bencana.

Semua stakeholders saat ini harus terus berkoordinasi dan  mempersiapkan semua keperluan terkait penanggulangan bencana, mendata semua relawan bencana, satkorlak penanggulangan bencana. Memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang SOP evakuasi jika terjadi bencana.

Disamping itu, masyarakat diminta juga tidak gampang mempercayai informasi yang beredar di media sosial  baik dalam bentuk foto maupun video terkait suasana daerah Sulut pasca erupsi gunung Soputan. Seperti contoh informasi video erupsi gunung di Amerika Selatan yang beredar oleh orang tak bertanggungjawab disebarkan dengan informasi situasi erupsi Gunung Soputan, Sutopo Purwo Nugroho Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan informasi tersebut tidak benar dan jangan disebarkan.

Semua informasi harus di cek kebenarannya dari pihak yang kredibel agar tidak tercipta informasi yang tidak benar, meresahkan hingga berdampak pada gangguan keamanan daerah.(humas provinsi sulut)

Bantuan Pemprov Sulut Untuk Bencana Sulteng Membludak, Total 50 TON Siap Dikirim lewat Darat, Laut dan Udara

Setelah di Instruksikan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Wagub Steven Kandouw dan Sekretaris Daerah Edwin Silangen untuk membantu para korban bencana di Donggala dan Palu, Bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulut untuk para korban bencana alam gempa bumi dan tsunami di Donggala dan Palu Sulawesi Tengah terus mengalir. 

Tercatat hingga 3 Oktober 2018 total bantuan yang diberikan dari seluruh SKPD Pemprov Sulut, masyarakat dan dunia usaha telah mencapai angka 50 TON. Berbagai macam bantuan seperti pakaian layak pakai, makanan, air minum, kebutuhan MCK, hingga kebutuhan anak-anak dikumpulkan secara sukarela oleh semua ASN dan THL yang ada di lingkup pemprov sulut. 

Bantuan tersebut diserahkan kepada pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Sulut untuk di distribusikan ke kota Palu. Pihak BPBD akan berkoordinasi dengan Lanud Sri Manado untuk mengirim 5 TON bantuan yang diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules dalam waktu dekat karena daya tampung pesawat hanya mencapai 15 TON, pada tahap pertama bantuan yang dikirimkan banyak juga dari para relawan di Sulut, untuk sisa bantuan akan didistribusikan melalui darat dan laut dimana nantinya akan  diberangkatkan melalui kapal Pelni dan ASDP pada tanggal 6  dan dan 11 oktober 2018 .  Kapal dari Kementerian Kelautan dan perikanan telah mwngerahkan 2 kapal patroli untuk membawa bantuan. Selain itu juga Pemprov Sulut mengirimkan tim medis dari Dinkes Sulut. 

Gubernur Olly mengapresiasi segala bentuk bantuan yang diberikan. Gubernur mengajak kepada segenap lapisan masyarakat Bumi Nyiur Melambai untuk peduli kepada para saudara yang terkena musibah di Kota Palu, serta menghimbau kepada masyarakat Sulut untuk tetap waspada akan datangnya bencana yang tidak pernah kita ketahui.

Sementara itu, Kepala BPBD Sulut Joy Oroh mengatakan pihak BPBD masih membuka tempat bagi mereka yang ingin memberikan bantuan kepada para korban bencana, pihaknya terus akan berkoordinasi dengan tim yang telah diberangkatkan ke kota Palu untuk mendistribusikan kemana saja bantuan akan disalurkan.(humas provinsi sulut)

Selasa, 02 Oktober 2018

Dibuka Langsung Presiden Jokowi, Ketua TP-PKK Dan Wakil Ketua TP-PKK Sulut Hadiri HKG Ke-46 Di Jakarta

Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo menghadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-46 dan Peresmian Pembukaan Jambore Nasional Kader PKK Tahun 2018 di Ruang Krakatau, Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Selasa (2/10)sore.

Dalam sambutannya, Presiden mengajak masyarakat di seluruh Tanah Air untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan guna membangun keluarga yang sehat dan sejahtera. Sebab, ia meyakini jika peran keluarga sangatlah penting dan menentukan kualitas bangsa.

Guna mewujudkannya, Presiden Jokowi berharap kader-kader PKK selaku mitra pemerintah dalam membina dan memberdayakan masyarakat ikut berperan aktif dan mendukung upaya tersebut. Diterangkannya, Kader-kader PKK harus bisa menjadi pemandu jalan, mengajak, merangkul, serta mengajak ibu-ibu untuk mengambil bagian dalam upaya pembentukan manusia Indonesia yang unggul, SDM-SDM yang unggul.

Lebih dalam lagi, Presiden berpesan untuk selalu menjunjung tinggi keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia. Jangan sampai perbedaan yang ada menimbulkan perpecahan yang dapat merusak persatuan dan kesatuan Indonesia. Sejalan dengan itu, bersama pemerintah, PKK diharapkan dapat memberikan pemahaman dan kesadaran kepada masyarakat bahwa keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan anugerah dari Tuhan yang harus selalu dijaga.

Ir. Rita Dondokambey Tamuntuan yang juga adalah ketua Tim Penggerak PKK Sulawesi Utara bersama dr. Kartika Devi Kandouw Tanos, MARS sebagai wakil ketua Tim Penggerak PKK Sulut ikut serta pada pegelaran acara tersebut.

Nampak suasana berjalan lancar dan hikmad. Diketahui, Presiden Jokowi membuka langsung kegiatan yang dihadiri oleh 1.400 anggota PKK dari seluruh wilayah Indonesia.

Ketua TP-PKK Sulut ibu Rita menyambut baik kegiatan kegiatan seperti ini. Disamping itu juga, acara seperti ini menjadi perekat bagi anggota PKK yang ada di seluruh Indonesia. Terlihat juga ibu Rita mewakili Pulau Sulawesi untuk menerima KTA (Kartu Tanda Anggota) PKK yang diserahkan oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Jadi setiap anggota Tim Penggerak PKK akan memiliki kartu tanda anggota.

Sebagai informasi, dua orang utusan dari daerah Sulut yakni Ibu Hj. Tjili Masloman, BSc dan Ibu Prof. Dr. Saartje Lumanauw  menerima adhi Bhakti Utama sebagai bentuk apresiasi atas 25 tahun pengabdian mereka bagi PKK.

Hadir pula di lokasi, Presiden RI ke 5 Megawati Soekarnoputri dan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo. (humas provinsi sulut)

Mewakili Gubernur, Humiang buka rakor kependudukan

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, yang diwakili oleh Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra Drs Edison Humiang M.Si membuka secara resmi Rapat Koordinasi Kependudukan, Program Pengendalian Penduduk Provinsi Sulawesi Utara tahun 2018, diruang F.J Tumbelaka, kantor Gubernur, selasa(02/10/2018)pagi.

Dalam sambutannya, Gubernur Olly  mengatakan bahwa penduduk sebagai modal dasar dan faktor dominan pembangunan,harus menjadi titik sentral dalam pembangunan berkelanjutan.

Sejalan dengan itu, keberhasilan dalam mewujudkan pertumbuhan penduduk yang seimbang dan mengembangkan kualitas penduduk serta keluarga akan memperbaiki segala aspek dan dimensi pembangunan serta kehidupan masyarakat untuk lebih maju dan mandiri.

Seperti diketahui berbagai peraturan perundang-undangan telah memberikan kewenangan bagi pemerintah provinsi terkait pengendalian penduduk,yakni:
- UU 23/2014, dimana pemerintah provinsi diwajibkan untuk pemanduan dan sinkronisasi kebijakan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah provinsi terkait pengendalian kuantitas penduduk, serta melakukan pemetaan perkiraan pengendalian penduduk cakupan daerah provinsi.
-PP 87/2014, bahwa pengendalian kuantitas penduduk dilakukan melalui sinkronisasi kebijakan kependudukan ditingkat nasional dan daerah berhubungan dengan penetapan perkiraan jumlah, struktur dan komposisi penduduk.

Untuk itu dalam rangka sinkronisasi kebijakan pengendalian kuantitas penduduk, pemerintah menetapkan program dan kegiatan meliputi: perencanaan pendudukan, penyediaan parameter kependudukan,analisis dampak kependudukan,kerjasama pendidikan kependudukan,dan penanganan isu-isu kependudukan didaerah provinsi dan kabupaten/kota.

Lebih jauh lagi, Gubernur berharap kepada semua pemangku kepentingan termasuk kabupaten/kota dapat saling bersinergis dan berkoordinasi dalam rangka pengendalian penduduk.
sehingga melalui strategi pengendalian penduduk akan menjadikan penduduk sebagai sumber daya manusia yang tangguh bagi pembangunan dan ketahanan sosial.

Gubernur juga memberikan apresiasi kepada segenap jajaran Dinas kependudukan,pencatatan sipil dan keluarga berencana Provinsi sulawesi utara atas penyelenggaraan kegiatan ini dan kepada peserta selamat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Disdukcapil dan KB Prov.Sulut dr. Bahagia R Mokoagow M.Si, M.Kes, perwakilan dari kabupaten/kota.(humas provinsi sulut)